Docstoc

05 PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA B

Document Sample
05 PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA B Powered By Docstoc
					05. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Buddha A. Latar Belakang Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya untuk mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat. Menyadari bahwa peran agama amat penting bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan, yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan keluarga, Satuan pendidikan nonformal penyelenggara pendidikan kesetaraan maupun masyarakat. Pendidikan Agama dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia serta peningkatan potensi spritual. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, dan moral sebagai perwujudan dari pendidikan Agama. Peningkatan potensi spritual mencakup pengenalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan. Peningkatan potensi spritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan. Pendidikan Agama Buddha adalah usaha yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memperteguh keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, serta peningkatan potensi spiritual sesuai dengan ajaran agama Buddha. Kurikulum Pendidikan Agama Buddha yang berbasis standar kompetensi dan kompetensi dasar mencerminkan kebutuhan keragaman kompetensi secara nasional. Standar ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai kerangka acuan dalam mengembangkan Kurikulum Pendidikan Agama Buddha sesuai dengan kebutuhan. B. Tujuan Pendidikan Agama Buddha bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. 1. Mengembangkan keyakinan (Saddha) dan ketakwaan (Bhakti) kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tiratana, Para Bodhisattva dan Mahasattva 2. Mengembangkan manusia Indonesia yang berakhlak mulia melalui peningkatan pelaksanaan moral (Sila), meditasi (Samadhi) dan kebijaksanaan (Panna) sesuai dengan Buddha Dharma (Agama Buddha) 3. Mengembangkan manusia Indonesia yang memahami, menghayati, dan mengamalkan/menerapkan Dharma sesuai dengan Ajaran Buddha yang terkandung dalam Kitab Suci Tipitaka/Tripitaka sehingga menjadi manusia yang bertanggung jawab sesuai dengan prinsip Dharma dalam kehidupan sehari-hari 4. Memahami agama Buddha dan sejarah perkembangannya di Indonesia.

32

C. Ruang Lingkup Pendidikan Agama Buddha meliputi aspek-aspek sebagai berikut. 1. Sejarah 2. Keyakinan (Saddha) 3. Perilaku/moral (Sila) 4. Kitab Suci Agama Buddha Tripitaka (Tipitaka) 5. Meditasi (Samadhi) 6. Kebijaksanaan (Panna). D. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran 1. Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tri Ratna dengan mengetahui fungsi serta terefleksi dalam moralitas (sila), meditasi (samadhi), dan kebijaksanaan (panna) 2. Membaca Paritta dan Dhammapada serta mengerti artinya 3. Beribadah (kebaktian) dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan masingmasing aliran 4. Meneladani sifat, sikap dan kepribadian Buddha, Bodhisattva, dan para peserta didik utama Buddha 5. Memiliki kemampuan dasar berpikir logis, kritis, dan kreatif untuk memecahkan masalah 6. Memahami sejarah kehidupan Buddha Gotama 7. Mengungkapkan sejarah perkembangan agama Buddha 8. Memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan untuk melanjutkan pendidikan di SMA

33

E. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Tingkatan Derajat Setara Bobot SKK

: : : :

III Terampil 1 Kelas VII s.d VIII SMP/MTs 4

Standar Kompetensi Saddha 1. Memahami komponen dan 1.1 kriteria agama Buddha 1.2 1.3

Kompetensi Dasar

Menjelaskan hakikat Tuhan Yang Maha Esa Menjelaskan kitab suci, tempat ibadah dan lambang-lambang dalam agama Buddha Mengidentifikan kriteria agama Buddha dan umat Buddha Mendeskripsikan Dharmayatra Menjelaskan tujuan dan melaksanakan Dharmayatra manfaat

2.

Memahami Dharmayatra 2.1 dan tempat-tempat suci 2.2 agama Buddha yang lain 2.3

Mengidentifikasi tempat-tempat Dharmayatra dan tempat-tempat suci agama Buddha yang lain Menceritakan peristiwa masa remaja dan masa berumah tangga Pangeran Siddharta Menjelaskan empat peristiwa yang dilihat Pangeran Siddharta Menceritakan peristiwa pelepasan agung Meneladan tekad dan semangat Pangeran Siddharta dalam upaya mewujudkan citacita untuk mencapai KeBuddhaan Mendeskripsikan peristiwa dari pencapaian KeBuddhaan

Sejarah 3. Mengungkapkan sejarah 3.1 Pangeran Siddharta pada masa remaja dan berumah 3.2 tangga Mengungkapkan sejarah 4.1 Pangeran Siddharta pada 4.2 masa bertapa hingga menjadi Buddha 4.3

4.

34

Standar Kompetensi 5. Mengungkapkan sejarah 5.1 penyiaran agama Buddha 5.2 5.3 5.4

Kompetensi Dasar Menjelaskan misi penyiaran agama Buddha Menceritakan perjalanan Buddha dalam membabarkan Dharma Menceritakan riwayat peserta didik dan pengikut terkemuka Sang Buddha Menjelaskan peranan raja-raja pendukung agama Buddha Menceritakan sejarah penyiaran agama Buddha zaman Sriwijaya, Mataram Kuno, dan Majapahit Menceritakan sejarah penyiaran agama Buddha pada zaman penjajahan dan kemerdekaan Menjelaskan tokoh-tokoh pejuang penyiaran agama Buddha di Indonesia

6. Memahami sejarah penyiaran 6.1 agama Buddha di Indonesia 6.2

6.3

Sila 7. Mengkonstruksi sikap umat 7.1 Buddha untuk menjadi 7.2 manusia susila sesuai 7.3 Pancadharma Mendeskripsikan berbagai formulasi sila Menguraikan Pancadharma Menerapkan Pancadharma kehidupan sehari-hari dalam

8. Mengembangkan sifat-sifat 8.1 luhur dalam kehidupan sehari-hari 8.2 8.3 8.4

Menerapkan sifat cinta kasih (metta) dalam kehidupan sehari-hari Menerapkan sifat belas kasih (karuna) dalam kehidupan sehari-hari Menerapkan simpati kehidupan sehari-hari (mudita) dalam

Menerapkan sifat batin seimbang (upekkha) dalam kehidupan sehari-hari

35

Tingkatan Derajat Setara

: IV : Terampil 2 : Kelas IX SMP/MTs

Bobot SKK : 2

Standar Kompetensi Sila 1. Mengkonstruksi pergaulan 1.1 yang baik dan sikap umat 1.2 Buddha dalam berbagai lingkungan 1.3 1.4

Kompetensi Dasar

Mengenali teman yang baik dan tidak baik Menjelaskan hak dan kewajiban timbalbalik dalam keluarga dan masyarakat Mendeskripsikan antara hak dan kewajiban sebagai warga negara Menjelaskan posisi semesta Mengenal diri sendiri Menerapkan semangat berbuat baik dalam kehidupan Menerapkan sehari-hari disiplin dalam kehidupan manusia di alam

2.

Mengkonstruksi mental 2.1 umat Buddha agar memiliki 2.2 kepribadian yang baik, penuh semangat, dan 2.3 disiplin 2.4

Meneladan sikap para pendukung Buddha dan mengambil hikmah sebagai pelajaran dari para penentang Buddha

Samadhi 3. Mengembangkan meditasi 3.1 ketenangan batin (samatha bhavana) 3.2 Mendeskripsikan meditasi (samatha bhavana) ketenangan

Mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendukung meditasi ketenangan (samatha bhavana) Menjelaskan manfaat meditasi ketenangan (samatha bhavana) Melatih meditasi ketenangan (samatha bhavana) dalam kehidupan sehari-hari

3.3 3.4

36

Standar Kompetensi Sejarah 4. Mengungkapkan peranan 4.1 agama Buddha untuk meningkatkan martabat 4.2 manusia 4.3

Kompetensi Dasar

Menjelaskan peranan agama Buddha untuk memgembangkan hak asasi manusia Menjelaskan kesetaraan agama Buddha gender dalam

Menjelaskan peranan agama Buddha untuk memelihara perdamaian

F. Arah Pengembangan Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran ini menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Seluruh materi SK dan KD pada masing-masing tingkatan/derajat kompetensi dibagi ke dalam satuan kredit kompetensi (SKK) secara seimbang sebanyak yang ditentukan untuk tingkatan/derajat kompetensi yang dimaksud. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.

37


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1326
posted:10/21/2008
language:Indonesian
pages:6