Docstoc

karya tulis ilmiah pemuda bela negara

Document Sample
karya tulis ilmiah pemuda bela negara Powered By Docstoc
					BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Sejak dari masa perjuangan kemerdekaan, para pemuda bangsa Indonesia mempunyai peranan yang sangat besar dan penting. Kita ketahui bersama Sumpah Pemuda yang diucapkan oleh perwakilan pemuda dari seluruh kepulauan di Nusantara menjadi salah satu tonggak penting

berdirinya bangsa ini. Para pahlawan nasional yang kita kenal dulunya adalah para pemuda gagah berani dan gigih memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Pemuda mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan bangsa dan Negara ini. Pemuda disebut juga sebagai tulang punggung negara, di tangan pemudalah masa depan bangsa ini dipertaruhkan. Jika saat ini para pemuda adalah manusia-manusia yang cerdas, kreatif dan bertanggung jawab, maka dapat dipastikan untuk masa yang akan datang Indonesia menjadi Negara maju yang mampu menyaingi Negara-negara digdaya saat ini. Namun sebaliknya, jika pemuda-pemuda saat ini adalah orang-orang yang lemah dan tidak amanah, maka janganlah berharap ada perubahan yang signifikan pada kemajuan negara ini. Menjadi sebuah keharusan bagi pemuda untuk ikut bertanggung jawab mengemban amanat penting ini, bila pemuda sudah tidak memiliki kesadaran mengenai bela negara ini, maka ini merupakan bahaya besar bagi kehidupan

berbangsa dan bernegara, yang mengakibatkan bangsa ini akan jatuh ke dalam kondisi yang sangat parah bahkan jauh terpuruk dari bangsa-bangsa yang lain yang telah mempersiapkan diri dari gangguan bangsa lain. Kondisi bangsa kita sekarang, merupakan salah satu indikator bahwa sebagian pemuda di negeri ini telah mengalami penurunan kesadaran akan pentingnya bela negara, Hal ini bisa kita lihat dari segelintir persoalan ini, kita ambil contoh di perkotaan, karena bagian yang sangat cepat dengan informasi walaupun desa juga tidak bisa dilepakan dari konteks ini, hal ini bisa kita lihat semakin minimnya pemuda di perkotaan yang menghormati nilai-nilai budaya bangsa sendiri dan lebih bangga dengan budaya atau simbol-simbol bangsa lain, semakin banyaknya pemuda yang melakukan perilaku menyimpang dan penggunaan NARKOBA, dan kondisi ini diperparah dengan minimnya kesadaran sosial dan perhatian kepada sesama yang ditunjukkan dengan semakin individualisnya pemuda itu sendiri di tengah-tengah masyarakat, penguasaan IPTEK yang terbatas. Melihat kondisi di atas, penyusun tertarik untuk menyusun sebuah karya tulis ilmiah dengan tema “Peran Strategis Pemuda Dalam Bela Negara di Era Reformasi”. Penyusun mengambil tema ini berdasarkan pada realita bahwa pada era reformasi ini setiap orang mendapatkan perlindungan hak dan kewajiban mereka secara optimal, sehingga era reformasi memberikan keleluasaan sepenuhnya bagi pemuda untuk mengapresiasi segala bentuk bela negara sesuai dengan konteks kekinian.

B.

Fokus Permasalahan Focus permasalahan dalam karya tulis ilmiah ini adalah sejauh apakah peran strategis pemuda dalam bela negara di era reformasi. Untuk mempermudah pembahasan, penyusun menguraikannya dalam beberapa pertanyaan berikut: 1. Bagaimanakah strategi meningkatkan kesadaran pemuda dalam membela negara? 2. Bagaimanakah tindakan ideal pemuda dalam rangka bela negara di era reformasi ini?

C.

Tujuan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Tujuan penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah untuk: 1. Mengetahui strategi peningkatan kesadaran pemuda dalam membela negara. 2. Mengetahui tindakan ideal pemuda dalam rangka bela negara di era reformasi.

D.

Manfaat Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Diharapkan karya tulis ilmiah ini dapat menjadi bahan referensi bagi kita semua dalam rangka meningkatkan kesadaran pemuda dalam rangka bela negara.

BAB II PEMBAHASAN

A.

Definisi Bela Negara Secara etimologi, bela negara terdiri dari dua kata, yaitu bela dan negara. Bela berarti berpihak terhadap sesuatu yang diiringi dengan tindakan (M. Dahlan, 1994: 32). Sedangkan negara secara etimologi adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Jadi pengertian bela negara secara etimologi adalah keberpihakan warga negara untuk membela wilayah yang mereka tempati untuk menjaga system pemerintahan, ekonomi, social, budaya dan sebagainya. Secara epistemology bela negara berarti sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara. Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undangundang. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama-sama menangkal ancaman nyata

musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Pengertian bela negara oleh kalangan umum (awam) sebenarnya tidak semata-mata hanya dipahami sebagai upaya dalam bentuk fisik mengangkat senjata atau hal-hal yang bersifat militerisme. Dalam hal ini konsepsi bela negara juga mengandung dimensi pengertian yang cukup luas yang pada hakekatnya merupakan hubungan baik (sikap toleransi tinggi) sesama warga negara hingga pada kebutuhan bersama dalam menangkal berbagai bentuk ancaman musuh baik yang berasal dari dalam atau luar negeri terhadap keutuhan kedaulatan negara kesatuan RI. Konsepsi bela negara ini tidak lepas dari konsepsi tentang ketahanan nasional kita. Menurut RM Sunardi dalam Pengantar Teori Ketahanan Nasional, konsepsi analitik tentang Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamik satu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional didalam mengatasi dan menghadapi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan baik dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung akan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mengejar tujuan perjuangan nasional. Luasnya cakupan bela negara memberi peluang bagi para pemuda untuk turut andil di dalamnya tanpa terhalangi oleh sekat spesialisme keterampilan dan profesi.

B.

Strategi Peningkatan Kesadaran Pemuda Dalam Membela Negara Alam reformasi yang dibarengi dengan pesatnya teknologi infromasi memberikan segala macam kebebasan dan keterbukaan bagi seluruh warga negara. Sesuai dengan konsep equilibrium, maka alam reformasi membawa dampak positif dan negative pada setiap sisi kehidupan bernegara, begitu juga dalam wacana bela negara. Kebebasan mengakses informasi dari luar menjadikan para pemuda kita cenderung meninggalkan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia dan lebih bangga menjadi bagian dari budaya luar. Tentu saja permasalahan ini sangat berbahaya dalam konteks ketahanan nasional dan bela negara. Karena bela negara hanya akan dilakukan oleh mereka yang mempunyai semangat nasionalisme yang tinggi. Selain hal di atas, factor ekonomi dan politik negara yang tidak pernah stabil juga dapat menjadi pemicu lunturnya rasa nasionalisme. Para pemuda lebih suka mencari pekerjaan di luar negeri dengan bayaran yang tinggi dan jaminan hidup yang lebih baik dibandingkan di dalam negeri. Kita dapat melihat, berapa banyak pemuda kita mulai dari mereka yang awam sampai yang professional mencari pekerjaan dan mengabdi di negara lain dikarenakan di negara sendiri mereka tidak mendapatkan peluang dan jaminan kehidupan yang sesuai. Ditambah lagi dengan kondisi politik dan hokum yang carut marut menjadi suguhan setiap hari di layer televise menjadikan pemudapemuda kita muak dan lebih suka memalingkan wajah mereka ke negara lain yang memberikan banyak kenyamanan hidup.

Untuk itulah diperlukan suatu strategi dalam upaya peningkatan kesadaran pemuda dalam rangka bela negara. Sebagaimana diungkapkan di atas, bahwa penyebab lunturnya semangat nasionalisme dan bela negara adalah dikarenakan berbagai factor seperti akses informasi yang tak terbatas, dan kondisi ekonomi serta politik yang tidak menentu. Maka hal utama yang teramat penting adalah rekondisi situasi bangsa ini agar segala aspek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dapat berjalan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu pula diperlukan berbagai upaya dalam rangka penyadaran bela negara bagi para pemuda, upaya-upaya tersebut antara lain: 1. Memberikan kesempatan kepada pemuda untuk dapat aktif dalam berbagai event kebangsaan, seperti peringatan hari kemerdekaan dan peringatan hari-hari nasional lainnya. 2. Pembinaan keterampilan dan kekaryaan sehingga para pemuda dapat hidup mandiri sehingga mereka merasa mendapatkan perhatian dari pemerintah atau negara. 3. Memberikan fasilitas dan pembinaan bagi organisasi kepemudaan sehingga dengan itu mereka dapat lebih leluasa dalam mengembangkan potensi diri mereka. 4. Memaksimalkan pembelajaran PKn atau kewarganegaraan mulai dari sekolah dasar sampai pada perguruan tinggi. 5. Pemanfaat IT sebagai media sosialisasi bela negara. Sudah kita ketahui bersama bahwa pengguna IT sebagian besar adalah pemuda dan remaja.

Hakikat dari kelima strategi di atas pada dasarnya adalah bagaimana agar para pemuda merasa mendapatkan perhatian dari pemerintah terhadap apa yang mereka minati serta mereka merasa mendapatkan penghargaan terhadap apa yang telah mereka lakukan selama ini.

C.

Tindakan Ideal Pemuda Dalam Rangka Bela Negara di Era Reformasi Era reformasi merupakan era yang memberikan jaminan kepada setiap warga negara untuk melakukan segala sesuatu yang sudah menjadi hak mereka selama tidak melanggar peraturan perundang-undangan. Begitu pula dengan para pemuda, pemuda mempunyai berbagai ragam kesempatan untuk mengembangkan segala potensi yang mereka miliki untuk kepentingan diri mereka terlebih lagi jika hal tersebut merupakan hal yang bermanfaat bagi masyarakat banyak. Bela negara dalam konteks kekinian mempunyai cakupan pengertian yang sangat luas, segala tindakan dan perbuatan yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara yang secara tidak langsung telah membantu ketahanan negara adalah termasuk di dalamnya. Hal ini membuka peluang besar bagi pemuda untuk turut andil dalam bela negara sesuai dengan potensi dan keterampilan yang mereka miliki. Potensi yang dimiliki oleh pemuda kita saat ini merupakan asset bangsa yang tidak ternilai dalam rangka pertahanan dan ketahanan nasional. Sudah terbukti bahwa para pemuda kita memiliki potensi dalam berbagai sector kehidupan, baik itu ekonomi, budaya, pendidikan, IT, pertanian,

olahraga dan sebagainya. Semua itu apabila dikembangkan dengan baik maka akan menjadi sebuah kekuatan besar bagi bangsa kita untuk bertahan dan bersaing dengan negara-negara lain. Secara sederhana, hal-hal yang dapat dilakukan oleh pemuda dalam rangka bela negara adalah sebagai berikut: 1. Pengembangan potensi yang dimiliki secara optimal sehingga menjadi individu-individu yang memiliki daya saing yang tinggi baik dalam lingkup local maupan internasional. 2. Menciptakan situasi dan kondisi berbangsa yang aman dan damai dengan senantiasa mengedepankan budaya toleransi terhadap sesama. 3. Memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga tidak akan salah dalam setiap pengambilan tindakan, 4. Berperan aktif dalam setiap upaya pembangunan bangsa, tentunya sesuai dengan profesi yang mereka miliki. 5. Mengembangkan kembali budaya local yang hampir tergerus oleh budaya barat yang selama ini telah mendominasi kehidupan masyarakat kita.

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan B. Saran

Si Encep budak kelas opat SD keur gundem catur jeung bapana. Encep : "Pa, Encep enjing bade ulangan Matematika. Pami Encep kenging peunteun 10, bapa bade masihan naon ka Encep?" Bapa : "Bapa bade masihan duit saratus rebu..!" Encep : "Alim ah saratus rebu mah, sarebu wae nya, Pa?" Bapa : "Naha, Cep?" Encep : "Saratus rebu mah cape ngetangna.."

Maung jeung Uncal (bodor si cepot)
Hiji poe leuweung nu sakitu legana kaduruk nepi ka cai ge garing bakating ku panasna seuneu. sasatoan kabeh mencar kalabur kaluar, teu nyesa hiji hijieun acan. Sanggeus kahuruan tinggal haseupna tina jeuro guha kaluar indung jeung anak maung. "Ma..aden lapar" anak maung ka indungna "Nya ke urang..." can ge beres nyarita, ti tukangeun kaluar oge uncal ti jeuro guha, singhoreng uncal jalu nu ngilu nyumput. "Ma itu uncal..udag ma aden hayang daging uncal" anak maung rada ngagareuwahkeun indungna anu reuwaseun. Indung maung teu talangke langsung luncat ngudag eta uncal. Uncal anu leuwih leutik leuwih lincah tibatan maung, ngan satarik tarikna ge sato nu geus nahan lapar jeung hawa panas duanana beuki laun, ngan sakadang uncal gancang manggih jalan manehna lulumpatan ngaliwatan tangkal kai nu rekep, maung bati ku nafsu teu bisa newak bae beunang kadeoh, manehna muru uncal ngan..awak maung tungtungna nyelap na sela tangkal. Kanyahoan maung teu bisa ojah, uncal nguriling balik deui. abong jalu sanajan uncal boga pikiran cabul. "Ah..bae sagalakna maung, da ti tukang mah angger we maung bikang" uncal ngomong sorangan. geus kitumah maung teh diopi ku uncal. geus beres uncal terus lumpat deui bari heheotan..(aya kituh uncal nga heot). Geus bisa leupas maung balik deui ka anakna. "Ma...ma..kumaha SI UNCAL teh beunang...mana ma..aden lapar.."

Indung maung kadon jamutrut ka anakna " eh...ari maneh tong susa sisi PAPIH kituh!!!"

BANGKONG JEUNG KODOK
Mang Juned poe eta kadatangan tamu dulurna pak Kosim ti Jakarta, kabeneran manehna jeung pak Kosim boga budak saumuran kira-kira 5 taunan. basa mang Juned keur ngobrol jeung pak Kosim di teras imah, anakna keur uplek maen koleci jeung anak pak Kosim. Keur anteng maen koleci, ujug-ujug gejlo weh aya bangkong luncat ka deukeut barudak nu keur maen koleci, atuh barudak teh rareuwaseun. Anak mang Juned: "Ih, awas aya bangkong, aya bangkong" Anak pak Kosim : "Idih, ada kodok, ada kodok" Anak mang Juned: "Yeeh, tong di kodok, geuleuh" Atuh mang Juned jeung pak Kosim nu ngadengekeun sing cakakak

Copet Bandung
Category: Bobodoran Sunda
Hiji mangsa si sueb indit ka bandung naek bis.Maklum,na bis sok padedet ku muatan ari ges pinuhmah,nya si sueb teu kabagean jok kapaksa manehna nangtung. Keur anteng manehna ngalamun torojol aya copet kakarayapan kana pesak calanana,kabeneran pesak calana si sueb teh ges soeh(robek),trus manehna ngomong kieu, Sueb : "Sok sia rek maling naon?" Copet: "Heunteu mang," Sueb : "Sok mending digorowoken copet,atawa mendingan tuluy usapan bobogaan aing." Copet: "..?@/???Ehm..."

Jiang Zemin Orang Garut ?
Category: Bobodoran Sunda
Kabayan : "Abah kenal teu ka Jiang Zemin ?" Abah : "Nya apal atuh, mantan Presiden Cina sampai Maret 2003" Kabayan : "Uiii hebat euy ..." Abah : "Abah teaaa ....", bari ngusapan kumis bakat ku bangga Kabayan : "Bejana Jiang Zemin teh aslina orang Garut nya Bah." Abah : "Ah... ceuk sahaaa ...??" Kabayan : "Da ngaran aslina mah cenah Ujang Jamin, ngumbara ka Cina ganti ngaran jadi Jiang Zemin ... hehehe ... Kabayan tea..." bari gura-giru ngaleos Abah : "Dasar si borokokok !!"

Poe Jumaah
Category: Bobodoran Sunda
Isak : "Rus, ari ayeuna poe naon?" Rusdi : "Poe Kemis" Isak : "Ari isukan"? Rusdi : "Poe Jumaah" Isak : "Ari geus Jumaah?" Rusdi : "Nya balik atuh Sak, piraku cicing wae di mesjid". Isak : "Pinter geuning Rusdi mah." (Rusdi jeung Isak tingserengeh, dibaturan ku nu maca)

Basa Bapa-Bapa Balanja Ka Palasar
Category: Bobodoran Sunda
Basa na Salasa jam dalapan Mang Dadang ngahaja jalan ka pasar Majalaya hayang balanja lalab-lalaban jang sarapan. Barang datang ka pasar nyampak kang Dana mamawa anakna balanja kalapa salapan. Mang Dadang :"Naha kang balanja kalapa? Kan kang Dana aya tangkalna dalapan?" Kang Dana :"Ah … nya jang babawaan ka bapa mang, bapa saya hayang martabak kalapa…mang Dadang balanja lalab? Mana samarana?"

Mang Dadang :"Aya tah laja ... salam." Kang Dana :"Naha laja salam, mang Dadang tara masak nya? Tah bawa kalapa jang lalab mah." Mang Dadang :"Nya lah ngajaran dahar lalab aya kalapaan …. mangga Kang." Kang Dana :"Mangga…." Mang Dadang kapaksa mamawa kalapa, padahal kahayangnamah mamawa samangka sakaranjang jang anak-anakna. Kang Dana mapay-mapay jalan satapak, rada hanjakal mamawa kalapana ngan dalapan... TAMAT... dadaaaah

GIGITEKAN
Category: Bobodoran Sunda
Mang Asep urang kampung bau lisung ngumbara ka Jakarta jadi tukang bangunan. Hiji waktu manehna datang ka dokter gigi cenahmah nyeri huntu. Dokter Gigi : "Kenapa giginya mang..?" Mang Asep : "Gigi saya koropok, cabut saja Dok" Dokter Gigi : "Coba buka mulutnya...", si dokter teh bari terus mariksa huntu Mang Asep. Beres dipariksa terus huntu Mang Asep dicabut bari getih kaluar tina gusina. Tuluy si Dokter teh nyelapkeun kapas kana huntu Mang Asep nu masih getihan." Dokter Gigi : " Gigi tekan..." Mang Asep kalahka ngagual geolkeun bujurna kawas Inul keur ngebor.....dikirana sina GIGITEKAN Dokter Gigi : " ..??%@%& ..."

Angkot Jeung Ojeg
Category: Bobodoran Sunda
Di hiji jalan aya angkot jeung ojeg silih siap. Duanana katinggali pada-pada napsu hayang nyusul. Nepi ka hiji pengkolan duanana eureun sakaligus. Supir angkot kaluar tina mobilna, bari langsung sosorongot ka tukang ojeg, "Kunaon sia ngudag-ngudag aing?" "Ari sia, kunaon ngudag-ngudag aing oge?", jawab tukang ojeg.

"Aing mah diudag pulisi", ceuk supir angkot. "Aing oge," jawab tukang ojeg.

Ditilang Bapa Polisi
Category: Bobodoran Sunda
Waktu eta teh s “Bedul" ngangge motor bade ka kota pas di parapatan aya sora nu niup piriwit. Teu disangka nu niup piriwit teh ya eta polisi, si Bedul teuinang mokaha maneh na komplit make helem ieuh. Langsung be maneh na eren. Terus yampeurkeun eta polisi nu ngaeureun keun manehna Bedul: "Ku naon pa abi di eureun keun??" Polisi: "Arek mariksa" Bedul : "Mariksa naon ?? Da abi mah teu nyandak NARKOBA……….. Polisi: "lain eta maksud saya mah" Bedul: "Atuh naon ? Lain eta mah make di pariksa sagala" Polisi: "Ari SIM na mana ??" Bedul: "Oh eta maha bi can gaduh pa!" Kacaritakeun s Bedul di tilang be ku polisi. Hiji mansa s bedul mawa motor deuio ngaliwat parapatan deui. Si Bedul teu reuwaseun da mokaha maneh na ayeuna mah bogaeun SIM Langsung maneh na eureun Bedul: "Aya naon deui pa ??? SIM aya .... motor komplit Naon deui pa?" Polisi: "maneh teu pakai helem... Kapaksa ku saya maneh di tilang..." Poe isuk na Si Bedul leumpang alias jalan jalan sorangan. Pas kabeuneuran papanggih jeung polisi nu sok. Biasa nilang maneh na.Celetuk sibedul nanya ka eta polisi Bedul: "Pa? Ku naon abi teu dipariksa ku bapa? SIM aya helem di angge" Polisi: "Maneh na teu mawa motorrrrrrrrrrrra???" Bedul: "Ohhh euya ya... geuning aing bolohoy!" Si Bedul ngaleos eraeun bari maneh na neunggeulan sirah sorangan...

Lurang Jeung Ulis II
Category: Bobodoran Sunda
Bupati : "Lurah, ari mushola di desa lurah aya sabaraha ?" Lurah : "Lis, mushola di urang aya sabaraha lis?" Ulis : "Lima pa lurah" Lurah : "Lima pa bupati" Bupati : "Lurah, ari madrasah aya sabaraha?" Lurah : "Lis, lis, ari madrasah aya sabaraha?" Ulis : "Aya dua pa lurah" Lurah : "Aya dua pa bupati" Bupati (rada ambek) : "Na ari lurah, ditanya teh bet nanya deui ka si ulis, naha teu apal jumlah masjid-masjid acan. Cing ayeuna kuring rek nanya deui, ari ngaran ki lurah saha?" Lurah : "Lis..lis..ari ngaran bapa saha?"

Ratu Gosip
Category: Bobodoran Sunda
Tante Genjréng dikomplekna katelah ratu gosip, unggal poe teu eureun ngomongkeun batur, tapi saprak bulan puasa kabiasaan eta mimiti ngurangan, lantaran lamun nek ngagosip cenah sok inget kapiwurukna ustad Jali, ulah sok ngomongkeun batur, pamali cenah jeung deui bakal ruksak pahala puasana. Enya we, basa aya acara arisan diimahna ibu Edoh, manehna teu ngomongkeun batur, tapi kalahka ngomong kieu. "Eh... ibu ibu... tos tarerang teu... bejana genderewo kaperegok bobogohan jeung kuntilanak nepi kasubuh, malahan cenah ayeuna kuntilanak teh geus ngandeg tilu bulan, padahal genderewo teh kanyahoan geus buntutan, karunya nya kuntilanak diculeoskeun!"


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:15154
posted:12/12/2009
language:Indonesian
pages:16