STANDAR PELAYANAN RADIOLOGI RSUD KEBUMEN

Document Sample
STANDAR PELAYANAN RADIOLOGI RSUD  KEBUMEN Powered By Docstoc
					                        STANDAR 1
            FALSAFAH DAN TUJUAN

A. FALSAFAH
          Instalasi    Radiologi        BP-RSUD         Kabupaten          Kebumen
menyelenggarakan pelayanan penunjang diagnostik dengan berbagai
modalitas,     baik   pencitraan     diagnostic   dengan       sinar   X    maupun
diagnostik      imaging     dengan      gelombang      suara    frekuensi    tinggi
(Ultrasonografi/ USG), guna membantu menegakkan diagnosa medik.


B. TUJUAN
          Instalasi Radiologi BP-RSUD Kabupaten Kebumen bertujuan
membantu tercapainya visi dan misi BP-RSUD Kabupaten Kebumen
dengan      memberikan      pelayanan     radiologi     prima     yang     bermutu,
profesional, dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat, dengan
memperhatikan unsur bahaya radiasi, perkembangan ilmu pengetahuan
dan   teknologi,      dan   derajat sosial    masyarakat        sehingga    mampu
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara umum.
          Pokja Radiologi Badan Pengelolaan RSUD Kebumen telah
menyusun rumusan falsaf dan tujuan pelayanan radiologi guna terciptanya
pelayanan yang berkualitas dan layak diakui secara formal, setelah melalui
tahapan pembahasan dan perumusan di tingkat kelompok kerja radiologi
          Pelayanan Radiologi        di    Instalasi    Radiologi        BP_RSUD
Kabupaten Kebumen secara garis besar mencakup :
           Sistem musculoskeletal.
           Traktus gastrointestinal.
           Traktus urogenitalia.
           Traktus respiratorius.
           Organ-organ lain.
                  Pelayanan Radiologi di Instalasi Radiologi BPRSUD
Kabupaten Kebumen meliputi pemeriksaan radiodiagnostik sederhana,
pemeriksaan       radiodiagnostik sedang, dan pemeriksaan radiodiagnostik
canggih yang        menggunakan bahan media kontras, serta pemeriksaan
diagnostic imaging berupa Ultrasonografi (USG). Tindakan dan pelayanan
radiologi dilaksanakan dengan mengacu Standar Pelayanan radiologi
Departemen Kesehatan, Standar yang disusun Ikatan Radiografer, dan
standar yang disusun oleh BP RSUD Kebumen dan disyahkan oleh Kepala
BP RSUD Kebumen.
        Instalasi      Radiologi        BP-RSUD         Kabupaten      Kebumen
memberikan pelayanan 24 jam untuk pasien dari Instalasi Gawat
Darurat (IGD), rawat jalan baik dari poliklinik maupun rujukan
dokter praktek di luar rumah sakit, serta pasien rawat inap, baik
yang membutuhkan pemeriksaan segera / cito maupun tidak segera /
non cito.    Pelayanan      Instalasi    Radiologi       BP-RSUD      Kabupaten
Kebumen terbagi dalam 3 ( tiga ) shift kerja yakni :
        1. Shift pagi           : Pukul 07.00 WIB s.d 14.00 WIB.
        2. Shift sore           : Pukul 14.00 WIB s.d 21.00 WIB.
        3. Shift malam          : Pukul 21.00 WIB s.d 07.00 WIB.
        Pelayanan       administrasi      Instalasi      Radiologi    BP-RSUD
Kabupaten Kebumen dilakukan oleh tenaga administrasi pada jam
kerja regular yakni pukul 07.00 WIB s.d 14.00 WIB dan pada jam
lain saat pemeriksaan Ultrasonografi ( USG ) dilakukan. Di luar jam
tersebut dilakukan oleh radiografer jaga.
        Radiografer jaga onsite, sedangkan            dokter spesialis radiologi
adalah dokter tamu paruh waktu. Jadwal dinas radiografer dan staf
Instalasi   Radiologi    BP-RSUD         Kabupaten      Kebumen      dibuat   dan
ditanda tangani oleh Kepala Instalasi Radiologi sebagai penanggung
jawab pelayanan radiologi yang bertanggung jawab langsung kepada
Kepala BP-RSUD Kabupaten Kebumen.


Dokumen pendukung :
1. Jadwal piket / jaga radiografer dan staf Instalasi Radiologi.
2. Daftar hadir / absen radiografer dan staf Instalasi Radiologi.
                               STANDAR 2
          ADMINISTRASI DAN PENGELOLAAN


        Agar pelayanan radiologi dapat diselenggarakan secara prima dan
bermutu, maka pelayanan radiologi harus didukung oleh sistem           pengelolaan
administrasi dan tata organisasi yang baik.


A. Pengelolaan Administrasi

   1. Ada bagan / alur pelayanan radiologi yang meliputi pasien rawat jalan
       baik dari poliklinik maupun rujukan dokter praktek di luar rumah sakit,
       rawat inap, serta IGD ( Instalasi Gawat Darurat).
   2. Ada sistem pencatatan dan pelaporan mengenai data pasien, jenis
       pemeriksaan radiologi yang dilakukan dan pembukuan laporan keuangan,
       serta barang habis pakai radiologi.
   3. Hasil pemeriksaan radiologi dan         diagnostik imaging ( USG ) harus
       dinyatakan secara tertulis, jelas, dan bersifat rahasia, diberikan kepada
       pasien untuk ditunjukkan kepada dokter pengirim.
   4. Salinan hasil pemeriksaan radiologi diarsipkan di Instalasi Radiologi
       selama jangka waktu 5 ( lima ) tahun. Setelah jangka waktu 5 ( lima )
       tahun maka dapat dimusnahkan.
   5. Seluruh tindakan radiologi yang bersifat invasif harus dilengkapi dengan
       informed consent ( surat persetujuan tindakan ).


B. Tata Organisasi
   1. Ada struktur organisasi Instalasi Radiologi         yang disahkan    Kepala
       BP-RSUD Kabupaten Kebumen.
   2. Struktur organisasi menunjukkan nama, jabatan, dan hubungan kerja.
   3. Struktur organisasi terpasang di ruang administrasi radiologi.
   4. Struktur organisasi dievaluasi 1 tahun 1 kali.
5. Ada tugas pokok dan fungsi ( tupoksi ) staf Instalasi Radiologi yang
   disepakati bersama dan dibukukan secara tertulis, ditanda                      tangani
   Kepala Instalasi Radiologi dan disahkan Kepala BP-RSUD Kabupaten
   Kebumen.


C. Tugas Pokok dan Fungsi ( Tupoksi )
      Tupoksi dibuat berdasarkan kualifikasi dan kemampuan staf.
      Semua staf radiologi memiliki tupoksi perorangan yang ditanda
       tangani yang bersangkutan dan Kepala Instalasi Radiologi serta
       disahkan Kapala BP - RSUD Kabupaten Kebumen.
      Tupoksi ditinjau dan dievaluasi 1 tahun 1 kali.


   1. Kepala        Instalasi      Radiologi    dan    Petugas      Proteksi   Radiologi
       ( PPR )
       ( Mugiyo, A.Md.Rad, SH )
       Tupoksi :
              Mempelajari      program        Rumah    Sakit,     peraturan   perudang-
               undangan      dan     kebijakan       Kepala      BP-RSUD       Kabupaten
               Kebumen.
              Menyusun program kerja.
              Melaksanakan pelayanan radiologi sesuai standar.
              Mengawasi pelaksanaan kegiatan pemeriksaan radiologi dan
               diagnostik imaging.
              Melaksanakan        evaluasi    dan    pengendalian     mutu    pelayanan
               radiologi.
              Mengkoordinasikan penyusunan prosedur kerja radiologi baik
               prosedur     administrasi maupun         prosedur     teknis    pelayanan.
               radiologi.
              Membuat usulan kebutuhan fasilitas sarana dan prasarana
               medis / non medis pelayanan radiologi dan bahan habis pakai.
              Membuat usulan ketenagaan, pendidikan dan pelatihan, serta
               peningkatan mutu SDM.
          Menjamin berfungsinya peralatan radiologi dan diagnostik
           imaging.
          Menyelenggarakan distribusi dan penyimpanan film badge
           serta cek kesehatan petugas radiologi.
          Membuat laporan berkala dan tahunan.
          Mengupayakan kesejahtaraan staf radiologi.
          Menciptakan suasana kerja yang menyenangkan.
          Membuat penilaian Prestasi Kerja ( DP3 ) staf radiologi.
          Menyusun dan melaksanakan program keselamatan radiasi.
          Mengelola proses perijinan radiologi oleh BAPETEN.
          Mengelola monitoring film badge dan pemeriksaan kesehatan
           pekerja radiasi secara berkala.
          Melakukan pengukuran paparan radiasi secara berkala.
          Mengelola     semua      dokumen     yang    berkaitan     dengan
           keselamatan radiasi.
          Bertanggung      jawab   langsung   kepada   Kepala      BP-RSUD
           Kabupaten Kebumen.
          Bertanggung jawab kepada Kepala Ruang Instalasi Radiologi.


2.   Petugas Administrasi
     ( Tugiyati )
     Tupoksi :
          Mengkoordinir administrasi tata usaha Instalasi Radiologi.
          Menyusun prosedur administrasi pelayanan radiologi.
          Menyiapkan buku registrasi radiologi.
          Melaksanakan pendaftaran radiologi.
          Melaksanakan kegiatan keuangan radiologi.
          Melakukan pencatatan harian pasien dan kegiatan administrasi
           radiologi.
          Membuat rencana kebutuhan bahan habis pakai, rumah tangga
           dan linen.
          Melakukan pemeliharaan dan kebersihan serta kerapian ruang
           administrasi dan pendaftaran radiologi.
             Mengelola dan menyusun kearsipan rekam medik radiologi.
             Bersama petugas kamar gelap melakukan pengecekkan dan
              pembukuan pemakaian film dan bahan kimia processing film.
             Bertanggung jawab kepada Kepala      Instalasi Radiologi.


3.     Penanggung Jawab Kamar Gelap
      ( Agus Geryono, AMK,S.IP )
      Tupoksi :
             Menyiapkan bahan kimia untuk processing film, baik manual
              maupun automatic.
             Mengontrol dan mengganti larutan processing film secara
              berkala.
             Melakukan prosesing film di kamar gelap.
             Melakukan pemeliharaan ruang dan peralatan radiologi di
              kamar gelap.
             Menjamin stok film, bahan kimia dan bahan medis / non
              medis radiologi selalu siap sedia.
             Melakukan pencatatan penggunaan film dan bahan kimia.
             Menyusun uraian tata kerja dan pemeliharaan di kamar gelap.
             Menyusun reject analisis film setiap bulan.
             Menciptakan kamar gelap yang nyaman.
             Bertanggung jawab atas keberadaan film yang diproses.
             Bertanggung jawab kepada Kepala Ruang Instalasi Radiologi.


     4.   Radiografer Penanggung Jawab Instrumen Radiologi.
          ( Thukul Sularso, A.Md.Rad )
           Tupoksi :
             Menyiapkan ruang dan alat pemeriksaan sesuai tugas jaga.
             Melakukan pemeriksaan radiologi sesuai dengan standar dan
              kewenangan radiografer.
             Melakukan evaluasi hasil rontgen yang telah dilakukan.
             Melaksanakan tugas jaga sesuai jadwal.
         Membuat laporan jaga secara tertulis sesuai jadwal, dan
          melakukan serah terima pergantian jaga dengan petugas jaga
          berikutnya.
         Melaksanakan      pemeliharaan      instrumen     radiologi,     baik
          instrumen     pemeriksaan   kontras,     non     kontras,      maupun
          accessoris radiologi.
         Menjamin berfungsinya instrumen radiologi.
         Membuat laporan bulanan kondisi instrumen radiologi.
         Melakukan kegiatan inventarisasi radiologi.
         Bertanggung jawab kepada Kepala Ruang Instalasi Radiologi.


5.       Radiografer    Penanggung    Jawab      Pesawat    Rontgen       Ruang
     Pemeriksaan I
     ( Arief Widianto, A.Md.Rad )
     Tupoksi :
         Menyiapkan ruang dan alat pemeriksaan sesuai tugas jaga.
         Melakukan pemeriksaan radiologi sesuai dengan standar dan
          kewenangan radiografer.
         Melakukan evaluasi hasil rontgen yang telah dilakukan.
         Melaksanakan tugas jaga sesuai jadwal.
         Membuat laporan jaga secara tertulis sesuai jadwal, dan
          melakukan serah terima pergantian jaga dengan petugas jaga
          berikutnya.
         Melakukan pemeliharaan Pesawat Rontgen ruang pemeriksaan
          I.
         Menjamin berfungsinya Pesawat Rontgen ruang pemeriksaan I.
         Membuat laporan bulanan kondisi Pesawat Rontgen ruang
          pemeriksaan I.
         Bertanggung jawab kepada Kepala Ruang Instalasi Radiologi.
6.       Radiografer    Penanggung    Jawab   Pesawat   Rontgen    Ruang
     Pemeriksaan II dan ICU
     ( Nurhadiyanto, A.Md.Rad )
     Tupoksi :
         Menyiapkan ruang dan alat pemeriksaan sesuai tugas jaga.
         Melakukan pemeriksaan radiologi sesuai dengan standar dan
          kewenangan radiografer.
         Melakukan evaluasi hasil rontgen yang telah dilakukan.
         Melaksanakan tugas jaga sesuai jadwal.
         Membuat laporan jaga secara tertulis sesuai jadwal, dan
          melakukan serah terima pergantian jaga dengan petugas jaga
          berikutnya.
         Melakukan pemeliharaan Pesawat Rontgen ruang pemeriksaan
          II dan ICU.
         Menjamin berfungsinya Pesawat Rontgen ruang pemeriksaan II
          dan ICU.
         Membuat laporan bulanan kondisi Pesawat Rontgen ruang
          pemeriksaan II dan ICU.
         Bertanggung jawab kepada Kepala Ruang Instalasi Radiologi.




7. Radiografer Penanggung Jawab Pesawat USG, dan Panoramik.
     ( Fitri Hardiyanti, A.Md.Rad )
     Tupoksi :
         Menyiapkan ruang dan alat pemeriksaan sesuai tugas jaga.
         Melakukan pemeriksaan radiologi sesuai dengan standar dan
          kewenangan radiografer.
         Melakukan evaluasi hasil rontgen yang telah dilakukan.
         Melaksanakan tugas jaga sesuai jadwal.
         Membuat laporan jaga secara tertulis sesuai jadwal, dan
          melakukan serah terima pergantian jaga dengan petugas jaga
          berikutnya.
         Melakukan pemeliharaan Pesawat USG, dan Panoramik.
        Menjamin berfungsinya Pesawat USG, dan Panoramik.
        Membuat       laporan   bulanan   kondisi   Pesawat   USG,   dan
         Panoramik.
        Bertanggung jawab kepada Kepala Ruang Instalasi Radiologi.


8.    Radiografer Penanggung Jawab Mutu Radiograf              dan Reject
     Analisis Film
     ( Titien Sumarni, A.Md. Rad. )
     Tupoksi :
        Menyiapkan ruang dan alat pemeriksaan sesuai tugas jaga.
        Melakukan pemeriksaan radiologi sesuai dengan standar dan
         kewenangan radiografer.
        Melakukan evaluasi hasil rontgen yang telah dilakukan.
        Melaksanakan tugas jaga sesuai jadwal.
        Membuat laporan jaga secara tertulis sesuai jadwal, dan
         melakukan serah terima pergantian jaga dengan petugas jaga
         berikutnya.
        Menganalisa dan mengevaluasi mutu radiograf.
        Menjalin komunikasi dan menjadi mediator yang berhubungan
         dengan mutu radiograf dengan dokter spesialis radiologi yang
         melakukan ekspertise radiograf.
        Bersama dokter spesialis radiologi menyusun standar baku
         pemeriksaan radiologi dengan media kontras.
        Bersama petugas kamar gelap menyusun reject analisis film.
        Bertanggung jawab kepada Kepala Instalasi Radiologi.


9. Radiografer Penanggung Jawab Mutu Pelayanan
     ( H.R. Subagyono, A.Md.Rad. )
     Tupoksi :
        Menyiapkan ruang dan alat pemeriksaan sesuai tugas jaga.
        Melakukan pemeriksaan radiologi sesuai dengan standar dan
         kewenangan radiografer.
        Melakukan evaluasi hasil rontgen yang telah dilakukan.
   Melaksanakan tugas jaga sesuai jadwal.
   Membuat laporan jaga secara tertulis sesuai jadwal, dan
    melakukan serah terima pergantian jaga dengan petugas jaga
    berikutnya.
   Membuat program dan rencana untuk terciptanya pelayanan
    prima radiologi.
   Sebagai   mediator      Instalasi   Radiologi   dengan   customer /
    pelanggan.
   Menangani komplain dari customer / pelanggan, yang berkaitan
    dengan pelayanan radiologi.
   Membuat       laporan   bulanan     dan   evaluasi   tentang   mutu
    pelayanan radiologi.
   Bertanggung jawab kepada Kepala Ruang Instalasi Radiologi.
                                                  STANDAR 3
                                           PIMPINAN DAN STAF
                                             STRUKTUR ORGANISASI
                                              INSTALASI RADIOLOGI
                                         BP-RSUD KABUPATEN KEBUMEN

                                         KEPALA BP-RSUD KABUPATEN KEBUMEN


                                                dr. H. SUPRAYITNO



                                           KEPALA INSTALASI RADIOLOGI


                                              MUGIYO, A.Md. Rad, SH


                  ADMINISTRASI                                                     KAMAR GELAP

                   TUGIYATI                                                     AGUS GERYONO, S.IP
                                                                               DWI JOKO WALUYO, BE




   RADIOGRAFER          RADIOGRAFER     RADIOGRAFER          RADIOGRAFER      RADIOGRAFER          RADIOGRAFER

H.R. SUBAGYONO,      TITIEN SUMARNI,   NURHADIYANTO,      THUKUL            FITRI                ARIEF WIDIANTO,
A.Md.Rad                 A.Md.Rad         A.Md.Rad        SULARSO,          HARDIYANTI,              A.Md. Rad
                                                          A.Md.Rad          A.Md. Rad
A. Pimpinan Instalasi Radiologi
  1. Pimpinan :
     Instalasi radiologi RSOS dipimpin oleh seorang dokter spesialis radiologi dan
     dibantu Wakil Kepala Instalasi radiologi yaitu seorang radiografer dan
     Penanggung Jawab Kegiatan antara lain :
     a. Petugas Proteksi Radiasi
     b. Penanggung Jawab Administrasi
     c. Penanggung Jawab Kamar Gelap
     d. Penanggung Jawab Pendidikan
     e. Penanggung Jawab Pelayanan Radiologi IGD
     f. Penanggung Jawab Pelayanan Radiologi Rawat Jalan
     g. Petugas Proteksi Radiasi (PPR)


  2. Analisa Jabatan Kepala Instalasi Radiologi:
     a. Nama Jabatan             : KEPALA INSTALASI RADIOLOGI
     b. Tugas Pokok :
         Mengelola Instalasi Radiologi dalam rangka pelayanan pemeriksaan
         Radiologi untuk menegakkan diagnosis penyakit.
     c. Ikhtisar Jabatan :
         Merencanakan, menyediakan dan menyiapkan fasilitas berupa sarana,
         prasarana, peralatan medis/ nonmedis dan bahan habis pakai, menyiapkan
         prosedur dan tata kerja untuk melaksanakan kegiatan pemeriksaan
         radiologi serta kegiatan ketata usahaan dan kerumah tanggaan dalam
         rangka pencapaian efektifitas dan efisiensi serta kualitas optimal kegiatan
         pemeriksaan radiologi.
     d. Hasil Kerja :
                 Rencana/ program kerja Instalasi radiologi
                 Tata kerja/ standar operating prosedur Instalasi Radiologi.
                 Data dan usulan kebutuhan fasilitas sarana prasarana medis / non
                  medis instalasi Radiologi.
                 Data dan usulan tenaga di instalasi Radiologi.
                 Data usulan kebutuhan pendidikan dan pelatihan dan peningkatan
                  pengetahuan di bidang radiologi SDM Radiologi.
                Pelaksanaan kegiatan pengamanan dan proteksi radiologi.
                Laporan berkala dan khusus instalasi radiologi.
                Nilai DP3 Pegawai di instalasi.
     e. Uraian Tugas
                Mempelajari program Rumah Sakit, peraturan perudang-undangan
                 dan kebijakan Rumah Sakit Ortopedi Prof.DR.R.Soharso Ska.
                Menyusun rencana kerja, rencana kebutuhan alat medis, non medis
                 dan bahan habis pakai serta kebutuhan SDM dan pendidikan,
                 pelatihan, penelitihan dan pengembangan.
                Menyusun prosedur kerja radiologi baik prosedur administrasi
                 maupun prosedur teknis pelayanan radiologi.
                Menerima, menyimpan dan mengendalikan penggunaan peralatan
                 medis, non medis dan bahan habis pakai.
                Melaksanakan pelayanan radiologi sesuai dengan standar.
                Melaksanakan evaluasi dan kegiatan pengendalian mutu pelyanan
                 Radiologi.
                Mengadakan koordinasi baik internal radiologi maupun dengan
                 satuan kerja terkait.
                Membuat laporan kegiatan/kinerja Instalasi Radiologi baik berkala
                 maupun tahunan.
                Membuat penilaian Prestasi Kerja (DP3) staf radiologi.




B. Staf Radiologi RSOS
  1. Kualifikasi dan jumlah staf :
     a. Kualifikasi :
            Staf Medis Radiologi        : Dokter Spesialis Radiologi
            Radiografer                 : D.III / D.IV Teknik Radiologi
            Administrasi                : SLTA
            Petugas Kamar Gelap         : SLTA
            Pekarya                     : SLTP
   b. Jumlah
          Dokter Spesialis Radiologi         = 1 orang
          Radiografer (D.III/D.IV)           = 8 orang
          Petugas kamar gelap (SLTA)         = 1 orang
          Administrasi (SLTA)                = 1 orang
          Pekarya/tenaga umum (SLTP)         = 1 orang


2. Daftar Staf
          Setiap staf dibuatkan curiculum vitae yang memuat nama, identitas
           lainnya, alamat, riwayat pendidikan/latihan, riwayat pekerjaan/jabatan
           dan data lain dan dilampirkan ijazah, sertifikat pelatihan, seminar dll.
          Daftar staf yang dibuat ringkas yang berisi nama, jabatan, alamat, no
           telpon dan informasi lain yang relevan dipasang di ruangan.
                                 STANDAR 4
                     FASILITAS DAN PERALATAN


        Fasilitas    dan   peralatan    ditujukan       untuk    terselenggaranya   kegiatan
pelayanan radiologi prima yang aman, efektif, efesien, dan memuaskan sesuai
dengan standar pelayanan radiologi yang berlaku, serta untuk kenyamanan dan
ketertiban dalam melaksanakan pelayanan.


        Letak Instalasi Radiologi BP-RSUD Kabupaten Kebumen harus ditata
dan diatur sebaik mungkin sehingga mudah dijangkau dan diakses oleh pasien
dari poliklinik rumah sakit, bangsal rawat inap, Instalasi Gawat Darurat
( IGD ), ICU / ICCU, maupun pasien rujukan dari luar rumah sakit.


A. Fasilitas
   Persyaratan ruang pemeriksaan dengan X-Ray :
      a. Luas ruangan minimal 3 m x 4 m x 2,8 m dengan tinggi jendela
          minimal 2 m dari lantai sebelah luar.
      b. Tebal dinding 15 cm beton atau bata 25 cm plesteran atau setara
          dengan 2 mm Pb.
      c. Pintu diberi penahan radiasi Pb 2 mm.
      d. Paparan       radiasi   yang     diperkenankan         pada   daerah   yang dihuni
          masyarakat tidak lebih dari 0,25 mSv / jam.
      e. Mempunyai fasilitas tanda bahaya radiasi berupa lampu merah
          sebagai tanda pesawat sedang dioperasikan yang didukung dengan
          pemberitahuan secara tertulis kepada masyarakat akan bahaya radiasi.


   2. Ruang Pemeriksaan Instalasi Radiologi BP-RSUD Kabupaten Kebumen.
      a. Ruang Pemeriksaan I
              Luas ruangan                         : 7 m x 5 m.
              Penggunaan ruangan                   :
               -    Pemeriksaan ekstremitas.
               -    Pemeriksaan pelvis.
       -   Pemeriksaan thorax.
       -   Pemeriksaan Collumna vertebralis.
       -   Pemeriksaan BNO / Abdomen.
       -   Pemeriksaan kontras.
      Fasilitas alat                    :
       -   Pesawat Rontgen SIEMENS ERGOPHOS 4.


b. Ruang Pemeriksaan II.
      Luas ruangan                      : 7 m x 5 m.
      Penggunaan ruangan                :
       -   Pemeriksaan ekstremitas.
       -   Pemeriksaan pelvis.
       -   Pemeriksaan thorax.
       -   Pemeriksaan Collumna vertebralis.
       -   Pemeriksaan BNO / Abdomen.
       -   Pemeriksaan kontras, kecuali HSG, dan Collon in loop.
       -   Pemeriksaan dental / gigi – geligi.
      Fasilitas alat                    :
       -   Pesawat Rontgen OMNIX N 200 T.
       -   Pesawat Dental DONGMUN.


c. Ruang Pemeriksaan III.
      Luas ruangan                      : 7 m x 5 m.
      Penggunaan ruangan                :
       -   Pemeriksaan Ultrasonografi ( USG ).
       -   Pemeriksaan Panoramic.
       -   Pemeriksaan Cephalometri.
       -   Pemeriksaan Temporomandibular joint ( TMJ ).
       -   Tempat ekspertise / pembacaan radiograf.
      Fasilitas alat                    :
       -   Pesawat USG TOSHIBA.
       -   Pesawat Panoramic ASAHI.
     d. Ruang Pemeriksaan ICU.
           Luas ruangan                     : - ( Foto di tempat ).
           Penggunaan ruangan               :
            -   Khusus Pemeriksaan Thorax.
           Fasilitas alat                   :
            -   Pesawat Rontgen ACOMA.


     e. Ruang / Kamar Pendukung Pelayanan.
           Kamar gelap.
           Kamar ganti untuk pasien.
           Toilet khusus pasien.
           Ruang administrasi
           Ruang jaga radiografer.
           Toilet khusus staf Instalasi Radiologi.


B. Peralatan
  1. Persyaratan Peralatan dan perijinan.
     a. Semua peralatan harus mempunyai ijin dari BAPETEN
     b. Radiasi bocor tidak lebih dari 100 mR/jam pada jarak 1 m dari fokus.
     c. Dilengkapi pengatur diafragma dan lampu kolimator.
     d. Kalibrasi dan pemeliharaan secara berkala.


  2. Jenis Peralatan
     Pesawat Rontgen

       1. Pesawat SIEMENS        Ergophos 4.
          Type             :     Stasioner unit.
          Tabung sinar X   :     Anoda putar.
          Kapasitas        :     125 kV, 250 mA.
          Tahun pemasangan :     1979.
          Negara produsen :      Jerman.

       2. Pesawat OMNIX N 200 T
          Type             : Stasioner unit.
          Tabung sinar X   : Anoda putar.
          Kapasitas        : 110 kV, 200 mA.
          Tahun pemasangan : 2000
    Negara produsen   : Trophy Rajawali Indonesia.

 3. Pesawat Dental Unit DONGMUN
    Type             : Stasioner unit.
    Tabung sinar X   : Anoda diam
    Kapasitas        : 70 kV, 8 mA.
    Tahun pemasangan : 2007
    Negara produsen : Korea.

 4. Pesawat ACOMA
    Type             : Mobile unit.
    Tabung sinar X   : Anoda diam
    Kapasitas        : 110 kV, 30 mA.
    Tahun pemasangan : 1983
    Negara produsen : Jepang.
    Keterangan       : Untuk pemeriksaan pasien di ruang ICU/ICCU.

 5. Pesawat SIEMENS      Ergophos 4.
    Type             :   Stasioner unit.
    Tabung sinar X   :   Anoda putar.
    Kapasitas        :   125 kV, 250 mA.
    Tahun pemasangan :   1979.
    Negara produsen :    Jerman.

 6. Pesawat Panoramic    ASAHI
    Type             :   Stasionary unit.
    Tabung sinar X   :   Anoda diam, rotasi tabung.
    Power            :   1,5 kVA
    Tahun pemasangan :   2007
    Negara produsen :    Korea.

 7. Pesawat USG TOSHIBA
    Type             : Ultasonic
    Power            : 220 – 240 V, 60 Hz.
    Tahun pemasangan : 2006
    Negara produsen : Jepang


Aksesoris Radiologi

1. Kaset
   Ukuran : 35 x 35 cm       :   8   buah
            30 x 40 cm       :   6   buah
            24 x 30 cm       :   6   buah
            Panoramic        :   2   buah

2. Film
   Jenis : Green sensitive film untuk semua ukuran kaset.
Peralatan Pendukung

 Terdiri dari :
         1 buah grid kuran 35 x 35 cm.
         4 buah load Pb.
         2 set marker
         2 set peralatan HSG
         1 buah standar infus.
         1 set tensimeter
         2 buah standar kaset
         1 buah timbangan badan
         1 buah set irrigator.
         1 set kateter pompa udara
         1 buah pispot
         1 set alat bantu pemotretan thorax anak
         Bahan kontras
         Obat – obat emergency / anti alergi.
         Perlengkapan sterilisasi alat.
         Atomatic processing.
         Bahan kimia pencuci film.
         Peralatan proteksi radiasi.
                             STANDAR 5
                   KEBIJAKAN DAN PROSEDUR


       Agar kegiatan pelayanan dapat terselenggara secara optimal, perlu ada
kebijkan dan prosedur baku di bidang radiologi secara tertulis, disetujui dan
disyahkan oleh Kepala Badan Pengelolaan RSUD Kabupaten Kebumen, untuk
dijadikan pedoman pelaksanaan bagi seluruh staf Instalasi Radiologi.


A. Kebijakan
   Kebijakan baku meliputi :
   1. Pelayanan     dan   tindakan    radiologi   dilakukan   hanya    berdasarkan
       permintaan dokter secara tertulis dengan mencantumkan identitas pasien
       dan diagnosa klinis serta hasil pemeriksaan medis lain yang terkait.
   2. Tindakan radiologi dalam tanggung jawab radiografer.
   3. Hasil pemeriksaan / radiograf harus dibaca / diekspertise dokter spesialis
       radiologi secara tertulis dengan jelas dan ditanda tangani oleh dokter
       spesialis radiologi yang bersangkutan.
   4. Pemeriksaan radiologi non kontras dilakukan oleh radiografer dan
       pemeriksaan radiologi dengan media kontras dilakukan oleh dokter
       spesialis radiologi dibantu oleh radiografer, dan oleh radiografer dengan
       pengawasan dokter umum yang ditunjuk Kepala Badan Pengelolaan
       RSUD Kabupaten Kebumen.


B. Prosedur
          Semua kegiatan Instalasi Radiologi harus dituangkan dalam prosedur
   tetap ( Protap ) dan instruksi kerja secara tertulis sebagai pedoman kegiatan
   bagi seluruh staf Instalasi Radiologi. Prosedur harus mengacu kepada
   prosedur standar Depkes, peraturan perundang - undangan yang berlaku,
   organisasi profesi dan buku - buku referensi yang sesuai. Protap harus
   disosialisasikan ke seluruh staf Instalasi Radiologi dan staf rumah sakit
   serta satuan kerja terkait, dan dilakukan evaluasi / ditinjau kembali minimal
   setahun sekali. Protap dan instruksi kerja yang ada antara lain :
1. Protap Administrasi
   a. Protap pendaftaran dan pelayanan pasien rawat jalan
   b. Protap pendaftaran dan pelayanan pasien rawat inap.
   c. Protap pendaftaran dan pelayanan pasien IGD.
   d. Protap pendaftaran dan pelayanan pasien rujukan luar rumah sakit.
   e. Protap pelayanan pasien ASKES dan ASKES MISKIN / ASKESKIN.
   f. Protap pembayaran.
   g. Protap pengadaan alat dan bahan habis pakai.
   h. Protap pelayanan radiologi 24 jam.
   i. Dan protap - protap lain yang berhubungan dengan keadministrasian.


2. Protap Teknik Pemeriksaan
   a. Protap persiapan pasien untuk pemeriksaan radiologi dengan kontras.
   b. Protap pemeriksaan radiologi tanpa media kontras, setiap jenis
      pemeriksaan dibuatkan protapnya.
   c. Protap pemeriksaan radiologi dengan media kontras, setiap jenis
      pemeriksaan dibuatkan protapnya.
   d. Protap pemeriksaan Ultrasonografi ( USG ).
   e. Protap penanganan alergi/ akibat pemakaian media kontras.
   f. Protap - protap lain yang berhubungan dengan pemeriksaan radiologi.


3. Protap Proteksi Radiasi
   a. Protap pemeriksaan pada pasien hamil atau tersangka hamil.
   b. Protap proteksi radiasi di ruang ICU / ICCU.
   c. Protap pemakaian film badge dan penyimpanan dokumen dosis
      radiasi.
   d. Protap pengukuran paparan radiasi.
   e. Protap pemeriksaan kesehatan bagi petugas radiasi dan staf Instalasi
      Radiologi.
      Protap dan kebijakan     dapat   berubah dan   akan ditinjau setiap
3 ( tiga ) tahun. Selain kebijakan tertulis, dapat dipakai kebijakan lisan
yang tidak bertentangan demi perbaikan dan kemajuan Instalasi Radiologi.
                                 STANDAR 6
     PENGEMBANGAN STAF PROGRAM PENDIDIKAN


       Instalasi Radiologi Badan Pengelolaan RSUD Kabupaten Kebumen
harus mempunyai sistem pengembangan staf dan pelayanan sesuai dengan
tuntutan masyarakat, serta perkembangan IPTEK kedokteran di dalam maupun
diluar bidang radiologi.
   1. Dalam pengembangan radiologi, staf Instalasi Radiologi harus senantiasa
       terlibat aktif dalam Komite Medis Rumah Sakit.
   2. Staf Instalasi Radiologi harus aktif mengikuti kegiatan-kegiatan pendidikan
       dan latihan berjenjang serta seminar - seminar yang terkait dengan
       keilmuan radiologi dan mendukung kemajuan Instalasi Radiologi.
   3. Program       pendidikan   dan   pelatihan   meliputi   seluruh    staf   Instalasi
       Radiologi.
   4. Instalasi Radiologi harus mempunyai program pengembangan jangka
       pendek dan jangka panjang, yang mencakup pengembangan tenaga
       (   kwalitatif maupun kwantitatif ),    sarana    prasarana,     penelitian   dan
       pengembangan jenis dan kapasitas pelayanan.
   5. Rencana pengembangan harus didukung dengan data :
       a. Analisa kebutuhan tenaga dan pendidikan.
       b. Analisa kebutuhan peralatan radiologi.
       c. Analisa kebutuhan ruangan dan fasilitas lain.


   6. Evaluasi pelaksanaan program pengembangan radiologi, baik jangka
       pendek maupun jangka panjang.
                                  STANDAR 7
             EVALUASI DAN PENGENDALIAN MUTU


       Instalasi Radiologi Badan Pengelolaan RSUD Kabupaten Kebumen harus
senantiasa memantau dan mengevaluasi kegiatan radiologi secara periodik
melalui program pengendalian mutu.


A. Evaluasi Mutu Pelayanan Radiologi
           Evaluasi mutu pelayanan radiologi dilaksanakan untuk mengetahui
   efektifitas      dan    efesiensi      pelayanan        radiologi,    meningkatkan      dan
   mempertahankan         mutu       pelayanan    serta     sebagai     bahan    acuan   dalam
   perencanaan dan pengembangan pelayanan radiologi. Evaluasi dilakukan
   dengan berbagai cara, antara lain :


   1. Evaluasi dilaksanakan secara internal dan rutin melalui rapat internal
       Insatalasi Radiologi.
       Hal - hal yang dibahas dalam rapat evaluasi internal Instalasi Radiologi
       meliputi :
       a. Sistem dan prosedur pelayanan.
       b. Fasilitas dan penyelenggaraan pelayanan.
       c. Penyelenggaraan pelayanan radiologi.
       d. Hasil penyelenggaraan pelayanan.
       e. Pemeliharaan dan perbaikan sarana prasarana.


   2. Evaluasi pelayanan melalui penyebaran angket kepada pasien / customer /
       pelanggan      untuk      mengetahui      tingkat    kepuasan      pasien / customer /
       pelanggan          terhadap       pelayanan         radiologi      yang       diberikan.
       Penyebaran angket dilakukan minimal setahun sekali.
   3. Evaluasi pelayanan melalui penyediaan kotak saran, yang ditempatkan di
       tempat yang strategis di lingkungan Instalasi Radiologi.
   4. Evaluasi hasil radiograf dan hasil bacaan radiologi dilakukan dengan
       cara meminta pendapat kepada dokter pengirim melalui penyebaran
       angket tentang kwalitas radiograf, informasi bacaan, dan keakuratan
       diagnostik.


B. Program Peningkatan Mutu Pelayanan.
  1. Pengertian :
     Program       Peningkatan   Mutu   Pelayanan   adalah   cakupan   keseluruhan
     program manajemen yang diterapkan untuk menjamin mutu pelayanan
     yang prima, melalui suatu kegiatan secara sistematis.


  2. Tujuan :
     Menjamin terlaksananya pelayanan radiologi prima sesuai standar, dapat
     memberikan informasi diagnostik yang tepat, dengan dosis radiasi yang
     serendah - rendahnya dan biaya yang terjangkau masyarakat.
  3. Pelaksana :
     Pelaksana dari program peningkatan mutu adalah tim yang dibentuk oleh
     Instalasi Radiologi, disetujui dan disahkan oleh Kepala Badan Pengelolaan
     RSUD Kabupaten Kebumen. Penyusunan tim melibatkan seluruh staf
     Instalasi Radiologi.
  4. Pelaksanaan Kegiatan Program Peningkatan Mutu :
     a. Program peningkatan mutu berfokus pada input ( SDM, peralatan,
        ruangan, dan bahan habis pakai ).
     b. Program peningkatan mutu berfokus pada proses, yaitu pemantauan
        terhadap pelaksanaan kegiatan pelayanan.
     c. Program peningkatan mutu berfokus pada output,             yaitu evaluasi
        terhadap hasil - hasil yang sudah dilaksanakan ( hasil radiograf, hasil
        bacaan, reject analisis film, dan kepuasan pasien ).
  5. Evaluasi
     Evaluasi dilakukan secara berkala untuk mengetahui pelaksanaan program
     peningkatan mutu, kendala, pemecahan dan menentukan tindak lanjut
     peningkatan mutu pelayanan.
PEDOMAN PELAYANAN RADIOLOGI
  RSUD KABUPATEN KEBUMEN




        INSTALASI RADIOLOGI
     RSUD KABUPATEN KEBUMEN
             TAHUN 2013
                           KATA PENGANTAR


          Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, bahwa berkat
rahmat dan karunia NYA kami telah dapat menyusun Pedoman Pelayanan Radiologi
RSUD Kabupaten Kebumen.
          Pedoman Pelayanan Radiologi RSUD Kabupaten Kebumen ini untuk
selanjutnya digunakan sebagai dasar acuan seluruh staf Instalasi Radiologi RSUD
Kabupaten Kebumen dalam memberikan pelayanan kepada pasien / customer.
Dengan adanya Pedoman Pelayanan Radiologi ini diharapkan akan meningkatkan
kualitas pelayanan terhadap pasien, menciptakan suatu pelayanan yang aman bagi
pasien dan bagi petugas pelayanan, dan pada tingkat lanjut akan memperjelas arah
pengembangan dan peningkatan mutu pelayanan Instalasi Radiologi RSUD
Kabupaten Kebumen.
          Pada kesempatan ini, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada
seluruh pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan
Pedoman Pelayanan Radiologi ini. Kami pun memahami bahwa penyususnan
Pedoman Pelayanan Radiologi ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu kami
senantiasa mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak demi perbaikan pada
masa berikutnya.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridhloi setiap langkah luhur kita.




                                                  Kebumen, April 2013


                                                Kepala Instalasi Radiologi

                                                     RSUD Kebumen




                                          dr. H. IWAN DANARDONO,Sp.Rad.
                                               NIP. 19680321 199903 1 006

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:0
posted:6/20/2013
language:Unknown
pages:29