Pendekatan sosial budaya melalui pesantren dan sistem banjar by zuperbayu

VIEWS: 0 PAGES: 13

									Pendekatan sosial budaya
melalui pesantren dan
sistem banjar
PENDEKATAN DALAM
SISTEM PESANTREN

1. PENGERTIAN

Pondok pesantren adalah lembaga Pendidikan
Islam yang menggembangkan fungsi pedalaman
agama, kemasyarakatan dan penyiapan sumber
daya manusia.
TUJUAN DAN SASARAN PONDOK
PESANTREN

Pondok pesantren adalah lembaga
pendidikan islam yang mengembangkan
fungsi pendalaman agama,
kemasyarakatan dan penyiapan sumber
daya manusia.
 Melalui pedidikan agama, pendidikan
formal, pendidikan kesenian.
Tujuan umum:

 tercapainya pengembangan dan
pemantapan kemandirian pondok
pesantren dan masyrakat sekitar dalam
bidang kesehatan.
Tujuan khusus:

tercapainya pengertian positif pondok
pesantren dan masyarakat sekitarnya
tentang norma hidup sehat,
meningkatkan peran serta pondok
pesantren dalam menyelenggarakan
upaya kesehatan, terwujudnya
keteladanan hidup sehat di lingkungan
pondok pesantren.
Bentuk-bentuk pendekatan yang dapat
digunakan oleh bidan dalam pelayanan
kesehatan sebagai berikut :

a.pendekatan sosial
b.survai mawas diri
c.musyawarah masyarakat pondok
pesantren
d.pelatihan
e.pelaksanaan kegiatan
f.pembinaan
B. PENDEKATAN DALAM SISTEM
BANJAR SISTEM BANJAR DI BALI

1. PENGERTIAN

kelompok-kelompok kerabat patrilineal yang
mengikat orang Bali berdasarkan atas prinsip
keturunan.
Sifat keanggotaan banjar tidak
tertutup dan terbatas kepada
orang-orang asli yang lahir di dalam
banjar itu juga.
Pusat dari banjar adalah bale
banjar dimana para warga
banjar saling bertemu dan
berapat pada hari-hari yang
tetap.
Banjar di kepalai oleh seorang kepala
yang disebut kelian banjar (kliang).
Ia pilih untuk suatu masa jabatan yang
tertentu oleh warga banjar.

 Tugasnya tidak hanya menyangkut
segala urusan dalam lapangan kehidupan
social dari banjar sebagai satu komuniti,
tetepi juga lapangan kehidupan
keagamaan
Cara-cara pendekatan bidan di dalam wilayah
banjar Bali :

1. Mengerakan dan membina peran serta
masyarakat. Dalam bidang kesehatan, dengan
melakukan penyuluhan kesehatan yang sesuai
dengan permasalahan keehatan setempat.

2. Pemerintah menjalankan.menerapkan
PosKesDes (PosKesehatanDesa), yang
ditujukan kepada seluruh masyarakat, yang
terjangkau sampai kedaerah pedalaman.
3. Penyuluhan kesehatan masyarakat
dimaksudkan dapat menghasilkan perubahan
perilaku yang lestari untuk keluarganya,
individu keluarga dan masyarakat itu sendiri.

4. Penyuluhan kesehatan masyarakat
dimaksudkan untuk memelihara dan
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

5. Membina dan memberikan bimbingan teknis
kepada kader termasuk dukun,
(peran bidan sebagai pendidik   ).

								
To top