Strategi Pembelajaran Berorientasi Aktivitas Siswa by zuperbayu

VIEWS: 0 PAGES: 16

									  Strategi Pembelajaran
Berorientasi Aktivitas Siswa

               Oleh:
        Baeti Nurrokhmah
          K7111029/ 10
                2A
Pengertian Strategi, Metode, dan
   Pendekatan Pembelajaran
Strategi Pembelajaran
 • Strategi digunakan untuk memperoleh kesuksesan atau keberhasilan
   dalam mencapai tujuan.
 • Menurut J.R. David (1976), strategi pembelajaran diartikan sebagai
   perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain
   untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut.
 • Kemp (1995) menyatakan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu
   kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar
   tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.


 Metode
• Metode merupakan cara yang digunakan merealisasikan strategi
  yang telah ditetapkan.
• Dalam satu strategi pembelajaran dapat digunakan beberapa
  metode.
Pendekatan
• Pendekatan diartikan sebagai titik tolak atau sudut
  pandang terhadap proses pembelajaran.
• Roy Killen (1998), mencatat ada dua pendekatan
  dalam pembelajaran yaitu pendekatan yang berpusat
  pada guru dan pendekatan yang berpusat pada siswa.
• Pendekatan yang berpusat pada guru menurunkan
  strategi pembelajaran langsung, dan pembelajaran
  deduktif. Sedangkan pendekatan yang berpusat pada
  siswa menurunkan strategi pembelajaran discovery
  dan inkuiri serta strategi pembelajaran induktif.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa suatu strategi
pembelajaran yang ditetapkan oleh guru akan
bergantung pada pendekatan yang digunakan,
sedangkan bagaimana menjalankan strategi dapat
ditetapkan berbagai metode pembelajaran. Dan pada
akhinya guru dapat menentukan teknik yang dianggap
relevan dengan metode serta memiliki taktik yang
berbeda dengan guru lainnya.
    Jenis-jenis Strategi Pembelajaran

• Rowntree       (1974),    Strategi   pembelajaran
  dikelompokkan menjadi dua yaitu strategi
  penyampaian-penemuan, dan strategi pembelajaran
  kelompok dan individual.
• Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahan,
  strategi pembelajaran dapat dibedakan antara
  strategi pembelajaran deduktif (umum ke khusus)
  dan strategi pembelajaran induktif (khusus ke
  umum).
     Pertimbangan Pemilihan Strategi
             Pembelajaran
 Pertimbangan yang berhubungan dengan
  tujuan yang ingin dicapai.
 Pertimbangan yang berhubungan dengan
  bahan atau materi pembelajaran.
 Pertimbangan dari sudut siswa
 Pertimbangan-petimbangan lain seperti apakah
  untuk mencapai tujuan hanya cukup dengan
  satu strategi saja, apakah strategi itu memiliki
  nilai efektivitas dan efisien, dll.
      Prinsip-prinsip Penggunaan Strategi
     Pembelajaran dalam Konteks Standar
               Proses Pendidikan
• Prinsip-prinsip umum penggunaan strategi pembelajaran:
   Berorientasi pada tujuan, tujuan pembelajaran dapat
     menentukan suatu strategi yang harus digunakan
     seorang guru.
   Aktivitas, strategi pembelajaran harus dapat
     mendorong aktivitas siswa baik fisik maupun psikis.
   Individualitas
   Integritas, strategi pembelajaran harus dapat
     mengembangkan seluruh aspek kepribadian siswa
     secara terintegrasi.
• Prinsip khusus pengelolaan pembelajaran:
   Interaktif, mengajar bukan sekadar menyampaikan
    pengetahuan tetapi juga sebagai proses mengatur
    lingkungan sehingga merangsang siswa belajar.
   Inspiratif, memungkinkan siswa untuk mencoba
    dan melakukan sesuatu.
   Menyenangkan, potensi siswa dapat berkembang
    manakala siswa terbebas dari rasa takut dan proses
    pembelajaran menyenangkan.
   Menantang
   Motivasi
  Pembelajaran Berorientasi Aktivitas
                Siswa
Beberapa asumsi perlunya pembelajaran berorientasi
aktivitas siswa :
1. Filosofis tentang pendidikan
    Proses pendidikan mengembangkan seluruh potensi
    yang dimiliki peserta didik
2. Siswa sebagai subjek pendidikan
    anak didik bukanlah objek yang harus dijejali
    dengan informasi, tetapi merupakan subjek yang
    memiliki potensi yang perlu dikembangkan.
3. Guru, dimana
   • bertanggung jawab atas tercapainya hasil belajar
   • memiliki kemampuan profesional mengajar
   • mempunyai kode etik keguruan
   • memiliki peran sebagai sumber belajar, serta
      organisator dalam belajar.
4. Berkaitan proses pengajaran
   • direncanakan dan dilaksanakan sebagai suatu sistem
   • anak didik berinteraksi dengan lingkungan
   • menggunakan metode dan teknik yang tepat dan
     berdaya guna
   • memberi tekanan pada proses dan produk secara
     seimbang
   • adanya kegiatan belajar siswa yang optimal
Konsep dan Tujuan PBAS
• Konsep PBAS yang harus dipahami yaitu PBAS
  menekankan pada aktivitas siswa secara optimal, dan
  PBAS menghendaki hasil belajar yang seimbang dan
  terpadu antara kemampuan kognitif, afektif dan
  psikomotor.
Peran Guru dalam Implementasi PBAS
 • Dalam implementasi PBAS, guru berperan
   sebagai penunjuk dan fasilitaor dalam
   memanfaatkan sumber belajar.
 • Penerapan PBAS menuntut guru untuk kreatif
   dan inovatif sehingga mampu menyesuaikan
   kegiatan mengajar dengan gaya dan
   karakteristik belajar siswa.
Penerapan PBAS dalam Proses
Pembelajaran
 Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengetahui
 suatu proses pembelajaran memiliki kadar PBAS yang
 tinggi, sedang atau lemah dapat dilihat dari kriteria
 penerapan PBAS dalam pembelajaran antara lain
 o Dilihat dari proses perencanaan
 o Dilihat dari proses pembelajaran
 o Ditinjau dari kegiatan evaluasi pembelajaran
 Semakin siswa terlibat dalam ketiga aspek tersebut
 maka kadar PBAS semakin tinggi.
Faktor yang Mempengaruhi
Keberhasilan PBAS
1. Guru
   • Kemampuan guru
     Guru yang memiliki kemampuan tinggi akan bersikap kreatif
     dan inovatif menerapkan berbagai penemuan baru untuk
     membelajarkan siswa
   • Sikap profesional guru
     Guru yang profesional selalu berusaha mencapai hasil yang
     optimal dengan menambah pengetahuan serta meningkatkan
     kemampuan dan keterampilannya dalam mengajar.
   • Latar belakang pendidikan dan pengalaman mengajar guru
     Latar pendidikan yang tinggi memungkinkan guru memiliki
     wawasan dan pandangan yang luas terhadap variabel-variabel
     pembelajaran. Demikian halnya pengalaman mengajar, guru
     yang memiliki jam terbang mengajar tinggi memungkinkan
     lebih mengenal berbagai hal tentang proses pembelajaran.
2. Sarana Belajar
    o Ruang kelas
       Keberhasilan PBAS ditentukan oleh lebar sempitnya
       ruang kelas serta penataan kelas yang bersifat dinamis.
    o Media dan sumber belajar
       Keberhasilan penerapan PBAS dipengaruhi oleh
       ketersediaan dan pemanfaatan media dan sumber
       belajar
3. Lingkungan belajar
   Ada dua hal yang termasuk faktor lingkungan belajar yaitu:
    • Lingkungan fisik meliputi keadaan dan kondisi sekolah
      serta keadaan dan jumlah guru.
    • Lingkungan psikologis meliputi keharmonisan hubungan
      antara guru dengan guru, antara guru dengan kepala
      sekolah, antara pihak sekolah dengan orang tua

								
To top