Docstoc

Juknis Penulisan Ijazah SD 2012/2013

Document Sample
Juknis Penulisan Ijazah SD 2012/2013 Powered By Docstoc
					  PEDOMAN PENGISIAN BLANGKO IJAZAH
SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
      TAHUN PELAJARAN 2012/2013




KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
              TAHUN 2013




                  i
                             DAFTAR ISI




A. Petunjuk Umum


B. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Depan
   1. Blangko SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK
   2. Blangko Paket A, Paket B, Paket C, dan Paket C Kejuruan


C. Petunjuk Khusus Pengisian Halaman Belakang Blangko SD, SDLB, SMP,
   SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK

D. Contoh Lampiran Penulisan Blangko Ijazah
   1. Blangko SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK
   2. Blangko Paket A, Paket B, Paket C, dan Paket C Kejuruan




                                  ii
             PEDOMAN PENGISIAN BLANGKO IJAZAH
           SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
                 TAHUN PELAJARAN 2012/2013


A. PETUNJUK UMUM

  1. Bingkai blangko Ijazah pada setiap satuan pendidikan sebagai
     berikut:
     a. SD, SDLB, dan Paket A kombinasi warna merah, kuning, dan
         hitam;
     b. SMP, SMPLB, dan Paket B kombinasi warna biru, kuning, dan
         hitam;
     c.   SMA, SMALB, dan Paket C kombinasi warna hijau, kuning, dan
         hitam;
     d. SMK dan Paket C Kejuruan kombinasi warna hijau, kuning, dan
         hitam.

  2. Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK diisi oleh
     panitia yang dibentuk Kepala Sekolah.

  3. Ijazah Paket A, Paket B, Paket C, dan Paket C Kejuruan diisi oleh
     Penyelenggara UN Kabupaten/Kota.

  4. Ijazah ditulis dengan tulisan yang baik, benar, jelas, rapi, dan bersih
     dengan menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan
     tidak mudah terhapus.

  5. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, ijazah tidak boleh dicoret,
     ditimpa, atau di tip-ex dan harus diganti dengan blangko yang baru.

  6. Ijazah yang salah dalam pengisian disilang dengan tinta warna hitam
     pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman depan dan
     belakang dan dimusnahkan dengan berita acara yang ditandatangani
     oleh Kepala Sekolah disaksikan oleh instansi terkait.

  7. Jika terdapat sisa blangko Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA,
     SMALB, dan SMK di sekolah dikembalikan ke Dinas Pendidikan
     Provinsi dengan berita acara yang ditandatangani oleh Kepala
     Sekolah disaksikan oleh instansi terkait.

  8. Jika terdapat sisa blangko Ijazah Paket A, Paket B, Paket C dan
     Paket C Kejuruan di Kabupaten/Kota dikembalikan ke Dinas
     Pendidikan Provinsi dengan berita acara yang ditandatangani oleh
     Kepala Dinas Pendidikan disaksikan oleh instansi terkait.




                                    1
9.   Sisa blangko Ijazah yang terdapat di provinsi dimusnahkan paling
     lambat 31 Desember 2013 dengan berita acara pemusnahan
     disaksikan oleh instansi terkait.

10. Berita acara pemusnahan harus dilaporkan ke Pejabat Pembuat
    Komitmen Ujian Nasional.




                                2
B. PETUNJUK KHUSUS PENGISIAN HALAMAN DEPAN

  1. BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, DAN
     SMK.

     a. Pengisian nama sekolah, sesuai dengan nomenklatur sekolah
        yang bersangkutan.

     b. Pengisian nama pemilik Ijazah ditulis dengan huruf kapital
        sebagai berikut:
        1) SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte
           kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah;

          2) SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang
             tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang
             pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran
             yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada
             Ijazah/STTB sebelumnya.

     c. Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah sebagai berikut:
        1) SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte
           kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah.

          2) SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang
             tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang
             pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran
             yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada
             Ijazah/STTB sebelumnya.

     d. Pengisian nama orang tua pemilik Ijazah sebagai berikut:
        1) SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte
           kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah.

          2) SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang
             tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang
             pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran
             yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada
             Ijazah/STTB sebelumnya.

     e. Pengisian nomor induk pemilik Ijazah sesuai dengan nomor induk
        siswa yang tercantum pada Buku Induk.

     f.   Pengisian nomor peserta terdiri atas 14 (empat belas) digit sesuai
          dengan nomor peserta yang tertera di SKHUN. 1 (satu) digit berisi
          informasi jenjang pendidikan, 2 (dua) digit berisi informasi tahun,
          2 (dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2 (dua) digit berisi
          informasi kode Kabupaten/Kota, 3 (tiga) digit berisi informasi kode
          Sekolah, 3 (tiga) digit berisi informasi kode Urut Peserta, dan 1
          (satu) digit berisi informasi validasi.
          Contoh: 1 – 13 – 01 – 05 – 283 – 085 – 4 → SD
                    2 – 13 – 01 – 04 – 294 – 193 – 6 → SMP

                                    3
             3 – 13 – 02 – 21 – 428 – 215 – 2 → SMA
             4 – 13 – 02 – 21 – 428 – 215 – 2 → SMK

g. Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah adalah
   nama kabupaten/kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal
   dan bulan penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman
   kelulusan Ujian.

h. Pengisian nama kepala sekolah adalah nama kepala sekolah
   satuan pendidikan masing-masing dan dibubuhkan tanda tangan.
   Bagi kepala sekolah yang pegawai negeri sipil diisi NIP,
   sedangkan bagi kepala sekolah yang bukan pegawai negeri sipil
   diisi garis/strip (----).

i.   Stempel yang digunakan adalah stempel sekolah satuan
     pendidikan masing-masing.

j.   Pasfoto adalah pasfoto peserta didik yang terbaru, dibubuhi cap
     tiga jari tengah tangan kiri serta stempel menyentuh pasfoto.

k. Nomor kode diisi nomor kode Provinsi atau nomor kode Sekolah
   Indonesia di luar negeri dengan sistem pengkodean sebagai
   berikut:

     1) Kode Tempat Penerbitan

        a) Dalam Negeri

            DN – 01     =   Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
            DN – 02     =   Provinsi Jawa Barat
            DN – 03     =   Provinsi Jawa Tengah
            DN – 04     =   Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
            DN – 05     =   Provinsi Jawa Timur
            DN – 06     =   Provinsi Aceh
            DN – 07     =   Provinsi Sumatera Utara
            DN – 08     =   Provinsi Sumatera Barat
            DN – 09     =   Provinsi Riau
            DN – 10     =   Provinsi Jambi
            DN – 11     =   Provinsi Sumatera Selatan
            DN – 12     =   Provinsi Lampung
            DN – 13     =   Provinsi Kalimantan Barat
            DN – 14     =   Provinsi Kalimantan Tengah
            DN – 15     =   Provinsi Kalimantan Selatan
            DN – 16     =   Provinsi Kalimantan Timur
            DN – 17     =   Provinsi Sulawesi Utara
            DN – 18     =   Provinsi Sulawesi Tengah
            DN – 19     =   Provinsi Sulawesi Selatan
            DN – 20     =   Provinsi Sulawesi Tenggara
            DN – 21     =   Provinsi Maluku
            DN – 22     =   Provinsi Bali
            DN – 23     =   Provinsi Nusa Tenggara Barat

                              4
       DN – 24      =   Provinsi Nusa Tenggara Timur
       DN – 25      =   Provinsi Papua
       DN – 26      =   Provinsi Bengkulu
       DN – 27      =   Provinsi Maluku Utara
       DN – 28      =   Provinsi Bangka Belitung
       DN – 29      =   Provinsi Gorontalo
       DN – 30      =   Provinsi Banten
       DN – 31      =   Provinsi Kepulauan Riau
       DN – 32      =   Provinsi Sulawesi Barat
       DN – 33      =   Provinsi Papua Barat

   b) Luar Negeri

       LN – 01      =   Sekolah Indonesia Wassenar
       LN – 02      =   Sekolah Indonesia Moskow
       LN – 03      =   Sekolah Indonesia Cairo
       LN – 04      =   Sekolah Indonesia Riyadh
       LN – 05      =   Sekolah Indonesia Jeddah
       LN – 06      =   Sekolah Indonesia Islamabad
       LN – 07      =   Sekolah Indonesia Yangoon
       LN – 08      =   Sekolah Indonesia Bangkok
       LN – 09      =   Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
       LN – 10      =   Sekolah Indonesia Singapura
       LN – 11      =   Sekolah Indonesia Tokyo
       LN – 12      =   Sekolah Indonesia Damascus
       LN – 13      =   Sekolah Indonesia Davao

2) Kode Jenjang Pendidikan dan Jenis Sekolah dan Madrasah

   a) Kode Jenjang Pendidikan, meliputi :

       D     =   Pendidikan Dasar
       M     =   Pendidikan Menengah

   b) Kode Jenis Sekolah dan Madrasah, meliputi :

       Dd    =   SD dan MI
       Ddb   =   SDLB
       Dl    =   SMP dan MTs
       Dlb   =   SMPLB
       Ma    =   SMA dan MA
       Mab   =   SMALB
       Mk    =   SMK




                          5
2. BLANGKO PAKET A, PAKET B, PAKET C DAN PAKET C
   KEJURUAN

  a. Penulisan kolom kode dengan menuliskan kembali nomor seri
     blangko SKHUN yang terdapat pada bingkai bawah bagian
     tengah ke kotak isian yang terdapat di sudut kanan atas pada
     blangko Ijazah.

     Contoh:

        1   0   P    A   0   1    0   0   5   6   7




  b. Pengisian nama Jabatan :
     1) Diisi dengan nama Instansi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
        sesuai dengan nomenklatur. Dalam hal tidak ada Kepala
        Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota definitif, nama Dinas
        Pendidikan Kabupaten/Kota diganti dengan nama Bidang
        terkait pada instansi Dinas Pendidikan Provinsi.
     2) Untuk Ijazah Program Ula dan Wustha diisi dengan Kantor
        Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai dengan
        nomenklatur. Dalam hal tidak ada Kepala Kantor Kementerian
        Agama Kabupaten/Kota definitif diganti oleh Bidang
        Pekapontren/TOS pada Kantor Wilayah Kementerian Agama
        Provinsi.
     3) Untuk Ijazah Luar Negeri diisi dengan nama Atase Pendidikan
        atau Konsulat Jenderal atau Konsul pada perwakilan RI
        setempat. Dalam hal Penyelenggara UNPK di luar negeri tidak
        berada dalam pembinaan Atase Pendidikan atau Konsulat
        Jenderal atau Konsul pada Perwakilan RI setempat, diisi oleh
        Direktur pada Direktorat terkait.

  b. Pengisian nama tempat penerbitan Ijazah sebagai berikut:
     1) Diisi dengan nama Kabupaten/Kota. Dalam hal tidak ada
        Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota definitif, nama
        kabupaten/kota diganti dengan strip (-).
     2) Diisi dengan nama Provinsi.
     3) Untuk Ijazah Luar Negeri diisi dengan nama Negara
        perwakilan RI setempat.
                              6
c. Pengisian nama pemilik Ijazah ditulis dengan huruf kapital
   sebagai berikut:
   1) Paket A sesuai dengan yang tercantum pada akte
      kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah;
   2) Paket B, Paket C, dan Paket C Kejuruan sesuai dengan yang
      tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang
      pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran
      yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada
      Ijazah/STTB sebelumnya.

d. Pengisian tempat, tanggal, bulan, dan tahun lahir pemilik Ijazah
   sebagai berikut:
   1) Paket A sesuai dengan yang tercantum pada akte
      kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah;
   2) Paket B, Paket C, dan Paket C Kejuruan sesuai dengan yang
      tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang
      pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran
      yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada
      Ijazah/STTB sebelumnya.

e. Pengisian nama orang tua pemilik Ijazah sebagai berikut:
   1) Paket A sesuai dengan yang tercantum pada akte
      kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah;
   2) Paket B, Paket C, dan Paket C Kejuruan sesuai dengan yang
      tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang
      pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran
      yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada
      Ijazah/STTB sebelumnya

f.   Pengisian nomor peserta terdiri atas 14 (empat belas) digit sesuai
     dengan nomor peserta yang tertera di SKHUN. 1 (satu) digit berisi
     informasi jenjang pendidikan, 2 (dua) digit berisi informasi tahun,
     2 (dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2 (dua) digit berisi
     informasi kode Kabupaten/Kota, 3 (tiga) digit berisi informasi kode
     Sekolah, 3 (tiga) digit berisi informasi kode Urut Peserta, dan 1
     (satu) digit berisi informasi validasi.
     Contoh: A – 13 – 01 – 05 – 283 – 085 – 4 → Paket A
               B – 13 – 01 – 04 – 294 – 193 – 6 → Paket B
               C – 13 – 02 – 21 – 428 – 215 – 2 → Paket C

g. Pengisian penyelenggara ujian diisi dengan nama instansi
   penyelenggara ujian.

h. Pengisian asal lembaga diisi dengan nama satuan pendidikan
   nonformal/unit penyelenggara ujian/PKBM.

i.   Pengisian nama tempat satuan pendidikan             nonformal/unit
     penyelenggara ujian/PKBM sebagai berikut:



                               7
     1) Diisi sesuai dengan nama desa atau kelurahan dan
        kecamatan tempat satuan pendidikan nonformal/unit
        penyelenggara ujian/PKBM.
     2) Untuk Ijazah Luar Negeri, diisi sesuai dengan nama kota dan
        negara     tempat    satuan      pendidikan    nonformal/unit
        penyelenggara ujian/PKBM di luar negeri.

j.   Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah adalah
     sebagai berikut :
     1) Diisi dengan nama kabupaten/kota tempat penerbitan, diikuti
        dengan tanggal dan bulan penerbitan Ijazah sesuai dengan
        tanggal pengumuman kelulusan Ujian.
     2) Untuk Ijazah luar negeri diisi dengan nama Kota Negara
        tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal dan bulan
        penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman
        kelulusan ujian.

k. Pengisian nama lengkap Pejabat yang menandatangani Ijazah
   dan NIP serta dibubuhkan tanda tangan.

l.   Stempel yang digunakan       adalah   stempel   sesuai   dengan
     nomenklatur pada butir 2.

m. Pasfoto adalah pasfoto pemilik Ijazah yang terbaru, dibubuhi cap
   tiga jari tengah tangan kiri serta stempel menyentuh pasfoto.

n. Nomor kode diisi nomor kode Provinsi atau nomor kode Sekolah
   Indonesia di luar negeri dengan sistem pengkodean sebagai
   berikut:

     1) Kode Tempat Penerbitan

        a) Dalam Negeri

            DN – 01     =   Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
            DN – 02     =   Provinsi Jawa Barat
            DN – 03     =   Provinsi Jawa Tengah
            DN – 04     =   Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
            DN – 05     =   Provinsi Jawa Timur
            DN – 06     =   Provinsi Aceh
            DN – 07     =   Provinsi Sumatera Utara
            DN – 08     =   Provinsi Sumatera Barat
            DN – 09     =   Provinsi Riau
            DN – 10     =   Provinsi Jambi
            DN – 11     =   Provinsi Sumatera Selatan
            DN – 12     =   Provinsi Lampung
            DN – 13     =   Provinsi Kalimantan Barat
            DN – 14     =   Provinsi Kalimantan Tengah
            DN – 15     =   Provinsi Kalimantan Selatan
            DN – 16     =   Provinsi Kalimantan Timur
            DN – 17     =   Provinsi Sulawesi Utara

                              8
       DN – 18      =   Provinsi Sulawesi Tengah
       DN – 19      =   Provinsi Sulawesi Selatan
       DN – 20      =   Provinsi Sulawesi Tenggara
       DN – 21      =   Provinsi Maluku
       DN – 22      =   Provinsi Bali
       DN – 23      =   Provinsi Nusa Tenggara Barat
       DN – 24      =   Provinsi Nusa Tenggara Timur
       DN – 25      =   Provinsi Papua
       DN – 26      =   Provinsi Bengkulu
       DN – 27      =   Provinsi Maluku Utara
       DN – 28      =   Provinsi Bangka Belitung
       DN – 29      =   Provinsi Gorontalo
       DN – 30      =   Provinsi Banten
       DN – 31      =   Provinsi Kepulauan Riau
       DN – 32      =   Provinsi Sulawesi Barat
       DN – 33      =   Provinsi Papua Barat

   b) Luar Negeri

       LN – 01      =   Sekolah Indonesia Wassenar
       LN – 02      =   Sekolah Indonesia Moskow
       LN – 03      =   Sekolah Indonesia Cairo
       LN – 04      =   Sekolah Indonesia Riyadh
       LN – 05      =   Sekolah Indonesia Jeddah
       LN – 06      =   Sekolah Indonesia Islamabad
       LN – 07      =   Sekolah Indonesia Yangoon
       LN – 08      =   Sekolah Indonesia Bangkok
       LN – 09      =   Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
       LN – 10      =   Sekolah Indonesia Singapura
       LN – 11      =   Sekolah Indonesia Tokyo
       LN – 12      =   Sekolah Indonesia Damascus
       LN – 13      =   Sekolah Indonesia Davao

2) Kode Jenjang Pendidikan dan Jenis Sekolah dan Madrasah

   a) Kode Jenjang Pendidikan, meliputi :

       D   =     Pendidikan Dasar (Paket A dan Paket B)
       M   =     Pendidikan Menengah (Paket C dan Paket C
                 Kejuruan)

   b) Kode Pendidikan Nonformal, meliputi :

       PA =      Pendidikan Kesetaraan Paket A
       PB =      Pendidikan Kesetaraan Paket B
       PC =      Pendidikan Kesetaraan Paket C dan Paket C
                 Kejuruan




                          9
C. PETUNJUK KHUSUS PENGISIAN HALAMAN BELAKANG UNTUK
   BLANGKO IJAZAH SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, DAN SMK

   1. Pengisian nama pemilik Ijazah ditulis dengan huruf kapital sebagai
      berikut:
      a. SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte
          kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah.

       b. SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang
          tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang
          pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran
          yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah/STTB
          sebelumnya.

   2. Pengisian tempat dan tanggal lahir pemilik Ijazah sebagai berikut:
      a. SD dan SDLB, sesuai dengan yang tercantum pada akte
         kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah.

       b. SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK, sesuai dengan yang
          tercantum pada Ijazah/STTB yang diperoleh dari jenjang
          pendidikan sebelumnya, atau sesuai akte/dokumen kelahiran
          yang sah apabila terdapat kekeliruan pengisian pada Ijazah/STTB
          sebelumnya.

   3. Pengisian nomor induk pemilik Ijazah sesuai dengan nomor induk
      siswa yang tercantum pada Buku Induk.

   4. Pengisian nomor peserta terdiri atas 14 (empat belas) digit sesuai
      dengan nomor peserta yang tertera di SKHUN. 1 (satu) digit berisi
      informasi jenjang pendidikan, 2 (dua) digit berisi informasi tahun, 2
      (dua) digit berisi informasi kode provinsi, 2 (dua) digit berisi informasi
      kode Kabupaten/Kota, 3 (tiga) digit berisi informasi kode Sekolah, 3
      (tiga) digit berisi informasi kode Urut Peserta, dan 1 (satu) digit berisi
      informasi validasi.
      Contoh : 1 – 13 – 01 – 05 – 283 – 085 – 4 → SD
                    2 – 13 – 01 – 04 – 294 – 193 – 6 → SMP
                    3 – 13 – 02 – 21 – 428 – 215 – 2 → SMA
                    4 – 13 – 02 – 21 – 428 – 215 – 2 → SMK

   5. Pengisian nilai rata-rata rapor :
      a. SD dan SDLB dari semester 7, 8, 9, 10, dan 11.
      b. SMP dan SMPLB dari semester 1, 2, 3, 4, dan 5.
      c. SMA, SMALB, dan SMK dari semester 3, 4, dan 5.

   6. Pengisian nilai mata pelajaran pada Ujian Sekolah terdiri atas:
      a. Pengisian Nilai Rata-rata Rapor diisi dengan rentang nilai 0 – 10
         dengan dua desimal di belakang koma.
      b. Pengisian Nilai Ujian Sekolah diisi dengan rentang nilai 0 – 10
         dengan dua desimal di belakang koma
      c. Pengisian Nilai Sekolah diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan
         dua desimal di belakang koma.

                                      10
    d. Pengisian Nilai Rata-rata diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan
       dua desimal di belakang koma.

7. Pengisian nilai mata pelajaran pada Ujian Nasional terdiri atas:
   a. Pengisian Nilai Sekolah diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan
      dua desimal di belakang koma.
   b. Pengisian Nilai Ujian Nasional diisi dengan rentang nilai 0 – 10
      dengan dua desimal di belakang koma.
   c. Pengisian Nilai Akhir diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan
      satu desimal di belakang koma dengan pembulatan.
   d. Pengisian Nilai Rata-rata diisi dengan rentang nilai 0 – 10 dengan
      satu desimal di belakang koma dengan pembulatan.

8. Khusus untuk satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan daftar
   mata pelajaran dan petunjuk penulisannya diterbitkan Direktorat
   Pembinaan SMK.

9. Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan Ijazah adalah nama
   kabupaten/kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal dan bulan
   penerbitan Ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan
   Ujian.

10. Pengisian nama kepala sekolah adalah kepala sekolah satuan
    pendidikan masing-masing dan dibubuhkan tanda tangan. Bagi
    kepala sekolah yang pegawai negeri sipil diisi NIP, sedangkan bagi
    kepala sekolah yang bukan pegawai negeri sipil diisi garis/strip (----).

11. Stempel yang digunakan adalah stempel sekolah satuan pendidikan
    masing-masing.




                                  11
D. LAMPIRAN PENULISAN BLANGKO IJAZAH

  1. Lampiran Penulisan Blangko Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB,
     SMA, SMALB, dan SMK

     a. Blangko Ijazah SD dan SD Luar Negeri
        1) Blangko Ijazah SD
        2) Blangko Ijazah SD Luar Negeri

     b. Blangko Ijazah SMP dan SMP Luar Negeri (KTSP)
        1) Blangko Ijazah SMP
        2) Blangko Ijazah SMP Luar Negeri

     c. Blangko Ijazah SMA dan SMA Luar Negeri (KTSP)
        1) Blangko Ijazah SMA Program Studi Ilmu Pengetahuan Alam
            (IPA)
        2) Blangko Ijazah SMA Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial
            (IPS)
        3) Blangko Ijazah SMA Program Studi Bahasa
        4) Blangko Ijazah SMA Program Studi Ilmu Pengetahuan Alam
            (IPA) Luar Negeri
        5) Blangko Ijazah SMA Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial
            (IPS) Luar Negeri
        6) Blangko Ijazah SMA Program Studi Bahasa Luar Negeri

     d. Blangko Ijazah SMK
        1) Blangko Ijazah SMK Program 3 Tahun
        2) Blangko Ijazah SMK Program 4 Tahun

     e. Blangko Ijazah SDLB (KTSP)
        1) Blangko Ijazah SDLB (Tunanetra, Tunarungu, Tunadaksa,
            Tunalaras, dan Autis)
        2) Blangko Ijazah SDLB (Tunagrahita Ringan, Tunagrahita
            Sedang, Tunadaksa Sedang, Autis, dan Tunaganda)

     f.   Blangko Ijazah SMPLB (KTSP)
          1) Blangko Ijazah SMPLB (Tunanetra, Tunarungu, Tunadaksa,
              Tunalaras, dan Autis)
          2) Blangko Ijazah SMPLB (Tunagrahita Ringan, Tunagrahita
              Sedang, Tunadaksa Sedang, Autis, dan Tunaganda)

     g. Blangko Ijazah SMALB (KTSP)
        1) Blangko Ijazah SMALB (Tunanetra, Tunarungu, Tunadaksa,
            Tunalaras, dan Autis)
        2) Blangko Ijazah SMALB (Tunagrahita Ringan, Tunagrahita
            Sedang, Tunadaksa Sedang, Autis, dan Tunaganda)




                                12
2. Lampiran Penulisan Blangko Ijazah Paket A, Paket B, Paket C,
   dan Paket C Kejuruan

   a. Blangko Ijazah Paket A dan Paket A Luar Negeri
      1) Blangko Ijazah Paket A
      2) Blangko Ijazah Paket A Luar Negeri

   b. Blangko Ijazah Paket B dan Paket B Luar Negeri
      1) Blangko Ijazah Paket B
      2) Blangko Ijazah Paket B Luar Negeri

   c. Blangko Ijazah Paket C dan Paket C Luar Negeri
      1) Blangko Ijazah Paket C IPA
      2) Blangko Ijazah Paket C IPA Luar Negeri
      3) Blangko Ijazah Paket C IPS
      4) Blangko Ijazah Paket C IPS Luar Negeri

   d. Blangko Ijazah Paktet C Kejuruan dan Paket C Kejuruan Luar
      Negeri
      1) Blangko Ijazah Paket C Kejuruan
      2) Blangko Ijazah Paket C Kejuruan Luar Negeri




                               13

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1
posted:6/30/2013
language:Unknown
pages:53
Description: Juknis Penulisan Ijazah SD 2012/2013
Budhi Prakoso Budhi Prakoso
About