086_Modul 2 KD 1.2. Dasar-Dasar Sistem Jaringan

Document Sample
086_Modul 2 KD 1.2. Dasar-Dasar Sistem Jaringan Powered By Docstoc
					Modul 2: DASAR-DASAR SISTEM JARINGAN Standar Kompetensi:
1. Memahami dasar-dasar penggunaan internet/intranet

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
KELAS IX SMP NEGERI 1 BLEGA

Kompetensi Dasar:
1.2. Mendeskripsikan dasar-dasar sistem jaringan di internet/intranet.

Tujuan
Peserta didik mampu : • Memahami berbagai topologi jaringan komputer • Menjelaskan pengertian Server dan Client • Memahami penggunaan protokol-protokol dalam internet • Memahami domain dan addressing (IP address) • Memahami DNS server dan DHCP server

Oleh : Achmad Taufiqurrohman, SST.Par Website : http://elraz.co.cc Email : petthok@yahoo.com petthok.at@gmail.com

PENDAHULUAN Jaringan komputer terjalin antara komputer satu dengan lain melalui suatu media penghubung dan beberapa peralatan lain. Komponen-komponen jaringan komputer minimal antaralain: - Komputer - Media penghubung (kabel atau gelombang radio) - Switch/ Acces Point. - Router (untuk menghubungkan antar LAN atau LAN dengan Internet). A. CAKUPAN JARINGAN Jaringan komputer dapat dibagi menjadi 3 (tiga) bagian jika dilihat dari wilayah cakupannya. Bagian-bagian tersebut antara lain: 1. LAN (Local Area Network) LAN merupakan jaringan komputer dengan ruang lingkup terbatas (area lokal). Tipe jaringan ini banyak dipakai pada gedung perkantoran, warnet, Lab komputer sekolah, rental komputer, dsb. Sebuah LAN dapat dibangun dengan minimal 2 (dua) unit komputer.

Gbr. 1.1 Local Area Network
Sumber: sabdo.files.wordpress.com

Gbr. 1.2 Wireless LAN
sumber: Computer Desktop Encyclopedia

2. MAN (Metropolitan Area Network) MAN merupakan jaringan komputer dengan ruang lingkup yang cukup jauh. Tipe ini digunakan untuk membangun jaringan komputer antar gedung, dalam satu kota, atau antar kota yang berada pada jangkauannya. Jaringan in biasanya digunakan oleh perusahaanperusahaan besar seperti perbankan, BUMN, dll.

Modul 2 | Dasar-Dasar Sistem Jaringan

1

Gbr. 2 Metropolitan Area Network
Sumber: www.ecoband.net

3. WAN (Wide Area Network) Jaringan ini merupakan jaringan yang terbesar karena mencakup radius antar negara bahkan benua tanpa batasan geografis seperti jaringan lain. Dalam beberapa hal, WAN dapat dikatakan Internet

Gbr. 3 Wide Area Network
Sumber: www. computernetworks.com

B. TOPOLOGI JARINGAN Secara sederhana topologi jaringan dapat dikatakan sebagai bentuk jaringan yang diterapkan. Jaringan komputer memiliki banyak jenis topologi, namun ada 3 jenis topologi yang umum dipakai 1. Topologi Bus Pada topologi bus seluruh komputer terhubung pada sebuah bus berupa kabel. Cara kerja topologi ini adalah dengan mengirim dan menerima informasi disepanjang bus tersebut yang melewati semua komputer.

Modul 2 | Dasar-Dasar Sistem Jaringan

2

Gbr. 4 Topologi Bus
Sumber: sinauonline.50webs.com

Kelemahan topologi ini: - Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil - Sering terjadi tabrakan data saat lalu lintas jaringan padat - Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi. - Jarak terbatas Kelebihannya: - Hemat kabel - Kecepatan pengiriman tinggi - Layout kabel sederhana - Mudah dikembangkan (jumlah komputer bisa ditambah/dikurangi tanpa mengganggu komputer lain yang sedang berjalan) 2. Topologi Ring Topologi token-ring (sering disebut ring saja) adalah bentuk jaringan komputer yang berbentuk ring (lingkaran) jaringan ini kemudian disebut loop. Topologi ini bekerja dengan cara mengirim paket data secara langsung sepanjang jaringan. Paket data yang diperoleh akan diperiksa alamatnya oleh komputer yang dilewati. Data akan diterima apabila memang untuk dirinya, dan jika bukan akan diteruskan ke dalam jaringan untuk diterima dan diperiksa oleh komputer berikutnya.

Gbr. 5 Topologi Ring
Sumber: www.geocities.com

Kelemahan topologi ini: - Jika terjadi gangguan di satu titik, maka akan berpengaruh keseluruh komputer. - Sulit dalam penambahan atau pengurangan komputer. Kelebihannya: - Hemat kabel.
3

Modul 2 | Dasar-Dasar Sistem Jaringan

-

Laju data tinggi, tidak ada collision tabrakan pengiriman data karena tidak ada 2 atau lebih komputer yang dapat mengirimkan data pada saat yang bersamaan. Dapat melayani lalulintas padat.

3. Topologi Star Pada topologi ini, setiap komputer terhubung dengan sebuah concentrator (berupa switch / hub atau access point) melalui kabel atau gelombang radio. Concentrator bertindak sebagai pengatur dan pengendali lalulintas data.

Gbr. 6.1 Topologi Star dengan media kabel
Sumber: sinauonline.50webs.com

Gbr. 6.2 Topologi Star dengan media gelombang
Sumber: koleksi pribadi

Kelemahan topologi ini: - Boros kabel - Kesulitan perawatan jika komputer banyak - Concentrator jadi elemen kritis (jika rusak maka seluruh jaringan akan putus) Kelebihannya: - Paling fleksibel (penambahan / pengurangan komputer mudah) - Keamanan data tinggi - Kemudahan instalasi kabel C. MANFAAT JARINGAN Manfaat-manfaat jaringan antara lain: 1. Sharing Data (berbagi data) Setiap komputer dalam jaringan dapat menggunakan file atau dokumen yang tersimpan di komputer lain, sehingga akan memudahkan pekerjaan kita. 2. Sharing hardware (berbagi perangkat keras) Dalam suatu jaringan kita bisa memanfaatkan perangkat keras yang terpasang di komputer lain, seperti CD/DVD-Rom, hardisk, printer, bahkan RAM dan prosesor, sebagaimana layaknya terpasang di komputer kita sendiri. 3. Sharing koneksi internet Dengan jaringan pula kita bisa membagi koneksi internet dari 1 komputer kepada komputerkomputer lain

Modul 2 | Dasar-Dasar Sistem Jaringan

4

D. SERVER DAN CLIENT Komunikasi data dalam jaringan selalu melibatkan 2 komputer. Komputer satu akan disebut dengan server sementara yang lain disebut client. Komunikasi antar keduanya dilakukan melalui sejumlah aturan-aturan yang disebut protokol. Terdapat beberapa macam jenis protokol tergantung dari layanan yang diberikan oleh server. Komputer Server adalah komputer yang menawarkan suatu layanan tertentu kepada komputer atau jaringan lain. Beberapa jenis server antara lain: 1. File server (server file), server file menyediakan layanan penyimpanan dan penemuan kembali (retrieval) file-file. Layanan ini menggunakan protokol FTP (File Transfer Protocol). Untuk mengakses layanan ini kita bisa memakai program aplikasi seperti filezilla, winscp, dll. 2. Print server, server ini menyediakan perangkat printer yang bisa digunakan oleh seluruh komputer dalam jaringan. Layanan ini menggunakan protokol PSP (Printserver Protocol). Print server biasanya terdapat pada jaringan loka (LAN). Tidak dibutuhkan aplikasi khusus untuk mendapatkan layanan ini. selama komputer kita terhubung pada print server, kita bisa melakukan pencetakan dari berbagai aplikasi di komputer kita. 3. Webserver, server ini menyediakan layanan web (www) baik di internet maupun intranet. Terdapat jutaan situs web di internet dan untuk mengaksesnya kita membutuhkan aplikasi web browser seperti Mozilla Firefox, Opera, Safari, Chrome, dan Internet Explorer. 4. Mail server, server ini menyediakan layanan email. Contoh mail server di internet adalah http://mail.yahoo.com, www.gmail.com, www.hotmail.com, dll. Server-server ini menyediakan layanan email berbasis web (www). Dengan protokol http. Sedangkan mail server yang berbasis protokol POP (Pos Office Protocol) / SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) biasanya terdapat di intranet. Untuk mengakses layanan email yang berbasis web kita cukup menggunakan web browser. Sedangkan untuk layanan email yang berbasis POP/SMTP kita butuh program aplikasi seperti Thunderbird, Evolution, atau Microsoft Outlook 5. VoIP server, server ini menyediakan layanan komunikasi suara via internet dengan memakai berbagai protokol seperti protokol H.323 dan SIP (Session Initiation Protocol) yang digunakan pada server voip-rakyat (www.voiprakyat.or.id), dan protokol HTTP pada server skype (www.skype.com). Aplikasi skype diperlukan bila kita menggunakan layanan VoIP dari skype, sedangkan untuk voip-rakyat kita hanya butuh perangkat telpon PABX atau komputer yang dilengkapi dengan microphone dan speaker. 6. IRC server, server ini menyediakan layanan chatting via internet dengan memakai protokol IRC (Internet Relay Chat). Contoh server IRC di internet adalah: www.dal.net, www.undernet.org, dan www.ircnet.org. untuk mengkakses layanan ini kita bisa memakai program aplikasi mIRC yang bisa di download di www.mirc.com.

Modul 2 | Dasar-Dasar Sistem Jaringan

5

E. ADDRESSING (IP ADDRESS) DAN DOMAIN 1. Addressing/ Pengalamatan (IP Address)

Seperti tiap bangunan rumah dalam kehidupan sehari-hari, Internet juga sangat bergantung pada sistem pengalamatan. Setiap komputer di Internet memiliki satu alamat unik (yang tidak dimiliki oleh komputer lain), alamat ini berupa alamat numerik yang disebut sebagai alamat IP Address (lebih sering disebut IP). Alamat numerik ini dibagi dalam empat bagian yang dipisahkan oleh “dot” (tanda “titik”), untuk lebih jelasnya amati contoh berikut : Contoh: 192.105.232.4 192 105 232 4 menunjukkan daerah geografis menunjukkan organisasi atau perusahaan menunjukkan grup komputer menunjukkan komputer yang dituju.

Setiap paket yang dikirimkan oleh protokol berisi alamat IP komputer pengirim dan alamat IP komputer penerima. Berdasarkan alamat-alamat IP ini, alat khusus yang disebut router akan mengirimkan paket-paket ini melewati Internet sampai kepada komputer tujuan. IP Public (IP di Internet) IP-IP yang beredar di internet merupakan IP Public. IP Public tidak ada yang sama diseluruh dunia. Bila kita berlangganan Internet misalnya dari telkom Speedy, kita akan diberikan sebuah IP public oleh ISP yang dalam hal ini adalah telkom. IP ini melekat pada router ADSL yang kita dapat dari telkom saat mendaftar, bukan pada komputer kita. Dengan IP di router inilah kita menjelajah dunia internet.

Gbr. 7 Router ADSL SMPN 1 Blega. Di alat inilah IP public sekolah kita melekat
Sumber: koleksi pribadi

Modul 2 | Dasar-Dasar Sistem Jaringan

6

IP Private (IP di Jaringan Lokal/LAN) Demikian pula di jaringan lokal (LAN), setiap komputer memiliki IP. Alat khusus yang disebut Switch (pada jaringan kabel) atau Access Point (pada jaringan gelombang/wireless) akan mengirimkan paket-paket ini sampai kepada komputer yang dituju.

Gbr. 8 Switch dan Access Point di SMPN 1 Blega
Sumber: koleksi pribadi

Untuk mendapatkan IP di jaringan lokal kita bisa men-set-nya secara manual. Berikut adalah daftar IP private yang bisa kita berikan untuk komputer di jaringan lokal: Jaringan besar Jaringan sedang Jaringan kecil : 10.0.0.1 hingga 10.255.255.254 : 172.16.0.1 hingga 172.31.255.254 : 192.168.0.1 hingga 192.168.255.254 (IP inilah yang dipakai unutk jaringan komputer sekolah kita)

Kesulitannya adalah bila jumlah komputer banyak akan sangat menyita waktu. Akan lebih baik bila kita men-set IP secara otomatis kita bisa menggunakan sebuah komputer yang difungsikan sebagai DHCP server. Server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) akan memberikan IP secara otomatis pada setiap komputer yang terhubung kepadanya, tidak peduli berapapun jumlah komputer yang ada.

Gbr. 9 Server jaringan di SMPN 1 Blega difungsikan sebagai firewall, Proxy, DHCP server, dan DNS server.
Sumber: koleksi pribadi

Selain komputer, ADSL Router dan Access Point juga dapat berfungsi sebagai DHCP server.

Modul 2 | Dasar-Dasar Sistem Jaringan

7

2.

Domain

Penggunaan IP Address ternyata tidak semudah yang dibayangkan, alamat numerik ini lebih sulit untuk dihafalkan dan digunakan. Manusia akan sulit menghafal IP address 74.125.45.100 dibanding dengan “www.google.com”. Atau IP address 69.147.114.224 dibanding dengan “www.yahoo.com”. Nah, dua alamat itu (www.google.com dan www.yahoo.com) kita sebut domain. Singkat kata domain merupakan nama text untuk sebuah alamat IP. Tata cara penamaan komputer di internet menggunakan suatu standard yang dinamai Domain Name System (DNS). DNS diciptakan untuk mempermudah manusia untuk mengetahui suatu host/komputer tertentu dan mengetahui dimanakah dia berada. Beberapa istilah yang perlu kalian ketahui dalam DNS, antara lain: Top-Level Domains, Domain, dan Subdomain. Top-Level Domains (TLD) Top-Level domain secara sederhana dapat dikatakan sebagai identitas dari sebuah situs. Beberapa (TLD) internasional yang terdaftar antara lain: .com .org .gov .sch .edu .net .mil .tv (dibaca dot kom) untuk situs komersil untuk situs organisasi non pemerintah untuk situs instansi pemerintah untuk situs lembaga sekolah untuk situs perguruan tinggi untuk situs institusi yang menyediakan layanan network untuk situs institusi militer untuk situs stasiun televisi

DNS juga mengenal TLD berdasarkan negara (Indonesia: .id) Contoh: (TLD di Indonesia) .co.id situs komersil .or.id situs organisasi .go.id situs instansi pem .sch.id situs sekolah .ac.id situs perguruan tinggi .mil.id situs instansi militer .web.id situs perorangan/pribadi Beberapa TDL negara-negara lain: Jepang (.jp), Malaysia (.my), Singapura (.sg), Australia (.au), Amerika (.us), Kanada (.ca), Cina (.ch), dan sebagainya. Domain Secara sederhana domain dapat dikatakan lembaga/organisasi yang memiliki situs itu, seperti: Yahoo, Google, jawapos, facebook, dan sebagainya.

-

Subdomain Beberapa situs yang menawarkan beberapa layanan berbeda akan mencantumkan layanan itu pada url (alamat situs) sebagai subdomain. Contoh mail.yahoo.com layanan email dari yahoo photos.yahoo.com layanan penyimpanan foto dari yahoo dsb

Modul 2 | Dasar-Dasar Sistem Jaringan

8

untuk lebih jelasnya tentang TLD, Domain, dan Subdomain, perhatikan beberapa alamat situs (alamat situs kemudian disebut dengan URL / Uniform Resource Locator) berikut: URL http://www.toko.baliwae.com http://www.mail.yahoo.com http://www.id.wikipedia.org http://www.indonesia.go.id http://www.jawapos.co.id http://www.ipcop.web.id TLD .com .com .org .go.id .co.id .web.id Domain Baliwae Yahoo Wikipedia Indonesia jawapos ipcop Subdomain Toko Mail Id -

Sedangkan www menandakan bahwa server tersebut adalah server web dan http:// menandakan bahwa protokol yang digunakan adalah protokol http. http://www biasanya tidak perlu kita ketik. Web browser sendiri yang akan melengkapi.

Ketika kita mengetikkan sebuah url di web browser untuk berkunjung ke situs tersebut, sebuah DNS Server akan bekerja menterjemahkan urls tersebut menjadi alamat IP dari server situs yang dituju. Dengan adanya DNS server kita tidak perlu mengetik IP 74.125.45.100 untuk menuju ke www.google.com atau IP 69.147.114.224 untuk berkunjung ke www.yahoo.com.

Modul 2 | Dasar-Dasar Sistem Jaringan

9

REFERENSI: Buku: Naproni, ST. Membangun LAN dengan Windows XP. PT. Elex Media Computindo. Jakarta: 2007. Rachman, Oscar. TCP/IP dalam Dunia Informatika dan Telekomunikasi. Informatika. Bandung, 2008.

Internet: http://sinauonline.50webs.com http://faculty.petra.ac.id/dwikris/home.html http://www.hpl.hp.com/techreports/Compaq-DEC/WRL-TN-4.pdf http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/VoIP_Merdeka http://id.wikipedia.org http://www.irchelp.org/irchelp/networks/servers/ http://unilanet.unila.ac.id/~gigih//index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=47 http://www.forumsains.com/teknologi-informasi/pengenalan-voip/

Modul 2 | Dasar-Dasar Sistem Jaringan 10


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:3931
posted:12/11/2009
language:Indonesian
pages:10
Iphon P Iphon P iTech www.devendier.com
About Deep inside