HUKUM KEPEGAWAIAN by MariaMartinez752

VIEWS: 0 PAGES: 13

									  HUKUM KEPEGAWAIAN
Peraturan perundangan yang mengatur
tentang kepegawaian adalah UU No, 8
tahun 1974 tentang pokok-pokok
kepegawaian. UU ini mengatur pokok-
pokok mengenai kedudukan, kewajiban,
hak dan pembinaan pegawai negeri
Hukum kepegawaian
 Hukum kepegawaian yang dipelajari dalam hukum administrasi
  negara adalah hukum yang berlaku bagi pegawai yang bekerja
  pada administrasi negara sebagai pegawai negeri. Dalam hukum
  kapagawaian yang biasanya dikenal dalam studi hukum
  administrasi negara adalah hukum mengenai subyek hukum
  (persoon) dalam lapangan administrasi negara yng dalam status
  kepegawaian itu mereka mempunyai hubungan dinas publik.
 Peraturan perundangan yang mengatur tentang kepegawaian
  adalah UU No, 8 tahun 1974 tentang pokok-pokok kepegawaian.
  UU ini mengatur pokok-pokok mengenai kedudukan, kewajiban,
  hak dan pembinaan pegawai negeri
DALAM ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA
ADA TIGA PENDEKATAN:

 The fight – the –spoilsman approach
 The efficiency approach
 The human relation approach
Perencanaan Pegawai

  Proses perencanaan pegawai terdiri atas lima langkah,
  sebagai berikut:
 meramalkan kebutuhan pegawai yang akan datang
 memproyeksikan persediaan pegawai yang akan
  datang
 membandingkan      kebutuhan     pegawai      yang
  diramaalkan dengan persediaan pegawai yang
  diproyeksikan
 merencanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan dan
  program-program untuk memenuhi kebutuhan
  pegawai
Analisis Jabatan Dan Analisis Beban Kerja

  Analisis jabatan adalah suatu kegiatan untuk
  mempelajari dan mengumpulkan dan mencatat
  keterangan-keterangan atau fakta-fakta jabatan secara
  sistematis dan teratur. Untuk mempelajari analisis
  jabatan perlu mengetahui pengertian beberapa istilah
  antara lain: unsur tugas, posisi, jabatan, okupasi,
  uraian jabatan, persyarakatan jabatan, laporan analisis
  jabatan, evaluasi jabatan dan klasifikasi jabatan.
Penarikan Tenaga Kerja, Seleksi Dan
Penempatan

 Penarikan tenaga kerja adalah proses mencari calon
  pegawai dan mendorongnya untuk melamar jabatan
  dalam suatu organisasi.
 Proses seleksi terdiri atas: penerimaan pelamar,
  wawancara pendahuluan, pengisian formulir lamaran,
  ujian pekerjaan, wawancara, pemeriksaan latar
  belakang, seleksi pendahuluan oleh bagian pegawai,
  seleksi oleh pengawas, pemeriksaan badan dan
  penempatan.
Orientasi

 Orientasi adalah penyeseuaian pegawai baru secara
  terpimpin dengan organisasi dengan jabatan-jabatan
  dan lingkungan kerjanya. Orientasi sangat penting
  karena kesan pertama pegawai baruy mempengaruhi
  kepuasan terhadap jabatan, kemampuan dan
  kesetiaan terhadap organisasi yang akan datang.
Pelatihan

 Pelatihan adalah kegiatan untuk menambah
 pengetahuan dan kecakapan pegawai guna
 melaksanakan suatu jabatan tertentu.
Penilain Pelaksanaan Pekerjaan

 Penilaian pelaksanaan pekerjaan adalah penilaian
 indovidu mengenai pelaksanaan pekerjaannya di
 temapat kerja dan kesanggupannya untuk
 memperoleh kesatuan secara sistematis. Penilaian
 pelaksanaan    pekerjaan  bermanfaat   untuk:
 pelaksanaan pekerjaan, pengembangan pegawai,
 pengertian pengawas, petunjuk perubahan jabatan,
 pembayaran upah dan gaji dan pembenaran program
 kepegawaian.
Perencanaan Karier

      Menurut Schein ada lima motif yang kuat
      mendasari pilihan karier dan tujuan jangka panjang
      dari orang-orang antara lain;
       kemampuan manajerial
       kemampuan teknis/fungsional
       keselamatan
       daya cipta
       otonomi dan kebebasan
Kompensasi

 Kompensasi adalah imbalan jasa yang diberikan
  kepada pegawai karena yang bersangkutan telah
  memberikan sumbanagn untuk mencapai tujuan
  organisasi.
 Kompensasi harus adil, keadilan diperoleh apabila
  seseorang merasa bahwa perbandingan antara hasil
  dan usaha berada dalam keseimbangan baik internal
  maupun eksternal.
Promosi Dan Pemindahan

 Promosi adalah pemindahan pegawai dari suatu
  jabatan ke jabatan lain secara vertikal ke atas,
  sedangkan pemindahan adalah pemindahan pegawai
  dari suatu jabatan ke jabatan lain secara horizontal.
 Kenaikan jabatan dan kenaikan pangkat dapat
  didasrkan atas kemapuan, kecakapan senioritas dan
  ujian.

								
To top