Docstoc

Pedoman Best Practice Guru

Document Sample
Pedoman Best Practice Guru Powered By Docstoc
					               PEDOMAN
 LOMBA PENULISAN BEST PRACTICE GURU
DALAM TUGAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH




       DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK
DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN MENENGAH
 DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
  KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
                TAHUN 2013
                     KATA PENGANTAR

     Dalam rangka meningkatkan mutu dan profesionalisme
guru, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Negara
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Nomor 16 tahun 2009 tertanggal 10 Nopember 2009 tentang
Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Dalam
peraturan itu dinyatakan bahwa guru diwajibkan melakukan
pengembangan keprofesian berkelanjutan, yang di antaranya
dapat dilakukan dalam bentuk Publikasi Ilmiah.
     Guru tentunya telah memperoleh banyak pengalaman
dalam pelaksanaan tugasnya. Dari pengalaman-pengalaman
tersebut, dimungkinkan salah satunya merupakan Best
Practice (pengalaman terbaik). Bila pengalaman terbaik
tersebut dipublikasikan, maka akan menjadi pembelajaran bagi
guru yang lain, dan sekaligus juga merupakan kegiatan
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dari guru.
     Guna meningkatkan kemauan (motivasi) dan kemampuan
(kompetensi) para guru dalam mempublikasikan pengalaman
terbaiknya, maka diadakan kegiatan penulisan Best Practice
bagi guru. Untuk itu, diperlukan Pedoman penulisan yang
berisi informasi antara lain: latar belakang, tujuan, manfaat dan
sasaran, pengertian best practice, mekanisme dan sistem
yang harus diikuti serta persyaratan tulisan dapat dikatakan
sebuah best practice.
     Pedoman ini disusun agar dapat memberikan kejelasan
pedoman dan kemudian dapat lebih mendorong kemauan guru
untuk mengikuti kegiatan menulis pengalaman terbaiknya.




                                i
    Kepada pihak-pihak yang telah membantu penyusunan
pedoman ini disampaikan penghargaan dan ucapan terima
kasih.

                               Jakarta, Mei 2013
                               Direktur P2TK Dikmen




                               Surya Dharma, MPA, Ph.D
                               NIP. 195309271979031001




                          ii
                                   DAFTAR ISI

BABI I
PENDAHULUAN ...............................................................           1
A. Latar Belakang ............................................................        1
B. Tujuan .........................................................................   2
C. Manfaat .......................................................................    2
D. Sasaran ......................................................................     3

BAB II
PENGERTIAN BEST PRACTICE, PENULISAN, DAN
PENGIRIMAN ....................................................................       4
A. Pengertian dan Definisi Best Practice .........................                    4
B. Persyaratan Peserta ...................................................            6
C. Aturan Penulisan .........................................................         7
D. Prosedur Pengiriman ..................................................             10

BAB III.
SISTEM PENILAIAN DAN PENGHARGAAN .................... 12
A. Tim Penilai dan Sistem Penilaian ................................ 12
B. Penghargaan .............................................................. 13

BAB IV
PENUTUP.......................................................................... 14

Lampiran-lampiran
Lampiran 1. Format Sampul ............................................... 15
Lampiran 2. Format Lembar Pengesahan .......................... 16
Lampiran 3. Contoh Intisari Pengalaman Terbaik Guru ...... 17



                                           iii
                          BABI I
                       PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
   Dalam rangka meningkatkan mutu dan profesionalisme
   guru, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri
   Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
   Birokrasi Nomor 16 tahun 2009 tertanggal 10 November
   2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka
   Kreditnya, Peraturan Bersama Menteri Pendidikan
   Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor
   03/V/PB/2010, Nomor 14 tahun 2010 tentang Petunjuk
   Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka
   Kreditnya, dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
   Nomor 35 tahun 2010, tentang Petunjuk Teknis
   Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka
   Kreditnya.
   Berdasarkan ketiga peraturan guru di atas, maka guru
   diharapkan dapat melakukan pengembangan keprofesian
   berkelanjutan, seperti Karya tulis Ilmiah dan Karya
   Inovasi. Kedua karya guru ini dapat dipublikasikan.
   Publikasi ilmiah, dapat berupa Tinjauan Ilmiah bidang
   pembelajaran. Isi publikasi ilmiah tersebut dapat berupa
   laporan dari pengalaman-pengalaman terbaik yang telah
   dilakukan oleh para guru selama melaksanakan tugasnya.
   Dalam pelaksanaan tugasnya, guru diharapkan telah
   memperoleh banyak pengalaman, yang salah satunya
   mungkin dapat dikatagorikan sebagai Best Practice.
   Best practice tersebut perlu dipublikasikan, agar menjadi
   pembelajaran yang berharga bagi guru yang lain, dan


                             1
    sekaligus juga merupakan kegiatan pengembangan
    keprofesian berkelanjutan.
    Dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi guru dalam
    mempublikasikan      pengalaman    terbaiknya,    maka
    diadakanlah kegiatan lomba penulisan Best Practice bagi
    guru dan oleh karena itu diperlukan adanya Pedoman
    Pelaksanaan Lomba Penulisan Best Practice Guru dalam
    Pembelajaran di Sekolah.

B. Tujuan
   Kegiatan penulisan Best Practice ini bertujuan:
   1. Meningkatkan motivasi dan kompetensi guru untuk
       menuliskan best practice dalam bentuk publikasi
       ilmiah.
   2. Menyebarluaskan hasil tulisan pengalaman terbaik
       guru, melalui berbagai media dan kegiatan yang lain
       (seminar, lokakarya, dan lain-lain), agar terjadi
       penambahan wawasan bagi guru yang lain agar
       menjadi guru yang profesional.
   3. Membantu guru dalam melaksanakan Pengembangan
       Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui penulisan
       publikasi ilmiah yang berupa Tinjauan Ilmiah bidang
       pembelajaran yang berisi ungkapan pengalaman
       terbaik dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

C. Manfaat
   Manfaat pedoman lomba ini:
   1. Memberikan informasi bagi guru dan penilai agar ada
      kepastian tentang lomba penulisan best practice baik



                            2
         substansi, prosedur penilaian, maupun tindak lanjut
         setelah lomba.
    2.   Memberikan jaminan kepada para peserta lomba
         bahwa mereka memperoleh perlakuan yang tersistem
         dan adil dengan peserta lainnya.

D. Sasaran
   Sasaran dari program penulisan Best Practice adalah guru
   pendidikan menengah dari seluruh Indonesia.




                             3
                      BAB II
     PENGERTIAN BEST PRACTICE, PENULISAN DAN
                   PENGIRIMAN

A. Pengertian Best Practice
   Kata best practice digunakan untuk mendeskripsikan/
   menguraikan “pengalaman terbaik” dari keberhasilan
   seseorang atau kelompok dalam melaksanakan tugas,
   termasuk dalam mengatasi berbagai masalah dalam
   lingkungan tertentu. Untuk guru terutama adalah
   pembelajaran disekolahnya.
   Best Practice memiliki ciri-ciri atau indikator sebagai
   berikut :
   • Best practice mampu mengembangkan cara baru dan
        inovatif dalam pengembangan serta memecahkan
        masalah dalam pendidikan khususnya pembelajaran;
   • Best Practice membawa sebuah perubahan/
        perbedaan sehingga sering dikatakan hasilnya luar
        biasa (outstanding result);
   • Best practice mampu mengatasi persoalan tertentu
        secara berkelanjutan (keberhasilan lestari) atau
        dampak dan manfaatnya berkelanjutan/ tidak sesaat;
   • Best practice mampu menjadi model dan memberi
        inspirasi dalam membuat kebijakan (pejabat) serta
        inspiratif guru lainnya, termasuk murid;
   • Cara dan metoda yang dilakukan dan atau yang
        digunakan bersifat ekonomis dan efisien.
   Best pratice, atau pengalaman terbaik guru akan bisa
   dicapai dengan sukses dan lebih cepat jika dilakukan
   dengan tahapan yang sistematis melalui pendekatan


                            4
ilmiah artinya langkah-langkahnya dilandasi suatu teori
yang relevan dengan masalah pembelajaran, yang telah
dibangun sebelumnya.
Berdasarkan         uraian    diatas,      maka      dalam
mendeskripsikan best practice atau pengalaman terbaik
dalam pembelajaran, memerlukan ilmu pengetahuan dan
seni untuk dipakai sebagai landasannya. Sementara data
dan catatan dari progres keberhasilan serta data
pendukung yang secara nyata dialami selama mengatasi
permasalahan dan atau mengembangkan pembelajaran
dicatat dengan sebaik baiknya, terutama sangat
bermanfaat dalam merumuskan Standard Operating
Procedure (SOP), agar orang lain yang menirunya akan
dapat memperoleh hasil yang sama.
Salah satu tahapan penting agar pembelajaran bisa
menjadi salah satu best practice, yaitu jika guru
melakukan langkah langkah sebagai berikut: melakukan
evaluasi diri tentang cara dan strategi apa yang selama ini
telah dilaksanakan. Melakukan evaluasi bagaimana out
put, out come serta jika mungkin dampaknya. Evaluasi diri
tersebut akan mampu menemukan gap antara teori
pembelajaran termasuk keberhasilan kunci, dengan
bagaimana pembelajaran yang telah dilakukan sehingga
akan muncul ide dan motivasi untuk menutup gap tersebut
demi meningkatkan kualitas dan memecahkan masalah
yang dihadapi dalam pembelajaran tersebut.
Dengan demikian hasil penelitian, misalnya Tindakan
Kelas, belum bisa dikatagorikan sebagai best practice
mengingat belum diimplementasikan di lapangan secara
riil. Hal ini mengingat bahwa dalam mengimplementasikan


                          5
   hasil penelitian akan banyak faktor-faktor lain yang
   mungkin terjadi dan mempengaruhi tingkat keberhasilan,
   sehingga indikator best practice (ciri sebuah best practice)
   tentu belum bisa kelihatan.
   Dengan demikian best practice guru, merupakan sebuah
   publikasi ilmiah yang memaparkan hal ihwal pengalaman
   terbaik yang telah dilakukan selama melaksanakan tugas
   tugasnya dalam pembelajaran termasuk mengatasi
   masalah jika ada, dengan ciri-ciri antara lain: hasil luar
   biasa (outstanding), inovatif, dampaknya berkelanjutan
   (sustainable), inspiratif dan efisien/ekonomis, diwarnai
   dengan moralitas.
   Contoh Best Practice Guru :
   • Pengalaman terbaik “mengembangkan program
       peningkatan mutu pendidikan”.
   • Pengalaman terbaik “menangani anak anak nakal
       disekolah”.
   • Pengalaman terbaik “mendisiplinkan guru dan murid”.
   • Pengalaman terbaik “mengantarkan anak didiknya
       berkali kali menjadi juara olimpiade ilmu pengetahuan
       tingkat internasional”.
   • Contoh lain ada di lampiran 3.

B. Persyaratan Peserta
   •   Peserta Penulisan ini adalah guru           pendidikan
       menengah.
   •   Penulisan   laporan  Best  Practice           dilakukan
       perseorangan.




                              6
C. Aturan Penulisan
   Pengalaman terbaik (Best Practice) guru diketik dengan
   menggunakan huruf ARIAL font 12, spasi 1,5,
   menggunakan kertas ukuran A4 70 gr, tidak bolak-balik.
   a. Jarak pengetikan bagian atas 3,0 cm dan bawah 2,5
       cm, bagian tepi kiri 3,0 cm dan kanan 2,5 cm. Setiap
       halaman diberi nomor halaman.
   b. Naskah dijilid rapi dengan menggunakan sampul soft
       cover berwarna MERAH dan format sesuai dengan
       yang tersaji dalam lampiran. Semua lampiran, harus
       dijilid menjadi satu kesatuan dengan laporannya (tidak
       disajikan secara terpisah).
   c. Kerangka isi penulisan diatur sebagai berikut.
       1) Bagian Awal terdiri atas :
             •   halaman judul
             •   lembaran persetujuan
             •   kata pengantar
             •   daftar isi
             •   abstrak atau ringkasan
             •   daftar tabel, daftar gambar, dan daftar
                 lampiran (bila ada).

        2)   Bagian Isi terdiri atas beberapa bab.
             a) Pendahuluan :
                 •   Menjelaskan tentang latar belakang
                     timbulnya    masalah,      pendekatan
                     permasalahan, tujuan, dan manfaat.
                 •   Uraikan dalam latar belakang: mengapa
                     masalah itu timbul dan bagaimana
                     mengatasi hambatan yang terjadi serta

                              7
         berikan justifikasi bahwa masalah
         tersebut     sangat      penting     untuk
         dipecahkan,     mengingat      dampaknya
         terhadap proses pembelajaran sangat
         signifikan.
         Dalam pendekatan masalah uraikan
         bahwa ada berbagai cara mengatasi
         masalah tetapi jelaskan bahwa cara
         pemecahan masalah yang dipilih adalah
         yang terbaik (inovatif, ekonomis, lestari).
         Tujuan dan manfaat agar diuraikan
         sesuai dengan identifikasi masalah,
         proses pemecahan dan manfaat hasil
         yang diperoleh.

b)   Pemecahan Masalah
     Bab ini menjelaskan bagaimana cara
     pemecahan masalah yang menguraikan
     langkah-langkah atau cara-cara dalam
     memecahkan masalah, termasuk hambatan
     hambatan yang        harus   diatasi  yang
     dituangkan secara rinci.
     Hal yang sangat perlu dituliskan adalah
     bagaimana tindakan, cara, langkah yang
     dilakukan oleh guru, tentang alat dan atau
     instrumen yang digunakan, tempat dan
     waktu, lembaga mana yang menunjang
     pelaksanaan sehingga kegiatan tersebut
     dinyatakan sebagai pengalaman terbaiknya
     dalam memecahkan masalah dan juga


                  8
     dihubungkan dengan teori akademik yang
     menunjang.
     Hal yang sangat perlu disajikan, pada bab ini,
     adalah keaslian, kejelasan ide/gagasan,
     dan kecemerlangan ide terkait dengan
     upaya pemecahan masalah. Uraian ini
     merupakan inti tulisan Best Practice.

c)   Hasil yang Capai
     Uraikan hasil yang dicapai dan indikator
     berikut harus dijelaskan agar laporannya
     mencerminkan sebuah best practice.
     • Jelaskan bahwa hasilnya luar biasa
          (outstanding) dengan membanding data
          data yang ada baik disekolah sendiri
          maupun sekolah lain.
     • Jelaskan bahwa langkah yang ditempuh
          cukup inovatif (aspek apanya). Inovative
          merupakan langkah yang membuat
          orang lain tercengang karena tidak
          seperti yang telah dilakukan orang lain.
     • Bisakah            hasilnya     dikatagorikan
          lestari/tidak sesaat. Contoh: keberhasilan
          yang dicapai atas usahanya telah
          berlangsung beberapa tahun dan
          hasilnya selalu luar biasa bahkan
          semakin meningkat.
     •   Jelaskan bahwa langkah langkah yang
         diambil sangat efisien dan ekonomis.
         Perbandingan dana yang dibutuhkan


                  9
                     dengan keberhasilan yang dicapai
                     proporsional bahkan jika mungkin
                     ekonomis.
                 •   Uraian tentang hasil pemecahan yang
                     telah    dilakukan   harus   didukung
                     (lampirkan) dengan data yang benar.

            d)   Simpulan dan Saran
                 Bab ini berisi uraian tentang hal-hal yang
                 dapat dipetik sarinya dari pengalaman
                 berharga tersebut. Simpulan diikuti dengan
                 saran atau rekomendasi ditujukan kepada
                 pihak-pihak terkait dengan pemecahan
                 masalah tersebut.

       3)   Bagian Penutup
            Bagian ini berisi daftar pustaka dan lampiran-
            lampiran tentang semua data yang dipakai untuk
            menunjang tulisan ini.

D. Prosedur Pengiriman
   Kelengkapan yang harus dikirim kepada panitia:
   • Laporan tertulis sebanyak 2 (dua) eksemplar dan
       print-out Power Point.
   • Naskah sajian (print-out) presentasi yang berupa
       tayangan Power Point, dengan jumlah slide sekitar
       10-20 buah, untuk presentasi disediakan waktu
       maksimal 15 menit.




                            10
•   CD yang berisi laporan lengkap dalam format MS.
    Word, dan juga berisi naskah presentasi dalam
    bentuk PowerPoint.

Pengiriman Naskah Best Practice
• Laporan yang telah selesai (telah mendapat
   persetujuan/pengesahan) beserta CD dikirimkan ke
   alamat berikut:
       PANITIA PENULISAN BEST PRACTICE GURU
       Subdit Program dan Evaluasi
       Direktorat PPTK Pendidikan Menengah
       Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah
       Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
       Gedung D Lantai 12
       Jalan Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan,

•   Berkas laporan paling lambat telah dikirim kepada
    panitia pada tanggal 30 September 2013 jam 13.00
    WIB, stempel pos pengirim (Berkas yang dikirim
    setelah tanggal tersebut tidak disertakan dalam
    penilaian).
•   Pengiriman dilakukan melalui jasa pengiriman
    (misalnya pos) dan dilakukan oleh guru yang
    bersangkutan, tidak melalui sekolah atau yang lain.




                        11
                         BAB III
          SISTEM PENILAIAN DAN PENGHARGAAN

A. Tim Penilai dan Sistem Penilaian
   Tim penilai terdiri atas para pakar yang relevan dengan
   tugas keguruan terpilih dan ditetapkan berdasarkan surat
   Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan u.b.
   Direktur Pembinaan PTK Dikmen.
   Sistem Penilaian dilakukan dalam 2 (dua) tahap:

    a. Tahap Pertama: Penilaian administratif dan substansi
        tulisan.
        Penilaian administratif meliputi penilaian kesesuaian
        format dan kelengkapannya: Lembar Pengesahan,
        Kata Pengantar, Daftar isi, Abstrak/Ringkasan, Bab
        Pendahuluan, Bab Cara mengatasi Masalah, Bab
        Hasil yang Dicapai, Simpulan dan Saran, Daftar
        Pustaka, dan Lampiran.
        Penilaian substansi meliputi penilaian tentang
        bagaimana Pemecahan Masalah. Pembahasan
        meliputi (1) kejelasan gagasan/ide dalam pemecahan
        masalah, (2) keterkaitan ide atau gagasan dengan
        teori, (3) uraian tentang langkah-langkah pelaksanaan
        ide serta metode/cara yang dapat dilakukan dalam
        pemecahan masalah, (4) Hasil yang dicapai dan (5)
        manfaat kegiatan khususnya bagi Pengembangan
        keprofesian guru dan pembelajaran pada umumnya.
        Penilaian lampiran meliputi kesesuaian lampiran dan
        kelengkapan lampiran.



                             12
        Peserta yang lolos seleksi tahap ini akan diundang
        untuk melakukan presentasi di tingkat nasional
        (Jakarta).

    b. Tahap Kedua: Penilaian atas presentasi hasil Best
        Practice.
        Penilaian tahap kedua didasarkan atas substansi/isi
        dan kualitas presentasi dengan kriteria (a) kesesuaian
        presentasi dengan isi tulisan, (b) kejelasan dan logika
        dalam penyajian, dan (c) unjuk kerja selama
        menyajikan presentasi (panalaran, kemampuan
        komunikasi, kepercayaan diri).
        Hasil penilaian, baik tahap pertama maupun tahap
        kedua tidak bisa diganggu gugat.

B. Penghargaan
   Penulis (penyaji) yang lolos penilaian tahap pertama akan
   memperoleh kesempatan diundang di Jakarta untuk
   mengikuti presentasi tingkat nasional, sehingga dapat
   mendengarkan dan berdiskusi tentang pengalamaan
   terbaik dari guru yang berasal dari berbagai daerah
   seluruh Indonesia.
   Penyaji terbaik pada kegiatan lomba Pengalaman Terbaik
   (Best Practice) tingkat nasional akan memperoleh hadiah
   yang berupa sertifikat tingkat nasional dan
   penghargaan lainnya.




                              13
                         BAB IV
                        PENUTUP

Pedoman ini berisi informasi tentang latar belakang, tujuan,
serta pengertian/definisi tentang apa yang dimaksud dengan
pengalaman terbaik guru. Di dalamnya juga memuat
bagaimana prosedur dalam menulis dan mengirimkan laporan,
serta bagaimana laporan tersebut akan dinilai.
Dengan pedoman ini diharapkan guru dapat dengan lebih jelas
dan mudah memahami apa yang dimaksud best practice dari
keberhasilan keberhasilan selama melaksanakan tugas
masing-masing dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan.




                            14
Lampiran 1
Format Sampul (warna sampul MERAH, kertas ukuran A4)




             BEST PRACTICE GURU
     DALAM TUGAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH




          Tuliskan Judul dengan huruf ARIAL
          (font 22, semua dalam huruf kapital)



                        oleh
   (tuliskan Nama Lengkap, NIP, dan Unit Kerjanya;
 misalnya guru pada mata pelajaran .... di Sekolah ........
                     kota.......)



  DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA
      KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN MENENGAH
  DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
   KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
                 TAHUN 2013


                            15
Lampiran 2
Format Lembar Pengesahan

Naskah Laporan Pengalaman Terbaik (Best Practice) Guru ini
Judul         : ……………………………………………..
Penulis       : ……………………………………………..
Jabatan       : Guru mata pelajaran..............................
               Kota ..........................................
               Provinsi .....................................
benar-benar merupakan karya asli saya dan tidak merupakan
plagiasi. Apabila di kemudian hari terbukti bahwa karya ini
merupakan hasil plagiasi, maka saya bersedia menerima
sanksi atas perbuatan tersebut.

Menyetujui dan mengesahkan:
                                     Kabupaten/Kota, tanggal,
Kepala Sekolah                       Penulis,

Tanda tangan & stempel sekolah        Tanda tangan

____________________                  ____________________
NIP                                   NIP




                               16
Lampiran 3

Contoh Intisari Pengalaman Terbaik Guru
                    Kegiatan nyata yang telah
    Permasalahan dilakukan dan dinyatakan         Hasil kegiatan berupa
No
    teridentifikasi    sebagai pengalaman             best practice
                            terbaiknya
1  Kesulitan dalam Guru menerapkan                Pemahaman siswa
   mengajarkan      strategi/metode               terhadap konsep
   konsep tertentu  pembelajaran baru yang        tertentu meningkat
                    lebih inovatif dalam          sangat tajam dan
                    mengaktifkan siswanya         bertahan dalam
                                                  beberapa tahun.
2   Kegiatan siswa  Guru membuat berbagai         Setelah enam bulan
    dalam kegiatan  kegiatan secara teratur       minat dan kegembiraan
    ekstrakurikuler dengan menggunakan            siswa pada kegiatan
    tertentu rendah pendekatan dinamika           ektrakurikuler tertentu
                    kelompok dan                  meningkat secara
                    peningkatan motivasi          signifikan dibanding
                    yang lebih inovatif           sebelumnya.
3   Komunikasi di   Sekelompok guru               Kemampuan guru dan
    antara siswa    bekerjasama dengan siswa      siswa dalam
    dan guru kurang melakukan inovasi dalam       berkomunikasi tertulis
    terbina         membuat berbagai              meningkat dengan
                    kegiatan, antara lain         sangat bermutu dan
                    meningkatkan kualitas         menyenangkan,
                    majalah dinding sekolah,      sehingga menciptakan
                    megadakan lomba-lomba,        suasana akademis
                    dan kegiatan lain sehingga    yang lebih baik.
                    komunikasi lebih
                    menyenangkan dan
                    berkualitas.
4   Sekolah kurang   Memodifikasi berbagai        Dalam waktu 2 tahun
    disiplin dan    kegiatan komunikasi           sekolah telah berubah
    kurang mendapat secara teratur dan            dengan sangat nyata,
    tempat di hati  terencana dengan tujuan       menjadi sekolah yang
    masyarakat      meningkatkan disiplin siswa   tertib dan disegani

                                17
                       Kegiatan nyata yang telah
     Permasalahan      dilakukan dan dinyatakan    Hasil kegiatan berupa
No
     teridentifikasi      sebagai pengalaman           best practice
                                terbaiknya
                       dan guru, serta             oleh masyarakat .
                       meningkatkan layanan
                       serta menjaga citra
                       sekolah sesuai harapan
                       masyarakat.
5    Selalu kalah      Guru melakukan perbaikan    Dalam waktu satu
     dalam olimpiade   latihan berdasarkan teori   tahun tim tersebut
     matematika        baru dan                    dapat merebut
                       menggabungkan dengan        berbagai prestasi di
                       pengalaman terbaik guru     tingkat
                       lain untuk mengadakan       kota/kabupaten ,
                       kegiatan khusus pada        propinsi , bahkan
                       sekelompok siswa untuk      nasional.
                       menyiapkannya menjadi
                       tim olimpiade matematika
                       yang tangguh dari
                       sekolahnya
6    Dsb..             dsb                         dsb




                                 18

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:1
posted:6/16/2013
language:
pages:23