Docstoc

13 MANAJEMEN MUTU & AUDIT KEPERAWATAN

Document Sample
13 MANAJEMEN MUTU & AUDIT KEPERAWATAN Powered By Docstoc
					SAFRUDIN AGUS NURSALIM
MANAJEMEN MUTU

 Merupakan proses pengelolaan organisasi agar
   :.
  Meningkatkan kepuasan pelanggan melalui
   penerapan sistemnya secara efektif.
   Termasuk proses perbaikan berlanjut dari
   sistemnya.
Definisi Mutu :
1. Nyaman dipergunakan
2. Memuaskan pelanggan
3. Memenuhi harapan
   pelanggan
4. Disediakan tepat waktu
5. Murah
Manfaat Manajemen Mutu (1) :

Bagi Karyawan :
a. Kejelasan tugas dan wewenang
b. Peningkatan prestasi kerja &
   kepuasan kerja
c. Keyakinan akan kebenaran cara
   penanganan pekerjaan
d. Peningkatan motivasi & prestasi
   kerja
Manfaat Manajemen Mutu (2)
:
Bagi Pelanggan :
 Menumbuhkan rasa keyakin
 Menumbuhkan kepuasan
  pelanggan
  Prinsip yg hrs dilakukan dlm
  penerapan Sistem Manajemen
  Mutu : pada pelanggan
1. Berfokus
2.   Kepemimpinan
3.   Keterlibatan setiap orang
4.   Pendekatan proses
5.   Pendekatan sistem manajemen
6.   Peningkatan terus-menerus
7.   Pendekatan fakta untuk pengambilan keputusan
PERUBAHAN MENUJU
MANAJEMEN MUTU
   Pembangunan yg progresif
   Kesejahteraan yg makin meningkat
   Tuntutan lebih profesional
   Otonomi organisasi
   Masalah Manajerial Internal
   Persaingan
   Iptek terbuka
   Globalisasi – pasar bebas
KENDALI MUTU KEPERAWATAN

 Perkembangan IPTEK di bidang
  kesehatan meningkat
 Pengetahuan masyarakat tentang
  kesehatan meningkat
 Tuntutan pelayanan masyarakat
  lebih baik
Tujuan Menjaga Mutu Keperawatan
 Meningkatkan Mutu Pelayanan & Askep
 Menurunkan biaya operasional
 Menjaga mutu pelayanan sesuai standar &
  peraturan yang berlaku
 Meningkatkan pencatatan & dokumentasi
  pelayanan & asuhan
 Membuat penilaian terhadap penampilan secara
  rasional
 Meningkatkan tanggung gugat para profesional
  praktisi
 Meningkatkan image yg positif thd Rumah Sakit
   Bentuk Program Menjaga Mutu
   (Quality Assurance)
Program menjaga mutu prospektif (Prospective Quality
    Assurance). Program ini diselenggarakan sebelum
    pelayanan kesehatan.
    (mis. : Penilaian thd tenaga pelaksana, dana,
    sarana, kebijakan organisasi)
Program menjaga mutu konkuren (Concurent Quality
    Assurance)
    Diselenggarakan bersamaan dgn pelayanan
    kesehatan.
    ditujukan pada standar proses (menilai tindakan
    perawatan yang sedang berlangsung)
3. Program menjaga mutu Retrospektif
   (Retrocpective Quality Assurance)
 Diselenggarakan setelah pelayanan
   kesehatan.
 Obyek yang dipantau dan dinilai bersifat tdk
   langsung.
 Metode yang digunakan pada
 program menjaga mutu
1. Audit ( adalah pengawasan yang dilakukan
   terhadap masukan, proses, lingkungan dan
   keluaran apakah dilaksanakan sesuai standar)
2. Review ( penilaian thd pelayanan yang
   diberikan, penggunaan sumber daya, laporan
   kejadian / kecelakaan )
3. Survey ( dilaksanakan melalui quesioner atau
   interview, misal : survey kepuasan pasien )
4. Observasi ( terhadap asuhan pasien )
 TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)


 Merupakan sistem manajemen yang mengangkat
  kualitas sebagai strategi usaha dan berorientasi
  pada kepuasan konsumen dgn melibatkan seluruh
  anggota organisasi (Santosa, 1992 )
Karakteristik TQM 1 :

 Fokus pada pelanggan ( eksternal maupun
  internal )
 Memiliki obsesi yang tinggi thd kualitas
 Menggunakan pendekatan ilmiah dlm
  pengambilan keputusan
 Memiliki komitmen dan kerja sama tim
Karakteristik TQM 2 :

 Memperbaiki proses secara
  berkesinambungan
 Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan
 Memiliki kesatuan tujuan
 Adanya keterlibatan dan pemberdayaan
  karyawan atau staf
10 langkah untuk memperbaiki kualitas
(Juran)
1.    Adanya kesadaran untuk perbaikan
2.    Menetapkan tujuan perbaikan
3.    Mengorganisasikan untuk mencapai tujuan
4.    Menyediakan pelatihan
5.    Menyelesaikan proyek-proyek untuk pem.masalah
6.    Melaporkan perkembangan
7.    Memberikan penghargaan
8.    Mengkomunikasikan hasil
9.    Menyimpan dan mempertahankan hasil
10.   Memelihara momentum dgn melakukan
      perbaikan
Hubungan TQM dgn standar
pelayanan Rumah Sakit :

 Produktivitas yang dihasilkan sesuai dari segi
  persyaratan mutu serta tercermin dalam
  aktivitas.
 Cost yang tercermin dalam harga dan biaya
  pengolahan.
  Penyampaian jasa tepat waktu dan benar.
 Memperhatikan keamanan pemakai jasa dan
  karyawan.
 Moral yang berarti semangat yang melakukan
  kegiatan pencapaian mutu.
Kepuasan pelanggan :

Pengertian pelanggan ( LL Bean, Freeport,
  Maine )
 Pelanggan adalah orang yang tidak
  tergantung pada kita, tetapi kita yang
  tergantung padanya
 Pelanggan adalah orang yang teramat
  penting yang harus dipuaskan
                   JENIS-JENIS PELANGGAN
1. Pelanggan internal ( Internal Customer )
2. Pelanggan antara ( Intermediate Customer )
   Adalah mereka yg bertindak atau berperan
   sebagai perantara, bukan sebagai pemakai
   akhir produk ( mis : Rumah sakit menerima
   pesanan dari RS lain )
3. Pelanggan eksternal ( Eksternal Customer )
     Adalah pembeli atau pemakai akhir produk
   itu     ( pasien )
Faktor-faktor yg mempengaruhi
persepsi dan ekspektasi
pelanggan:
 Kebutuhan dan keinginan
 Pengalaman masa lalu dan dari teman
 Komunikasi melalui iklan dan pemasaran juga
  mempengaruhi persepsi pelanggan
AUDIT KEPERAWATAN

  GILLIES (1994)
   Adalah suatu proses analisa data yang
   menilai tentang proses keperawatan/hasil
   asuhan keperawatan pada pasien untuk
   mengevaluasi kelayakan dan keefektifan
   tindakan keperawatan akan bertanggung
   jawab hal ini akan meningkatkan
   akuntabilitas dari perawat.
TUJUAN AUDIT KEPERAWATAN

 Mengevaluasi keefektifan asuhan keperawatan
 Menetapkan kelengkapan dan keakuratan
  pencatatan asuhan keperawatan
MANFAAT AUDIT KEPERAWATAN UNTUK
TINGKAT MANAJEMEN (1)
 1. Administrator
    a. Memberikan evaluasi program tertentu
    b. Mendukung permintaan untuk akreditasi
    c. Melandasi perencanaan program baru oleh
       perubahan
    d. Memungkinkan identifikasi kekuatan dan
       kelemahan
    e. Menentukan pengaruh pola ketenagaan
    f. Sebagai data pengkajian efisiensi
MANFAAT AUDIT KEPERAWATAN UNTUK
TINGKAT MANAJEMEN (2)
 2. Supervisor
    a. Mengidentifikasi area asuhan
    keperawatan
      yang diperlukan
    b. Memberikan landasan rencana diklat
    c. Mengidentifikasi kebutuhan pengawasan
      bagi perawat pelaksana
  MANFAAT AUDIT KEPERAWATAN
  UNTUK TINGKAT MANAJEMEN (3)
3. Kepala Ruangan dan Perawat Pelaksana
   a. Introspeksi dan evaluasi diri
   b. Identifikasi jenis asuhan keperawatan
   c. Identifikasi kebutuhan tambahan
    pengetahuan
LINGKUP AUDIT KEPERAWATAN
(1)
1. Audit Struktur
   Berfokus pada tempat dimana pemberian
   askep dilaksanakan
   a. Fasilitas
   b. Peralatan
   c. Petugas
   d. Organisasi, prosedur dan pencatatan
     pelaporan
LINGKUP AUDIT KEPERAWATAN
(2)
2. Audit Proses
   Merupakan penilaian terhadap pelaksanaan
   asuhan keperawatan apakah dilaksanakan
   sesuai standar.

   Proses audit menggunakan pendekatan
   retrospektif yaitu dengan mengukur kualitas
   asuhan keperawatan setelah pasien pulang
   atau setelah beberapa pasien dirawat (
   Swansbrug 1990 )
  LINGKUP AUDIT KEPERAWATAN
  (3)
3. Audit Hasil
      Dapat dilakukan secara Concurrent atau
      Retrospective yang berdasarkan konsep
      HENDERSON sehingga asuhan keperawatan yang
      diberikan akan menghasilkan
       Kebutuhan pasien terpenuhi
       Pasien memiliki pengetahuan untuk memenuhi
        kebutuhannya
       Pasien memiliki keterampilan dan kemampuan
       Pasien memiliki motivasi
PELAKSANAAN PROSES AUDIT
HASIL:
 Identifikasi kesenjangan
 Analisa penyebab
 Tindakan perbaikan:
  a. Menyusun rencana
  b. Implementasi
 Kaji tindakan keberhasilan, tindakan
  kebaikan
PROSES AUDIT KEPERAWATAN
 Tentukan aspek yang akan dievaluasi dan pendekatan
  yang akan digunakan
 Identifikasi kekurangan dan tentukan langkah perbaikan
 Tentukan standar dan kriteria
 Susun instrumen evaluasi
 Tentukan jumlah sampel dan lamanya waktu penilaian
 Kumpulkan data dan susun data serta penilaiannya
 Analisa data
 Buat kesimpulan tingkat mutu aspek yang dinilai
 Identifikasi kekurangan dan tentukan langkah perbaikan
TERIMA KASIH

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:0
posted:7/19/2013
language:Malay
pages:31