Docstoc

PPT budaya dan kognisi

Document Sample
PPT budaya dan kognisi Powered By Docstoc
					              Kelompok 5
Dafid Kurniawan 11144200
Erni Tri Rahayu
Khanah Falsafi
                        ￿
Devi Arisanti 11144200219
Khuli Faisal 11144200
Maryanto
               Pengertian
Kata Intelegensi atau kecerdasan berasal dari
 bahasa latin intellegentia, yang pertama kali
                     ￿
 digunakan oleh seorang ahli pidato dari
 Romawi yaitu Cicero.
intelegensi adalah sejumlah kemampuan,
 keahlian, talenta, dan pengetahuan, yang
 keseluruhannya merujuk pada kemampuan
 kognitif dan proses mental.
Kognisi adalah istilah umum yang mencakup
 seluruh proses mental yang mengubah masukan
 -masukan dari indera menjadi pengetahuan
 (Matsumoto, 2008).
 Budaya dan memori: Memori ialah proses
 pengolahan informasi dalam kognitif yang meliputi
                       ￿
 pengkodean, penyimpanan, pemanggilan kembali
 informasi-informasi tersebut.
 Ross dan Millson (Matsumoto dalam Dayakisni, 2008)
 melakukan sebuah penelitian dengan membandingkan
 daya ingat pelajar Amerika dan pelajar Ghania.
 Mereka menduga bahwa tradisi oral membuat orang
 lebih baik dalam kemampuan daya ingatnya.
 Penelitian mereka ini ialah dengan membacakan cerita
 dengan suara yang keras dan membandingkan bahwa
 pelajar Ghania secara umum dapat mengingat isi cerita
 lebih baik daripada pelajar Amerika.
               Lanjutan...
                   ￿
 Budaya dan problem solving: Proses menyelesaikan
  masalah atau problem solving ini merupakan sebuah
  usaha yang digunakan untuk menemukan urutan
  yang benar dari alternatif-alternatif penyelesaian
  suatu masalah dengan mengarah pada satu tujuan
  pemecahan yang ideal.
 Persepsi dan Realitas Salah satu hal yang harus
  disadari tentang persepsi adalah bahwa persepsi kita
                        ￿
  atas dunia belum tentu mewakili secara persis
  realitas fisik dunia atau indera kita.
 Persepsi dan Pengalaman Salah satu hal yang kita
  ketahui tentang persepsi kita adalah bahwa persepsi
  itu berubah. Persepsi kita juga berubah bila kita
  mengetahui lebih banyak tentang sesuatu.
 Persepsi Pengecapan Kebanyakan orang pernah
  mengalami perubahan kesukaan makanan. Sebagian
  alasannya barangkali terkait dengan perubahan
  proporsi dari jenis-jenis saraf pengecapan di mulut
  (Matsumoto, 2008).
                Persepsi
                   ￿
 Menurut Matsumoto (2008), dalam psikologi
  tradisional, sensasi dan persepsi adalah tentang
  memahami bagaimana kita menerima stimulasi dari
  lingkungan dan bagaimana kita memproses stimulus
  tersebut.
        Perkembangan Kognitif &
              Intelegensi
                       ￿
 Intelegensi dalam pandangan orang Amerika ialah
  sejumlah kemampuan, keahlian, talenta, dan
  pengetahuan, yang keseluruhannya merujuk pada
  kemampuan kognitif dan proses mental. perbedaan
  budaya sangat berperan dalam menentukan definisi
  dari intelegensi/kecerdasan ini.
 Teori Perkembangan Kognitif

                       ￿
 Tahap sensorimotor
 Tahap pra operasional
 Tahap operasional konkret
 Tahap operasional formal
  Teori Tahapan Piaget dari Perspektif
            Lintas Budaya

                        ￿
 Teori ini berlangsung seperti empat tahapan tersebut
  di setiap budaya.
 Teori Piaget bersumsi bahwa penalaran ilmiah yang
  diasosiasikan dengan tahap operasional formal
  merupakan puncak perkembangan kognitif, dengan
  kata lain pemikiran ini menjadi acuan bagi setiap
  budya dalam menentukan langkah-langkah
  penalaran ilmiah
        Pengaruh Kultural pada
        Pengukuran Intelegensi
 Tes inteligensi menjadi cara untuk membedakan
                        ￿
  anak-anak yang membutuhkan pendidikan luar
  biasa dengan anak-anak yang terhambat karena
  alasan lain. Tidak semua pihak diuntungkan oleh tes
  inteligensi ini karena tes-tes ini bergantung pada
  kemampuan verbal dan pengetahuan kultural.
  Beberapa orang merespon bahwa tes inteligensi itu
  bias dan tidak mengukur dengan akurat
  kemampuan orang dari budaya lain.
   KEBERADAAN FAKTOR KOGNISI DALAM
 PENGARUHNYA TERHADAP LINTAS BUDAYA

                          ￿
 Kecerdasan umum: Hasil penelitian Flynn adalah sebuah
  informasi tentang penelitian lintas budaya, karena dia
  memperlihatkan kemampuan rata-rata dalam tes IQ dan
  populasi adalah jauh dari kesetabilan dan dapat berubah
  secara dramastis dalam Waktu yang relatif pendek.
 Genetic Epistemologi (Faktor Keturunan) : piaget
  menerangkan adanya 4 faktor yang mempengaruhi
  perkembangan kognitif yaitu faktor biologis, berada pada
  sistem saraf. Kedua, Faktor keseimbangan, berkembang
  disebabkan adanya interaksi antara manusia dengan
  lingkungan. Ketiga adalah faktor sosial. Keempat adalah
  faktor perpindahan budaya, termasuk didalamnya
  pendidikan, kebiasaan
          Cara Berpikir
                      ￿
 Kemampuan kognitif dan model-model kognitif
  merupakan salah satu cara bagi sebuah suku dan
  anggotanya membuat kesepakatan yang efektif
  terhadap masalahyang dijumpai dalam kehidupan
  sehari-hari
Contextualized cognition (pengamatan
                  kontekstual)
                         ￿
 Misalnya dalam budaya timur, asumsi stabilitas
  kepribadian sangatlah sulit diterima. Budaya timur
  melihat bahwa kepribadian adalah kontekstual
  (contextualization). Kepribadian bersifat lentur yang
  menyesuaikan dengan budaya dimana individu
  berada. Kepribadian cenderung berubah,
  menyesuaikan dengan konteks dan situasi.
    PENGARUH KOGNITIF TERHADAP
          LINTAS BUDAYA

                        ￿
 Locus of control Sebuah konsep yang dibangun oleh
  Rotter (1966) yang menyatakan bahwa setiap orang
  berbeda dalam bagaimana dan seberapa besar
  kontrol diri mereka terhadap perilaku dan hubungan
  mereka dengan orang lain serta lingkungan.
 Locus of control dibagi menjadi 2 yaitu internal dan
  eksternal
                        ￿
 Diri individual Diri individual adalah diri yang
  fokus pada atribut internal yang sifatnya personal;
  kemampuan individual, inteligensi, sifat kepribadian
  dan pilihan-pilihan individual.
 Kolektifitas Individu focus pada status keterikatan
  mereka (interdependent), dan penghargaan serta
  tanggung jawab sosialnya.
 Persepsi diri
Studi yang dilakukan oleh Bond danTak-Sing (1983),
                         ￿
dan Shwender dan Bourne (1984) menunjukkan
bagaimana perbedaan konstruk diri mempengaruhi
persepsi diri. Respon yang diberikan subyek bila
dianalisa dapat dibagi ked lam dua jenis, yaitu respon
abstrak atau deskripsi sifat kepribadian seperti saya
seorang yang mudah bergaul, saya orang yang ulet;
dan respon situasional seperti saya biasanya mudah
bergaul dengan teman-teman dekat saya.
             Motivasi berprestasi

                         ￿
 Dalam tradisi barat, konsep diri bersifat individual,
  motivasi diasosiasikan sebagai sesuatu yang
  personal dan internal, dan kurang terkait dengan
  konteks sosial ataupun interpersonal. Dalam
  komunitas tradisi timur, konsep diri condong dilihat
  sebagai bagian kolektifitas, kesuksesan adalah untuk
  mencapai tujuan sosial yang lebih luas. Kesuksesan
  selalu dipandang terkait dengan kebanggaan dan
  kebahagiaan orang lain, terutama orang-orang
  terdekat.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:0
posted:7/11/2013
language:Malay
pages:17