Docstoc

XI _Pertemuan 2_1

Document Sample
XI _Pertemuan 2_1 Powered By Docstoc
					                   RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                                            (RPP)


Nama Sekolah          : SMAN 1 Godean
Mata Pelajaran        : Geografi
Kelas/Semester        : XI (sebelas)/1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer
Kompetensi Dasar      : 1.2. Menganalisis sebaran flora dan fauna
Alokasi Waktu         : 2 x 45 menit




1. Indikator
  1. Kognitif
     a. Produk
        1) Mendeskripsikan sebaran flora dan fauna di permukaan bumi
        2) Mengidentifikasi persebaran flora dan fauna di muka bumi


     b. Proses
        1) Mengidentifikasi sebaran flora dan fauna di permukaan bumi
        2) Menganalisis persebaran flora dan fauna di muka bumi


  2. Afektif
     a. Karakter yang diharapkan dari peserta didik :
           1) Ingin tahu                        4) Jujur
           2) Kerja keras                       5) Logis
           3) Mandiri                           6) Bertanggung jawab


     b. Keterampilan sosial yang diharapkan dari peserta didik :
           1) Kerja keras                       4) Inovatif
           2) Aktif bertanya                    5) Kerja sama
           3) Saling menghargai
  3. Psikomotor
     1) Mengidentifikasi sebaran flora dan fauna di permukaan bumi
     2) Menganalisis persebaran flora dan fauna di muka bumi


B. Tujuan Pembelajaran
  1. Kognitif
        a) Dengan menggunakan kalimat sendiri, peserta didik dapat mendeskripsikan
               sebaran flora dan fauna di permukaan bumi
        b) Peserta didik mampu mengidentifikasi persebaran flora dan fauna di muka bumi


  2) Afektif
    a). Perilaku Berkarekter
       Terlibat dalam prosess belajar mengajar yang berpusat pada siswa, dan siswa
       diberikan kesempatan melakukan penilaian terhadap kesadaran dalam menunjukan
       kerakter :


                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih agar mampu
                hidup mandiri, tidak bergantung pada orang lain.
                Selama prosess pembelajaran berlangsung, dapat ditumbuhkan rasa ingin tahu
                peserta didik melalui pengamatan yang dilakukan.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih agar bersikaf
                jujur baik pada diri sendiri maupun orang lain.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih untuk selalu
                kreatif dalam kehidupan sehari-hari.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih kemampuan
                berpikir logis
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih untuk selalu
                dapat dipercaya, tidak pernah curang dan tidak pernah mengambil keuntungan
                dari orang lain.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih untuk selalu
                bertanggung jawab.
     b). Keterampilan Sosial
        Terlibat dalam prosess belajar mengajar yang berpusat pada siswa, dan siswa
        diberikan kesempatan agar mampu menunjukkan keterampilan sosial sebagai berikut
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik mengajukan
                pertanyaan
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik selalu aktif
                memberikan idea tau pendapat
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dapat belajar
                menghargai hak orang lain.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dapat menjadi
                pendengar yang baik.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dapat melakukan
                kerjasama dengan baik.


  3) Psikomotor
      a) Peserta didik mampu mengidentifikasi sebaran flora dan fauna di permukaan bumi
      b) Menganalisis persebaran flora dan fauna di muka bumi


C. Materi Pembelajaran
  1. Persebaran Flora dan Fauna Dunia
     Sebagaimana telah kamu baca pada bab sebelumnya, bahwa biosfer terdiri atas
     beberapa kawasan yang disebut biom. Biom adalah suatu kawasan yang dikendalikan
     oleh iklim serta didominasi oleh flora dan fauna tertentu. Dari biom inilah, kita akan
     mengenal lebih jauh persebaran flora dan fauna. Beberapa biom itu diuraikan sebagai
     berikut.


     a. Dunia Tumbuhan (Flora)
        Tumbuhan yang menutupi permukaan bumi jenisnya beranekaragam, mulai dari
        tumbuhan mikro yang hanya memiliki satu sel, seperti alga, rerumputan, pohon-
        pohon perdu, sampai tumbuhan raksasa, seperti redwood yang dapat Anda temui di
        Amerika Serikat atau Rafflesia arnoldi yang dijumpai di wilayah Bengkulu.
        Berbagai jenis flora ini tersebar dari wilayah iklim tropis sampai iklim kutub.
Mengingat jumlah spesies tumbuhan yang tersebar di muka bumi ini jumlah dan
jenisnya sangat beragam, untuk memudahkan dalam mempelajarinya para ahli
biologi mengklasifikasikan ke dalam lima kelompok besar, yaitu sebagai berikut.


a) Schizophyta (tumbuhan bersel satu). Misalnya, alga biru, alga hijau, dan bakteri.
b) Thallophyta (tumbuhan jenis talas-talasan). Misalnya, jamur dan ganggang hijau.
c) Pteridophyta (tumbuhan jenis paku-pakuan). Misalnya, paku ekor kuda, semangi,
   paku air, dan suplir.
d) Bryophyta (tumbuhan jenis lumut). Misalnya, lumut daun, lumut hati, dan lumut
   tanduk.
e) Spermatophyta (tumbuhan berbiji), terdiri atas:
    tumbuhan biji terbuka, seperti pakis haji dan cemara;
    tumbuhan biji tertutup, seperti jenis bunga-bungaan dan buah-buahan.


Tumbuh-tumbuhan tersebut tersebar di tiga biocycle atau lingkungan muka bumi,
yaitu biocycle darat, biocycle air tawar (wilayah perairan darat), dan biocycle air asin
(wilayah laut).


1) Biocycle Darat
   Tumbuhan yang menutupi wilayah darat sangat bervariasi, baik ragam maupun
   jumlahnya. Wilayahnya tersebar mulai dari zona pantai sampai ke pegunungan,
   mulai dari kawasan khatulistiwa sampai wilayah kutub.


   a) Hutan
      Lingkungan ekologi hutan terdiri atas vegetasi hutan hujan tropis, hutan
      musim (hutan decidius), hutan hujan daerah sedang, hutan berdaun jarum
      (hutan konifer), dan hutan berkayu keras.


      (1) Hutan Hujan Tropis
          Hutan hujan tropis tersebar di wilayah-wilayah sekitar ekuator atau
          khatulistiwa, yaitu sekitar lintang 10°LU–10°LS, dengan rata-rata suhu
          terdingin di atas 18°C dan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun. Ciri
          khas vegetasi hutan hujan tropis adalah hutan belantara dengan jenis
          tumbuhan yang sangat bervariasi (hutan heterogen) dengan tingkat
   kerapatan tinggi sehingga sinar matahari tidak dapat menembus ke
   permukaan tanah.


   Menurut penelitian para ahli botani, jenis flora yang terdapat di kawasan
   hutan hujan tropis diperkirakan mencapai 3.000 spesies bahkan lebih. Ciri
   lain hutan hujan tropis adalah banyak dijumpai tumbuhan yang menempel
   pada tumbuhan lain (flora epifit), seperti jamur (cendawan), lumut,
   anggrek, dan rotan. Tumbuhan epifit ini merupakan indikasi bahwa
   tingkat kelembapan di daerah tersebut tinggi.
   Daerah penyebaran hutan hujan tropis di muka bumi, antara lain di
   sebagian wilayah Indonesia terutama di Pulau Sumatra, sebagian Jawa,
   Kalimantan, dan Papua, wilayah dataran rendah Amazon (Brazil),
   sebagian besar Amerika Tengah, wilayah Afrika sekitar khatulistiwa,
   seperti Zaire, Congo, Gabon, Nigeria, dan Kenya.




                    (Gambar Hutan Hujan Tropis)


(2) Hutan Musim
   Hutan musim terdapat pada wilayah-wilayah yang memiliki pergantian
   musim kemarau dan penghujan sangat jelas, serta periode musim kemarau
   yang relatif panjang. Pada musim kemarau vegetasi hutan musim
   umumnya akan menggugurkan daun (meranggas). Hal ini dilakukan untuk
   mengurangi tingkat penguapan yang tinggi. Contoh jenis tumbuhan
   meranggas adalah jati. Di samping menggugurkan daun, ciri khas lain dari
   hutan musim adalah kawasan hutan lebih didominasi oleh satu jenis
   tumbuhan utama (hutan homogen).
                            (Gambar Hutan Musim)


(3) Hutan Hujan Daerah Sedang
   Hutan hujan daerah sedang terdapat di daerah-daerah pantai sebelah barat
   zona lintang 350–550 baik di belahan bumi utara maupun selatan, wilayah
   kepulauan antara lintang 250–400 baik utara maupun selatan, sepanjang
   perbatasan bagian timur benua, dan wilayah dataran tinggi zona iklim
   ekuatorial dan tropis. Beberapa jenis flora khas yang banyak dijumpai di
   kawasan ini, antara lain pakis, agathis, palem, bambu, dan belukar.


(4) Hutan Rontok Daerah Sedang
   Daerah persebaran hutan rontok daerah sedang meliputi sebagian besar
   wilayah Amerika Utara dan Eropa Barat. Hal ini dikarenakan di wilayah
   ini pengaruh iklim sangat ekstrim, dimana udara sangat dingin saat musim
   dingin dan relatif hangat dalam periode musim panas. Corak vegetasi yang
   menutupi sebagian besar lahan didominasi oleh jenis perdu (pohon kerdil)
   dan tumbuhan meranggas.


(5) Hutan Berdaun Jarum
   Hutan berdaun jarum (hutan konifer) terdapat di daerah-daerah lintang
   tinggi mendekati kawasan lingkaran kutub, seperti wilayah Kanada bagian
   utara, Eropa Utara, Asia Utara terutama sekitar Siberia, serta wilayah-
   wilayah pegunungan tinggi kawasan tropis. Jenis tumbuhan yang banyak
   dijumpai di wilayah konifer antara lain pinus mercussi, cemara, larix, dan
   pohon sequoia (redwood). Redwood merupakan jenis pohon terbesar di
   dunia yang terdapat di California.
  (6) Hutan Evergreen
      Jenis hutan ini terdapat di kawasan iklim mediteran, yaitu wilayah-
      wilayah pantai barat sekitar lintang 30°–40°. Karakter tumbuhan yang
      terdapat di wilayah ini adalah batang pohonnya tidak terlalu tinggi, tetapi
      kayunya sangat keras, seperti pohon zaitun dan oak.


b) Sabana
  Sabana ditandai dengan jenis tumbuhan yang relatif tahan terhadap tingkat
  kelembapan dan kadar curah hujan rendah. Sabana banyak dijumpai di
  sebagian wilayah Nigeria, Tanzania, India, Australia, Kostarika, Brasil, sekitar
  Bali, dan sebagian Nusa Tenggara Barat. Formasi vegetasi sabana biasanya
  terdiri atas padang rumput yang diselingi oleh pohon-pohon tinggi maupun
  perdu.


  Secara umum sabana dibedakan menjadi enam macam, yaitu sebagai berikut.


  (1) Hutan Sabana.
     Jenis tumbuhannya terdiri atas rerumputan dan semak, serta pohon-pohon
     tegakan tinggi yang tumbuh secara jarang di antara semak tersebut. Contoh
     kawasan hutan sabana antara lain terdapat di Australia, dengan jenis
     tanaman tegakan tinggi khas, yaitu kayu putih (eucaliptus).


  (2) Belukar Tropis.
     Tumbuhan utamanya berupa jenis-jenis xerophyta, karena periode musim
     hujan yang pendek, namun intensitas curah hujannya relatif lebat,
     sedangkan periode musim keringnya cukup lama.


  (3) Sabana. Wilayah padang rumput yang diselingi dengan jenis tanaman
      tegakan tinggi, seperti akasia.


  (4) Sabana Semi Arid. Terdapat di daerah-daerah zona lintang tropis dan
      subtropis yang memiliki rata-rata jumlah curah hujan tahunan sedikit.
      Vegetasi yang terdapat di daerah semi arid antara lain semak-semak
      xerophyta.
  (5) Moor. Wilayah yang ditutupi oleh semak-semak dan rapat. Tumbuhan
      penutup tanah utama pada kawasan moor adalah belukar. Moor banyak
      terdapat di wilayah pantai barat zona iklim sedang.


  (6) Taiga. Wilayah yang ditutupi oleh pohon-pohon rendah dengan
      persebaran yang jarang. Taiga tersebar pada wilayah sekitar lingkaran
      kutub yang berbatasan dengan kawasan tundra.


c) Padang Rumput
  Padang rumput merupakan biochore yang lebih kering jika dibandingkan
  dengan sabana. Wilayahnya terdiri atas hamparan padang rumput yang luas
  dan terkadang diselingi sedikit tanaman perdu. Vladimir Koppen menandai
  kawasan padang rumput dengan tipe iklim Bs (semi arid stepa). Berdasarkan
  lokasinya, padang rumput dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.


  (1) Praire,
      yaitu padang rumput tinggi yang luas tersebar di daerah zona lintang
      sedang dengan perbandingan tebal curah hujan relatif seimbang dengan
      tingkat penguapan. Praire tersebar di Argentina, sebagian Amerika
      Serikat, sebagian Australia, dan Hungaria.


  (2) Stepa
      Hampir sama dengan praire hanya jenis rumputnya relatif lebih pendek
      dan terdapat sedikit semak belukar. Stepa merupakan kawasan peralihan
      antara wilayah iklim basah dan kering. Contoh kawasan stepa terdapat di
      Amerika Serikat, sebagian kecil wilayah Nusa Tenggara Timur, Great
      Plains, sebagian Afrika Utara yang berbatasan dengan wilayah gurun, dan
      Australia


  (3) Tundra
      yaitu padang rumput yang terletak pada wilayahwilayah lintang tinggi
      (perbatasan dengan kutub). Jenis tanaman yang banyak dijumpai di
      wilayah tundra adalah rumput-rumput kerdil yang mampu bertahan
      terhadap suhu udara dingin.


d) Gurun
  Istilah gurun seringkali diidentikkan dengan kawasan padang pasir yang panas
  dan gersang. Definisi yang paling cocok untuk mendefinisikan gurun adalah
  kawasan iklim kering yang ditandai rata-rata jumlah curah hujan tahunan jauh
  lebih kecil jika dibandingkan dengan tingkat penguapan massa air ke atmosfer
  sehingga sangat jarang ditemui badan-badan air permukaan (sungai, danau,
  dan mata air) yang sifatnya permanen, kecuali di beberapa daerah cekungan
  oasis dan wadi.


  Berdasarkan sifatnya, gurun dibedakan menjadi dua, yaitu gurun panas dan
  gurun dingin.


  (1) Gurun Panas
      Gurun panas tersebar di wilayah-wilayah sekitar lintang 30°–35°,
      merupakan kawasan massa udara turun yang sifatnya panas dan kering
      sehingga banyak menyerap air di muka bumi.


      Wilayah persebaran gurun panas di muka bumi antara lain sebagai berikut.


           Di wilayah Asia, meliputi Gurun Gobi, Taklamakan, Rub Al Khali, dan
           Rub An Nefud.
           Di wilayah Afrika, meliputi Gurun Sinai, Chaad, Sahara, dan Kalahari.
           Di wilayah Amerika, seperti Gurun Sonora dan Attacama.
           Di wilayah Australia, yaitu Gurun Australia Besar


      Jenis tumbuhan yang mendominasi wilayah gurun antara lain kaktus dan
      beberapa jenis rumput gurun. Selain itu, di beberapa wilayah oasis banyak
      dijumpai pohon kurma.
       (2) Gurun Dingin
            Gurun dingin terdapat di sekitar kawasan lingkaran kutub utara.
            Wilayahnya senantiasa tertutup lapisan es abadi sehingga sangat sulit
            untuk ditumbuhi tanaman dan menjadi wilayah gersang. Jenis tumbuhan
            yang masih mampu bertahan adalah lumut dan rumput-rumput kerdil.


  2) Biocycle Air Tawar
    Biocycle air tawar terdiri atas lingkungan sungai, danau, kolam, rawa atau paya-
    paya. Contoh jenis tumbuhan yang menjadi komponen ekosistem air tawar antara
    lain, selada air, bunga teratai, dan eceng gondok. Selain itu, hidup beberapa jenis
    lumut dan ganggang.


  3) Biocycle Air Asin
    Biocycle air asin sebagian besar terbentang mulai dari zona pantai sampai wilayah
    perairan laut yang masih tertembus sinar matahari (zona fotik). Hal ini sangat
    berkaitan dengan proses fotosintesis tumbuhan yang membutuhkan sinar
    matahari. Beberapa jenis flora yang hidup di lingkungan perairan laut, antara lain
    alga biru, alga merah, dan rumput laut. Adapun yang hidup di sekitar pantai,
    antara lain kelapa, pandan pantai, hutan bakau (mangrove), nipah, rumbia, dan
    beberapa jenis rerumputan khas pantai. Berikut ini disajikan perwilayahan biota
    air laut.


b. Dunia Hewan (Fauna)
  Komponen kedua dari biosfer adalah hewan. Seperti halnya flora, dunia fauna yang
  menghuni planet bumi sangat beragam, mulai dari mikroorganisme bersel satu,
  seperti amoeba sampai hewanhewan besar yang hidup di lingkungan darat ataupun
  wilayah perairan. Secara umum, aneka macam hewan di muka bumi ini dapat
  diklasifikasikan menjadi dua kelompok besar, yaitu vertebrata (hewan bertulang
  belakang) dan invertebrata (hewan tidak bertulang belakang).


  Hewan bertulang belakang terdiri atas enam kelas, yaitu sebagai berikut.


  1) Cyclostomata, yaitu kelompok jenis hewan mulut penghisap yang bentuknya
    menyerupai belut. Contohnya adalah lamprey yang menghisap darah ikan laut.
2) Pisces, yaitu kelompok ikan.
3) Amfibi, yaitu kelompok hewan yang hidup di dua lingkungan, seperti katak.
4) Reptillia, yaitu jenis hewan melata, seperti ular, buaya, cecak, kadal, dan komodo.
5) Aves, yaitu aneka macam burung.
6) Mamalia, yaitu jenis hewan menyusui, seperti harimau, gajah, kera, kambing,
   pesut, dan ikan paus.


Hewan yang tidak bertulang belakang terdiri atas delapan kelas, yaitu sebagai
berikut.


1) Protozoa, yaitu kelompok jenis hewan bersel satu. Misalnya, amoeba,
   paramecium, euglena viridis, dan plasmodium.
2) Porifera, yaitu kelompok hewan berpori atau kelompok bunga karang yang hidup
   di laut. Misalnya, spongia, spongilla, schypa (yang melekat pada batu karang),
   euplectella, sycon, dan leucosolenia.
3) Coelenterata, yaitu kelompok hewan berongga usus. Misalnya, mawar laut, ubur-
   ubur, anemon laut, dan hydra.
4) Vermes atau cacing.
5) Mollusca, yaitu kelompok hewan-hewan lunak. Misalnya, kerang-kerangan,
   cumi-cumi, dan siput.
6) Echinodermata, yaitu jenis hewan berkulit duri. Misalnya, bintang laut, tripang,
   bulu babi, dan landak laut.
7) Arthropoda, yaitu hewan berbuku-buku atau hewan yang kakinya beruas-ruas.
   Misalnya, bermacam-macam serangga, udang, labalaba, dan kalajengking.
8) Platyhelmintes, yaitu kelompok cacing pipih. Contoh: planaria, cacing hati, dan
   cacing pita.


Pola persebaran hewan agak berbeda dengan tumbuhan. Pola persebaran tumbuhan
bersifat pasif artinya sangat terikat oleh habitat atau lingkungan hidupnya,
sedangkan hewan bersifat aktif. Jika habitat yang didiaminya dirasakan kurang
cocok dan kurang menguntungkan bagi kelangsungan hidupnya, sering kali hewan
mengadakan migrasi ke wilayah lain yang dirasa lebih menguntungkan. Oleh karena
itu, pola persebaran hewan tidak setegas lingkungan hidup tumbuhan.
          Namun demikian, secara umum wilayah persebaran fauna di muka bumi dapat
          dikelompokkan ke dalam tujuh region atau kawasan utama, yaitu Paleartik, Neartik,
          Neotropik, Ethiopia, Oriental, Australia, dan Selandia Baru.



D. Model, Metode, dan Strategi Pembelajaran
  a. Model Pembelajaran
      Student Teams-Achievement Divisions (STAD)
      Picture and Picture


  b. Metode Pembelajaran:
      Cerama bervariasi
      Penugasan
      Life skill


  c. Strategi Pembelajaran:

     Tatap Muka                     Terstruktur                           Mandiri

    Menganalisis         Mendeskripsikan tentang flora      Siswa dapat membuatlkan
     sebaran flora          dan fauna di muka bumi             ringkasannya secara berkelompok!
     dan fauna            Mengamati peta sebaran flora       Siswa dapat Diskusikanlah
                            dan fauna di permukaan bumi        persebaran flora dan fauna di muka
                                                               bumi!


E. Sumber atau Bahan Pembelajaran
   1. Kurikulum KTSP dan perangkatnya
   2. Modul biosfer
   3. Buku Sekolah Elektronik Geografi:
           Iwan Gatos Sulistyanto.2009. Geografi 1. Jakarta: PT. Balai Pustaka
           Danang Endarto.2009.Geografi 1. Jakarta: PT.Grahadi
           Hartono.2009.Geografi : Jelajah Bumi dan Alam Semesta. Jakarta: CV. Citra
            Praya
F. Media dan Alat Pembelajaran
     Peta Indonesia dan Dunia
     Gambar-gambar yang relevan
     OHP / Slide Proyektor
     Internet


G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
     Pertemuan Ke 2
                     Aktivitas Pembelajaran                  A. Waktu      Metode
1. Pendahuluan                                                10 Menit
  a) Guru menyapa dan mendata kehadiran peserta didik                    Ceramah
  b) Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
     pembelajaran                                                        Tanya jawab
  c) Guru menanyakan tetang jenis-jenis flora dan fauna di               Ceramah
     setiap daerah
  d) Guru memberikan contoh materi dengan kehidupan
     sehari-hari


2. Kegiatan Inti                                             65 Menit
   1. Eksplorasi                                                         Ceramah
       a) Guru menjelaskan tentang persebaran flora dan
          fauna secara garis besar
       b) Guru menampilkan gambar-gambar yang relevan
          dengan materi


  2. Elaborasi
      a) Guru membagi peserta didik menjadi beberapa                     STAD
         kelompok.
      b) Guru membagikan materi kepada setiap kelompok                   Life skill
      c) Masing-masing kelompok menyampaikan meteri                      Picture and
         kepada kelompok lain                                            picture
      d) Setiap kelompok mencocokkan gambar sesuai                       Tanya jawab
         dengan materi yang dipelajarinya
       e) Tanya jawab tentang persebaran flora dan fauna


    3. Konfirmasi
      a)   Guru menambahkan tentang hal-hal yang belum                   Ceramah
           diketahui
      b) Memberikan umpan balik dan memotivasi peserta                   Tanya jawab
           didik
 C. Kegiatan Akhir/Penutup                                    15 Menit
    a) Bersama-sama mereview materi yang telah dibahas.                  Ceramah
    b) Menarik kesimpulan materi.                                        Ceramah
    c) Guru memberikan Pekerjaan Rumah (PR)                              Penugasan
    d) Guru menutup kegiatan pembelajaran                                Ceramah




H. Penilaian
   1. Teknik Penilaian   :
       a. Tes Tertulis : Tes Soal Essay
       b. Tes lisan    : Tanya jawab selama proses pembelajaran


   2. Bentuk Instrument :
        a) Essay
        b) Diskusi
        c) Performance
  3. Kisi-kisi soal evaluasi
      Standar Kompetensi        : 1.   Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer
      Kompetensi Dasar          : 1.1. Menjelaskan pengertian fenomena biosfer


                  Indikator
   Materi                                           Jenis    Tingkat                              No
                 Pencapaian        Indikator soal                            Soal evaluasi
pembelajaran                                        Soal    kesukaran                             soal
                 kompetensi
                Mengidentifik
                asi sebaran       Menjelaskan
                flora dan         persebaran                            Jelaskan persebaran
                fauna di          flora menurut     essay       C2      flora menurut C. Hart      1
                permukaan         C. Hart                               Meeriem!
                bumi              Meeriem


                                  Menyebutkan
                                                                        Sebutkan bagian-
                                  bagian
                                                                C2      bagian klasifikasi dari    2
                                  biosiklus
                                                                        biosiklus daratan!
                                  daratan
                                                                        Apa yang dimaksud
Sebaran flora
                                  Menjelaskan                           dengan biosiklus
 dan fauna
                                  biosiklus                             perairan tawar dan         3
                                  daratan                               berikan contoh
                                                                        vegetasinya?
                                                                        Jelaskan apa yang
                                                                        dimaksud dengan            4
                                                                        biosiklus air asin?
                Menganalisis      Menganalisis
                persebaran        perbedaan
                                                                        Jelaskan perbedaan
                flora dan         pola
                                                    Essay       C4      pola persebaran hewan
                fauna di muka     persebaran
                                                                        dan tumbuhan!
                bumi              tumbuhan dan
                                  hewan
3. Soal Evaluasi
     Rambu-rambu pengerjaan soal latihan.
     a. Bacalah soal Anda baik-baik sebelum Anda menjawabnya
     b. Untuk mengerjakan soal latihan nomor satu Anda hanya perlu menyebutkan unsur-
        unsur pembentuk tanah saja.
     c. Untuk latihan nomor selanjutnya, Anda harus menjawab pertanyaan dengan
        menguraikan jawaban secara singkat dan tepat


        Soal Essay
         1. Jelaskan persebaran flora menurut C. Hart Meeriem!
         2. Sebutkan bagian-bagian klasifikasi dari biosiklus daratan!
         3. Apa yang dimaksud dengan biosiklus perairan tawar dan berikan contoh
            vegetasinya?
         4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan biosiklus air asin?
         5. Jelaskan perbedaan pola persebaran hewan dan tumbuhan!


         “ Kunci Jawaban Soal Essay “
No                                       Jawaban soal
 1         C. Hart Meeriem, seorang peneliti biologi alam pada tahun 1889,
           mengemukakan model persebaran tumbuhan berdasar variasi ketinggian pada
           Gunung San Fransisco dari kaki hingga puncaknya. Model tersebut ternyata
           sejalan dengan pola persebaran tumbuhan dari garis tropis ekuator hingga ke
           arah utara maupun selatan. Karena temperatur berubah sesuai dengan
           ketinggian sebagaimana pula garis lintang (latitude) selatan dan utara maka
           Meeriem berkesimpulan bahwa tipe tumbuhan pada suatu daerah dipengaruhi
           oleh temperatur. Kemudian dapat dibuktikan bahwa faktor kelembapan
           ternyata lebih berperan daripada faktor temperatur. Curah hujan yang tinggi
           dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman besar. Sebaliknya,
           semakin kita bergerak ke daerah dengan curah hujan rendah tumbuhan akan
           didominasi oleh tumbuhan kecil, belukar, padang rumput, dan akhirnya kaktus
           atau tanaman padang pasir lainnya.
2   a. Bioma Hutan
      Hutan (forest), adalah bentang lahan (landscape) yang sangat luas yang
      ditumbuhi beraneka ragam pohon-pohonan.


    b. Bioma Sabana
      Sabana merupakan suatu wilayah vegetasi di daerah tropis atau subtropis
      yang terdiri atas pohon-pohon yang tumbuh dengan jarang dan diselingi oleh
      semak belukar serta rumput-rumputan. Jenis pohon yang terdapat di daerah
      sabana Australia terutama ekaliptus, sedangkan di daerah Kenya, Afrika
      terutama baobab (adansonia digitata) yang memiliki ciri antara lain daun dan
      cabang membentuk tajuk yang berbentuk seperti payung yang melebar,
      batangnya tebal, dan relatif kasar. Vegetasi yang tumbuh dengan jarang
      disebabkan oleh kondisi bulan kering yang lebih lama jika dibandingkan
      bulan basah dan rendahnya curah hujan di daerah tersebut. Wilayah
      penyebaran sabana terutama di Australia, Afrika Timur, Brazilia, dan
      Indonesia terutama di Kepulauan Nusa Tenggara.


    c. Bioma Padang Rumput
      Padang rumput terdiri atas steppa dan prairi. Steppa merupakan suatu
  wilayah yang ditumbuhi oleh rumput-rumputan pendek. Istilah steppa
  digunakan untuk menyebutkan padang rumput di Eurasia. Adapun padang
  rumput tinggi di Amerika Utara dinamakan prairi yang didominasi oleh jenis
  rumput Indian Grasses, di Argentina disebut Pampa, Dan di Hongaria
  disebut Puszta. Terbentuknya padang rumput secara alami lebih banyak
  disebabkan rendahnya tingkat curah hujan, yakni hanya sekitar 30 mm/tahun.
  Curah hujan yang rendah mempersulit tumbuhan untuk menyerap air.
  Akibatnya, hanya jenis tumbuhan rumput yang dapat bertahan hidup dan
  menyesuaikan diri (adaptasi) dengan kondisi lingkungan alam yang kering.
  Wilayah penyebaran padang rumput di daerah tropis terdapat di Afrika,
  Amerika Selatan, dan Australia Utara. Adapun di daerah iklim sedang
  terdapat di bagian barat Amerika Utara, Argentina, Australia, dan Eropa
  terutama Rusia Selatan dan Siberia.


d. Bioma Gurun
  Gurun terdiri atas dua perwujudan, yaitu gurun panas-kering (hot/arid desert)
  dan gurun dingin (cold/ice desert).
  1.   Bioma gurun panas dan kering identik dengan padang pasir (gurun
       pasir), yaitu suatu wilayah di daerah iklim subtropis sampai sedang yang
       didominasi oleh hamparan pasir dengan kondisi vegetasi yang sangat
       terbatas, suhu udara rata-rata tinggi, amplitudo suhu harian tinggi, curah
       hujan rendah (< 25 mm/tahun), dan penguapan tinggi. Jenis vegetasi yang
       dapat tumbuh dan beradaptasi terhadap kondisi padang pasir pada
       umumnya memiliki ciri-ciri akar yang sangat panjang, berdaun kecil dan
       tebal atau bahkan tidak berdaun, batang pohon relatif tebal, dan bagian
       tubuhnya seringkali berduri. Contoh jenis vegetasi di daerah padang
       pasir, antara lain Kaktus Saguaro dan semak berduri.
  2. Bioma gurun dingin atau salju identik dengan tundra, yaitu wilaya di
       daerah iklim dingin sampai kutub (terutama lingkaran Arktik) yang
       bagian permukaannya ditutupi oleh es (salju), dan memiliki jenis vegetasi
       (flora) yang didominasi oleh jenis lumut (lichenes) dan semak
       (spaghnum).
      3   Biocycle Air Tawar
          Biocycle air tawar yaitu biosiklus yang perairan tawar terdiri atas lingkungan
          sungai, danau, kolam, rawa atau paya-paya. Contoh jenis tumbuhan yang menjadi
          komponen ekosistem air tawar antara lain, selada air, bunga teratai, dan eceng
          gondok. Selain itu, hidup beberapa jenis lumut dan ganggang.
      4    Biocycle air asin sebagian besar terbentang mulai dari zona pantai sampai wilayah
           perairan laut yang masih tertembus sinar matahari (zona fotik). Hal ini sangat
           berkaitan dengan proses fotosintesis tumbuhan yang membutuhkan sinar matahari.
           Beberapa jenis flora yang hidup di lingkungan perairan laut, antara lain alga biru,
           alga merah, dan rumput laut. Adapun yang hidup di sekitar pantai, antara lain
           kelapa, pandan pantai, hutan bakau (mangrove), nipah, rumbia, dan beberapa jenis
           rerumputan khas pantai. Berikut ini disajikan perwilayahan biota air laut.


      5    Pola persebaran hewan agak berbeda dengan tumbuhan. Pola persebaran tumbuhan
           bersifat pasif artinya sangat terikat oleh habitat atau lingkungan hidupnya,
           sedangkan hewan bersifat aktif. Jika habitat yang didiaminya dirasakan kurang
           cocok dan kurang menguntungkan bagi kelangsungan hidupnya, sering kali hewan
           mengadakan migrasi ke wilayah lain yang dirasa lebih menguntungkan. Oleh
           karena itu, pola persebaran hewan tidak setegas lingkungan hidup tumbuhan.


           Namun demikian, secara umum wilayah persebaran fauna di muka bumi dapat
           dikelompokkan ke dalam tujuh region atau kawasan utama, yaitu Paleartik,
           Neartik, Neotropik, Ethiopia, Oriental, Australia, dan Selandia Baru.


5. Panduan Penilaian
      Soal essay
                                      Aspek Yang Dinilai                                         Skor
    Mampu menjawab dengan benar, baik secara induktif maupun secara deduktif                      4
    Mampu menjawab dengan benar, tetapi tidak memberikan jawaban yang singkat dan rinci           3
    Menjawan dengan singkat dan benar                                                             2
    Menjawab dengan rinci tetapi salah                                                            1
    Tidak menjawab                                                                                0
      Lembar Penilaian Diskusi
      Hari/Tanggal               : …………………………………………………….
      Topik Diskusi              : Merumuskan factor persebaran flora dan fauna


                            Lembar Penilaian Diskusi (Kelompok)

                                             Aspek Penilaian
          Nama          Menyelesaikan                                  Penggunaan       Jumlah
No.                                           Kerjasama        Hasil
        Kelompok      Tugas Kelompok                                     Bahasa          Nilai
                                              Kelompok         Tugas
                         dengan Baik                                    yang Baik
 1          I
 2          II
 3         III




                             Lembar Penilaian Diskusi (Individu)

                                                     Aspek Penilaian
                                                                  Kemampuan
                                    Berani          Berani                     Penggunaan        Jumlah
No         Nama Siswa                                              Menjawab
                             Mengemukakan         Menjawab                          Bahasa       Nilai
                                                                  Pertanyaan
                                  Pendapat        Pertanyaan                      yang Baik
                                                                 Dengan Baik
1
2
3
4
5
Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif       Nilai kuantitatif
  Sangat baik          4         > 80
  Baik                 3         68 - 79
  Cukup                2         56 - 67
  Kurang               1         < 55


a. Penilaian untuk tugas karangan mengidentifikasi tentang pengertian biosfer Penilaian
    berdasarkan pada rubrik penilaian berikut ini.


Rubrik Penilaian Karangan
                   Aspek yang dinilai                  Nilai        Nilai       Deskripsi
                                                     kualitatif   kuantitatif   (Alasan)
 Pengantar menunjukkan isi
 Pengantar disajikan dengan bahasa yang baik
 Isi menunjukkan penjelasan dari
 kutipan/pendapat tokoh
 Isi disajikan dengan bahasa yang baik
 Penutup memberi kesimpulan akhir terhadap
 kutipan/pendapat tokoh
 Penutup disajikan dengan bahasa yang baik
 Nilai rata-rata
 Komentar



Kriteria Penilaian:
   Nilai kualitatif        Nilai kuantitatif
 Memuaskan                  4        > 80
 Baik                       3      68 - 79
 Cukup                      2      56 - 67
 Kurang                     1        < 55
   Performance
   Penilaian saat tanya jawab, lihat rubrik penilaian berikut ini.


Rubrik Penilaian
Hari/Tanggal          : ……………………………………………………..
Topik masalah         : ……………………………………………………..
Nama Siswa            : .................................................................................
               Aspek yang dinilai                                      Nilai                 Nilai          Deskripsi
                                                                   kualitatif           kuantitatif         (Alasan)
 Kemampuan mengidentifikasi masalah
 Kemampuan merumuskan masalah
 Kemampuan menganalisis masalah
 Kemampuan memecahkan masalah
 Partisipasi dalam tanya jawab
 Kemampuan mengemukakan pendapat dan
 menghargai pendapat orang lain
 Kemampuan penggunaan bahasa yang baik
 dalam tanya jawab
 Nilai rata-rata
 Komentar




Penghitungan Nilai Akhir




Mengetahui,                                                          Kulon Progo, ……………………..
Kepala SMAN1 Godean                                                  Guru Geografi




                                                                     Dadang Novanda Zatnika, S.Pd
NIP.                                                                 NIM. 124 222 99 011
                     RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Nama Sekolah            : SMAN 1 Godean
Mata Pelajaran          : Geografi
Kelas/Semester          : XI (sebelas)/1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer
Kompetensi Dasar        : 1.2. Menganalisis sebaran flora dan fauna
Alokasi Waktu           : 1 x 45 menit


A. Indikator
  1. Kognitif
     a. Produk
        1) Menjelaskan persebaran flora dan fauna di permukaan bumi


     b. Proses
        1) Menerangkan persebaran flora dan fauna di permukaan bumi


  2. Afektif
     a. Karakter yang diharapkan dari peserta didik :
        1) Ingin tahu                             4) Jujur
        2) Kerja keras                            5) Logis
        3) Mandiri                                6) Bertanggung jawab


     b. Keterampilan sosial yang diharapkan dari peserta didik :
        1) Kerja keras                            4) Inovatif
        2) Aktif bertanya                         5) Kerja sama
        3) Saling menghargai


  3. Psikomotor
B. Tujuan Pembelajaran
  1. Kognitif
     a) Dengan menggunakan kalimat sendiri, peserta didik dapat mendeskripsikan sebaran
       flora
     b) Peserta didik mampu mengidentifikasi sebaran flora dan fauna di muka bumi


  2. Afektif
     a). Perilaku Berkarekter
       Terlibat dalam prosess belajar mengajar yang berpusat pada siswa, dan siswa
       diberikan kesempatan melakukan penilaian terhadap kesadaran dalam menunjukan
       kerakter :


                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih agar mampu
                hidup mandiri, tidak bergantung pada orang lain.
                Selama prosess pembelajaran berlangsung, dapat ditumbuhkan rasa ingin tahu
                peserta didik melalui pengamatan yang dilakukan.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih agar bersikaf
                jujur baik pada diri sendiri maupun orang lain.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih untuk selalu
                kreatif dalam kehidupan sehari-hari.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih kemampuan
                berpikir logis
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih untuk selalu
                dapat dipercaya, tidak pernah curang dan tidak pernah mengambil keuntungan
                dari orang lain.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih untuk selalu
                bertanggung jawab.


     b). Keterampilan Sosial
       Terlibat dalam prosess belajar mengajar yang berpusat pada siswa, dan siswa
       diberikan kesempatan agar mampu menunjukkan keterampilan sosial sebagai berikut
             Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik mengajukan
             pertanyaan
             Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik selalu aktif
             memberikan idea tau pendapat
             Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dapat belajar
             menghargai hak orang lain.
             Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dapat menjadi
             pendengar yang baik.
             Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dapat melakukan
             kerjasama dengan baik.


  3. Psikomotor


C. Materi Pembelajaran
  1. Persebaran fauna
     Pola persebaran hewan agak berbeda dengan tumbuhan. Pola persebaran tumbuhan
     bersifat pasif artinya sangat terikat oleh habitat atau lingkungan hidupnya, sedangkan
     hewan bersifat aktif. Jika habitat yang didiaminya dirasakan kurang cocok dan kurang
     menguntungkan bagi kelangsungan hidupnya, sering kali hewan mengadakan migrasi
     ke wilayah lain yang dirasa lebih menguntungkan. Oleh karena itu, pola persebaran
     hewan tidak setegas lingkungan hidup tumbuhan.


     Namun demikian, secara umum wilayah persebaran fauna di muka bumi dapat
     dikelompokkan ke dalam tujuh region atau kawasan utama, yaitu Paleartik, Neartik,
     Neotropik, Ethiopia, Oriental, Australia, dan Selandia Baru
                 (Gambar Peta Persebaran Fauna di Dunia)




a. Region Paleartik
  Region fauna paleartik meliputi wilayah-wilayah benua Eropa, Rusia, pantai Pasifik
  Barat bagian utara termasuk Jepang, Laut Mediteran, dan Benua Afrika bagian
  Utara. Beberapa jenis hewan yang berasal dari region paleartik, antara lain kelinci,
  sejenis tikus, berbagai jenis spesies anjing, dan beberapa jenis kelelawar. Pada saat
  ini, hewan-hewan tersebut telah menyebar ke kawasan-kawasan lainnya. Beberapa
  jenis fauna paleartik yang masih bertahan di lingkungan aslinya, antara lain beruang
  panda yang terdapat di China, Unta di Afrika utara, binatang-binatang kutub utara,
  seperti rusa dan beruang kutub


b. Region Neartik
  Region fauna neartik meliputi wilayah-wilayah Greenland dan Amerika Utara
  sampai bagian tengah Meksiko. Fauna khas kawasan ini antara lain tikus berkantung
  yang hidup di sekitar wilayah gurun Pasifik Timur, beberapa jenis kura-kura, ular
  berbisa, dan kalkun liar. Selain itu, beberapa jenis hewan paleartik, seperti anjing,
  kelelawar, bajing, dan kelinci terdapat di kawasan ini.
c. Region Neotropik
  Daerah persebaran region fauna neotropik meliputi sebagian wilayah Meksiko
  terutama bagian selatan, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan kepulauan-
  kepulauan di Hindia Barat. Sifat fauna neotropik sangat bervariasi. Ada yang hanya
  terdapat di wilayah tertentu saja, seperti ikan Piranha dan Belut Listrik yang hanya
  dapat ditemui di sekitar Sungai Amazon, llama yaitu sejenis unta khas negeri
  Bolivia, dan tapir. Beberapa jenis spesies lainnya yang hidup di kawasan neotropik,
  antara lain beberapa jenis kera, reptil, dan hewan vertebrata lainnya.


d. Region Ethiopia
  Region fauna ethiopia meliputi wilayah-wilayah Benua Afrika sebelah selatan
  Pegunungan Atlas, kawasan Gurun Sahara, dan ujung selatan Arab Saudi. Beberapa
  jenis mamalia khas region ethiopia, antara lain fauna gajah Afrika, badak bercula
  dua, kuda nil, gorila, simpanse, berbagai mamalia yang hidup di wilayah padang
  rumput, seperti zebra, zarafah, singa, dan jenis-jenis harimau. Selain itu, beberapa
  jenis fauna paleartik, seperti kelinci, tikus, anjing, bajing, dan kijang masih banyak
  dijumpai di wilayah region ethiopia.


  Fenomena yang cukup menarik mengenai region fauna Ethiopia adalah tipe hewan
  yang terdapat di Pulau Madagaskar. Menurut sejarah ilmu kebumian, Madagaskar
  merupakan bagian Benua Afrika yang terlepas sehingga beberapa jenis spesies khas
  region Ethiopia dapat dijumpai di pulau ini, seperti kuda nil walaupun ukurannya
  lebih kecil. Di lain pihak kita dapat dijumpai beberapa jenis hewan tipe oriental.
  Hewan-hewan mamalia lain yang tersebar di wilayah Madagaskar antara lain lemur
  berekor cincin, lemur sutra, lemur wool, babi hutan, dan kelelawar.


e. Region Oriental
  Daerah persebaran region fauna oriental meliputi wilayah India, Indocina, Malaysia,
  dan Indonesia bagian barat. Jenis fauna khas tipe oriental antara lain beruang,
  banteng, badak bercula satu, orang utan, dan gabon. Selain itu terdapat berbagai
  jenis ikan dan reptil.
     f. Region Australia
       Region fauna Australia meliputi wilayah-wilayah Pulau Papua, Benua Australia, dan
       Pulau Tasmania. Kawasan ini ditandai dengan tipe fauna khas, seperti binatang
       berkantung (kanguru), platypus, wallaby, dan kuskus. Beberapa jenis burung khas
       region Australia antara lain cendrawasih, kasuari, emu, dan kakatua. Jenis reptil
       yang banyak dijumpai di sini adalah ular phyton, ular harimau penyengat, buaya, dan
       kadal.


     g. Region Selandia Baru
       Kawasan Selandia Baru memiliki tipe hewan tersendiri walaupun letaknya
       berdekatan dengan Australia. Sebagai contoh hewan kiwi merupakan jenis fauna
       yang hanya terdapat di pulau ini. Selain itu ada pula sphenodon yaitu sejenis amfibi
       purba yang masih bertahan hidup sampai kini




D. Model, Metode, dan Strategi Pembelajaran
  a. Model Pembelajaran
         Student Teams-Achievement Divisions (STAD)
         Picture and Picture


  b. Metode Pembelajaran:
         Cerama bervariasi
         Penugasan
         Life skill
        
  c. Strategi Pembelajaran:

     Tatap Muka                  Terstruktur                           Mandiri

    Menganalisis       Mendeskripsikan tentang flora    Siswa dapat membuatlkan
     sebaran flora        dan fauna di muka bumi           ringkasannya secara berkelompok!
     dan fauna          Mengamati peta sebaran flora     Siswa dapat Diskusikanlah
                          dan fauna di permukaan bumi      persebaran flora dan fauna di muka
                                                           bumi!
E. Sumber atau Bahan Pembelajaran
   1. Kurikulum KTSP dan perangkatnya
   2. Modul biosfer
   3. Buku Sekolah Elektronik Geografi:
            Iwan Gatos Sulistyanto.2009. Geografi 1. Jakarta: PT. Balai Pustaka
            Danang Endarto.2009.Geografi 1. Jakarta: PT.Grahadi
            Hartono.2009.Geografi : Jelajah Bumi dan Alam Semesta. Jakarta: CV. Citra
             Praya


F. Median dan Alat Pembelajaran
     Peta Indonesia dan Dunia
     Gambar-gambar yang relevan
     OHP / Slide Proyektor
     Internet


G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


     Pertemuan Ke 2
                     Aktivitas Pembelajaran                      A. Waktu           Metode
A. Pendahuluan                                                     5 Menit
    a) Guru menyapa dan mendata kehadiran peserta didik                            Ceramah
    b) Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
       pembelajaran                                                                Tanya jawab
    c) Guru menanyakan tetang jenis-jenis flora dan fauna di                       Ceramah
       setiap daerah
B. Kegiatan Inti                                                   30 Menit
  1. Eksplorasi                                                                    Ceramah
     a) Guru menjelaskan tentang persebaran flora dan fauna
           secara garis besar
     b) Guru menampilkan gambar-gambar yang relevan
           dengan materi
    2. Elaborasi
      a) Guru membagikan gambar flora dan fauna ke peserta              STAD
         didik
      b) Masing-masing peserta didik menjelaskan secara                 Life skill
         singkat tentang gambar yang telah dibagikan oleh               Picture and
         guru                                                           picture
      c) Setiap peserta didik mencocokkan gambar sesuai                 Tanya jawab
         dengan materi yang dipelajarinya
      d) Tanya jawab tentang persebaran flora dan fauna


    3. Konfirmasi
      a) Guru menambahkan tentang hal-hal yang belum                    Ceramah
         diketahui
      b) Memberikan umpan balik dan memotivasi peserta                  Tanya jawab
         didik
 C. Kegiatan Akhir/Penutup                                   10 Menit
    a) Bersama-sama mereview materi yang telah dibahas.                 Ceramah
    b) Menarik kesimpulan materi.                                       Ceramah
    c) Guru memberikan Pekerjaan Rumah (PR)                             Penugasan
    d) Guru menutup kegiatan pembelajaran                               Ceramah




I. Penilaian
   3. Teknik Penilaian   :
       c. Tes Tertulis : Tes Soal Essay
       d. Non Tes     : Tanya jawab selama proses pembelajaran


   4. Bentuk Instrument :
        d) Essay
        e) Diskusi
        f) Performance
  4. Kisi-kisi soal evaluasi
      Standar Kompetensi       : 1.   Menganalisis fenomena biosfer dan antroposfer
      Kompetensi Dasar         : 1.1. Menjelaskan pengertian fenomena biosfer


                  Indikator
   Materi                                          Jenis    Tingkat                             No
                 Pencapaian       Indikator soal                            Soal evaluasi
pembelajaran                                       Soal    kesukaran                            soal
                 kompetensi
                                                                       Apa yang dimaksud
                                  Menerangkan                          dengan region
                                       region      Essay       C2      paleartik? berikan        1
                                      paleartik                        contoh fauna yang
                                                                       berada didalamnya!
                                                                       Jelaskan perbedaan
                                                                       antara region neartik
                                  Membedakan                           dan region neotropik
                                 region neartik    Essay       C3      dipandang dari            2
                                  dan neotropik                        cakupan wilayah dan
               Menerangkan
                                                                       jenis flora fauna yang
               persebaran
                                                                       berada di dalamnya!
persebaran     flora dan
                                 Menganalisis
flora dan      fauna di
                                 fauna khas                            Mengapa terdapat
fauna didunia permukaan
                                 region                                fauna yang khas
               bumi                                Essay       C4                                3
                                 ethiopia di                           region ethiopia di
                                 pulau                                 pulau madagaskar?
                                 madagaskar
                                                                       Dari pembagian
                                 Mengidentifik
                                                                       region-region fauna,
                                 asi regin
                                                   Essay       C5      termasuk dalam region     4
                                 fauna di
                                                                       manakah negara
                                 indonesia
                                                                       Indonesia?
                                 Menjelaskan
                                                                       Jelaskan mengenai
                                 region            Essay                                         5
                                                                       region selandia baru!
                                 selandia baru
5. Soal Evaluasi
     Rambu-rambu pengerjaan soal latihan.
     a. Bacalah soal Anda baik-baik sebelum Anda menjawabnya
     b. Untuk mengerjakan soal latihan nomor satu Anda hanya perlu menyebutkan unsur-
        unsur pembentuk tanah saja.
     c. Untuk latihan nomor selanjutnya, Anda harus menjawab pertanyaan dengan
        menguraikan jawaban secara singkat dan tepat


        Soal Essay
         1. Apa yang dimaksud dengan region paleartik? berikan contoh fauna yang berada
             didalamnya!
         2. Jelaskan perbedaan antara region neartik dan region neotropik dipandang dari
             cakupan wilayah dan jenis flora fauna yang berada di dalamnya!
         3. Dari pembagian region-region fauna, termasuk dalam region manakah negara
             Indonesia?
         4. Dari pembagian region-region fauna, termasuk dalam region manakah negara
             Indonesia?
         5. Jelaskan mengenai region selandia baru!


         “ Kunci Jawaban Soal Essay “
No                                        Jawaban soal
 1     Region Paleartik
       Region fauna paleartik meliputi wilayah-wilayah benua Eropa, Rusia, pantai
       Pasifik Barat bagian utara termasuk Jepang, Laut Mediteran, dan Benua Afrika
       bagian Utara. Beberapa jenis hewan yang berasal dari region paleartik, antara lain
       kelinci, sejenis tikus, berbagai jenis spesies anjing, dan beberapa jenis kelelawar.
       Pada saat ini, hewan-hewan tersebut telah menyebar ke kawasan-kawasan lainnya.
       Beberapa jenis fauna paleartik yang masih bertahan di lingkungan aslinya, antara
       lain beruang panda yang terdapat di China, Unta di Afrika utara, binatang-binatang
       kutub utara, seperti
       rusa dan beruang kutub.
2   Region Neartik
    Region fauna neartik meliputi wilayah-wilayah Greenland dan Amerika Utara
    sampai bagian tengah Meksiko. Fauna khas kawasan ini antara lain tikus
    berkantung yang hidup di sekitar wilayah gurun Pasifik Timur, beberapa jenis
    kura-kura, ular berbisa, dan kalkun liar. Selain itu, beberapa jenis hewan
    paleartik, seperti anjing, kelelawar, bajing, dan kelinci terdapat di kawasan ini.
    Region Neotropik
    Daerah persebaran region fauna neotropik meliputi sebagian wilayah Meksiko
    terutama bagian selatan, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan kepulauan-
    kepulauan di Hindia Barat. Sifat fauna neotropik sangat bervariasi. Ada yang
    hanya terdapat di wilayah tertentu saja, seperti ikan Piranha dan Belut Listrik
    yang hanya dapat ditemui di sekitar Sungai Amazon, llama yaitu sejenis unta
    khas negeri Bolivia, dan tapir. Beberapa jenis spesies lainnya yang hidup di
    kawasan neotropik, antara lain beberapa jenis kera, reptil, dan hewan vertebrata
    lainnya.


3   Fenomena yang cukup menarik mengenai region fauna Ethiopia adalah tipe
    hewan yang terdapat di Pulau Madagaskar. Menurut sejarah ilmu kebumian,
    Madagaskar merupakan bagian Benua Afrika yang terlepas sehingga beberapa
    jenis spesies khas region Ethiopia dapat dijumpai di pulau ini, seperti kuda nil
    walaupun ukurannya lebih kecil. Di lain pihak kita dapat dijumpai beberapa
    jenis hewan tipe oriental. Hewan-hewan mamalia lain yang tersebar di wilayah
    Madagaskar antara lain lemur berekor cincin, lemur sutra, lemur wool, babi
    hutan, dan kelelawar.
4   Terdapat dua region fauna yang terdapat di wilayah kawasan Indonesia, yaitu
    region oriental dan region australis,
    Daerah persebaran region fauna oriental meliputi wilayah India, Indocina,
    Malaysia, dan Indonesia bagian barat. Jenis fauna khas tipe oriental antara lain
    beruang, banteng, badak bercula satu, orang utan, dan gabon. Selain itu terdapat
    berbagai jenis ikan dan reptil.
    Sedangkan Region fauna Australia meliputi wilayah-wilayah Pulau Papua,
    Benua Australia, dan Pulau Tasmania. Kawasan ini ditandai dengan tipe fauna
    khas, seperti binatang berkantung (kanguru), platypus, wallaby, dan kuskus.
             Beberapa jenis burung khas region Australia antara lain cendrawasih, kasuari,
             emu, dan kakatua. Jenis reptil yang banyak dijumpai di sini adalah ular phyton,
             ular harimau penyengat, buaya, dan kadal.




      5      Region Selandia Baru
             Kawasan Selandia Baru memiliki tipe hewan tersendiri walaupun letaknya
             berdekatan dengan Australia. Sebagai contoh hewan kiwi merupakan jenis
             fauna yang hanya terdapat di pulau ini. Selain itu ada pula sphenodon yaitu
             sejenis amfibi purba yang masih bertahan hidup sampai kini




6. Panduan Penilaian
      Soal essay
                                     Aspek Yang Dinilai                                        Skor
    Mampu menjawab dengan benar, baik secara induktif maupun secara deduktif                    4
    Mampu menjawab dengan benar, tetapi tidak memberikan jawaban yang singkat dan rinci         3
    Menjawan dengan singkat dan benar                                                           2
    Menjawab dengan rinci tetapi salah                                                          1
    Tidak menjawab                                                                              0
      Lembar Penilaian Diskusi
      Hari/Tanggal               : …………………………………………………….
      Topik Diskusi              : Merumuskan persebaran flora dan fauna didunia


                            Lembar Penilaian Diskusi (Kelompok)

                                             Aspek Penilaian
          Nama          Menyelesaikan                                  Penggunaan       Jumlah
No.                                           Kerjasama        Hasil
        Kelompok      Tugas Kelompok                                     Bahasa          Nilai
                                              Kelompok         Tugas
                         dengan Baik                                    yang Baik
 1          I
 2          II
 3         III




                             Lembar Penilaian Diskusi (Individu)

                                                     Aspek Penilaian
                                                                  Kemampuan
                                    Berani          Berani                     Penggunaan        Jumlah
No         Nama Siswa                                              Menjawab
                             Mengemukakan         Menjawab                          Bahasa       Nilai
                                                                  Pertanyaan
                                  Pendapat        Pertanyaan                      yang Baik
                                                                 Dengan Baik
1
2
3
4
5
Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif       Nilai kuantitatif
  Sangat baik          4         > 80
  Baik                 3         68 - 79
  Cukup                2         56 - 67
  Kurang               1         < 55


b. Penilaian untuk tugas karangan mengidentifikasi tentang pengertian biosfer Penilaian
    berdasarkan pada rubrik penilaian berikut ini.


Rubrik Penilaian Karangan
                   Aspek yang dinilai                  Nilai        Nilai       Deskripsi
                                                     kualitatif   kuantitatif   (Alasan)
 Pengantar menunjukkan isi
 Pengantar disajikan dengan bahasa yang baik
 Isi menunjukkan penjelasan dari
 kutipan/pendapat tokoh
 Isi disajikan dengan bahasa yang baik
 Penutup memberi kesimpulan akhir terhadap
 kutipan/pendapat tokoh
 Penutup disajikan dengan bahasa yang baik
 Nilai rata-rata
 Komentar



Kriteria Penilaian:
   Nilai kualitatif        Nilai kuantitatif
 Memuaskan                  4        > 80
 Baik                       3      68 - 79
 Cukup                      2      56 - 67
 Kurang                     1        < 55
   Performance
   Penilaian saat tanya jawab, lihat rubrik penilaian berikut ini.


Rubrik Penilaian
Hari/Tanggal          : ……………………………………………………..
Topik masalah         : ……………………………………………………..
Nama Siswa            : .................................................................................
               Aspek yang dinilai                                      Nilai                 Nilai          Deskripsi
                                                                   kualitatif           kuantitatif         (Alasan)
 Kemampuan mengidentifikasi masalah
 Kemampuan merumuskan masalah
 Kemampuan menganalisis masalah
 Kemampuan memecahkan masalah
 Partisipasi dalam tanya jawab
 Kemampuan mengemukakan pendapat dan
 menghargai pendapat orang lain
 Kemampuan penggunaan bahasa yang baik
 dalam tanya jawab
 Nilai rata-rata
 Komentar




Penghitungan Nilai Akhir




Mengetahui,                                                          Kulon Progo, ……………………..
Kepala SMAN1 Godean                                                  Guru Geografi




                                                                     Dadang Novanda Zatnika, S.Pd
NIP.                                                                 NIM. 124 222 99 011

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:0
posted:6/11/2013
language:Malay
pages:37