Keragaman dan Kemiripan Struktur serta Karakteristik Negara-negara Berkembang by DadangSolihin

VIEWS: 11,446 PAGES: 11

FE-Universitas Darma Persada; Jakarta, 21 Maret 2005

More Info
									Keragaman dan Kemiripan Struktur serta Karakteristik Negara-negara Berkembang
n n n n

Klasifikasi Negara-negara Berkembang g g g
The UN’s system UN s World Bank’s system The UNDP s Human Development index UNDP’s The Physical Quality of Life index The OECD’s s stem system

Drs. H. Drs H Dadang Solihin MA Solihin,

n

FE-Universitas Darma Persada Jakarta, 21 Maret 2005
www.dadangsolihin.com 2

Menurut PBB
1.

Least Developed Countries, LDCs (Negara-negara Terbelakang)
n

2.

3.

Kelompok 44 negara paling miskin, yaitu negaranegara p g paling terbelakang ( g g (least developed), sering p ), g juga disebut negara-negara dunia keempat. Kelompok 88 negara yang sedang berkembang (developing nations) yang bukan pengekspor minyak. Kelompok 13 negara kaya yang merupakan pengekspor minyak anggota OPEC (Organi ation of min ak (Organization Petroleum Exporting Countries).

Negara negara Negara-negara berkembang yang paling miskin miskin, yang menurut ukuran Bank Dunia sekitar tahun 1997 hanya memiliki pendapatan per kapita kurang dari US$785 per tahun.

www.dadangsolihin.com

3

www.dadangsolihin.com

4

Menurut Bank Dunia berdasarkan GNP/kapita
n n n

World Bank (Bank Dunia) ( )
n

n

Low Income Countries: <US$785 Middle Income C Middl I Countries: >US$786<US$3,125 ti US$786 US$3 125 Upper Middle Income Countries: >US$3,126<US$9,655 >US$3 126<US$9 655 High Income Countries: >US$9,656. Kelompok ini sering diseb t Negara negara maj disebut Negara-negara maju atau negara-negara Dunia Pertama.

n

n

n

Sebuah lembaga keuangan internasional yang dimiliki l h di iliki oleh 181 negara anggotanya, d b t dan bermarkas k besar di Washington, D.C., Amerika Serikat. Salah satu tujuan utama pembentukannya adalah menyediakan dana-dana pembangunan yang sangat dibutuhkan oleh negara-negara Dunia Ketiga negara negara (khususnya yang tergolong paling miskin). Bantuan yang diberikan oleh Bank Dunia biasanya y g y berupa pinjaman-pinjaman dana lunak yang berbunga rendah dan bantuan teknik. Sebenarnya, dana-dana yang disalurkan oleh Bank Dunia tersebut merupakan pinjaman dari pihak-pihak lain. lain
www.dadangsolihin.com 6

www.dadangsolihin.com

5

First World ( i ld (Dunia Pertama) i )
n

Menurut UNDP:
Berdasarkan Human Development index
n

n

Negara-negara kapitalis Eropa Barat, Amerika Utara, Australia, Australia Selandia Baru dan Jepang yang dari segi Baru, ekonomi sudah sangat maju. Negara negara Negara-negara tersebut adalah yang pertama kali mengalami dan menikmati buah-buah positif pertumbuhan ekonomi jangka panjang y g j g j g yang berkesinambungan.

n

Human Development Index, HDI (Indeks Pembangunan Manusia) adalah sebuah indeks yang mencoba mengukur tingkat kemajuan pembangunan sosial dan ekonomi nasional di suatu negara, yang antara lain berdasarkan pada tolok ukur usia harapan hidup, tingkat pencapaian pendidikan dan hidup pendidikan, tingkat pendapatan per kapita riil yang telah diperhitungkan terhadap daya beli mata uang lokal.

www.dadangsolihin.com

7

www.dadangsolihin.com

8

The Ph i l Q li Th Physical Quality of Life index f Lif i d
Physical Quality of Life Index, PQLI (Indeks kualitas hidup secara fisik): Himpunan indikator sosial yang mencerminkan dan ea g u e ga de s penting ya g lebih rinci, g yang eb c, merangkum ketiga indeks pe yakni: 1. indeks usia harapan hidup (life expectancy at birth), 2. tingkat melek huruf (literacy rate), dan 3. tingkat kematian bayi (infant mortality rate).

www.dadangsolihin.com

9

www.dadangsolihin.com

10

The O C ’ system h OECD’s
n

Lanjutan…
1.

n

OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) atau kelompok negara negara industri negara-negara paling maju di dunia ini, yang bermarkas di Paris. OECD membagi negara-negara Dunia Ketiga negara negara Ketiga, termasuk yang bukan atau belum menjadi anggota PBB, menjadi empat kelompok besar: j

2.

Kelompok 61 negara yang berpenghasilan rendah (LICs low income countries) yakni (LICs, low-income countries), negara-negara yang pendapatan nasionalnya kurang dari US$650 per tahun. Termasuk pula dalam k l T k l d l kelompok pertama i i d k t ini, dua puluh sembilan negara paling terbelakang (LDCs, least-developed countries). ) Kelompok 73 negara yang berpenghasilan menengah (MICs, middle-income countries), yaitu negara negara negara-negara berkembang yang memiliki tingkat pendapatan per kapita antara US$785 hingga US$9.655 per tahun, menurut kriteria Bank Dunia pada tahun 1997 1997.

www.dadangsolihin.com

11

www.dadangsolihin.com

12

Lanjutan…
3.

3.

Kelompok negara industri baru (NICs, newly industrializing countries, yaitu sekelompok kecil negara berkembang yang sudah berhasil meraih kemajuan yang pesat atas usaha-usaha p pembangunan ekonominya, dengan p g y , g penekanan pada sektor industrinya yang sudah tumbuh besar dan dinamis serta mempunyai keterkaitan yang erat dengan sistem perdagangan, keuangan dan perdagangan investasi internasional. p g Beberapa contoh negara industri baru adalah Argentina, Brasil, Yunani, Korea Selatan, Meksiko, Portugal, Singapura, Spanyol, dan Taiwan. Kelompok 13 negara pengekspor minyak K l k k i k anggota OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries). p g )
www.dadangsolihin.com 13

Struktur Perekonomian Negara-negara Dunia Ketiga
1. 2. 2 3. 4. 4 5. 6. 7.

8.

Ukuran dan Tingkat Pendapatan. Latar Belakang Sejarah Sejarah. Karunia Sumber Daya Fisik dan Manusia. Komposisi Etnik dan Agama Agama. Arti Penting Relatif Sektor Pemerintah dan Swasta. Struktur Industri. Ketergantungan Eksternal: Ekonomi, Politik, dan Kultural. Struktur Politik, Kekuasaan, dan Kelompok Kepentingan.
www.dadangsolihin.com 14

2. Latar Belakang Sejarah

1. Ukuran dan Tingkat Pendapatan
n

n

Luas wilayah suatu negara, jumlah penduduknya, dan tingkat pendapatan per kapita nasionalnya merupakan determinan (faktor penentu) atas besar-kecilnya potensi ekonomi negara y g y p g yang bersangkutan, sekaligus merupakan faktor--faktor yang membedakan suatu negara berkembang dengan negara-negara Dunia Ketiga yang lain.

n

n

n

Hampir semua negara di Asia dan Afrika pernah dijajah oleh kekuatan kolonial Eropa Barat, bukan hanya Inggris dan Perancis, tetapi juga Belgia, Belanda, Jerman, Portugal, dan Spanyol. Spanyol Struktur perekonomian, pendidikan, dan lembaga-lembaga sosial yang ada di negara-negara jajahan tersebut biasanya dibentuk oleh bekas negara penjajahnya. Tentu saja pertimbangan utamanya adalah kepentingan si penjajah sendiri, bukannya negara-negara berkembang yang terjajah. Sebagai akibatnya, struktur warisan kolonial biasanya tidak g y y sesuai dengan kebutuhan atau kepentingan khas dari negaranegara berkembang itu sendiri. Sebagai contoh, negara-negara di Afrika yang baru saja memperoleh k l h kemerdekaannya h d k harus menyisihkan waktu d i ihk kt dan usaha yang begitu besar hanya untuk menangani masalahmasalah konsolidasi dan mengembangkan apa yang diwariskan oleh penjajah secara bertahap untuk memupuk perekonomian nasional serta struktur politik mereka sendiri. Konsekuensinya, mereka tidak sempat memberi perhatian yang memadai untuk mengupayakan pertumbuhan ekonomi secara cepat cepat.
www.dadangsolihin.com 16

www.dadangsolihin.com

15

Lanjutan…
n

Lanjutan…
n

n

n

n

Selama ini, kebijakan-kebijakan yang mereka terapkan lebih bersifat politis, yang antara lain dilakukan dalam rangka menyembuhkan luka-luka akibat penjajahan (sebagai salah satu contohnya adalah program "Afrikanisasi" secara cepat terhadap keseluruhan jajaran pegawai pemerintah, sipil maupun militer, di banyak negara Afrika). Kekuatan-kekuatan kolonial Eropa telah meninggalkan dampak abadi yang begitu dramatis terhadap struktur perekonomian dan politik atau institusional di bekas daerah-daerah jajahannya di Afrika dan Asia Asia. Hal itu terjadi melalui pengenalan tiga gagasan yang kemudian terbukti menimbulkan pengaruh yang begitu luas dan kuat, yaitu: kepemilikan pribadi pajak perseorangan dan keharusan pribadi, perseorangan, bahwa pajak itu harus dibayar dengan uang, bukannya dengan barang atau sesuatu yang lain. Ketiga g g g gagasan dasar khas Barat tersebut telah mengikis g sendi-sendi otonomi masyarakat lokal dan membuat para warganya begitu rapuh terhadap berbagai bentuk eksploitasi.

n

n

n

n

Negara-negara Amerika Latin, karena memiliki sejarah kemerdekaan politik yang lebih lama serta warisan penjajahan yang lebih seragam (karena semua negara di Amerika Latin tersebut dahulu sama sama dijajah Spanyol dan Portugal) sama-sama Portugal), maka walaupun terpisah secara geografis dan demografis, mereka memiliki banyak persamaan ciri ekonomi, sosial, serta y p yang institusional kulturalnya. Cakupan masalah y g mereka hadapi juga banyak persamaannya. Sementara itu, negara-negara berkembang di Asia dijajah oleh banyak pihak. Padahal, kebudayaan asli dari penduduk pribuminya sendiri sudah sangat b ib i di i d h t bervariasi. i i Oleh karena itu, di kawasan ini, struktur kelembagaan dan pola sosial di satu negara sangat berlainan dengan yang ada di negara-negara lainnya. lainnya Keragaman yang diakibatkan oleh variasi penjajahan ini, dalam banyak hal menyulitkan usaha kerja sama antar negara dalam berbagai bidang pembangunan ekonomi. Kondisi dan ciri-ciri ekonomi, sosial dan politik di India (dahulu dijajah oleh Inggris), jauh berbeda dengan yang ada di Filipina (pernah dijajah Spanyol dan Amerika Serikat), Vietnam (pernah dikuasai oleh Perancis), maupun Indonesia (Belanda).
www.dadangsolihin.com 18

www.dadangsolihin.com

17

3. Karunia Sumber Daya Fisik d Manusia . u Su be y s dan us
Besar-kecilnya potensi pertumbuhan ekonomi bagi suatu negara jelas sangat dipengaruhi oleh k t j l t di hi l h kuantitas tit maupun kualitas dari sumber daya yang dimilikinya, yang berupa: sumber daya fisik (physical resources) atau kekayaan alam berupa tanah yang subur, kandungan mineral berharga dan bahan mentah bernilai ekonomis lainnya. sumber daya manusia (human resources), yaitu jumlah serta tingkat keterampilan atau pendidikannya.

Physical Resources (Sumber Daya Fisik)
n

Faktor-faktor produksi nonmanusia (yakni, tanah dan modal) yang digunakan untuk menghasilkan berbagai macam barang dan jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia. g

www.dadangsolihin.com

19

www.dadangsolihin.com

20

Human Resources (Sumber Daya Manusia)
n n

Lanjutan… Lanjutan
Kasus ekstrem yang membuktikan pentingnya K k t b ktik ti sumber daya alam (resource endowment) bagi mereka yang beruntung memilikinya dapat dilihat pada kasus negara-negara penghasil minyak seperti yang berada di kawasan Teluk Persia. Hanya dalam waktu beberapa tahun, negara-negara yang semula hanya memiliki unta dan padang pasir langsung berubah menjadi pusat-pusat kemakmuran yang mencengangkan.

Tenaga kerja sebagai salah satu bentuk dari faktorfaktor produksi (factors of production) yang digunakan untuk menghasilkan berbagai macam p produk, baik itu yang berupa barang-barang (goods) , y g p g g (g ) maupun jasa-jasa (services) demi memenuhi kebutuhan dan atau kepuasan konsumen.

n

www.dadangsolihin.com

21

www.dadangsolihin.com

22

Lanjutan… j
n

Lanjutan…
n

n

Kasus ekstrem yang memperlihatkan betapa y g p p sengsaranya mereka yang kurang beruntung karena tidak dikaruniai sumber daya alam, bisa dilihat pada sejumlah negara yang bi dik t k paling melarat j l h bisa dikatakan li l t di dunia seperti halnya Chad, Yaman, Haiti, dan Bangladesh. Bangladesh Negara-negara ini hanya memiliki sedikit sekali sumber daya bahan baku dan mineral yang berharga, sedangkan tanahnya pun kurang subur untuk digarap.

n

n

Geografi dan iklim juga dapat memainkan peranan penting dalam k b h il atau k ti d l keberhasilan t kegagalan usahal h usaha pembangunan. Negara kepulauan seperti Taiwan nampaknya dapat melakukan pembangunan yang lebih baik dibandingkan dengan negara yang terkurung oleh kepulauan. Negara-negara beriklim sedang dapat melakukan g g g p pembangunan yang lebih baik dibandingkan dengan negara-negara tropis.

www.dadangsolihin.com

23

www.dadangsolihin.com

24

Lanjutan…
n

Lanjutan…
n

n

n

Sumber daya manusia tidak hanya jumlah penduduk dan tingkat pendidikannya saja namun juga meliputi saja, pandangan hidup mereka, tingkat kebudayaan, sikap atau penilaian mereka terhadap pekerjaan, dan besar-kecilnya k i i b k il keinginan untuk memperbaiki di i t k b iki diri secara kreatif dan otonom. Tingkat kecakapan administratif juga merupakan salah satu bentuk sumber daya manusia yang penting karena hal tersebut sering kali menentukan kemampuan d k t k dan ketepatan waktu pemerintah dalam t kt i t hd l memperbaiki struktur produksi secara keseluruhan. Termasuk juga hubungan antara berbagai macam faktor seperti kebudayaan, tradisi, agama, suku-suku bangsa, dan aneka faktor primordial lainnya.
www.dadangsolihin.com 25

n

Dengan demikian, jelas kiranya bahwa kuantitas dan g ,j y kualitas sumber daya manusia di dalam suatu negara merupakan salah satu determinan yang paling penting atas keandalan struktur perekonomiannya. ti t k d l t kt k i Besar-kecilnya pengaruh faktor-faktor primordial itu terhadap struktur perekonomian nasional tidak bisa dipukul rata, karena pengaruh tersebut memang berbeda antara satu negara dengan negara-negara negara negara yang lainnya.

www.dadangsolihin.com

26

4. Komposisi Etnik dan Agama
n

Lanjutan…
n

n

n

Dengan berakhirnya Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet yang sudah berlangsung selama 45 t h l tahun, maka k h di k kehadiran politik d militer litik dan ilit mereka di berbagai belahan negara-negara Dunia Ketiga berkurang dengan drastis. Hal ini ternyata juga menimbulkan kerugian tidak langsung, yakni bangkitnya persaingan atau bahkan konflik antar etnik, antarsuku, dan antaragama di berbagai wilayah negara-negara Dunia Ketiga. Meskipun ketegangan antaretnik dan antaragama, yang terkadang pecah menjadi kekerasan selalu ada kekerasan, di hampir semua tempat di negara-negara Dunia Ketiga, namun penarikan dari kekuatan adidaya tidak dipungkiri merupakan pemicu bangkit dan meningkatnya ketegangan dan konflik semacam itu, yang adakalanya akan meluas menjadi insiden diskriminasi politik dan ekonomi ekonomi.
www.dadangsolihin.com 27

n

n

Etnik dan agama jelas memainkan peran penting bagi berhasil t b i b h il atau gagalnya usaha-usaha l h h pembangunan. Secara umum, semakin besar keragaman etnik dan , g agama di suatu negara, akan kian besar kemungkinan gejolak internal dan instabilitas politiknya. Tidaklah mengherankan kalau hampir semua negara atau unit politik yang begitu cepat meraih keberhasilan dalam usaha usaha pembangunan usaha-usaha adalah yang masyarakatnya relatif homogen seperti Korea Selatan, Taiwan, Singapura, dan Hong Kong.

www.dadangsolihin.com

28

5. Arti Penting Relatif Sektor Pemerintah dan Swasta
n

Lanjutan… j
n

n

Hampir semua negara-negara Dunia Ketiga menganut sistem ekonomi "campuran" ( i d t i t k i" " (mixed economy system) yaitu suatu sistem yang membiarkan beroperasinya mekanisme pasar bebas (memungkinkan partisipasi aktif oleh pihak atau ( ki k ti i i ktif l h ih k t sektor swasta), akan tetapi sektor pemerintah juga aktif melakukan berbagai kegiatan dalam rangka g g g mengelola perekonomian nasional pada umumnya, dan mengatur pengalokasian sumber-sumber daya. Secara umum, peran sektor swasta di negara-negara negara negara Amerika Latin dan Asia Tenggara lebih besar apabila dibandingkan dengan sektor swasta yang terdapat di negara negara negara-negara Asia Selatan apalagi jika Selatan, dibandingkan dengan yang ada di negara-negara Afrika.
www.dadangsolihin.com 29

n

n

Dalam perekonomian yang didominasi oleh sektor pemerintah, pemerintah kegiatan investasi berupa pengadaan proyek-proyek serta aneka program pembangunan di pedesaan pasti akan dilakukan sendiri secara langsung oleh pemerintah pemerintah. Sedangkan di negara-negara yang sektor swastanya kuat, pemerintahnya hanya akan berperan secara terbatas, akni terbatas yakni sekedar menyediakan insentif seperti men ediakan keringanan pajak guna mendorong kaum pengusaha untuk lebih meningkatkan penyerapan dan pendayagunaan t d tenaga kerja. k j Dengan demikian, walaupun hampir semua negaranegara berkembang sama-sama menghadapi g g g p masalah pengangguran, namun cara-cara pemecahannya ternyata berbeda satu sama lain, dan ini juga tergantung pada besar kecilnya peranan atau arti penting relatif sektor pemerintah dan sektor www.dadangsolihin.com 30 swastanya.

6. Struktur Industri
n n

Lanjutan… j
n n

n

n

n

Sebagian besar negara-negara berkembang adalah negara agraris, agraris baik itu ditinjau dari perspektif ekonomi sosial dan ekonomi, budayanya. Pertanian, baik itu pertanian subsisten maupun komersial, p yang , j merupakan aktivitas ekonomi y g utama, baik itu ditinjau dari jumlah atau persentase angkatan kerja yang diserapnya, maupun ditinjau dari proporsi sumbangannya kepada GNP. Bagi sebagian besar penduduk di Asia, Afrika, dan Amerika Latin, L ti pertanian b k saja merupakan pekerjaan, namun j t i bukan j k k j juga suatu cara hidup. Walaupun demikian, ternyata terdapat perbedaan yang sangat mencolok atas struktur sistem pertanian dan pola kepemilikan tanah di Amerika Latin dan Afrika. Pola pemilikan tanah di Asia hampir sama dengan yang ada di Amerika Latin, namun perbedaan kultural yang mencolok cenderung menipiskan persamaan tersebut.

n

n

Peranan sektor manufaktur dan jasa di antara negara-negara berkembang memperlihatkan perbedaan yang cukup mencolok. Sebagian besar negara di Amerika Latin yang sudah lebih lama Latin, menikmati kemerdekaan dan memiliki tingkat pendapatan nasional yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan y , rekan-rekannya di Asia atau di Afrika, memiliki sektor industri yang relatif lebih maju. Namun, sejak dekade 1970-an dan dekade 1980-an, beberapa negara di Asia, yakni Taiwan, Korea Selatan, dan Singapura berhasil b h il mempercepat pertumbuhan output manufaktur mereka t t b h t t f kt k sehingga dalam waktu singkat mereka menjadi negara industri baru yang bahkan mampu mengungguli negara-negara Amerika Latin pada umumnya umumnya. India juga memiliki sektor manufaktur yang terbesar di negaranegara Dunia Ketiga, namun karena jumlah penduduknya yang g , p g j begitu besar, maka arti penting dan kemajuan sektor manufaktur di India tersebut terkesan tidak begitu besar.

www.dadangsolihin.com

31

www.dadangsolihin.com

32

7. Ketergantungan Eksternal: Ekonomi, Politik, dan Kultural
n

Lanjutan…
n

n

Sejauh mana tingkat ketergantungan suatu negara terhadap pihak luar, baik itu di bidang ekonomi, sosial, maupun politik, ternyata berkaitan erat dengan luas wilayah karunia sumber daya alam serta wilayah, alam, perjalanan sejarah politik dari negara yang bersangkutan. Suka atau tidak kita harus menghadapi kenyataan yang sangat memprihatinkan bahwasanya sebagian g g g p besar negara-negara Dunia Ketiga masih diliputi oleh ketergantungan yang cukup besar kepada pihakpihak luar.

n

n

Kebanyakan negara-negara berkembang yang negara negara berukuran kecil sangat tergantung kepada hubungan perdagangan luar negerinya dengan negara-negara maju. maju Hampir semua negara kecil tersebut benar-benar tergantung kepada negara-negara maju (biasanya bekas negara penjajahnya) untuk memperoleh pasokan teknologi produksi yang sebenarnya tidak g g yang begitu cocok dengan kondisi dasar y g ada di negara-negara berkembang itu sendiri. Dari fakta sekilas ini saja kita sudah dapat memaklumi betapa besarnya pengaruh yang dapat dimainkan oleh negara-negara maju itu terhadap proses pertumbuhan negara-negara berkembang yang tergantung kepada mereka itu itu.
www.dadangsolihin.com 34

www.dadangsolihin.com

33

Lanjutan…
n

Lanjutan… L j t
n

Di balik manifestasi ketergantungan negara negara negara-negara sedang berkembang kepada negara-negara maju di bidang ekonomi yang sedemikian tinggi, berlangsung pula transmisi berupa: – transmisi kelembagaan atau institusional (pada umumnya adalah institusi-institusi yang berkaitan dengan sistem pendidikan dan pemerintahan), – nilai-nilai, – pola konsumsi konsumsi, – sikap terhadap pekerjaan, – sikap dan p p penilaian terhadap diri sendiri, serta p , – sikap terhadap kehidupan secara keseluruhan.

n

n

Transmisi tersebut selain membawa manfaat ternyata juga menimbulkan malapetaka bagi negaranegara berkembang. g g Yang lebih berpeluang untuk memetik manfaatnya adalah negara-negara berkembang yang cukup besar sehingga cukup punya potensi untuk bersuara bersuara, menentukan sikapnya sendiri, dan untuk berdiri di atas kaki sendiri. Kemampuan suatu negara untuk menentukan sendiri tujuan-tujuan ekonomi dan sosialnya jelas sangat dipengaruhi oleh tingkat ketergantungannya terhadap kekuatan-kekuatan dari luar.
www.dadangsolihin.com 36

www.dadangsolihin.com

35

8. Struktur Politik, Kekuasaan, dan Kelompok Kepentingan
n

Lanjutan…
n

n

Sering kali bukan hanya ketepatan rangkaian kebijakan ekonomi saja yang menentukan hasil-hasil yang akan dibuahkan oleh usaha nasional dalam rangka mengatasi suatu masalah pembangunan. pembangunan Struktur politik, aneka kepentingan yang bersifat sepihak dan tersembunyi (vested interests) serta persekongkolan di kalangan elemen-elemen kelas elit (para tuan tanah, kaum industrialis perkotaan, g pengusaha asing, p g perwira-perwira p kalangan bankir, p g angkatan bersenjata, dan para pengurus serikat buruh) turut menentukan strategi-strategi apa saja y g yang bisa dijalankan sekaligus menentukan letak dan j g intensitas hambatan terhadap proses perubahan-perubahan ekonomi dan sosial yang sedang dan akan dilaksanakan. g
www.dadangsolihin.com 37

n

n

Setiap perubahan ekonomi dan sosial di negara-negara berkembang senantiasa memerlukan dukungan dari kelompokkelompok elit, baik melalui persuasi maupun paksaan. Jika Jik mereka tid k bi dib j k maka d i melaksanakan suatu k tidak bisa dibujuk, k demi l k k t perubahan yang memang diperlukan, mereka harus disingkirkan. Terlepas dari cara mana yang hendak ditempuh pembangunan ditempuh, ekonomi dan sosial tidak mungkin dilakukan di suatu negara Dunia Ketiga tanpa mengubah lembaga-lembaga sosial, politik, y g g yang g (misalnya, y dan ekonomi yang ada di negara y g bersangkutan ( pembenahan menyeluruh terhadap sistem-sistem pemanfaatan tanah, bentuk-bentuk pemerintahan, struktur pendidikan, hubungan majikan-pekerja, undang-undang hak milik, distribusi maupun kontrol terhadap aset aset keuangan dan harta fisik aset-aset milik negara, undang-undang perpajakan dan warisan, serta transparansi tata cara penyaluran kredit).
www.dadangsolihin.com 38

Karakteristik Umum Negara-negara Berkembang
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Standar hidup yang rendah. Produktivitas yang rendah. Tingkat Ti k t pertumbuhan penduduk d b b t b h d d k dan beban ketergantungan yang terlampau tinggi. Tingkat pengangguran penuh dan tersembunyi yang terlalu tinggi dan terus melonjak. Ketergantungan terhadap produksi pertanian dan ekspor barang barang primer barang-barang primer. Pasar yang tidak sempurna dan informasi yang tidak memadai. Dominasi, ketergantungan dan kerapuhan dalam hubungan internasional.
www.dadangsolihin.com 39

Terima Kasih

www.dadangsolihin.com

40

Dadang Solihin’s Profile
Dadang holds a MA degree ( g g (Economics), University of ) y Colorado, USA. His previous post is Head, Center for Research Data and Information at DPD Secretariat General as well as Deputy Director for Information of Spatial Planning and Land Use Management at Indonesian National Development Planning Agency (Bappenas).
Beside working as Assistant Professor at Graduate School of AsiaAsia Pacific Studies, Waseda University, Tokyo, Japan, he also active as Associate Professor at University of Darma Persada, Jakarta, Indonesia. He got various training around the g g g globe, included Advanced International Training Programme of Information Technology Management, at Karlstad City, Sweden (2005); the Training Seminar on Land Use and Management, Taiwan (2004); Developing Multimedia Applications for Managers, Kuala Lumpur, Lumpur Malaysia (2003); Applied Policy Development Training Vancouver Training, Vancouver, Canada (2002); Local Government Administration Training Course, Hiroshima, Japan (2001); and Regional Development and Planning Training , pp , p (1999). He p ) published more than five books Course, Sapporo, Japan ( regarding local autonomous. You can reach Dadang Solihin by email at dadangsol@yahoo.com or by his mobile at +62812 932 2202
www.dadangsolihin.com 41


								
To top