SISTEM APLIKASI PELAYANAN KESEHATAN DI KOTAMADYA TANGERANG

Document Sample
SISTEM APLIKASI PELAYANAN KESEHATAN DI KOTAMADYA TANGERANG Powered By Docstoc
					          SISTEM APLIKASI PELAYANAN KESEHATAN DI KOTAMADYA
                            TANGERANG BERBASISI PETA

                                       Asep Mulyadi, S.Kom
                             Sistem Informasi Universitas Mercu Buana
                                   http://www.mercubuaana.ac.id

                                                 ABSTRACT
         Regional Municipality of Tangerang and is an area that deserves attention in the health
service problems, especially in the health care system. Because the calculation of the amount of data
perhitungn health services are still using manual systems, so the performance of Madhya Tangerang
SUDINKES less maxima and communicating information about the location of hospitals and health
centers that still use manual way. For that we need the proper way to perform data management. It is
necessary to build an information system to support the health service.
         The purpose of this research is to develop health care information system-based map on
sudinkes. Research method used is literature study interviews, observation, analysis, design,
programming, and implementation. The conclusion is that with the awakening-based health care
system in sudinkes map can help facilitate the delivery of information quickly, precisely, and
accurately.

Keywords: Information, information systems, health services

I. PENDAHULUAN                                             sebuah sistem yang hanya dapat
              Perkembangan           teknologi             menampilkan data - data atribut saja,
    informasi dan komputer yang sangat pesat               sedangkan sistem yang berbasis grafis
    dewasa ini semakin luas di berbagai aspek              adalah sebuah sistem yang dapat
    kehidupan. Komputer merupakan alat                     menampilkan gambaran dari situasi dan
    bantu yang memberikan kemudahan bagi                   data - data atribut seperti yang
    manusia untuk memenuhi kebutuhan akan                  ditampilkan pada sistem konvensional.
    informasi     tersebut.    Berkembangnya                        Dalam      hal   ini    penulis
    teknologi informasi dan komputer di                    menganalisa dan membuat sistem yang
    bidang informasi dapat membuat data                    konfensional menjadi sistem grafis
    menjadi lebih teratur dan dapat                        mengenai letak pelayanan kesehatan yang
    ditampilkan dengan lebih baik dan lebih                terdapat di daerah Kota Madya Tangerang
    cepat lewat komputer, oleh karena itu                  dan merupakan kawasan yang patut
    muncullah sebuah Sistem Aplikasi                       diperhatikan, dengan adanya Aplikasi
    Berbasis Peta yaitu adalah sistem                      Berbasis Peta ini, SUDINKES dapat
    informasi khusus yang mengelola data                   dengan mudah mengetahui letak Rumah
    yang      memiliki     informasi    spasial            Sakit dan PUSKESMAS yang berada di
    (bereferensi keruangan). Atau dalam arti               daerah Kota Madya Tangerang serta
    yang lebih sempit, adalah sistem                       pelayanan apa saja yang dapat membantu
    komputer yang memiliki kemampuan                       masyarakat dalam masalah kesehatan.
    untuk       membangun,        menyimpan,               Dengan adanya kemajuan teknologi
    mengelola dan menampilkan informasi                    komputer yang memicu dibuatnya suatu
    berefrensi geografis, misalnya data yang               Aplikasi Berbasis Peta dan berbasis
    diidentifikasi menurut lokasinya, dalam                windows yang lengkap dan cepat,
    sebuah database. Para praktisi juga                    menurut letak geografisnya agar sistem
    memasukkan orang yang membangun dan                    yang dibuat dapat di akses oleh
    mengoperasikannya dan data sebagai                     SUDINKES Kota Madya Tangerang.
    bagian dari sistem ini.                                         Tujuan dari penulisan skipsi ini
              Sistem Aplikasi Berbasis Peta                adalah     untuk     mempercepat     dan
    adalah suatu sistem yang konvensional                  memudahkan pencarian informasi yang
    menjadi sebuah sistem yang mempunyai                   dibutuhkan        SUDINKES         untuk
    basis grafis atau gambar. Yang dimaksud                mengetahui lokasi letak Rumah Sakit dan
    dengan sistem konvensional adalah                      PUSKESMAS khususnya yang ada di
    daerah Kota Madya Tangerang dan untuk                                       waterfall     yaitu     dengan     5     tahap
    memberikan informasi pelayanan lebih                                        berkesinambungan yang membentuk suatu
    cepat dan akurat kepada SUDINKES                                            siklus atau daur hidup. Tahapan-tahapan
    Kota Madya Tangerang.                                                       Metode Rekayasa Perangkat lunak dengan
            Dengan menggunakan sistem                                           konsep waterfall adalah:
    pemetaan yang diprogram dan dirancang                                       1. Rekayasa sistem
    secara    komputerisasi,     diharapkan                                          Yaitu dengan menentukan kebutuhan
    SUDINKES      daerah     Kota    Madya                                           sistem secara keseluruhan antara lain
    Tangerang dapat lebih mudah mengetahui                                           dengan       menentukan       komponen-
    daerah – daerah yang terdapat Rumah                                              komponen sistem, atribut komponen dan
    Sakit dan PUSKESMAS di daerah Kota                                               hubungan antar komponen.
    Madya Tangerang.                                                            2. Analisa sistem
                                                                                     Yaitu menganalisa dan mendefinisikan
II. METODE PENELITIAN                                                           semua kebutuhan terhadap sistem yang
Metode Penelitian                                                                    akan dibuat.
        Adapun metodologi yang digunakan                                        3. Rancangan sistem
dalam penelitian ini meliputi dua bagian                                             Tahapan      ini   merancang      aplikasi
pokok, yaitu metode pengumpulan data dan                                             berdasarkan hasil definisi kebutuhan-
metode perancangan :                                                                 kebutuhan atau spesifikasi perangkat
                                                                                     lunak yang dihasilkan pada tahap analisis.
Metode Pengumpulan Data                                                         4. Pemrograman
    1. Melakukan Interview ke instansi                                               Tahap ini dilakukan implementasi hasil
        terkait (Suku Dinas Kesehatan Kota                                      rancangan ke dalam baris-baris kode
        Madya Tangerang).                                                            program dengan bahasa pemrograman
    2. Melakukan Survei ke instansi terkait                                          Visual Basic 6.0 dan perangkat lunak
        (Suku Dinas Kesehatan Kota Madya                                             Microsoft Access 2003.
        Tangerang).                                                             5. Uji coba
    3. Studi Pustaka untuk mencari                                              Yaitu melakukan pengujian program aplikasi
        referensi yang berkaitan dengan data                                    yang telah dibuat dengan memperhatikan
        yang diperlukan serta metode                                            konsep logika untuk mengetahui kinerja
        lainnya.                                                                aplikasi apakah sesuai dengan sistem dan
Metode Perancangan                                                              melakukan pencegahan terjadinya kesalahan
        Metode Rekayasa Perangkat Lunak                                         seminimal mungkin.
yang digunakan untuk membangun system
penunjang keputusan ini adalah konsep
   Rekayasa Sistem




                     Analisa




                               Desain




                                        Pengkodean




                                                     Pengujian




                                                                 Pemeliharaan




Perancangan Basis Data                                                                   yang ada dan pemakai yang baru
        Proses perancangan basis data dibagi                                             serta aplikasi – aplikasinya.
menjadi 6 tahapan, antara lain: (Linda                                              2.   Merancang Basis Data secara
Marlinda , S.Kom. 2004. Sistem Basis Data.)                                              Konseptual
    1. Mengumpulkan dan Menganalisis                                                     Perancangan ini bertujuan untuk
        Perancangan ini untuk menentukan                                                 menghasilkan skema konseptual yang
        kebutuhan – kebutuhan suatu sistem                                               tergantung pada sebuah DBMS yang
        pada basis data dan sistem informasi                                             spesifik.
        yang akan berinteraksi dengan sistem                                        3.   Memilih DBMS
        basis data, termasuk para pemakai
          Pemilihan DBMS Ditentukan oleh                         basis data dan file – file basis data
          beberapa faktor, dia antaranya: faktor                 yang kosong.
          teknik,    ekonomi,     dan    politik       Entity Relationship Diagram (ERD)
          organisasi. Contoh faktor teknik:                      Menurut      Fathansyah    (2001:70)
          keberadaan        DBMS          dalam        Diagram Keterhubungan Entitas atau Entity-
          menjalankan tugasnya, seperti jenis –        Relationship Diagram, selanjutnya disebut
          jenis DBMS (Relational, Network,             ERD, adalah model konseptual yang
          Hierarchical, dan lain – lain ),             mendeskripsikan           hubungan        antar
          struktur penyimpanan dan jalur akses         penyimpanan (dalam DAD). ERD digunakan
          yang mendukung DBMS, pemakai,                untuk memodelkan struktur data dan
          dan lain – lain. Faktor ekonomi dan          hubungan antar data. Model entity-
          organisasi    yang     mempengaruhi          relationship yang berisi komponen-komponen
          dalam pemilihan DBMS:                        himpunan entitas dan himpunan relasi yang
                   a. Struktur Data                    masing-masing dilengkapi dengan atribut-
                   b. Personal yang telah              atribut yang merepresentasikan seluruh fakta
                       terbiasa denga suatu            dari real world (dunia nyata) yang ditinjau,
                       sistem                          dapat digambarkan dengan lebih sistematis
                   c. Tersedianya       layanan        dengan menggunakan ERD.
                       penjual                                   ERD menggunakan sejumlah notasi
     4.   Merancang Basis Data secara Logika           dan simbol untuk menggambarkan struktur
          Merancang basis data dengan                  dan hubungan antar data. Notasi-notasi
          membuat sebuah skema konseptual              simbolik di dalam ERD yang dapat digunakan
          dan skema eksternal di model data            adalah:
          dan DBMS yang terpilih.                      1. Persegi panjang, menyatakan himpunan
     5.   Merancang Basis Data secara Fisik                 entitas.
          Merancang basis data secara fisik            2. Lingkaran atau elips, menyatakan atribut
          merupakan proses memilih struktur –               (atribut yang berfungsi sebagai key
          struktur penyimpanan dan jalur –                  digarisbawahi).
          jalur akses ke file – file basis data        3. Belah ketupat, menyatakan himpunan
          untuk mencpai ferforma terbaik di                 relasi.
          berbagai macam aplikasi.                     4. Garis (link), sebagai penghubung antara
     6.   Implementasi Sistem Basis Data                    himpunan relasi dengan himpunan entitas
          Pada tahap ini sistem basis data,                 dan himpunan entitas dengan atributnya.
          perintah dalam DDL dan SDL                   5. Kardinalitas relasi dapat dinyatakan
          (Storage Definition Language) dan                 dengan banyaknya garis cabang atau
          DBMS yang terpilih, dihimpun dan                  dengan pemakaian angka (1 dan 1 untuk
          digunakan untuk membuat skema                     relasi satu-ke-satu, 1 dan N untuk relasi
                                                            satu-ke-banyak atau N dan N untuk
6.   relasi banyak-ke-banyak).


                    E            Himpunan entitas e                       Himpunan relasi R
                                                              R


                      a          Atribut sebagai key                       Link



                          Gambar 2.2 Notasi ERD (Linda Marlinda, S.Kom, 2004:19)

         Kardinalitas relasi satu ke banyak                      Dua kelompok pentahapan yang
dan banyak ke satu dapat dianggap sama,                biasa ditempuh dalam pembuatan ERD, yaitu:
karena tinjauan kardinalitas relasi selalu             1. Tahap pembuatan ERD awal (preliminary
dilihat dari dua sisi (dari himpunan entitas               design).
pertama ke himpunan entitas kedua dan dari                 Mendapatkan sebuah rancangan basis
himpunan entitas kedua ke himpunan entitas                 data minimal yang dapat mengakomodasi
pertama).
    kebutuhan penyimpanan data terhadap
    sistem yang sedang ditinjau.                           Kamus Data
2. Tahap optimasi ERD (final design)                                Kamus data atau data dictionary atau
    Melakukan koreksi terhadap hasil tahap                disebut juga dengan istilah sistem data
    pertama,      berupa       pendekomposisian           dictionary adalah katalog fakta tentang data
    himpunan         entitas,      penggabungan           dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu
    himpunan entitas, pengubahan derajat                  sistem informasi. Dengan menggunakan
    relasi, penambahan relasi baru hingga                 kamus       data,  analisis   sistem     dapat
    perubahan           (penambahan          dan          mendefinisikan data yang mengalir di sistem
    pengurangan)         atribut-atribut   untuk          dengan lengkap. Kamus data dibuat pada
    masing-masing entitas dan relasi.                     tahap perancangan sistem.
Langkah-langkah teknis yang dapat dilakukan                    Pada tahap analisis, kamus data dapat
untuk menghasilkan ERD awal adalah:                       digunakan sebagai alat komunikasi antara
1. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh                analisis sistem dengan pemakai sistem tentang
    himpunan entitas yang terlibat.                       data yang mengalir di sistem, yaitu tentang
2. Menentukan atribut-atribut key dari                    data yang masuk ke sistem dan tentang
    masing-masing himpunan entitas.                       informasi yang dibutuhkan oleh pemakai
3. Mengidentifikasi          dan      menetapkan          sistem. Pada tahap perancangan sistem, kamus
    selurtuh himpunan relasi di antara                    data digunakan untuk merancang input,
    himpunan entitas-himpunan entitas yang                merancang laporan-laporan dan database.
    ada beserta kunci asingnya (foreign-key).             Kamus data dibuat berdasarkan arus data yang
4. Menentukan derajat atau kardinalitas                   ada di DAD. Arus data di DAD sifatnya
    relasi untuk setiap himpunan relasi.                  adalah global, hanya ditunjukan nama arus
5. Melengkapi himpunan entitas dan                        datanya saja. Notasi-notasi yang digunakan
    himpunan relasi dengan atribut-atribut                dalam kamus data adalah :
    deskriptif (non key).
    Notasi                                               Arti
       =         Terbentuk dari atau terdiri dari atau sama dengan
       +         AND
                 Salah satu dari (memilih salah satu dari elemen-elemen data di dalam kurung
      []
                 bracket ini)
       |         Sama dengan simbol [ ]
                 Iterasi (elemen data di dalam kurung brace beriterasi mulai minimum N kali dan
  M{ }M
                 maksimum M kali)
                 Optional (elemen data di dalam kurung perenthesis sifatnya optional, dapat ada
      ()
                 dan dapat tidak ada)
       *         Keterangan setelah tanda ini adalah komentar
                                         Tabel 2.1 Notasi Kamus Data

        Berikut adalah contoh umum dari                 mempertimbangkan lingkungan fisik dimana
kamus data                                              data tersebut mengalir atau disimpan. Sistem
1. Mahasiswa     =     {NIM,  Nama_Mhs,                 pengolah data mempunyai 2 (dua) komponen
Alamat, Tpt_lhr, Tgl_lhr}                               yaitu Data dan Fungsi. Diagram aliran data
2. Dosen= {*NID + Nama_Dos + Keahlian +                 memberi komponen-komponen sistem tetapi
Alamat}                                                 tidak memberi detail komponen-komponen
3. mengajar      = {*Kode_MK + **NID +                  tersebut. DAD adalah sebuah jaringan yang
Waktu + Ruang}                                          ditunjukkan dengan proses-proses dan data-
                                                        data yang dibangun dari empat komponen
Diagram Alir Data (DAD)                                 dasar yaitu :
         Data Flow Diagram (DFD) sering                 Beberapa simbol yang digunakan dalam data
diterjemakan menjadi Diagram Arus Data                  flow diagram antara lain :
(DAD). DAD merupakan alat yang biasa                    1) Proses
digunakan untuk mendokumntasikan proses                 2) Arusa Data (Data Flow)
dalam sistem atau untuk menggambarkan                   3) Simpan Data (Data Store)
suatu sistem yang telah ada atau sistem baru            4) Kesatuan Luar (External Entity)
yang akan dikembangkan secara logika tanpa              Contoh DFD
                                    Gambar 2.10 Contoh DFD


Diagram        Hubungan       Data     (Entity        2) Transisi State disimbolkan dengan
Relationship Diagram)                                    anak panah.
         Diagram hubungan data digunakan
untuk menggambarkan hubungan antara data                   Notasi Yourdon
store yangada didalam diagram aliran data.
Komponen-komponen yang ada digunakan                  3) Untuk melengkapi STD diperlukan
didalam diagram hubungan data antara lain :                 dua lagi yaitu kondisi dan aksi
1) Entitas                                                           Kondisi
2) Hubungan atau Relasi                                               Aksi
3) Atribut                                                  a) Kondisi adalah suatu kejadian
     a) Primary key                                             pada external environment yang
     b) Secondary key                                           dapat dideteksi oleh sistem.
     c) Candidate key                                       b) Aksi adalah apa yang dilakukan
     d) Alternate key                                           oleh      sistem    bila    terjadi
     e) Composite key                                           perubahan state atau merupakan
     f) Foreign key                                             reaksi terhadap kondisi.
 4) Cardinalitas                                   Bagan Alir (Flowchart)
      Ada tiga dasar kardinalitas / hubungan                Bagan alir atau flowchart menurut
      yang terjadi yaitu :                        Jogiyanto [2001, hal.795] adalah bagan
     a) Satu ke satu (one to one atau 1:1)        (chart) yang menunjukan alir (flow) di dalam
     b) Satu ke banyak (one to many atau 1 :      program atau prosedur sistem secara logika.
         M)                                       Bagan alir digunakan terutama untuk alat
     c) Banyak ke banyak (Many to many            bantu komunikasi dan untuk dokumentasi.
         atau M : N)                              Flowchart dapat menunjukan secara jelas arus
Diagram Transisi Kondisi (State Transation        pengendalian suatu algoritma di dalam
Diagram)                                          program. Dalam pembuatan flowchart terdapat
         State Transition Diagram merupakan       dua jenis (type) yang dapat digunakan, yaitu
suatu modeling tool yang menggambarkan            sebagai berikut :
sifat ketergantungan pada waktu dari suatu        a.     Diagram Alir Program (Program
sistem. Symbol yang ada pada State                       Flowchart)
Transtition Diagram menurut Yourdon ada                  Program flowchart merupakan bagan
dua yaitu :                                              alir yang menjelaskan secara rinci
     1) State Disimbolkan dengan segiempat.              langkah-langkah dari proses program.
                                                         Didalam alur ini dijelaskan secara
                                                         detail antara instruksi yang satu dengan
      yang lainnya didalam suatu program       secara keseluruhan dari sistem dan
      komputer yang bersifat logika.           urutan dari prosedur-prosedur secara
b.    Diagram     Alir    Sistem     (System   detail   didalam      suatu       sistem
      Flowchart)                               komputerisasi yang bersifat fisik
      System flowchart merupakan bagan
      yang menunjukkan arus pekerjaan

Diagram Alur ( Flowchart )


          start




        Masukan
        username




        Masukan
        password




          Apakah           no
     username&passw
         ord benar




                  yes


         Menu
         admin




          end




Gambar 2.11 Diagram Alur ( Flowchart )
III. ANALISA DAN PERANCANGAN                                                    Dari permasalahan yang sudah
 Identifikasi Masalah                                                    dijelaskan diatas, dapat diberikan
              Masih banyak masalah / dalam                               usulan pemecahan masalahan melalui
       bidang kesehatan di Kotamadya                                     teknologi informatika yaitu Aplikasi
       Tangerang yang harus ditangani dan                                Berbasis Peta yang dirancang lebih
       mendapat         perhatian       khusus.                          menarik dan menggunakan konsep
       Penyusunan rencana strategis Sudinkes                             yang lebih mudah dimengerti oleh
       Kotamadya Tangerang berdasrkan                                    pemakai (user friendly). Informasi yang
       permasalahan / hambatan yang dihadapi                             disajikan seperti : letak dan pelayan
       Sudinkes Kotamadya Tangerang yaitu :                              kesehatan    yang     diberikan    oleh
       a. Citra pelayanan Puskesmas yang                                 Puskesmas dan Rumah Sakit yang di
          masih rendah dimasyarakat.                                     bawah binaan Sudinkes Kotamadya
       b. Peran serta masyarakat dalam                                   Tangerang dalam bentuk visual, maka
           mendukung program kesehatan                                   bentuk aplikasi berbasis peta yang
           masih rendah.                                                 dibangun akan :
       c. Penyampaian informasi kesehatan                                a.      Dapat menampilkan pelayanan
           kepada masyarakat masih belum                                        yang diberikan oleh Puskesmas
           menyeluruh.                                                          dan Rumah Sakit yang berada
       d. Masih adanya beberapa kelurahan                                       dibawah     binaan      Sudinkes
           yang memiliki Puskesmas yang                                         Kotamadya Tangerang.
           masih di bawah standar Puskesmas                              b.     Dapat    menampilkan      lokasi
           Lainnya.                                                             Puskesmas dan Rumah Sakit
       e. Peralatan pelayanan kesehatan di                                      yang berada dibawah binaan
           Puskesmas dan Rumah Sakit yang                                       Sudinkes Kotamadya Tangerang.
           berada Di bawah binaan Sudinkes
           masih belum lengkap.                                    Perangcangan Aplikasi Berbasis Peta
       f. Sistem       informasi      kesehatan                        Data Flow Diagram (DFD), untuk
           terintegrasi belum lancar.                                  perancangan Spasial adalah :
         Ada pun identifikasi masalah yang                                     a. Diagram Konteks, digunakan
       muncul adalah :                                                   untuk mempresentasikan suatu sistem
       a. Pihak Dinas Kesehatan belum                                    secara garis besar (global) dimana
           menetapkan sisitem komputerisasi                              dapat terlihat dengan jelas data yang
           secara maksimal dalam memantau                                masuk dan data yang keluar, berikut ini
           pelayanan kesehatan di Kotamadya                              adalah penggambaran dengan diagram
           Tangerang.                                                    konteks untuk perancangan data spasial
       b. Pihak Dinas Kesehatanh hanya                                   pelayanan kesehatan pada gambar
           mimeliki data secara tekstual                                 Diagram Konteks dibawah ini :
           bukan secara spasial.

Pemecahan Masalah
                                                     Data Lokasi
                                                     Rumah Sakit

  Sudinkes Tangerang
                                       Data Lokasi
                                       Puskesmas




                   Laporan Pelayanan
                      Kesehatan
                                                     Aplikasi Berbasis Peta
                                                     pelayanan kesehatan




                                                                                  Data Pelayanan
                                                                                    Kesehatan



                                               Data Pelayanan
                                                 Kesehatan

            Rumah Sakit                                                                     Puskesmas
Perancangan Basis Data                                                           Model ( ERD ), dapat dilihat pada
           Diagram    hubungan    sistem                                         Gambar 3.12 dibawah ini :
     Pelayanan Kesehatan Masyarakat,
     terdapat 4 himpunan entitas yaitu :
     Pelayanan Kesehatan, Puskesmas,
     Rumah sakit, Kelurahan, digambarkan
                                   1                         1               M                M    Pelayanan
                      Kelurahan                  Punya           Puskesmas       Terdapat
                                                                                                   Kesehatan
                              1                                   Kd_Pus
                   Kd-Kel                                                                         Kd_Pelayanan
                   Nm_Kel                                         Kd_Kel
                                                                                                  Nm_Pelayanan
                                                                  Nm_Pus
                                                                                                     Kd_Pus
                                                                   Almt
                          Punya                                                                     Nm_Pus
                                                                  No_Telp
                                                                                                    Almt_Pus
                                                                                                     No_Tlp



                              1

                     Rumah Sakit
                                       Kd_RS
                                       Kd_Kel
                      M
                                       Nm_RS
                                        Almt
                                       No_Telp
                       Terdapat



                                       Kd_Pelayanan
                                       Nm_Pelayanan
                       M
                                          Kd_RS
                      Pelayanan           Nm_RS
                      Kesehatan          Almt_RS
                                          No_Tlp

                                                         Gambar 3.12. ERD

            Pada diagram di atas himpunan                                               : peta, cari, update, arsip, bantuan
    entitas tersebut memenuhi atribut key                                               dan     keluar.    Secara     hirarki
    yaitu :                                                                             rancangan modul menu utama
    a.      * di Kelurahan / Kecamatan                                                  dapat dilihat pada Gambar 3.13
            terdapat satu Rumah Sakit atau                                              dibawah ini :
            tidak
    b.      Kd_Pus untuk himpunan entitas
            Puskesmas
    c.      Kd_RS untuk himpunan entitas
            Rumah Sakit
    d.      Kd_ Kel untuk himpunan entitas
            Kelurahan
    e.      Kd_Pelayanan untuk himpunan
            entitas Pelayanan Kesehatan
    Diantara hubungan entitas yang terjadi
    derajat / kardinalitas ( M-1 ) banyak ke
    untuk semua entitas, himpunan relasi
    dengan       kardinalitas     (   M-1    )
    pencantuman atribut key pada entitas
    yang berderajat banyak, seperti entits
    Rumah Sakit dengan Pelayanan
    Kesehatan,       terdapat     pencantuman
    Kd_RS        pada     entitas    Pelayanan
    Kesehatan dan bersifat sebagai atribut
    asing ( Foreign Key ).
Perancangan Modul Menu Utama
                 Dalam modul mernu utama
         yang terdiri dari 6 sub modul, yaitu
                                                 Menu Utama




                                                                       Infomasi
   Peta       Cari        Update         Arsip            Bantuan                    Login       Keluar
                                                                       Zoonosis




IV. IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
        Dalam      Implementasi    Aplikasi                   Spesifikasi Perangkat Lunak
Pendukung pendukung Sistem Aplikasi                                   Perangkat lunak yang dibutuhkan
Berbasis Peta Pelayanan Kesehatan Di Kota                     untuk menjalankan Sistem Aplikasi Berbasis
Madya Tangerang, pada sub ini akan dibahas                    Peta Pelayanan Kesehatan Di Kota Madya
mengenai :                                                    Tangerang ini antara lain :
    1. Perangkat Keras                                            a. Sistem Operasi Windows XP
    2. Spesifikasi Perangkat Lunak                                b. Program Aplikasi Visual Basic
    3. Cara Menjalankan Program Aplikasi                              Ver.6.0
                                                                  c. Program Aplikasi database Microsoft
Perangkat Keras                                                       Acces
         Dalam mengoperasikan rancangan
model Aplikasi Pendukung pendukung Sistem                     Cara Menjalankan Aplikasi
Aplikasi Berbasis Peta Pelayanan Kesehatan                             Pada tahap ini akan di jelaskan cara
Di Kota Madya Tangerang, guna mendukung                       menjalankan Program Aplikasi Aplikasi
pelayanan kesehatan di suku dinas kota madya                  Berbasis Peta Pelayanan Kesehatan Di Kota
Tangerang ini, dibutuhkan beberapa perangkat                  Madya Tangerang yang telah di buat. Jalankan
keras, di mana spesifikasi perangkat keras                    file Aplikasi Sistem Aplikasi Berbasis Peta
yang dibutuhkan adalah berikut :                              Pelayanan      Kesehatan Di Kota Madya
    1. Prosesor Pentium IV 2,99 GHZ                           Tangerang.Vbp.
    2. Memory 1 Gb                                                     Setelah file Aplikasi Sistem Aplikasi
    3. Vga Card 128 Mb                                        Berbasis Peta Pelayanan Kesehatan Di Kota
    4. Hard Disk 120 Gb                                       Madya Tangerang, maka tampilan awal yanh
    5. Monitor SVGA 15 “                                      akan muncul dilayar tampak pada Gambar 4.1.
    6. Mouse                                                  di bawah ini :
    7. Keyboard
    1) Tampilan Selamat Datang




                                   Gambar 4.1. Tampilan Selamat Datang

           Dengan    sendirinya  maka                                 program, yang terlihat pada Gambar
       pengguna tiba ke tampilan awal                                 4.2. berikut :
    2) Tampilan Menu Utama
                                   Gambar 4.2. Tampilan Menu Utama

     V. KESIMPULAN
          Dari      kegiatan     analisa      dan   DAFTAR PUSTAKA
perancangan Aplikasi Pelayanan Kesehatan di
Kota Madya Tangerang Berbasis Peta yang             Marlinda, Linda , S.Kom.. Sistem Basis Data.
telah dilakukan, maka dapat disimpulkan hal –                2004
hal sebagai berikut :                               Petroutsos,     Evangelos.      Pemograman
     1. Sistem Aplikasi yang dirancang                       Database dengan Visual Basic 6.0,
          telah selesai dibuat dan sesuai dengan             Elex Media, 2002
          tujuan. Hasilnya dapat mempercepat        Prahasta Eddy. Map Info, Penerbit
          dan       memudahkan         pencarian             INFORMATIKA, Bandung, 2008.
          informasi        yang       dibutuhkan    Prahasta, Eddy. Sistem Informasi Geografis
          SUDINKES untuk mengetahui lokasi                   Arc View, Penerbit INFORMATIKA,
          letak      Rumah        Sakit       dan            Bandung, 2004.
          PUSKESMAS khususnya yang ada              Prahasta, Eddy. Konsep – Konsep Dasar
          di daerah Kota Madya Tangerang.                    Sistem Informasi Geografis, Penerbit
     2. Dengan          menggunakan        sistem            INFORMATIKA, Bandung, 2004.
          pemetaan yang diprogram dan               Riyanto, Prinali EP Pengembangan Aplikasi
          dirancang secara komputerisasi,                    Informasi Geografis, Gava Media,
          SUDINKES daerah Kota Madya                         Yogyakarta, 2009.
          Tangerang dapat lebih mudah               http://www.google.com/ Sudinkes Kabupaten
          mengetahui daerah – daerah yang                    Tangerang, Pelayanan kesehatan,
          terdapat      Rumah       Sakit     dan            10/08/2009
          PUSKESMAS di daerah Kota Madya
          Tangerang.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:0
posted:7/16/2013
language:Unknown
pages:10