imam akper jul des 2013.pdf

Document Sample
imam akper jul des 2013.pdf Powered By Docstoc
					SELF EFFICACYLANJUT USIA DALAM KEMANDIRIAN AKTITITAS HIDUP
SETIARI-HARI DI PANTI WBRDHA

Lilik Ma' rifatul Azizah
Imam Zainuri


                                        ABSTRACT
       Aging process could cause elderly lost his physically ability. i.e. limitation of
                                                                                         range

of rnovement and lrnpairment of biology condition would aff'ect the eloeriy psychical
condition, cognitive disorders and psychosocial disturbances resulting in low of
                                                                                            self
efficacy elderly that will lead to diffrculties in meeting the needs of hLs daily activities.
Elderly dependency in meeting daily living activities may be one causal factor of self
effrcacy, especially the elderly who live in nursing. The purpose of this study
                                                                                        was to
determine the relationship of self efficacy with Elderly dependency'in daily living
                                                                                      activities
in rrursing homes Mojopahit Mojokerto Regency. This methodis a crosssectional study'
Elderly population and as many as 43 respondents aged 35 taken by simple random
sampling. Data retrieved by using a questionnaire measuring self efficacy and observation
sheet using Index Barthel. Then statistically analyzed by Spearman rho test Test results of
the statistic analysis using Spearman's rho test found significance level of 0.000 < from
alpha value o (0.05) means Ho is denied, so there is correlation between self efficacy with
Elderly dependency in daily living activities and r correlation value = 0,571that means
higher relationship and positive correlation, so higher self efficacy, higher achievement of
independence level.

Key words : Self eflicacy, Independence, daily living activities, elderll

PENDAHUTUAN


      Kemajuan ekonomi,           perbaikan         adalah 66,2 tahun, da.'l         meningkat

lingkungan       hidup dan         majunya          menjadi 69,4 tahun pada 2(t06 (Depkes
pengetahuan dan teknologi terutama ilmu             RI, 2007). Akibatnya jumlah orang lanjut
 kedokteran, promosi kesehatan,                     usia akan        bertambah       dan       ada

 pencegahan penyakit dan pelayanan                  kecenderungan akan meningkat dengan
 kesehatan mengakibatkan meningkatnya               cepat ( Nugroho, 2008). Data BPS tahun

 umur harapan hidup manusia (l,fe                   2007, penduduk lanjut usia     di    Indonesia

 expectanrry).   ).   Umur harapan    hidup         berlumlah 18,96 juta     (.8,429/o   dari total
 penduduk Indonesia pada tahun 2004                 penduduk) dengan komposisi              9,040/o
      perempuan dan 7,80o/o laki-laki.Dan              2011). Ketergantungan lanjut            usia
      diperkirakan pada tahun 2020 jumlah              disebabkan perubahan-perubahan sebagai
      penduduk lanjut usia sebanyak 28,8 juta          akibat proses menua (aging         process),

      atau I 1,34 persen dari jumlah penduduk          meliputi perubahan fisik, mental, spiritual
      (Irwanasir, 2009). Hal     ini   menunjukkan     dan ps,ikobosial. Berbagai perubahan    fisik
      bahwa penduduk lanjut usia meningkat             yang terjadi pada semua sistem tubuh,
      secara konsisten dari tahun        ke   tahun.   bersifat        multiple          patholog,t
      Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu           mengakibatkan lanjut usia mengalamr
brr   Provinsi besar dengan jumlah penduduk            kelemahan (impairment),         keterbatasan
;

ito
,     lanjut usia pada tahun 2000 mencapai             fungsional (fungtional           limitation),
Ies
i
      9,60/o.   Angka tersebut jauh diatas jumlah      ketidakrnamptnn (disability) yang dapat
lv.
kn    penduduk lansia nasional yang hanya              menimbulkan ketergantungan.
Dn    7,23y0 pada tahun 2000 (Depkes,2C00).                  Perubahan   fisik pada lanjut     usia
pf
E           Peningkatan         jumlah    penduduk     diantaranya adalah penurunan fungsi
rn
      lanjut usia akan membawa dampak                  neurologis yang disebabkan oleh kifosis,
F
ls    terhadap berbagai aspek kehidupan, baik          pembesaran    sendi        sendi, penurunan
)f    bagi individu lansia itu sendiri, keluarga,      tonus dan massa otot yang menyebabkan
      masyarakat maupun                 pemerintah.    penurunan mobilitas           lanjut usia,
      Implikasi ekonomis yang penting dari             penurunan kekuatan, rentang gerak dan

      peningkatan jumlah penduduk lanjut usia          kelenturan. Dengan            berkurangnya

      adalah peningkatan ratio ketergantungan          kebebasan rentang gerak, menyebabkan

      usia lanjut    ( old age ratio   dependency).    lanjut usia memiliki              kesukaran

      Setiap penduduk usia produktif akan              berdandan, toileting, dan makan. (Surini,

      menanggung semakin banyak penduduk               1999). Selain     itu,   penunrnan fungsi
      usia lanjut. Angka ketergantungan lanjut         muskuloskeletal yang spesifik merupakan

      usia sesuai       Susenas (Survei Sosial         penyebab penting terjadinya hal tersebut,

      Ekonomi Nasional) BPS 2008            sebesar    misalkan tidak mampu melaksanakan
                            I


      13,720    ,   artinya setiap 100 penduduk        aktivitas hidup sehari hari yang mendasar

      produktif menanggung 14 penduduk tidak           seperti mandi, berpakaian dan
      produktif usia 65 tahun ke atas (Martono,        melaksanakan aktivitas hidup sehari hari
                                                                                         10




 lainnya (Watson, 2003). Hampir 40o/o       dai              fkhana and Kahana (2002)
                                                    seseorang-
                                                                                                  I
 lansia berusia     di atas 65            tahun     menjelaskan model proactive of
                                                                                                  u
 rnelaporkan beberapa tingkat keterbatasan          successfuI agmg tentang    fa}tor internal
 aktifitas. Narnun hanya   10,60/o   lansia yang    lanjut usia yang mempengaruhi succesfull
 tidak mampu melakukan kegiatan utama               aging lanj.ut- usia seperti kehilangan
 mereka. Persentase itu meningkat seiring           harapan, harga diri rendah, penerimaan
pertambahan usia menjadi sekitzr           20o/o    diri dan keyakinan diri (self fficacy)
                                                                                                      ll
atau satu dari lima untuk rnereka yang              lanjut usia dalam menjalankan kehidupan
                                                                                                      !
berusia   di   atas 85 tahun (Hanlon dan           sehari-hari yang mempengaruhi proses
                                                                                                      I
Pickett,2009).                                     adaptasi terhadap penuaan dan kualitas
                                                                                                       i
      Dalam melalsanakan kemandirian               hidup lanjut usia.
aktifitas hidup sehari-hari,              selain         Kajian tentang .self eficaqt selama
dipengaruhi       oleh     kesehatan        dan    ini   masih terbatas pada       perubahan
keterbatasan fisik, juga dikaitkan dengan          perilaku individu, seperti perringkatan self
motivasi dan self eficacy lanj& vsia. Setf         eficacy untuk berhenti merokok (Effendi,
fficacy adalah pertimbangan pendapat               2005), hubungan coping, depresi dan self
seseorang mengenai kemampuannya                    eficocy 6!Vilby, 2004), self       e/ficacy
untuk melakukan serangkaian tindakan               perawat dalam kinerja    di Rumah     Sakit
yang diperlukan untuk mencapai tujuan.             (Ibnu, 2005), self efficacy dan orientasi
Bandura, 1989 mengemukakan bahwa                   tujuan belajar ,, siswa di         sekolah
self efr"acy merupakan mekanisme                   (Wulansari, 2001), effikasi diri dan
pengaktifan seseorang dalam                        perilaku diit ( Elissa, 2007). Kepatuhan
menggabungkan kemampuan cognitive                  dalam progam pengobatan, mencegah
behavior dan sosialnya pada                saat    sex pra nikah, pemeriksaan mamografi
melaksanakan fugas tertentu. Kel,akinan            dan Pap Smear, penggunaan kondom
yang kuat akan        kemampuan yang               dalam pencegahan penularan HIV (
dimiliki, menentukan usaha           seseorang     Glanz, 2008). Tetapi belum             ada
dalam mengerjakan           tugas-tugasnya.        pembahasan tentang    self eficacy pada
Keyakinan yang kuat tentang efektifitas            lanjut usia dalam kemandirian
kemampuan menentuka n coping behovior
                                                                                             11.




melaksanakan aktifitas hidup sehari-hari           yang tinggal di Panti Werdha pada bulan
(Activity   Dai11,   Living/ADL).                  Juli sampai September 2013 yang tidak
                                                   mengalami tuna rungu dan tuna wicara,

      METODE PENELITIAN                            dan                simple random
                                                            merrggunakan
                                                   sampling' untuk 'mendapatkan 35

      Penelitian       ini   bertujuan   untuk     responden.

mengetahui hubungan self        fficacy lanjut            Variabel penelitian bebas          adalah

usia dengan kemandirian ahifitas hidup             self             dengan parameter yang
                                                          "fr"a"y
sehari-hari, dengan Target Luaran yang             diamati adalah   l) Magnitude,   2). Sterngth

ingin dicapai Penerbitan pada jurnal               dan 3), Generality. Pernyataan favourable

ilmiah yang ,.berstandar ISSN dengan               dan unfavourable dengan menggunakan
kontribusi Mengembangkan model                     skala linkert. Variabel      tergantungnya
ntental heahh promotizn melalui                    adalah Kemandiran lanjut usia dalam
pendekatan sel/' eJficacy dalam kajian             aktifitas sehari-hari dengan       Observasi

kesehatan      jiwa,     lvlemperkaya ruang        aktifitas lanjut usia dengan menggunakan
lingkup determinan perilaku         kesehatan,     Indeks Barthel yang dimodifikasi.
terutama kesehatan       jiwa lanjut usia,   dan   Analisa data melalui tahapan editing,
Pengembangan materi perkuliahan mata               coding, scoring, tabulating setelah itu
kuliah Kesehatan Jina dan Keperawatan              menggunakan      uji   Spearman Rho Rank.

Lanjut usia.                                       Derajat kemaknaan      a:0.05   artinya   jikap
      Desain penelitian analitik dengan            <0,05 maka H0 ditolak dan        Hl   diterima
metode pendekatan Oross              Sec(it>nal    yaitu terdapat hubungan self          efficacy
dirnana variabel sebab atau resiko (Sef            dengan kemandirian aktifitas sehari-hari

fficac.r,) dan akibat (Kemandinan lanjut           lanjut usia yang tinggal di Unit Pelayanan

usia dalam aktifitas sehari-hari) diukur           Teknis Panti Werdha               Mojopahit
dan dikumpulkan secara bersamaan,                  Mojokerto.

sesaat dan satu kali saja, serta tidak ada
proses .{itllow up. Penelitian dilaksanakan

di Panli Werdha        Majapahit Mojokerto.
Populasinya adalah seluruh lanjut usia
                                                                                                            L2




HASIL PENELITIAN                                         Ito
                                                                rdlb                      Jumlah
                                                                                                     Prosentase
                                                                 ADLL.rdr                                (%\
1. Karakteristik      responden berdasar-
                                                          l.    Itftndtui                      6         17,1
      lran Self EJlicacy
                                                          2.    Ke*ergafuqan                   .9        54.3        w
Tabel    I Distribusi Frekuensi Tingkat                         Ringan
       Self ellicacy Lansia di UPT Panti                                                                             fiq
                                                                                  :




       Werdha MojoPahit                         Kab.
                                                          J.
                                                                Keterganilngaq
                                                                SedanglBerat                   r0        28.6
       lVlojokerto Tahun 2013
                                                                       Jumlah                  35        100
         Tingknt
                                      Prosentase
 No        seU             Jumlah
                                         (%)
         Ellicacy

 I      seU                  ll           31,4
                                                               Berdasarkan       tabel diaras didapatkan
        Efficacy
        Tinggi                                           data sebagian besar responden mengalami
 2.     Solf                 24           68,6           ketergantungan ringan yaitu sebanyak
        Eficacy
        Rendah                                           19    (54,30       )   responden,          l0    (28,6Yo1

             Jumlah          35           100            responden mengalami ketergantungan

      Berdasarkan table                         diatas   sedang/berat, dan                6   (17,1o/o) responden

menunjukkan bahwa sebagian                      besar    mandiri.

responden memiliki harga              diri   rendah

yaitu sebanyak 24 (68,60/o) responden
sedangkan yang memilih harga diri                        3, Ifubungan Self effrcacy dengan
tinggi sebanyak       ll   (31,4o/o) responden.                Kemandirian aktifitas sehari-hari
                                                               Lansia
                                                                                      i


2.    Karakteristik responden berdasar-                  Tabel     I     Tabulasi Silang Hubungan
      kan Kemandirian Aktifitas Sehari-                           Setf          efifrcrcy                 dengan
                                                                  Kemandirian ADL L-ansia di
      hari                                                        Panti Werdha l\tojopahit Kab.
                                                                  Mojokerto Tahun 2013
Tabel 2 Distribusi Frekuensi Kemandi-
     rian Aktifitas Sehari-hari Lansia
     di UPT Panti Werdha Mojopahit
     Itub. Mojokerto Tahun 2013
                                                                                  13




                                              dari nilai alpha (0.05) maka I{o ditolak
                                              dan Hr diterima yang artinya ada
                                              hubungan S"lf Eficacy dengan
                                              kemandirian dalam aktifitas sehari-hari
                                              lansia   di ilPT Panti Werdha Mojopahit
                                              Kab. Mojokerto. Hal itu dibuktikan juga
                                              dengan tingkat koefisien korelasi sebesar

                    = 0.000
                                              0.571 yang berarti terdapat korelasi antar
                P

               Cc   -   0.571                 kedua variabel dengan tingkat sedang.




          Dalam uji statistic Spearman rho
ditemukan signifikansi sebesar 0.000 <

                                              dengan status pendidikan tidak sekolah
PEMBAII,{SAN                                  serta pekerjaan sebagai petani          dan
                                              terdapat pada responden usia 60-74 tahun
l. Self Ellicacy Lansia di UPT panti
     Werdha Mojopahit Kab. Mojokerto.                   Menurut Peplau dan Sulivan
                                              dalam Yosep (2009) mengatakan bahwa
       Sebagian besar responden
                                              Stlf Efficacy berkaitan           dengan
memiliki Self Eficacy rendah yaitu
                                              pengalaman interpersonal, dalam tahap
sebanyak 24 responden (68,8%) yang
                                              perkembangan dari    bayi sampai lanjut
sebagian besar merupakan perempuan
                                              usia seperti good me, bad me, not       me,
dan memiliki status pendidikan tidak
                                              anak sering dipersalahkan, ditekan
sekolah serta sebagian besar memiliki
                                              sehingga perasaan amannya tidak
pekerjaan sebagai petani pada masa
                                              terpenuhi dan meftNa ditolak oleh
mudanya dan pada responden dengan usia
                                              lingkungan dan apabila koping yang
60   - 74 tahun, sedangkan yang memiliki      digunakan      tidak efektif        akan
Sulf L.fficucy tinggi           sebanyak 1l
                                              menimbulkan SeU       Efficaqt    rendah.
responden (31,4%) yang sebagian besar
                                              Menurut Caplan,lingkungan sosial akan
juga merupakan responden          perempuan
                                              mempengaruhi individu, pengalaman
seseorang dan adanya perubahan sosial        nqlUn rcgutungan             ringan yaitu
seperti perasaan dikucilkan, ditolak oleh    seUroft 19 responden (54,3%) Yang
lingkungan sosial, tidak dihargai akan       sebagim   bcsr renrpakan       peremPuul

menyebabkan stress dan menimbulkan           dan nemilih stahs pendidikan tidak
penyimpangan perilaku akibat harga diri      sekolah sefia-qehNqian besar tidak bekerja

renda. Adapun Self Effcacy rendah ini        dalam masa mrdarr5nr dan pada responden

terbukti denga4 kurangnya lansia dalam       dengan usia 60    -   74 tahun, sedangkan
menghargai keberhasilan yang mereka          sebagian    kecil yaitu      sebanyak    6

raih, merasa kurang puas dan tidak           responden      (l7,lyo) mandiri   sebagian

bahagia dengan ' hidupnya serta tidak        besar   juga      merupakan     responden

mampu menyesuaikan         diri   dengan     perempuan dengan status pendidikan
lingkungannya, pikiran cenderung mudah       tidak sekolah serta peke{aan       sebagai

terserang perasaan         pufus      so,    petani dan terdapat pada responden usia
meremehkan kekuatanlkemampuan diri.          60-74 tahun.

Dari pihak manajemen panti pun      sudah
                                                     Berbagai kemunduran fisik
menerapkan suatu metode yang dinilai
                                             mengakibatkan kemunduran             gerak
bagus yaitu , sering        mengadakan
                                             fungsional baik kemampuan mobilitas
pertemuan sosial seperti diadakannya
                                             atau perawatan diri. Selanjutnya juga
pengajian/ceramah di pagi hari 2x dalam
                                             berdampak terhadap kemampuan
seminggu, adanya senam pagi pada hari
                                             beradaptasi dengan lingkungan
jumat sehingga lansia tidak merasa bahwa
                                             aktifitasnya (Pudjiastuti, 2003). Tingkat
dirinya kurang mampu        bersosialisasi
                                             ketergantungan moderat yang dialami
dengan lingkungannya serta cenderung
                                             sebagian besar responden menunjukkan
memiliki Self WaW rendah.
                                             masih kurangnya kemampuan responden
2. Kemandirian aktifitas     sehari-hari     untuk merawat dirinya sendiri dalam
    Lansia   di   rUPT Panti lilerdha        aktifitas sehari-hari akibat berbagai
    Mojopahit tr(ab. Mojokerto.              kemunduran yang dialaminya. Tingkat
                                             ketergantungan    ini juga menunjukkan
        Berdasarkan tabel     4.7   diatas
                                             kebutuhan responden akan bantuan pada
didapatkan data sebagian besar responden
                                                                                        t5


beberapa aktifitas sehari-hari. Tingkat         disingkirkan, serta tidak dibutuhkan lagi,
kemandirian responden dipengaruhi oleh          Jadi    jika kondisi tersebut tidak segera di
umur, jenis kelamin, pekerjaan            dan   atasi maka tidak menutup kemungkinan
pendidikan,                                     lansia yang awalnya mempunyai Self
                                                Eficacy tinggi akan'berangsur - angsur
2. Hubungan Self fficacy             dengan
                                                menunm             dan         menyebabkan
   Kemandirian ADL Lansia           di   UPT
                                                meningkatnya ketergantungan pada lansia
   Panti Werdha, Mojopahit               Kab.
                                                tersebut. Terdapat juga responden dengan
   Mojokerto
                                                Self Eficacy rendah tetapi tidak mandiri
          Dalam uji .statistic Spearman rho     dalam aktifitas sehari-hari yaitu sebanyak
ditemukan signifikansi sebesar 0.000 <          I   responden (4,2o/o). Hal   ini dipengaruhi
dari nilai alpha (0,05) maka Ho ditolak         oleh pengendalian mekanisme koping
dan H1 diterima yang artinya ada                yang baik serta adanya kedekatan lansia
hubungan SeU trfficacy dengan                   tersebut dengan perawat        di   panti   atau
kemandirian dalam aklifitas sehari-hari         mahasiswa yang praktik di panti,
lansia   di UPT Panti Werdha      Mojopahit     sehingga meskipun lansia tersebut
Kab. Ir{ojokerto. Hal itu dibuktikan juga       mempunyai Self Eficacy rendah tetapi
dengan tingkat koefisien korelasi sebesar       dapat diatasi sehingga masalah tersebut
t).571 yang berarti terdapat korelasi antar     tidak           sampar         menimbulkan
kedua variabel dengan tingkat sedang.           ketergantungan.

          Respo:rden dengan Self    ltficacy               Self Eficacy dibutuhkan          oleh
tinggi tetapi mengalami ketergantungan          lansia untuk mefirulihkan status
ringan yaitu sebanyak         6   responden     fungsionalnya        (ADl-) ke              arah
(54,5%). Hal   iri   dipengaruhi oleh faktor    kemandirian sesuai laraf kemampuan
psikososial yartu menurunnya kapasitas          lansia dengan rnengjdentifikasi faktor
hubungan dengan keluarga, berkurangnya          risiko yang berperun (Tamher                dan
intensitas kunjungan keluarga yang              Noorkasiani, 2009). Iianjut usia dengan
dicintar lambat laun menimbulkan                kesehatan sedang cenderung tidak
perasaan tidak berguna, merasa                  mandiri. Pada beberapa kegiatan mereka
memerlukan bantuan orang lain, misalnya        menrrrmln kondisi kesehatan               seseorang

mengerjakan pekerjaan yang berat atau          secffa b€mahap dalam ketidalcrnampuan
mengambil            keputusan.      Untuk     secana   fisik mereka hanya tertarik             pada

mengerjakan beberapa aktivitas fisik dan       kegiatan yang memerlukan sedikit tenaga

psikis yang berat mereka memerlukan            dan kegiatan   fisik {setiawan, 2039).
pertolongan    dari orang lain.    Dengan




KESIMPULAN DAN SARAN


A.    Simpulan                                    putus          &s,                meremehkan

I. Seff' Eficaqt lansia di UPT Panti              kekuatan/kemampuan         dr   ri.

   Werdha Mojopahit Kab. Mojokerto                Kemandirian aktititbs                  sehari-hari

   menunjukkan bahwa sebagian besar               lansia di UPT Pantj Werdha Mojopahit

   responden memiliki        S"lf E/ficctcY       Kab. Mojokerto d. dapatkan sebagian
   rendah yaitu sebanyak       24 (68,8%)         besar mengalami                 ketergantungan

   responden        yang sebagian     besar       ringan yaitu sebanyak                 l9   (54,30/ol

   merupakan perempuan dan memiliki               responden      yang sebagian                  besar

   status pendidikan tidak sekolah serta          merupakan perempuan dan memiliki

   sebagian besar memiliki peke{aan               status pendidikan tidak sekolah serta
     sebagai petani pada masa mudanya             sebagian besar tidak bekerja dalam
   dan pada responden dengan usia 60      -       masa mudanya dan pada responden
     74 tahun. Adapun Self Eficacy rendah         dengan usia 60   -   74 tahun

     ini terbukti   dengan kurangnya lansia       Ada hubungan Self fficacy dengan
     dalam menghargai keberhasilan yang           Kemandirian aktifitas sehari-han
     mereka raih, merasa kurang puas dan          lansia di UPT panr Werdha Mojopahit

     tidak bahagia dengan hidupnya     serta      Kab. Mojokerto. Hal             ini    dibuktikan
     tidak mampu menyesuaikan diri                dengan hasil         ujr   analisis         dengan

     dengan lingkungannya, pikiran                menggunakan       uji   statistic Spearman
     cenderung mudah terserang perasaan           rho ditemukan tingkat                 signifikansi
    1.6
                                                                                             t7


FOrang
               sebesar 0,000 < dari nilai o ( 0.05 ) dan   tercapai secara maksimal           salah
npuan
               nilai koefisien korelasi 0,571. Adanya      satunya dengan cara melakukan
ipacta
               hubungan tersebut         menunjukkan       pendekatan secara personal maupun
Enaga
               bahwa semakin tinggi Self Eficacy           kelompok yang       di   dalamnya berisi
               yang dimiliki lansia, maka semakin          motivasi dan dukungan terhadap
               mandiri lansia.                             lansia yang tidak memiliki semangat
                                                           dalam menjalani hidupnya seoptimal
          B. Saran                                         mungkin untuk             meminimalkan
                                                           kejadian depresi pada lansia sehingga
          l.   Bagi lansia
hkan                                                       lansia nyaman untuk tinggal di panti
                Untuk lansia di harapkan lebih             dan dapat menjalani sisa hidupnya
hari            mampu meminimalkan rasa                    dengan bahagia dan sukses. Salah
I

ahit
                ketidakmampuan         dan     peras&rn    satunya dengan cara mengadakan

Fan
                rendah diri ketika berhadapan dengan       kegiatan   -   kegiatan bersama seperti

gan
                sesama lansia yang                dapat    makan bersama, berdoa           bersama,

tA)             meyebabkan SeA Efricacy lansia             olahraga bersama atau mengadakan
                menjadi rendah sehingga dengan cara        permainan yang bersifat kerjasama
Far
                mengikuti kegiatan yang ada baik           kelompok.
iti
                yang terladwal atau insidentil,
lsa
                mencari kegiatan positif sering
an
                mengikuti kegiatan senam            pagl
tn
I
                dengan lansia yang lainnya, mampu
i
:


n               untuk mengeksplorasi       kemampuan
                yang dimilikinya.
F

h
          2. Untuk Panti Werdha
I
I               Kepada pihak pengelola             panti
                diharapkan mampu mengembangkan
                system       managenment    panti   agar

                pelayanan serta visi dari panti dapat

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1
posted:7/22/2014
language:Unknown
pages:10