4 PEDOMAN SERTIFIKASI GURU DLM JABATAN - DOC

Document Sample
4 PEDOMAN SERTIFIKASI GURU DLM JABATAN - DOC Powered By Docstoc
					PEDOMAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN
UNTUK GURU

Cetakan Kedua

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2007

KATA PENGANTAR

Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003, Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 mengamanatkan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Persyaratan kualifikasi akademik guru adalah S1/D-IV yang dibuktikan dengan ijazah sesuai dengan jenis, jenjang, dan satuan pendidikan formal di tempat penugasan. Persyaratan kompetensi guru mencakup penguasaan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial yang dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui sertifikasi. Sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru. Sertifikasi bagi guru dalam jabatan dilakukan oleh LPTK yang terakreditasi dan ditetapkan pemerintah. Pelaksanaan sertifikasi bagi guru dalam jabatan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidkan Nasional Nomor 18 Tahun 2007, yakni dilakukan dalam bentuk portofolio. Secara garis besar panduan sertifikasi guru ini berisi rasional dan dasar hukum, prosedur pelaksanaan sertifikasi guru, serta kegiatan guru dalam sertifikasi. Pedoman ini diharapkan dapat digunakan sebagai panduan oleh guru dalam mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan pada tahun 2007. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Tim Sertifikasi Guru dan pihak lain yang telah bekerja keras dengan penuh dedikasi dalam mewujudkan pedoman ini. Mudah-mudahan sertifikasi guru dalam jabatan dapat terlaksana sesuai dengan yang direncanakan secara efektif dan efisien.

Jakarta, Juni 2007 Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi

Satryo Soemantri Brodjonegoro NIP 130 889 802

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG B. DASAR HUKUM C. TUJUAN D. SASARAN PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN A. PROSEDUR B. PERSYARATAN PESERTA KEGIATAN GURU DALAM PROSES SERTIFIKASI

iii v 1 1 2 2 2 3 3 4 5

BAB II

BAB III

LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. FORMAT A1 2. PANDUAN PENGISIAN FORMULIR PENDAFTARAN 3. FORMAT A2 4. TATACARA PEMBERIAN NOMOR PESERTA 5. DAFTAR PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA 6. KODING BIDANG STUDI/MATA PELAJARAN 7. KODING BIDANG STUDI S2 8. KODING BIDANG STUDI S3 9. RAMBU-RAMBU JADWAL PELAKSANAAN SERTIFIKASI TAHUN 2006 10. RAMBU-RAMBU JADWAL PELAKSANAAN SERTIFIKASI TAHUN 2007

7 9 13 15 16 26 34 37 39 41

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru

v

BAB I PENDAHULUAN A.
LATAR BELAKANG

Undang-Undang RI Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang RI Nomor 14/2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan guru adalah pendidik profesional. Untuk itu, ia dipersyaratkan memiliki kualifikasi akademik minimal Sarjana/Diploma IV (S1/D-IV) yang relevan dan menguasai kompetensi sebagai agen pembelajaran. Pemenuhan persyaratan kualifikasi akademik minimal S1/D-IV dibuktikan dengan ijazah dan persyaratan relevansi mengacu pada jejang pendidikan yang dimiliki dan mata pelajaran yang diampu. Misalnya, guru SD dipersyaratkan lulusan S1/D-IV jurusan/program studi PGSD/Psikologi/Pendidikan Lainnya, sedangkan guru Matematika SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK dipersyaratkan lulusan S1/D-IV jurusan/program studi Matematika atau Pendidikan Matematika. Pemenuhan persyaratan penguasaan kompetensi sebagai agen pembelajaran yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik. Sertifikasi guru sebagai upaya peningkatan mutu guru dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan guru, sehingga diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan. Bentuk peningkatan kesejahteraan guru berupa tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik. Tunjangan tersebut berlaku, baik bagi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang berstatus non-pegawai negeri sipil (swasta). Di beberapa negara, sertifikasi guru telah diberlakukan secara ketat, misalnya di Amerika Serikat, Inggris dan Australia. Sementara itu, di Denmark baru mulai dirintis dengan sungguh-sungguh sejak 2003. Di samping itu, ada beberapa negara yang tidak melakukan sertifikasi guru, tetapi melakukan kendali mutu dengan mengontrol secara ketat terhadap proses pendidikan dan kelulusan di lembaga penghasil guru, misalnya di Korea Selatan dan Singapura. Namun semua itu mengarah pada tujuan yang sama, yaitu berupaya agar dihasilkan guru yang bermutu. Mengingat proses setifikasi banyak melibatkan instansi dan pada tahun 2007 ini baru pertama kali diselenggarakan maka diperlukan pedoman sertifikasi guru dalam jabatan.

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 1

B. DASAR HUKUM
1. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2005 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik. 5. Fatwa/Pendapat Hukum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor I.UM.01.02253. 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan.

C. TUJUAN
Pedoman sertifikasi guru ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi guru dalam mengikuti sertifikasi sehingga guru dapat mempersiapkan kelengkapan dokumen sertifikasi yang diperlukan.

D. SASARAN
Sasaran utama pedoman ini adalah guru dalam jabatan sebagai peserta sertifikasi tahun 2007, baik guru PNS maupun non PNS.

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 2

BAB II PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN
Permendiknas Nomor 18 tahun 2007 menyatakan bahwa sertifikasi bagi guru dalam jabatan dilaksanakan melalui uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat pendidik. Uji kompetensi tersebut dilakukan dalam bentuk penilaian portofolio, yang merupakan pengakuan atas pengalaman profesional guru dalam bentuk penilaian terhadap kumpulan dokumen yang mencerminkan kompetensi guru. Komponen penilaian portofolio mencakup: (1) kualifikasi akademik, (2) pendidikan dan pelatihan, (3) pengalaman mengajar, (4) perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, (5) penilaian dari atasan dan pengawas, (6) prestasi akademik, (7) karya pengembangan profesi, (8) keikutsertaan dalam forum ilmiah, (9) pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial, dan (10) penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan.

A. PROSEDUR
Portofolio dinilai oleh LPTK penyelenggara sertifikasi guru yang dikoordinasikan Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). Unsur KSG terdiri atas LPTK, Ditjen DIKTI, dan Ditjen PMPTK. Secara umum mekanisme pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan disajikan pada Gambar 2.1.
SERTIFIKAT PENDIDIK

Lulus

GURU DALAM JABATAN S1/D4

PENILAIAN PORTOFOLIO

Tidak Lulus

KEGIATAN MELENGKAPI PORTOFOLIO

DIKLAT PROFESI GURU
PELAKSANA AN DIKLAT Lulus

UJIAN

Tidak Lulus DINAS PENDIDIKAN Lulus

KAB/KOT A

Tidak Lulus

UJIAN ULANG (2X)

Gambar 2.1 Prosedur Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 3

Penjelasan Prosedur Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. 1. Guru dalam jabatan peserta sertifikasi, menyusun dokumen portofolio dengan mengacu Pedoman Penyusunan Portofolio Guru. 2. Dokumen Portofolio yang telah disusun kemudian diserahkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk diteruskan kepada Rayon LPTK Penyelengara sertifikasi untuk dinilai oleh asesor dari Rayon LPTK tersebut. 3. Rayon LPTK Penyelengara Sertifikasi terdiri atas LPTK Induk dan sejumlah LPTK Mitra. 4. Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi dapat mencapai angka minimal kelulusan, maka dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat pendidik. 5. Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi belum mencapai angka minimal kelulusan, maka berdasarkan hasil penilaian (skor) portofolio, Rayon LPTK merekomendasikan alternatif sebagai berikut. a. Melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan profesi pendidik untuk melengkapi kekurangan portofolio. b. Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (Diklat Profesi Guru atau DPG) yang diakhiri dengan ujian. Materi DPG mencakup empat kompetensi guru. c. Lama pelaksanaan DPG diatur oleh LPTK peneyelenggara dengan memperhatikan skor hasil penilaian portofolio. d. Apabila peserta lulus ujian DPG, maka peserta akan memperoleh Sertfikat Pendidik. e. Bila tidak lulus, peserta diberi kesempatan ujian ulang dua kali, dengan tenggang waktu sekurang-kurangnya dua minggu. Apabila belum lulus juga, maka peserta diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 6. Untuk menjamin standarisasi prosedur dan mutu lulusan maka rambu-rambu mekanisme, materi, dan sistem ujian DPG dikembangkan oleh Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). 7. DPG dilaksanakan sesuai dengan rambu-rambu yang ditetapkan oleh KSG.

B. PERSYARATAN PESERTA
Mengacu pada Permendiknas Nomor 18 tahun 2007, persyaratan peserta sertifikasi bagi guru dalam jabatan adalah guru yang telah memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV).

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 4

BAB III KEGIATAN GURU DALAM PROSES SERTIFIKASI Diagram langkah-langkah kegiatan guru sebagai calon peserta Sertifikasi Guru disajikan pada Gambar 3.1.
Sosialisasi Sertifikasi Guru (Calon Peserta Sertifikasi)

Daftar Urut Peserta Sertifikasi Masuk daftar peserta
Mendapat: (1) No Peserta, (2) Instrumen Portofolio, (3) Format A1 dan Format A2

□ Mengisi Format A1 dan Format A2, □ Menyusun Portofolio, dan □ Melengkapi Syarat Lain

Menyerahkan Ke Dinas Pendidikan Kab/Kota

Pengumum an Hasil
Tidak Lulus

Lulus

SERTIFIKAT PENDIDIK

DIKLAT PROFESI GURU
Pelaksanaan Diklat Lulus

UJIAN

Melakukan Kegiatan Untuk Melengkapi Portofolio

Tidak Lulus Lulus

UJIAN ULANG (2X)

Tidak Lulus

Gambar 3.1 Diagram Alur Kegiatan Guru dalam Sertifikasi

DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 5

Penjelasan diagram alur kegiatan guru dalam sertifikasi. No 1. Aktivitas a. Mengikuti sosialisasi sertifikasi guru yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. b. Sosialisasi minimal mencakup informasi tentang: (1) prosedur dan tatacara pendaftaran, (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan, (3) peranan lembaga-lembaga terkait (Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota, LPTK Penyelenggara), (4) syarat mengikuti serifikasi, dan (5) prosedur penyusunan portofolio. Guru calon peserta harus mengerti berbagai persyaratan untuk mengikuti sertifikasi. Persyaratan tersebut antara lain sebagai berikut. a. Guru minimal lulusan S1 atau D4. b. Telah menjadi guru tetap pada suatu sekolah yang dibuktikan dengan SK pengangkatan dari Lembaga yang berwenang mengangkat. c. Syarat lain yang ditetapkan oleh Depdiknas, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota membuat daftar urut prioritas peserta sertifikasi berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan oleh Ditjen PMPTK. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menetapkan guru sebagai peserta sertifikasi sesuai dengan daftar urut prioritas dan kuota. Guru yang terseleksi sebagai peserta sertifikasi tahun 2007 memperoleh: (1) Nomor Peserta, (2) Instrumen Portofolio, (3) Format A1 dan Format A2 dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Guru mengisi Format A1, Format A2, menyiapkan pas photo terbaru (tahun 2007) berukuran 3 x 4 (berwarna) 4 lembar, dan menyusun portofolio (dua eksemplar), kemudian menyerahkan ke Dinas Pendidikan kabupaten/Kota. Di belakang setiap photo dituliskan nama dan nomor peserta. Guru menunggu hasil penilaian Portofolio. Jika Lulus, peserta memperoleh Sertifikat Pendidik. Jika Tidak Lulus, peserta memperoleh keputusan dari LPTK penyelenggara sertifikasi: 1) Melakukan berbagai kegiatan untuk melengkapi dokumen portofolio, atau 2) Mengikuti Diklat Profesi Guru di LPTK penyelenggara sertifikasi yang dikoordinasikan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 3) Di akhir Diklat Profesi Guru dilakukan uji kompetensi. Apabila tidak lulus, guru diberi kesempatan mengikuti ujian ulang sebanyak 2 kali.

2.

3. 4. 5.

6.

7. 8. 9.

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 6

LAMPIRAN 1 FORMAT A1 FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA SERTIFIKASI GURU

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 7

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 8

LAMPIRAN 2 PANDUAN PENGISIAN FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA SERTIFIKASI GURU TAHUN 2007

A. PETUNJUK UMUM 1. Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru ini akan dibaca komputer secara opscan. Oleh karena itu, pendaftar harus membaca Buku Panduan ini dengan seksama, sehingga tidak akan membuat kesalahan. 2. Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru hanya diisi dengan pensil 2B saja (gunakan pensil 2B yang asli dan hati-hati dengan pensil tiruan). Formulir tidak boleh diisi dengan bollpoint, pen, atau pensil HB. 3. Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru tidak boleh kotor, sobek, terlipat, atau basah. 4. Jika terjadi salah pengisian, hapuslah bagian/bulatan yang salah dengan penghapus yang baik dan bersih. 5. Jangan sekali-kali menghitamkan bulatan atau menulis sesuatu pada bagian formulir yang tidak diminta untuk diisi. 6. Pada waktu menghitamkan satu bulatan, harus sehitam mungkin tetapi jangan sampai merusak formulir, kemudian perhatikan: a. Cara mengarsir bulatan harus dihitamkan sampai penuh dan jangan sampai keluar dari garis bulatan. b. Jangan sampai menghitamkan lebih dari satu bulatan dalam satu kolom, karena isian tersebut otomatis dianggap salah. c. Periksa ulang apakah antara huruf/angka yang Anda tulis di dalam kotak dengan bulatan yang Anda arsir sudah sesuai; atau jangan sampai lupa, Anda sudah mengisi huruf/angka di dalam kotak tetapi tidak mengarsir bulatannya. 7. Semua keterangan yang bertentangan dengan isi pengumuman pendaftaran yang diberikan oleh siapapun adalah tidak benar. 8. Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru terdiri dari 2 (dua) halaman dalam 1 lembar formulir. Halaman pertama adalah data yang diisi dengan menghitamkan bulatan, halaman kedua pada sisi sebaliknya adalah data yang diisi dengan menuliskan beberapa informasi dengan huruf balok. Data pada halaman 2 digunakan untuk bahan kontrol data yang diisi pada halaman pertama.

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 9

B. PETUNJUK PENGISIAN Kolom yang harus Anda isi adalah kolom K-01 sampai K-17. Pengisian masing-masing kolom harus mengikuti petunjuk sebagai berikut. K-01 NOMOR PESERTA Isilah nomor peserta pada Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru pada tempat yang tersedia sesuai dengan nomor peserta Anda, kemudian hitamkan bulatan yang sesuai dengan nomor peserta. Nomor peserta diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Ketentuan pemberian nomor peserta dijelaskan secara rinci pada buku Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan. Contoh: Untuk peserta sertifikasi guru dengn nomor peserta 07091540200101, tulislah secara lengkap 07091540200101, kemudian hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka tersebut.

K-02 NIP (Khusus bagi PNS saja) Isilah NIP Anda sesuai dengan SK Pengangkatan Anda pada kolom yang tersedia (9 angka). Jika guru bantu tuliskan nomor induk guru bantu. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Contoh: Untuk peserta yang memiliki NIP 132098120, tulislah secara lengkap dimulai dari sebelah kiri. K-03 NOMOR STATISTIK SEKOLAH Isilah nomor statistik sekolah tempat Anda mengajar. Bagi Anda yang mengajar di beberapa sekolah, gunakan nomor statistik sekolah tempat mengajar utama. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi.

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 10

K-04 NAMA PESERTA (tanpa gelar) Isilah nama Anda pada tempat yang tersedia. Nama harus sedemikian rupa sehingga dapat tercakup dalam tempat yang tersedia (20 huruf). Hitamkan bulatan yang sesuai dengan huruf yang Anda isi. Susunan dan ejaan harus sesuai dengan nama yang tertulis di dalam SK Anda. Nama yang terlalu panjang bisa disingkat dengan singkatan yang lazim digunakan. Contoh: MOHAMMAD ALDI FIRMANSYAH, agar tercakup dalam tempat yang tersedia dapat disingkat menjadi: M ALDI FIRMANSYAH. K-05 TANGGAL LAHIR Isilah tanggal lahir Anda pada tempat yang tersedia, dengan mengisi tanggal, bulan dan tahun masing-masing 2 angka. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Contoh: Jika Anda lahir pada tanggal 10 April 1964, maka ditulis 100464 K-06 JENIS KELAMIN Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan jenis kelamin Anda. K-07 PENDIDIKAN Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan kualifikasi akademik tertinggi Anda. K-08 BIDANG STUDI S1/D4 Isilah kode bidang studi sewaktu Anda menempuh jenjang pendidikan S1/D4, pada tempat yang tersedia (3 angka). Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Kode bidang studi sebagaimana terlampir (kode bidang studi Lampiran 6) K-09 BIDANG STUDI S2 Isilah kode bidang studi waktu Anda menempuh jenjang pendidikan S2 pada tempat yang tersedia (3 angka). Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar Kode Bidang Studi sebagaimana terlampir (kode bidang studi S2 Lampiran 7) K-10 BIDANG STUDI S3 Isilah kode bidang studi waktu Anda menempuh jenjang pendidikan S3 pada tempat yang tersedia (3 angka). Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar Kode Bidang Studi sebagaimana terlampir (kode bidang studi S2 Lampiran 8) K-11 TAHUN LULUS PERGURUAN TINGGI (PT) S1/D4 Isilah tahun yang tercantum pada ijazah S1/D4 yang Anda miliki (4 angka). Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Contoh Jika Anda lulus S1/D4 pada tahun 1986, maka ditulis 1986.

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 11

K-12 TUGAS TAMBAHAN Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan tugas tambahan yang saat ini Anda laksanakan. K-13 BIDANG STUDI MENGAJAR Isilah kode bidang studi yang Anda asuh di sekolah tempat Anda mengajar sekarang pada tempat yang tersedia (3 angka). Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar kode bidang studi sebagaimana terlampir (kode bidang studi Lampiran 6) K-14 PENGALAMAN MENGAJAR Isilah masa kerja Anda selama mengajar, dihitung dari bulan pertama kali Anda mengajar. Bagi Anda yang pernah berhenti mengajar dalam kurun waktu tertentu, masa kerja dihitung hanya selama Anda mengajar saja. Masa kerja diisikan berturutturut jumlah tahun dan jumlah bulan. Contoh: Jika Anda memiliki masa kerja 25 tahun 5 bulan, maka diisikan: 2505, untuk Anda yang memiliki masa kerja 9 tahun 9 bulan, maka diisikan: 0909. K-15 BIDANG STUDI SERTIFIKASI Isilah kode bidang studi yang akan Anda ikuti dalam sertifikasi guru. Hitamkan bulatan yang sesuai dengan angka yang Anda isi. Daftar kode bidang studi sebagaimana terlampir (kode bidang studi Lampiran 6) K-16 JENJANG PENDIDIKAN TEMPAT MENGAJAR Hitamkan satu bulatan yang sesuai dengan jenjang pendidikan tempat Anda mengajar. K-17 PERNYATAAN Isilah nama sekolah dan kabupaten/kota tempat Anda mengajar dengan tulisan biasa, bukan huruf cetak. Kemudian salinlah pada tempat yang tersedia pernyataan:

Dengan ini saya menyatakan bahwa data yang diisikan dalam formulir ini adalah benar.
Tulislah nama terang dan tanda tangan Anda. Tanda tangan jangan sampai keluar dari kotak ini.

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 12

LAMPIRAN 3 FORMAT A2 FORMULIR BIODATA PESERTA SERTIFIKASI GURU

BIODATA PESERTA SERTIFIKASI GURU TAHUN 2007 KELURAHAN/KECAMATAN KABUPATEN/KOTA PROPINSI NOMOR PESERTA 1. a. INSTANSI/NAMA SEKOLAH b. NAMA LENGKAP c. NIP/NIK d. GELAR AKADEMIK e. TEMPAT LAHIR f. TGL_LAHIR g. JENIS KELAMIN h. AGAMA i. STATUS KAWIN j. STATUS KEPEGAWAIAN /
1. Laki-Laki 1. Islam 1. Kawin 1. PNS : : ……………………………………………………………………………………………………… : ……………………………………………………………………………………………………… : ……………………………………………………………………………………………………… : ………………………………………………………………………………………………………

IDENTITAS

/
2. Perempuan 2. Protestan 3. Katholik 4. Hindu 5. Budha 6. Khong Hu Chu

2. Belum Kawin a. Pendidik b. Tenaga Kependidikan

3. Duda/Janda

2. Non PNS :

a. Guru Tetap b. Guru Tidak Tetap c. Guru Bantu d. Guru Yayasan

e. Guru Honor Daerah f. Guru Sukarelawan g. Lainnya ……………

k. PANGKAT/GOLONGAN
(Khusus PNS)

1. I/a 7. II/c 13. IV/a

2. I/b 8. II/d 14. IV/b

3. I/c 9. III/a 15. IV/c

4. I/d 10. III/b 16 IV/d

5. II/a 11. III/c 17. IV/e

6. II/b 12. III/d 18. lainnya ……

l.

TMT PNS

/ /

/ /

m. TMT_TUGAS n. NO KTP o. ALAMAT_RUMAH (Sesuai KTP) KELURAHAN KECAMATAN KABUPATEN/KOTA PROPINSI KODE POS p. TELEPON RUMAH q. NO HP

RT

RW

-

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 13

3. a. Jumlah Anak Nama Status Anak

ANAK
Jenjang Sekolah

Tempat Lahir

Tanggal Lahir

Tahun Masuk

b. 4. No.

Nama Orangtua (Ibu Kandung)

: BEASISWA

Jenis

Penyelenggara

Sumber Dana

Tahun Masuk awal akhir

5. No. Jenis Studi Banding

INFORMASI STUDI BANDING Penyelenggara Tahun Sumber Dana Tujuan (Tempat)

6. No. Mata Pelajaran

HASIL NILAI UJIAN DAN UAN YANG DIAJARKAN Nilai Tertinggi Nilai Terendah Tahun Jumlah Siswa

7. No. Jenis Tunjangan

INFORMASI TUNJANGAN Tahun Menerima Instansi yang Memberi Sumber Dana

8.

LAIN - LAIN
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………. …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………. …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………. …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………. …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………. …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………. ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

Mengetahui : Kepala Sekolah : ………………………………………….. Kab/Kota ……………………………….

Peserta ………………………………… 2007

……………………………………………

…………………………………………

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 14

LAMPIRAN 4 TATACARA PEMBERIAN NOMOR PESERTA

Rincian digit pada nomor peserta sebagai berikut.

Gambar Deskripsi Nomor Peserta

Contoh: Guru SMP dalam matapelajaran matematika di SMP provinsi Bengkulu (koding 26) Kabupaten Lebong (koding 07) sebagai pengikut sertifikasi tahun 2007. Daftar urut peserta di Dinas Pendidikan Kab. Lebong adalah nomor 108. Maka nomor peserta nya adalah: 07260709400108 Tatacara menulis nomor tidak boleh memakai spasi. Contoh salah adalah sbb: 07 2607 094 00108

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 15

LAMPIRAN 5

Daftar provinsi (digit 3 dan 4) dan kabupaten kota (digit 5 dan 6)

Provinsi DKI Jakarta

Jabar

Jateng

Kode Provinsi 01 01 01 01 01 01 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03

Kode Kabupaten 01 60 61 62 63 64 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 60 61 62 63 65 66 67 68 69 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11

Kab_Nama Kab. Kep Seribu Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kota Jakarta Barat Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kab. Bogor Kab. Sukabumi Kab. Cianjur Kab. Bandung Kab. Sumedang Kab. Garut Kab. Tasikmalaya Kab. Ciamis Kab. Kuningan Kab. Majalengka Kab. Cirebon Kab. Indramayu Kab. Subang Kab. Purwakarta Kab. Kerawang Kab. Bekasi Kota Bandung Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kab. Cilacap Kab. Banyumas Kab. Purbalingga Kab. Banjarnegara Kab. Kebumen Kab. Purworejo Kab. Wonosobo Kab. Megelang Kab. Boyolali Kab. Klaten Kab. Sukoharjo

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 16

Provinsi

Yogyakarta

Jatim

Kode Provinsi 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 04 04 04 04 04 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05

Kode Kabupaten 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 60 61 62 63 64 65 01 02 03 04 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Kab_Nama Kab. Wonogiri Kab. Karanganyar Kab. Sragen Kab. Grobogan Kab. Blora Kab. Rembang Kab. Pati Kab. Kudus Kab. Jepara Kab. Demak Kab. Semarang Kab. Temanggung Kab. Kendal Kab. Batang Kab. Pekalongan Kab. Pemalang Kab. Tegal Kab. Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal Kab. Bantul Kab. Sleman Kab. Gunung Kidul Kab. Kulonprogo Kota Yogyakarta Kab. Gresik Kab. Sidoarjo Kab. Mojokerto Kab. Jombang Kab. Bojonegoro Kab. Tuban Kab. Lamongan Kab. Madiun Kab. Ngawi Kab. Magetan Kab. Ponorogo Kab. Pacitan Kab. Kediri Kab. Nganjuk Kab. Blitar Kab. Tulungagung Kab. Trenggalek Kab. Malang

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 17

Provinsi

NAD

Sumut

Kode Provinsi 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 07 07 07 07 07 07

Kode Kabupaten 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 60 61 62 63 64 65 66 67 68 01 02 03 04 05 06 07 08 11 12 13 14 15 16 17 18 19 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06

Kab_Nama Kab. Pasuruan Kab. Probolinggo Kab. Lumajang Kab. Bondowoso Kab. Situbondo Kab. Jember Kab. Banyuwangi Kab. Pamekasan Kab. Sampang Kab. Sumenep Kab. Bangkalan Kota Surabaya Kota Malang Kota Madiun Kota Kediri Kota Mojokerto Kota Blitar Kota Pasuruan Kota Probolinggo Kota Batu Kab. Aceh Besar Kab. Pidie Kab. Aceh Utara Kab. Aceh Timur Kab. Aceh Tengah Kab. Aceh Barat Kab. Aceh Selatan Kab. Aceh Tenggara Kab. Simeulue Kab. Bireuen Kab. Aceh Singkil Kab. Aceh Tamiang Kab. Gayo Luas Kab. Aceh Nagan Raya Kab. Aceh Barat Daya Kab. Aceh Jaya Kab. Bener Meriah Kota Sabang Kota Banda Aceh Kota Lhokseumawe Kota Langsa Kab. Deli Serdang Kab. Langkat Kab. Karo Kab. Simalungun Kab. Dairi Kab. Asahan

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 18

Provinsi

Sumbar

Riau

Kode Provinsi 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 09 09 09 09 09 09 09 09

Kode Kabupaten 07 08 09 10 11 15 16 17 18 19 20 21 60 61 62 63 64 65 66 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 60 62 64 66 68 70 72 01 02 04 05 08 09 10 11

Kab_Nama Kab. Labuhan Batu Kab. Tapanuli Utara Kab. Tapanuli Tengah Kab. Tapanuli Selatan Kab. Nias Kab. Mandailing Natal Kab. Toba Samosir Kab. Nias Selatan Kab. Pakpak Bharat Kab. Humbang Hasundutan Kab. Samosir Kab. Serdang Bedagai Kota Medan Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Pematang Siantar Kota Tanjung Balai Kota Sibolga Kota Padang Sidempuan Kab. Agam Kab. Pasaman Kab. Lima Puluh Kota Kab. Solok Kab. Padang Pariaman Kab. Pesisir Selatan Kab. Tanah Datar Kab. Sawah Lunto Sijunjung Kab. Kepulauan Mentawai Kab. Pasaman Barat Kab. Dharmasraya Kab. Solok Selatan Kota Bukittinggi Kota Padang Kota Padang Panjang Kota Sawahlunto Kota Solok Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kab. Kampar Kab. Bengkalis Kab. Indragiri Hulu Kab. Indragiri Hilir Kab. Pelalawan Kab. Rokan Hulu Kab. Rokan Hilir Kab. Siak

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 19

Provinsi

Jambi

Sumsel

Lampung

Kalbar

Kode Provinsi 09 09 09 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13

Kode Kabupaten 14 60 62 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 60 61 62 64 01 02 03 04 05 06 07 08 60 61 01 02 03 04 05 06 08 09 10 11

Kab_Nama Kab. Kuantan Singingi Kota Pekanbaru Kota Dumai Kab. Batanghari Kab. Bungo Kab. Bangko Kab. Tanjung Jabung Barat Kab. Kerinci Kab. Muara Jambi Kab. Tebo Kab. Sarolangun Kab. Tanjung Jabung Timur Kota Jambi Kab. Musi Banyuasin Kab. Ogan Komering Ilir Kab. Ogan Komering Ulu Kab. Muara Enim Kab. Lahat Kab. Musi Rawas Kab. Banyuasin Kab. Ogan Ilir Kab. Oku Selatan Kab. Oku Timur Kota Palembang Kota Lubuk Linggau Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kab. Lampung Selatan Kab. Lampung Tengah Kab. Lampung Utara Kab. Lampung Barat Kab. Tulang Bawang Kab. Tanggamus Kab. Lampung Timur Kab. Way Kanan Kota Bandar Lampung Kota Metro Kab. Sambas Kab. Pontianak Kab. Sanggau Kab. Sintang Kab. Kapuas Hulu Kab. Ketapang Kab. Bengkayang Kab. Landak Kab. Melawi Kab. Sekadau

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 20

Provinsi

Kalteng

Kalsel

Kaltim

Sulut

Kode Provinsi 13 13 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 17 17 17 17 17

Kode Kabupaten 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 60 61 01 02 03 04 07 08 09 10 11 60 61 62 63 01 02 03 04 05

Kab_Nama Kota Pontianak Kota Singkawang Kab. Kapuas Kab. Barito Selatan Kab. Barito Utara Kab. Kotawaringin Timur Kab. Kotawaringin Barat Kab. Pulang Pisau Kab. Gunung Mas Kab. Barito Timur Kab. Sukamara Kab. Katingan Kab. Lamandau Kab. Seruyan Kab. Murung Raya Kota Palangkaraya Kab. Banjar Kab. Tanah Laut Kab. Barito Kuala Kab. Tapin Kab. Hulu Sungai Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah Kab. Hulu Sungai Utara Kab. Tabalong Kab. Kotabaru Kab. Tanah Bumbu Kab. Balangan Kota Banjarmasin Kota Banjarbaru Kab. Pasir Kab. Kutai Kab. Berau Kab. Bulongan Kab. Malinau Kab. Nunukan Kab. Kutai Barat Kab. Kutai Timur Kab. Penajam Paser Utara Kota Samarinda Kota Balikpapan Kota Tarakan Kota Bontang Kab. Bolaang Mengondow Kab. Minahasa Kab. Sangihe Kab. Kepl. Talaud Kab. Minahasa Selatan

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 21

Provinsi

Sulteng

Sulsel

Sultra

Kode Provinsi 17 17 17 17 18 18 18 18 18 18 18 18 18 18 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Kode Kabupaten 06 60 61 62 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 24 27 60 61 62 01 02 03 04 05 06 07 08 60 61

Kab_Nama Kab. Minahasa Utara Kota Manado Kota Bitung Kota Tomohon Kab. Banggai Kepulauan Kab. Donggala Kab. Poso Kab. Banggai Kab. Buol Kab. Toli Toli Kab. Morowali Kab. Parigi Muotong Kab. Tojo Una-Una Kota Palu Kab. Maros Kab. Pangkajene Kepulauan Kab. Gowa Kab. Takalar Kab. Jeneponto Kab. Barru Kab. Bone Kab. Wajo Kab. Soppeng Kab. Bantaeng Kab. Bulukumba Kab. Sinjai Kab. Selayar Kab. Pinrang Kab. Sidenreng Rappang Kab. Enrekang Kab. Luwu Kab. Tana Toraja Kab. Luwu Utara Kab. Luwu Timur Kota Makasar Kota Pare Pare Kota Palopo Kab. Konawe Kab. Muna Kab. Buton Kab. Kolaka Kab. Konawe Selatan Kab. Kolaka Utara Kab. Wakatobi Kab. Bombana Kota Kendari Kota Bau-Bau

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 22

Provinsi Maluku

Bali

NTB

NTT

Papua

Kode Provinsi 21 21 21 21 21 21 21 21 22 22 22 22 22 22 22 22 22 23 23 23 23 23 23 23 23 23 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 25 25 25 25 25

Kode Kabupaten 01 02 03 04 05 06 07 60 01 02 03 04 05 06 07 08 60 01 02 03 04 05 06 07 60 61 01 02 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 60 01 02 03 07 08

Kab_Nama Kab. Maluku Tengah Kab. Maluku Tenggara Kab. Buru Kab. Maluku Tenggara Barat Kab. Seram Bagian Barat Kab. Seram Bagian Timur Kab. Kepulauan Aru Kota Ambon Kab. Buleleng Kab. Jembrana Kab. Tabanan Kab. Badung Kab. Gianyar Kab. Klungkung Kab. Bangli Kab. Karang Asem Kota Denpasar Kab. Lombok Barat Kab. Lombok Tengah Kab. Lombok Timur Kab. Sumbawa Kab. Dompu Kab. Bima Kab. Sumbawa Barat Kota Mataram Kota Bima Kab. Kupang Kab. Timor Tengah Selatan Kab. Timor Tengah Utara Kab. Belu Kab. Alor Kab. Flores Timur Kab. Sikka Kab. Ende Kab. Ngada Kab. Manggarai Kab. Sumba Timur Kab. Sumba Barat Kab. Lembata Kab. Rote Ndao Kab. Manggarai Barat Kota Kupang Kab. Jaya Pura Kab. Biak Numfor Kab. Yapen Waropen Kab. Marauke Kab. Jayawijaya

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 23

Provinsi

Bengkulu

Maluku Utara

Banten

Babel

Gorontalo

Kode Provinsi 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 26 26 26 26 26 26 26 26 26 27 27 27 27 27 27 27 27 28 28 28 28 28 28 29 29 29 29 29 29 29 30 30

Kode Kabupaten 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 22 23 60 01 02 03 04 05 06 07 08 60 01 02 03 04 05 06 60 61 01 02 03 04 60 61 01 02 03 04 05 06 60 01 02

Kab_Nama Kab. Paniai Kab. Nabire Kab. Puncak Jaya Kab. Mimika Kab. Keerom Kab. Sarmi Kab. Asmat Kab. Mappi Kab. Boven Digul Kab. Yahukimo Kab. Pegunungan Bintang Kab. Supori Kab. Waropen Kab. Tolikara Kota Jayapura Kab. Bengkulu Utara Kab. Rejang Lebong Kab. Bengkulu Selatan Kab. Muko-Muko Kab. Seluma Kab. Kaur Kab. Lebong Kab. Kepahiang Kota Bengkulu Kab. Halmahera Barat Kab. Halmahera Tengah Kab. Halmahera Utara Kab. Halmahera Selatan Kab. Kepulauan Sula Kab. Halmahera Timur Kota Ternate Kota Tidore Kepulauan Kab. Pandeglang Kab. Lebak Kab. Tangerang Kab. Serang Kota Cilegon Kota Tangerang Kab. Bangka Kab. Belitung Kab. Bangka Barat Kab. Bangka Tengah Kab. Bangka Selatan Kab. Belitung Timur Kota Pangkal Pinang Kab. Boalemo Kab. Gorontalo

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 24

Provinsi

Kep. Riau

Irjabar

Sulbar

Kode Provinsi 30 30 30 31 31 31 31 31 31 32 32 32 32 32 32 32 32 32 33 33 33 33 33

Kode Kabupaten 03 04 60 01 02 03 04 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 60 01 02 03 04 05

Kab_Nama Kab. Pouwato Kab. Bonebolango Kota Gorontalo Kab. Kepulauan Riau Kab. Karimun Kab. Natuna Kab. Lingga Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kab. Fak-Fak Kab. Sorong Kab. Manokwari Kab. Kaimana Kab. Sorong Selatan Kab. Raja Ampat Kab. Teluk Bintuni Kab. Teluk Wondama Kota Sorong Kab. Mamuju Kab. Mamuju Utara Kab. Polewali Kab. Mamasa Kab. Majene

Catatan: Untuk Provinsi dan kabupaten/kota hasil pemekaran yang belum tercantum ikut koding provinsi dan kabupaten/kota yang lama.

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 25

LAMPIRAN 6 KODING BIDANG STUDI/MATA PELAJARAN

I. Guru TK/RA Bidang Studi/Mata Pelajaran 1. TK/RA umum 2. Kelompok bermain II. Guru SD/MI Bidang Studi/Mata Pelajaran 1. SD/MI umum (kelas awal dan akhir) 2. Pendidikan Agama Islam 3. Pendidikan Agama Katholik 4. Pendidikan Agama Kristen 5. Pendidikan Agama Hindu 6. Pendidikan Agama Budha 7. Matematika 8. PKn 9. Bhs. Indonesia 10. Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika) 11. Ilmu Pengetahuan Sosial 12. Guru bid. Studi di SD yg belum tercantum III. Guru SMP/MTs Bidang Studi/Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama Islam 2. Pendidikan Agama Katholik 3. Pendidikan Agama Kristen 4. Pendidikan Agama Hindu 5. Pendidikan Agama Budha 6. PKN 7. Bahasa Indonesia (sastra) 8. Bahasa Inggris 9. Matematika 10. Pengetahuan Alam (IPA terpadu, Fisika) 11. Pengetahuan Sosial (Sosiologi, IPS terpadu,) 12. Kesenian, budaya dan keterampilan 13. Pendidikan Jasmani (olah raga & kesehatan) kode 067 070 074 077 080 084 087 090 094 097 100 104 107 Kode 027 030 034 037 040 044 047 050 054 057 060 061 Kode 020 024

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 26

Bidang Studi/Mata Pelajaran 14. TI & K (Teknologi Informasi dan Komunikasi) 15. Geografi 16. Sejarah 17. Ekonomi (umum, koperasi, akuntansi) 18. Biologi 19. Guru bid. Studi di SMP yg belum tercantum IV. Guru SMA/MA Bidang Studi/Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama Islam 2. Pendidikan Agama Katholik 3. Pendidikan Agama Kristen 4. Pendidikan Agama Hindu 5. Pendidikan Agama Budha 6. PKN 7. Bahasa Indonesia (dan Sastra) 8. Bahasa Inggris 9. Bahasa Jerman 10. Bahasa Perancis 11. Bahasa Arab 12. Bahasa Jepang 13. Bahasa Mandarin 14. Bahasa Asing Lain 15. Matematika 16. Fisika 17. Kimia 18. Biologi 19. Sejarah 20. Geografi 21. Ekonomi (umum, koperasi, akuntansi) 22. Pengetahuan Sosial (Sosiologi, IPS terpadu) 23. Kesenian (dan budaya) 24. Pendidikan Jasmani (OR dan kesehatan) 25. TI & K (Teknologi Informasi dan Komunikasi) 26. Keterampilan 27. Bidang studi lain di SMA/MA yang belum tercantum

kode 110 114 117 120 124 125

kode 127 130 134 137 140 154 156 157 160 164 167 170 174 177 180 184 187 190 204 207 210 214 217 220 224 227 230

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 27

V. GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN A. UMUM 1. Pendidikan 2. Pendidikan 3. Pendidikan 4. Pendidikan 5. Pendidikan 6. PKN 7. Bahasa Inggris 8. Bahasa Jerman 9. Bahasa Perancis 10. Bahasa Arab 11. Bahasa Jepang 12. Bahasa Mandarin 13. Bahasa Asing Lain 14. Matematika 15. Fisika 16. Kimia 17. Biologi 18. Bidang studi umum lainnnya di SMK yg belum tercantum Bidang Studi/Mata Pelajaran Agama Islam Agama Katholik Agama Kristen Agama Hindu Agama Budha 300 301 302 303 304 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322

B. BIDANG KEJURUAN No Bidang Keahlian 1 Teknik Bangunan/Sipil Koding 400. 401. 402. 403. 404. 405. 406. 407. 408. 409. 410. 411. 412. 413. Program Keahlian Teknik Bangunan Umum (Sipil) Teknik Konstruksi Baja Teknik Konstruksi Kayu Teknik Batu Dan Beton Teknik Pekerjaan Finishing Teknik Konstruksi Bangunan Sederhana Teknik Gambar Bangunan Teknik Plumbing & Sanitasi Teknik Bangunan (Sipil) Lainnya Perabot Umum Perabot Kayu Perabot Logam Perabot Lainnya Teknik Listrik (Elektro) Umum

2 Perabot

3 Teknik Listrik/Elektro

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 28

No

Bidang Keahlian

4 Teknik Mesin

5 Tata Boga

6 Tata Kecantikan

7 Tata Busana

8 Budidaya Ternak

9 Budidaya Ikan

Koding 414. 415. 416. 417. 418. 419. 420. 421. 422. 423. 424. 425. 426. 427. 428. 429. 430. 431. 432. 433. 434. 435. 436. 437. 438. 439. 440. 441. 442. 443. 444. 445. 446. 447. 448. 449. 450. 451. 452. 453.

Program Keahlian Teknik Transmisi Tenaga Listrik Teknik Pembangkit Tenaga Listrik Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik Teknik Distribusi Tenaga Listrik Teknik Listrik Industri Teknik Listrik/Elektro Lainnya Teknik Mesin Umum Teknik Las Teknik Pembentukan Teknik Pengecoran Teknik Pemesinan Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri Teknik Gambar Mesin Teknik Mekanik Otomotif Teknik Alat Berat Teknik Body Otomotif Teknik Elektro Otomotif Teknik Mesin Lainnya Tataboga Umum Restoran Patiseri Tataboga Lainnya Tata Kecantikan Umum Tata Kecantikan Kulit Tata Kecantikan Rambut Spa Tata Kecantikan Lainnya Tata Busana Umum Design Busana Tata Busana Lainnya Budidaya Ternak Umum Budidaya Ternak Ruminansia Budidaya Ternak Unggas Budidaya Ternak Harapan Budidaya Ternak Lainnya Budidaya Ikan Budidaya Ikan Air Tawar Budidaya Ikan Air Laut Budidaya Ikan Air Payau Budidaya Rumput Laut

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 29

No

Bidang Keahlian

10 Teknologi Hasil Pertanian Pengawasan Mutu 11 Kerajinan

12 Teknologi Pesawat Terbang

Koding 454. 455. 456. 457. 458. 459. 460. 461. 462. 463. 464. 465. 466. 467. 468. 469. 470. 471. 472. 473. 474. 475. 476. 477. 478. 479. 480. 481. 482. 483. 484. 485. 486. 487. 488. 489. 490. 491. 492. 493.

Program Keahlian Budidaya Perikanan Lainnya Teknologi Hasil Pertanian Pengolahan Hasil Pertanian Pangan Pengolahan Hasil Pertanian Non Pangan Pengawasan Mutu Kerajinan Umum Kria Tekstil Kria Kulit Kria Keramik Kria Logam Kria Kayu Kria Khusus Lainnya Teknologi Pesawat Terbang Umum Permesinan Konstruksi Rangka Pesawat Udara Konstruksi Badan Pesawat Udara Air Frame & Power Plant Aei Maintenance & Repair Kelistrikan Pesawat Udara Elektronika Pesawat Udara Tek. Pesawat Terbang Lainnya Teknik Perkapalan Umum Pembangunan Dan Perbaikan Kapal Baja Las Kapal Instalasi Pemesinan Kapal Listrik Kapal Gambar Rancang Bangun Bangunan Kapal Kayu Dan Fiberglass Teknik Perkapalan Khusus Lainnnya Teknologi Tekstil Umum Teknologi Pemintalan Serat Buatan Teknologi Pembuatan Benang Teknologi Pembuatan Kain Tenun Teknologi Pencelupan Teknologi Pencapan Teknologi Tekstil Khusus Lainnya Grafika Umum Produksi Grafika Persiapan Grafika Grafika Khusus Lainnya

13 Teknik Perkapalan

14 Teknologi Tekstil

15 Grafika

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 30

No Bidang Keahlian 16 Geologi Pertambangan

17 Instrumentasi Industri

18 Kimia

19 Pelayaran

Koding 494. 495. 496. 497. 498. 499. 500. 501. 502. 503. 504. 505. 506. 507. 508. 509. 510. 511. 512. 513. 514. 515. 516. 517. 518. 519. 520. 521. 522. 523.

Program Keahlian Geologi Pertambangan Umum Geologi Pertambangan Perminyakan Geologi Khusus Lainnya Instrumentasi Industri Umum Kontrol Proses Kontrol Mekanik Instrumentasi Logam Instrumentasi Gelas Instrumentasi Khusus Lainnya Kimia Umum Kimia Industri Analis Kimia Kimia Khusus Lainnya Pelayaran Umum Nautika Kapal Niaga Teknika Kapal Niaga Nautka Kapal Penangkap Ikan Teknika Kapal Penangkap Ikan Teknika Kapal/Pelayaran Khusus Lainnya Telekomunikasi Umum Teknik Transmisi Radio Teknik Transmisi Kabel Teknik Suitsing Teknik Akses Radio Teknik Akses Kabel Teknik Telekomunikasi Khusus Lainnya Teknik Survei Dan Pemetaan Teknik Survei Dan Pemetaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Umum) Rekayasa Perangkat Lunak Teknik Komputer Dan Jaringan Multi Media Tik Khsusus Lainnya Teknik Radio, Televisi Dan Film Umum Teknik Siaran Radio Produksi Program Pertelevisian Tek. Radio, Tv Dan Film Lainnya Teknik Elektronika Umum

20 Telekomunikasi

21 Teknik Survei Dan Pemetaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Tik)

524. 525. 526. 527. 22 Teknik Radio, Televisi Dan Film 528. 529. 530. 531. 532.

23 Teknik Elektronika

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 31

No

Koding 533. 534. 535. 24 Teknik Pendingin & Tata Udara 536. 25 Bisnis Dan Manajemen 537. 538. 539. 540. 541. 542. 543. 544. 545. 546. 547. 548. 549. 550. 551. 552. 553. 554. 555. 556. 557. 558. 559. 560. 561. 562. 563. 564. 565. 566. 567. 568. 569. 570. 571. 572.

Bidang Keahlian

Teknik Teknik Teknik Teknik

Program Keahlian Audio - Video Elektronika Industri Elektronika Khusus Lainnya Pendingin & Tata Udara Umum

26 Pariwisata

27 Pekerjaan Sosial 28 Budidaya Tanaman

29 Seni Rupa

30 Seni Pertunjukan

Teknik Pendingin Dan Tata Udara Bisnis Dan Manajemen Umum Administrasi Perkantoran Akuntansi Penjualan Perdagangan Perbankan Asuransi Koperasi Bisnis Dan Manajemen Khusus Lainnya Pariwisata Umum Usaha Jasa Pariwisata Akomodasi Perhotelan Pariwisata Khusus Lainnya Pekerjaan Sosial Umum Dan Khusus Budidaya Tanaman Umum Budidaya Tanaman Pangan Budidaya Tanaman Sayuran Budidaya Tanaman Hias Budidaya Tanaman Buah Tahunan Budidaya Tanaman Buah Semusim Budidaya Tanaman Perkebunan Pengolahan Hasil Hutan Pembibitan Tanaman Budidaya Tanaman Khusus Lainnya Seni Rupa Umum Seni Murni Grafis Komunikasi Animasi Seni Rupa Khusus Lainnya Seni Pertunjukan Umum Seni Musik Klasik Seni Musik Non Klasik Seni Tari Seni Karawitan Seni Pedalangan

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 32

No

Bidang Keahlian

31 Keperawatan*

32 Kesehatan

33 Kefarmasian

34 Bidang Kejuruan Lainnya

Koding 573. 574. 575. 576. 577. 578. 579. 580. 581. 582. 583. 584. 585.

Program Keahlian Seni Teater Seni Pertunjukkan Khusus Lainnya Keperawatan Umum Perawat Medis Pengatur Rawat Gigi Keperawatan Khusus Lainnya Kesehatan Umum Analisis Kesehatan Kesehatan Khusus Lainnya Kefarmasian Uum Teknik Produksi Obat Kefarmasian Khusus Lainnya Bidang Kejuruan Lainnya

VI. GURU LAINNYA Bidang Studi/Mata Pelajaran Guru Pendidikan Luar Biasa Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam rumpun kesehatan Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam rumpun pertanian yg belum tercantum Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam rumpun perikanan yg belum tercantum Guru SD/SMP/SMA/SMK dalam rumpun kesehatan yg belum tercantum Guru Bimbingan Konseling Guru Pendidikan Luar sekolah yang belum tercantum Guru dalam rumpun pekerja sosial yang belum tercantum Guru bidang studi lainnya yang tidak tercantum Kode 800 802 804 806 808 810 812 814 815

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 33

LAMPIRAN 7

Koding Bidang Studi S2

Kode 001 002 003 004 005 006 007 008 009 010 011 012 013 014 015 016 017 018 019 020 021 022 023 024 025 026 027 028 029 030 031 Administrasi Bisnis

Bidang Studi Administrasi Negara Administrasi Niaga Administrasi Pendidikan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bimbingan dan Penyuluhan Biologi Budidaya Perairan Budidaya Pertanian Ekonomi Manajemen Ekonomi Pembangunan Fisika Geografi Ilmu Administrasi Ilmu Administrasi Niaga Ilmu Akuntansi Ilmu Ekonomi Ilmu Ekonomi dan Akuntansi Ilmu Komputer Ilmu Komunikasi Ilmu Lingkungan Ilmu Manajemen Ilmu Pendidikan Ilmu Pendidikan Sosial Ilmu Psikologi Ilmu Sastra Ilmu Sejarah Ilmu Sosial Ilmu-Ilmu Sosial Informatika

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 34

Kode 032 033 034 035 036 037 038 039 040 041 042 043 044 045 046 047 048 049 050 051 052 053 054 055 056 057 058 059 060 061 062 063 064 065 066 Kimia Linguistik Manajemen

Bidang Studi Instrumentasi dan Kontrol

Manajemen Pendidikan Manajemen Sistem Informasi Manajemen Teknologi Matematika Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Bahasa Pendidikan Bahasa dan Sastra Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SD Pendidikan Bahasa Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan Bahasa Jepang Pendidikan Biologi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar Pendidikan Islam Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Pendidikan Kimia Pendidikan Linguistik Terapan Pendidikan Luar Sekolah Pendidikan Matematika Pendidikan Matematika Sekolah Dasar Pendidikan Olah Raga Pendidikan Sains Pendidikan Sejarah Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Pendidikan Umum Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Pengajaran Seni Pertunjukan Pengembangan Kurikulum Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 35

Kode 067 068 069 070 071 072 073 074 075 076 077 078 079 080 099 Psikologi

Bidang Studi Perencanaan dan Kebijakan Publik Psikologi Perkembangan Seni Rupa Seni Rupa dan Desain Sosiologi Statistika Teknologi Hasil Pertanian Teknologi Industri Pertanian Teknologi Informasi Teknologi Kelautan Teknologi Pasca Panen Teknologi Pembelajaran Teknologi Pendidikan Bidang studi lainnya yang tidak tercantum

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 36

LAMPIRAN 8

Koding Bidang Studi S3

Kode 001 002 003 004 005 006 007 008 009 010 011 012 013 014 015 016 017 018 019 020 021 022 023 024 025 026 027 028 029

Bidang Studi Administrasi Pendidikan Bimbingan dan Penyuluhan Biologi Biologi Reproduksi Budidaya Pertanian Epidemiologi Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga Ilmu Administrasi Ilmu Ekonomi Ilmu Hukum Ilmu Kedokteran Ilmu Kesehatan Masyarakat Ilmu Material Ilmu Pangan Ilmu Penyuluhan Pembangunan Ilmu Perairan Ilmu Politik Ilmu Ternak Ilmu-Ilmu Pertanian Kajian Budaya Kehutanan Opto Elektronika dan Aplikasi Laser Pendidikan Bahasa Pendidikan Bahasa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Pendidikan Luar Sekolah Pendidikan Matematika

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 37

Kode 030 031 032 033 034 035 036 037 038 039 040

Bidang Studi Pendidikan Olah Raga Pendidikan Umum Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Pengembangan Kurikulum Sains Veteriner Sosiologi Teknologi Industri Pertanian Teknologi Informatika Teknologi Kelautan Teknologi Pendidikan Bidang studi lainnya yang belum tercantum

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 38

LAMPIRAN 9

Rambu-rambu Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru untuk Kuota 2006

NO. 1

KEGIATAN Sosialisasi pelaksanaan sertifikasi guru ke Dinas Kab/Kota Sosialisasi dan penyerahan dok sertf ke Guru Guru menyusun portofolio Penyerahan dok Portofolio ke Dinas Kab/Kota Pengiriman Berkas Portofolio ke LPTK oleh Dinas Kab/Kota Pelaksanaan penilaian portofolio oleh LPTK Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio LPTK memberikan Sertifikat Profesi Pendidik kepada guru dan mengirimkan laporan ke Ditjen PMPTK Ditjen PMPTK memberikan No Registrasi Guru melalui Dinas Kab/Kota Kegiatan melengkapi portofolio oleh guru Dinas Kab/Kota mengumpulkan dan menyerahkan kelengkapan (tambahan) dokumen portofolio ke LPTK Penilaian portofolio oleh LPTK (yang melengkapi portofolio) Pengumuman Hasil Kelengkapan Portofolio LPTK memberikan Sertifikat Profesi Pendidik kpd guru dan mengirimkan lap ke Ditjen PMPTK (lulus kelengkapan PF)

Juni

Juli

Agustus

JADWAL September

Oktober

November

Desember

2

3 4 5

6 7 8

9

10 11

12

13 14

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 39

NO. 15

KEGIATAN Ditjen PMPTK memberikan No Registrasi Guru melalui Dinas Kab/Kota LPTK melaksanakan Diklat Profesi (bagi yang tidak lulus portofolio) Pengumuman Hasil Diklat Profesi Guru LPTK memberikan Sertifikat Profesi Pendidik kpd guru dan mengirimkan lap ke Ditjen PMPTK (lulus Diklat Profesi) Ditjen PMPTK memberikan No Registrasi Guru melalui Dinas Kab/Kota Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Masyarakat melalui Pusat Pengaduan Masyarakat

JADWAL Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

16

17 18

19

20 21

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 40

LAMPIRAN 10

Rambu-rambu Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru untuk Kuota 2007

NO. 1

KEGIATAN Sosialisasi pelaksanaan sertifikasi guru kepada Dinas Kab/Kota Sosialisasi dan penyerahan dok sertifikasi ke Guru Guru menyusun portofolio Penyerahan dok Portofolio ke Dinas Kab/Kota Pengiriman Berkas Portofolio ke LPTK oleh Dinas Kab/Kota Pelaksanaan penilaian portofolio oleh LPTK Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio LPTK memberikan Sertifikat Profesi Pendidik kepada guru dan mengirimkan laporan ke Ditjen PMPTK Ditjen PMPTK memberikan No Registrasi Guru melalui Dinas Kab/Kota Kegiatan melengkapi portofolio oleh guru Dinas Kab/Kota mengumpulkan dan menyerahkan kelengkapan (tambahan) dokumen portofolio ke LPTK Penilaian portofolio oleh LPTK (yang melengkapi portofolio) Pengumuman Hasil Kelengkapan Portofolio LPTK memberikan Sertifikat Profesi Pendidik kpd guru dan mengirimkan lap ke Ditjen PMPTK (lulus kelengkapan PF)

Juni

Juli

Agustus

JADWAL September

Oktober

November

Desember

2

3 4 5

6 7 8

9

10 11

12

13 14

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 41

NO. 15

KEGIATAN Ditjen PMPTK memberikan No Registrasi Guru melalui Dinas Kab/Kota LPTK melaksanakan Diklat Profesi (bagi yang tidak lulus portofolio) Pengumuman Hasil Diklat Profesi Guru LPTK memberikan Sertifikat Profesi Pendidik kpd guru dan mengirimkan lap ke Ditjen PMPTK (lulus Diklat Profesi) Ditjen PMPTK memberikan No Registrasi Guru melalui Dinas Kab/Kota Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Masyarakat melalui Pusat Pengaduan Masyarakat

JADWAL Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

16

17

18

19

20 21

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 42

TIM PENYUSUN

Prof. Dr. Muchlas Samani (Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti) Prof. Dr. Zamroni (Direktur Profesi Pendidik Ditjen PMPTK) Prof. Dr. H. A. Mukhadis (Ketua Tim Sertifikasi/UM) Dr. Ismet Basuki (Sekretaris Tim Sertifikasi/Unesa) Prof. Dr. Djoko Kustono (Anggota Tim Sertifikasi/UM) Dr. Badrun Karto Wagiran (Anggota Tim Sertifikasi/UNY) Drs. Suyud, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UNY) Dr. Yatim Riyanto (Anggota Tim Sertifikasi/Unesa) Drs. E. Nurzaman A.M, Msi, MM (Direktorat Profesi Pendidik) Drs. Suparno, MPd (Direktorat Profesi Pendidik) Dra. Dian Mahsunah, MPd (Direktorat Profesi Pendidik) Dra. Maria Widiani, MA (Direktorat Profesi Pendidik) Dra. Santi Ambarrukmi, MEd (Direktorat Profesi Pendidik) Suharno, SE, MSi (Direktorat Profesi Pendidik)

Pedoman Sertifikasi Guru dalam Jabatan untuk Guru 43


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1277
posted:10/21/2008
language:Indonesian
pages:46