Docstoc

NOTULEN PERTEMUAN MELALUI VIDEO C

Document Sample
NOTULEN PERTEMUAN MELALUI VIDEO C Powered By Docstoc
					NOTULEN PERTEMUAN MELALUI VIDEO CONFERENCE LIP4 UNTUK 5 PROVINSI

Hari/Tanggal Jam Tempat Acara Pimpinan rapat Peserta Rapat

: Senin 6 Juli 2009 : 09.30 S.d selesai : Ruang Rapat NKKBS Halim 1 BKKBN Pusat : Video conference LIP4 : Deputi Bidang IKPK BKKBN Pusat : Diikuti oleh Provinsi Jabar, Jateng, Jatim, NTB, Sumsel, Jateng dan dihadiri Oleh perwakilan 6 komponen terkait (DITTEK, PULAP, DITRAN, DITVOK, BIPEG, BIHOT dan ES III, IV DITFOR BKKBN Pusat dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang IKPK

1. Pertemuan Video conference Lip4 dengan arahan sebagai berikut :

a. Sesuai dengan Perka BKKBN No. 198/HK-010/D4/2008, tujuan umum Lip4 mendekatkan pelayanan informasi program KB nasional kepada PKB/PLKB, untuk itu dihimbau anggota Tim Pokja dapat berperan aktif sesuai dengan bidang tugasnya. Disamping itu juga dihimbau kepada seluruh Komponen Pusat yang memproduksi informasi Program KB secara spesifik untuk petugas lapangan keluarga berencana dapat memanfaatkan media Web-Lip4 ini dengan cara mengirimkan solt filenya kepada DITFOR melalui Email (ditfor@bkkbn.go.id) untuk disajikan. b. Vidoe Coference akan membahas topic Penilaian Angka Kredit Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) yang difasilitasi oleh Derektorat Institusi dan Peran Serta bersama Biro Kepegawaian. c. Pada kesempatan ini, kami mengingatkan Dua komponen yang berperan aktif dalam kegiatan operasional Web-Lip4 yaitu DITEK dari aspek teknologinya sedangkan DITFOR sebagai penyeimbang dari komponen-komponen yang menjadi pengisi tetap di LIP4. Sedangkan aspek substansinya yaitu dari komponen DITRAN dan PULAP harus seiring dan sejalan agar bisa membantu Provinsi untuk diberdayakan dan selalu berkomunuikasi dengan daerah apa yang menjadi kebutuhan informasi program KB oleh para PKB/PLKB dalam rangka menudukung mission center. d. Tahun ini, merupakan transisi dari RPJMN 2004-2009 ke RPJM 2010-2014 dari substansi program banyak terjadi dinamika perubahannya, sebagai contohnya program Bina Keluarga Balita menurut Bappenas terdiri dari 3 aspek program yaitu Perkembangan, Gizi dan Pendidikan anak. e. Mengintensifkan 6 pilar penggerakan program KB yaitu Lembaga Pemerintah, LSOM (agama dan kemasyarakatan, Organisasi Profesi, Lambaga Pendidikan, Lembaga Polotik dan Madia Massa untuk dapat mengakses salah satu harus lewat teknologi Informasi. Dengan metode kerja yaitu Pusat memberdayakan teman-teman provinsi, dan selanjutnya provinsi memberdayakan teman-teman Kabupaten/Kota dan seterusnya. f. Pada pelaksanaan kegiatan Review harus dilakukan kegiatan evaluasi Layanan Informasi Program Pemberdayaan dan Pembelajaran Jarak Jauh Bagi PKB/PLKB, untuk sebagai dasar pembuatan rumusan strategi Pengembangan pada tahun 20102014 serta rencana kegiatan tahun 2010-2014 seperti apa.

2. Kemudian dilanjutkan dengan Review Hasil Pelaksanaan Video Coference pada tanggal 4 Juni 2009 yang disajikan oleh Direktur Pelayanan Informasi dan Dokumentasi.

3. Penyajian materi Penilaian Angka Kredit Bagi Penyuluh Keluarga Berencana yang disajikan oleh Drs. Nasib Purnawarman, MM dari Derektorat Institusi dan Peranserta dengan rincian sebagai berikut : • • Angka Kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang PKB dalam rangka pembinaan karir kepangkatan dan jabatannya. Jabatan dalam PKB dibagi dua yaitu: PKB Terampil dengan jenjang pendidikan dari SMA dan D3, dan PKB Ahli jenjang pendidikan dari S1. Apabila dari PKB terampil akan naik menjadi PKB Ahli harus sudah S1, karena S1 adalah syarat utama untuk menjadi PKB Ahli. Tim Penilai Angka Kredit adalah tim penilai yang dibentuk dan ditetapkan oleh pejabat yang berwenang dan bertugas untuk menilai prestasi kerja PKB. Penyuluhan KB Nasional adalah kegiatan penyampaian informasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap dan prilaku keluarga dan masyarakat untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Penentuan nilai awal jabatan fungsional PKB, keputusan pengangkatan berdasarkan izajah yang dimiliki dan bagi PKB yang mempunyai pengalaman di bidang KB dapat diperhitungkan nilai angka kreditnya yang meliputi :unsur utama dan unsur penunjang Syarat-syarat pengangkatan Tim Penilai Tugas pokok tim penilai Usul dan penetapan angka kredit

• • •

• • •

4. Hasil Pertemuan melalui Video Conference dan komentar dari peserta video coference : a. Provinsi Jawa Barat 1) File yang ada dalam web Lip4 sudah dapat diakses, tayangan diterima secara jelas 2) Kegiatan Lip4 diharapkan mendapatkan angka kredit 3) PLKB diharapkan mendapatkan sertifikat pada saat mengikuti kegiatan orientasi dan seminar 4) Materi disajikan berbentuk power point b. Provinsi Jawa Tengah 1) Materi Lip4 sudah dapat diakses dengan baik 2) Akses materi Lip4 dari Kecamatan masih mempergunakan warnet 3) Eselon III tidak dapat mengikuti kegiatan Lip4 bertepatan dengan Rapim yang hadir hanya Widya Iswara, dan Eselon IV 4) Materi Angka kredit yang disajikan oleh Bapak Nasib Purnawarman sudah disajikan pada saat orientasi, yang diikuti oleh petugas lapangan KB, kita harus lebih pokok kepada substansi. c. Provinsi Jawa Timur 1) Bagaimana penetapan nilai awal dari CPNS menjadi PNS, penetapan dasarnya belum jelas. 2) Meminta setiap Modul dari PJJ diberikan nilai.

3) Penetapan angka kredit untuk PKB ahli di kabupaten/Kota sangat tidak mungkin dilakukan karena keberadaannya di Kecamatan. d. Provinsi Sumsel 1) Buku Pedoman belum diterima 2) Tenaga PKB sangat minim ( kurang ) meminta tambahan petugas lapangan

e. Provinsi NTB 1) Kegiatan Badan Pemberdayaan Perempuan dimasukkan dalam penilaian angka kredit 2) Mengaju pada Buku Visum perlu ada penyempurnaan, disebabkan rata-rata pangkat golongan III ada tugas penyuluh KB tidak masuk kedalam kedalam angka pemula 3) Meminta Pelatihan angka kredit di Nusa Tenggra Barat 4) Tenaga lapangan sangat berkurang dibanding dengan Desa yang ada, Jumlah Desa sebanyak 901 sedangkan jumlah petugas lapangan 488 orang. 5. Kesimpulan a. b. c. d. e. Harus ada payung besar untuk penetapan angka kredit Jangan ada penumpukan DUPAK sebaiknya setiap satu semester Orientasi untuk angka kredit sudah mulai disiapkan ditingkat pusat Diharapakan PKB menyiapkan aplikasi yang berhubungan dengan petugas lapangan Pemberian nilai setiap modul

Pertemuan ditutup oleh Direktur DITFOR dengan penjelasan, pertemuan bulan agustus 2009 dengan materi bahasan adalah PKB ON LINE Demikian Notulen pertemuan melalui video conference dibuat untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya

Mengetahui Direktur Pelayanan Informasi dan Dokumentasi

Notulis

DR.H.Lalu Burhan, MSc

Dra. Hj. Andi Kurniati


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:453
posted:11/29/2009
language:Indonesian
pages:4