Docstoc

RPP Sungai dan DAS

Document Sample
RPP Sungai dan DAS Powered By Docstoc
					                  RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Nama Sekolah            : SMAN 1 Godean
Mata Pelajaran          : Geografi
Kelas/Semester          : X (sepuluh) /2 (dua)
Standar Kompetensi : 3.        Menganalisis unsur-unsur geosfer
Kompetensi Dasar        : 3.4. Menganalisis hidrosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di
                              muka bumi


Alokasi Waktu           : 2 x 45 menit




A. Indikator
  1. Kognitif
     a) Produk
         -      Menjelaskan pengertian sungai
         -      Menguraikan macam-macam pengelompokan jenis sungai
         -      Menjelaskan penyebab kerusakan DAS
         -      Menjelaskan upaya pelestarian DAS
     b) Proses
         -      Meguraikan pengertian sungai
         -      Mengklasifikasikan macam-macam pengelompokan jenis sungai
         -      Menganalisis penyebab kerusakan
         -      Menguraikan upaya pelestarian DAS

  2. Afektif
       a) Karakter yang diharapkan dari peserta didik :
         1) Ingin tahu                              4) Jujur
         2) Kerja keras                             5) Logis
         3) Mandiri                                 6) Bertanggung jawab
      b) keterampilan sosial yang diharapkan dari peserta didik :
         1) Kerja keras                                4) Inovatif
         2) Aktif bertanya                             5) Kerja sama
         3) Saling menghargai


B. Tujuan Pembelajaran
  1) Kognitif
    a) Secara berkelompok siswa dapat meguraikan pengertian sungai
    b) Secara berkelompok siswa dapat mengklasifikasikan macam-macam pengelompokan
        jenis sungai
    c) Secara berkelompok siswa dapat menganalisis penyebab kerusakan
    d) Secara berkelompok siswa dapat menguraikan upaya pelestarian DAS



  2) Afektif
     a). Perilaku Berkarekter
       Terlibat dalam prosess belajar mengajar yang berpusat pada siswa, dan siswa
       diberikan kesempatan melakukan penilaian terhadap kesadaran dalam menunjukan
       kerakter :


                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih agar mampu
                hidup mandiri, tidak saling bergantung pada orang lain.
                Selama prosess pembelajaran berlangsung, dapat ditumbuhkan rasa ingin tahu
                peserta didik melalui pengamatan yang dilakukan.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih agar bersikaf
                jujur baik pada diri sendiri maupun orang lain.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih untuk selalu
                kreatif dalam kehidupan sehari-hari.
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih kemampuan
                berpikir logis
                Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih untuk selalu
                dapat dipercaya, tidak pernah curang dan tidak pernah mengambil keuntungan
                dari orang lain.
             Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dilatih untuk selalu
             bertanggung jawab.




     b). Keterampilan Sosial
       Terlibat dalam prosess belajar mengajar yang berpusat pada siswa, dan siswa
       diberikan kesempatan agar mampu menunjukkan keterampilan sosial sebagai berikut


             Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik mengajukan
             pertanyaan
             Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik selalu aktif
             memberikan idea tau pendapat
             Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dapat belajar
             menghargai hak orang lain.
             Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dapat menjadi
             pendengar yang baik.
             Selama proses pembelajaran berlangsung, peserta didik dapat melakukan
             kerjasama dengan baik.


  3) Psikomotor


C. Materi Pembelajaran
   1. Pengertian Sungai
             Sungai adalah bagian dari muka bumi yang karena sifatnya menjadi tempat air
      mengalir. Sifat yang dimaksud adalah bagian permukaan bumi yang paling rendah
      bila dibandingkan dengan daerah sekitamya.
   2. Pembagian Sungai
             Sungai-sungai yang ada telah dibagi dan atau dikelompokan berdasarkan pada
      pengelompokan yang ada, seperti pengelompokan berdasarkan arah aliran, keadaan
      air dan pola alirannya.
      a. Berdasarkan Arah Aliran yang Dilaluinya Sungai Dikelompokan menjadi:
          1) Sungai Konsekuen
      Sungai yang mengalirnya sesuai dengan kemiringan batuan daerah yang
      dilaluinya. Contoh: Sungai Indragiri menuruni Bukit Barisan di Riau.


   2) Sungai Subsekuen
      Sungai yang alirannya tegak lurus pada sungai konsekuen dan bermuara pada
      sungai konsekuen. Contoh: Sungai Opak di Yogyakarta.


   3) Sungai Obsekuen
      Sungai yang mengalirnya berlawanan dengan arah kemiringan lapisan batuan
      dan merupakan anak sungai subsekuen.


   4) Sungai Resekuen
      Sungai yang alirannya searah dengan sungai konsekuen dan merupakan anak
      sungai subsekuen.


   5) Sungai Insekuen
      Sungai yang arah alirannya tidak teratur dan tidak terikat dengan lapisan
      batuan yang dilaluinya.


b. Berdasarkan Keadaan Aliran Airnya Sungai dapat dibedakan Menjadi:
   Berdasarkan debit airnya (volume airnya), sungai dibedakan menjadi 4 macam
   yaitu sungai permanen, sungai periodik, sungai episodik, dan sungai ephemeral.
   1) Sungai Permanen, adalah sungai yang debit airnya sepanjang tahun relatif
      tetap. Contoh sungai jenis ini adalah sungai Kapuas, Kahayan, Barito dan
      Mahakam di Kalimantan. Sungai Musi, Batanghari dan Indragiri di Sumatera.


   2) Sungai Periodik, adalah sungai yang pada waktu musim hujan airnya banyak,
      sedangkan pada musim kemarau airnya kecil. Contoh sungai jenis ini banyak
      terdapat di pulau Jawa misalnya sungai Bengawan Solo, dan sungai Opak di
      Jawa Tengah. Sungai Progo dan sungai Code di Daerah Istimewa Yogyakarta
      serta sungai Brantas di Jawa Timur.
   3) Sungai Episodik, adalah sungai yang pada musim kemarau airnya kering dan
      pada musim hujan airnya banyak. Contoh sungai jenis ini adalah sungai
      Kalada di pulau Sumba. Sungai Ephemeral, adalah sungai yang ada airnya
      hanya pada saat musim hujan. Pada hakekatnya sungai jenis ini hampir sama
      dengan jenis episodik, hanya saja pada musim hujan sungai jenis ini airnya
      belum tentu banyak.


c. Berdasarkan Pola Alirannya sungai dapat dibedakan menjadi:
   1) Pola dendritik ialah pola aliran sungai yang anak-anak sungainya bermuara
      pada sungai induk secara tidak teratur. Pola aliran ini terdapat di daerah yang
      batuannya homogen dan lerengnya tidak begitu terjal.




      Gambar. Pola Aliran Sungai Dendritik


   2) Pola trellis ialah suatu pola aliran sungai yang sungai-sungai induknya hampir
      sejajar dan anak-anak sungainya. Anak-anak sungai ini hamper membentuk
      sudut 90° dengan sungai induknya.




      Gambar. Pola Aliran Sungai Trelis


   3) Pola rectangular ialah suatu pola aliran sungai yang terdapat di daerah yang
      berstruktur patahan. Pola aliran air membentuk sudut siku-siku.




      Gambar. Pola Aliran Sungai Rektangular
       4) Pola radial sentrifugal ialah suatu pola aliran sungai yang arahnya menyebar.
              Pola aliran ini terdapat di kerucut gunung berapi atau dome yang berstadium
              muda, pola alirannya menuruni lereng-lereng pegunungan.




          Gambar. Pola Aliran Sungai Radial Sentrifugal


       5) Pola radial sentripetal ialah pola aliran sungai yang arah alirannya menuju ke
              pusat. Pola aliran ini terdapat di daerah-daerah cekungan.




          Gambar. Pola Aliran Sungai Radial Sentripetal


       6) Pola paralel ialah pola aliran sungai yang arah alirannya hampir sejajar antara
              sungai yang satu dengan sungai yang lain. Pola aliran ini terdapat di daerah
              perbukitan dengan lereng yang terjal.


3. Manfaat Air Sungai Terhadap Kehidupan Manusia
       Air merupakan sumber kehidupan. Ini berarti banyak mahluk hidup yang tidak
   dapat tumbuh dan berkembang karena kekurangan air. Adapun manfaat sungai
   sebagai salah satu bentangan perairan darat, mulai dari yang sederhana seperti
   keperluan minum, mandi, dan mencuci, hingga kebutuhan yang lebih kompleks,
   seperti:
   a. Irigasi atau pengairan
       Khususnya di daerah kering orang membutuhkan air untuk mengairi sawah.
       Dalam sistem pertanian intensif sekarang ini, di daerah basah pun perlu pengairan
       agar diperoleh hasil yang lebih menguntungkan.
   b. Sumber tenaga
      Di daerah industri yang kondisinya memungkinkan, air dimanfaatkan sebagai
      penggerak turbin yang dihubungkan dengan generator, sehingga menghasilkan
      pembangkit tenaga listrik (PLTA).
   c. Keperluan domestic
      Air dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan primer rumah tangga, seperti air
      minum, memasak, mencuci, mandi. Bahkan bagi masyarakat kota, air juga
      dipergunakan untuk menyiram tanaman dan rumput hias di halaman.
   d. Sebagai sumber penghasil bahan makanan mentah
       Di sungai terdapat bermacam-macam ikan, udang, dan sebagainya yang dapat
      dijadikan sebagai sumber bahan makanan.
   e. Industri
      Sebagian besar industri, terutama di daerah perkotaan air juga sangat penting
      sebagai pencuci bahan dasar, pencair, atau pelarut bahan.
   f. Transportasi
       Sejak zaman dahulu, manusia telah memanfaatkan air sebagai sarana
      perhubungan. Sebab, hingga sekarang transportasi di perairan relatif lebih murah.
   g. Rekreasi dan olah raga
      Di sungai-sungai atau danau orang mengadakan rekreasi dan sekaligus merupakan
      sarana olah raga, seperti berenang, dayung, arung jeram, selancar angin, dan
      sebagainya


4. Daerah Aliran Sungai
      DAS adalah bagian dari muka bumi yang airnya mengalir ke dalam sungai
   tertentu. Dengan perkataan lain, daerah aliran sungai yaitu wilayah tampungan air
   hujan yang masuk ke dalam wilayah air sungai. Jadi, sebuah sungai beserta anak-anak
   sungainya membentuk satu daerah aliran. Dalam sistem DAS, ada tiga komponen
   yang mendukungnya, yaitu komponen masukan berupa curah hujan, komponen output
   berupa debit aliran dan polusi/sedimen, merupakan komponen proses yaitu manusia,
   vegetasi, tanah, iklim,dan topografi. Dilihat dari bentuknya, DAS ada yang membulat
   dan ada yang memanjang. Bentuk DAS yang berbeda tersebut menyebabkan cir-iciri
   hidrologi yang berbeda pula. DAS yang berbentuk memiliki potensi banjir yang lebih
   kecil dibandingkan dengan DAS yang memiliki bentuk membulat.
      Gambar. Bentuk DAS Membulat                Gambar. Bentuk DAS Memanjang


      Wilayah suatu DAS sangat luas, sering kali mencakup beberapa wilayah administrasi.
  Oleh sebab itu, pengelolaan DAS sering dilakukan secara lintas wilayah dan lintas
  sektoral. Jika pada DAS tidak dilakukan pengelolaan, maka akan terjadi degradasi dan
  kerusakan. Salah satu indikasi bahwa DAS telah mengalami degradasi adalah terjadinya
  banjir. Penurunan kualitas dan kerusakan DAS dapat dilihat dari beberapa petunjuk, antara
  lain adanya perubahan keseimbangan debit air sungai pada saat musim hujan dan musim
  kemarau, banjir di daerah hilir, air sungai yang keruh karena banyak mengandung sedimen
  lumpur, banyak organisme sungai yang mati karena pencemaran limbah kimia, dan
  banyaknya sampah rumah tangga di sungai.


D. Model, Metode, dan Strategi Pembelajaran
   a) Model Pembelajaran
      -   Model pembelajaran cooperative learning


   b) Metode Pembelajaran:
      -   Ceramah bervariasi
      -   Group Investigation
      -   Tanya jawab
      -   Penugasan
   c) Strategi Pembelajaran:

          Tatap Muka                   Terstruktur                        Mandiri

    Menganalisis                 Meguraikan pengertian      siswa dapat menguraikan
      hidrosfer dan                sungai                         pengertian sungai
      dampaknya terhadap
      kehidupan di muka           Mengklasifikasikan            Secara berkelompok siswa
      bumi                         macam-macam                    dapat mengklasifikasikan
                                   pengelompokan jenis            macam-macam
                                   sungai                         pengelompokan jenis sungai



                                Menganalisis penyebab        Secara berkelompok siswa
                                   kerusakan DAS dan upaya        dapat menganalisis penyebab
                                   pelestariannya                 kerusakan
                                                              Secara berkelompok siswa
                                                                  dapat menguraikan upaya
                                                                  pelestarian DAS




E. Sumber dan Bahan Pembelajaran

   1. Kurikulum KTSP dan perangkatnya
   2. Ersin Seyhan.1977. Fundamental of Hidrology. Amsterdam: Instituut Voor
      Aardwetenschappen Vrije Universiteit.
   3. Buku Sekolah Elektronik Geografi:
          Iwan Gatos Sulistyanto.2009. Geografi 1. Jakarta: PT. Balai Pustaka
          Danang Endarto.2009.Geografi 1. Jakarta: PT.Grahadi
          Hartono.2009.Geografi : Jelajah Bumi dan Alam Semesta. Jakarta: CV. Citra
           Praya
   4. Modul Hidrologi
F. Media Pembelajaran

  - Power Point
  - Gambar-Gambar yang relevan
  - OHP / Slide Proyektor
  - Internet




G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
               Aktivitas Pembelajaran                    A. Waktu     Metode

A. Pendahuluan                                           15 menit
                                                                     Ceramah
      Guru menyapa siswa, memimpin doa dan
       mempresensi siswa.
                                                                     Tanya Jawab
      Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
      Memotivasi     siswa     dengan    memberikan
       manfaat dari diberikannya materi mengenai
       macam-macam jenis dan tipe sungai serta
       pengertian DAS
      Apersepsi:
       -   Guru memberikan pertanyaan dan gambar
           untuk para siswa mengenai sungai yang
           pernah dilihat atau dikunjungi oleh peserta
           didik    guna   mengetahui     pengetahuan
           prasyarat yang dimiliki siswa sekaligus
           mengarahkan alam pikiran siswa menuju
           proses pembelajaran.
           contoh: coba perhatikan gambar yang ada
           di depan, gambar apakan ini?
           pernahkah kalian melihat sungai?
           Bagaimanakah       keadaan    sungai   yang
           pernah kalian amati?
B. Kegiatan Inti                                     60 menit

  Eksplorasi
                                                                 Ceramah
  Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
     Guru mengeksplorasi sejauhmana pengetahuan
      siswa mengenai materi yang akan dipelajari
      dengan memberikan pertanyaan mengenai
      klasifikasi sungai dan Daerah Aliran Sungai
      (DAS).
      Contoh: - Apa yang dimaksud dengan sungai?
               - Bagaimana       pembagian    atau
                   pengelompokan sungai?
               - Apa yang kalian ketahui mengenai
                   DAS?

      (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur,
      saling menghargai.);



  Elaborasi
  Dalam kegiatan elaborasi, guru menerapkan                      Group
  metode Group investigation yaitu dengan :                       investigation
     Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan
      tugas kelompok
     Guru membentuk kelompok secara heterogen
   Guru memanggil ketua kelompok dan setiap
    kelompok mendapat tugas satu materi/tugas
    yang berbeda dari kelompok lain
   Masing-masing kelompok membahas materi
    mengenai siklus air, air tanah, danau dan rawa
    secara kooperatif yang bersifat penemuan
   Setelah selesai diskusi, juru bicara kelompok
    menyampaikan hasil pembahasan kelompok
   Setiap siswa di luar kelompok presenter dapat                Tanya jawab
    mengajukan pertanyaan.
   Setiap siswa yang berada di dalam kelompok
    presenter harus menjawab pertanyaan atau
    member sanggahan yang ditanyakan oleh
    kelompok lain
   Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus
    memberi kesimpulan
      (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur,
      saling menghargai.);



  Konfirmasi
                                                                      Tanya jawab
  Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:
     Guru memberikan penguatan materi hasil
      diskusi (nilai yang ditanamkan: Kerja keras,
      Jujur, saling menghargai.);
     Menjelaskan tentang hal-hal yang belum                          Ceramah
      diketahui. (nilai yang ditanamkan: Kerja
      keras, Jujur, saling menghargai.)


C. Kegiatan Akhir/Penutup
     Secara bersama-sama guru dan para siswa             15 menit    Ceramah
      membuat kesimpulan mengenai materi yang
      telah dipelajari, kemudian guru memberikan                      Tanya jawab
      kesempatan bagi para siswa untuk bertanya
      mengenai materi yang kurang dimengerti
      (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur,
      saling menghargai.);
     Guru memberikan tugas           secara   individu               Penugasan
      berupa:
      -   membuat resume dari diskusi yang telah
          dilaksanakan yang dikumpulkan dalam
          bentuk   laporan    hasil     diskusi   pada
          pertemuan berikutnya
      -   menjawab soal-soal evaluasi
H. Penilaian
   1) Teknik Penilaian
      a) Tes Tertulis           : menggunakan soal evaluasi berbentuk esay


   2) Kisi-kisi soal evaluasi
      Standar Kompetensi        :    3.    Menganalisis unsur-unsur geosfer
      Kompetensi Dasar          :    3.4 Menganalisis hidrosfer dan dampaknya terhadap

                                           kehidupan di muka bumi

                  Indikator
   Materi                                              Jenis     Tingkat                               No
                 Pencapaian         Indikator soal                                Soal evaluasi
pembelajaran                                           Soal     kesukaran                             soal
                 kompetensi
                                                                              Jelaskan pengertian
               Meguraikan           Meguraikan                                sungai menurut anda
                                                                              sendiri yang berdasar
               pengertian           pengertian
                                                       uraian       C5        pada pengertian-         1
               sungai               sungai                                    pengerian sungai dari
                                                                              berbagai sumber yang
                                                                              telah anda baca!
                                    Mengklasifikas
                                    ikan
                                    pengelompoka                              Uraikan pembagian
                                                       uraian       C2        sungai menurut arah      2
                                    n sungai
                                                                              alirannya
                                    berdasarkan
                                    arah alirannya
  Sungai       Mengklasifika
                                    Membedakan
               sikan macam-
                                    jenis sungai                              Jelaskan perbedaan
               macam
                                    periodic dan                              antara sungai
               pengelompok                            Uraian        C3                                 3
                                                                              episodic dan sungai
                                    episodic                                  periodic!
               an jenis
               sungai
                                                                              Uraikan macam-
                                    Menguraikan                               macam sungai
                                    jenis sungai                              berdasarkan pola
                                                       uraian       C3                                 4
                                    berdasarkan                               alirannya, sertakan
                                    pola alirannya                            dengan gambar!
                                       Memprediksi                            Jelaskan komponen
                   Menganalisis        keadaan DAS                            pendukung DAS dan
   Daerah          penyebab            tanpa                                  bagaimana jika
   Aliran                                              Uraian       C6        seandainya DAS        5
                   kerusakan           komponen
   Sungai                                                                     kehilangan
                   DAS                 pendukung                              komponen
                                       DAS                                    pendukungnya!


3) Format Penilaian
   Soal Esay
                                         Aspek Yang Dinilai                                  Skor
    Mampu menjawab dengan benar, baik secara induktif maupun secara deduktif                   4
    Mampu menjawab dengan benar, tetapi tidak memberikan jawaban yang singkat                  3
    dan rinci
    Menjawan dengan singkat dan benar                                                          2
    Menjawab dengan rinci tetapi salah                                                         1
    Tidak menjawab                                                                             0


   Kriteria Penilaian:
   Nilai kualitatif        Nilai kuantitatif
     Sangat Baik           4          > 80
     Baik                  3          68 - 79
     Cukup                 2          56 - 67
     Kurang                1          < 55


   4) Bentuk Instrument           :
       Essay
             Soal Essay
                Kerjakan soal-soal dibawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat.
                1. Jelaskan pengertian sungai menurut anda sendiri yang berdasar pada pengertian-
                   pengerian sungai dari berbagai sumber yang telah anda baca!
                2. Uraikan pembagian sungai menurut arah alirannya
                3. Jelaskan perbedaan antara sungai episodic dan sungai periodic!
      4. Uraikan macam-macam sungai berdasarkan pola alirannya, sertakan dengan
          gambar!
      5. Jelaskan komponen pendukung DAS dan bagaimana jika seandainya DAS kehilangan
          komponen pendukungnya!


     “ Jawaban Soal Essay “
No                                           Jawaban

1      Sungai adalah bagian dari muka bumi yang karena sifatnya menjadi tempat air
      mengalir. Sifat yang dimaksud adalah bagian permukaan bumi yang paling rendah bila
      dibandingkan dengan daerah sekitarnya.




2        Berdasarkan Arah Aliran yang Dilaluinya Sungai Dikelompokan menjadi:
          1) Sungai Konsekuen
             Sungai yang mengalirnya sesuai dengan kemiringan batuan daerah yang
             dilaluinya. Contoh: Sungai Indragiri menuruni Bukit Barisan di Riau.
          2) Sungai Subsekuen
             Sungai yang alirannya tegak lurus pada sungai konsekuen dan bermuara pada
             sungai konsekuen. Contoh: Sungai Opak di Yogyakarta.
          3) Sungai Obsekuen
             Sungai yang mengalirnya berlawanan dengan arah kemiringan lapisan batuan
             dan merupakan anak sungai subsekuen.
          4) Sungai Resekuen
             Sungai yang alirannya searah dengan sungai konsekuen dan merupakan anak
             sungai subsekuen.


          5) Sungai Insekuen
             Sungai yang arah alirannya tidak teratur dan tidak terikat dengan lapisan batuan
             yang dilaluinya.

3            Sungai Periodik, merupakan sungai yang pada waktu musim hujan airnya
             banyak, sedangkan pada musim kemarau airnya kecil. Contoh sungai jenis ini
             banyak terdapat di pulau Jawa misalnya sungai Bengawan Solo, dan sungai
        Opak di Jawa Tengah. Sungai Progo dan sungai Code di Daerah Istimewa
        Yogyakarta serta sungai Brantas di Jawa Timur. Sedangkan Sungai Episodik,
        adalah sungai yang pada musim kemarau airnya kering dan pada musim hujan
        airnya banyak. Contoh sungai jenis ini adalah sungai Kalada di pulau Sumba.
        Sungai Ephemeral, adalah sungai yang ada airnya hanya pada saat musim hujan.
        Pada hakekatnya sungai jenis ini hampir sama dengan jenis episodik, hanya saja
        pada musim hujan sungai jenis ini airnya belum tentu banyak.
4   Berdasarkan Pola Alirannya sungai dapat dibedakan menjadi:
    1) Pola dendritik ialah pola aliran sungai yang anak-anak sungainya bermuara pada
        sungai induk secara tidak teratur. Pola aliran ini terdapat di daerah yang
        batuannya homogen dan lerengnya tidak begitu terjal.




        Gambar. Pola Aliran Sungai Dendritik
    2) Pola trellis ialah suatu pola aliran sungai yang sungai-sungai induknya hampir
        sejajar dan anak-anak sungainya. Anak-anak sungai ini hamper membentuk
        sudut 90° dengan sungai induknya.




        Gambar. Pola Aliran Sungai Trelis
    3) Pola rectangular ialah suatu pola aliran sungai yang terdapat di daerah yang
        berstruktur patahan. Pola aliran air membentuk sudut siku-siku.




        Gambar. Pola Aliran Sungai Rektangular


    4) Pola radial sentrifugal ialah suatu pola aliran sungai yang arahnya menyebar.
                   Pola aliran ini terdapat di kerucut gunung berapi atau dome yang berstadium
                   muda, pola alirannya menuruni lereng-lereng pegunungan.




                   Gambar. Pola Aliran Sungai Radial Sentrifugal
                5) Pola radial sentripetal ialah pola aliran sungai yang arah alirannya menuju ke
                   pusat. Pola aliran ini terdapat di daerah-daerah cekungan.




                   Gambar. Pola Aliran Sungai Radial Sentripetal
                6) Pola paralel ialah pola aliran sungai yang arah alirannya hampir sejajar antara
                   sungai yang satu dengan sungai yang lain. Pola aliran ini terdapat di daerah
                   perbukitan dengan lereng yang terjal.
       5           Dalam sistem DAS, ada tiga komponen yang mendukungnya, yaitu komponen
                   masukan berupa curah hujan, komponen output berupa debit aliran dan
                   polusi/sedimen, dan komponen proses yaitu manusia, vegetasi, tanah, iklim,dan
                   topografi. Ketiga komponen tersebut harus eksis dalam DAS demi kelangsungan
                   DAS itu sendiri, apabila salah satu komponen dalam DAS tersebut terganggu
                   atau bahkan rusak maka keseimbangan DAS juga akan terganggu.



I. Penilaian

Jenis tagihan         : Unjuk kerja
Bahan diskusi         : Menguraikan macam-macam dan jenis sungai serta pengertian DAS
1. Lembar Penilaian Diskusi
Hari/Tanggal       : …………………………………………………….
Topik Diskusi      : Menguraikan macam-macam dan jenis sungai serta pengertian DAS

                           Lembar Penilaian Diskusi (Kelompok)

                                       Aspek Penilaian
       Nama          Menyelesaikan                               Penggunaan   Jumlah
No.                                     Kerjasama        Hasil
      Kelompok      Tugas Kelompok                                 Bahasa      Nilai
                                        Kelompok         Tugas
                      dengan Baik                                 yang Baik
 1          I
 2         II
 3        III
 4        IV

                           Lembar Penilaian Diskusi (Individu)

                                               Aspek Penilaian
                                                        Kemampuan                      Jumlah
No       Nama Siswa           Berani          Berani                    Penggunaan
                                                          Menjawab                      Nilai
                           Mengemukakan     Menjawab                      Bahasa
                                                         Pertanyaan
                             Pendapat       Pertanyaan                   yang Baik
                                                        Dengan Baik
 1    Hendi Riswandi Ali
 2    Muh Lukman S.
 3    Tri Usnu Riyanto
 4    Dwi Angga O.
 5    Rani Prima Yunika
 6    Jamilah R.
 7    Samiaji Sapto W.
 8    Melta Susani
 9    Ardi Wiyanto
10    Bangkit Setyo N.
11    Menik Purwanti
12    Mugiyono
13    Sumilah
14    Gozali Qodratullah
Kriteria Penilaian:
Nilai kualitatif      Nilai kuantitatif
 Sangat baik          4       > 80
 Baik                 3       68 - 79
 Cukup                2       56 - 67
 Kurang               1       < 55

2. Lembar Penilaian Resume
               Aspek                        Nilai              Nilai
                                                                             Deskripsi (Alasan)
                                          kualitatif        kuantitatif

 Pengantar menunjukkan isi
 Pengantar disajikan dengan bahasa
 yang baik
 Isi menunjukkan penjelasan dari
 kutipan/pendapat tokoh
 Isi disajikan dengan bahasa yang
 baik
 Penutup memberi kesimpulan akhir
 terhadap kutipan/pendapat tokoh
 Penutup disajikan dengan bahasa
 yang baik
 Nilai rata-rata
 Komentar
Penghitungan Nilai Akhir




Mengetahui,                                            Kulon Progo, ……………………..
Kepala SMAN1 Godean                                    Guru Geografi




                                                       Dadang Novanda Zatnika, S.Pd
NIP.                                                   NIM. 124 222 99 011

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1
posted:6/11/2013
language:Malay
pages:19