topologi by arzanexa

VIEWS: 0 PAGES: 6

									                    Kelebihan dan Kekurangan Topologi


Topologi Bus

       Topologi bus dua hujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator.Barel
connector dapat digunakan untuk memperluasnya.Jaringan hanya terdiri dari satu saluran
kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat
mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel.

Kelebihan:

       hemat kabel
        mudah dikembangkan
        tidak membutuhkan kendali pusat
        layout kabel sederhana
       penambahan dan pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi
        yang berjalan.

Kekurangan:

       deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
       kepadatan lalu lintas tinggi
       keamanan data kurang terjamin
       kecepatan akan menurun bila jumlah user (pemakai) bertambah
       diperlukan repeater untuk jarak jauh




Topologi Ring (Cincin)
        Penempatan kabel yang digunakan dalam ring menggunakan desain yang sederhana.
Pada topologi ring, setiap komputer terhubung ke komputer selanjutnya, dengan komputer
terakhir terhubung ke komputer yang pertama. Tetapi sayangnya, jika akan dilakukan
penambahan atau pengurangan komputer dalam jaringan tentu saja akan mengganggu
keseluruhan jaringan.

Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang
membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika
performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang
banyak.

Kelebihan :
       Tidak ada komputer yang memonopoli jaringan, karena setiap komputer mempunyai
        hak akses yang sama terhadap token.
       Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
        Kekurangan dari penggunaan Topologi Ring

kekurangan :

       Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan
        mempengaruhi keseluruhan jaringan.
       Sulit untuk mengatasi kerusakan di jaringan yang menggunakan topologi ring.
       Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
       Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.



Topologi Tree
        Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi
jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral
denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang
rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini
cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .Topologi ini merupakan kombinasi
karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi terdiri atas kumpulan topologi
star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer
dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung
(backbone) yang mempunyai topologi bus.

Kelebihan :

       Kontrol manajemen lebih mudah karena bersifat terpusat dan terbagi dalam tingkatan
        jenjang.
       Mudah di kembangkan
       Didukung oleh hardware dan software dari beberapa perusahaan
       dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat.


Kekurangan :

       Jika salah satu node rusak, maka node yang berada di jenjang bagian bawahnya akan
        rusak.
       Dapat terjadi tabrakan file data (collision).
       Lebih sulit untuk mengkonfigurasi dan memasang kabel daripada topologi lain
       Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat




Topologi Mesh
    Topologi mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Topologi ini
biasanya timbul akibat tidak adanya perencanaan awal ketika membangun suatu jaringan.
Jaringan dengan Topologi ini masih mempunyai jalur ganda dari setiap perangkat pada
jaringan seperti pada gambar di atas. Semakin banyak Jumlah komputer pada jaringan,
semakin sulit cara pemasangan kabel-kabel pada jaringan tersebut karena jumlah kabel-kabel
yang harus di pasang menjadi berlipat ganda. Oleh karena itu, pada jaringan mesh yang
murni, setiap perangkat jaringan dihubungkan satu sama lain menggunakan jalur ganda untuk
hub-hub utama sebagai jalur cadangan jika terjadi masalah di jalur utama.

Kelebihan :

      Mampu menampung banyak pengguna yang aktif sedangkan


Kekurangan :

      Membutuhkan banyak kabel, sehingga mudah mengalami gangguan jaringan.
       kurang ekonomis
       relatif mahal dalam pengoperasiannya
      kegagalan komunikasi menjadi sulit dideteksi
      boros dalam pemakaian media transmisi




Topologi Star
        Topologi star merupakan topologi jaringan yang paling sering digunakan. Pada
topologi star, kendali terpusat dan semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data
tersebut ke semua simpul atau komputer yang dipilihnya. Simpul pusat disebut dengan
stasiun primer atau server dan bagian lainnya disebut dengan stasiun skunder atau client.
Pada Topologi star, koneksi yang terganggu antara suatu node dan hub tidak mempengaruhi
jaringan. Jika hub terganggu ( rusak ) maka semua node yang di hubungkan ke hub tersebut
tidak dapat saling berkomunikasi. Node adalah Titik suatu koneksi atau sambungan dalam
jaringan, sedangkan hub berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dan meneruskan kesemua
komputer yang terhubung dengan hub.

Kelebihan :

          Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran
           tersebut dan station yang terpaut.
          Tingkat keamanan termasuk tinggi.
          Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
          Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
          memudahkan admin dalam mengolah jaringan
          kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan
          Paling fleksibel
          Jumlah pengguna komputer lebih banyak daripada topologi Bus

Kekurangan

          Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.
          pemborosan terhadap kabel
          Bila yang digunakan sebagai pusat kontrol adalah HUB maka kecepatan akan
           berkurang sesuai dengan penambahan komputer, semakin banyak semakin lambat.




Topologi Meta/ Hybrid
        Salah satu topologi jaringan komputer populer adalah topologi hibrida. Topologi ini
memiliki keuntungan atas topologi yang lain, tapi, ada beberapa kelemahan juga. Tapi
terbukti menjadi salah satu yang terbaik.

Dalam sebuah jaringan komputer, ada link dan node yang terhubung ke satu sama lain. Pola
seperti ini disebut sebagai topologi jaringan. Hal ini dibagi menjadi topologi fisik dan
topologi logis. Ketika seseorang sedang berbicara tentang node, link, perangkat, lokasi, dll,
sebenarnya mengacu pada topologi fisik. Di sisi lain, ketika seseorang berbicara tentang
mentransfer data dalam jaringan, maka akan mengacu pada topologi logis. Ada banyak jenis
topologi fisik , yaitu topologi point-to-point , topologi bus, topologi ring, topologi mesh,
topologi hybrid, dll klasifikasi topologi ini dibuat berdasarkan hubungan antara node yang
berbeda dalam jaringan. Pilihan menggunakan topologi tertentu tergantung pada berbagai
faktor. Setiap topologi memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan :

       Salah satu keuntungan menonjol dari topologi hybrid adalah fleksibilitas. topologi ini
dirancang, sehingga dapat diterapkan untuk sejumlah lingkungan jaringan yang berbeda.
Seringkali itu adalah kombinasi dari konfigurasi yang berbeda, karena yang bekerja
sempurna untuk jumlah yang berbeda dari lalu lintas jaringan. Menambah koneksi perangkat
lainnya adalah mudah, karena node baru dan / atau periferal dapat dihubungkan ke topologi
dan kata topologi dapat dihubungkan dengan topologi hybrid dengan mudah.

       Jika dibandingkan dengan topologi yang lain, topologi ini sangat bisa diandalkan. Ini
memiliki toleransi kesalahan yang lebih baik. Sejumlah topologi berbeda dihubungkan satu
sama lain, dalam kasus masalah, menjadi agak lebih mudah untuk mengisolasi topologi
berbeda dihubungkan satu sama lain dan menemukan kesalahan dengan topologi hybrid.
Ketika link tertentu dalam jaringan rusak, itu tidak mengganggu kerja jaringan.

        Setiap jenis topologi dapat dikombinasikan dengan yang lain tanpa membuat
perubahan apapun pada topologi yang ada. Kecepatan topologi konsisten, karena
menggabungkan kekuatan dari masing-masing topologi dan menghilangkan kelemahan. Hal
ini juga karena itu, lebih efisien.
       Keuntungan yang paling penting dari topologi ini adalah kelemahan dari topologi
berbeda dihubungkan diabaikan dan hanya kekuatan dipertimbangkan. Walaupun itu
topologi yang sangat rumit, di antara yang paling efektif dan efisien.

Kekurangan :

        Karena topologi yang berbeda datang bersama dalam suatu topologi hibrid, topologi
pengelolaan menjadi sulit. Hal ini juga sangat mahal untuk menjaga. Biaya dari topologi ini
adalah lebih tinggi dibandingkan dengan topologi lainnya. Faktor Biaya dapat dikaitkan
dengan biaya hub, yang lebih tinggi, karena harus terus bekerja dalam jaringan bahkan ketika
salah satu dari node turun. Biaya pemasangan kabel juga meningkat, karena banyak kabel
harus dilakukan dalam topologi ini.

        Instalasi dan konfigurasi topologi terkadang sulit. Karena terdapat topologi berbeda,
yang harus dihubungkan satu sama lain. Pada saat yang sama, itu harus memastikan bahwa
tidak satupun dari mereka gagal dan ini membuat instalasi dan konfigurasi yang sangat sulit.

       Jika ada dua atau lebih dari dua topologi di tempat, yang Anda ingin terhubung ke
satu sama lain, maka yang terbaik adalah untuk memilih topologi hybrid dan tidak khawatir
tentang perubahan struktur topologi keseluruhan. Berbeda dengan semua topologi yang lain,
ia memiliki banyak keuntungan dan kerugian yang lebih rendah, dan Anda pasti akan ingin
memanfaatkannya.




Topologi Loop
      Jaringan dengan topologi loop merupakan jaringan sistem tertutup. jaringan ini tidak
mempunyai komputer pusat dan semua komputer mempunyai status yang sama pada
penggunaan jaringan.

Kelebihan :

      Semua komputer pada jaringan mempunyai status yang sama.

Kelemahan :

      Bila salah satu komputer mati, komputer yang lain dalam jaringan tidak dapat
       digunakan.



Topologi Hirarki
      Desain jaringan hirarkis membagi jaringan menjadi beberapa lapisan. Yang
menyerupai bentuk pohon. Setiap lapisan menyediakan fungsi-fungsi tertentu yang
mendefinisikan perannya dalam jaringan secara keseluruhan. Dengan memisahkan berbagai
fungsi-fungsi yang ada di jaringan, maka jaringan menjadi desain modular, yang
memfasilitasi skalabilitas dan performa.

Topologi hirarki terdiri dari tiga layer yaitu : access, distribution, dan core.

Kelebihan :
    Koneksi secara langsung (point to point), pada segmen jaringan tunggal, topologi
       jaringan ini didukung oleh beberapa vendor hardware dan soft ware.

Kekurangan :
    Cakupan segmen jaringan tergantung dari kabel, jika jalur backbone putus, seluruh
      segmen jaringan akan putus.




Nama : Siti Nuraeni
Npm : 112040064
Kelas : akuntansi B

								
To top