BAPPENAS
Perencanaan Nasional dan Daerah, Perencanaan Program dan Proyek dalam Era Otonomi Daerah
Drs. Dadang Solihin, MA Kasubdit Pemberdayaan Aparatur Pembangunan Daerah-BAPPENAS
Pelatihan Perencanaan dan Evaluasi Kinerja Proyek Badan Kepegawaian Negara
Jakarta J k t 11 M t – 5 A il 2002 Maret April
www.dadangsolihin.com 2
Materi
• • • • • Perencanaan Jangka Panjang Pengertian Visi Tujuh Tantangan menjelang 2020 Visi Indonesia 2020 Indikator Keberhasilan
Perencanaan Jangka Panjang
Cita-cita Luhur Bangsa Indonesia (UUD 1945)
Cita-cita luhur bangsa Indonesia telah digariskan oleh para pendiri negara, seperti dicantumkan dalam alinea kedua Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, sebagai berikut: “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat g y p pintu sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan p gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.”
• Perencanaan Jangka Menengah
• Visi Indonesia 2004
www.dadangsolihin.com
3
www.dadangsolihin.com
4
Alinea keempat Pembukaan UUD 1945
“Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah p Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan Kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia, yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta d P /P kil dengan mewujudkan suatu j dk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”
Tap MPR No. VII/MPR/2001 No
Perumusan Visi Indonesia Masa Depan diperlukan untuk p p memberikan fokus pada arah penyelenggaraan negara di masa depan. Dalam menjaga kesinambungan arah penyelenggaraan negara diperlukan perumusan visi antara yang menjelaskan visi di antara cita-cita luhur bangsa, yang merupakan visi Indonesia masa depan, dengan visi li d i i lima t h yang di tahun dirumuskan d l k dalam G i GBHN Garis-GBHN.
www.dadangsolihin.com
5
www.dadangsolihin.com
6
Tap MPR No. VII/MPR/2001 No
Visi antara itu adalah Visi Indonesia 2020. Kurun waktu dua puluh p tahun dipergunakan sebagai tolok ukur waktu perubahan generasi suatu bangsa. Visi Indonesia 2020 dirumuskan dengan maksud menjadi pedoman untuk mewujudkan cita-cita luhur Bangsa Indonesia sebagaimana dinyatakan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Visi Indonesia 2020 dirumuskan dengan tujuan menjadi sumber inspirasi, motivasi, kreativitas, serta arah kebijakan p y penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. gg p g g
Pengertian Visi
Visi adalah gambaran masa depan yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu. Visi bersifat kearifan intuitif yang menyentuh hati dan menggerakkan jiwa untuk berbuat berbuat. Rumusan visi menjadi inspirasi, motivasi, dan kreativitas yang mengarahkan proses penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara menuju masa d d b j depan yang di it it k dicita-citakan. Bagi bangsa Indonesia, Visi Indonesia didasari dan diilhami oleh cita-cita luhur yang telah digariskan p y g g para p pendiri negara g sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
www.dadangsolihin.com
7
www.dadangsolihin.com
8
Pengertian Visi
Untuk lebih menjelaskan upaya pencapaian cita-cita luhur bangsa, perlu dirumuskan sebuah visi antara yang disebut Visi Indonesia 2020. Visi Indonesia 2020 mencakup seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara dengan memperhatikan tantangan yang dihadapi saat ini dan masa yang akan datang, serta memperhitungkan kecenderungan terlaksananya secara terukur pada tahun 2020.
Tujuh Tantangan menjelang 2020
• Dalam mewujudkan Visi Indonesia 2020, bangsa dan negara menghadapi tujuh macam tantangan keadaan dan perubahan saat ini dan masa depan baik dari dalam depan, maupun luar negeri.
www.dadangsolihin.com
9
www.dadangsolihin.com
10
1. Pemantapan persatuan bangsa dan kesatuan negara
Kemajemukan suku, b d K j k k budaya, d agama, adalah k k dan d l h kekayaan b bangsa yang harus diterima dan dihormati. Pengelolaan kemajemukan bangsa secara baik merupakan tantangan integritas bangsa. Pengelolaan otonomi daerah yang menggunakan konsep negara kepulauan sesuai wawasan nusantara merupakan t t k l i t k tantangan pembangunan daerah dalam lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pengaruh negatif globalisasi merupakan tantangan bagi pemantapan persatuan bangsa.
2. 2 Sistem hukum yang adil
Semua warga negara berkedudukan sama di depan hukum dan berhak mendapatkan keadilan. Hukum dit H k ditegakkan untuk kk t k keadilan dan bukan t k k dil d b k untuk kepentingan kekuasaan ataupun kelompok kepentingan tertentu. Tantangan untuk menegakkan keadilan adalah terwujudnya aturan hukum yang adil serta institusi hukum dan aparat penegak hukum yang jujur profesional dan tidak terpengaruh jujur, profesional, oleh penguasa. Supremasi hukum ditegakkan untuk menjamin kepastian hukum, k dil h k keadilan, d pembelaan h k asasi manusia. dan b l hak i i
www.dadangsolihin.com
11
www.dadangsolihin.com
12
3. 3 Sistem politik yang demokratis
Tantangan sistem politik yang d T i li ik demokratis adalah terwujudnya k i d l h j d kedaulatan di tangan rakyat, partisipasi rakyat yang tinggi dalam kehidupan politik, partai politik yang aspiratif dan efektif, pemilihan umum yang berkualitas. Sistem politik yang demokratis ditopang oleh budaya politik yang sehat, sehat yaitu: sportivitas menghargai perbedaan santun dalam sportivitas, perbedaan, perilaku, mengutamakan kedamaian, dan anti kekerasan dalam berbagai bentuk. Semua itu diharapkan melahirkan kepemimpinan nasional yang demokratis, kuat, dan efektif.
4. Sistem ekonomi yang adil dan produktif
Tantangan sistem ekonomi yang adil d produktif adalah T i k i dil dan d k if d l h terwujudnya ekonomi yang berpihak pada rakyat, terjaminnya sistem insentif ekonomi yang adil, dan mandiri. Sistem ekonomi tersebut berbasis pada kegiatan rakyat, yang memanfaatkan sumber daya alam secara optimal dan berkesinambangunan, berkesinambangunan terutama pertanian pertanian. Untuk merealisasikan sistem ekonomi tersebut diperlukan sumber daya manusia yang kompeten dan mekanisme ekonomi yang menyerap tenaga kerja. Di samping itu, negara mengembangkan ekonomi dengan mengolah sumber daya alam dan industri lainnya termasuk industri jasa.
www.dadangsolihin.com
13
www.dadangsolihin.com
14
5. 5 Sumber daya manusia yang bermutu
Tantangan dalam pengembangan sumber d T d l b b daya manusia yang i bermutu adalah terwujudnya sistem pendidikan yang berkualitas yang mampu melahirkan lulusan yang andal dan berakhlak mulia, yang mampu bekerja sama dan bersaing di era globalisasi dengan tetap mencintai tanah air. Sumber daya manusia yang bermutu tersebut menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki etos kerja, dan mampu membangun budaya kerja yang produktif.
6. 6 Sistem sosial yang beradab
Tantangan terwujudnya sistem sosial yang b d b adalah T j d i i l beradab d l h terpelihara dan teraktualisasinya nilai-nilai agama dan nilainilai luhur bangsa sehingga terwujud kebebasan untuk berekspresi dalam rangka pencerahan keragaman budaya. Sistem sosial yang beradab mengutamakan terwujudnya masyarakat yang mempunyai rasa saling percaya dan saling menyayangi, baik terhadap sesama masyarakat maupun antara masyarakat dengan institusi publik. Peningkatan kualitas kehidupan masyarakat mencakup peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan, rasa aman, dan unsurunsur kesejahteraan rakyat lainnya.
www.dadangsolihin.com
15
www.dadangsolihin.com
16
7. 7 Globalisasi
Visi Indonesia 2020
Tantangan menghadapi globalisasi adalah mempertahankan T h d i l b li i d l h h k eksistensi dan integritas bangsa dan negara serta emanfaatkan peluang untuk kemajuan bangsa dan negara. Untuk menghadapi globalisasi diperlukan kemampuan sumber daya manusia dan kelembagaan, baik pemerintah maupun swasta.
“Terwujudnya masyarakat Indonesia yang religius, bersatu, demokratis, adil, sejahtera, maju, dengan penyelenggaraan negara yang baik dan bersih.”
www.dadangsolihin.com
17
Indikator Keberhasilan
Religius
• Terwujudnya masyarakat yang beriman dan bertaqwa sehingga nilai dan norma agama dilaksanakan dalam perilaku keseharian. • Terwujudnya toleransi antar dan antara umat beragama beragama.
Bersatu
• M i k Meningkatnya semangat persatuan d k k dan kerukunan b bangsa. • Meningkatnya toleransi, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. • Berkembangnya budaya dan perilaku sportif serta menghargai dan menerima perbedaan. • Berkembangnya semangat antikekerasan. • Berkembangnya dialog secara wajar dan saling menghormati antarkelompok dalam masyarakat.
www.dadangsolihin.com
19
www.dadangsolihin.com
20
Demokratis
• Terwujudnya keseimbangan kekuasaan antara lembaga penyelenggara negara dan hubungan kekuasaan antara pemerintahan nasional dan daerah. Menguatnya partisipasi politik sebagai perwujudan kedaulatan rakyat melalui pemilihan umum berkualitas, efektifnya partai politik dan kontrol sosial yang semakin meluas. Berkembangnya organisasi sosial dan politik yang bersifat terbuka. Terwujudnya mekanisme kontrol di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Berkembangnya budaya demokrasi: transparansi, akuntabilitas, jujur, sportif, jujur sportif dan menghargai perbedaan perbedaan. Berkembangnya sistem kepemimpinan yang egaliter dan rasional.
www.dadangsolihin.com 21
Adil
• Tegaknya hukum yang berkeadilan tanpa diskriminasi; • Terwujudnya institusi dan aparat hukum yang bersih dan profesional; • Terwujudnya penegakan hak asasi manusia; • Terwujudnya budaya penghargaan dan kepatuhan terhadap hukum; • Terwujudnya keadilan dalam distribusi pendapatan, sumberdaya ekonomi dan penguasaan aset ekonomi, serta hilangnya praktek monopoli; • Tersedianya peluang yang lebih besar bagi kelompok ekonomi kecil, kecil penduduk miskin dan tertinggal tertinggal.
•
• • • •
www.dadangsolihin.com
22
Sejahtera
• Meningkatnya pendapatan per penduduk sehingga bangsa Indonesia menjadi sejahtera dan mandiri. • Meningkatnya angka partisipasi murni anak usia sekolah SLTA. • Meningkatnya indeks pengembangan manusia, yang merupakan komposisi tingkat pendidikan, kesehatan, angka kematian bayi, dan usia harapan hidup hidup. • Terpenuhinya sistem pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat melalui asuransi kesehatan. • Terwujudnya pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam yang adil, merata, ramah lingkungan dan berkelanjutan. • Terwujudnya keamanan dan rasa aman dalam masyarakat. masyarakat
Maju j
• Meningkatnya kemampuan bangsa dalam pergaulan antarbangsa. • Meningkatnya kualitas SDM sehingga mampu bekerjasama dan g y gg p j bersaing dalam era global. • Meningkatnya kualitas pendidikan sehingga menghasilkan tenaga yang kompeten sesuai dengan standar nasional dan internasional. • Meningkatnya disiplin dan etos kerja. • Meningkatnya penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangan teknologi t k l i serta pembudayaannya d l t b d dalam masyarakat. k t • Teraktualisasikannya keragaman budaya Indonesia. • Penyelenggaraan Negara y g Baik dan Bersih y gg g yang • Terwujudnya penyelenggaraan negara yang profesional, transparan, akuntabel, memiliki kredibilitas dan bebas KKN. • Terbentuknya penyelenggara negara yang peka dan tanggap terhadap kepentingan dan aspirasi rakyat. • Berkembangnya transparansi dalam budaya dan perilaku serta aktivitas politik dan pemerintahan. litik d i t h
www.dadangsolihin.com 23 www.dadangsolihin.com 24
Perencanaan Jangka Menengah
Penyusunan Rencana Jangka Menengah sebagai Penjabaran GBHN/ Pola Dasar GBHN sebagaimana dikemukakan dalam Tap MPR No. IV/1999 adalah haluan negara tentang penyelenggaraan negara dalam garis-garis besar sebagai pernyataan kehendak rakyat secara menyeluruh dan terpadu yang ditetapkan oleh MPR untuk lima g j j y yang tahun guna mewujudkan kesejahteraan rakyat y g berkeadilan. GBHN ditetapkan dengan maksud memberikan arah penyelenggaraan Negara dengan tujuan mewujudkan kehidupan yang demokratis, berkeadilan sosial, melindungi hak asasi manusia, menegakkan supremasi hukum dalam tatanan masyarakat dan b k d bangsa yang b d b b khl k mulia, beradab, berakhlak li mandiri, bebas, maju dan sejahtera untuk kurun waktu lima tahun ke depan.
www.dadangsolihin.com 25
Visi Indonesia 2004
• “Terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai, demokratis, berkeadilan, berdaya saing, maju dan sejahtera, sejahtera dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat, mandiri, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, , , , , , cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki etos k j yang tinggi serta b di i li ” kerja i i berdisiplin.”
www.dadangsolihin.com
26
Misi
1. Pengamalan Pancasila secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat, bermasyarakat berbangsa dan bernegara bernegara. 2. Penegakan kedaulatan rakyat dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 3. Peningkatan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan seharihari untuk mewujudkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada p p y persaudaraan umat Tuhan YME dalam kehidupan dan mantapnya p beragama yang berakhlak mulia, toleran, rukun, dan damai. 4. Penjaminan kondisi aman, damai, tertib dan ketentraman masyarakat. masyarakat 5. Perwujudan sistem hukum nasional, yang menjamin tegaknya p supremasi hukum dan hak asasi manusia berlandaskan keadilan dan kebenaran. 6. Perwujudan kehidupan sosial budaya yang berkepribadian, dinamis, kreatif, kreatif dan berdaya tahan terhadap pengaruh globalisasi globalisasi.
www.dadangsolihin.com 27
7. Pemberdayaan masyarakat dan seluruh kekuatan ekonomi nasional, terutama pengusaha kecil, menengah, dan koperasi, dengan mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu p p pada mekanisme p pasar y g berkeadilan berbasis p yang pada sumber daya alam dan sumber daya manusia yang produktif, mandiri, maju, berdaya saing, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. 8. Perwujudan otonomi daerah dalam rangka pembangunan daerah dan pemerataan pertumbuhan dalam wadah Negara Kesatuan Republik I d R blik Indonesia. i 9. Perwujudan kesejahteraan rakyat yang ditandai oleh meningkatnya kualitas kehidupan y g layak dan bermartabat g y p yang y serta memberi perhatian utama pada tercukupinya kebutuhan dasar yaitu pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, dan lapangan kerja. kerja
www.dadangsolihin.com 28
10. 10 Perwujudan aparatur negara yang berfungsi melayani masyarakat, profesional, berdaya guna, produktif, transparan, bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. 11. Perwujudan sistem d ikli pendidikan nasional yang 11 P j d i t dan iklim didik i l demokratis dan bermutu guna memperteguh akhlak mulia, kreatif, inovatif, berwawasan kebangsaan, cerdas, sehat, berdisiplin dan bertanggungjawab, berketerampilan serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka g g mengembangkan kualitas manusia Indonesia. 12. Perwujudan politik luar negeri yang berdaulat, bermartabat, bebas dan pro-aktif bagi kepentingan nasional dalam menghadapi kepentingan nasional dalam menghadapi perkembangan global.
Terima Kasih
www.dadangsolihin.com
29
www.dadangsolihin.com
30