Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

Kerajaan Tarumanagara

VIEWS: 0 PAGES: 23

									Gambar Prasasti Ciaruteun
     Keterangan Prasasti Ciaruteun :

     Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai
     Ciarunteun, dekat muara sungai Cisadane Bogor prasasti tersebut
     menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta yang terdiri dari 4 baris
     disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. Di samping itu
     terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja
     Purnawarman. Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2
     arti yaitu:

a.       Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut
   (tempat ditemukannya prasasti tersebut).
b.       Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang
   (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. Hal ini berarti
   menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka
   dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat.
Gambar Prasasti Kebon Kopi
Keterangan Prasasti Kebon Kopi :

Prasasti Kebon Kopi ditemukan di kampung Muara Hilir kecamatan
Cibungbulang Bogor . Yang menarik dari prasasti ini adalah adanya lukisan
tapak kaki gajah, yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata, yaitu
gajah tunggangan dewa Wisnu.
Gambar Prasasti Muara Cianten
Keterangan Prasasti Muara Cianten :

Prasasti Muara Cianten, ditemukan di Bogor, tertulis dalam aksara ikal yang
belum dapat dibaca. Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki.
Gambar Prasasti Pasir Awi
Keterangan Prasasti Pasir Awi :

Prasasti Pasir Awi berada di daerah 0°10’37,29” BB (dari Jakarta) dan
6°32’27,57”, tepat berada di puncak perbukitan Pasir Awi (600 m dpl),
Bojong Honje-Sukamakmur Bogor.
Gambar Lokasi Prasasti
    Gambar Lokasi
Kerajaan Tarumanagara
       Sejarah
Kerajaan Tarumanagara
Sejarah Kerajaan Tarumanegara

Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa
di wilayah barat pulau Jawa, tepatnya dengan pusat di daerah Bogor pada abad ke-4
hingga abad ke-7 M. Kerajaan Tarumanegara sendiri memiliki wilayah kekuasaan
yang cukup luas, yaitu mencakup hampir seluruh wilayah Jawa Barat, Banten, dan
Jakarta sekarang. Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu tertua di
Pulau Jawa dan di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah. Dalam catatan
sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan, terlihat bahwa pada saat
itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.
Prasasti Batu Tulis
Prasasti Tarumanegara memakai tulisan Pallawa dan berbahasa Sansekerta.
Diantaranya: Prasasti Ciaruteun (terdapat pahatan telapak kaki raja Purnawarman
dan tulisan), Prasasti Kebon Kopi (berisi pahatan telapak kaki gajah milik raja
Purnawarman dan tulisan), Prasasti Jambu (pujian terhadap Purnawarman), Prasasti
Pasir Awi (memuat syair pujian terhadap Raja Purnawarman), Prasasti Tugu (berita
tentang penggalian saluran Sungai Gomati), serta Prasasti Muara Cianten, Prasasti
Cidang Hiang.
Gambar Pintu Gerbang Candi Jiwa
Gambar Jalan Setapak
 Menuju Percandian
Gambar Candi Jiwa
Candi Jiwa

Di daerah Karawang, tepatnya di Kecamatan Batujaya dan Pakisjaya, terdapat
peninggalan sejarah bangsa ini yang menarik untuk kita pelajari, Situs Candi
Batujaya. Lokasi percandian ini jika ditempuh menggunakan kendaraan sendiri dan
datang dari Jakarta, dapat dicapai dengan mengambil jalan tol Cikampek. Keluar di
gerbang tol Karawang Barat dan mengambil jurusan Rengasdengklok. Selanjutnya
mengambil jalan ke arah Batujaya di suatu persimpangan. Di daerah ini setidaknya
terdapat 11 situs yang telah diteliti dan sampai saat ini masih banyak pertanyaan yang
belum terungkap secara pasti mengenai kronologi, sifat keagamaan, bentuk, dan pola
percandiannya. Namun setidaknya terdapat dua buah candi yang telah dipugar dan
sedang dipugar, yaitu Candi Jiwa dan Candi Blandongan.

Melalui metode isotop Carbon-14, candi Budha ini dibangun pertama kali antara abad
ke-6 dan ke-7 dan dilanjutkan abad ke-9 dan ke-10 yang berarti dibangun di bawah
kekuasaan Kerajaan Tarumanegara.. Berbeda dengan candi pada umumnya yang
terbuat dari batu, kedua candi tersebut terbuat dari lempengan batu bata merah.
Keberadaan candi di dekat Sungai Citarum ini memberikan bukti Indonesia
dilahirkan lewat rahim orang-orang berbekal teknologi tinggi.
                       Dua arca Wishnu
Ditemukan di situs Cibuaya, Karawang, Jawa Barat. Diperkirakan berasal dari
kerajaan tarumanagara, sekitar kurun abad ke-7 sampai ke-8 Masehi. Koleksi
Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Inv. 7974 dan 8416. Wishnu adalah dewa
pemelihara dala agama Hindu, mahkotanya yang berbentuk tabung mirip dengan
arca gaya Khmer Kamboja.
GAMBAR KEPALA ARCA PENINGGALAN
   KERAJAAN TARUMANEGARA
Prasasti Cidanghiyang/Munjul/Lebak
sekitar abad pertengahan abad 5 M

								
To top