JAKARTA, BK Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Pusat dan by a282102

VIEWS: 85 PAGES: 1

									Tak Ada Perpanjangan Penahanan, Minta Dibebaskan
Jum'at, 12 Juni 2009 18:01




JAKARTA, BK
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Pusat dan Kepala Rumah Tahanan (Rutan)
Pondokbambu, diminta segara mengeluarkan Noviana Amilawati, tersangka yang ditahan
terkait Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dalam jabatan. Permintaan tersebut
dilayangkan melalui pengacaranyam Gelora Tarigan SH, MH dalam surat No 10/P/GT/VI/09.

Noviana ditahan Kejari Jakarta Pusat sejak 18 Mei 2009 dengan masa penahanan selama 20
hari yang jatuh tempo pada Sabtu (6/6). Menurut kuasa hukumnya, terhitung sejak Minggu (7/6)
kliennya belum menerima surat perpanjangan penahanan dari Kejari Jakarta Pusat dan soal
belum adanya surat perpanjangan itu dikuatkan dengan keterangan Kepala Rutan
Pondokbambu Sarju Widodo.

Terkait itu, kata Gelora, sesuai ketentuan dalam Pasal 25 UU No 8 Tahun 1981, kliennya harus
segera dibebaskan dari tahanan lantaran tak ada lagi dasar hukum untuk menahan Noviana.

Dijelaskan, kliennya pertama kali ditahan Polres Metro Jakarta Pusat pada 20 Maret 2hingag 8
April 2009. Selanjutnya, massa penahanannya diperpanjang Kejari Jakarta Pusat sejak 9 April
hingag 18 Mei dan ditahan di Rutan Pondokbambu.

Pada 18 Mei, Kejari Jakarta Pusat mengeluarkan Surat Perintah Penahanan di Rutan
Pondokbambu Jakarta Timur selama 20 hari hingga 6 Juni. Namun sejak itu, tidak ada lagi
perpanjangan penahanan. “Makanya, demi hukum klien kami harus dibebaskan,” ujar
pengacara tersebut. O bat




                                                                                          1/1

								
To top