Docstoc

HARGA DIRI RENDAH

Document Sample
HARGA DIRI RENDAH Powered By Docstoc
					                 HARGA DIRI RENDAH
                           (HDR)
Pengertian
   Harga diri rendah adalah penilaian individu tentang                -   Gangguan hubungan sosial, menarik diri
   pencapain menganalisa seberapa jauh perilaku sesuai                -   Percaya diri kurang
   dengan ideal diri pencapaian ideal diri atau cita – cita atau      -   Mencederai diri
   harapan langsung menghasilkan perasaan bahagia                   Cara pencegahan
    Tanda – tanda HDR                                                -   Tingkatkan hubungan sosial
      -   Mengejek diri sendiri                                       -   Berikan motivasi
      -   Merendahkan atau mengurangi martabat                        -   Pendekatan yang sering
      -   Rasa bersalah terhadap diri sendiri                         -   Berikan kepercayaan
                               PENGKAJIAN KELUARGA


I.     Data Umum
       1. Nama kepala keluarga                     : Tn Djimin (56 th)
       2. Alamat dan Telpon                        : Jl Sidotopo wetan I luar / 1
       3. Pekerjaan kepala keluarga                : Penjaga sekolah
       4. Pendidikan kepala keluarga               : SMP
       5. Komposisi keluarga                       : ……………………………….
                      Hubungan                                              Status Imunisasi
No     Nama     JK     dengan        Umur Penidikan               Polio                 DPT         Hepatitis             ket
                                                                                                                 Campak
                          KK                                1 2 3 4 1 2 3 1 2 3
01   Ngadiyem P       Istri          53 th SMP              -     -     -     -     -    -      -   -   -    -   -
02   Sugiarto   L     Anak           29 th STM              -     -     -     -     -    -      -   -   -    -   -
03   Siswanto   L     Anak           24 th SMA              -     -     -     -     -    -      -   -   -    -   -
04   Lina R.    P     Anak           20 th SMEA                       
05   Dewi S.    P     Anak           17 th SMA                        
                                            (kls 2)


       Genogram :


                                                                Ket :             : Laki-laki

                                                                                  : Perempuan

                                                                                  : Meninggal
                56                                      53
                                                                                  : Px yang diidentifikasi

                                                                                  : Tinggal satu rumah
                 33     31      29     24     20       17




       6. Tipe keluarga                            : Tipe keluarga ini adalah nuclear family
          (keluarga inti), masalah – masalah yang terjadi dalam keluarga ini adalah
          kurangnya keluarga kurang memperhatikan kebersihan rumah, kebersihan air
       7. Suku bangsa                              : Keluarga ini bersuku bangsa Jawa, dan
          untuk keyakinannya, dulu keluarga dari pihak istri berkeyakinan bahwa
          penyakit psikis itu dikarenakan kesurupan / kemasukan setan, tetapi dengan
          berkembangnya zaman keyakinannya itu berubah.
       8. Agama                            : Keluarga ini menganut ajaran agama Islam
          dan tidak lagi percaya pada hal – hal yang gaib yang dapat mempengaruhi
          kesehatan, dan keluarga ini yakin bahwa penyakit yang ada itu merupakan
          cobaan dari Tuhan Yang Maha Esa
       9. Status sosial ekonomi keluarga   : Untuk biaya hidup sehari – hari keluarga
          mendapatkan dari ayah (Rp 500.000 / bln) dan dari ibu (Rp 20.000 / hari) dan
          ibu mengatakan bahwa dengan pendapatannya itu masih pas – pasan untuk
          biaya hidup sehari – hari, keluarga ini mempunyai Tv, meja tamu dan kursi
          kayu (bangku panjang)
       10. Aktivitas rekreasi keluarga     : Aktivitas rekreasi yang sering pada keluarga
          ini adalah nonton televisi bersama keluarganya


II.    Riwayat Tahap Perkembangan Keluarga
       11. Tahap perkembangan keluarga saat ini                  : Keluarga ini masuk
          pada tahap perkembangan yang keenam yaitu keluarga melepas anak yang
          pertama dan berakhir saat anak terakhir meninggalkan rumah
       12. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi      :
          Tahap perkembangan yang belum terpenuhi yaitu keluarga belum bisa melepas
          semua anaknya, karena masih ada yang sekolah dan belum bekerja dan
          berkeluarga
       13. Riwayat keluarga inti                                 : Keadaan bapak sehat
          tidak ada kelainan – kelainan kesehatan, dan juga anggota keluarga yang lain
          sehat, kecuali ibu masih terus – menerus minum obat, karena jika telat sehari
          saja kepalanya pusing dan gelisah, kacau serta berkeringat dingin dan anggota
          keluarga yang lain juga tidak ada masalah kesehatan
       14. Riwayat keluarga sebelumnya                           : Riwayat keluarga dari
          pihak bapak tidak diketahui, sedangkan pada keluarga ibu, saudara
          perempuannya yang no 3 pernah mengalami gangguan jiwa, dan ibu sendiri
          pernah didiagnosa Bronkhitis


III.   Lingkungan
       15. Karakteristik rumah : Keluarga ini tinggal dirumah yang ada sekolahan, yang
          terbuat dari tembok dan untuk bagian belakang terbuat dari bambu, rumah ini
          ventilasinya hanya ada dua (dua kaca diruang tamu) dan dibagian belakang ada
          satu genting kaca, luas rumah ± 11 x 6 meter dan tatanan rumahnya kurang rapi,
          sedangkan air untuk MCK nya air sumur yang apabila waktu hujan airnya
          keruh
          Denah Rumah :

                  Kamar       Kamar     Kamar        Kamar
                                                                           U
                  mandi        tidur     tidur        tidur

                             Ruang TV
                  Dapur                                              B             T
                                             Ruang
                                             tamu       Pintu
         Pintu
       belakang                                                             S



                               Jalan Raya




      16. Karakteristik tetangga dan komunitas RW             : Tetangga dan masyarakat sekitar
          cukup baik, begitu hubungan antara tetangga satu dengan yang lainnya,
          walaupun rumah keluarga ini berada di dalam gedung sekolah
      17. Mobilitas geografis keluarga           : Keluarga ini tidak pernah berpindah-pindah
          rumah, karena dari awal berkeluarganya, kepela keluarga berkerja disekolahan
          tersebut.
      18. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat                  : Keluarga ini
          berkumpul pada sore hari dan malam hari saat nonton TV, dan berkumpul
          bersama seluruh keluarganya saat hari libur, sedangkan interaksinya dengan
          masyarakat cukup baik.
      19. Sistem pendukung keluarga              : Sistem pendukung keluarga ini cukup bagus,
          karena seluruh keluarga dalam keadaan sehat, hanya ibu saja yang sering dan
          selalu minum obat sehingga apabila obat ibu habis keluarga mengantarnya
          untuk kontrol


IV.   Struktur Keluarga
      20. Pola komunikasi keluarga               : Cara berkomunikasi pada keluarga ini
          adalah langsung dan terbuka, hanya saja dulu ibu sering melamun karena
          memikirkan penyakitnya, sehingga sedikit pendiam dan memendam perasaan.
      21. Struktur kekuatan keluarga             : Keluarga ini hanya keluarga biasa sehingga
          tidak   memiliki    kemampuan          yang    lebih    untuk   mengendalikan    dan
          mempengaruhi orang lain untuk mengubah prilaku.
      22. Struktur peran (formal dan informal)          : Peran ayah sebagai kepala keluarga
          dan mencari nafkah, serta melindungi keluarga dan ayah bertanggung jawab
          atas keluarganya dan dibantu oleh anak laki-lakinya yang ada dalam satu
         rumah, dan dalam mencari nafkah ibu juga ikut berperan yaitu dengan berjualan
         disekolahan samping rumah.
      23. Nilai dan norma keluarga         : Keluarga ini menganut nilai-nilai dan
         norma-norma yang berlaku dimasyarakat dan keluarga ini cukup baik di dalam
         nilai dan normanya.


V.    Fungsi Keluarga
      24. Fungsi efektif      : Untuk saat ini keluarga tidak ada yang mempunyai
         gangguan dalam gambaran diri, anggota keluarga yang satu dengan yang lain
         saling menyayangi dan saling memiliki. Tetapi dulu ibu pernah terganggu
         jiwanya, sehingga melihat orang-orang disekitarnya ibu benci.
      25. Fungsi sosial       : Dalam keluarga ini tetap menjelaskan pada anggota
         keluarganya untuk bersikap baik terhadap semua orang.
      26. Fungsi perawatan kesehatan       : Keluarga ini kurang memahami tentang
         penyakit, tetapi keluarga masih rutin dalam pengobatan, dan juga kurang dalam
         kebersihan rumahnya karena lantai teras kotor penataan rumah yang tidak rapi
         dan kaca yang berdebu.
      27. Fungsi reproduksi          : Keluarga ini dulu tidak mengikuti program KB
         sehingga beberapa anaknya tidak direncanakan. Dan keluarga ini mempunyai 6
         (enam orang) anak.
      28. Fungsi ekonomi      : Kebutuhan sandang, pangan dan papan keluarga ini cukup,
         walaupun rumah mungkin ada di dalam lingkungan sekolah dan masih banyak
         pengeluaran, dan kadang-kadang dengan penghasilan yang didapat itu juga
         masih kurang.


VI.   Stres dan Koping Keluarga
      29. Stresor jangka pendek dan panjang       : Stressor jangka pendeknya yaitu
         sulitnya ibu dalam mencari penghidupan dengan berjualan di sekolah karena
         keuntungan yang minim. Stressor jangka panjang yaitu pengobatan ibu yang
         terus menerus selama hidupnya.
      30. Kemampuan keluarga berespons terhadap situasi / stressor : Dalam berespon
         terhadap situasi/stressor, keluarga ini cukup baik, hanya saja si ibu kadang-
         kadang sering melamun karena keadaannya.
      31. Strategi koping yang digunakan : Strategi koping yang digunakan oleh
         keluarga ini adalah sesuai dengan apa yang telah dibicarakan bersama keluarga
         dan diambil masyarakatnya untuk/sebagai keputusan bersama.
         32. Strategi adaptasi disfungsional    : Walaupun mungkin kadang-kadang berada
             dalam kekurangan, keluarga tetap bersikap biasa.


VII.     Pemeriksaan Fisik
         Semua anggota keluarga tampak sehat, hanya ibu yang masih sering dan harus
         selalu berobat dan badannya agak kurus. Tensi kadang – kadang naik turun, dan
         pernah mencapai 180 mmHg, tetapi tensinya saat ini 130/90 mmHg, sering
         melamun, pendiam, dan tatapan matanya kosong seperti tidak ada semangat


VIII.    Harapan Keluarga
         Keluarga ini berharap kepada seluruh petugas kesehatan yang ada tetap
         memperhatikan keadaan kesehatan fisik maupun psikisnya orang – orang yang ada
         diwilayah kerjanya ataupun diluar wilayah kerjanya


Analisa Data
                     Data                            Masalah kesehatan / keperawatan
DS : Keluarga mengatakan ibu kadang- Masalah Kesehatan
         kadang suka melawan                    - Resiko tinggi HDR
DO : - Tatapan mata kosong                      Masalah keperawatan
        - Sering melamun sendiri                Resiko tinggi kekambuhan gangguan HDR
        - Sering diam
DS : Kx mengatakan pernah mengalami Masalah keperawata
        tekanan darah tinggi                    - Hipertensi
DO : Tensi pernah mencapai 180/100 Masalah keperawatan
         mmHg                                   - Resiko tinggi peningkatan tekanan darah
        : Duit tidak sesuai


Scoring resiko tinggi terjadinya masalah
No                      Kriteria                   Perhitungan              Scor
 1       Sifat    masalah      :   Ancaman           2/3 x 1                 2/3
         kesehatan
 2       Kemungkinan         masalah    dapat        ½x2                      1
         diubah : sebagian
 3       Potensi masalah untuk dicegah :             2/3 x 1                 2/3
         cukup
 4       Menonjolkan masalah : masalah               2/2 x 1                  1
         berat harus segera ditangani
         Jumlah                                                             31/6
Scoring Hipertensi
No                   Kriteria                 Perhitungan             Scor
 1    Sifat     masalah      :   Ancaman        2/3 x 1                2/3
      kesehatan
 2    Kemungkinan          masalah   dapat      ½x2                     1
      diubah : sebagian
 3    Potensi masalah untuk dicegah :           2/3 x 1                 1
      tinggi
 4    Menonjolkan masalah :            ada      ½x1                    ½
      masalah     tetapi     tidak   perlu
      ditangani
      Jumlah                                                          31/6


DIAGNOSA KEPERAWATAN
1.   Resiko tinggi terjadinya        gangguan HDR berhubungan dengan kurangnya
     pengetahuan keluarga tentang sifat dan perkembangan perawatan yang dibutuhkan.
2.   Resiko tinggi peningkatan tekanan darah berhubungan dengan kurangnya
     pengetahuan keluarga tentang penyakit.
                                                 FORMAT PELAKSANAAN
                                          ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
                                                                                                                     Evaluasi
No   Diagnosis Keperawatan Keluarga        Tujuan khusus        Tanggal               Implementasi                8 Jnauari 2005
                                                                                                                pukul : 17.00 WIB
01   Resiko terjadinya kekambuhan     -    Tidak terjadi      8 Januari 2005 1. Melakukan      pendekatan S : Keluarga mengatakan
     HDR berhubungan dengan                kekambuhan            Pukul :       pasien dan keluarga             ibu kadang-kadang
     kurangnya pengetahuan                 gangguan HDR        16.00 Wib   2. Memberikan        penjelasan     melamun, tetapi tidak
     keluarga tentang sifat dan       -    Keluarga                            pada     keluarga     tentang   pernah putus obat
     perkembangan keperawatan              mengerti tentang                    perawatan     yang     harus O : Keluarga selalu
     yang dibutuhkan                       perawatan orang                     dilakukan     pada     pasien   mengantar pasien
                                           sakit dan                           dengan gangguan psikis          untuk kontrol dan
                                           perkembangan                    3. Memberikan            motivasi   pengambilan obat
                                                                               pada klien dan keluarga A : Masalah teratasi
                                                                               untuk tetap melanjutkan         sebagian
                                                                               dan          memperhatikan P : Rencana tindakan
                                                                               pengobatan                      no.2 dan 4 dilanjutkan
                                                                           4. Menganjurkan            pasien
                                                                               untuk tidak menyendiri
                                                                               dan memendam perasaan
                                             FORMAT PERENCANAAN
                                          KEPERAWATAN KELUARGA
        Diagnosis Keperawatan                 Tujuan                         Kriteria Evaluasi
No                                                                                                             Rencana Intervensi
               Keluarga              Umum              Khusus        Kriteria          Standart
01   Resiko terjadinya            Tidak terjadi - Tidak terjadi     Verbal      - Keluarga dapat          1. Lakukan pendekatan pada
     kekambuhan HDR ibu           kekambuhan      kekambuhan                      mengetahui cara            pasien dan keluarga
     berhubungan dengan           gangguan       - Keluarga mampu                 pencegahan, terjadi 2. Beikan       penjelasan     pada
     kurangnya pengetahuan        HDR ibu         dan mengerti                    kekambuhan HDR             keluarga tentang perawatan
     keluarga tentang sifat dan                   perawatan orang               - Keluarga dapat             pada     pasien       dengan
     perkembangan keperawatanm                    sakit serta                     memutuskan                 gangguan psikis
     yang dibutuhkan                              perkembangnnya                  tindakan yang harus 3. Berikan        motivasi     pada
                                                                                  dilakukan bila             pasien dan keluarga untuk
                                                                                  terjadi tanda-tanda        tetap   melanjutkan       dan
                                                                                  terjadinya harga diri      memperhatikan pengobatan
                                                                                  rendah                  4. Anjurkan pada pasien untuk
                                                                                                             tidak selalu menyendiri
Lampiran I
RENCANA KEGIATAN
Sasaran         : Keluarga Tn. D
Hari / tanggal : Sabtu, 8 Januari 2005
Waktu           : 16.00 – 17.00 WIB (60 menit)
Diagnosa        : No. 1
Kunjungan ke : 1
Latar Belakang
       Klien yang tinggal dirumah Tn. D adalah istri yang setiap hari berjualan di sekolah
samping rumahnya. Peningkatan pengetahuan keluarga tentang penyakit yang pernah
diderita oleh ibu (harga Diri rendah).
       Setelah dilakukan keperawatan dalam bentuk pendidikan kesehatan diharapkan
keluarga meningkat kemampuannya dengan tolak ukur :
   -    Keluarga dapat menyebutkan tanda-tanda HDR
   -    Keluarga dapat menyebutkan pencegahan terjadinya kekambuahan HDR
Tahap dan waktu                    Kegiatan Keperawata                  Kegiatan Keluarga
  Pendahuluan        Mengucapkan salam kepada keluarga                Menjawab salam
   (10 menit)        Memperkenalkan diri kepada keluarga
                     Menanyaklan         kesiap     keluarga   untuk  Keluarga menerima
                          membuat kontrak
                     Membuat kontrak untuk untuk mengadakan  Menjawab              tentang
                          pertemuan selanjutnya                         kesiapan
                     Menginformasikan tujuan yang hendak  Mengetahui kontrak
                          dicapai dalam kunjungan saat ini              yang telah dibuat
                                                                       Memperhatikan
  Pelaksanaan        Menjelaskan tentang tengertian tentang  Memperhatikan
   (40 menit)             Harga Diri Rendah
                     Menjelaskan tentang tanda-tanda terjadinya  Memperhatikan
                          Harga Diri Rendah
                     Menjelaskan cara perawatan orang denga  Memperhatikan
                          Harga Diri Rendah
                     Memberikan kesempatan keluarga bertanya  Memperhatikan
                          tentang penjelasan yang sudah didapat
                     Memberikan penguat terhadap respon yang  Memperhatikan
                          telah dilakukan keluarga
       Penutup          Memberi kesimpulan dengan keluarga  Membuat
      (10 menit)             tentang materi pendidikan kesehatan yang                  kesimpulan bersama
                             telah didiskusikan                                        keluarga
                        Membuat kontrak yang akan datang (untuk  Menyatakan
                             kunjungan berikutnya)                                     kesanggupan


Sasaran            : Keluarga Tn. D
Hari / tanggal : Senin, 10 Januari 2005
Waktu              : 16.00 – 16.30 WIB (30 menit)
Diagnosa           : No. 1
Kunjungan ke : 2
Tujuan
         Setelah dilakukan tindakan keperawatan dalam bentuk pendidikan kesehatan
diharapkan keluarga meningkat kemampuannya dengan tolak ukur :
-     Keluarga dapat membantu kalien merubah prilakunya
    Tahap & waktu                         Kegiatan Perawa                              Kegiatan Keluarga
     Pendahuluan       - Mengucapkan salam kepada keluarga                         -    Menjawab salam
      (5 menit)        - Mengingatkan             kontrak       yang      telah
                             disepakati                                            -    Memberikan respon
                       - Menanyakan             kesiapan     keluarga     untuk
                             kontrak saat ini                                      -    Menjawab kesiapan
                       - Menginformasikan tujuan yang hendak
                             dicapai dalam kunjungan ini                           -    Memperhatikan
     Pelaksnaan        - Mereview         kembali          tentang    masalah-     -    Tanya jawab
      (15 menit)             masalah yang pernah dibahas
                       - Memberikan kesempatan kepada keluarga                     -    Bertanya
                             untuk bertanya tentang Harga Diri Rendah
                       - Memberi penguat terhadap respon yang                      -    Memperhatikan
                             telah dilakukan keluarga
       Penutup         - Membuat          kesimpulan         materi     tentang    -    Membuat
      (10 menit)             pendidikan    kesehatan         yang     telah   di        kesimpulan bersama
                             diskusikan                                                 keluarga
                       - Mengucapkan              terima      kasih     kepada     -    Memberikan rspon
                             keluarga yang telah meluangkan waktu
                       - Mengucapkan salam kepada keluarga                         -    Menjawab salam
Lampiran II
                               PAO (Planning Of Action)


Topik         : Upaya pencegahan kekambuhan Harga Diri Rendah
Tujuan Umum : Klien dan keluarga memahami cara pencegahan kekambuahn Harga Diri
                Rendah
Tujuan Klinis : - Klien dan keluarga mengerti tentang pengertian Harga Diri Rendah
                - Klien dan keluarga dapat menyebutkan tanda dan pencegahan Harga Diri
                  Rendah
Sasaran       : Keluarga dan Klien (Ny. N)
Tempat        : Rumah Tn. D Jl. Sidotopo Wetan I Luar/1
Waktu         : 20 menit
Metode        : Ceramah dan diskusi
Media         : Leafliet
Materi        : - Pengertian Harga Diri Rendah
                - Tanda dan pencegahan Harga Diri Rendah
Evaluasi      : - Keluarga dan klien mengerti tentang Harga Diri Rendah
                - Keluarga dan klien dapat menyebutkan tanda-tanda terjadinya Harga
                  Diri Renda
                - Keluarga dan klien dapat menjelaskan cara pencegahan Harga Diri
                  Rendah
           LAPORAN PENDAHULUAN
    ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. S DENGAN
GASTROENTERITIS AKUT DENGAN DEHIDRASI SEDANG
                  DIRUANG ANAK
 RS. ANAK DAN BERSALIN MUHAMMADIYAH GRESIK




                           PERAW
                       EMI      AT
                     AD
                                       AN
              AK
             UNIVERS




                                             AYA
                                          RAB
                                       SU
                    ITA




                    SM           H
                      UHAMMADIYA




                            Oleh :
             FARCHATUS SHOLICHAH
                          02.110.021




           AKADEMI KEPERAWATAN
    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
                            2005

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:5
posted:6/26/2013
language:
pages:13