Docstoc

Sistem Basis Data - Pengantar Basis Data

Document Sample
Sistem Basis Data - Pengantar Basis Data Powered By Docstoc
					PENGANTAR BASIS
     DATA
Outline
o   Sejarah kemunculan basis data
o   Apa itu basis data?
o   Apa itu data dan informasi?
o   Basis data dan lemari arsip
o   Definisi basis data
o   Objektif basis data
o   Hirarki data
o   Aplikasi basis data


                                    STMIK AMIKOM Purwokerto
 SEJARAH KEMUNCULAN BASIS DATA (1)
o Pemrosesan basis data muncul setelah Masa Sistem pemrosesan
  Manual dan Sistem pemrosesan Berkas.
o Kekurangan Sistem Pemrosesan Berkas:
   Kemubaziran data atau duplikasi data, diakibatkan karena setiap
    aplikasi menggunakan data sendiri-sendiri → keterbatasan
    berbagi data (data sharing);
   Ketidak-konsistenan Data, diakibatkan oleh adanya perubahan
    terhadap data yang sama, tetapi tidak semuanya diubah → terkait
    dengan integritas data (data dalam kondisi valid atau sah) → tidak
    mendukung relasional;



                                                       STMIK AMIKOM Purwokerto
 SEJARAH KEMUNCULAN BASIS DATA (2)
   Kekurang-luwesan, terletak dalam hal pengembangan dan
      perubahan → perubahan struktur data → perubahan pada
      program.
o Istilah independensi data adalah sifat yang memungkinkan perubahan
  struktur berkas tidak mempengaruhi program dan juga sebaliknya.
o Sistem basis data dimaksudkan untuk mengatasi kelemahan-
  kelemahan yang ada pada sistem pemrosesan berkas → DBMS
  (Data Base Management System).




                                                     STMIK AMIKOM Purwokerto
STMIK AMIKOM Purwokerto
 BASIS DATA DAN LEMARI ARSIP
o Basis data bisa dibayangkan sebagai lemari arsip dengan
  berbagai cara pengaturannya
o Basis data dan lemari arsip memiliki prinsip kerja dan tujuan
  yang sama; prinsipnya yakni pengaturan data/arsip. Tujuan
  utamanya adalah kemudahan dan kecepatan dalam
  pengambilan kembali data/arsip.




                                                 STMIK AMIKOM Purwokerto
         DATA DAN INFORMASI
 Data
  Adalah fakta mengenai objek, orang dan lain-lain. Data
  dinyatakan dengan nilai (angka, deretan karakter atau
  simbol).

 Informasi
  Adalah data yang sudah diproses dan diinterpretasikan
  menjadi sesuatu yang bermakna. Dengan kata lain, informasi
  dapat dikatakan sebagai data yang telah diorganisasikan ke
  dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan seseorang.


                                              STMIK AMIKOM Purwokerto
  DATA VS INFORMASI                                  •difilter
                                                     •dikalkulasi
                                                     •diurutkan
                                                     •digabungkan
                                                     •Summarizing



      Input            Process              Output




Data, transactions                    Reports, calculations


 manipulasi atau transformasi simbol-simbol seperti angka dan
 abjad untuk tujuan meningkatkan kegunaannya



                                                     STMIK AMIKOM Purwokerto
DEFINISI BASIS DATA (1)


                   representasi dari fakta dunia
                   yang mewakili suatu obyek yang
                   direkam dalam bentuk angka,
                   huruf, simbol, teks, gambar,
                   bunyi atau kombinasinya.

markas / tempat berkumpul /
tempat bersarang / gudang

                                   STMIK AMIKOM Purwokerto
         DEFINISI BASIS DATA (2)
BASIS DATA (Ramakrishnan dan Gehrke, 2003):
 kumpulan data, umumnya mendiskripsikan aktivitas satu
  organisasi atau lebih yang berhubungan. Misalnya, basis data
  universitas mungkin berisi informasi mengenai hal berikut :
  o Hubungan antar entitas seperti registrasi mahasiswa dalam
     matakuliah, fakultas yang mengajarkan matakuliah dan
     pengguna ruang kuliah.
  o Entitas seperti mahasiswa, fakultas, mata kuliah, dan ruang
     kuliah.


                                                STMIK AMIKOM Purwokerto
        DEFINISI BASIS DATA (3)
BASIS DATA (Fathansyah, 1999):
 Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan
  yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat
  dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah
 Kumpulan data yang salng berhubungan yang disimpan
  secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan
  (redundancy) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai
  kebutuhan
 Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang
  disimpan dalam media penyimpanan elektronis.

                                           STMIK AMIKOM Purwokerto
STMIK AMIKOM Purwokerto
                  CONTOH KASUS
Badan Akademik universitas ABC selalu menggunakan komputer-yaitu
aplikasi MS Word dan MS Excel untuk mencatat data-data mahasiswa,
dosen dan mata kuliah. Bisakah dikatakan universitas ABC telah
menerapkan basis data?

Jawaban:
Belum tentu, karena di dalam pengelolaannya belum tentu terdapat
pemilahan dan pengelompokan data sesuai jenis / fungsi data.




                                                   STMIK AMIKOM Purwokerto
Contoh Pemilahan :


                     Tabel Mahasiswa

                       Tabel Dosen
 Sistem Akademik
                     Tabel Matakuliah

                      Tabel Jadwal




                             STMIK AMIKOM Purwokerto
   OBJEKTIF/TUJUAN BASIS DATA (1)
1. Kecepatan dan Kemudahan (Speed)
   Yakni agar pengguna basis data bisa:
    Menyimpan data
    Melakukan perubahan/manipulasi terhadap data
    Menampilkan kembali data dengan lebih cepat dan mudah
      dibandingkan dengan cara biasa (baik manual ataupun elektronis)

2. Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space)
   Dengan basis data kita mampu melakukan penekanan jumlah
   redundansi (pengulangan) data, baik dengan menerapkan sejumlah
   pengkodean atau dengan membuat relasi-relasi antara kelompok data
               yang saling berhubungan.


                                                     STMIK AMIKOM Purwokerto
   OBJEKTIF/TUJUAN BASIS DATA (2)
3. Keakuratan (Accuracy)
   Agar data sesuai dengan aturan dan batasan tertentu dengan cara
   memanfaatkan pengkodean atau pembentukan relasi antar data
   bersama dengan penerapan aturan/batasan (constraint) tipe data,
   domain data, keunikan data dsb.

4. Ketersediaan (Availability)
   Agar data bisa diakses oleh setiap pengguna yang membutuhkan,
   dengan    penerapan      teknologi jaringan  serta melakukan
   pemindahan/penghapusan data yang sudah tidak digunakan/
   kadaluwarsa untuk menghemat ruang penyimpanan.



                                                   STMIK AMIKOM Purwokerto
   OBJEKTIF/TUJUAN BASIS DATA (3)
5. Kelengkapan (Completeness)
   Agar data yang dikelola senantiasa lengkap baik relatif terhadap
   kebutuhan pemakai maupun terhadap waktu, dengan melakukan
   penambahan baris-baris data ataupun melakukan perubahan struktur
   pada basis data; yakni dengan menambahkan field pada tabel atau
   menambah tabel baru.

6. Keamanan (Security)
   Agar data yang bersifat rahasia atau proses yang vital tidak jatuh ke
   orang/pengguna yang tidak berhak, yakni dengan penggunaan account
   (username dan password) serta menerapkan pembedaan hak akses
              setiap pengguna terhadap data yang bisa dibaca atau
              proses yang bisa dilakukan.

                                                       STMIK AMIKOM Purwokerto
    OBJEKTIF/TUJUAN BASIS DATA (4)
7. Kebersamaan (Sharability)
   Agar data yang dikelola oleh sistem mendukung lingkungan multiuser
   (banyak pemakai), dengan menjaga/menghindari munculnya problem
   baru seperti inkonsistensi data (karena terjadi perubahan data yang
   dilakukan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan) atau
   kondisi deadlock (karena ada banyak pemakai yang saling menunggu
   untuk menggunakan data).




                                                      STMIK AMIKOM Purwokerto
                     HIRARKI DATA
Data diorganisasikan kedalam bentuk elemen data (field), rekaman (record),
dan berkas (file). Definisi dari ketiganya adalah sebagai berikut:
• Elemen Data, satuan data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi
  unit lain yang bermakna. Istilah lainnya adalah field atau medan, kolom,
  item dan atribut.
• Rekaman, gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Dalam
  sistem basis data relasional, rekaman biasa disebut dengan istilah tupel
  atau baris (row).
• Berkas, himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk
  sebuah berkas. Dalam sistem basis data relasional, berkas mewakili
  komponen yang disebut tabel atau relasi.


                                                         STMIK AMIKOM Purwokerto
            APLIKASI BASIS DATA
 Tradisional:
  o Bank
  o Rumah sakit
  o dll
 Ekstension:
  o Multimedia databases
  o Geographic Information Systems
  o Data warehouse
  o On-line analytical processing (OLAP)
  o Active & real-time databases
  o dll



                                           STMIK AMIKOM Purwokerto
          KEUNGGULAN PENGGUNAAN
                BASIS DATA
1.    Kecepatan, Kemudahan dan Efisiensi Ruang Penyimpanan
2.    Redundansi data minimum
3.    Konsistensi data
4.    Integrasi data
5.    Pemakaian data bersama
6.    Mempermudah pengembangan aplikasi
7.    Menyediakan antarmuka banyak pengguna
8.    Menggambarkan relasi komplek diantara data
9.    Menjalankan batasan keutuhan (integrity)
10.   Menyediakan backup dan pemulihan (recovery )



                                                      STMIK AMIKOM Purwokerto
      KELEMAHAN PENGGUNAAN
            BASIS DATA
1. Memerlukan tenaga spesialis
2. Kompleks
3. Mahal
Ilmu pengetahuan itu tidak akan memberikan
 sebagian dirinya kepadamu sampai engkau
   memberikan seluruh dirimu kepadanya.

				
DOCUMENT INFO
Stats:
views:4
posted:10/14/2013
language:
pages:23