Docstoc

Daur_materi_di_dalam_ekosistem_5_

Document Sample
Daur_materi_di_dalam_ekosistem_5_ Powered By Docstoc
					Daur Materi di dalam Ekosistem
Saudara Mahasiswa..

Proses lain di dalam ekosistem yang akan kita bahas adalah daur materi. Materi di dalam suatu ekosistem adalah bahan-bahan yang akan selalu mengalami siklus atau daur ulang. Materi tersebut antara lain Nitrogen, karbon, air, dan bahanbahan anorganik lainnya. Bahan-bahan tersebut akan mengalami daur ulang atau sirkulasi beberapa kali. Bahan tersebut di suatu masa akan berada di dalam tubuh organisme hidup dan di saat lainnya akan berada di lingkungan yang tidak hidup. Bagaimana hal tersebut dapat terjadi? Materi akan mengalir melalui proses rantai makanan yang berawal dari dari tumbuhan dan mengalir ke dalam serangga, kemudian mengalir ke dalam katak, ular dan akhirnya ke dalam burung elang. Saat inilah materi berada di dalam tubuh organisme hidup. Namun ketika organisme tersebut mati maka seluruh bagian tubuhnya akan terdekomposisi oleh dekomposer menjadi bagian yang lebih kecil dan akhirnya terurai menjadi berbagai mineral yang kemudian terlepas ke lingkungan abiotik.

produser herbivora

karnivora

Materi anorganik

Materi organik

Dekomposer

1

Gambar berikut adalah perjalanan materi ketika berada pada tubuh organisme (komponen biotik). Setelah mati akan terdekomposisi oleh dekomposer dan masuk ke lingkungan abiotik. (tanah, air, udara, batuan)

Herbifora

Produser

Karnivora

Hewan pemakan bangkai dan Dekomposer
Sumber: Hewindati, 2006

Akan tetapi di dalam alam, rantai makanan tidak sesederhana seperti contoh tersebut di atas. Seperti diketahui bahwa serangga dapat pula dimakan oleh burung, dan burung pemakan serangga dapat pula dimakan oleh ular. Katak dapat pula dimakan oleh binatang peangsa yang lain. Sehingga dengan demikian dalam suatu ekosistem terdapat banyak rantai makanan. Masing-masing rantai makanan tidak dapat bercabang, dan dapat pula saling berhubungan atau berkaitan satu dengan yang lain. Keadaan seperti ini kalau digambarkan akan membentuk gambaran

sebagai jaring-jaring, yang kemudian disebut jaring-jaring makanan.

2

Berikut contoh jaring-jaring makanan pada ekosistem perairan

Sumber: Hewindati, 2006

Jika dalam satu tingkatan terdapat 2 atau lebih organisme yang memakan makanan yang sama, seperti tikus yang merupakan makanan berbagai hewan (burung elang, ular, dan kucing), artinya burung elang, ular, dan kucing, menempati aras trofik yang sama pada ekosistem tersebut. Di dalam ekosistem suatu organisme dapat memiliki 2 aras trofik yang berbeda, contohnya adalah seekor bebek yang berada di ekosistem kolam. Di satu sisi bebek menempati aras trofik ke 2, yaitu pemakan langsung rumput atau dedaunan dari tumbuhan kecil di pinggir kolam, namun di sisi lain juga menempati aras trofik ke 3 karena memakan belalang yang berada pada aras trofik ke 2.

3

Rekan Mahasiswa, berdasarkan dari apa yang telah Saudara pelajari, amati tentang jaring-jaring makanan yang terdapat pada ekosistem di sekitar Anda. Jelaskan dengan contoh organisme yang memiliki beberapa aras trofik? Selamat belajar!!..!!

Tutor Yuni Tri Hewindati

REFERENSI 1. Chiras, D. 1991. Environmental Science; Action For a Sustainable Future. The Benjamin/Cummings Publishing Company, Inc. 2. Hewindati, 2006, Daur Materi, Learning Object Material, Universitas Terbuka 3. Soerjani, M. 2000. Kepedulian Masa Depan: Laporan Komisi Mandiri Kependudukan dan Kualitas Hidup, Institut Pendidian dan Pengembangan Lingkungan, Jakarta

4. Utomo, S.W. dan Rizal, R., 2006. Ekologi, Universitas Terbuka, Jakarta.

4


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:568
posted:12/21/2009
language:Indonesian
pages:4