Docstoc

IMPLEMENTASI KEPERAWATAN

Document Sample
IMPLEMENTASI KEPERAWATAN Powered By Docstoc
					IMPLEMENTASI KEPERAWATAN


No.Dx Dx.Keperawatan                       Implementasi                                           Evaluasi
1     Konstipasi            Tanggal 04-05-2009 jam 10.00 WIB             S=-
      berhubungan           - Melakukan irigasi melalui Rectal Tube      O = KU lemah, Cairan NGT jernih sebanyak 3cc, Jumlah
      dengan peristaltic      dengan Nacl hangat 100 cc                  feses 2 cc/hari, Warna feses kuning kehijauan, Klien
      usus yang tidak       - Memonitor keluaran feses setelah irigasi   dipuasakan.
      adekuat                                                            A = Konstipasi belum teratasi
                                                                         P = Kaji bising usus dan monitor keluaran fese setiap hari




1      Konstipasi           Jam 13.30                                    S=-
       berhubungan          - Mempertahankan kepatenan NGT dan RT        O = Perut teraba keras, kembung, NGT dan RT terpasang,
       dengan peristaltic   - Mengobservasi tanda-tanda                  cairan NGT 3 cc, Feses kuning kehijauan dan cair
       usus yang tidak        distensi,kembung pada perut pasien         sebanyak 1 cc
       adekuat              - Mengkaji pola defekasi,jumlah dan          A = Masalah konstipasi belum teratasi
                              konsistensi                                P = Anjurkan pada ortu agar melapor pada perawat jika
                                                                         terjadi perubahan dalam eliminasi


5      Kecemasan (orang     Jam 11.00                                    S = Ibu mengatakan khawatir dengan keadaan anaknya
       tua) b.d krisis      -Mengkaji tingkat kecemasan dan respon       O= Ibu menangis saat diwawancarai, terlihat lebih tenang
       situasional            fisiknya                                   setelah perawat memberikan empati
                         -Membantu mengidentifikasi penyebab          A= Masalah kecemasan pada orang tua belum teratasi
                         -Menggunakan kehadiran, sentuhan,            P= Jelaskan semua prosedur tindakan yang akan dilakukan,
                           verbalisasi untuk mengingatkan orang tua   gali koping orang tua, anjurkan keluarga untuk berpikir
                           bahwa dia tidak sendiri                    positif

1   Konstipasi           Jam 13.30                                    S=-
    berhubungan          -Mempertahankan kepatenan NGT dan RT         O = Perut teraba sedikit lunak, kembung, NGT dan RT
    dengan peristaltic   - Mengobservasi tanda-tanda                  terpasang, Feses kuning kehijauan dan cair sebanyak 1/2 cc
    usus yang tidak        distensi,kembung pada perut pasien         A = Masalah konstipasi belum teratasi
    adekuat              - Mengkaji pola defekasi,jumlah dan          P = Anjurkan pada ortu agar melapor pada perawat jika
                           konsistensi                                terjadi perubahan dalam eliminasi



1   Konstipasi           Jam 16.00                                    S = Ibu mengatakan anak saya sudah BAK sebanyak 2 x
    berhubungan          - Memeriksa turgor kulit dan edema           O = Turgor kulit kembali < 1 dtk, tidak ada udema
    dengan peristaltic   - Mengobservasi haluaran urine dan NGT       A = Masalah keseimbangan cairan teratasi sebagian
    usus yang tidak      - Memonitor tetesan infus                    P = Pantau cairan NGT dan Urin
    adekuat              - Mendokumentasikan balance cairan

                         Tanggal 06-05-09 jam 08.30                   S = Ibu mengatakan BAB anak saya masih sedikit,
1   Konstipasi           -Mengukur peristaltic usus klien             sehingga perutnya masih kembung.
    berhubungan          - Mengobservasi tanda-tanda                  O = Bising usus 11 x/menit, Jumlah feses ½ cc/hari, Warna
    dengan peristaltic     distensi,kembung pada perut pasien         feses kuning kehijauan, Perut sedikit lunak.
    usus yang tidak      - Mengkaji pola defekasi,jumlah dan          A = Konstipasi belum teratasi
    adekuat                konsistensi                                P = Kaji bising usus dan monitor keluaran fese setiap hari
                         - Menganjurkan pada ortu agar melapor pada
                           perawat jika terjadi perubahan dalam
                            eliminasi

5   Kecemasan (orang      Jam 15.00                                    S = Ibu mengatakan khawatir anak saya akan menjadi lebih
    tua) b.d krisis       -Mengkaji ulang tingkat kecemasan dan        parah penyakitnya tapi yakin anaknya bisa sembuh
    situasional             respon fisiknya                            O= Ibu lesu dan sedih, terlihat lebih tenang setelah perawat
                          - Menganjurkan orang tua untuk berpikir      memotivasi keluarga
                            positif                                    A= Masalah kecemasan pada orang tua belum teratasi
                          -Menggunakan empati untuk mendukung          P= Jelaskan semua prosedur tindakan yang akan dilakukan,
                            orang tua                                  gali koping orang tua, anjurkan keluarga untuk berpikir
                                                                       positif




1   Konstipasi            Jam 19.00                                    S = Ibu mengatakan BAB anak saya masih sedikit
    berhubungan           - Mengukur peristaltic usus klien            O = Bising usus 14 x/menit, Jumlah feses ½ cc/hari, Warna
    dengan peristaltic    - Mengobservasi tanda-tanda                  feses kuning kehijauan, Perut kembung dan keras
    usus yang tidak         distensi,kembung pada perut pasien         A = Konstipasi belum teratasi
    adekuat               - Mengkaji pola defekasi,jumlah dan          P = Kaji bising usus dan monitor keluaran fese setiap hari
                            konsistensi

2   Pola nafas tidak      Tanggal 07-05-09 jam 08.30
    efektif berhubungan   Mempertahankan jalan nafas
    dengan                memonitor respirasi rate
    hiperventilasi        memonitor kesadaran
                          memonitor saturasi oksigen secara kontinyu
4   Risiko infeksi b.d 1. Proteksi infeksi ( mencuci tangan sebelum S: -
    prosedur    invasif    dan sesudah menyentuh bayi)                 O:
                        2. Monitor TTV                                   KU lemah
    penurunan    sistim 3. Observasi cairan infus, tanda-tanda infeksi   TTV : S=36.5oC N=120x/mnt HR= 40x/mnt.
    imun.                  & flebitis.                                   Iritasi (-), infus terpasang baik , tidak ada tanda-tanda infeksi.
                              4. Mempertahankan daerah pemasangan jalur             Popok diganti setiap basah daerah perineum tidak lecet.
                                                                                                  3
                                 infasif agar tetap dalam posisi yang baik          WBC:6,5610 /uL
                                 (infus mobilisasi spalk).
                              5. NGT (+) terpasang baik.                       A : Masalah teratasi
                                                                               P : Pertahankan kondisi.


                                                                               S:
3   Ketidakseimbangan         1.   Timbang BB
                                                                               O:
    nutrisi  kurang    dari   2.   Mengobservasi keadaan sonde                  BB 2750 kg.
    kebutuhan tubuh b.d       3.   Memantau kondisi kekuatan dan refleks        Turgor jelek, dicoba untuk menetek (-).
    gangguan absorbsi.
                                   mengisap serta menelan                       BBS=2930 gram.
                              4.   Mengkaji kongesti nasal bersin               Bayi dipuasakan pada pagi-sore hari
                                   sebelum pemberian makanan.                   Peristaltik usus 4x/menit
                              5.   Melakukan aspirasi sebelum memberikan        Membran mukosa kering
                                   makan lewat sonde.                           Distensi abdomen karena megacolon
                              6.   Mengatur posisi bayi miring kanan            Terpasang NGT
                              7.   Memantau       masukan dan haluaran
                                                                               A : Masalah belum teratasi
   termasuk frekwensi dan konsistensi
   defekasi.                             P : Lanjutkan intervensi.
8. Memberikan nutrisi parenteral sesuai
   indikasi, infus D10% 23 tpm mikro dan
   NP primer 1/ 3 btl/ hari.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:0
posted:6/28/2013
language:Unknown
pages:5