Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

makalah AC

VIEWS: 0 PAGES: 7

									C. KOMPONEN DAN FUNGSINYA
1. CHILLER (unit pendingin).
Chiller adalah mesin refrigerasi yang berfungsi untuk mendinginkan air pada sisi
evaporatornya. Air dingin yang dihasilkan selanjutnya didistribusikan ke mesin
penukar kalor ( FCU / Fan Coil Unit ).
Jenis chiller didasarkan pada jenis kompressornya :
a. Reciprocating
b. Screw
c. Centrifugal
Jenis chiller didasarkan pada jenis cara pendinginan kondensornya :
a.AirCooler
b. Water Cooler
2. AHU (Air Handling Unit)/Unit Penanganan Udara
AHU Adalah suatu mesin penukar kalor, dimana udara panas dari ruangan
dihembuskan melewati coil pendingin didalam AHU sehingga menjadi udara dingin
yang selanjutnya didistribusikan ke ruangan.
Komponen AHU :
      Filter merupakan penyaring udara dari kotoran, debu, atau partikel-partikel
       lainnya sehingga diharapkan udara yang dihasilkan lebih bersih. Filter ini
       dibedakan berdasarkan kelas-kelasnya.
      Centrifugal fan merupakan kipas/blower sentrifugal yang berfungsi untuk
       mendistribusikan udara melewati ducting menuju ruangan-ruangan.
      Koil pendingin, merupakan komponen yang berfungsi menurunkan
       temperatur udara.


3. COOLING TOWER ( khusus untuk chiller jenis Water Cooler ).
Adalah suatu mesin yang berfungsi untuk mendinginkan air yang dipakai
pendinginan condenssor chiller dengan cara melewat air panas pada filamen didalam
cooling tower yang dihembus oleh udara sekitar dengan blower yang suhunya lebih
rendah.
4. POMPA SIRKULASI.
Ada dua jenis pompa sirkulasi, yaitu :
a. Pompa sirkulasi air dingin ( Chilled Water Pump ) berfungsi mensirkulasikan air
dingin dari Chiller ke Koil pendingin AHU / FCU.
b. Pompa Sirkulasi air pendingin ( Condenser Water Pump ).
Pompa ini hanya untuk Chiller jenis Water Cooled dan berfungsi untuk
mensirkulasikan air pendingin dari kondensor Chiller ke Cooling Tower dan
seterusnya.
D. SISTEM KERJA AC CENTRAL


Pada unit pendingin atau Chiller yang menganut system kompresi uap, komponennya
terdiri dari kompresor, kondensor, alat ekspansi dan evaporator. Pada Chiller
biasanya tipe kondensornya adalah water-cooled condenser. Air untuk mendinginkan
kondensor dialirkan melalui pipa yang kemudian outputnya didinginkan kembali
secara evaporative cooling pada cooling tower. Sama halnya AC Central yang ada
pada SOLO GRAND MALL system kerjanya adalalah sebagai berikut :
   1. Air dari sumur dipompa melewati carbon untuk di tampung di ground tank
   2. Dari ground tank, air di pompa dan ditampung di make up tank dan domestic
       tank. Make up tank digunakan untuk menyuplai kebutuhan air pada system
       AC sedangkan Domestic tank digunakan untuk menyuplai kebutuhan air pada
       gedung SOLO GRAND MALL.
   3. Pada make up tank air akan diregenerasi dengan cara dipompa ke tabung
       softener dengan pompa regenerasi. Air diregenerasi terlebih dahulu agar tidak
       menyebabkan timbulnya karat, kerak dan lumut serta mencegah korosi pada
       saluran pipa penghubung dan komponen AC lainya. Air yang sudah di
       regenerasi ini akan disalurkan ke cooling tower.
   4. Air dari tabung softener akan di pompa ke cooling tower. Sebelum masuk ke
       cooling tower air akan ditampung di ekspansi tank.
   5. Pada saat cooling tower membutuhkan tambahan suplai air maka secar
       otomatis katup yang ada di cooling tower akan membuka untuk menambah
       volume air. System katup ini sama dengan system pelampung yang ada pada
       karburator sepeda motor dan jika cooling tower kelebihan volume air maka
       secara otomatis akan terbuang sendiri sesuai dengan batas ketinggian air.
   6. Air dari cooling tower akan disirkulasikan ke chiller untuk mendinginkan
       chiler. Penyalaan proses sirkulasi ini dimulai ± 1 jam sebelum chiler
       digunakan. Hal ini dilakukan agar suplai air ke chiller benar-benar terpenuhi
       dan tidak ada udara yang masuk pada system. Apabila suplai air ke chiller
   kuarang dan kemasukan udara bebas maka sensor pada chiller akan
   mendeteksi dan mematikan chiller secara otomatis. Dan apabila hal ini terjadi
   terus-menerus maka chiller akan rusak dan membutuhkan biaya yang mahal
   untuk memperbaikinya.
7. Setelah sistem pendinginan chiller sudah mencukupi, chiller akan dinyalakan
   secara manual. Chiller akan dinyalakan satu per satu, karena pada saat chiller
   akan mulai menyala membutuhkan daya yang sngat besar.
8. Chiller yang sudah beroperasi akan mendinginkan refrigerant. Refrigerant
   dingin akan bersirkulasi ke evaporator yang ada pada AHU (air handling
   unit).
9. Pada AHU ( air handling unit ) refrigerant dingin yang ada didalam
   evaporator akan menyerap panas dari tiap ruangan, sehingga udara akan
   menjadi dingin , udara dingin tersebut akan disalurkan ke saluran pembagi
   (ducted) dan kemudian disalurkan ke ruangan melalui SAD ( supply air
   diffuser ).
10. Refrigerant yang telah bersuhu tinggi atau menjadi panas akan kembali ke
   chiller dengan bantuan pompa untuk dilakukan pendinginan. Pompa tersebut
   berfungsi untuk mensirkulasikan refrigerant.
11. Setelah refrigerant dingin kembali, refrigerant tersebut akan bersirkulasi ke
   AHU untuk mendinginkan ruangan. Dan setelah panas refrigerant akan
   kembali lagi ke chiller untuk didinginkan.
E. PERAWATAN SISTEM AC CENTRAL DI SOLO GRAND MALL

  1. Mempersiapkan perawatan mesin
          Semua proses perawatan dan perbaikan dilaksanakan sesuai prosedur dan
           SOP yang ditentukan,
          Selalu bersifat koordinatif dengan pimpinan agar menghasilkan pekerjaan
           seefisien mungkin,
          Jadual perawatan, jadual peralatan dan pemeriksaan spesifikasi alat
           disiapkan agar efektif sesuai kebutuhan.
          Kelengkapan bahan yang akan dipakai : bahan cairan pembersih, lap
           pembersih ; bila perlu kompresor udara,diperiksa dan diurutkan sesuai
           prosedur perawatan.
          Perkakas bongkar pasang dan alat ukur yang diperlukan diperiksa agar dapat
           bekerja dengan baik dan aman
  2. Merawat memperbaiki mesin AC Sentral bagian luar
           Perawatan mesin pendingin dilaksanakan sesuai prosedur SOP yang
            ditentukan
            Gambar denah mesin dibaca dan didiagnosis dengan baik dan teliti
            Debu/kotoran luar dibersihkan dengan cairan pembersih tanpa merusak
            bahan mesin.
           Filter udara, evaporator dan kondensor dengan kompresor udara hisap
            dibersihkan setelah diberi disinfectan dan cairan pembersih.
           Deposit yang sulit dan melekat pada dinding penukar kalor dibersihkan
            dengan cara kimia atau fisis sesuai dengan prosedur yang ditentukan
           Kebocoran pipa diidentifikasi dan segera diperbaiki
            Kesalahan kerja peralatan diidentifikasi dan dicari sumber kesalahan kerja
            alat tersebut.
           Alat ukur, alat kontrol dan asesori diperiksa dan dilakukan perawatan yang
            diperlukan.
3. Merawat dan memperbaiki mesin AC Sentral sesuai ketentuan
     Sebelum dilakukan pembongkar mesin terlebih dahulu dilakukan
      pengeluaran refrijeran.
     Bagian dalam mesin dibersihkan dengan metode vakum bagian dalam sesuai
      prosedur yang Ditentukan
     Katub ekspansi atau pipa kapiler ekspansi dibersihkan dengan kompresor
      uadara.
     Desican dibersihkan, direkondisi dan dimasang kembali sesuai prosedur
      yang ditentukan
     Nosel pengkabut refrijerran dibersihkan dan dipasang kembali tanpa
      merusak alat sesuai ketentuan.
     Alat ukur, alat kontrol, alat pengaman listrik dan asesori lainnya diperiksa,
      kerusakan diperbaiki dan dipasang kembali sesuai ketentuan.
     Peralatan rusak yang tidak mungkin diperbaiki diganti dengan alat baru serta
      dipasang kembali tanpa adanya kerusakan alat
     Untuk mengganti alat yang rusak sesuai spesifikasinya dilakukan pengadaan
      barang.
     Dijaga agar refriferan cair dan pelumas tidak masuk kedalam kompresor.
     Kelengkapan pemasangan mesin diperiksa dan dilakukan re-instal untuk
      meyakinkan bahwa bekerja dengan baik. sistem sudah dapat
     Semua pekerjaan dilaksanakan dengan tidak ada kesalahan berarti dan tidak
      mengulangi pekerjaan.
     Semua pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam
      kontrak kerja
4. Mengevaluasi dan memeriksa hasil perawatan
     Selama pekerjaan berlangsung kualitas hasil pekerjaan selalu diperiksa agar
      tidak terjadi pengulangan pekerjaan.
        Bila terjadi penyimpangan/masalah harus didiskusikan dengan pimpinan
         atau seorang ahli yang berwenang sesauai prosedur yang berlaku.
        Semua kejadian perawatan dan perbaikan dicatat dengan teliti dalam buku
         perawatan mesin bersangkutan dan diperkirakan jadual perawatan
         selanjutnya.
        Hasil pekerjaan diperiksa dengan seksama di akhir pekerjaan untuk
         meyakinkan sesuai dengan yang diharapkan




Perawatan AC Central di SOLO GRAND MALL :
   1. Pembersihan filter udara pada AHU
   2. Pembersihan evaporator AHU dari kerak dan lumut dengan cairan AC cleaner
   3. Penggantian air cooling tower agar tidak jenuh
   4. Pembersiahan kisi-kisi pada cooling tower
Terjadi kerusakan pada frontduct pada lantai 3 gedung SGM. Kerusakan yang terjadi
yaitu terjadi kebocoran pada frontduct
Perawatan yang dilakukan yaitu menambal dengan alumunium foil, karena terlalu
panjang maka dilakukan pemotongan terlebih dahulu.

								
To top