Docstoc

Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Ekonomi Lokal

Document Sample
Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Ekonomi Lokal Powered By Docstoc
					Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Ekonomi Lokal

Materi
• • • • • • • • • • Pembangunan Ekonomi Lokal Komponen Pembangunan Ekonomi Lokal Mengapa Pemberdayaan? Upaya Memberdayakan Masyarakat Strategi Utama Pemberdayaan Masyarakat Peranan Pemerintahan Daerah Peranan LSM Peranan Koperasi Peranan Pendamping Penyempurnaan Mekanisme Pembangunan
www.dadangsolihin.com 2

Drs. H. Dadang Solihin, MA

Jakarta, Jakarta 7 Mei 2007

Pembangunan Ekonomi Lokal
• • Usaha untuk penguatan daya saing ekonomi lokal untuk pengembangan ekonomi daerah. Proses di mana pemerintah lokal dan organisasi berbasis masyarakat terlibat dalam mendorong, merangsang, atau memelihara aktivitas usaha dan atau penciptaan lapangan k j i t l kerja. Sebagai solusi dalam pemulihan dan pengembangan perekonomian nasional, nasional terutama dalam pendayagunaan potensi ekonomi di masing-masing daerah dengan p y yang berbasis pada sumberdaya y g dimiliki oleh masyarakatnya masing-masing.

Komponen Pembangunan Ekonomi Lokal
1. Kelompok Sasaran/ Target Groups 2. Lokasi/ Location Factors 3. Kesinergian/ Policy Focus and Synergy 4. Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development p 5. Tata Pemerintahan/ Governance 6. Manajemen Proses/ Process Management
3 www.dadangsolihin.com

Dunia usaha lokal Business start startups

•

Need Empowerment...! E t !

www.dadangsolihin.com

4

Mengapa Pemberdayaan?
Konsep Pertumbuhan • Pembangunan dipandang sebagai proses yang berkesinambungan dari p g peningkatan p g pendapatan riil p per kapita melalui peningkatan jumlah dan produktivitas sumber daya. Konsep Pemberdayaan Masyarakat • Konsep pembangunan ekonomi yang merangkum nilainilai sosial. il i i l • Konsep ini mencerminkan paradigma baru pembangunan, yakni yang bersifat "people-centered, people centered, participatory, empowering, and sustainable" (Chambers, 1995).
www.dadangsolihin.com 5

Upaya Memberdayakan Masyarakat
1. 1

Enabling Menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan p potensi masyarakat berkembang. y g Empowering Memperkuat potensi atau daya yang dimiliki oleh masyarakat. Protecting Mencegah terjadinya persaingan yang tidak seimbang seimbang, serta eksploitasi yang kuat atas yang lemah.
www.dadangsolihin.com 6

2.

3.

Strategi Utama Pemberdayaan Masyarakat
1. Pemberdayaan Masyarakat (Community Empowerment) E t) 2. Perluasan Kesempatan (Promoting Opportunity) 3. Pengembangan P li d 3 P b Perlindungan S i l (E h Sosial (Enhancing S i l i Social Security)

1. Pemberdayaan masyarakat (community empowerment), meliputi:
a. Pembentukan ikli demokrasi d partisipasi P b t k iklim d k i dan ti i i secara umum di tingkat nasional sampai desa, sampai menjadi nilai y g inheren p p j yang pada setiap p tindakan dalam program pemberdayaan masyarakat; demokrasi memungkinkan pelebaran makna permasalahan dari lapisan bawah kepada elite masyarakat; Desentralisasi da kemandirian da a ese a sas dan e a d a dalam pengambilan keputusan agar masalah dan penyelesaiannya memiliki akar empiris yang kuat; hal ini meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam upaya pemecahan masalah pembangunan;
www.dadangsolihin.com 8

b b.

www.dadangsolihin.com

7

Lanjutan… Lanjutan
c. c d. Peningkatan kemampuan pemerintah pusat dan daerah dalam melayani kebutuhan penduduk miskin dan marjinal; Keberlanjutan program atau proyek dengan memfasilitasi gerakan masyarakat dalam memelihara maupun meningkatkan hasil p g p g program dan p y proyek tersebut; Penyediaan fasilitator untuk menggerakkan kehidupan kelompok dan masyarakat lokal serta memberi lokal, pengetahuan manajerial; fasilitator juga berfungsi sebagai mediator untuk memungkinkan komunikasi yang setara dari penduduk miskin dan marjinal kepda pihak lainnya sehingga akses kepada penduduk miskin terbuka lebar;
www.dadangsolihin.com 9

2. Perluasan kesempatan (promoting opportunity), meliputi:
a. a b. Penyusunan kebijakan publik dalam bidang ekonomi, politik, sosial, dan budaya dialokasikan kepada lapisan miskin dan marjinal; Pembangunan prasarana dan sarana fisik di bidang transportasi, komunikasi, perumahan, kesehatan, terutama untuk daerah-daerah tertinggal; gg ; pembangunan fisik diarahkan untuk meningkatkan dan mempercepat perolehan impak kepada pe e ba ga ekonomi aya ; perkembangan e o o wilayah; Pemberian akses kepada lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga sosial, lembaga politik, lembaga budaya terutama kepada keluarga miskin budaya, dan golongan perempuan; dengan demikian lapisan bawah dan kelompok marjinal memiliki modal untuk bersaing dalam kehidupan modern;
www.dadangsolihin.com 10

e.

c.

3. Pengembangan perlindungan sosial (enhancing social security), meliputi:
a. a b. Pemberian legalitas kepada properti penduduk miskin agar bisa digunakan sebagai modal kerja dan perolehan kredit mikro/kecil; Pembentukan atau penguatan kelompok atau organisasi secara modern agar penduduk miskin dapat memanfaatkan akses ekonomi, politik, sosial p ,p , dan budaya bagi peningkatan ketahanan sosial dan kesejahteraan masyarakat; Pembangunan jaringan kerjasama antara individu, individu lembaga/ kelompok swadaya masyarakat, lembaga pemerintahan, dan lembaga ekonomi; jaringan berguna untuk memperluas batas kemampuan individu atau kelompok, serta sebagai pertahanan dari krisis yang mungkin menghadang secara mendadak;
www.dadangsolihin.com 11

Peranan Pemerintahan Daerah
1. Memahami aspirasi rakyat d h 1 M h i i i k t dan harus peka t h d k terhadap masalah yang dihadapi oleh rakyat. 2. 2 Membangun partisipasi rakyat Artinya berilah rakyat. Artinya, sebanyak-banyaknya kepercayaan pada rakyat untuk memperbaiki dirinya sendiri. Aparat pemerintah membantu memecahkan masalah yang tid k d b t hk l h tidak dapat t diatasi oleh masyarakat sendiri. 3. 3 Menyiapkan masyarakat dengan sebaiknya, baik sebaiknya pengetahuannya maupun cara bekerjanya, agar upaya pemberdayaan masyarakat dapat efektif. Ini merupakan b i d i upaya pendidikan sosial untuk k bagian dari didik i l t k memungkinkan rakyat membangun dengan kemandirian.
www.dadangsolihin.com 12

c. c

Lanjutan… Lanjutan
4. 4 Membuka dialog dengan masyarakat Keterbukaan dan masyarakat. konsultasi ini amat perlu untuk meningkatkan kesadaran (awareness) masyarakat, dan agar aparat dapat segera membantu jik ada masalah yang tid k d t b t jika d l h tidak dapat diselesaikan sendiri oleh rakyat. 5. Membuka jalur informasi dan akses y g diperlukan j yang p oleh masyarakat yang tidak dapat diperolehnya sendiri. 6. Menciptakan instrumen peraturan dan pengaturan mekanisme pasar yang memihak golongan masyarakat yang lemah.

Peranan LSM
1. 1 LSM d dapat b t berperan sebagai: b i
pelaksana program pemerintah (mewakili pemerintah), dapat menjadi pembantu (konsultan) pemerintah, dan dapat juga menjadi pembantu rakyat dalam program pemerintah.

2. 2 LSM dapat pula mengembangkan programn a sendiri p la programnya dan bersinergi dengan program pemerintah. 3. 3 LSM diposisikan sebagai mitra pemerintah dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Tentunya yang dimaksudkan di sini adalah LSM yang murni dan bukan kepanjangan t k j tangan dari suatu k d i t kepentingan. ti

www.dadangsolihin.com

13

www.dadangsolihin.com

14

Peranan Koperasi p
1. Koperasi merupakan wadah ekonomi rakyat yang secara khusus dinyatakan dalam konstitusi sebagai bangun usaha yang paling sesuai untuk demokrasi ekonomi Indonesia. 2. Koperasi d 2 K i dapat merupakan wahana yang efektif bagi t k h f ktif b i upaya pemberdayaan masyarakat, dengan membangun manusia modern namun dengan g g dasar-dasar kekeluargaan dan kegotong-royongan yang menjadi ciri demokrasi Indonesia.

Lanjutan… j
3. Koperasi harus menjadi sasaran bagi pengembangan kelompok masyarakat yang sudah dapat melampaui tahap awal kerjasama dan kerja bersama dalam kelompok. 4. Kelompok d anggota-anggotanya harus b 4 K l k dan t t h benar-benar b dipersiapkan, agar bentuk koperasi dapat sungguh-sungguh menunjang upaya meningkatkan gg gg j g y g kegiatan usaha para anggota yang dilakukan secara bersama.

www.dadangsolihin.com

15

www.dadangsolihin.com

16

Peranan Pendamping
1. 1 Masyarakat pada umumnya mempunyai keterbatasan dalam mengembangkan dirinya. Oleh karena itu, diperlukan pendamping untuk membimbing dalam upaya memperbaiki k b iki kesejahteraannya. j ht 2. Pendamping bertugas menyertai proses pembentukan dan penyelenggaraan kelompok masyarakat sebagai p y gg p y g fasilitator, komunikator, ataupun dinamisator. 3. Lingkup pembinaan yang dilakukan para pendamping meliputi upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, yakni kualitas para anggota dan pengurus kelompok serta peningkatan kemampuan usaha anggota. anggota Untuk maksud tersebut, pendamping perlu tersebut mengenal dan mengadakan komunikasi yang intensif dengan kelompok.
www.dadangsolihin.com 17

Lanjutan… Lanjutan
4. Pendamping y g p p g yang paling efektif adalah dari anggota g gg masyarakat itu sendiri, yaitu anggota masyarakat yang telah lebih sejahtera dan telah berhasil dalam kehidupan dan kegiatan ekonominya. Selain itu, dapat p g y , p pula direkrut sarjana-sarjana untuk menjadi pendamping purna waktu. 5. 5 Selain itu pendamping dapat diambil dari petugas itu, lapangan pada tingkat kecamatan dan desa dari berbagai departemen dan lembaga kemasyarakatan. 6. Untuk d 6 U t k dapat melaksanakan t t l k k tugasnya secara efektif, f ktif pendamping harus siap bekerja setiap waktu, menghadiri pertemuan kelompok, mengorganisasikan program l tih latihan, serta membantu k l t b t kelompok d l k dalam memperoleh akses terhadap berbagai pelayanan yang dibutuhkan.
www.dadangsolihin.com 18

Penyempurnaan Mekanisme Pembangunan
1. Dilakukan 1 Dil k k mulai d i t h perencanaan, pelaksanaan, l i dari tahap l k dan pengendalian. 2. 2 Penajaman sasaran pembangunan dengan pengertian bahwa investasi pemerintah melalui bantuan dana, prasarana dan sarana benar-benar mencapai kelompok sasaran yang paling memerlukan sehingga li l k hi meningkatkan kegiatan sosial ekonomi masyarakat seca a be es a bu ga secara berkesinambungan. 3. Kelancaran dan kecepatan dalam penyaluran dana serta pembangunan prasarana dan sarana sehingga dapat segera di digunakan sepenuhnya oleh k l k h l h kelompok k masyarakat tepat jumlah dan tepat waktu sesuai dengan jangka waktu yang disediakan.
www.dadangsolihin.com 19

Lanjutan…
4. Membangun kesiapan masyarakat dalam menerima dan mendayagunakan dana, prasarana, dan sarana. y g ,p , 5. Masyarakat harus diberi kepercayaan untuk memilih kegiatan usahanya dan diberi bimbingan berupa pendampingan supaya berhasil berhasil. 6. Kemampuan masyarakat bersama aparat untuk meningkatkan nilai tambah dari investasi tersebut dan menciptakan ak m lasi modal akumulasi modal. 7. Kelengkapan pencatatan sebagai dasar pengendalian dan penyusunan informasi dasar yang lengkap, p y y g g p, operasional dan bermanfaat bagi evaluasi dan penyempurnaan program yang akan datang. 8. 8 Koordinasi untuk menyatukan berbagai upaya agar menghasilkan sinergi serta untuk menghindari tumpang tindih sehingga dapat dijamin efisiensi dalam upaya mencapai hasil yang optimal optimal.
www.dadangsolihin.com 20

Dadang Solihin’s Profile
Dadang holds a MA degree ( g g (Economics), University of ) y Colorado, USA. His previous post is Head, Center for Research Data and Information at DPD Secretariat General as well as Deputy Director for Information of Spatial Planning and Land Use Management at Indonesian National Development Planning Agency (Bappenas). Beside working as Assistant Professor at Graduate School of AsiaAsia Pacific Studies, Waseda University, Tokyo, Japan, he also active as Associate Professor at University of Darma Persada, Jakarta, Indonesia. He got various training around the globe included Advanced International globe, Training Programme of Information Technology Management, at Karlstad City, Sweden (2005); the Training Seminar on Land Use and Management, Taiwan (2004); Developing Multimedia Applications for Managers Kuala Managers, Lumpur, Malaysia (2003); Applied Policy Development Training, Vancouver, Canada (2002); Local Government Administration Training Course, os a, Japa (2001); and eg o a e e op e and a g a g Hiroshima, Japan ( 00 ); a d Regional Development a d Planning Training Course, Sapporo, Japan (1999). He published more than five books regarding local autonomous. You can reach Dadang Solihin by email at dadangsol@yahoo.com or by his mobile at +62812 932 2202
www.dadangsolihin.com 22

Terima Kasih

www.dadangsolihin.com

21


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:7764
posted:10/10/2008
language:Indonesian
pages:6
Description: Jakarta, 7 Mei 2007