POLISI UNGKAP PENGGELAPAN MOBIL RENTAL

Document Sample
scope of work template
							
		POLISI UNGKAP PENGGELAPAN MOBIL RENTAL
		
Thursday, 15 October 2009 05:49 -




 Jajaran Satreskrim Polres Kota Cirebon mengungkap kejahatan penggelapan kendaraan
dengan modus menyewa dari perusahaan rental mobil, kata polisi hari Rabu.

   Cirebon, 14/10 (Antara/FINROLL News) - Jajaran Satreskrim Polres Kota Cirebon
mengungkap kejahatan penggelapan kendaraan dengan modus menyewa dari perusahaan
rental mobil, kata polisi hari Rabu.

 Dari kasus ini petugas menangkap lima pelakunya, salah satunya merupakan anggota aktif
Polresta Cirebon, Briptu Haris Solihin serta mengamankan tujuh buah mobil hasil penggelapan
berikut STNK dan kuncinya.

 Bersama empat pelaku lain yaitu Apid, Aman, Benong dan Yaya, saat ini Solihin mendekam di
sel Mapolresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan sementara kelima
tersangka, petugas mendapatkan tiga tersangka lain yang diduga terlibat sebagai penadah.

Terungkapnya tindak kejahatan ini bermula dari adanya dua laporan korban yaitu atas nama
Korina (36) pemilik rental mobil di Jl Tuparev Aspol Utara Barat, Kabupaten Cirebon dan Dian
Krisdian (36) pemilik rental mobil di Jl Sutawinangun Kabupaten Cirebon.

 Keduanya melaporkan telah kehilangan mobil rentalnya yang disewa Haris pada bulan
september 2009. Korina mengaku dua mobil miliknya yaitu Xenia bernopol E 1631 KH dan
Avanza nopol E 363 ER telah disewa oleh Haris senilai Rp8,7 juta per bulan tetapi hingga batas
waktu yang disepakati belum juga dikembalikan. Ironsnya, mobil tersebut malah digadaikan
oleh si penyewa.

 Dalam keterangannya Haris mengataka menggadaikan dua mobil tersebut kepada orang lain
dengan perantara Afid dan Aman masing-masing senilai Rp25 juta.

 Tidak hanya sampai di situ, ternyata Haris juga melakukan penggelapan serupa terhadap
rental milik Dian Krisdian. Dari rental Dian ini, Haris menyewa 10 mobil merk Avanza, Xenia dan
APV yang kemudian digadaikan lagi kepada dua perantara tadi namun kali ini
mengikutsertakan Benong dan Yaya.

 Pjs Kasat Reskrim, Iptu Hendrawan Susanto mengatakan modus kejahatan ini adalah
keinginan tersangka memiliki rental mobil dari hasil menggadaikan mobil yang disewanya.

 "Dengan harapan bisa mendapat uang dari hasil menggadaikan tersebut, tersangka berencana
akan membuka rental mobil," kata Hendrawan.

 Bahkan untuk menggadaikan mobil-mobil ini, lanjut Hendrawan, Haris melibatkan orang yang
berada di luar kota Cirebon seperti di Majalengka dan Kabupaten Cirebon.

 Terhadap perbuatannya, menurut Hendrawan, para tersangka telah melanggar pasal 372
tentang penggelapan dan 378 KUHP tentang perbuatan curang atau penipuan dengan



                                                                                          1/2

		POLISI UNGKAP PENGGELAPAN MOBIL RENTAL
		
Thursday, 15 October 2009 05:49 -




ancaman hukuman empat tahun kurungan.

 "Mengenai oknum Haris, jika hasil sidang memvonis hukuman lebih dari tiga bulan maka bisa
direkomendasikan untuk pemecatan," katanya. (T




                                                                                      2/2