Docstoc

High Yield Production of Heterologous Proteins with Escherichia coli

Document Sample
High Yield Production of Heterologous Proteins with Escherichia coli Powered By Docstoc
					high Yield Production of
heterologous Proteins
 with escherichia coli
       NAMA KELOMPOK

                                           )
                                 00 111013
                       1 151010
            ka S ari (          30 511100
                                           1)
•   Lia Mei            ( 115100              )
              ekeM                00 111018
 • T  yas Inn           (1 151010
               ff an                 71 11001)
  • Us  man A            (11 510030
                  ai n
   • Cik al Marh
                CONTAIN




INTRODUCTION              CONCLUSIONS




               OUTLINE
               INTRODUCTION



  Didasari oleh permintaan pasar akan protein
rekombinan terus meningkat pada beberapa
tahun terakhir ini,maka tuntutan untuk proses
yang digunakan dalam memproduksi protein ini
harus dapat memenuhi kebutuhan pasar.Protein
rekombinan memiliki peran yang cukup besar
pada dunia klinis.Review jurnal ini tentang
proses fermentasi pada pembuatan rekombinan
protein heterolog dalam skala besar dengan
menggunakan Escherichia coli
      What Is Escherichia
         Coli ???????
Escherichia coli atau biasa disingkat
E. coli adalah salah satu jenis
spesies utama bakteri gram negatif
yang berbentuk basil atau batang.
Ukuran panjang sel E.coli rata-rata
sekitar 2 mikrometer, dengan
volume sel sekitar 0,7 mikrometer
kubik. E.coli hidup pada suhu di
antara 20 hingga 45 oC.
              E col i ??
Why                                                             it
                                               gp   aling terka
                         ik roorga nisme yan          ar ena bakte
                                                                     ri
• E.Co   li adalah m idang bioteknologi k                     ra
                 r bagai b                    ipe lajari seca
  dengan be              e perta  ma yang d            fisiologiny
                                                                    a,
                    sm                              a,
  ini lah organi                    eta bolismeny
                   ik  dari sisi m              pa i sequence
   lengkap ba                ny ab ahkan sam             aha nnya untu
                                                                           k
    regula   si genetika anya karena kemud                         ng
                     B  ukan h                     or masi tenta
    g enomnya.            kib at leng kapnya inf           nnya untu
                                                                        k di
                                                       ha
     di m  anipulasi a uga karena kemuda                       nya
                    a inkan j                   er tumbuhan
     E.Coli mel             epatny  a proses p           bagai mac
                                                                      am
         lturkan da
                       nc                           ber
     ku                               a n dengan
                    ng   dibandingk karena itu E. Coli
      berlangsu               lain. Oleh                ga nisme mod
                                                                          el
                          ng
      org   anisme ya                      menjadi or       rekombina
                                                                          n.
                            ke hormatan                 ein
       me   ndapatkan                    m dunia prot
                         p enting dala
       yang cukup
     Protein Rekombinan
Secara tradisional, protein diperoleh dari bahan alam. Hal ini
memberikan beberapa kendala, diantaranya bila bahan alam
sulit (jaringan, organ hewan, plasma manusia) atau tidak
mungkin diperoleh (jaringan atau organ manusia).
Penggunaan jaringan hewan atau plasma manusia sebagai
sumber protein juga mempunyai resiko kontaminasi oleh
berbagai patogen hewan yang berbahaya bagi manusia.
Selain itu, secara alami protein dihasilkan dalam jumlah
rendah sehingga produksi dari bahan alam tidak ekonomis.
Kemajuan teknologi DNA rekombinan telah mendorong
perkembangan berbagai cara produksi protein rekombinan
menggunakan inang yang aman dan relatif mudah dikultur
sehingga protein dapat diproduksi pada skala industri
Proses Protein Rekombinan


              Produksi Protein dengan E. coli
              dapat ditingkatkan dengan
               menggunakan fermentor sistem
              kultur, yang dapat digolongkan
               ke dalam tiga kelompok: batch, fed
              -batch, dan continuous1,42-43.
               Metode ini dapat mencapai
              konsentrasi sel ±100
               g/l elemen kering dan dapat
              menghemat biaya produksi
              recombinant protein. Dalam hal ini
              fermentasi memili peran penting
              dalam keberhasilan produktivitas.
Peran Protein Rekombinan
Dalam bidang farmasi terutama untuk penyakit
kanker, protein rekombinan termasuk antibodi
monoklonal juga digunakan dalam sistem
penghantaran obat dengan tujuan untuk peningkatan
efektivitas dan penurunan efek toksik dari obat.
Salah satu vaksin manusia dan hewan yang saat ini
banyak dikembangkan adalah vaksin subunit yang
terdiri atas protein rekombinan. Selain di bidang
farmasi dan kedokteran, protein rekombinan juga
telah digunakan di berbagai industri lain seperti
makanan-minuman, kosmetik (Botox), lingkungan,
dan pertanian.
  Conclusions

Protein rekombinan pada E. coli dapat diproduksi dengan
Sistem ekspresi mikroba,dengan demikian E. coli akan
membantu efisiensi produksi bio-farmasi.Pengaruh ekspresi
protein rekombinan adalah pertumbuhan aerobik dari E. coli,
oksigen terlarut dan penurunan spesifik hasil protein seluler.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:33
posted:11/19/2013
language:
pages:11