BAB II by zuperbayu

VIEWS: 0 PAGES: 7

									                                    BAB. II
                       KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS


A. Kajian Teori

   Hakekat pembelajaran dengan Tutorial Sebaya

         1. Pengajaran teman sebaya sebagai sumber belajar

                     Berdasarkan pengertian pengakaran Teman Sebaya sebagai

            sumber      belajar.   Menurut    Cece   wijaya,     Harmukasmo,   Cony

            Semiawan(dalam Erman suhirman,2001:233 adalah:

            (a) Keberhasilan suatu program pengajaran di sebabkan oleh

                  perpaduan antara berbagai sumber dan yang paling mendukung

                  menjadi satu sistem yang integral(mengatur).

            (b) Sumber belajar tidak harus guru tetapi dapat juga orang lain yang

                  bukan guru disebut tutor.

            (c) Tutor sebaya adalah seseorang atau beberapa orang siswa yang

                  ditunjuk dan ditugaskan untuk membantu siswa yang kesulitan

                  belajar.Tutor diambil kelompok yang prestasinya tinggi. .

            (d) Tutor sebaya adalah kelompok siswa yang telah tuntas terhadap

                  bahan pelajaran, kemudian diberi tugas memberi bantuan kepada

                  temanya yang mengalami kesulitan dalam memahami bahan

                  pelajaran.

            (e) Tutor sebaya adalah siswa yang pandai yang dapat memberikan

                  bantuan belajar bagi siswa yang kurang pandai.




                                        5
   (f) Tugas sebagai tutor merupakan tugas yang kaya akan pengalaman

      yang justru sebenarnya merupakan kebutuhan siswa itu sendidri .

      Mereka berusaha mencari peranya, mengembangkan kecakapan

      intelektual dan konsep-konsep yang dimilikinya.

          Dalam penelitian ini pengertian tutor sebaya menurut penulis

      adalah sekelompok siswa yang telah tuntas dalam belajar ,

      kemudian ditunjuk dan di tugaskan membantu teman/siswa yang

      kesulitan dalam belajar sehingga mereka bisa mengembangkan

      kecakapan yang dimilikinya untuk di berikan kepada teman yang

      belum tuntas terhadap bahan pelajaran yang di berikan guru.

          Dalam penelitian ini tutor sebaya diharapkan dapat lebih

      mudah berinteraksi dengan lingkunganya, karena dengan siswa

      ditunjuk menjadi tutor mereka akan mempunyai kemampuan lebih

      dalam bersosialisasi.

2. Prosedur Penyelenggaraan tutor sebaya

   Prosedur dalam penyelenggaraan tutor sebaya adalah sebagai berikut:

   (a) Pilih siswa yang memiliki kemampuan diatas rata-rata.

   (b) Berikan tugas khusus untuk membantu teman-temanya.

   (c) Guru hendaknya selalu membantu dalam proses saling membantu

      tersebut.

   (d) Berikan pujian pada kedua belah pihak, agar baik siswa yang

      membantu maupun siswa yang dibantu merasa senang.




                              6
       Model tutorial sebaya ini di rancang untuk mengembangkan

       sikap dan kebiasaan saling membantu di antara temen sebaya.

       Miller(dalam Udin S. Winapura, 1999: 29) memberikan

       beberapa saran untuk dapat berhasilnya program tutorial

       sebagai berikut:

          a. Memulai dengan tujuan yang jelas dan mudah dicapai.

          b. Jelaskan tujuan itu padaseluruh siswa.

          c. Siapkan bahan dan sumber belajar yang memadai.

          d. Gunakan cara yang mudah dan simpel (praktis)

          e. Hindari kegiatan pengulangan yang dilakukan oleh

              guru.

          f. Pusatkan kegiatan tutorial pada    ketrampilan pikiran

              yang diminta di kelas.

          g. Berikan latihan singkat mengenai apa yang akan

              dilakukan tutor.

          h. Lakukan pemantauan terhadap proses belajar yang

              terjadi melalui tutor.

   Kelompok sebaya bukanlah merupakan lembaga yang bersifat

tetap sebagai keluarga. Memang kelompok sebaya mempunyai

semacam organisasi, tetapi peranan setiap anggota kurang jelas dan

peranan-Peranan itu sering berubah-ubah.




                          7
Hakekat kompetensi

       Kompetensi diartikan sebagai seperangkat kemampuan yang harus dimiliki

searah dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Suwandar dalam

sebuah tesis pasca sarjana Universitas muhammadiyah Surakarta 2008: 32)

       Sedangkan menurut sumber SK: Mendik-Nas no.045/u/2002 tentang

penjelasan pendidikan Tinggi kompetensi adalah seperangkat tindkan cerdas dan

penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk di anggap

mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas di bidang tertentu.

       Substansi kompetensi bahwa kompetensi dapat diartikan sebagai kemampuan

untuk melaksanakan pekerjaan secara konstektual .Jadi orang yang mampu

melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggungjawab sesuai dengan bidang keahlian

tertentu serta mendapat pengakuan dari masyarakat di anggap telah kompeten.

       Kompetensi mempunyai konotasi kwalifikasi kewenangan dan kemampuan.

Diagram kompetensi (Miller’s, Trianngle),Knows: hanya tahu secara umum, Knows

How( tahu secara teknis, Shows How (dapat memperlihatkan bagaimana

melaksanakan), Does (mampu melaksanakan).

Hakekat mesin Bubut

       Mesin bubut adalah suatu mesin perkakas yang memiliki gerakan utama

berputar.mesin ini berfungsi sebagai pengubah bentuk dan ukuran benda dengan jalan

menyayat benda terebut dengan menggunakan pahat penyayat. Adapun pokok

kerjanya ialah bahwa benda kerja yang dibubut dalam keadaan berputar ,sedangkan

alat penyayatnya bergerak mendatar atau melintang secara perlahan, benda kerja




                                        8
tersebut dipasang pada alat penjepit dan penjepit tersebut dipasang pada poros utama

mesin bubut.

Hakekat membubut Tirus

       Tirus artinya suatu benda yang mempunyai suatu ukuran diameter yang

berbeda. Membubut tirus dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu:

       i) Menggunakan eretan atas

           Membuut tirus menggunakan eretan atas akan menghasilkan ukuran tirus

           yang besar, tetapi pada jarak yang pendek dan dilakukan secara manual

           ataau tidak otomatis

       ii) Menggunakan kepala lepas

           A ukuran jarak yang panjang sepanjang alas mesin tetapi sudutnya kecil

           .dan dapat dilakukan secara otomatis.

       iii) Membubut tirus dengan perlengkapan tirus(tapper attackman)

           Dengan menggunakan perlengkapan ini akan dihasilkan tirus yang besar

           Dan panjang dan digerakan secara otomatis.



B. Penelitian yang relevan

       Penggunaan metode tutorial sebaya untuk meningkatkan kemampuan dan

kreatifitas siswa dalam belejar mikrosof excel di kelas VIII SMP NEgeri 1 rangkes

bitung oleh Dos Suwanda pada tanggal 11 maret 2008.




                                         9
C. Kerangka Berpikir

Berdasarkan masalah dan kajian teori di atas, maka penggunaan Metode tutorial

sebaya, diduga dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata diklat bekerja dengan

mesin bubut terutama pada kompetensi membubut tirus kelas XI Teknik Pemesinan 3

SMK Negeri 2 kebumen.         Pembelajaran menggunakan metode tutorial sebaya

membuat siswa menjadi aktif dan mau bekerja sama dengan temannya. Ketuntasan

belajar siswa dapat segera tercapai sehingga target pencapaian kurikulum terpenuhi.

Secara ilustrasi dapat dilihat pada gambar 1. di bawah

           KONDISI             Guru:                     Siswa:
            AWAL               Belum menggunakan         Hasil belajar siswa
                               metode tutorial sebaya    Rendah




                                                         Siklus 1
                                                         Tiap kelompok
                                 Menggunakan             kerja terdidri 6
         TINDAKAN                Metode tutorial         siswa
                                    sebaya

                                                         Siklus 2:
                                                         Tiap kelompok
                                                         kerja terdidri dari 3
                                                         orang siswa


         KONDISI               Hasil Belajar siswa
                               Meningkat
          AKHIR


                     Gambar 1. Rekayasa metode tutorial sebaya




                                             10
D. Hipotesis Tindakan

      Berdasarkan kajian teori dan kerangka berfikir dapat dikemukakan bahwa

peggunaan metode tutorial sebaya pada kompetensi membubut tirus dapat

meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Teknik pemesinan 3 SMK Negeri 2

Kebumen Tahun Pelajaran 2011/2012




                                    11

								
To top