Docstoc

Pengaruh Frekuensi Pemberian Pakan Terhadap Berat Akhir Efisiensi Pakan Dan Income Over Feed Cost

Document Sample
Pengaruh Frekuensi Pemberian Pakan Terhadap Berat Akhir Efisiensi Pakan Dan Income Over Feed Cost Powered By Docstoc
					Pengaruh Frekuensi Pemberian Pakan
Terhadap Berat Akhir, Efisiensi Pakan, Dan
Income Over Feed Cost
Undergraduate Theses from JIPTUMMPP / 2010-06-22 09:25:23
Oleh : Heri Harmoko ( 06910020 ), Animal Husbandry
Dibuat : 2010-06-22, dengan 7 file

Keyword : Kata Kunci : Frekuensi Pemberian Pakan, Efisiensi Pakan, Income Over Feed Cost
Url : http://

ABSTRAKSI
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan frekuensi pemberian
pakan terhadap berat akhir, efisiensi pakan, dan income over feed cost pada ayam pedaging.
Pada akhirnya penelitian ini dapat menjadi informasi berguna tentang waktu pemberian pakan
yang tepat dan efisien sehingga mampu menampilkan performans yang bagus.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Landungsari Kecamatan Lowokwaru Kabupaten
Malang dan penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 22 Januari sampai dengan 26 Februari
2010.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam pedaging strain Loghmann tipe
platinum umur 1 sampai 35 hari produksi PT. Comfeed, jumlah ternak yang digunakan dalam
penelitian ini sebanyak 100 ekor. Perlakuan yang diberikan adalah frekuensi pemberian pakan
setiap 2 jam sekali (T1), frekuensi pemberian pakan setiap 4 jam sekali (T2), frekuensi
pemberian pakan setiap 6 jam sekali (T3), dan frekuensi pemberian pakan setiap 8 jam sekjali
(T4). Masing-masing perlakuan tersebut di ulang sebanyak 5 kali, tiap unit flok percobaan terdiri
dari 5 ekor DOC. Rancangan percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4
perlakuan dan 5 kali ulangan. Data diolah menggunakan analisis variansi dan jika signifikan data
diolah kembali menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk mengetahui perbedaan antar
perlakuan.
Hasil pengamatan selama 35 hari didapatkan data rataan berat akhir T1 = 2078 gram, T2= 2132,2
gram. T3= 2074,2 gram. T4= 2175,8. Hasil analisis variansi menunjukan pengaruh tidak nyata
terhadap bobot akhir ayam pedaging. Untuk data rataan efisiensi pakan T1= 57,14 persen, T2=
55,63 persen. T3= 54,57 persen. T4= 60,23 persen. Hasil analisis variansi menunjukan frekuensi
pemberian pakan berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap efisiensi pakan ayam pedaging. Dan
untuk data rataan income over feed cost T1= Rp3.085,15. T2= Rp2.699,03. T3= Rp2.574,40.
T4= Rp4.116,35. Hasil analisis variansi menunjukan frekuensi pemberian pakan berpengaruh
sangat nyata (p<0,01) terhadap income over feed cost.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengaruh frekuensi pemberian pakan terhadap berat akhir,
efisiensi pakan, dan income over feed cost pada ayam pedaging terbukti perlakuan pemberian
pakan 8 jam sekali dapat meningkatkan efisiensi pengguaan pakan dan nilai income over feed
cost yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan 2 jam sekali, 4 jam sekali, dan 6 jam sekali.
Sedangkan untuk bobot akhir didapatkan hasil yang relatif sama. Berdasarkan hasil penelitian
disarakan kepada praktisi atau peternak broiler agar menggunakan perlakuan pemberian pakan
setiap 8 jam sekali karena dapat meningkatkan efisiensi pakan dan nilai income over feed cost
yang relatif lebih tinggi sehingga meningkatkan keuntungan peternak.

ABSTRACT
This study aimed to investigate the effect caused by the frequency of feeding on the final weight,
feed efficiency, and income over feed cost in broiler chicken. Ultimately this research could be
useful information about proper feeding time and efficiently so as to show a good performance.
This research has been conducted in the Village District Landungsari Lowokwaru Malang
Regency and research has been conducted on January 22 until February 26, 2010.
The materials used in this study are strains of broiler chicken age Loghmann one type of
platinum production up to 35 days PT. Comfeed, the number of animals used in this study as
many as 100 individuals. The treatment given is the frequency of feeding every two hours (T1),
frequency of feeding every four hours (T2), frequency of feeding every 6 hours (T3), and
frequency of feeding every 8 hours sekjali (T4). Each of these treatments were repeated five
times, each unit consisting of five experimental floc DOC. The experimental design using a
completely randomized design with four treatments and five replicates. Data are processed using
analysis of variance and if significant data reprocessed using Least Significant Difference test to
determine differences among the treatments.
The observation data obtained during the 35 day average final weight = 2078 grams T1, T2 =
2132.2 grams. T3 = 2074.2 grams. T4 = 2175.8. Results of analysis of variance showed no
significant influence on the final weight of broilers. For the average feed efficiency data T1 =
57.14 percent, T2 = 55.63 percent. T3 = 54.57 percent. T4 = 60.23 percent. Results of analysis of
variance showed significant effect of feeding frequency (p <0.05) on feed efficiency of broilers.
And for data averaging income over feed cost T1 = Rp3.085, 15. T2 = Rp2.699, 2003. T3 =
Rp2.574, 40. T4 = Rp4.116, 35. Results of variance analysis showed the frequency of feeding
caused significant (p <0.01) of income over feed cost.
The conclusion of this research is the effect of feeding frequency on the final weight, feed
efficiency, and income over feed cost in broiler chicken feeding treatment proven eight hours can
improve feed efficiency and value pengguaan income over feed cost is higher than the 2-hour
treatment , 4 hours and 6 hours. While for the final weights obtained relatively similar results.
Based on research results to practitioners disarakan or broiler breeders to use the feeding
treatment once every eight hours because it can improve feed efficiency and value of income
over feed cost is relatively higher and increase farmer profits.

Deskripsi Alternatif :

ABSTRAKSI
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan frekuensi pemberian
pakan terhadap berat akhir, efisiensi pakan, dan income over feed cost pada ayam pedaging.
Pada akhirnya penelitian ini dapat menjadi informasi berguna tentang waktu pemberian pakan
yang tepat dan efisien sehingga mampu menampilkan performans yang bagus.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Landungsari Kecamatan Lowokwaru Kabupaten
Malang dan penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 22 Januari sampai dengan 26 Februari
2010.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam pedaging strain Loghmann tipe
platinum umur 1 sampai 35 hari produksi PT. Comfeed, jumlah ternak yang digunakan dalam
penelitian ini sebanyak 100 ekor. Perlakuan yang diberikan adalah frekuensi pemberian pakan
setiap 2 jam sekali (T1), frekuensi pemberian pakan setiap 4 jam sekali (T2), frekuensi
pemberian pakan setiap 6 jam sekali (T3), dan frekuensi pemberian pakan setiap 8 jam sekjali
(T4). Masing-masing perlakuan tersebut di ulang sebanyak 5 kali, tiap unit flok percobaan
terdiri dari 5 ekor DOC. Rancangan percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)
dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Data diolah menggunakan analisis variansi dan jika
signifikan data diolah kembali menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk mengetahui
perbedaan antar perlakuan.
Hasil pengamatan selama 35 hari didapatkan data rataan berat akhir T1 = 2078 gram, T2=
2132,2 gram. T3= 2074,2 gram. T4= 2175,8. Hasil analisis variansi menunjukan pengaruh tidak
nyata terhadap bobot akhir ayam pedaging. Untuk data rataan efisiensi pakan T1= 57,14
persen, T2= 55,63 persen. T3= 54,57 persen. T4= 60,23 persen. Hasil analisis variansi
menunjukan frekuensi pemberian pakan berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap efisiensi pakan
ayam pedaging. Dan untuk data rataan income over feed cost T1= Rp3.085,15. T2= Rp2.699,03.
T3= Rp2.574,40. T4= Rp4.116,35. Hasil analisis variansi menunjukan frekuensi pemberian
pakan berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap income over feed cost.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengaruh frekuensi pemberian pakan terhadap berat
akhir, efisiensi pakan, dan income over feed cost pada ayam pedaging terbukti perlakuan
pemberian pakan 8 jam sekali dapat meningkatkan efisiensi pengguaan pakan dan nilai income
over feed cost yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan 2 jam sekali, 4 jam sekali, dan 6 jam
sekali. Sedangkan untuk bobot akhir didapatkan hasil yang relatif sama. Berdasarkan hasil
penelitian disarakan kepada praktisi atau peternak broiler agar menggunakan perlakuan
pemberian pakan setiap 8 jam sekali karena dapat meningkatkan efisiensi pakan dan nilai
income over feed cost yang relatif lebih tinggi sehingga meningkatkan keuntungan peternak.

ABSTRACT
This study aimed to investigate the effect caused by the frequency of feeding on the final weight,
feed efficiency, and income over feed cost in broiler chicken. Ultimately this research could be
useful information about proper feeding time and efficiently so as to show a good performance.
This research has been conducted in the Village District Landungsari Lowokwaru Malang
Regency and research has been conducted on January 22 until February 26, 2010.
The materials used in this study are strains of broiler chicken age Loghmann one type of
platinum production up to 35 days PT. Comfeed, the number of animals used in this study as
many as 100 individuals. The treatment given is the frequency of feeding every two hours (T1),
frequency of feeding every four hours (T2), frequency of feeding every 6 hours (T3), and
frequency of feeding every 8 hours sekjali (T4). Each of these treatments were repeated five
times, each unit consisting of five experimental floc DOC. The experimental design using a
completely randomized design with four treatments and five replicates. Data are processed using
analysis of variance and if significant data reprocessed using Least Significant Difference test to
determine differences among the treatments.
The observation data obtained during the 35 day average final weight = 2078 grams T1, T2 =
2132.2 grams. T3 = 2074.2 grams. T4 = 2175.8. Results of analysis of variance showed no
significant influence on the final weight of broilers. For the average feed efficiency data T1 =
57.14 percent, T2 = 55.63 percent. T3 = 54.57 percent. T4 = 60.23 percent. Results of analysis
of variance showed significant effect of feeding frequency (p <0.05) on feed efficiency of
broilers. And for data averaging income over feed cost T1 = Rp3.085, 15. T2 = Rp2.699, 2003.
T3 = Rp2.574, 40. T4 = Rp4.116, 35. Results of variance analysis showed the frequency of
feeding caused significant (p <0.01) of income over feed cost.
The conclusion of this research is the effect of feeding frequency on the final weight, feed
efficiency, and income over feed cost in broiler chicken feeding treatment proven eight hours can
improve feed efficiency and value pengguaan income over feed cost is higher than the 2-hour
treatment , 4 hours and 6 hours. While for the final weights obtained relatively similar results.
Based on research results to practitioners disarakan or broiler breeders to use the feeding
treatment once every eight hours because it can improve feed efficiency and value of income
over feed cost is relatively higher and increase farmer profits.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1
posted:5/18/2013
language:English
pages:4