Mengoptimalkan Pikiran bawah sadar

Document Sample
Mengoptimalkan Pikiran bawah sadar Powered By Docstoc
					             Mengoptimalkan Pikiran Bawah Sadar
                      By. Ir. Hendry Risjawan, MTC, MNLP, EITC, CH, CHt, CI


                                         Pikiran adalah benda yang secara fisik sangat sulit diindera
                                         dengan panca indera. Itu sebabnya, seperti juga pada
                                         fenomena lain yang sulit diindera dengan panca indera,
                                         dibuatkanlah sebuah model. Model yang paling umum
                                         adalah pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.
                                         Pembedaan dua “macam” pikiran ini perlu dilakukan agar kita
                                         mudah memahami bagaimana pikiran kita bekerja. Jika kita
                                         hanya memahami pikiran sekedar sebagai“pikiran” saja, kita
                                         akan mudah memahami bagaimana sebuah gerakan bisa kita
                                         lakukan karena dipicu oleh pikiran untuk bergerak. Namun
                                         demikian, kita akan mengalami kesulitan ketika mencoba
                                         memahami bagaimana paru-paru bisa bergerak hingga kita
                                         bisa bernafas misalnya. Sesuatu yang “bukan sadar”adalah
                                         jawabannya.
Di antara dua “macam” pikiran ini ada sebuah wilayah yang disebut dengan“critical area” yang
menjembatani pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Area ini adalah area sementara, tempat segala
masukan dari luar – yang masuk lewat panca indera – mengalami pengujian, alias dikritisi, dianalisis,
dandilogikakan. Hasilnya jelas. Apa yang lulus uji, akan ditindaklanjuti menjadi sikap, keputusan, dan
tindakan, atau menjadi keyakinan dan kepercayaan, atau disimpan secara jangka panjang sebagai
bagian dari “operating system”. Apa yang tidak lulus uji, akan ditolak.
Di wilayah inilah para hypnotist bernegosiasi dan mempersuasi, agar pengujian itu tidak dilakukan, tidak
terjadi, atau tidak berlebihan menguji. Dalam pengertian yang sehat (hypnotherapy, motivasi, atau
nasihat misalnya), masukan dari luar bertujuan membuat sistem uji ini mengalah, mengerti,
teryakinkan ataumemberi jalan agar masukan itu segera masuk ke wilayah pikiran bawah sadar. Dalam
pengertian negatif (gendam, cuci otak, melalaikan, dan melengahkan), masukan dari luar
bertujuan “melumpuhkan” sistem uji ini. Dari pemahaman inilah, kita dapat menyebut hypnotisme
sebagai ilmu komunikasi danpersuasi.
Berikut ini adalah sebuah model yang disederhanakan dari sistem pikiran sadar dan bawah sadar,
menurut riset Dr John G Kappas, hypnotherapist pendiri HMI (1968).
Pikiran dibagi ke dalam dua wilayah besar, yaitu:
-   Pikiran sadar (12%)
-   Pikiran bawah sadar (88%)


PIKIRAN SADAR
Pikiran sadar dapat diumpamakan seperti CPU komputer. Di sinilah “current rules of life” diletakkan.
Segala bentuk keyakinan, kepercayaan, dan sistem tata nilai yang berlaku bagi hidup kita saat
ini, dioperasikan di wilayah ini (penyimpanannya di pikiran bawah sadar). Fungsi utama bagian ini
adalah berpikir, berlogika, merasakan, menganalisis, memutuskan, mengimplementasikan keputusan,
dan mengontrol gerakan tubuh secara sadar.
Di wilayah ini, ditempatkan juga segala informasi tentang kejadian, pengalaman, dan perasaan yang
terjadi pada diri kita selama kurang lebih 90 menit terakhir. Selanjutnya, segala informasi itu
dilemparkan ke critical area untuk diproses lebih lanjut, jika tidak langsung ditolak sedari awal.


                                                                                               Page | 1
Ketika hari telah sore, dan kejadian tadi pagi masih mengganggu pikiran kita, ketika itulah kita
dinyatakan mengalami information overload.



PIKIRAN BAWAH SADAR
Pikiran bawah sadar dapat diumpamakan seperti harddisk komputer yang berkapasitas amat besar. Di
sinilah diletakkan detil-detil dari segala aturan kehidupan, pengalaman masa lalu termasuk segala emosi
yang terkait, sistem tata nilai yang diyakini berjangka panjang, dan segala data base informasi yang
diperlukan untuk segala aktivitas-aktivitas pikiran sadar di atas.
Di wilayah pikiran bawah sadar ini, ditempatkan segala ingatan tentang segala kejadian, pengalaman,
dan perasaan sepanjang hidup kita. Di wilayah ini segala informasi itu disusun secara rapi menjadi
berbagai bentuk pembelajaran yang menjadi berbagai konsep yang siap pakai, dan nanti digunakan lagi
ketika kita mengalami pengalaman yang kurang lebih sama. Di wilayah ini jugalah segala kebiasaan dan
habit terbentuk sebagai konsepsi-konsepsi, yang segera “naik” ketika pemicunya datang.
Jika information overload itu masih ada, tidur kita akan gelisah. Dan jika terbawa ke dalam tidur, maka
kita mungkin akan mengalami mimpi buruk. Lebih buruk lagi, jika di pikiran bawah sadar informasi
itu “terlanjur diterima”, maka ia akan berkembang menjadi kebiasaan buruk atau limiting belief.
Menjadi penyakit kehidupan menahun atau bahkan seumur hidup. Rata-rata kita punya contoh tentang
ini.
Pikiran bawah sadar berfungsi sebagai alat untuk memfilter data yang masuk dari luar yang dijaga oleh
pikiran sadar kita. Pikiran bawah sadar cenderung dipengaruhi oleh berbagai hal yaitu : minat, fokus,
emosi, kepercayaan yang tinggi, etika, situasi dan kondisi, dan lain sebagainya. Misalnya ketika kita
mempunyai minat dengan sesuatu otomatis dengan mudah kita dapat memfilter sesuatu tersebut
cenderung lebih mudah untuk dimasukkan di pikiran bawah sadar.
Seorang ahli hipnotis (baca: hypnosis) mempunyai teknik hipnosis khusus dalam membuka pintu
gerbang pikiran bawah sadar partisipannya. Dengan teknik hipnosis khusus maka seluruh saran yang
tidak masuk akal dapat masuk dalam pikiran bawah sadar partisipan. Cara hipnosis yang ditunjukkan
begitu rapi dan tidak disadari oleh penonton/klien. Walaupun para hipnotis menggunakan teknik
hipnosis secara sederhana dan logis untuk membuka pikiran bawah sadar. Yaitu teknik hipnosis dengan
cara berkomunikasi dengan piawai, membangun situasi, membangun fokus, serta menyampaikan
kalimat hipnotic dengan percaya diri.
Teknik membuka pintu gerbang pikiran bawah sadar memang terkesan sangat sederhana dan mudah
dilakukan. Tetapi jika Anda ingin mencobanya, Anda harus dibekali teknik belajar hipnosis yang benar.
Karena jika tidak, maka orang yang Anda pengaruhi dengan kalimat hipnosis dari Anda tidak akan
berhasil masuk dalam pikiran bawah sadar.
Pikiran bawah sadar bekerja secara terpisah dari pikiran sadar. Meskipun pikiran sadar dan bawah sadar
bekerja secara bersama-sama, dan proses kesadaran dan proses berpikir yang berlansung pada masing-
masing pikiran serta respon yang diberikan berbeda. Namun kedua pikiran ini saling mempengaruhi.
Pikiran bawah sadar dapat mendengar, melihat atau merespon hal-hal yang tidak tertangkap oleh
pikiran sadar. Pikiran bawah sadar bisa memikirkan hal-hal yang berbeda dengan yang dipikirkan pikiran
sadar. Pikiran bawah sadar memiliki ketertarikan pada hal yang ia sukai. Tetapi belum tentu menarik
bagi pikran sadar. Pikiran bawah sadar dapat mengendalikan aktivitas fisik tanpa disadari oleh pikiran
sadar dan dapat mengungkapkan idea tau pemikiran yang berada diluar jangkauan pikiran sadar.
Walaupun tidak selalu sama, tetapi proses dan aktivitas pikiran bawah sadar biasanya mendukung atau
meneruskan kegiatan dan keinginan pikiran sadar. Pada kondisi tertentu pikiran bawah sadar bisa
bertindak secara mandiri terlepas dari pengaruh pikiran sadar, mengungkapkan keinginannya dan
melakukan tindakan yang tidak berhubungan dengan proses berpikir yang terjadi di pikiran sadar.



                                                                                              Page | 2
1. PIKIRAN BAWAH SADAR ADALAH GUDANG PENYIMPAN INFORMASI




Manusia sebenarnya mempunyai pengetahuan yang sangat luas, namun seringkali mereka tidak tahu
bahwa pada diri mereka sudah tersimpan pengetahuan serta informasi itu. Pengetahuan bisa berupa
informasi yang berhubungan dengan fisik, emosi, psikologi atau intelektualitas yang dulunya pernah
diperoleh secara sadar atau tidak melalui upaya yang keras. Namun pengetahuan itu seolah-olah hilang
karena telah berada diluar wilayah pikiran sadar.
Sebagai contoh kemampuan untuk naik sepeda. Kemampuan ini adalah kemampuan yang proses
mempelajarinya tidaklah mudah. Walaupun kita sering melakukan aktivitas ini bahkan mungkin setiap
hari, namun kita tidak sadar kalau kita bisa naik sepeda dikarenakan kita pernah belajar naik sepeda
dengan proses jatuh bangun pada saat masih awal belajar. Contoh lain adalah orang dapat belajar tanpa
menyadari bahwa mereka telah belajar sesuatu dan dapat menggunakan apa yang mereka pelajari
secara otomatis. Pelajaran semacam ini dapat terjadi karena pikiran bawah sadar merupak sistem
kesadaran dan tempat pemrosesan informasi yang paralel tetapi sekaligus terpisah dari pikiran sadar.
Fungsi pikiran bawah sadar selain menyimpan setiap detail informasi dalam hidup kita, juga berfungsi
untuk menyimpan ingatan secara permanen. Ingatan yang disimpan meliputi suara, gambar, suhu,
emosi, sensasi, dan lainya. Pikiran bawah sadar sebagai media penyimpan sejak mulai organ otak bayi
terbentuk dalam rahim. Karena merupakan tempat penyimpanan semua informasi manusia yang
bersangkutan maka dalam keadaan hypermnesia seseorang masih bisa mengakses informasi yang sudah
tidak bisa diakses oleh pikiran sadar.


2. PIKIRAN BAWAH SADAR ADALAH POTENSI YANG BELUM DIGUNAKAN
Manusia terlahir dengan system saraf dan fisik yang rumit , sehingga memungkinkan manusia mampu
melihat, mengamati, berpikir dan memberikan respon. Namun dalam proses pertumbuhan serta
perkembangan seseorang manusia, hanya sebagian kecil dari seluruh potensi dirinya yang berkembang
sepenuhnya dalam pikiran sadar. Potensi yang belum tergali dan belum di eksplorasi masih berada
dalam pikiran bawah sadar.
Kemampuan pikiran bawah sadar jauh melebihi pikiran sadar dalam hal persepsi, konsep, emosi, dan
respon. Pikiran bawah sadar berisi segala hal yang tidak diperhatikan, diabaikan atau bahkan ditolak
oleh pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat mengakses dan menggunakan segala sesuatu yang ada
dipikiran sadar, sedangkan pikiran sadar umumnya tidak bisa menjangkau informasi dan potensi pikiran
bawah sadar.




                                                                                            Page | 3
3. PIKIRAN BAWAH SADAR SANGAT CERDAS
Pikiran bawah sadar jauh lebih cerdas, bijaksana, dan cepat daripada pikiran sadar. Pikiran bawah sadar
dapat menjangkau lebih banyak informasi daripada pikiran sadar serta dapat menganalisa dan meninjau
ulang suatu informasi tanpa pengaruh bias dari rasa bangga, prasangka atau penghargaan. Dengan kata
lain, pikiran bawah sadar mewakili suatu potensi intelektual yang berfungsi pada kapaistas puncak.
Meskipun pikiran bawah sadar sangat cerdas, ini tidak berarti bahwa tidak pernah berbuat kesalahan.
Terkadang pikiran bawah sadar bisa menarik kesimpulan yang keliru atau tidak logis karena terpengaruh
oleh keterbatasan yang berhubungan dengan persepsi dan fisik.


4. PIKIRAN BAWAH SADAR BERSIFAT SANGAT SADAR
Perluh diketahui bahwasanya pikiran bawah sadar tidak selalu bersifat tidak sadar, bahkan sebaliknya
pikiran bawah sadar sebenarnya sangat sadar dan responsive terhadap setiap kejadian. Pikiran bawah
sadar dikatakan tidak sadar dalam pengertihan bahwa pikiran bawah sadar tidak sadar akan keberdaan,
kegiatan atau operasi, upaya komunikasi, dan pengaruhnya terhadap pikiran, persepsi dan perilaku.
Disebut dengan pikiran bawah sadar dikarenakan kita tidak sadar akan keberadaan pikiran ini.
Apabila kita sedang berinteraksi dengan orang lain. Pikiran bawah sadar kita dengan orang yang kita
ajak berinterakasi akan sibuk mengamati kegiatan bawah sadar lawan bicara kita. Tanpa diketahui oleh
pikiran sadar mereka tentang apa yang sedang terjadi. Komunikasi bawah sadar Ini mempunyai efek
yang sama kuat atau bahkan lebih kuat daripada pengaruh komunikasi dengan pikiran sadar.
Saat dua orang bertemu, secara bawah sadar pikiran mereka saling menilai siapa yang lebih positif.
Orang yang lebih positif akan menang dan mempunyai postur atau pengaruh yang lebih kuat dan
dominan.


5. PIKIRAN BAWAH SADAR MENGAMATI DAN MEMBERI RESPON DENGAN JUJUR
Pikiran sadar mempunyai sifat bias, prasangka, penghakiman, pengharapan, penegelompokan, persepsi
dan kerangka berpikir konseptual, sedangkan pikran bawah sadar terbebas dari sifat-sifat tersebut dan
mampu menghasilkan kesdaran realitas yang lebih objectif.
Pengetahuan dan persepsi pikiran bawah sadar tentang realitas bersifat langsung, tidak bias, dan apa
adanya. Pikiran bawah sadar menyerap dan mengerti realitas berdasarkan pengalam nyata apa adanya,
tanpa adanya proses pemberian makna penjelasan yang rumit, seperti yang dilakukan pikiran sadar.si
Pikiran bawah sadar tidak menyaring atau mendistorsi informasi agar sesuai dengan aturan atau acuan
berpikir tertentu.
Kemampuan persepsi, pemahaman dan respon pikran bawah sadar sama dengan yang ditunjukkan oleh
seorang anak kecil yang masih polos, belum memiliki prasangka, bias, pengharapan, dan aturan yang
kaku seperti orang dewasa.


6. PIKIRAN BAWAH SADAR MENYERUPAI PIKIRAN ANAK KECIL
Anak kecil lebih banyak menggunkan pikiran bawah sadarnya dari pada orang dewasa. Karena pada saat
masih kecil pikran sadarnya belum berkembang sepenuhnya sehingga anak perluh mengakses pikiran
bawah sadar mereka untuk membantu belajar dan berkembang. Dengan demkian, sifat dan perilaku
anak seringkali lebih responsive terhadap proses bawah sadar dan lebih awas dalam pengamatan
mereka daripada orang dewasa.




                                                                                              Page | 4
7. PIKIRAN BAWAH SADAR ADALAH SUMBER EMOSI
Emosi sering sekali mncul secara mendadak, tanpa diminta dan seringkali tidak dapat dimengerti oleh
pikiran sadar. Emosi muncul dari pikiran bawah sadar. Emosi adalah bentuk ekspresi yang
mencerminkan perasaan atau reaksi pikiran bawah sadar terhadap suatu situasi yang berhubungan
dengan kepribadian individu.
Emosi bersifat tidak logis, tidak rasional dan tidak sadar. Emosi bersifat alamia dan merupakan bentuk
komunikasi bawah sadar yang sangat bermanfaat, emosi memberitahu bagaimana perasaan kita
terhadap sesuatu meskipun kita tidak sadar apa yang kita rasakan.


8. PIKIRAN BAWAH SADAR BERSIFAT UNIVERSAL
Proses dan sifat kerja umumnya sama pada setiap manusia, tidak terpengaruh kebangsaan, agama ,
budaya atau latar belakang sejarah. Pikiran bawah sadar seseorang dapat berkomunkasi denganpikiran
bawah sadar orang lain melebihi pikiran sadar.
Pikiran bawah sadar sebenarnya merupaka fakta bahwa semua orang pada awalnya sama, saat
dilahirkan hanyalah manusia biasa yang sama-sama membawa kemampuan mental dan fisik yang dapat
dikembangkan. Serta membawa kemampuan belajar alamiah.
Isi pikiran bawah sadar manusia tentunya berbedah antara satu dengan lainya, tergantung pada
pengalaman, lingkungan, dan hasil pembelajaran individu masing-masing. Namun pada dasarnya bentuk
struktural, atau pola respon setiap pikiran bawah sadar setiap manusia sangat mirip antara satu dengan
lainya. Bisa dikatakan setiap manusia pada hakekatnya sangat berbeda tetapi juga sangat mirip.



Sekuat Apakah Pengaruh Pikiran Bawah Sadar….?
Pikiran sadar dan pikiran bawah sadar selalu bekerja bersama-sama walaupun memiliki fungsi dan
bagian yang berbeda. untuk mempermudah pemahaman kita terhadap konsep pikiran seperti sebuah
kapal selam. Disini saya contohkan bahwa pikran sadar merupakan teropong sebuah kapal selam
ditengah lautan yang terlihat secara kasat mata besarnya hanya 10% dari keseluruhan ukuran kapal
selam tersebut. Pikiran bawah sadar mencakup 90% ukuran keseluruhan dari kapal selam tersebut
tetapi tertutup oleh air laut sehingga jarang diperhatikan keberadaanya. menurut anda bagaimana cara
mudah untuk menggerakkan kapal selam tersebut ke arah yang kita inginkan..?
   •   Mendorong teropong kapal selam dari permukaan. Pilihan ini membutuhkan usaha dan tenaga
       yang cukup sangat besar. kalaupun usaha tersebut berhasil kemungkinannya adalah
       teropongnya patah dan kapal selam tersebut tetap berada di tempat semula.
   •   menggerakkan kapal selamnya adalah pilihan kedua. Saat kapal selam bergerak atau berpindah
       posisi maka teropongya juga ikut bergeser sesuai dengan posisi kapal tersebut. Pikiran sadar
       selalu saja menyesuaikan diri dengan keputusan dari pikiran bawah sadar.
Bukankah menggerakkan atau memindahkan posisi kapal selam justru membutuhkan usaha yang
berlipat ganda dari pada mendorong terpongnya..?. Tidak, justru hal inilah usaha termudah yang pasti
berhasil dilakukan. Pikiran sadar dan Bawah sadar adalah milik kita sebagai manusia. Jadi sebagai
pemilik dari kapal selam tersebut kita tidak perluh mendorong kapal selam tersebut untuk
memindahkanya tetapi dengan menyalakan mesinya dan memutar atau mengemudi ke arah yang kita
tujuh.
Pikiran manusia adalah sesuatu yang tidak bisa ditakar ukuranya karena tidak memilki satuan yang pasti.
Meskipun begitu analogi yang saya gambarkan kurang lebih memberi pernyataan tidak langsung bahwa
pikiran bawah sadar memiliki sembilan kali lipat kemampuan menggerakkan diri kita daripada pikiran


                                                                                              Page | 5
sadar. satu sugesti yang diterima oleh pikiran bawah sadar mempunyai pengaruh sembilan kali lebih
kuat dari sugesti pada kondisi kesadaran normal

CRITICAL AREA
Segala informasi terkait kejadian, pengalaman, perasan, dan masukan panca indera yang berasal dari
dunia luar dan dari tubuh yang diterima pikiran sadar pada suatu saat, dan termasuk hasil-hasil dari olah
pikir itu sendiri, ditampung secara sementara di wilayah yang disebut dengan “critical area”. Di wilayah
ini, segala pesan yang masuk itu diolah dan diproses oleh pikiran sadar, dan dibandingkan dengan segala
data dari pikiran bawah sadar. Output dari wilayah kritis ini ada dua, yaitu “diterima” atau “ditolak”.
Dari sini kita bisa mengerti, mengapa yang baik tidak selalu menjadi kebiasaan, dan apa yang buruk bisa
sangat mudah menjadi kebiasaan. Sangat tergantung pada “kerapihan”pembelajaran pikiran bawah
sadar kita sebelumnya selama hidup, sebagai basis pengambilan keputusan.
Dalam istilah komputer, cara kerja wilayah ini mirip dengan program TSR (terminate and stay residence,
seperti anti virus misalnya).
Wilayah kritis ini adalah wilayah gabungan, setengahnya berasal dari pikiran sadar dan setengahnya lagi
dari pikiran bawah sadar. Di sinilah kedua “macam” pikiran itu bekerjasama.
Wilayah kritis ini terbentuk sejak lahir sampai sekitar usia 8 tahun. Sebelum terbentuk, apapun yang
masuk ke pikiran sadar cenderung akan diterima sebagaimana adanya dan langsung masuk ke wilayah
permanen di pikiran bawah sadar, menjadi pengalaman berjangka panjang, menjadi keyakinan dan
kepercayaan. Menjadi “operating system” kehidupan. Setelah wilayah ini terbentuk, sang anak akan
mulai mempersepsi berbagai hal sebagai dualisme, misalnya baik dan buruk, benar dan salah, suka dan
tidak suka, dan sebagainya. Di wilayah inilah terbentuk apa yang disebut dengan “belief system”.
Wilayah kritis ini bekerja sebagai penjaga pintu gerbang dari pikiran sadar ke pikiran bawah sadar.
Tugasnya adalah melindungi apa yang sudah tertanam di pikiran bawah sadar, terlepas dari baik atau
buruknya segala sesuatu yang telah tertanam itu. Di sinilah peran korektif dari hypnotism dapat
diterima sebagai sebentuk therapy (hypnotherapy), karena selama ini kita mungkin tak pernah secara
sengaja melakukan filtrasi informasi, hingga muncullah berbagai problema mental kehidupan. Bisa jadi,
selama ini kita sangat mengandalkan pembelajaran kita selama ini, yang mana pembelajaran itu sendiri
sangat mungkin mengandalkan database dari berbagai konsepsi yang belum tentumemberdayakan.
Sebagai wilayah gabungan, wilayah kritis ini memiliki sub wilayah pikiran sadardan sub wilayah pikiran
bawah sadar. Sub wilayah pikiran sadar, menampung ingatan tentang segala kejadian, pengalaman, dan
perasaan selama kurang lebih 24 jam terakhir. Segala informasi yang lulus uji di sub wilayah ini, akan
dicemplungkan ke sub wilayah pikiran bawah sadar, untuk diperbandingkan dengan segala bentuk
pembelajaran yang tertanam di wilayah pikiran bawah sadar.
Pada akhirnya, ketika informasi tentang kejadian, pengalaman, dan perasaan berhasil melewati ujian di
kedua sub wilayah ini, maka semua itu akan dicemplungkan ke wilayah pikiran bawah sadar, menjadi
ingatan-ingatan berjangka panjang atau permanen. Secara alamiah, proses pencemplungan ini terjadi
ketika kita sedang tidur, yaitu ketika kita memasuki gelombang otak tertentu.
Maka hypnosis menemukan jalan… dengan memisahkan fenomena “tidur normal” dan “mencapai
gelombang otak tertentu”.


Gelombang Otak & Hipnosis
                            Jaringan otak manusia hidup menghasilkan gelombang listrik yang
                            berfluktuasi. Gelombang listrik inilah disebut brainwave atau gelombang
                            otak. Dalam satu waktu, otak manusia menghasilkan berbagai gelombang
                            otak secara bersamaan. Empat gelombang otak yang diproduksi oleh otak
                            umumnya manusia yaitu beta, alpha, tetha, delta. Akan tetapi selalu ada


                                                                                                Page | 6
jenis gelombang otak yang paling dominan, yang menandakan aktivitas otak saat itu. Gelombang otak
menandakan aktifitas pikiran seseorang.
Gelombang otak diukur dengan alat yang dinamakan Electro Encephalograph (EEG). EEG ditemukan
pada tahun 1929 oleh psikiater Jerman, Hans Berger. Sampai saat ini, EEG adalah alat yang sering
diandalkan para peneliti yang ingin mengetahui aktivitas pikiran seseorang.

Beta, frekuensi 12 - 25 Hz.
Dominan pada saat kita dalam kondisi terjaga, menjalani
aktifitas sehari-hari yang menuntut logika atau analisa
tinggi, misalnya mengerjakan soal matematika, berdebat,
olah raga, dan memikirkan hal-hal yang rumit. Gelombang
beta memungkinkan seseorang memikirkan sampai 9 obyek
secara bersamaan.


Alpha, frekuensi 8 - 12 Hz.
Dominan pada saat tubuh dan pikiran rileks dan tetap
waspada. Misalnya ketika kita sedang membaca, menulis,
berdoa dan ketika kita fokus pada suatu obyek. Gelombang
alpha berfungsi sebagai penghubung pikiran sadar dan
bawah sadar. Alfa juga menandakan bahwa seseorang
dalam kondisi kondisi hipnotis yang ringan.

Theta, frekuensi 4 - 8 Hz
Dominan saat kita mengalami kondisi hipnotis yang dalam,
meditasi dalam, hampir tertidur, atau tidur yang disertai
mimpi. Frekuensi ini menandakan aktivitas pikiran bawah
sadar.

Delta, frekuensi 0,1 - 4 Hz.
Dominan saat tidur lelap tanpa mimpi.

Penemuan alat untuk mengukur gelombang otak berpengaruh positif terhadap perkembangan hipnosis.
hipnosis yang semula dianggap sebagai hal yang misterius, menakutkan, dan dianggap fenomena
supranatural, sekarang sudah diterima secara ilmiah sebagai kondisi alami manusia.
Telah dilakukan penelitian pada sejumlah subjek dan diperoleh hasil bahwa subyek yang sedang dalam
kondisi hipnosis, gelombang otaknya antara alpha dan theta. Dalam kondisi terjaga, gelombang otak
subyek umumnya adalah beta. Begitu dilakukan induksi, maka gelombang otak subyek secara cepat
turun ke alpha, dan setelah dilakukan teknik deepening, otak subyek menunjukkan gelombang theta.
Diyakini oleh para ilmuan bahwa apabila otak memproduksi gelombang otak theta yang dominan, maka
sedang terjadi aktifitas pikiran bawah sadar.
Sekarang anda sudah tahu bahwa seorang dalam kondisi trance hipnosis gelombang otaknya adalah
antara alpha dan theta. Pertanyaannya, apakah gelombang otak alpha dan theta hanya terjadi pada
kondisi trance hipnosis saja?
Ternyata tidak. Secara alami anda memasuki kondisi alpha dan theta setiap akan tidur dan bangun tidur.
Ketika anda sudah merasa sangat rileks, tenang, dan hampir tertidur, tapi anda masih menyadari
keberadaan anda, maka seperti itulah kondisi hipnosis. Ketika anda terjaga dari tidur, dan masih malas



                                                                                             Page | 7
untuk beranjak dari tempat tidur karena masih ingin melanjutkan tidur lagi, maka seperti itulah kondisi
hipnotis.
Bedanya ketika anda akan tidur yaitu anda hanya mengalami kondisi alpha-theta dalam beberapa menit
saja, kemudian gelombang otak anda turun ke delta (tanda bahwa tubuh dan pikiran anda beristirahat
total). Sedangkan dalam kondisi hipnosis, anda bisa mengalami kondisi trance (gelombang otak alpha-
theta) dalam waktu yang lama.
Orang yang bermeditasi, berdoa dengan khusyuk, terpana melihat sesuatu, terhanyut membaca novel
atau suatu cerita, melamun dan semacamnya juga menghasilkan gelombang otak alpha sampai theta.
Dengan mengetahui bahwa kondisi hipnosis adalah kondisi yang alami bagi manusia, maka tidak perlu
ada ketakutan lagi bahwa hipnosis itu berbahaya. Kecurigaan bahwa ada unsur magis, sihir atau
paranormal dalam hipnosis sudah lenyap sejak diketahui bahwa hipnosis itu fenomena mental yang
alami.




Profile Singkat Penulis



                   Hendry Risjawan seorang Master Trainer, Braveheart Motivator & Mind
                   Therapist yang telah berpengalaman lebih dari 15 tahun di dunia Training
                   & Development.
                   Kecintaannya yang sangat besar kepada dunia pengembangan sumber
                   daya manusia khususnya Training telah meng-inspirasinya untuk
                   mendirikan dan menjadi Ketua Umum Trainers Club Indonesia (TCI) suatu
                   komunitas Trainer terbesar di Indonesia dan Pendiri Indonesian
                   Association for Training & Development (IATD).
Seiring dengan misi hidupnya “Life for Success”, pria lulusan Teknik Industri - Universitas
Trisakti ini telah memperoleh Licensed Master Practitioner of Neuro-Linguistic Programming
(NLP)™, dibawah lisensi DR. Richard Bandler (co-creator NLP) dari Society of NLP, USA;
Certified Instructor of Hypnotist & Hypnotherapist from The Indonesian Board of
Hypnotherapy (IBH); Certified Master Trainer, USA; Certified Hypnotist from Hypnosis
Motivation Institute, USA; Certified Trainer EQ; Certified People Mastery; Certified SHINE
Practitioner; Certified Trainer Medical First Responder; Certified Emotional Freedom
Technique (EFT) Practitioner; Certified Ericksonian Hypnotherapy; Certified Master Teacher
of Shamballa Multidimensional Healing, Certified Telepathy & Subjective Communication,
Certified Master Communication Skill, Certified of Ego State Therapy, Certified Master
Teacher of Reiki, dll.


Contact me :
-  Email : hendry@trainersclub.or.id
-  Website: www.hendryrisjawan.com
-  Facebook: www.facebook.com/hendryrisjawan
-   Page FB: www.facebook.com/ pages/Hendry-Risjawan/46202732037
-   Twitter: hendryr
-   YM: hendryris




                                                                                              Page | 8

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:0
posted:12/6/2013
language:Malay
pages:8
Description: Buku menjelaskan bagaimana kita bisa memanfaatkan pikiran bawah sadar, mengingat alam bawah sadar merupakan tempat menyimpan memori memori jangka panjang, sedangkan pikiran sadar menyimpan memori jangka pendek,