Docstoc

Skripsi STUDI TENTANG MOTIVASI BERJILBAB DAN KETERKAITANNYA DENGAN AKHLAK SISWA DI SMA NEGERI 1 KLIRONG

Document Sample
Skripsi STUDI TENTANG MOTIVASI BERJILBAB DAN  KETERKAITANNYA DENGAN AKHLAK SISWA DI SMA NEGERI 1 KLIRONG Powered By Docstoc
					STUDI TENTANG MOTIVASI BERJILBAB DAN KETERKAITANNYA
     DENGAN AKHLAK SISWA DI SMA NEGERI 1 KLIRONG
                            TAHUN 2012




                              SKRIPSI



                                Oleh :

                             MULYATI

                               2083179



              Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan
  Memenuhi Syarat-syarat guna Mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Islam
        Program Studi Pendidikan Agama Islam, Jurusan Tarbiyah
   Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Kebumen



    SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NAHDLATUL ULAMA
                        (STAINU) KEBUMEN
                                 2012


                                   i
                              SKRIPSI

STUDI TENTANG MOTIVASI BERJILBAB DAN KETERKAITANNYA
    DENGAN AKHLAK SISWA DI SMA NEGERI 1 KLIRONG
                     TAHUN 2012

                               Oleh
                             MULYATI
                              2083179

         Telah di munaqosahkan di depan sidang penguji
                  pada tanggal 3 November 2012
             dan telah dinyatakan memenuhi syarat
     guna memperoleh gelar Sarjana Strata 1 Pendidikan Islam
                    pada tanggal ......................

                             Pembimbing



                       Drs. H. Khamid, M.Pd.I
                             NIK. 09211

          Penguji I                                  Penguji II



   Drs. H. Hartono, M.Pd.I             H. Muhammad Bahrul Ilmie, S.Ag, M.Hum
         NIK. 08321                                NIK. 09511

                           Pimpinan Sidang
           Ketua                                     Sekretaris



   Drs. H. Hartono, M.Pd.I             H. Muhammad Bahrul Ilmie, S.Ag, M.Hum
         NIK. 08321                                NIK. 09511

                            Mengesahkan
                       Ketua STAINU Kebumen



                      Imam Satibi, S.Ag., M.Pd.I
                            NIK. 09612



                                  ii
                         SURAT PERNYATAAN


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama                  : MULYATI
NIM                   : 2083179
Jurusan / Program    : PAI/S1
Tahun Akademik       : 2011/2012
Judul Skripsi        : STUDI TENTANG MOTIVASI BERJILBAB DAN
                       KETERKAITANNYA DENGAN AKHLAK SISWA DI
                       SMA NEGERI 1 KLIRONG TAHUN 2012
Pembimbing           : Drs. H. KHAMID, M.Pd.I


       Dengan ini saya menyatakan bahwa naskah skripsi ini adalah benar-benar
hasil penelitian / pengkajian mendalam terhadap suatu pokok masalah yang
dilakukan secara mandiri di bawah bimbingan dosen pembimbing dan
berdasarkan metodologi karya ilmiah yang berlaku di STAINU Kebumen. Dan
dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh
gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga
tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang
lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam
daftar pustaka.
       Jika dalam perjalanan waktu terbukti skripsi karya saya tidak sesuai
dengan pernyataan ini, saya bersedia menanggung segala resiko, termasuk
pencabutan gelar kesarjanaan yang saya sandang.


                                                Kebumen, 12 November 2012
                                                      Yang Menyatakan




                                                         MULYATI


                                       iii
                                      MOTTO




           “ ….. katakanlah kepada wanita-wanita : “Hendaklah mereka

           menundukkan pandangan mereka dan memelihara kehormatan mereka.

           Dan janganlah memperlihatan perhiasan mereka, kecuali yang lazim

           tampak. Dan hendaklah menutupkan kudung-kudung mereka pada dada

           mereka. Dan janganlah memperlihatkan perhiasan-perhiasa mereka

           kecuali kepada suami-suami mereka atau ayah mereka”

                                  (QS (24) An Nur : 31 )1)




      1)
        Departemen Agama RI, AL-Qur’an Al Karim dan Terjemahannya, (Semarang : PT Karya
Toha Putra, 2009), hal. 282


                                          iv
                              PERSEMBAHAN



Skripsi ini ku persembahkan untuk :

   1. Bapak dan Ibuku terkasih yang selalu memberi kasih sayang dan

       dukungan.

   2. Suamiku tersayang yang selalu memberi semangat dan motivasi.

   3. Keluarga besar SMA Negeri 1 Klirong.

   4. Almamater tercinta.

   5. Teman-teman seperjuangan.




                                      v
                            KATA PENGANTAR




       Tiada bait keindahan yang terpancar dari serpihan jiwa kesalahan dan

kenaifannya. Selain rasa syukur yang amat khidmat, penulis persembahkan pada-

Mu Sang Maha Segalanya, Sang Penguasa Seluruh Alam Raya ini, yaitu Alloh

SWT. Tuhan semesta alam, karena berkat, rahmat, hidayah Inayah serta

maghfirohnya sehingga skripsi ini berhasil penulis selesaikan. Judul yang penulis

pilih adalah “STUDI TENTANG MOTIVASI BERJILBAB DAN AKHLAK

SISWA YANG BERJILBAB DI SMA NEGERI 1 KLIRONG TAHUN 2012”.

       Sholawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada sang revolusioner

sejati yaitu Nabi Muhammad SAW pemberi syaf’at dan yang telah meluruskan

alam semesta, manusia hingga mampu memberi petunjuk jalan untuk menegakkan

panji kebenaran dengan berbagi sauri tauladan.

       Penulis yakin tanpa adanya pertolongan dari Alloh SWT, petunjuk serta

bimbingannya, kemauan dan tekad dari penulis serta berbagai motivasi dari

berbagai pihak sudah tentu skripsi ini tidak akan selesai dengan baik dan tepat

waktunya.

       Dalam proses skripsi ini, penulis berterima kasih yang setulus-tulusnya

kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran dalam penyusunannya,

utamanya kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran dalam

penyusunannya, utamanya kepada yang terhormat :

   1. Bapak Imam Satibi, M.Pd.I, selaku Ketua STAINU Kebumen.




                                       vi
   2. Bapak Drs. H. Khamid, M.P.I, selaku Pembimbing yang telah memberikan

       bimbingan dan arahan dalam menyusun skripsi ini.

   3. Staf dan Karyawan STAINU Kebumen yang telah memberi bantuan dalam

       pengadaan referensi.

   4. Bapak dan Ibu yang selalu memberikan restu dan do’a serta dukungan

       moril maupun materiil sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.

   5. Semua pihak yang telah membantu baik dari segi materiil maupun moril

       yang tidak dapat disebut satu persatu.



       Akhirnya harapan dan do’a penulis mudah-mudahan amal baik dari semua

pihak diterima disisi Allah SWT sebagai amal yang dilipat gandakan pahalanya,

sehingga skripsi yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan

bagi para pembaca pada umumnya. Amin.




                                                 Kebumen, 12 November 2012
                                                          Penulis



                                                          MULYATI




                                        vii
                                                 DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL …………………………………………………………..
                                     i
HALAMAN PENGESAHAN………………………………………………… ii
SURAT PERNYATAAN ………………………………………………….                                                                            iii
MOTTO …………………………………………………………………….. iv
PERSEMBAHAN ………………………………………………………….. v
RESUME .......................................................................................................... vi
DAFTAR ISI ………………………………………………………………… vii
BAB I PENDAHULUAN …………………………………………………….
                                      1
            A. Latar Belakang Masalah ……………………………………………..
                                                      2
            B. Pembatasan Masalah ………………………………………………..
                                                   2
            C. Perumusan Masalah ………………………………………………….
                                                   3
            D. Penegasan Masalah ………………………………………………….
                                                   5
            E. Tujuan Penelitian …………………………………………………..
                                                    6
            F. Kegunaan Penelitian ………………………………………………..
                                                    7
BAB II KERANGKA TEORI……………………………………………………..
                                        7
            A. Landasan Teori ………………………………………………………
                                                  18
            B. Hasil Penelitian Terdahulu …………………………………………..
                                                         19
            C. Fokus Penelitia ……………………………………………………..
                                                   20
BAB III METODE PENELITIAN ………………………………………………
                                           21
            A. Pendekatan Penelitian………………………………………………..
                                                     22
            B. Desain Penelitian …………………………………………………..
                                                    24
            C. Subjek Penelitian ……………………………………………………
                                                    26
            D. Teknik Pengumpulan Data ………………………………………….
                                                      26
            E. Teknik Analisis Data………………………………………………..
                                                     27
BAB IV HASIL PENELITIAN ……………………………………………… 47
            A. Gambaran Umum SMA Negeri 1 Klirong ……………………….
                                                           63
            B. Motivasi Berjilbab Bagi Siswa SMA Negeri 1 Klirong ……….. 63
            C. Keadaan Akhlak Siswa yang Berjilbab ………………………...




                                                         viii
BAB V PENUTUP …………………………………………………………….
                                     61
     A. Kesimpulan …………………………………………………………
                                        61
     B. Saran ……………………………………………………………….
                                      63
     C. Kata Penutup………………………………………………………63
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN




                     ix
                                            BAB I

                                     PENDAHULUAN



A. Latar Belakang Masalah

            Fenomena semaraknya pemakaian busana muslim dikalangan kaum

    wanita muslim di Indonesia akhir-akhir ini patut disyukuri, karena dari

    kalangan kaum yang ekonominya rendah sampai kaum yang ekonominya

    tinggi bahkan dari orang tua atau dewasa sampai anak-anak sudah banyak

    yang memakai pakaian yang sesuai dengan aturan agama Islam, yaitu busana

    muslim yang dapat menutupi aurat. Dengan banyaknya wanita yang dapat

    menutupi auratnya, maka agama Islam akan dapat berkembang dengan baik,

    karena banyak wanita             yang mempunyai sikap dan perilaku                        yang

    menyempurnakan keimanan terhadap Alloh.

            Kita juga tidak dapat memungkiri bahwa saat ini juga masih ada wanita

     yang sangat berani memakai pakaian seksi dan sengaja menonjolkan lekuk

     tubuhnya tanpa mempunyai rasa malu, bahkan mereka terlihat bangga jika

     banyak orang yang memandangnya, karena mereka berfikir bahwa dirinya

     begitu sempurna dan menarik.

            Busana menunjukkan kepribadian.1) Pakaian dapat dijadikan tolak ukur

     kepribadian seseorang yang memakainya. Kembali pada permasalahan bahwa

     saat ini siswa ( pelajar putri ) di sekolah umunya memakai busana muslim

     sebagai cermin dari keimanan yang direalisasikan dalam tindakan sehari-hari

      1)
         Feryanto Hadi, Cantik tanpa Lipstik, cetakan ke satu, (Yogyakarta : Pustaka Marwa,
2008 ), hal. 25


                                               1
   yang bersifat Dzahiriyah. Begitu juga yang terjadi pada siswa SMA Negeri 1

   Klirong, sebagian besar dari mereka dalam proses pembelajaran di sekolah

   memakai jilbab.

         Dengan demikian jelas sudah bahwa setiap wanita muslim harus

   menutup auratnya sebagai cermin dari keimanan, selalu menghiasi tubuh

   mereka dengan jilbab yang menutupi sampai dada sehingga aurat tetap terjaga

   dari pandangan yang dapat memicu terjadinya fitnah dan maksiat.



B. Pembatasan Masalah

         Agar penelitian ini sesuai dengan tujuan dan mencapai sasaran perlu

   adanya pembatasan masalah. Berawal dari latar belakang yang telah penulis

   jelaskan, maka dalam penelitian ini penulis hanya meneliti tentang:

   1. Faktor motivasi dari dalam dan luar siswa yang mempengaruhi siswa

      untuk memakai jilbab di SMA Negeri I Klirong.

   2. Akhlak siswa yang memakai jilbab di SMA Negeri I Klirong.



C. Perumusan Masalah

         Berdasarkan pada latar belakang dan pembatasan masalah yang ada,

   dapat dirumuskan pokok-pokok permasalahan yang memerlukan pembahasan

   lebih lanjut. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini

   adalah :

   1. Faktor apa yang memotivasi siswa untuk memakai jilbab di SMA Negeri I

      Klirong tahun 2012?



                                       2
    2. Bagaimana akhlak siswa yang berjilbab di SMA Negeri I Klirong?



D. Penegasan Istilah

             Untuk menghindari kesalah pahaman atau pengaburan makna terhadap

    penafsiran istilah dan untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai judul

    di atas, terlebih dahulu penulis akan memberikan penegasan beberapa istilah

    terhadap kata yang dianggap penting sebagai penunjuk arah pembahasan

    seperti yang penulis kehendaki.

    1.      Studi

                    “Studi” adalah kajian atau telaah ilmiah.2) Study berarti juga

            penggunaan waktu dan pikiran untuk memperolah ilmu pengetahuan.

            Jadi studi adalah pelajaran atau pembelajaran.

    2. Motivasi

                    Motivasi berasal dari bahasa Inggris “motion” yang berarti

            gerakan atau sesuatu yang bergerak dan “motive” yang berarti alasan,

            sebab, sedangkan “motivate” berarti menyebabkan dan “motivation”

            berarti pengalasan, daya batin. Dalam psikologi motive berarti

            rangsangan, dorongan atau pembangkit tenaga bagi terjadinya suatu

            tingkah laku.3) Terkait penelitian kami tentang motivasi yang dimaksud

            adalah dorongan yang ada pada siswa di SMA Negeri 1 Klirong yang



      2)
          Pius Abdillah dan Danu Prasetya, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, (Surabaya :
Arkola), hal. 679.


      3)
           H. Akhmad Fauzi, Psikologi Umum, (Bandung : PUSTAKA SETIA, 1997), hal 60.


                                             3
       menyebabkan mereka berjilbab baik motivasi dari dalam maupun dari

       luar.

3. Jilbab

                Kata jilbab berasal dari bahasa Arab yang jamaknya “Jalaabiib”

       yang artinya pakaian yang luas. Al qur’an juga memakai kata lain yang

       maknanya hampir sama dengan jilbab yaitu “Khumur” atau kerudung

       yang artinya tutup yang menutupi kepala, leher, sampai dada wanita. Jadi

       arti jilbab adalah pakaian yang lapang dan dapat menutupi aurat wanita

       kecuali muka dan kedua telapak tangan sampai pergelangan tangan saja

       yang ditampakkan. 4)

                Akan tetapi “Jilbab” dalam judul yang peneliti maksudkan adalah

       busana muslimah yang lazim dipakai ketika sekolah sebagai pakaian

       seragam yang khas meliputi kerudung, baju lengan panjang dan rok

       panjang.

4. Akhlak

                Akhlak dapat diartikan sebagai moral atau sikap, sesuatu yang

      pasti dimiliki oleh setiap insan. Akhlak merupakan sebuah presentasi dari

      gejala-gejala kejiwaan. Akhlak juga dapat dikatakan sebagai suatu

      cerminan dari apa yang telah diimankan kepada Allah SWT. Peran akhlak

      sangat besar dalam membentuk sikap serta kepribadian, akhlak yang

      dimiliki akan menentukan sikap dan kepribadian dalam kehidupan, baik

      kehidupan di rumah, di sekolah maupun di masyarakat. Siswa yang


 4)
      Mulhandy Ibn. Haj, dkk, Op.Cit., hal. 5.


                                             4
      berjilbab di SMA Negeri 1 Klirong diharapkan memiliki akhlak yang baik

      dan realisasi sikapnya di sekolah, mereka dapat menghormati guru,

      mentaati peraturan yang ada, bergaul dengan teman dengan cara yang baik

      pula. Jadi yang dimaksud akhlak disini adalah tingkah laku, sikap,

      perangai siswa yang berjilbab di SMA Negeri 1 Klirong baik kepala Allah,

      orang tua dan guru.

   5. SMA Negeri 1 Klirong

               SMA Negeri 1 Klirong yaitu Lembaga Pendidikan Tingkat Atas

      yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

      (DIKPORA) terletak di Kecamatan Klirong jalan raya 297 Klirong

      Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen.



E. Tujuan Penelitian

         Tujuan adalah sesuai yang hendak dicapai dan sekaligus sebagai

   pedoman yang memberikan arah bagi aktivitas yang dilakukan. Tujuan dari

   penelitian ini adalah :

   1. Untuk mengetahui motivasi yang mendorong siswa SMA Negeri 1 Klirong

      dalam memakai jilbab

   2. Untuk mengetahui akhlak siswa yang memakai jilbab.




                                     5
F. Kegunaan Penelitian

   Adapun kegunaan dari penelitian ini yaitu sebagai berikut :

   1. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat muslim terutama bagi

      praktisi pendidikan terhadap pentingnya berjilbab dan kewajiban menutup

      aurat.

   2. Sebagai bahan masukan bagi instansi SMA Negeri 1 Klirong dan sebagai

      bahan pertimbangan dalam melaksanakan kebijakan akademik khususnya

      bagi guru PAI untuk menciptakan suasana religi di SMA Negeri 1

      Klirong.

   3. Sebagai bahan masukan kepada STAINU Kebumen berupa hasil

      penelitian.




                                       6
                                           BAB II

                                KERANGKA TEORITIS



A. Landasan Teori

   1. Pengertian, Fungsi dan Tujuan Motivasi

          a. Pengertian Motivasi dan Jenisnya

                    Motivasi merupakan dorongan yang timbul pada diri seseorang

            secara sadar / tidak sadar untuk melakukan suatu tujuan tertentu. Motif

            dalam psikologi berarti rangsangan, dorongan atau pembangkit tenaga

            bagi terjadinya suatu tingkah laku.1) Semua perbuatan manusia yang

            baik ataupun tidak, yang penting ataupun tidak selalu ada motivasinya.

                    Motiv adalah alasan seseorang untuk melakukan sesuatu.

            Apabila tindakan atau perbuatan tidak berhasil maka tidak akan terjadi

            tingkah laku. Seseorang yang tidak mempunyai motivasi tidak akan

            mungkin melakukan aktivitas. Hal ini merupakan pertanda bahwa

            sesuatu yang akan dikerjakan harus ada dorongan baik dari diri sendiri

            ataupun orang lain.

                    Menurut Maslow tingkah laku manusia di bangkitkan dan

            diarahkan oleh kebutuhan-kebutuhan tertentu seperti kebutuhan

            fisiologis, rasa aman, rasa cinta, penghargaan diri dan kebutuhan

            estetik.2) Kebutuhan-kebutuhan inilah yang mampu memotivasi tingkah



     1)
       Ahmad Fauzi, Psikolog Umum, (Bandung : Pustaka Setia, 2004), hal 59-60.
     2)
       Syaiful Bahri Djamarah, Psikologi Belajar, Cetakan Kedua, ( Jakarta : Rineka Cipta, 2008)
hal. 149


                                               7
        laku seseorang. Dengan adanya rasa aman, rasa percaya diri seseorang

        pasti akan terdorong untuk melakukan perbuatan.

                 Jenis motivasi terdiri dua macam yaitu motivasi internal (dalam)

        dan eksternal (luar)

     1. Motivasi internal adalah motivasi yang berasal dari diri kita sendiri

         bukan karena pengaruh dari orang tua ataupun dari lingkungan seperti

         halnya kalau siswa SMA Negeri 1 Klirong memakai jilbabnya karena

         timbul dari keinginan diri sendiri tanpa ada pengaruh dari orang lain

         itu berarti siswa tersebut mendapatkan motivasi berjilbabnya secara

         internal atau motivasi dari dalam.

     2. Motivasi eksternal adalah motivasi atau dorongan yang berasal dari

         luar atau dari orang lain. Seperti halnya kalau siswa SMA Negeri 1

         Klirong memakai jilbabnya karena ada pengaruh dari orang lain atau

         dari lingkungan sekitarnya itu berarti siswa tersebut mendapat motivasi

         atau dorongan berjilbabnya secara eksternal atau motivasi dari luar.3)

     b. Fungsi Motivasi

                 Motivasi mempunyai fungsi sebagai pendorong atau penggerak

        setiap perbuatan manusia. Manusia mau melakukan sesuatu perbuatan

        pasti harus mempunyai pendorong atau penggerak. Pendorong itu bisa

        berasal dari diri sendiri ataupun dari orang lain. Maka dapat

        disimpulkan tentang guna atau fungsi motivasi adalah sebagai berikut :




3)
     ibid. hal. 152


                                       8
         1. Motivasi sebagai pendorong perbuatan

                     Pada mulanya seseorang tidak ada keinginan untuk

             melakukan sesuatu tetapi karena ada sesuatu yang dicari munculah

             minatnya untuk melakukan perbuatan. Sesuatu yang akan dicari itu

             dalam rangka untuk memuaskan rasa ingin tahu dari sesuatu yang

             akan dilakukan. Sikap inilah yang mendasari dan mendorong

             kearah tingkah laku. Seperti pada siswa SMA Negeri 1 Klirong

             yang tidak ada peraturan untuk memakai jilbab tetapi mereka

             mempunyai dorongan untuk memakai karena Allah SWT.4)

         2. Motivasi sebagai penggerak perbuatan

                      Motivasi mencegah penyelewengan dari jalan yang harus

              ditempuh untuk mencapai tujuan itu. Ketika siswa memiliki

              keinginan berjilbab hanya karena Allah, maka dari motivasi yang

              ada akan membawa mereka untuk senantiasa berusaha agar

              mereka bisa berjilbab. Ada dari mereka yang selalu membaca

              buku yang ada kaitannya dengan jilbab atau juga bergaul dengan

              mereka yang berjilbab yang selalu menjaga kehormatannya

              dengan baik, bukan malah bergaul dengan mereka yang

              berpakaian tapi telanjang. Makin jelas tujuan itu, makin jelas pula

              terbentang jalan yang harus ditempuh.




4)
     Ahmad Fauzi, Op cit. hal. 65


                                       9
         3. Motivasi sebagai pengarah perbuatan

               Seseorang yang mempunyai motivasi dapat menyeleksi mana

               perbuatan yang harus dilakukan dan mana perbuatan yang

               diabaikan. Artinya mereka sudah dapat menentukan mana yang

               harus dilakukan dan mencapai tujuan yang bermanfaat.

     c. Tujuan Motivasi

                  Tujuan motivasi secara umum adalah untuk menggerakkan

          dan menggugah seseorang agar timbul keinginan dan kemauannya

          untuk melakukan sesuatu sehingga dapat memperoleh hasil atau

          mencapai tujuan tertentu.5)

                  Jadi setiap tindakan motivasi mempunyai tujuan. Makin jelas

          tujuan yang diharapkan atau yang akan dicapai, makin jelas pula

          bagaimana tindakan memotivasi itu dilakukan. Tindakan memotivasi

          akan lebih dapat berhasil jika tujuannya jelas dan didasari oleh yang

          dimotivasi serta sesuai dengan kebutuhan orang yang dimotivasi. Ada

          berbagai motivasi yang dilakukan agar seseorang berjilbab baik

          intrinsik (motivasi yang berasal dari diri anak) maupun ekstrinsik

          (orang lain). Motivasi intrinsik akan lebih kuat berpengaruh pada

          seseorang, namun motivasi ekstrinsik baik dari guru, teman, orang

          tua dan ustadz itupun dibutuhkan agar siswa lebih kuat keyakinannya

          untuk selalu berjilbab dan bahwa jilbab itu penting.




5)
     http://index.php/2008/05/07/motivasi


                                            10
2. Jilbab dan Fungsinya

        a. Pengertian jilbab

                    Kata jilbab berasal dari bahasa arab yaitu “Jalaabiib” jamak

            dari “Jilbab” yang mempunyai arti pakaian yang lapang dan dapat

            menutup aurat wanita, kecuali muka dan kedua telapak tangan sampai

            pergelangan tangan saja yang ditampakkan.6) Ada yang mengartikan

            bahwa jilbab adalah pakaian luar yang menutupi seluruh tubuh mulai

            dari kepala hingga telapak kaki, dan ada juga yang mengartikan jilbab

            adalah khimar yang dipakai oleh wanita dari kepala menjulur sampai

            menutupi dada.7)

        b. Pentingya Berjilbab

                    Akhir-akhir ini kata jilbab semakin semarak didengar, seiring

            dengan semakin maraknya para muslimah memakainya dalam

            kehidupan sehari-hari. Seorang muslim adalah seorang wanita yang

            mengaku dirinya beriman kepada Allah SWT, jadi cara memakai

            jilbabnyapun benar-benar sesuai dengan ketentuan agama yaitu untuk

            menutupi auratnya.

                    Begitu juga dengan siswa SMA Negeri 1 Klirong yang

            tergolong dalam kategori remaja. Masa remaja adalah suatu stadium

            dalam siklus perkembangan untuk yang rentang usianya berada dalam

            usia 12 tahun sampai 21 tahun bagi wanita dan 13 tahun sampai 22




 6)
      Mulhandy Ibn, dkk, Loc. Cit.
 7)
      http://blog.filendra.com/busana-muslim-wawasan-al’quran


                                            11
            tahun bagi pria.8) Pada masa ini harus bisa menjaga atau

            mengendalikan diri sebaik-baiknya sehingga mempunyai kewajiban

            untuk menjaga auratnya.

         c. Fungsi Jilbab

            1) Melindungi muslimah dari fitnah

                       Sudah menjadi kenyataan bahwa daya tarik perempuan bagi

                laki-laki merupakan tipu daya tidak bisa dianggap enteng. Seperti

                tragedi antara Nabi Yusuf dan Zulaikha. Wanita memang menarik,

                tapi bukan berarti ia hidup untuk menarik perhatian lawan jenis.

                Tetapi wanita muslim hidup hanya untuk Allah SWT yakni

                Tuhannya, dengan cara menjalankan keinginan Tuhannya, yang

                membuat dirinya jauh dari fitnah. Allah telah memerintah para

                kaum hawa supaya mengenakan jilbab atau penutup dan

                mengharuskan       mereka       tetap   dirumah.9)   Sehingga   seorang

                muslimah akan jauh dari godaan laki-laki mengumbar hawa nafsu.

                Hendaklah mengulurkan jilbabnya keseluruhan tubuhnya, karena

                itu mereka tidak akan diganggu.

            2) Mengangkat derajat dirinya di mata Allah

                       Dengan berjilbab, seorang muslimah akan senantiasa

                meluruskan niat dan menjaga perilaku agar dalam koridor

                penghambaan diri kepada Allah, bukan kepada makhluk-Nya.

    8)
      Syaiful Bahri Djamarah, Op.Cit. Hal. 140-141
    9)
      Idatul Fitri dan Nurul Hasanah RA, Enam Puluh Kesalahan dalam Berjilbab, (Jakarta :
Basmallah, 2011), hal. 10.




                                           12
                Berjilbab baginya adalah ibadah, apabila ibadahnya ingin diterima

                oleh Allah, maka ia akan berusaha berjilbab yang sesuai dengan

                ketentuan-ketentuan Allah semata.

           3) Menjadi kontributor dalam menciptakan lingkungan sehat

                       Dengan berjilbab, ada suatu keinginan untuk memperbaiki

                diri terus-menerus, dan menggali Al-Islam lebih mendalam. Sikap

                ini akan membangun keinginan dirinya untuk menjadi suritauladan

                bagi lingkungan yang tidak Islami.

           4) Sebagai perisai dari perbuatan tercela

                       Jilbab akan mempunyai nilai kemulyaan Islam, gambaran

                keindahan diri muslimah, dan akan menjadi benteng kekuatan dari

                perbuatan tercela dan tipu daya syetan. Apabila niat memakainya

                adalah hanya untuk melaksanakan perintah Allah semata. Apabila

                ada bisikan syetan yang mengajak untuk melanggar aturan Allah,

                maka akan teringatlah dengar jilbabnya, bahwa sesungguhnya

                jilbab ini adalah identitas kemuliaan Islam, bukti ketaatan dirinya

                pada Allah dan merasa malu melanggar janji dirinya pada Allah.

                Ia akan selalu mengingat bahwa hidup untuk beribadah kepada

                Allah dengan selalu berusaha mentaati perintah-Nya.10)

           d. Kriteria Jilbab Syar’i

               Adapun kriteria jilbab syar’i menurut Qur’an dan As-Sunnah

               adalah sebagai berikut :


10)
      http://rumahjilbab.com/index.php/2007/07/06/apalah_arti_sebuah_jilbab


                                            13
                1) Menutup Seluruh Badan selain yang dikecualikan

                        Sebagai     wanita     yang    muslimah      kita    harus    selalu

                   memperhatikan        pakaian    yabng     akan    dipakai     di   dalam

                   kesehariannya yaitu yang harus menutupi aurat kita dari seluruh

                   tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan.

                2) Bukan berfungsi sebagai perhiasan (tabarruj)

                        Pada Al Qur’an surat AL-Akhzab menerangkan bahwa

                    jilbab bagi kaum muslimah dapat sebagai pelindung dari laki-

                    laki yang nakal. Maka dari itu kita berbusana tidak boleh

                    berlebihan.

                3) Kainnya harus tebal tidak tipis

                            Busana muslim yang dikenakan hendaklah dari kain

                     yang tebal dan tidak tipis, karena jika kain yang dikenakan

                     transparan maka akan semakin memancing fitnah.

                4) Tidak menyerupai pakaian wanita kafir

                            Kaum muslimin termasuk wanita haram menyerupai

                     (tasyabuh) orang-orang (wanita) kafir baik dalam berpakaian

                     yang khas pakaian mereka, perhiasan dan adat istiadat.11)

   3. Akhlak dan Ruang Lingkupnya

      a. Pengertian akhlak

                 Kata “akhlak” menurut bahasa Arab adalah adat kebiasaan. Secara

            bahasa akhlak adalah budi pekerti. Menurut Ibnu Maskawaih akhlak

      11)
        Idatul Fitri dan Nurul Hasanah RA, Enam Puluh Kesalahan dalam Berjilbab, (Jakarta :
Basmallah, 2011), hal. 16


                                             14
               adalah adalah keadaan jiwa yang mendorong untuk melakukan

               perbuatan-perbuatan tanpa pemikiran dan pertimbangan dahulu.12)

                      Akhlak dapat diartikan sebagai moral/sikap, sesuatu yang pasti

               dimiliki oleh setiap insan. Akhlak ini merupakan sebuah presentasi dan

               gejala-gejala kejiwaan. Akhlak yang dapat dikatakan sebagai sesuatu

               cerminan dan apa yang kita imankan kepada Alloh SWT. Akhlak

               merupakan sesuatu yang sangat terkait dengan jiwa, keberadaannya tidak

               bisa terpisah dari nafsu yang telah tertanam dalam diri setiap manusia.

         b. Ruang lingkup akhlak

                      Ruang lingkup akhlak Islam sama dengan ruang lingkup ajaran

               Islam sendiri yaitu berkaitan dengan hubungan. akhlak agama Islam

               mencakup akhlak terhadap Allah hingga kepada sesama makhluk

               ( manusia, binatang dan tumbuhan ).13)

               Adapun tentang ruang lingkup akhlak sebagaimana penjelasan di atas

               terkait dengan itu penulis paparkan sebagai berikut :

               1) Akhlak terhadap Allah SWT

                           Akhlak      terhadap     Allah     yaitu    perbuatan     yang     harus

                    dilaksanakan oleh manusia dengan Allah SWT sebagai khalik yakni

                    seperti percaya dan yakin bahwa Allah itu ada, bertakwa kepada

                    Allah SWT, bertaubat karena Allah SWT, mencari ridho Allah,

                    melaksanakan perkara-perkara yang wajib, fardhu dan nawafil.



       12)
             Muhammad Zain Yusuf, Akhlak/Tasawuf, (Semarang : Al Husna, 1993), hal. 6.
       13)
             Abuddin Nata, M.A, Akhlak Tasawuf, ( Jakarta : PT Raja Grafindo Persada, 2010), hal.
149.


                                                   15
        2) Akhlak terhadap sesama manusia

                       Al-Qur’an menekankan kepada setiap manusia hendaknya

              berbuat yang wajar-wajar saja. Terkait dengan akhlak terhadap

              sesama manusia misalnya tidak bohong, tidak mencuri, tidak

              menyakiti hati orang lain, tidak menceritakan aib orang lain, dll.

        3) Akhlak Terhadap Lingkungan

                       Pada dasarnya akhlak yang diajarkan Al-Qur’an terhadap

              lingkungan hidup, bersumber dari fungsi manusia sebagai khalifah.

              Kekhalifahan menurut adanya interaksi manusia dengan sesamanya

              dan terhadap alam.14) Kekhalifahan mengandung arti pengayoman,

              pemeliharaan serta bimbingan. Adapun yang dimaksud dengan

              lingkungan disini adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia,

              yaitu :

              a. Lingkungan alam seperti sungai, lautan, daratan dan sebagainya.

              b. Lingkungan sosial seperti sekolah dan rumah tangga.

  c. Pembinaan Akhlak

                  Negara ini bisa menjadi maju dan selalu berkembang tergantung

          pada akhlak dan moral anak bangsa. Jika anak bangsa ini mempunyai

          akhlak dan moral yang terpuji maka daslam bidang apapun bisa

          berhasil. HA. Yeni Wahid dalam hikmah republik mengatakan bahwa

          untuk mengembangkan akhlak yang bertanggungjawab adalah :




14)
      Ibid, hal. 151


                                         16
            1) Orang tua

                        Orang tua merupakan pendidik utama bagi anak mereka,

                 karena merekalah anak-anak mula-mula menerima pendidikan.15)

                 Ditangan orang tualah anak bisa mempunyai akhlak yang baik

                 atau tidak. Karena orang tualah yang pertama kali memberi

                 pendidikan terhadap anak-anaknya. Lingkungan keluarga juga bisa

                 menciptakan akhlak yang baik yaitu lingkungan yang damai,

                 tenang dan tentram.

            2) Kaum Pendidik, para cendekiawan dan ulama

                        Kaum pendidik (guru) adalah orang yang kedua untuk

                 bertanggung jawab mengembangkan akhlak siswa di masyarakat

                 formal atau di sekolah. Karena orang yang menerima amanat dari

                 orang tua untuk mendidik anak-anaknya itu disebut guru.16)

                 Seorang guru harus bisa menjadi panutan bagi peserta didiknya dan

                 lingkunganya. Maka dari itu seorang guru harus bisa menjaga

                 akhlak dan moralnya sehingga bisa menjaga kehormatan dan

                 mencegah kemungkaran.

                     Islam adalah agama yang berpedoman pada Kitab Suci Al-

            Qur’an. Dan Al-Quran itu sendiri merupakan sumber dari segala

            sumber hukum yang mengatur segala aspek kehidupan manusia.

                     Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam wajib untuk diimani

            oleh setiap muslim muslimah, maka dari itu seorang muslim muslimah
     15)
        Zakiah Daradjat, dkk, Ilmu Pendidikan Islam, cet. Ketujuh, ( Jakarta : Bumi Aksara,
2008), hal. 35.
    16)
        Heri Noer Aly, MA, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta : Logos, 1999), hal. 92.


                                               17
        harus bisa menjalankan perintah Allah dan menjauhi larang-

        laranganNya, sehingga membentuk akhlak yang baik. Seseorang yang

        memiliki iman dalam hatinya, dia akan berusaha mengaplikasikan

        (mewujudkan) dalam perilaku nyata. Keimanan adalah sesuatu yang

        mutlak harus dimiliki oleh seorang muslim maupun muslimah. Iman ini

        nantinya akan mempengaruhi seberapa besar tingkat pengabdian yang

        telah diberikan kepada Allah SWT. Tanpa didasari keimanan, maka

        Islam akan ternoda. Kebaikan bagi orang yang beragama Islam adalah

        mereka yang selalu istiqomah serta berupaya untuk memperdalam

        keimanan yang dimilikinya, yang selalu meneguhkan hatinya dalam

        rangka meningkatkan kualitas dirinya sebagai makhluk Allah SWT.17)

                 Manusia dalah makhluk ciptaan Allah SWT yang paling

        sempurna dari makhluk-makhluk yang lain. Sempurna jiwa, akal, nalar

        dan bentuk jasmaniahnya. Allah SWT melengkapi jasmani dengan

        unsur-unsur yang benar-benar berguna dalam kehidupannya dan pasti

        mempunyai rencana dibalik penciptaan telinga, tangan, kaki, mata,

        mulut dan sebagainya. Yang semua itu harus selalu diingat agar

        senantiasa mensyukurinya. Dengan akal yang sehat manusia harus bisa

        mengembangkan nalar atau pikiran sebagai salah satu pengendali semua

        tingkah laku.

               Seorang siswa yang memiliki iman yang kuat, dia akan selalu

        berusaha menjadi makhluk yang sempurna dan taat terhadap ajaran


17)
      Ibid, Hal. 95


                                    18
          Allah SWT dan menjauhi segalalaranganNya, sehingga mau belajar

          untuk mengkaji setiap isi kandungan Al-Qur’an sebagai sumber ajaran

          Islam. Dirumah mereka juga mendapatkan pelajaran dari orang tua dan

          keluarganya, sedangkan dimasyarakat belajar dari guru ngajinya

          ( ustadz/ustadzah ) dan di sekolah dia dapat memperdalam agamanya

          dari Pendidikan Agama Islam yang ada.

B. Hasil Penelitian Terdahulu

          Hasil penelitian terdahulu yaitu memuat hasil penelitian yang sesuai

   sama dengan penelitian yang akan dilaksanakan yang diperoleh peneliti

   sebelumnya sebagai bukti orisinil penelitian yang dibuat. Untuk itu penulis

   mencantumkan hasil penelitian yang pernah dilakukan, yaitu :

          Skripsi dengan judul “Persepsi siswa tentang kewajiban berjilbab dan

   ketaatan dalam melaksanakan sholat di SMK Batik Sakti 2 Kebumen” oleh

   Hepy Veryastuti tahun 2011, fokus penelitiannya adalah persepsi siswa

   tentang kewajiban berjilban dan ketaatan dalam melaksanakan shalat di SMK

   Batik 2 Kebumen.18) Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif

   analisis deskriptif. Dengan hasilnya adalah kewajiban berjilbab mempunyai

   pengaruh yang sangat baik terhadap ketaatan dalam malaksanakan shalat

   siswa SMK Batik 2 Kebumen.

          Dengan acuan contoh judul dan hasil akhir dari skripsi di atas, penulis

   berharap bahwa apa yang akan penulis teliti yaitu “Studi tentang motivasi

   berjilbab dan keadaan akhlak siswa yang berjilbab SMA Negeri 1 Klirong”

    18)
       Hepy Veryastuti, Persepsi Siswa Tentang Kewajiban Berjilbab dan Ketaatan dalam
Melaksanakan Sholat di SMK Batik 2 Kebumn, 2011.


                                         19
   ditinjau dari latar belakang, motivasi berjilbab mempunyai pengaruh yang

   sangat baik terhadap akhlak karimah siswa SMA Negeri 1 Klirong yang

   nantinya akan berpengaruh pada prestasi PAI serta terciptanya suasana religi

   di SMA Negeri 1 Klirong yang pada puncaknya berpengaruh terhadap

   kemajuan prestasi akademik atau non akademik SMA Negeri 1 Klirong.

C. Fokus Penelitian

          Berpangkal pada identifikasi masalah yang telah penulis uraikan agar

   penelitian ini tidak menyimpang dari judul yaitu “Studi Tentang Motivasi

   Berjilbab dan Keadaan Akhlak Siswa Yang Berjilbab di SMA Negeri 1

   Klirong Tahun 2012” dan mengingat keterbatasan kemampuan penulis tentang

   waktu, maka dalam penelitian ini, penulis memfokuskan permasalahan pada

   Motivasi Berjilbab dan Keadaan Akhlak Siswa yang Berjilbab.




                                      20
                                        BAB III

                                METODE PENELITIAN



         Sebelum mengungkapkan lebih lanjut tentang metodologi penelitian

penulis menyebutkan terlebih dahulu tempat dan waktu penelitian. Waktu

penelitian ini dimulai dari 07 Agustus s/d 24 Oktober 2012 bertempat di SMA

Negeri 1 Klirong.

A. Pendekatan Penelitian

            Penelitian    ini    dilaksanakan   dengan     menggunakan       pendekatan

    penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan prosedur analisis

    yang tidak menggunakan prosedur analisis statistic atau kuantitatif.

            Dan pendekatan kualitatif disini adalah dengan metode survey yang

    merupakan bagian dari studi deskriptif. Dalam hal ini lebih spesifiknya adalah

    school survey yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektifitas

    pendidikan karena berhubungan dengan personalia pendidikan yaitu keadaan

    murid yakni siswa yang berjilbab. Penelitian deskriptif merupakan penelitian

    non hipotesis, sehingga dalam langkah penelitiannya tidak perlu merumuskan

    hipotesis.1)




    1)
        Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta :Rineka
Cipta, 1998), hal 245



                                           21
B. Desain Penelitian

            Desain     yang    akan    penulis    gunakan     dalam    penelitian    ini

    adalahdeskriptif survay menggunakan metode penelitian survey. Survey

    adalah suatu cara mengadakan penelitian yang dilakukan terhadap

    sekumpulan objek yang cukup banyak dalam suatu jangka waktu tertentu.2)

    Selanjutnya Suharsimi Arikunto mengutip dari Van Dalen, bahwa :


           “Survey merupakan bagian dari studi deskriptif yang bertujuan
    mencari kedudukan (status), fenomena (gejala) dan menentukan kesamaan
    status dengan cara membandingkannya dengan standar yang sudah
    ditentukan”.3)

            Dalam metode survey ini, informasi dikumpulkan dari responden,

    yakni siswa SMA Negeri 1 Klirong yang berjilbab dengan menggunakan

    angket / kuesioner, karena pengertian survey dibatasi pada penelitian yang

    datanya dikumpulkan dari sampel atas populasi untuk mewakili seluruh

    populasi.



C. Subjek Penelitian

            Subjek penelitian dengan pendekatan kualitatif ini adalah beberapa

    sumber informasi penelitian yang mempunyai kompetensi dengan penelitian

    dalam menggunakan langkah sebagai berikut :

    1) Populasi




    2)
        Mohamad Ali, Penelitian Kependidikan, Prosedur dan Strategi, (Bandung : Angkasa,
1987), hal. 121.
    3)
       Suharsimi Arikunto, Op Cit, hal 245



                                          22
                  Populasi adalah semua anggota kelompok manusia, binatang,

          peristiwa atau benda yang tinggal bersama dalam satu tempat dan secara

          terencana menjadi target kesimpulan dari hasil akhir suatu penelitian.4)

          Pada masalah ini yang menjadi subjek penelitian sebagai populasi adalah

          seluruh siswa yang berjilbab di SMA Negeri 1 Klirong baik kelas X, XI

          maupun XII.

     2) Sampel dan Teknik Sampling

                  Sampel adalah bagian dari populasi yang diteliti. Sampel

          penelitian merupakan bagian dari populasi yang diambil dari sumber data

          dan dapat mewakili seluruh populasi.

          Dan sebagai ancer-ancer, Suharsimi Airkunto menyebutkan :

                  “Untuk sekedar ancer-ancer maka apabila subjeknya kurang dari
          100, lebih baik diambil semua sehingga penelitianya merupakan
          penelitian populasi. Selanjutnya jika jumlah subjeknya besar dapat
          diambil antara 10-15% atau 20-25% atau lebih”.5

                  Teknik sampling adalah suatu cara mengambil sampel yang

          representative dari populasi sehingga diperoleh sampel yang benar-benar

          dapat mewakili dan dapat menggambarkan keadaan populasi yang

          sebenarnya.




     4)
       Sukardi, Ph.D, Metode Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya, (Jakarta : Bumi
Aksara, 2003), hal. 53.
    5
      Suharsimi Arikunto, Op Cit, hal. 120



                                             23
D. Teknik Pengumpulan Data

              Secara umum teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan empat

     macam yaitu : observasi (pengamatan), Interview (wawancara), kuesioner

     (angket), dokumentasi dan gabungan keempatnya.6)

              Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan beberapa teknik

     antara lain :

     1. Observasi

                Observasi adalah metode pengumpulan data dimana peneliti atau

          kolaboratornya mencatat informasi sebagaimana yang mereka saksikan

          selama penelitian.7)

                Jadi metode observasi merupakan usaha sadar untuk mengumpulkan

          data yang dilakukan secara sistematis dengan prosedur yang terstandar.

          Peneliti akan melakukan pengamatan langsung (direct observastion),

          terhadap siswa yang berjilbab sehingga dapat diketahui jumlah siswa yang

          berjilbab dan gambaran keadaan akhlak siswa yang berjilbab di SMA

          Negeri 1 Klirong.

   2.     Interview (wawancara)

                Wawancara adalah teknik pengumpulan data dengan interview pada

          satu atau beberapa orang yang bersangkutan.8) Wawancara ini digunakan

          bila ingin mengetahui hal-hal yang lebih mendalam serta jumlah

          responden sedikit.

     6)
         Sugiyono, Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D
( Bandung : Alfabeta, 2009), hal. 309
      7)
         W. Gulo, Metodologi Penelitian, ( Jakarta : Gramedia Widiasarana Indonesia, 2002 ),
hal. 116
      8)
         Ahmad Tanzeh, Pengantar Metode Penelitian, ( Yogyakarta : Teras, 2009 ), hal. 62


                                              24
                Cara ini digunakan untuk mendapatkan data tentang gambaran

          umum SMA Negeri 1 Klirong, keadaan siswa yang berjilbab di SMA

          Negeri 1 Klirong.



E. Teknik Analisa Data

             Teknik analisa data dilakukan setelah mengumpulkan data yang

   diperoleh       dari    berbagai   sumber.   Analisa   data   dilakukan   dengan

   mengorganisasikan data, menjabarkannya, mengelompokkan, memilah-milah

   atau menguraikan sampai akhirnya dapat disimpulkan agar dapat dipahami

   secara lisan.

          Menurut Bogdan analisa data adalah proses mencari dan menyusun
   secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan,
   dan bahan-bahan lain, sehingga dapat mudah dipahami dan temuannya dapat
   diinformasikan kepada orang lain.9)

             Penelitian yang dilakukan penulis menggunakan metode kualitatif dan

   desain penelitian deskriptif, sehingga dalam menganalisis data digunakan cara

   sebagai berikut :

  1. Mereduksi/merangkum Data

                Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok,

      memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya dan

      membuang yang tidak perlu.10)

                Dengan melakukan reduksi data yang diperoleh selama dilapangan

      kemudian data tersebut dirangkum, diambil data yang pokok dan penting



     9)
          Sukardi, Op Cit, Hal.81
     10)
           Ibid. Hal. 338


                                           25
   serta membuat kategorisasi. Hal ini dilakukan agar data yang cukup banyak

   diperoleh dilapangan menjadi lebih jelas dan teliti.

2. Menyajikan Data

              Dalam penelitian kualitatif, penyajian data bisa dilakukan dalam

   bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori, flowchart dan

   sejenisnya.11)

              Penulis melakukan penyajian data dalam penelitian ini berupa uraian

   singkat. Maka dari itu penyajian data dalam bentuk uraian singkat ini akan

   memberikan gambaran tentang data yang lebih rinci dan dari penyajian dan

   tersebut akan diketahui hasil yang akurat.

3. Menarik Kesimpulan

              Kesimpulan dalam penelitian kualitatfi yang diharapkan adalah

   merupakan teman baru yang sebelumnya belum pernah ada.12) Temuan

   tersebut bisa berupa deskripsi atau gambaran mengenai objek yang

   sebelumnya belum jelas menjadi jelas dan mudah dipahami.




  11)
        Ibid. Hal. 341
  12)
        Ibid. Hal. 345


                                       26
                                        BAB IV

                                HASIL PENELITIAN



A. Gambaran Umum SMA Negeri 1 Klirong

   1. Letak Geografis

               SMA Negeri 1 Klirong terletak di Kecamatan Klirong tepatnya di

         Desa Klirong, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen atau di Jalan

         Raya 297 Klirong Kabupaten Kebumen.

               Lokasi SMA Negeri 1 Klirong cukup strategis yaitu ditepi jalan raya

         jalur pariwisata pantan Petanahan dan yang pasti berada di Kota

         Kecamatan dengan sebelah selatannya sekitar 1 Km adalah MTs Negeri 1

         Klirong dan disebelah utaranya SMK Ma’arif 9, sebelah timur dan

         disebelah barat SMP N 1 Klirong, SMP Ma’arif 3. Adapun lokasi SMA

         Negeri 1 Klirong dilihat dari batas-batas wilayahnya adalah sebagai

         berikut :

         1. Sebelah Utara       : Desa Kaliwungu Kecamatan Klirong

         2. Sebelah Selatan     : Desa Klegenrejo dan Gebangsari Kecamatan

                                  Klirong

         3. Sebelah Barat       : Desa Jogomertan Kecamatan Klirong

         4. Sebalah Timur       : Desa Klegenwonosari Klirong1)




    1)
         Arsip dan dokumen SMA Negeri 1 Klirong, 11 September 2012


                                            27
    2. Sejarah Singkat Berdirirnya SMA N 1 Klirong

                SMA Negeri 1 Klirong berdiri karena berdasarkan atas keinginan

           Masayarakat   Kecamatan       Klirong   dan   sekitarnya    yang    berminat

           melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maka pemerintah

           memberikan kebijaksanaan Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SLTA). Untuk

           pertama kalinya SLTA didirikan di daerah Kecamatan Klirong Kebumen

           tepatnya pada tanggal 24 Juni 1998. Adapun nomor statistik sekolah (NSS)

           adalah 301030505025.

                Kepemimpinan SMA Negeri 1 Klirong Kebumen sudah mengalami

           enam masa kepemimpinan, termasuk Bapak Harnoto Aji, S.Pd. Untuk

           pertama    kalinya yang menjabat sebagai Kepala Sekolah adalah

           Drs. Jamal, pada saat ini yaitu di kepalai oleh Bapak Harnoto Aji, S.Pd.

           yang memulai masa jabatanya tahun 2008 sampai sekarang. SMA Negeri 1

           Klirong mengalami perkembangan yang sangat pesat, sehingga saat ini

           bangunan bertambah dan fasilitas mulai memadai dengan adanya

           laboratorium kimia, laboratorium biologi, laboratorium TIK, ruang

           kesenian dan ruang kelas lainya sebagai fasilitas belajar. Dalam

           perkembangan SMA Negeri 1 Klirong Kebumen sering mengalami

           perubahan kurikulum 1994 sampi sekarang yaitu Kurikulum Tingkat

           Satuan Pendidikan (KTSP).2)

                Berkaitan dengan perubahan kurikulum yang dugunakan, maka

           SMA Negeri 1 Klirong Kebumen harus mengikuti peraturan pemerintah

      2)
       Wawancara dengan Hartono Aji, S.Pd, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Klirong, 12
September 2012


                                            28
      yang ada, seperti dalam hal pengelola kelas, proses pembelajaran dan

      administrasi pendidikan.

3. Visi dan Misi SMA N 1 Klirong

      VISI : GALAH APIKS ( Warga Sekolah Arif, Prestatif, Inovatif, Kreatif,

             dan Sportif )

             Arif          : Bijaksana, Beriman dan Bertakwa

             Prestatif     : Berprestasi dan Berkeunggulan

             Inovatif      : Penuh Prakarsa Pembaruan

             Sportif       : Bersemangat dan Bergaya Hidup Sehat

      MISI : 1.     Membentuk insan beriman, bertakwa dan berakhlak mulia

                    sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa sebagai sumber kearifan

                    perilaku.

             2. Mengembangkan Kompetensi individual warga sekolah agar

                    menjadi       pribadi prestatif melalui pembelajaran dan

                    pembinaan secara efektif.

             3.     Menerapkan manajemen partisipatif seluruh warga sekolah,

                    komite dan masyarakat sekitar untuk menjaring prakarsa

                    inovatif.

             4.     Mendorong warga sekolah untuk senantiasa kreatif sehingga

                    menjadi manusia terampil dan memiliki kecakapan hidup.

             5.     Menumbuhkan semangat keunggulan dalam kompetensi secara

                    sportif kepada seluruh warga sekolah.3)


 3)
      Arsip dan dokumen SMA Negeri 1 Klirong, 12 November 2012


                                        29
    4.    Data Sekolah

          a.   Nama Sekolah            : SMA Negeri 1 Klirong

          b.   Alamat Sekolah          : Jln. Raya 297 Klirong Kebumen

          c.   E-mail                  : www.smanklirong@gmail.co.id

          d.   Status Sekolah          : Negeri

          e.   NSS                     : 301030505025

          f.   Jenjang Akreditasi      :A

          g.   Tahun Didirikan         : 1998

          h.   Waktu Belajar           : Pagi

          i.   Nama Kepala Sekolah : Harnoto Aji, S.Pd.

          j.   Jumlah Kelas dan murid tahun 2012/2013

               Jumlah kelas SMA Negeri 1 Klirong adalah 19 kelas terdiri dari

               kelas X, XI, XII dengan jumlah siswa sebagai berikut :

               1) Kelas X terdiri dari 177 Siswa perempuan dan 47 siswa laki-laki.

               2) Kelas XI terdiri dari 153 siswa perempuan dan 65 siswa laki-laki.

               3) Kelas XII terdiri dari 139 siswa perempuan dan 49 siswa laki-laki.

          k.   Jumlah Guru

               Jumlah guru keselurihan adalah 39 orang dan untuk Staf Tata Usaha

               ada 11 orang, adapun data personal guru dan pegawai sebagai

               berikut :4)




     4)
        Wawancara dengan Drs. Guswadi, Waka Kesiswaan SMA Negeri 1 Klirong, 13
September 2012


                                         30
      a. Data Guru di SMA N 1 Klirong

         Jumlah guru di SMA N 1 Klirong sebanyak 38 orang. Terdiri

         dari guru PNS 31, GTT 7. Dan masing-masing bidang studi

         sudah tersedia guru sesuai dengan bidangnya.

             Tabel 1.1 Daftar Guru di SMA N 1 Klirong


No                    Nama                              Jabatan
1.    Harnoto Aji, S.Pd                       Kepala Sekolah
      NIP:19690508 199512 1 003
2.    Wastati, S.Pd                           Guru BK
      NIP:1961125 198405 2 003
3.    Dra. Pritaloka.M                        Guru Agama Kristen
      NIP:19611029 198703 2 001
4.    Rina Murtiasih, S.Pd                    Guru Matematika
      NIP:19710306 199501 2 001
5.    Drs. Guswadi                            Guru Fisika
      NIP:19631005 199512 1 001
6.    Drs. Muhamad Tamrin                     Guru Matematika
      NIP:19660427 199512 1 002
7.    Istikomah, S.Pd                         Guru Bahasa Inggris
      NIP:16651212 199702 2 001
8.    Drs. Supriyono                          Guru BK
      NIP:19590414 199802 1 001
9.    Drs. Rahmat Junaidi                     Guru PAI
      NIP:19690614 199802 1 004
10.   Nur Hidayati, S. Pd                     Guru Kimia
      NIP:19700314 199802 2 002
11.   Rasinah, S.Pd                           Guru Bahasa Indonesia
      NIP:199700715 199802 2 003
12.   Muji Purwaningsih, S.Pd                 Guru PKN
      NIP:19710424 1998o2 2 003
13.   Komi Hastuti. F, S.Pd                   Guru Biologi
      NIP:199740117 199802 2 002
14.   Drs. Tofik Hidayat                      Guru Ekonomi
      NIP:19650715 199802 1 002
15.   Jalmowisono, S.Pd                       Guru Penjaskes
      NIP:19691121 199802 1 001
16.   Tusina, S.Pd                            Guru Seni rupa
      NIP:19700410 199802 1 003



                             31
17. Sudewi Kadarsih, S.Pd           Guru Sejarah
    NIP:19721102 199802 2 004
18. Pujiyono, S.Pd                  Guru Fisika
    NIP:19730309 199903 1 004
19. Dwi Wurciptaningsih, S.Pd       Guru Geografi
    NIP:19701215 200003 2 004
20. Drs. Slamet Wahyu. S            Guru Bahasa Indonesia
    NIP:19630606 200012 1 003
21. Suroso, S.Pd                    Guru Fisika
    NIP:19740314 200312 1 005
22. Tsalits Faturrahman, S.Pd       Guru Matematika
    NIP:19790524 200501 2 006
23. Wakhidah Isnaeni, S.Pd          Guru Kimia
    NIP:19740715 200502 2 002
24. Lisna Harti, S.Sos              Guru Sosiologi
    NIP:19720819 200701 2 011
25. Windri Kristiningsih, S.Pd      Guru Bahasa Inggris
    NIP:19701020 200701 2 018
26. Istikomah, S.Pd                 Guru Biologi
    NIP:19770618 200701 2 009
27. Eri Mulyani, S.Pd               Guru BK
    NIP:19631201 200801 2 002
28. Dra. Ari Murwanti               Guru Bahasa Indonesia
    NIP:19680202 200801 2 014
29. Andi Sucahyo, S.Si              Guru Matematika
    NIP:19761110 200903 1 022
30. Yoga Sugiantoro, S.Pd           Guru Bahasa Inggris
    NIP:19780602 200801 1 022
31. Siti Fatimah, SE                Guru Ekonomi
    NIP:19771130 200801 2 015
32. Wiji Lestari, S.Pd              GTT PKN
    NIP: -
33. Siti Chikmawati, S.Kom          GTT TIK
    NIP: -
34. Yuli Khulwatiningsih, S. Pd.I   GTT PAI
    NIP: -
35. Winardiyati, S.Pd               GTT Bahasa Jawa
    NIP: -
36. Fajar Trihara Mukti, S.Pd       GTT Penjasorkes
    NIP: -
37. Atim Rinawati,S.Pd              GTT Geografi
    NIP: -
38. Sunarto,S.S                     GTT Bahasa Arab
    NIP: -




                           32
b. Data pegawai administrasi di SMA N 1 Klirong

              Jumlah pegawai administrasi SMA N 1 Klirong berjumlah 11,

      terdiri dari 7 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 4 orang Pegawai

      Tidak Tetap (PTT) adalah sebagai berikut :


      No                      Nama                              Jabatan
      1.  Sumiarsih                                     Kepala Tata Usaha
          NIP: 196406291987032066
      2. Siti Baroah. P                                 Bendahara
          Nip : 19760504 2009 01 2 007
      3. Yasinta. S. M. A. Md                           Bendahara Pengeluaran
          NIP :19750510 1999 03 2 007                   Pembantu
      4. Amin Basuki .R                                 Pengelola Barang
          NIP : 19681225 1987 10 2007
      5. Ratna. W, S. Sos                               Kesiswaan
          NIP :19720410 1999 03 2007
      6. Andri P, A. Md                                 Persuratan
      7. Rahmat Setiyawan                               Penjaga Sekolah
          NIP :19780111 2007 01 1 008
      8. Suratman                                       Tukang Kebun
          NIP : 500 193 327
      9. Teguh Ahmadi, A. Ma                            Layanan Pengguna
      10. Fatimah,A.Md                                  Layanan Teknis
      11. Priyo Susanto, ST                             Petugas Laboratorium



 l.        Program jurusan di SMA Negeri 1 Klirong

           Program studi ada di SMA Negeri 1 Klirong adalah IPA dan IPS

           yang dimulai dari kelas XI IPA terdiri dari 5 kelas dan IPS terdiri

           dari 7 kelas




                                     33
           m. Sistem dan kurikulum

               1) Sistem Pendidikan

                  Sistem pendidikan yang digunakan di SMA Negeri 1 Klirong

                  adalah belajar kelompok (klasikal) mandiri (individu) dan lain-

                  lain.

               2) Kurikulum

                  Kurikulum yang dipakai di SMA Negeri 1 Klirong adalah

                  kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).5)

           n. Kegiatan Intra dan Ekstrakurikuler

             1) Kegiatan intra kurikuler

                  a. Kegiatan belajar mengajar

                     Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMA Negeri 1 Klirong di

                     mulai dari pukul 07.00 s/d 13.30 WIB

                  b. OSIS

             2) Kegiatan ekstrakurikuler

                Jenis kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Klirog adalah

                sebagai berikut :

                  a. Ekstra wajib : Pramuka dan PMR

                     1. Pramuka diadakan setiap Jum’at sore dengan Pembina :

                          a. Wastati, S.Pd.CS

                          b. Wiji Lestari, S.Sos

                          c. Drs. Slamet Wahyu S

      5)
       Wawancara dengan Pujiyono, S.Pd, Waka Kurikulum SMA Negeri 1 Klirong, 13
September 2012


                                            34
                         d. Yoga Sugiantoro, S.Pd

                      2. PMR diadakan setiap Selasa sore dengan Pembina :

                         a. Drs. Tofik Hidayat

                         b. Fajar Prihara M, S.Pd

                         c. Siti Chikmawati, S.Kom

                   2. Ekstra Pilihan

                      a. Bola voly, Bulu Tangkis, Seni baca Al’qur’an, Seni Tari

                         setiap hari Rabu sore

                      b. Batik, English Convertion, Toek Kwondo, Teater, Sepak

                         Bola, Karya Ilmiyah Remaja setiap hari Kamis sore.

                      c. Bola Basket setiap hari Sabtu sore6)



B. Motivasi Berjilbab Bagi Siswa SMA Negeri 1 Klirong

              Motivasi berjilbab bagi siswa SMA Negeri 1 Klirong adalah timbul

   dari kesadaran diri sendiri yang cukup tinggi dan dari dukungan orang tua.

   Hal ini terbukti dengan sebagian besar dari siswa SMA Negeri 1 Klirong

   menggunakan jilbab hanya beberapan siswa saja yang tidak menggunakan

   jilbab.

              Dari hasil wawancara dengan pihak sekolah diperoleh keterangan

   bahwa sebagian besar siswa SMA Negeri 1 Klirong menggunakan jilbab dan

   hanya sebagian kecil saja yang tidak menggunakan jilbab.7)




     6)
          Wawancara Drs. Guswadi Waka Kesiswaan SMA N 1 Klirong, 18 September 2012
     7)
          Wawancara dengan Reni Dwi Ningsih, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 20 September 2012


                                            35
          Sebelum pembahasan lebih lanjut, dari hasil observasi tentang jumlah

siswa yang berjilbab ada 300 siswa dari 469 siswa putrid di SMA Negeri 1

Klirong karena keterbatasan penulis hanya mengambil sample 30 siswa dari

300 siswa SMA Negeri 1 Klirong yang memakai jilbab.

          Yang perlu dianalisis adalah apakah banyaknya siswa yang berjibab

disertai dengan pengetahuan tentang kewajiban berjilbab dan akhlaknya.

Rangkaian pengetahuan siswa tentang berjilbab perlu mengetahui apa

motivasi siswa untuk memakai jilbab, apakah dari diri sendiri atau orang lain,

atau hanya untuk mode atau trend ataupun supaya tidak kena sinar matahari,

dan lain-lain. Sedangkan dengan akhlak siswa tersebut sejauh mana

hubungannya dengan akhlak manusia dan lingkungan.

          Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa-siswa yang

berjilbab tentang pengetahuan agama yang dimiliki khususnya tentang

motivasi kewajiban menutup aurat penulis mengadakan wawancara dengan

siswa SMA Negeri 1 Klirong diantaranya sebagai berikut :

a.     Motivasi siswa memakai jilbab

       1. Menurut Nur Amalia, kelas X.1 motivasi memakai jilbabnya dari

          kesadaran diri saya sendiri, karena bagi saya menutup aurat itu wajib

          hukumnya bagi kaum wanita.8)

       2. Menurut Tri Utami, kelas X.1 motivasi memakai jilbabnya karena saya

          ingin menjadi wanita muslimah yang disayangi oleh Alloh SWT dan




 8)
      Wawancara dengan Nur Amalia, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012


                                        36
          saya memakai jilbab ini tidak ada pengaruh dari siapapun kecuali dari

          niat diri saya sendiri.9)

      3. Menurut Dwi Yuliana, kelas X.2 motivasi memakai jilbabnya karena

          dukungan orang tua dan kesadaran dari diri saya sendiri, karena orang

          yang memakai jilbab kalau berpergian tidak banyak yang mengganggu

          atau ledekan dari anak laki-laki yang tidak bertanggung jawab. Jadi

          kalau saya berpergian memakai baju muslim perasaan saya jadi

          tenang.10)

      4. Menurut Nurochyati, kelas X.3 motivasi berjilbabnya karena

          banyaknya pengajian-pengajian yang saya dengarkan dan banyaknya

          nasehat dari keluarga tentang jilbab, maka saya mempunyai keinginan

          untuk memakai jilbab dengan tujuan untuk menutupi auratnya supaya

          saya bisa menjadi makhluk yang disayang dan ditinggikan derajatnya

          oleh Alloh SWT.11)

      5. Menurut Siti Fatonah, kelas X.3 motivasi berjilbabnya karena

          kesadaran bahwa menutup aurat itu hukumnya wajib, maka dari itu

          saya memakai jilbab keinginan dari diri sendiri tidak ada pengaruh

          dari siapapun.12)

      6. Menurut Reni Fauziyati, kelas X.4 motivasi berjilbabnya karena

          kesadaran bahwa menutup aurat itu hukumnya wajib, maka dari itu



9)
      Wawancara dengan Tri Utami, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
10)
      Wawancara dengan Dwi Yuliana, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
11)
      Wawancara dengan Nurochyati, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
12)
      Wawancara dengan Siti Fatonah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012


                                        37
        saya memakai jilbab keinginan dari diri sendiri tidak ada pengaruh

        dari siapapun.13)

      7. Menurut Siti Sodriyah, kelas X.4 motivasi memakai jilbabnya

        semenjak kelas VII, karena setelah saya membaca buku-buku tentang

        jilbab hati saya termotivasi untuk memakai jilbab untuk menutupi

        aurat. Karena menutupi aurat hukumnya wajib bagi umat muslimah,

        jadi motivasi berjilbab pada diri saya berasal dari hatiku sendiri.14)

      8. Menurut Inayah Restiyani, kelas XI.IPA.1 motivasi memakai jilbabnya

        karena keinginan dari diri saya sendiri dan dukungan dari orang tua

        serta saudara-saudara saya, karena di dalam keluarga saya yang

        perempuan semuanya memakai jilbab, karena orang tua saya mendidik

        anak-anaknya sudah secara Islami.15)

      9. Menurut Siti Sangadah, kelas XI.IPA.1 motivasi berjilbabnya karena

        saya ingin menjadi wanita muslimah yang disayangi oleh Alloh SWT

        dan saya memakai jilbab ini tidak ada pengaruh dari siapapun kecuali

        dari niat diri saya sendiri.16)

  10. Menurut Siti Miyatun, kelas XI.IPA.2 motivasi berjilbabnya karena

        keinginan dari diri saya sendiri, karena saya ingin menjadi makhluk

        yang sempurna dan di sayang Alloh SWT.17)




13)
    Wawancara dengan Reni Fauziyati, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
14)
    Wawancara dengan Siti Sodriyah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
15)
    Wawancara dengan Inayah Restiyani, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
16)
    Wawancara dengan Siti Sangadah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
17)
    Wawancara dengan Siti Miyatun, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012


                                          38
  11. Menurut Siti Mubarokah, kelas       XI.IPA.3      motivasi     berjilbabnya

      karena kesadaran diri saya sendiri, karena bagi saya menutup aurat itu

      wajib hukumnya bagi kaum wanita.18)

  12. Menurut Anirotul Khikmah, kelas XI.IPS.1 motivasi berjilbabnya

      karena menutup aurat kita. Menutup aurat hukumnya wajib, maka dari

      itu saya timbul keinginan untuk memakai jilbab karena Alloh SWT.

      Jadi saya memakai jilbab timbul dari diri sendiri.19)

  13. Menurut Umi Khasanah, kelas         XI.IPS.1     motivasi      berjilbabnya

      karena banyaknya pengajian-pengajian yang saya dengarkan dan

      banyaknya nasehat dari keluarga tentang jilbab, maka saya

      mempunyai keinginan untuk memakai jilbab dengan tujuan untuk

      menutupi auratnya supaya saya bisa menjadi makhluk yang disayang

      dan ditinggikan derajatnya oleh Alloh SWT.20)

            Siswa SMA Negeri 1 Klirong dalam memakai jilbab banyak

       sekali motivasinya, seperti halnya dalam memakai jilbab mereka

       mempunyai motivasi dari dalam (internal) yaitu kesadaran atau

       keinginan memakai jilbab dari hati nuraninya sendiri. Karena mereka

       tahu bahwa menutup aurat itu hukumnya wajib bagi kaum muslimat,

       maka mereka dalam memakai jilbab benar-benar karena Alloh dan

       mengharapkan supaya mereka menjadi makhluk yang disayang oleh

       Alloh dan ditinggikan derajatnya dimata Alloh.



18)
    Wawancara dengan Siti Mubarokah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
19)
    Wawancara dengan Anirotul Khikmah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
20)
    Wawancara dengan Umi Khasanah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012


                                    39
                Menurut penulis siswa SMA Negeri 1 Klirong dalam memakai

          jilbab sudah cukup bagus, karena mereka dalam berjilbab itu berasal

          dari dalam diri sendiri atau karena Alloh bukan karena orang lain.

          Kalau berjilbabnya karena kesadaran dari diri sendiri, jadi dalam

          berkelakuan atau bertindak dapat seperti muslimah yang berakhlak

          baik dan mereka juga dapat ditinggikan derajatnya oleh Alloh SWT.

                Jadi dari hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa

          siswa SMA Negeri 1 Klirong dalam memakai jilbab sudah cukup

          baik. Hal ini terbukti dengan adanya kesadaran mereka dalam

          berjilbab benar-benar karena Alloh SWT.

  14.      Menurut Alif Candra Dewi, kelas X.2 motivasi berjilbabnya karena

           dukungan dari orang tua dan lingkungan, karena lingkungan saya

           dekat pondok pesantren jadi kalau tidak memakai jilbab tidak

           enak.21)

  15.      Menurut Sri Rejeki, kelas X.3 motivasi berjilbanya karena keluarga

           saya yang perempuan semuanya memakai jilbab, ibu saya juga selalu

           memerintahkan saya memakai jilbab, ini karena dukungan orang tua

           dan keinginan dari diri saya sendiri.22)

  16. Menurut Nur Rini Asih, kelas           X.4 motivasi berjilbabnya karena

           dukungan orang tua dan kesadaran dari diri saya sendiri, karena

           orang yang memakai jilbab kalau berpergian tidak banyak yang

           mengganggu atau ledekan dari anak laki-laki yang tidak bertanggung

21)
      Wawancara dengan Nur Khanifah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
22)
      Wawancara dengan Sri Rejeki, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012


                                       40
        jawab. Jadi kalau saya berpergian memakai baju muslim perasaan

        saya jadi tenang.23)

  17. Menurut Tri Taftiah, kelas XI.IPA.2, motivasi berjilbabnya karena

      orang tua dan teman-teman saya selalu mendukung saya untuk

      memakai jilbab, dan lama kelamaan aku termotivasi untuk memakai

      jilbab dengan alasan untuk menutup aurat. Jadi saya memakai jilbab

      timbul dari diri saya sendiri serta dukungan dari orang tua dan teman-

      teman.24)

  18. Menurut Siti Solikhah, kelas XI.IPS.1, motivasi berjilbanya karena

      keluarga saya yang perempuan semuanya memakai jilbab, ibu saya

      juga selalu memerintahkan saya memakai jilbab, ini karena dukungan

      orang tua dan keinginan dari diri saya sendiri.25)

  19. Menurut Siti Mulyani, kelas XI.IPS.3 motivasi berjilbabnya karena

      saudara-saudara perempuan saya ada yang pakai jilbab dan ada yang

      tidak memakai jilbab, tapi semua rukun-rukun tidak ada yang

      memakai atau yang ngeledek. Semua saling memberikan dukungan.

      Begitu juga dengan saya, saya tadinya tidak memakai jilbab, tetapi

      setelah kelas XI SMA aku baru mempunyai keinginan memakai

      jilbab, karena kalau saya melihat kakak saya yang memakai jilbab

      orangnya kelihatan tenang dan kalau di jalan orang-orang selalu




23)
    Wawancara dengan Nur Rini Asih, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
24)
    Wawancara dengan Tri Taftiah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
25)
    Wawancara dengan Siti Solikhah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012


                                     41
         menghargi dia. Jadi saya termotivtasi untuk memakai jilbab timbul

         dari kesadaran saya dan saudara-saudara saya.26)

                Dalam memakai jilbab siswa SMA Negeri 1 Klirong juga

          mendapat dukungan dari luar (eksternal) yaitu dukungan dari orang

          tua dan saudara-saudaranya, karena orng tua dan saudaranya memberi

          motivasi untuk berjilbab, maka mereka juga menjadi semangat dan

          yakin atau mantap dalam memakai jilbabnya.

                Menurut penulis orang tua yang memberikan dukungan kepada

          putrinya untuk memakai jilbab itu sangat baik, karena orang tua juga

          merupakan pendidik yang pertama terhadap anak-anaknya. Peran

          orang tua untuk membentuk anak-anaknya menjadi anak yang

          berakhlak mulia itu sangat penting walaupun kadang ada yang

          terpengaruh oleh lingkungan seperti guru ngaji, teman-teman yang

          memakai jilbab dan kadang oleh teman dekatnya.

                Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa peran orang tua dan

          saudara sangat penting untuk mendukung atau memberi motivasi

          dalam memakai jilbab sehingga dapat membentuk manusia yang

          bertanggung jawab dan berakhlak yang mulia.

  20. Menurut Lestari, kelas         X.4, motivasi berjilbabnya karena pacar saya

           menyuruh pakai jilbab. Jadi semenjak punya pacar aku memakai

           jilbab.27)




26)
      Wawancara dengan Siti Mulyani, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
27)
      Wawancara dengan Lestari, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012


                                        42
  21.    Menurut Eli Rofiqoh, kelas X.6, motivasi berjilbabnya karena saya

        kepingin seperti teman-teman saya. Karena teman saya di sekolah

        semua memakai jilbab, karena dukungan dari teman dan orang tua.28)

  22.   Menurut Efi Susanti, kelas XI.IPA.1 motivasi berjilbabnya karena

        pacar saya menyuruh pakai jilbab. Jadi semenjak punya pacar aku

        memakai jilbab.29)

  23.   Menurut Fitri Anisa, kelas XI.IPS.3, motivasi berjilbabnya karena

        teman-teman saya sebagian besar memakai jilbab. Dan pacar saya

        juga senang kalau melihat saya pakai jilbab. Katanya kalau saya

        memakai jilbab jadi kelihatan lebih cantik, maka dari itu saya kalau

        pergi ke sekolah selalu memakai jilbab.30)

              Siswa SMA Negeri 1 Klirong dalam memakai jilbab banyak

        sekali mendapatkan dukungan dari luar, baik dari orang tua, teman,

        maupun pacar. Disini siswa SMA Negeri 1 Klirong dalam memakai

        jilbab mendapatkan dukungan dari pacar atau teman dekatnya.

              Menurut penulis mempunyai sahabat, teman atau pacar yang

        berakhlak mulia itu sangat baik, karena mereka bisa membawa kita

        ke jalan yang benar dan bisa memberi dukungan atau contoh yang

        baik kepada kita seperti halnya dalam bertutur kata dan bertindak,

        maka dari itu kita boleh berteman dengan siapa saja tetapi sahabat

        ataupun teman dekat kita harus pandai-pandai memilihnya.


28)
    Wawancara dengan Eli Rofiqoh, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
29)
    Wawancara dengan Efi Susanti, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
30)
    Wawancara dengan Fitri Anisa, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012



                                     43
                 Dari hasil di atas dapat disimpulkan bahwa dukungan orang

          disekeliling kita sangat penting untuk membentuk akhlak kita

          menjadi baik seperti halnya menyuruh kita untuk berjilbab supaya

          auratnya tertutup.

  24. Menurut Nur Khanifah, kelas X.1, motivasi berjilbabnya karena ingin

          mengikuti mode/trend jaman sekarang, karena saya melihat teman

          dengan model seperti itu kok kelihatan cantik banget.31)

  25. Menurut Ani Widiastuti, kelas X.3, motivasi berjilbabnya karena

         model-model jilbab sekarang sangat banyak dan bagus-bagus,

         sehingga saya mempunyai keinginan untuk memakai jilbab walaupun

         saya memakainya hanya kalau mau berpergian dan ke sekolah, karena

         untuk memakai jilbab terus menerus baik di rumah maupun saat

         berpergian saya belum bisa.32)

  26. Menurut Esti Aslimah, kelas XI.IPA.3, motivasi berjilbabnya karena

         jaman sekarang model jilbab sangat cepat dari segi model maupun

         hiasan-hiasannya, saya termotivasi untuk mencoba dan memakai

         model-model jilbab tersebut. Setelah saya memakainya ternyata

         penampilan saya tambah simple dan cantik . jadi saya memakai jilbab

         terus menerus karena saya sudah percaya diri.33)




31)
      Wawancara dengan Nur Khanifah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
32)
      Wawancara dengan Ani Widiastuti, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
33)
      Wawancara dengan Esti Aslimah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012


                                        44
  27. Menurut Mufidatun, kelas XI.IPS.2, motivasi berjilbabnya karena

         ingin mengikuti mode/trend jaman sekarang, karena saya melihat

         teman dengan model seperti itu kok kelihatan cantik banget.34)

                Di SMA Negeri 1 Klirong ada beberapa siswa yang memakai

         jilbabnya karena mengikuti model atau trend jilbab saja, karena

         mereka merasa lebih cantik dan lebih praktis dalam berpakaian.

                Menurut penulis kalau memakai jilbabnya hanya karena

         mengikuti model atau trend jilbab saja itu kurang baik, karena

         memakai jilbab itu untuk menutup aurat dan menutup aurat itu

         hukumnya wajib. Jadi kita berjilbab sebaiknya hanya karena Alloh

         SWT bukan malah hanya mengikuti model untuk bergaya supaya

         orang melihat kita tampil beda atau lebih cantik.

                Dari hasil di atas dapat kita simpulkan bahwa siswa SMA

         Negeri 1 Klirong dalam memakai jilbab hanya untuk mengikuti model

         saja, tidak karena Alloh.

  28. Menurut Siti Muroah, kelas X.2, motivasi berjilbabnya karena kalau

         saya pulang sekolah terik matahari sangat menyengat kulit, jadi saya

         mempunyai keinginan untuk memakai jilbab, tapi              bukan itu saja

         alasan saya memakai jilbab, alasan yang paling kuat adalah untuk

         menutup aurat, karena menutup aurat hukumnya wajib bagi kaum

         muslimah.35)




34)
      Wawancara dengan Mufidatun, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
35)
      Wawancara dengan Siti Muroah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012


                                        45
  29. Menurut Linda Fathiyah, kelas XI.IPA.2 motivasi berjilbabnya karnea

         untuk menghindari sengatan matahari, karena kalau pulang sekolah

         saya melewati persawahan terus, jadi kulit ini rasanya panas dan

         berubah warna menjadi hitam. Jadi alasan saya memakai jilbab untuk

         menghindari dari sengatan matahari.36)

  30. Menurut Nurul Jazuli, kelas XI.IPS.2 motivasi berjilbabnya karena

         kalau saya pulang sekolah terik matahari sangat menyengat kulit, jadi

         saya mempunyai keinginan untuk memakai jilbab, tapi bukan itu saja

         alasan saya memakai jilbab, alasan yang paling kuat adalah untuk

         menutup aurat, karena menutup aurat hukumnya wajib bagi kaum

         muslimah.37)

                 Siswa SMA Negeri 1 Klirong ada sebagian kecil siswanya

          dalam memakai jilbabnya untuk menghindari sinar matahari, karena

          mereka takut kulitnya akan hitam.

                 Menurut penulis kalau mereka memakai jilbabnya hanya

          karena takut terkena sinar matahari itu tidak benar, karena orang yang

          memakai jilbab itu gunanya untuk menutupi auratnya bukan untuk

          menutupi kulit supaya tidak hitam. Jadi dapat ditarik kesimpulan

          bahwa sebagian kecil siswa SMA Negeri 1 Klirong memakai

          jilbabnya bukan karena Alloh SWT tetapi hanya untuk menghindari

          sinar matahari.




36)
      Wawancara dengan Linda Fathiyah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012
37)
      Wawancara dengan Nurul Jazuli, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 4 November 2012


                                        46
            Dari hasil wawancara di atas dapat kita lihat bahwa dari 30 siswa

   yang penulis wawancarai ada 17 siswa yang memakai jilbabnya timbul dari

   kesadaran diri sendiri atau keinginan sendiri 4 siswa karena motivasi dari

   orang tua atau keluarga. 2 siswa karena motivasi dari teman dan pacar (teman

   dekat), 3 siswa yang terpengaruh atau termotivasi dengan model atau

   perkembangan trend jilbab, 2 siswa yang memakai jilbabnya untuk

   melindungi kulit halusnya dari sinar matahari dan 2 siswa yang hanya untuk

   merubah penampilan atau biar lebih cantik.

            Dari hasil di atas dapat kita simpulkan bahwa siswa SMA Negeri 1

   Klirong dalam memakai jilbab timbul dari kesadaran diri sendiri dengan

   ikhlas dan pingin menjadi makhluk yang bertambah keimanannya kepada

   Alloh SWT. Semua itu juga tidak lepas dari dukungan orang tua dan keluarga

   serta teman-teman mereka, maka dari itu orang tua juga sangat berperan

   untuk menjadikan anaknya menjadi manusia yang tidak taat kepada perintah

   Alloh SWT.

C. Keadaan Akhlak Siswa yang Berjilbab

          Akhlak merupakan moral / sikap yang dimiliki setiap orang. Orang bisa

   dikatakan baik atau tidak berakhlak mulia atau tidak bisa lihat dari moral atau

   sikapnya. Untuk mengetahui akhlak siswa yang berjilbab di SMA Negeri 1

   Klirong penulis mengadakan wawancara dengn siswa SMA Negeri 1 Klirong

   diantaranya :

    1.   Menurut Nur Amalina, kelas X. 1, semenjak saya memakai jilbab saya

         berusaha untuk taat kepada perintah-perintah Alloh dan menjauhi



                                       47
      laranganNya. Seperti saat ini saya selalu berusaha melaksanakan sholat

      fardhu dengan tepat waktu dan berusaha menjalankan ibadah puasa

      dengan    baik.   Terhadap   orang   tua    saya   berusaha     patuh      dan

      menghormatinya, karena orang tua bagi saya sangat berarti bagi

      kehidupan dan masa depan saya. Orang tua adalah orang yang tiada

      henti-hentinya menyayangi kita.38)

2. Menurut Nur Khanifan, kelas X. 1, setelah memakai jilbab saya merasa

      makin dekat dengan Alloh, walaupun saya belum bisa melaksanakan

      perintah Alloh SWT dengan baik tapi saya merasa nyaman dalam

      beribadah, terhadap sesama teman saya juga merasa dekat, teman-teman

      saya jadi pada baik dan sayang kepada saya, maka saya juga berusaha

      ramah terhadap teman-teman.39)

3. Menurut Tri Utami, kelas X. 1, jilbab membuat saya lebih baik, yang

      tadinya hanya coba-coba atau hanya ikut-ikutan teman, setelah memakai

      jilbab saya merasa lebih nyaman, baik dalam beribadah, ataupun untuk

      bergaul dengan teman-teman untuk beribadah, saya jadi tambah taat baik

      dalam ibadah sholat fardhu ataupun puasa dan dengan teman-teman aku

      juga lebih akrab. Teman-teman saya juga jadi ramah-ramah terhadap

      saya. Jadi dengan kondisi seperti ini saya merasa nyaman untuk

      menjalani hidup ini.40)




38)
    Wawancara dengan Nur Amalina, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
39)
    Wawancara dengan Nur Khanifan, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
40)
    Wawancara dengan Tri Utami, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                    48
4. Menurut Siti Khoeriyah, kelas X. 2, dengan jilbab hidup saya menjadi

      lebih baik, baik dalam bertindak, perkataan dan ibadahku, walaupun

      tadinya saya memakai jilbab hanya mengikuti mode (trend) tetapi lama

      kelamaan saya dapat merasakan faidah dari memakai jilbab. Jilbab itu

      dapat membuat perilaku kita berubah, dengan berjilbab saya jadi berpikir

      beberapa kali kalau mau berbuat yang tidak baik. Dengan orang tua saya

      juga jadi bisa menghormati, yang tadinya sering menentang, sekarang

      sedikit demi sedikitsaya jadi takut terhadap orang tua, karena menurut

      saya kalau kita berani kepada orang tua berarti kita sudah berbuat

      murtad.41)

5. Menurut Siti Muroah, kelas X. 2, jilbab sudah menjadi hidup saya.

      Dengan berjilbab hidup saya lebih baik dan bertanggung jawab baik

      dengan Alloh SWT (menjalankan ibadah semampunya dengan baik)

      ataupun dengan sesama manusia dengan berjilbab saya jadi bisa merubah

      tingkah lalu dan perkataan saya kejalan yang baik.42)

6. Menurut Nurochyati, kelas X. 3, saya sangat senang memakai jilbab

      walaupun tadinya saya hanya ikut-ikutan memakai jilbab tapi setelah

      beberapa bulan saya sangat merasakan perbedaan waktu saya belum

      pakai jilbab dan sesudah memakai jilbab. Jilbab dapat merubah tingkah

      laku saya. Saya jadi lebih takut dengan Alloh SWT, yang tadinya saya

      kalau sholat tidak tepat waktu, setelah memakai jilbab saya jadi berusaha




41)
      Wawancara dengan Siti Khoeriyah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
42)
      Wawancara dengan Siti Muroah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                        49
      untuk tepat waktu sholatnya dan dengan orang tua saya juga jadi dapat

      patuh dan tidak membangkang.43)

7. Menurut Lestari, kelas X. 4, jilbab adalah sesuatu yang bisa merubah diri

      saya menjadi baik. Setelah berjilbab saya sadar saya harus bisa

      bertingkah laku yang baik tidak semaunya saja sesuai dengan jilbab yang

      saya pakai. Saya juga harus berusaha sopan dan santun kepada semua

      orang dan saya juga harus dapat menghargai orang yang lebih tua.

      Dengan Alloh SWT saya juga harus dapat lebih mendekatkan diri seperti

      sholat dan puasa. Kalau sudah memakai jilbab tetapi tidak sholat atau

      puasa itu sangat tidak pantas.44)

8. Menurut Siti Mustakimah, kelas X.4, jilbab membuat saya lebih baik,

      yang tadinya hanya coba-coba atau hanya ikut-ikutan teman, setelah

      memakai jilbab saya merasa lebih nyaman, baik dalam beribadah,

      ataupun untuk bergaul dengan teman-teman untuk beribadah, saya jadi

      tambah taat baik dalam ibadah sholat fardhu ataupun puasa dan dengan

      teman-teman aku juga lebih akrab. Teman-teman saya juga jadi ramah-

      ramah terhadap saya. Jadi dengan kondisi seperti ini saya merasa nyaman

      untuk menjalani hidup ini.45)

9. Menurut Ismatul Hidayah, kelas X.5, semenjak saya memakai jilbab saya

      berusaha untuk taat kepada perintah-perintah Alloh dan menjauhi

      laranganNya. Seperti saat ini saya selalu berusaha melaksanakan sholat



43)
    Wawancara dengan Nur Rochyati, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
44)
    Wawancara dengan Lestari, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
45)
    Wawancara dengan Siti Mustakimah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                      50
      fardhu dengan tepat waktu dan berusaha menjalankan ibadah puasa

      dengan   baik.   Terhadap    orang    tua   saya    berusaha    patuh    dan

      menghormatinya, karena orang tua bagi saya sangat berarti bagi

      kehidupan dan masa depan saya. Orang tua adalah orang yang tiada

      henti-hentinya menyayangi kita.46)

10. Menurut Suryani, kelas X.6, setelah memakai jilbab saya merasa makin

      dekat dengan Alloh, walaupun saya belum bisa melaksanakan perintah

      Alloh SWT dengan baik tapi saya merasa nyaman dalam beribadah,

      terhadap sesama teman saya juga merasa dekat, teman-teman saya jadi

      pada baik dan sayang kepada saya, maka saya juga berusaha ramah

      terhadap teman-teman.47)

11. Menurut Nurul Aini, kelas XI. IPA.3, jilbab membuat saya lebih baik,

      yang tadinya hanya coba-coba atau hanya ikut-ikutan teman, setelah

      memakai jilbab saya merasa lebih nyaman, baik dalam beribadah,

      ataupun untuk bergaul dengan teman-teman untuk beribadah, saya jadi

      tambah taat baik dalam ibadah sholat fardhu ataupun puasa dan dengan

      teman-teman aku juga lebih akrab. Teman-teman saya juga jadi ramah.
      48)




46)
    Wawancara dengan Ismatul Hidayah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
47)
    Wawancara dengan Suryani, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
48)
    Wawancara dengan Nurul Aini, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                     51
             Siswa SMA Negeri 1 Klirong setelah memakai jilbab sebagian

      besar sudah bertambah ketaatannya kepada Alloh SWT terbukti dengan

      cara melaksanakan sholat fardhu berusaha untuk tepat waktu dan dalam

      menjalankan ibadah puasa juga sudah baik tidak serta tingkah lakunya

      juga sudah ramah dan sopan.

             Dengan melihat hasil wawancara di atas penulis menyimpulkan

      bahwa siswa SMA Negeri 1 Klirong setelah memakai jilbab

      ketaqwaannya kepada Alloh semakin bertambah dan semakin taat dalam

      menjalankan ibadah-ibadah kepada Alloh SWT. Jadi akhlak siswa SMA

      Negeri 1 Klirong semakin baik setelah menggunakan jilbab.

12. Menurut Linda Fathiyah, kelas XI. IPA.2, setelah memakai jilbab saya

      merasa makin dekat dengan Alloh, walaupun saya belum bisa

      melaksanakan perintah Alloh SWT dengan baik tapi saya merasa nyaman

      dalam beribadah, terhadap sesama teman saya juga merasa dekat, teman-

      teman saya jadi pada baik dan sayang kepada saya, maka saya juga

      berusaha ramah terhadap teman-teman.49)

13. Menurut Mufidatun, kelas XI. IPS.2, jilbab membuat saya lebih baik,

      yang tadinya hanya coba-coba atau hanya ikut-ikutan teman, setelah

      memakai jilbab saya merasa lebih nyaman, baik dalam beribadah,

      ataupun untuk bergaul dengan teman-teman untuk beribadah, saya jadi

      tambah taat baik dalam ibadah sholat fardhu ataupun puasa dan dengan

      teman-teman aku juga lebih akrab. Teman-teman saya juga jadi ramah-


49)
      Wawancara dengan Linda Fathiyah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                        52
      ramah terhadap saya. Jadi dengan kondisi seperti ini saya merasa nyaman

      untuk menjalani hidup ini.50)

14. Menurut Faikoh Isnaeni, kelas X. 2, sebelum saya memakai jilbab

      kehidupan saya sangat bebas dalam berteman atau bergaul dengan lawan

      jenis. Saya juga cukup bebas pergi tanpa memperhatikan waktu dan

      dalam melaksanakan ibadah sholat fardhu juga semaunya sendiri, kadang

      sholat dan kadang tidak, tetapi semenjak memakai jilbab semuanya

      berubah, dengan teman yang bukan muhrim saya jadi tahu batas

      berteman dan dalam beribadah saya lebih tekun lagi. Semua itu berubah

      karena saya sering membaca buku tentang jilbab dan sering

      mendengarkan pengajian.51)

             Sebagian kecil setelah memakai jilbab siswa SMA Negeri 1

      Klirong terhadap temannya menjadi ramah dan bergaul dengan teman

      yang bukan muhrimnya juga bisa membatasinya tidak sembrono/bebas.

             Menurut penulis itu lebih baik karena dijaman sekarang anak laki-

      laki dan perempuan sudah sangat bebas dalam bergaul tanpa melihat itu

      muhrimnya atau bukan.

             Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa siswa SMA Negeri 1 Klirong

      sudah bisa membatasi pergaulan dengan lawan jenisnya.

15. Menurut Lailatul Khasanah, kelas X. 3, saya memakai jilbab hanya

      mengikuti permintaan pacar saya. Karena pacar saya satu kelas dan




50)
      Wawancara dengan Mufidatun, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
51)
      Wawancara dengan Faikoh Isnaeni, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                        53
      menyuruh saya pakai jilbab. Di rumah saya tidak memakai jilbab,

      memakai jilbab bagi saya ribet tidak praktis.52)

16. Menurut Rizki Aulia, kelas X. 3, saya memakai jilbab dan tidak memakai

      jilbab tidak ada bedanya. Saya memakai jilbab hanya untuk mengikuti

      trend. Sebelum saya memakai jlbab saya sholat dan sesudah memakai

      jilbab saya juga tetap sholat. Jadi bagi saya memakai jilbab dan tidak

      memakai jilbab tak ada bedanya.53)

17. Menurut Fitri Anisa, kelas XI. IPS.3, saya memakai jilbab dan tidak

      memakai jilbab tidak ada bedanya. Saya memakai jilbab hanya untuk

      mengikuti trend. Sebelum saya memakai jlbab saya sholat dan sesudah

      memakai jilbab saya juga tetap sholat. Jadi bagi saya memakai jilbab dan

      tidak memakai jilbab tak ada bedanya.54)

18. Menurut Nurul Badriyah, kelas X.6, saya memakai jilbab hanya untuk

      menutupi kulit saya dari sinar matahari. Jadi bagi saya jilbab tidak ada

      pengaruh terhadap perilaku saya. Saya percaya diri sajalah.55)

            Sebagian kecil siswa SMA Negeri 1 Klirong sebelum dan sesudah

      memakai jilbab tidak ada bedanya karena semua itu dilakukan bukan

      karena Alloh melainkan karena orang lain atau teman dekatnya.

            Menurut pendapat penulis itu semua kurang baik, karena seseorang

      yang sudah memakai jilbab seharusnya bisa menyesuaikan perbuatan-

      perbuatannya baik kepada Alloh ataupun kepada sesama manusia. Jadi


52)
    Wawancara dengan Lailatul Khasanah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
53)
    Wawancara dengan Rizki Aulia, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
54)
    Wawancara dengan Rizki Aulia, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
  55)
      Wawancara dengan Nur Badriyah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                      54
       bisa ditarik kesimpulan bahwa di SMA Negeri 1 Klirong ada sebagian

       kecil siswanya yang kurang sadar dengan pemakaian jilbabnya.

19. Menurut Nur Reni Asih, kelas X.4, jilbab bisa merubah tingkah laku saya

       yang tadinya saya berani dengan orang tua setelah pakai jilbab saya malu

       kalau mau menentang orang tua setelah saya ingat kalau saya pakai

       jilbab. Yang tadinya saya suka pergi-pergi dengan anak cowo, sekarang

       sya kurangi karena jilbab yang saya pakai. Pokoknya saya berusaha

       untuk menjaga tingkah laku saya. Jangan sampai saya jadi bahan

       pembicaraan orang banyak, karena tidak sesuai dengan jilbab yang saya

       pakai. Saya juga semakin merasa dekat dengan Alloh SWT dengan jalan

       memperbanyak ibadah.56)

20. Menurut Nurdianani, kelas X.4, semenjak saya memakai jilbab saya

       berusaha untuk taat kepada perintah-perintah Alloh dan menjauhi

       laranganNya. Seperti saat ini saya selalu berusaha melaksanakan sholat

       fardhu dengan tepat waktu dan berusaha menjalankan ibadah puasa

       dengan     baik.   Terhadap     orang   tua   saya    berusaha    patuh       dan

       menghormatinya, karena orang tua bagi saya sangat berarti bagi

       kehidupan dan masa depan saya. Orang tua adalah orang yang tiada

       henti-hentinya menyayangi kita.57)

21. Menurut Rusdiyanti, kelas X.5, dengan jilbab hidup saya menjadi lebih

       baik, baik dalam bertindak, perkataan dan ibadahku, walaupun tadinya

       saya memakai jilbab hanya mengikuti mode (trend) tetapi lama kelamaan

 56)
       Wawancara dengan Nur Reni Asih, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
 57)
       Wawancara dengan Nurdianani, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                        55
      aku bisa merasakan faidah dari memakai jilbab. Jilbab itu dapat membuat

      perilaku kita berubah, dengan berjilbab saya jadi berpikir beberapa kali

      kalau mau berbuat yang tidak baik. Dengan orang tua saya juga jadi bisa

      menghormati, yang tadinya sering menentang, sekarang sedikit demi

      sedikit saya jadi takut terhadap orang tua, karena menurut saya kalau kita

      berani kepada orang tua berarti kita sudah berbuat murtad.58)

22. Menurut Maryamah, kelas X.5, jilbab merupakan motivasi saya

      selangkah lebih baik. Karena bagi saya jilbab adalah suatu bentang

      perilaku kita. Menurut saya dengan berjilbab kita tidak boleh

      sembarangan harus bisa mempertahankan tingkah laku kita sesuai dengan

      jilbab yang sedang dipakainya. Kita seperti halnya dalam beribadah kita

      juga tidak boleh semaunya harus ingat pada jilbab yang dipakai dan

      kepada sesama kita juga harus bisa berbuat baik seperti menghormati,

      menghargai dan ramah.59)

23. Menurut Siti Marfungah, kelas X.6, jilbab merupakan sesuatu yang bisa

      membuat kita lebih cantik, baik cantik jasmani maupun rokhaninya. Kita

      berjilbab bisa merubah perilaku kita yang tadinya kurang baik jadi baik

      dimata Alloh. Seperti halnya kita jadi taat lagi untuk beribadah kepada

      Alloh, kita menutup auratnya karena takut kepada Alloh.60)




58)
    Wawancara dengan Rusdiyanti, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
59)
    Wawancara dengan Maryamah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
60)
    Wawancara dengan Siti Marfungah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                     56
24. Menurut Riza Utami, kelas X.6, dengan jilbab hidup saya menjadi lebih

      baik, baik dalam bertindak, perkataan dan ibadahku, walaupun tadinya

      saya memakai jilbab hanya mengikuti mode (trend) tetapi lama kelamaan

      aku bisa merasakan faidah dari memakai jilbab. Jilbab itu dapat membuat

      perilaku kita berubah, dengan berjilbab saya jadi berpikir beberapa kali

      kalau mau berbuat yang tidak baik. Dengan orang tua saya juga jadi bisa

      menghormati, yang tadinya sering menentang, sekarang sedikit demi

      sedikit saya jadi takut terhadap orang tua.61)

25. Menurut Ani Safitri, kelas X.7, semenjak saya memakai jilbab perasaan

      saya menjadi tenang. Kalau berpergiaan saya juga tidak mempunyai rasa

      takut diganggu oleh laki-laki yang tidak bertanggung jawab.62)

26. Menurut Inayah Restiyani, kelas XI. IPA.1, semenjak saya memakai

      jilbab saya berusaha untuk taat kepada perintah-perintah Alloh dan

      menjauhi    laranganNya.     Seperti   saat      ini   saya   selalu   berusaha

      melaksanakan sholat fardhu dengan tepat waktu dan berusaha

      menjalankan ibadah puasa dengan baik. Terhadap orang tua saya

      berusaha patuh dan menghormatinya, karena orang tua bagi saya sangat

      berarti bagi kehidupan dan masa depan saya. Orang tua adalah orang

      yang tiada henti-hentinya menyayangi kita.63)




61)
    Wawancara dengan Riza Utami, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
62)
    Wawancara dengan Ani Safitri, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
63)
    Wawancara dengan Inayah Restiyani siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                      57
27. Menurut Siti Sangadah, kelas XI. IPA.1, saya sangat senang memakai

      jilbab walaupun tadinya saya hanya ikut-ikutan memakai jilbab tapi

      setelah beberapa bulan saya sangat merasakan perbedaan waktu saya

      belumpakai jilbab dan sesudah memakai jilbab. Jilbab dapat merubah

      tingkah laku saya. Saya jadi lebih takut dengan Alloh SWT, yang tadinya

      saya kalau sholat tidak tepat waktu, setelah memakai jilbab saya jadi

      berusaha untuk tepat waktu sholatnya dan dengan orang tua saya juga

      jadi dapat patuh dan tidak membangkang.64)

28. Menurut Siti Mubarokah, kelas XI. IPA.3, dengan jilbab hidup saya

      menjadi lebih baik, baik dalam bertindak, perkataan dan ibadahku,

      walaupun tadinya saya memakai jilbab hanya mengikuti mode (trend)

      tetapi lama kelamaan aku bisa merasakan faidah dari memakai jilbab.

      Jilbab itu dapat membuat perilaku kita berubah, dengan berjilbab saya

      jadi berpikir beberapa kali kalau mau berbuat yang tidak baik. Dengan

      orang tua saya juga jadi bisa menghormati, yang tadinya sering

      menentang, sekarang sedikit demi sedikit saya jadi takut terhadap orang

      tua, karena menurut saya kalau kita berani kepada orang tua berarti kita

      sudah berbuat murtad.65)

29. Menurut Anirotul Khikmah, kelas XI. IPS.1, jilbab adalah sesuatu yang

      bisa merubah diri saya menjadi baik. Setelah berjilbab saya sadar saya

      harus bisa bertingkah laku yang baik tidak semaunya saja sesuai dengan

      jilbab yang saya pakai. Saya juga harus berusaha sopan dan santun

64)
      Wawancara dengan Siti Sangadah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
65)
      Wawancara dengan Siti Mubarokah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                        58
        kepada semua orang dan saya juga harus bisa menghargai orang yang

        lebih tua. Dengan Alloh SWT saya juga harus bisa lebih mendekatkan

        diri seperti sholat dan puasa. Kalau sudah memakai jilbab tetapi tidak

        sholat atau puasa itu sangat tidak pantas.66)

  30. Menurut Umi Khasanah, kelas XI. IPS.2, semenjak saya memakai jilbab

        perasaan saya menjadi tenang.Kalau berpergiaan saya juga tidak

        mempunyai rasa takut diganggu oleh laki-laki yang tidak bertanggung

        jawab.67)

               Siswa SMA Negeri 1 Klirong sebagian besar setelah memakai

        jilbab terhadap orang yang lebih tua atau kepada orang tuanya bisa patuh

        dan selalu menghormati seperti halnya kalau disuruh tidak membantah

        dan perkataannya juga sopan tidak melawan dan dalam bertindak juga

        sopan tidak urakan.

               Menurut penulis tindakan siswa SMA Negeri 1 Klirong ini sangat

        baik karena setelah memakai jilbab mereka bisa merubah sikapnya

        dengan baik seperti halnya terhadap orang tua dia bisa menghormati dan

        patuh jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa siswa SMA Negeri 1 Klirong

        setelah memakai jilbab sikap dan tindakannya semakin baik.

          Dari hasil wawancara di atas dapat kita lihat bahwa dari 30 siswa yang

penulis wawancarai ada 15 siswa yang akhlak terhadap Alloh baik seperti

ketaatan sholat fardhu dan ketaatan berpuasanya, 8 siswa yang akhlak terhadap

sesama sudah baik seperti menghargai, menghormati dan patuh terhadap orang

  66)
        Wawancara dengan Anirotul Khikmah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012
  67)
        Wawancara dengan Umi Khasanah, siswa SMA Negeri 1 Klirong, 5 November 2012


                                         59
tua, 7 siswa yang akhlaknya baik terhadap teman seperti ramah terhadap

teman, dan tahu batas pergaulan dengan teman yang bukan muhrim.

       Dari hasil di atas dapat kita simpulkan bahwa keadaan akhlak siswa

SMA Negeri 1 Klirong sudah cukup baik. Hal ini terbukti dengan kesadaran

siswa dalam bertaqwa kepada Alloh, seperti melaksanakan sholat, ketaatan

menjalankan ibadah puasa, berpakaian secara Islami, serta dalam menghormati,

menghargai dan patuh kepada orang tua. Kepada sesama teman, mereka juga

sudah bisa bersikap ramah.




                                   60
                                   BAB V

                                 PENUTUP



A. Kesimpulan

        Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan pada siswa SMA

   Negeri 1 Klirong yaitu study tentang motivasi berjilbab dan akhlak siswa

   yang berjilbab di SMA Negeri 1 Klirong Tahun 2012, maka penulis dapat

   mengambil kesimpulan sebagai berikut :

   1. Motivasi Berjilbab

     a. Motivasi dari dalam (internal )

              Siswa SMA Negeri 1 Klirong sebagian besar memakai jilbabnya

         karena timbul keinginan dari diri sendiri atau dari hati nurani yang

         paling dalam dengan tujuan ingin menjadi wanita yang disayang

         Alloh, ingin menjadi makhluk yang ditinggikan derajatnya dimata

         Alloh, ingin menjadi makhluk yang keimanannya lebih sempurna di

         mata Alloh.

     b. Motivasi dari luar ( eksternal )

         1. Siswa SMA Negeri 1 Klirong memakai jilbabnya mendapat

            dukungan dari orang tua dan saudara

         2. Siswa SMA Negeri 1 Klirong memakai jilbabnya berasal dari

            dukungan pacar dan teman-temannya




                                      61
     3. Siswa SMA Negeri 1 Klirong memakai jilbabnya karena supaya

         tidak terkena oleh sinar matahari dan mengikuti model / trend

         jilbab.

2. Keadaan Akhlak Siswa SMA Negeri 1 Klirong

       Siswa SMA Negeri 1 Klirong yang memakai jilbab sudah dapat

   menunjukkan akhlak kepada Alloh sesama dan lingkungan.

   a. Akhlak kepada Alloh

      1) Melaksanakan rukun Islam yang ke dua yaitu kewajiban

         melaksanakan sholat fardhu dalam sehari semalam 5 waktu

      2) Ketaatan siswa SMA Negeri 1 Klirong dalam melaksanakan

         ibadah puasa wajib di bulan Ramadhan kecuali sedang

         berhalangan ( haid ).

      3) Siswa SMA Negeri 1 Klirong sudah bisa menggunakan aturan

         berpakaian secara Islam yaitu menggunakan rok panjang, hem

         panjang dan jilbab yang menutupi dada dan tidak ketat sehingga

         bentuk tubuhnya tidak keliatan dan tidak mengundang maksiat.

   b. Akhlak terhadap Sesama

             Siswa SMA Negeri 1 Klirong yang berjilbab sudah

       mempunyai akhlak yang baik. Hal ini terbukti dengan adanya sikap

       yang menghormati, menghargai dan patuh kepada orang yang lebih

       tua dan orang tua sendiri kepada teman-temannya, mereka juga bisa

       bersikap ramah dan tahu batas jika bergaul dengan teman yang

       bukan muhrimnya.



                                 62
       c. Akhlak terhadap Lingkungan

                   Akhlak siswa SMA Negeri 1 Klirong terhadap lingkungan

          cukup tinggi atau baik karena setiap siswa sudah memiliki kesadaran

          untuk hidup bersih, hal ini terbukti dengan adanya kebiasaan setiap

          siswa untuk membersihkan lingkungan kelas setiap hari dan setiap

          siswa juga sudah menunjukkan kebiasaan menaati peraturan sekolah.



B. Saran untuk disampaikan kepada siswa

  1. Bagi siswa yang berjilbab karena mendapat motivasi dari diri sendiri

     ataupun orang lain hendaknya berniat hanya untuk beribadah kepada Alloh

     SWT.

  2. Pemakaian jilbab hendaknya diiringi dengan ketaatan kita dalam

     menjalankan ibadah sunah untuk menyempurnakan keimanan kepada Alloh

     SWT.

  3. Pastikan memakai jilbab yang sesuai dengan syar’i yaitu tertutup, nyaman

     dan tidak transparan.



C. Kata Penutup

          Alhamdulillahirabil’alamin, segala puji syukur bagi Allah SWT yang

   telah melimpahkan karunia, nikmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat

   menyelesaikan skripsi ini dengan lancar dan tanpa halangan yang berarti dan

   penulis juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada semua pihak

   yang telah membantu penulis baik dari segi materiil maupun spiritual



                                     63
sehingga skripsi ini dapat selesai. Semoga amal baiknya diterima di sisi Allah

SWT. Amin ya robbal’alamin.

       Penulis sadar bahwa upaya yang telah penulis lakukan baik dalam

pembuatan proposal hingga menjadi sebuah skripsi masih banyak sekali

kekurangan dan kekeliruan baik mengenai isi maupun cara penyusunannya.

Untuk itu penulis mohon saran dan kritik yang membangun dari semua pihak

demi perbaikan untuk langkah selanjutnya dalam penyusunan karya ilmiah

kedepan sehingga lebih sempurna.

       Mudah-mudahan skripsi ini bisa bermanfaat bagi pembaca pada

umumnya dan untuk penulis pada khususnya sehingga bisa menjadi

sumbangan penelitian ilmiah. Amin.




                                   64
                             DAFTAR PUSTAKA


Mulhandy Ibn. Haj, dkk, (1992), Enam Puluh Satu Tanya Jawab tentang Jilbab,
    Bandung : Espe Press.

Departemen Agama RI, (2009), Al-Qur’anul Karim Terjemahan Per-kata Type
     Hijaz, Semarang : PT Karya Toha Putra.

Pius Abdillah dan Danu Prasetya, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Surabaya :
     Arkola.

Akhmad Fauzi, (2004), Psikolog Umum, Bandung : Pustaka Setia.

Akhmad Fauzi, (1997), Psikologi Umum, Bandung : PUSTAKA SETIA.

Saeful Bahri Djamarah, (2008), Psikologi Belajar, Cetakan Kedua, Jakarta :
     Rineka Cipta.

http://blog.filendra.com/busana-muslim-wawasan-al’quran

Idatul Fitri dan Nurul Hasanah RA, (2011), Enam Puluh Kesalahan dalam
      Berjilbab, Jakarta : Basmallah.

http://rumahjilbab.com/index.php/2007/07/06/apalah_arti_sebuah_jilbab

Muhammad Jaya, (2009), Mengapa Aku Lebih Memilih Blue Jeans dari pada
    Jilbab, Yogyakarta: Furdausi.

Muhammad Nashiruddin Al-Albani, (2010), Kriteria Busanan Muslimah, Jakarta :
    Pusaka Imam Asy-Syafi’I

Muhammad Zain Yusuf, (1993), Akhlak/Tasawuf, Semarang : Al Husna

Abuddin Nata, M.A, (2010), Akhlak Tasawuf, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada

Zakiah Daradjat, dkk, (2008), Ilmu Pendidikan Islam, cet. Ketujuh, Jakarta : Bumi
     Aksara.

Heri Noer Aly, MA, (1999), Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta : Logos.

Hepy Veryastuti, (2011), Persepsi Siswa Tentang Kewajiban Berjilbab dan
    Ketaatan dalam Melaksanakan Sholat di SMK Batik 2 Kebumen.

Suharsimi Arikunto, (1998), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik,
     Jakarta : Rineka Cipta


                                       65
Mohamad Ali, (1987), Penelitian Kependidikan, Prosedur dan Strategi, Bandung
    : Angkasa.

Anas Sudijono, (2004), Pengantar Statistic Pendidikan, Jakarta : Raja Grafindo
     Persada

Sukardi, Ph.D, (2003), Metode Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya,
     Jakarta : Bumi Aksara.

Sugiyono, (2009), Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,
     Kualitatif dan R & D, Bandung : Alfabeta.

W. Gulo, (2002), Metodologi Penelitian, Jakarta : Gramedia Widiasarana
    Indonesia.

Ahmad Tanzeh, (2009), Pengantar Metode Penelitian, Yogyakarta : Teras.

Lexy J. Moleong, (2009), Metode Penelitian Kualitatif, cet ke 26, Bandung :
     Remaja Rosdakarya,.




                                     66
67
            SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NAHDLATUL ULAMA
                          (STAINU) KEBUMEN
                      STATUS : TERAKREDITASI (B)
                PAI : SK Badan Akreditasi Dikti No. 011/BAN-PT/Ak.X/S.1/VIII/2006
              Alamat : Jalan Tentara Pelajar No. 55 B telp (0287) 385902 Kebumen 54312

NOTA DINAS
Hal    : Skripsi

Kepada :
Yth. Ketua STAINU Kebumen
           c/q Biro Skripsi
           STAINU Kebumen
           di
           Tempat


Assalamu’alaikum Wr. Wb.
       Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam
Nahdlatul Ulama (STAINU) Kebumen No ………………………………………
Tertangga ……………………… tentang Judul dan Pembimbing Skripsi
Mahasiswa Program S.1 Tahun Akademik 2011/2012. Atas tugas kami sebagai
Pembimbing Saudara :

Nama                  : …………………………………………………………..
NIM                   : …………………………………………………………..
Jurusan / Program     : …………………………………………………………..
Tahun Akademik        : …………………………………………………………..
Judul                 : …………………………………………………………..
                        …………………………………………………………..
                        …………………………………………………………..

Maka setelah kami teliti dan diadakan perbaikan seperlunya, akhirnya kami
anggap Skripsi tersebut sebagai hasil penelitian/kajian mendalam telah memenuhi
syarat untuk diajukan ke sidang munaqosyah STAINU Kebumen.
Demikian semoga dalam waktu dekat dapat dimunaqosyahkan dan bersama ini
kami kirimkan 3 (tiga) exsemplar skripsi dimaksud.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

                                                   Kebumen, ………………………
                                                        Dosen Pembimbing



                                                        Drs. H. Khamid, M.Pd.I
                                                              NIK. 09211


                                          68
69

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:0
posted:5/26/2013
language:Unknown
pages:78
bayu ajie bayu ajie
About ingin download tapi tidak bisa? hubungi: zuperbayu at yahoo.com