Docstoc

2 PJK

Document Sample
2 PJK Powered By Docstoc
					2. Penyakit Jantung Koroner

    anis. madkhan@gmail.com
MASALAH PADA SYSTEM CARDIOVASKULER


System cardiovaskuler berperan dalam homeostasis dengan :
1. Mensuplay O2, Nutrient
2. Membuang sisa metabolisme
3. Membantu dalam keseimbangan cairan dan elektrolit

Melalui fungsi utama :
* Jantung sebagai pompa
* Vaskuler sebagai saluran

Gangguan system cardiovaskuler akan mengganggu kesehatan sel.

Dapat terjadi jika : abnormalitas struktur atau fungsi Jantung &atau
Vaskuler.
Apa Diagnosa dibawah ini ???
 Pasien datang dengan keluhan nyeri
 dada kiri menjalar ke rahang & leher,
 serta kadang mual, keringat dingin &
 sesak nafas. Lebih terasa setelah
 makan dan bekerja.
Masalah Jantung
       Stress pada otot jantung akan merangsang mekanisme kompensasi untuk
        mempertahankan ventrikuler output.
Sumber Stress :
1. Stress Langsung
   Masalah yang mengganggu struktur/ fungsi jantung sehingga pompa jantung
        tak efektif.
    a. Sumbatan/ penyempitan arteri coronaria : 1) Ischemia         2) Infark
        Mioakrd
    b. Infeksi/ Inflamasi : 1) Pericarditis          2) Miocarditis 3)
        Endocarditis
    c. Penyakit Jantung Kongenital : 1) Acyanotic 2) Cyanotic
    d. Arrythmia
2. Stress Tak Langsung
    Masalah diluar jantung yang meningkatkan beban jantung.
     a. Keseimbangan cairan
     b. Keseimbangan elektrolit
???
Gambaran Sumbatan
SUMBATAN/ PENYEMPITAN ARTERI KORONARIA

   Sumbatan/ penyempitan partial arteri koronaria
   Menyebabkan menurunnya suplay darah pada daerah tertentu.

   Penyebab Utama :
   * Artheriosclerosis/ atherosclerosis/ keduannya.
   * Spastic Constriccion akibat :
       - Angin/ dingin
       - Intake caffein atau nicotine >>>
       - Anxiety
       - Kelelahan fisik

   * Thrombus/ embolus
Manifestasi Klinis Sumbatan Partial


   Sumbatan partial supplay darah (oksigen) menurun
    metabolisme anaerob asam laktat >>>
    merangsang reseptor nyeri ujung syaraf bebas
    NYERI DADA

   Akumulasi asam laktatmenurunnya kativitas
    selpembentukan energi menurun..
    Supplay darah menurunpembentukan energi
    menurunkekuatan pompa jantung
    menurunstroke volume menurunmengaktifkan
    syaraf simpatis sehingga SA Node terangsangHR
    meningkat (TAKHIKARDI).
KLASIFIKASI ANGINA/ NYERI DADA
                Angina Pektoris Stabil (Stable Angina)
       Adalah sakit dada yang timbul saat melakukan
        aktivitas. Rasa sakit tidak lebih dari 15 menit dan
        hilang dengan istirahat.
                Angina Pektoris Tidak Stabil (Unstable Angina)
       Adalah sakit dada yang timbul saat istirahat,
        lamanya lebih dari 15 menit, ada peningkatan
        dalam frekuensi sakitnya atau ada gejala
        pemburukan.
                Angina Variant/ Prinzmetal
       Adalah bentuk angina tidak stabil yang disebabkan
        oleh spasme arteri koronaria.
Manifestasi Klinis Sumbatan Partial


   Peningkatan aktivitas simpatiskonstriksi pembuluh
    darah perifertahanan perifer naikTEKANAN
    DARAH NAIK

   Terjadi perubahan lingkungan didalam otot jantung :
    - PH menurun     - Elektrolit       - Keadaan otot
    jantung
    Menyebabkan gangguan pada konduksi jantung
    danterjadi PERUBAHAN GAMBARAN EKG.
    Manifestasi Klinis Sumbatan/ Penyempitan TOTAL

   Oklusi total arteri coronaria dalam 30 detik akan
    menyebabkan ischemia perubahan metabolisme
    anaerobproduksi asam laktatdan seterusnya.

   Oklusi > 20 menitterjadi perubahan seluler :
    Rupture membran sel dan terjadi nekrosis sel 
    Lysozymes keluar  cedera sel sekitar dan terjadi
    reaksi inflamasimuncul tanda radang
    (LEUKOSITOSIS, DEMAM).
Manifestasi Klinis Sumbatan/ Penyempitan TOTAL

   Karena membran sel rusak maka enzyme intrasel ke
    extracell menyebabkan peningkatan nilai SGOT,
    LDH, CPK dalam plasma.

   Terjadi perubahan lingkungan otot jantung
    perubahan gambaran EKGDYSRITMIA
Manifestasi Klinis Sumbatan/ Penyempitan TOTAL


  Cedera Jaringan :
  Peningkatan hidrogen
  Peningkatan ion intrasel pada intertitial
  Peningkatan prostaglandin, kinin, serotonin.

  NYERI HEBAT

  Perangsangan syaraf simpatis

  MUAL, MUNTAH
  TACHICARDIA
  KULIT PUCAT, DINGIN, DIAPHORESIS
Manifestasi Klinis Sumbatan/ Penyempitan TOTAL


  Penurunan kemampuan kontraksi jantung perfusi
  jaringan menurun vasodilatasiHIPOTENSI

  Penyembuhan jaringan nekrotik terjadi setelah
  beberapa minggu :
  2 –3 hari terjadi degradasi dan pembersihan jaringan
  nekrotik.
  Setelah 3 minggu terjadi pengisian bekas jaringan
  nekrotik oleh jaringan parut, yang akan stabil setelah
  6 minggu - 3 bulan.
TANDA ISKEMIA & INFARK
 Iskemia Miokard : depresi segmen ST atau
  gelombang T terbalik.
 Infark Miokard : gelombang Q pathologis
       Fase akut : disertai elevasi segmen ST atau
        hanya elevasi segmen ST.
       Fase subakut : disertai gelombang T terbalik.
       Fase Old : gelombang Q pahologis, segmen ST
        dan gelombang T normal.
Tempat Nyeri Dada




            http://www.pedulikolesterol.com/site/images/clips/clip_image002.jpg
             PATHWAY INFARK / ISCHEMIA MIOCARD
             M. M. Anis (2005)


                                                                     ateroskerosis              Increase miocardial                    Increase body
                                                                                                  oxygen demand                        oxygen demand

                                                                                               Coronary arteries
                                                                                                 not dilatation
                                                           Partial / total obtstruction of
                                                                  coronary arteries


                                                               Descreased / absent
                                                             myocardial oxygen supply.

              Myocardial infarck
                                                                 myocardial ischemia

               Lisis Sel Miocard
                                                                 Anaerob glikolisis

                Out of Enzim       Hambatan / Perubahan
                Intracell & K       depolarisasi Miocard       Lactid acid production



                  Peradangan                                           PAIN                  ANXIETY               SLEEP PATTERN
                                                                                                                    DISTURBANCE

                           Descrease
     descrease
                         Stroke Volume
                                               DISRITMIA
Miocard contractility
                                                                  Aktif Syaraf simpatis         Kulit dingin, pucat, keringat, TD naik
                           Descrease           Rangsangan                   >>>                 Takikardia
                         Cardiac Output       Baroreseptor             parasimpatis             Mual & Muntah


                    Descrease cell of body                           ACTIVITY
                                                 Fatique
                        blood supplay                              INTOLERANCE
                                                                                               Corwin EJ., (2001:363-372), Lewis et all (2000:873-875)
Prinsip Intervensi
Keperawatan pada PJK :

 Meningkatkan    suplai darah (oksigen
  dan nutrisi) ke miokard.
 Menurunkan beban kerja jantung.
 Mencegah komplikasi penyakit jantung.
Tugas 1 :
 Jelaskan DIAGNOSA KEPERAWATAN
  UTAMA pada pasien dengan Penyakit
  Jantung Koroner !
 Jelaskan DIAGNOSA KEPERAWATAN
  yang mungkin muncul pada pasien
  dengan Penyakit Jantung Koroner !
 Jelaskan intervensi dari masing-masing
  diagnosa tersebut !
Tugas 2 :
 Jelaskan   perbedaan NYERI pada :
   Angina  Pektoris Stabil
   Angina Pektoris Un-Stabil

   Infark Miokard
Tugas 3 :
 Tugas Kelompok (masing-masing
  kelompok 2 mahasiswa).
 Berperan sebagai pasien Angina/ Infark
  dan sebagai perawat.
 Melakukan Asuhan Keperawatan.
Latihan 1 :
   Tn. N, usia 50 tahun, pada saat berolahraga mengeluh nyeri
    hebat pada dada kiri disertai sesak nafas. Kemudian
    beristirahat lebih kurang 15 menit dan berangsur-angsur
    nyeri hilang.
Latihan 2 :
   Tn. N, usia 50 tahun, pada saat berolahraga mengeluh nyeri
    hebat pada dada kiri disertai sesak nafas. Kemudian
    beristirahat lebih kurang 15 menit dan berangsur-angsur
    nyeri hilang. Sampai dirumah pada saat sedang duduk-duduk
    sehabis mandi, tiba-tiba nyeri timbul kembali dengan
    hebatnya. Karena hampir 30 menit nyeri tidak mereda dan
    malah bertambah hebat kemudian dibawah ke Rumah Sakit.
    Hasil pengkajian adalah nyeri skala 8, menjalar ke bahu dan
    tangan kiri, mudah lelah, palpitasi, keluar keringat dingin.
    Riwayat kesehatan merokok, pernah terjadi hipertensi. Hasil
    konsultasi psikolog termasuk kepribadian type A. Suhu 38,2 
    C, Nadi 120 X/menit, Respirasi 26 X/menit, Tekanan darah
    190/90 mmHg, tinggi badan 165 cm, berat badan 65 kg. Hasil
    pemeriksaan EKG adalah gelombang Q patologis, ST dan
    Gelombang T normal.
Latihan 3 :
   Tn. MI umur 51 tahun dirawat di ICCU karena mengeluh nyeri
    dada dengan skala 8, menjalar ke bahu dan tangan kiri, mudah
    lelah, palpitasi, sering keluar keringat dingin. Riwayat
    kesehatan : merokok, pernah terjadi hipertensi. Hasil
    konsultasi psikolog : termasuk kepribadian type A. Hasil
    pemeriksaan fisik suhu 36,2 C, nadi 100 X/menit, respirasi
    22 X/menit, tekanan darah 90/60 mmHg, termasuk obesitas.
    Hasil pemeriksaan EKG adalah gelombang Q patologis, ST dan
    Gelombang T normal.
   Pasien terpasang infus D 5% 20 tetes permenit pada lengan
    kanan sejak 3 hari yang lalu, terpasang EKG monitor,
    terpasang kateter.
Latihan 4 :
   Tn. A usia 60 tahun periksa di Poli Umum RSU PKU
    Gombong karena mengeluh seminggu yang lalu dada
    kirinya terasa nyeri pada saat bermain tenis, akan
    tetapi bila duduk/istirahat nyerinya berangsur-
    angsur mereda dan hilang. Tn. A bertanya tentang
    masalah yang dihadapinya dan harus bagaimana.
    Kemudian oleh perawat dilakukan pemeriksaan EKG
    hasilnya dalam keadaan normal. Data lain yaitu
    tekanan darah 140/90 mmHg, pernafasan 16 X
    permenit, nadi 70 X permenit. Tinggi badan 165
    cm dan berat badan 75 kg. Riwayat kesehatan
    yaitu merokok sejak usia 16 tahun sampai sekarang.
Matur Nuwun

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:0
posted:6/5/2013
language:Unknown
pages:26