Mekanisme Pelaksanaan AKREDITASI Sekolah-Madrasah by suzukiyanto

VIEWS: 0 PAGES: 205

									A.     Lingkup Akreditasi Sekolah/Madrasah

Berdasarkan Peraturan Mendiknas Nomor 29 Tahun 2005 Pasal 1 ayat (3) dan (4),
lingkup satuan pendidikan formal yang diakreditasi meliputi:
1.    Taman Kanak-kanak (TK)/Raudhatul Atfal (RA);
2.    Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI);
3.    Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs);
4.    Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA);
5.    Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK); dan
6.    Sekolah Luar Biasa (SLB) yang terdiri dari Taman Kanak-kanak Luar Biasa
      (TKLB), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama
      Luar Biasa (SLTPLB), dan Sekolah Menengah Luar Biasa (SMLB).



B.   Persyaratan Akreditasi Sekolah/Madrasah

Sekolah/Madrasah yang akan diakreditasi harus memenuhi persyaratan:
1.       memiliki Surat Keputusan Pendirian/Operasional Sekolah/Madrasah;
2.       memiliki peserta didik pada semua tingkatan kelas;
3.       memiliki sarana dan prasarana pendidikan;
4.       memiliki pendidik dan tenaga kependidikan;
5.       melaksanakan kurikulum yang berlaku; dan
6.       telah menamatkan peserta didik.



C.   Alur Mekanisme Akreditasi Sekolah/Madrasah

Alur Mekanisme akreditasi sekolah/madrasah seperti ditunjukkan pada diagram
Gambar 1.1 berikut.




                                                                                hal. 39
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
           1. BAN-S/M menetapkan strategi dan sasaran sekolah/madrasah yang diakreditasi, dan
          BAP-S/M menyusun rencana jumlah dan alokasi sekolah/madrasah yang akan diakreditasi
                         dengan koordinasi Disdik Provinsi dan Kanwil Depag



             2. BAP-S/M mengumumkan kepada sekolah/madrasah untuk menyampaikan usul
                                         diakreditasi



          3. Disdik Provinsi/Kab/Kota atau Kanwil/Kandepag mengusulkan daftar nama dan alamat
                                  sekolah/madrasah yang akan diakreditasi



                    4. BAP-S/M mengirimkan Perangkat Akreditasi ke sekolah/madrasah



          5. Sekolah/Madrasah mengisi Instrumen Akreditasi dan Instrumen Pengumpulan Data dan
                                           Informasi Pendukung



              6. Sekolah/Madrasah mengirimkan hasil isian Instrumen Akreditasi dan Instrumen
                         Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung ke BAP-S/M



                 7. BAP-S/M menentukan kelayakan sekolah/madrasah yang akan divisitasi



                                                                            Tidak          BAP-S/M mengirimkan surat
                                                Layak?                                    pemberitahuan kepada sekolah/
                                                                                        madrasah untuk saran dan perbaikan

                                                         Ya

             8. BAP-S/M menetapkan dan menugaskan tim asesor untuk melaksanakan visitasi



           9. Asesor melaksanakan visitasi ke sekolah/madrasah dan melaporkannya ke BAP-S/M



                              10. BAP-S/M melakukan verifikasi hasil visitasi



                       10. BAP-S/M menetapkan hasil akreditasi sekolah/madrasah



                                                                                Tidak      BAP-S/M mengirimkan surat
                                             Terakreditasi?                               pemberitahuan kepada sekolah/
                                                                                        madrasah untuk saran dan perbaikan

                                                         Ya

                            12. BAP-S/M menerbitkan sertifikat hasil akreditasi



            13. BAP-S/M melaporkan hasil akreditasi kepada BAN-S/M dan pihak terkait disertai
                                   bahan rekomendasi tindak lanjut



             Gambar 1.1: Alur Mekanisme Akreditasi Sekolah/Madrasah


hal. 40
                                                                        Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Alur mekanisme akreditasi sekolah/madrasah seperti nampak pada diagram Gambar
1.1 dapat dijelaskan sebagai berikut.


1.    Penyusunan Rencana Jumlah dan Alokasi Sekolah/Madrasah

      Setelah BAN-S/M menetapkan strategi dan sasaran sekolah/madrasah yang
      diakreditasi, BAP-S/M menyusun rencana jumlah dan alokasi sekolah/madrasah
      yang akan diakreditasi dengan koordinasi Disdik Provinsi dan Kanwil Depag
      untuk tiap provinsi pada setiap tahunnya dan jabaran alokasi untuk setiap
      kabupaten/kota.


2.    Pengumuman secara Terbuka kepada Sekolah/Madrasah

      BAP-S/M mengumumkan secara terbuka kepada sekolah/madrasah pada
      provinsinya masing-masing untuk menyampaikan usul akreditasi melalui Disdik
      Kabupaten/Kota, Kandepag, UPA, dan media lainnya.


3.    Pengusulan Daftar Sekolah/Madrasah

      Disdik Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kanwil Depag, dan Kandepag mengusulkan
      daftar nama dan alamat sekolah/madrasah yang akan diakreditasi dengan
      mengacu pada alokasi yang telah ditetapkan seperti pada butir (1).


4.    Pengiriman Perangkat Akreditasi ke Sekolah/Madrasah

      BAP-S/M mengirimkan Perangkat Akreditasi ke sekolah/madrasah yang terdiri
      dari:

      (a)     Instrumen Akreditasi.

      (b)     Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen Akreditasi.

      (c)     Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung, serta

      (d)     Teknik Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi.



5.    Pengisian Instrumen Akreditasi dan Instrumen Pengumpulan Data dan
      Informasi Pendukung

      Sebelum mengajukan permohonan akreditasi, sekolah/madrasah harus mengisi
      terlebih dahulu Instrumen Akreditasi dan Instrumen Pengumpulan Data dan
      Informasi Pendukung yang telah dikirimkan oleh BAP-S/M. Keempat dokumen
      perangkat akreditasi seperti dijelaskan pada butir (4) di atas merupakan satu
      kesatuan yang tidak terpisahkan. Oleh sebab itu sebelum mengisi jawaban pada
      butir-butir pernyataan instrumen akreditasi maupun Instrumen Pengumpulan



                                                                             hal. 41
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Data dan Informasi Pendukung, pihak sekolah/madrasah harus mempelajari
      dan memahami Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen Akreditasi.



6.        Pengiriman Hasil Isian Instrumen Akreditasi dan Instrumen
      Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung ke BAP-S/M

      Sekolah/Madrasah mengirimkan hasil isian instrumen akreditasi dan Instrumen
      Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung serta mengajukan permohonan
      untuk diakreditasi kepada BAP-S/M melalui UPA-S/M Kab/Kota, atau langsung
      ke BAP-S/M bagi Kab/Kota yang tidak memiliki UPA-S/M, dengan tembusan ke
      Dinas      Pendidikan   Kab/Kota    dan   Kandepag.       Pengajuan       akreditasi      oleh
      sekolah/madrasah        harus    dilengkapi   dengan       surat     pernyataan        Kepala
      Sekolah/Madrasah tentang Keabsahan Data seperti tampak pada Lampiran 1,
      sedangkan Berita Acara Serah Terima Hasil Isian Instrumen Akreditasi dan
      Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung seperti terlihat pada
      Lampiran 2.


7.        Penentuan Kelayakan Visitasi

      BAP-S/M menentukan kelayakan visitasi (desk analysis) berdasarkan hasil isian
      instrumen akreditasi. Apabila pemeriksaan hasil isian instrumen akreditasi
      dinyatakan layak untuk divisitasi, maka BAP-S/M menugaskan asesor untuk
      melaksanakan visitasi ke sekolah/madrasah. Namun apabila hasil pemeriksaan
      tersebut dinyatakan tidak layak, maka BAP-S/M membuat surat kepada
      sekolah/madrasah yang berisi tentang penjelasan agar sekolah/madrasah yang
      bersangkutan melakukan perbaikan. Selanjutnya berkaitan dengan visitasi akan
      dibahas secara khusus pada bab I, sub-bab D, halaman 44.


8.        Penugasan Tim Asesor

          BAP-S/M menetapkan dan menugaskan tim asesor untuk melaksanakan visitasi
          ke sekolah/madrasah.


9.        Pelaksanaan Visitasi

          Asesor melaksanakan visitasi dengan jalan melakukan klarifikasi, verifikasi, dan
          validasi data hasil isian instrumen akreditasi sesuai dengan kondisi yang ada di
          sekolah/madrasah. Setelah itu tim asesor melaporkan hasil visitasi tersebut
          kepada BAP-S/M.




hal. 42
                                                    Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
10. Verifikasi Hasil Visitasi

      BAP-S/M melakukan verifikasi terhadap hasil visitasi yang telah dilakukan oleh
      tim asesor.


11. Penetapan Hasil Akreditasi Sekolah/Madrasah

      SK BAN-S/M Nomor 01/BAN-SM/LL/X/2007 tanggal 31 Oktober 2007 tentang
      Pemberian Wewenang kepada BAP-S/M untuk Menetapkan Peringkat Akreditasi
      Sekolah/Madrasah [lihat Lampiran 3], menyatakan bahwa:

      (a)     BAN-S/M memberikan wewenang kepada BAP-S/M untuk atas nama BAN-
              S/M menetapkan peringkat akreditasi sekolah/madrasah;

      (b)     penetapan peringkat akreditasi sekolah/madrasah dilakukan dalam rapat
              pleno BAP-S/M; dan

      (c)     rapat pleno BAP-S/M yang dimaksud pada butir (b) dinyatakan sah apabila
              memenuhi kuorum dan dihadiri oleh sekurang-kurangnya satu orang
              anggota BAN-S/M.

      Rapat pleno penetapan hasil akhir akreditasi harus dihadiri oleh sekurang-
      kurangnya lebih dari 50% (lima puluh persen) jumlah anggota BAP-S/M dan
      seorang anggota BAN-S/M. Keputusan penetapan hasil akreditasi ditetapkan
      melalui musyawarah untuk mufakat. Hasil rapat pleno BAP-S/M tentang
      penetapan hasil akreditasi dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan BAP-S/M
      seperti ditunjukkan pada Lampiran 4.


      Selanjutnya BAP-S/M segera menerbitkan sertifikat hasil akreditasi bagi
      sekolah/madrasah yang dinyatakan terakreditasi, sedangkan bagi sekolah/
      madrasah yang dinyatakan tidak terakreditasi BAP-S/M akan mengirimkan surat
      penjelasan beserta saran perbaikannya.


      Nilai    akhir    dan    peringkat      akreditasi   sekolah/madrasah   yang   dinyatakan
      terakreditasi juga dilengkapi dengan penjelasan atau informasi kualitatif tentang
      kekuatan dan kelemahan masing-masing komponen dan aspek akreditasi,
      termasuk saran-saran tindak lanjut bagi sekolah/madrasah, Dinas Pendidikan,
      Kanwil Depag, Depdiknas maupun Depag. Penjelasan kualitatif dan saran-saran
      tersebut harus bersifat spesifik agar mempermudah pihak sekolah/madrasah
      untuk melakukan pengembangan dan perbaikan.


      Sekolah/Madrasah dinyatakan Terakreditasi apabila memenuhi seluruh kriteria
      berikut.



                                                                                         hal. 43
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      (a)      Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.

      (b)      Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari
               56.

      (c)      Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.

      Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi
      kriteria di atas.

      Hasil akreditasi dinyatakan dalam peringkat akreditasi, penjelasan rinci tentang
      Teknik Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi dapat dilihat pada bab
      III, sub-bab F, halaman 64.



12. Penerbitan Sertifikat

      Berdasarkan nilai akhir hasil akreditasi yang ditetapkan melalui rapat pleno,
      BAP-S/M sesuai dengan kewenangannya akan menerbitkan sertifikat akreditasi
      sekolah/madrasah sesuai dengan format dan blanko yang dikeluarkan oleh
      BAN-S/M. BAP-S/M menerbitkan sertifikat hasil akreditasi bagi sekolah/
      madrasah yang telah dinyatakan terakreditasi untuk semua jenjang dan jenis
      pendidikan. Hal ini sesuai dengan SK BAN-S/M Nomor 02/BAN-SM/LL/X/2007
      tanggal 31 Oktober 2007 tentang Pemberian Kuasa kepada BAP-S/M untuk
      Menandatangani Sertifikat Akreditasi Sekolah/Madrasah[lihat Lampiran 5].


      Sertifikat akreditasi memuat nilai masing-masing komponen (dalam angka) dan
      peringkat akreditasi sekolah/madrasah yang dinyatakan dengan huruf A (sangat
      baik), B (baik), dan C (cukup). Di samping sertifikat akreditasi, BAP-S/M juga
      memberikan        laporan   lengkap   hasil   akreditasi    kepada      sekolah/madrasah.
      Laporan hasil akreditasi memuat antara lain: data dan profil sekolah/madrasah,
      nilai untuk setiap komponen akreditasi, kekuatan dan kelemahan untuk setiap
      komponen akreditasi, serta saran untuk pengembangan dan perbaikan sekolah/
      madrasah.


          Ketentuan terkait masa berlakunya akreditasi sekolah/madrasah adalah
          sebagai berikut.

      (a)      Sertifikat akreditasi sekolah/madrasah berlaku selama lima tahun terhitung
               sejak tanggal ditetapkan. Setelah periode lima tahun sekolah/madrasah
               harus diakreditasi ulang.

      (b)      Sekolah/Madrasah diwajibkan mengajukan permohonan akreditasi ulang
               paling lambat enam bulan sebelum masa berlakunya akreditasi berakhir.



hal. 44
                                                     Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      (c)    Sekolah/Madrasah yang masa berlaku status akreditasinya berakhir dan
             telah mengajukan akreditasi ulang tetapi belum dilakukan akreditasi oleh
             BAP-S/M, maka hasil akreditasi sekolah/madrasah yang bersangkutan
             tetap berlaku dengan surat perpanjangan masa berlakunya akreditasi yang
             dikeluarkan oleh BAP-S/M. Apabila karena sesuatu hal BAP-S/M belum
             dapat mengeluarkan surat perpanjangan maka status akreditasi sekolah/
             madrasah tersebut dinyatakan tetap berlaku.

      (d)    Sekolah/Madrasah yang masa berlaku status akreditasinya telah berakhir
             dan menolak untuk diakreditasi ulang oleh BAP-S/M, maka status
             akreditasi sekolah/madrasah yang bersangkutan dinyatakan tidak berlaku.

      (e)    Sekolah/Madrasah yang menghendaki akreditasi ulang untuk memperbaiki
             peringkat setelah melakukan perbaikan dapat mengajukan permohonan
             sekurang-kurangnya dua tahun terhitung sejak ditetapkannya peringkat
             akreditasi.

      Bagi satuan dan program pendidikan yang tidak terakreditasi akan terkena
      sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 61 Undang-Undang Nomor 20 Tahun
      2003, yaitu tidak boleh menyelenggarakan ujian akhir dan tidak berhak
      menerbitkan ijazah.


      Sekolah/Madrasah atau pihak lain yang merasa tidak puas terhadap hasil
      akreditasi dapat menyampaikan keberatan kepada BAP-S/M dengan tembusan
      kepada      BAN-S/M.        Berdasarkan       pengajuan   keberatan   tersebut,   BAN-S/M
      melakukan verifikasi dan evaluasi serta menyampaikan hasilnya kepada BAP-
      S/M untuk ditindaklanjuti.


13. Pelaporan Hasil Akreditasi dan Penyampaian Bahan Rekomendasi
      Tindak Lanjut
      Hasil akreditasi sekolah/madrasah akan dilaporkan ke berbagai pihak sesuai
      dengan tugas dan fungsinya masing-masing, sebagai berikut.

      (a)    BAN-S/M        melaporkan       kegiatan   akreditasi   sekolah/madrasah    kepada
             Mendiknas.

      (b)    BAP-S/M       melaporkan        kegiatan   akreditasi   sekolah/madrasah    kepada
             Gubernur dengan tembusan kepada BAN-S/M, Dinas Pendidikan Provinsi,
             Kanwil Depag, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kandepag, dan LPMP
             disertai bahan rekomendasi tindak lanjut.




                                                                                         hal. 45
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      (c)     Depdiknas, Depag, Disdik Provinsi, Kanwil Depag, Disdik Kabupaten/Kota,
              Kandepag, dan penyelenggara melakukan pembinaan terhadap sekolah/
              madrasah dengan memerhatikan hasil akreditasi sesuai kewenangannya.

      (d)     Laporan hasil akreditasi sekolah/madrasah juga dapat diakses oleh
              berbagai pihak terkait dan yang berkepentingan dengan peningkatan mutu
              pendidikan, seperti: lembaga legislatif, perguruan tinggi, lembaga profesi,
              dan masyarakat luas.

      (e)     Seluruh hasil akreditasi secara nasional diumumkan melalui website BAN-
              S/M dengan alamat situs di http://www.ban-sm.or.id.



D.    Visitasi

1.        Pengertian Visitasi

      Pengertian visitasi dalam rangkaian kegiatan akreditasi sekolah/madrasah
      adalah kunjungan ke sekolah/madrasah yang dilakukan oleh asesor yang diberi
      tugas oleh BAP-S/M untuk melakukan klarifikasi, verifikasi, dan validasi data
      serta     informasi   yang   telah   disampaikan   oleh    sekolah/madrasah          melalui
      pengisian instrumen akreditasi.


2.    Tujuan Visitasi

      Dengan menggunakan perangkat akreditasi, tim asesor (yang terdiri dari
      beberapa orang) melakukan kunjungan ke sekolah/madrasah. Kegiatan ini
      dilakukan melalui pengamatan lapangan, wawancara dengan warga sekolah/
      madrasah, verifikasi atau pencermatan ulang berbagai data isian instrumen
      akreditasi, serta pendalaman hal-hal khusus terkait dengan komponen dan
      aspek akreditasi. Visitasi ini dilakukan untuk meningkatkan kecermatan,
      keabsahan, serta kesesuaian antara fakta dengan data yang diperoleh melalui
      pengisian instrumen akreditasi. Di samping itu, dengan visitasi ini diharapkan
      dapat diperoleh data dan informasi tambahan mengenai keadaan yang
      sesungguhnya dari sekolah/madrasah yang diakreditasi.




hal. 46
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
3.     Prinsip-prinsip Visitasi

      Pelaksanaan visitasi berpegang pada prinsip-prinsip sebagai berikut.
      (a)     Efektif
             Pelaksanaan visitasi hendaknya mampu menjaring informasi yang akurat
             dan valid sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat bagi semua
             pihak yang memerlukan.

       (b)   Efisien
             Pelaksanaan visitasi dibatasi pada hal-hal yang pokok saja, namun cukup
             memberikan gambaran yang utuh dan terfokus pada substansi yang telah
             ditetapkan.

       (c)   Objektif
             Pelaksanaan visitasi berdasarkan kenyataan pada sejumlah indikator yang
             dapat diamati.

      (d)     Mandiri
             Pelaksanaan visitasi diharapkan dapat mendorong sekolah/madrasah untuk
             melakukan perbaikan secara berkelanjutan sebagai salah satu fungsi
             pokok manajemen penyelenggaraan sekolah/madrasah dalam rangka
             pemberdayaan sekolah/madrasah.


4.     Waktu Pelaksanaan Visitasi

      Pelaksanaan visitasi ke sekolah/madrasah dilakukan selambat-lambatnya lima
      bulan setelah BAP-S/M menerima hasil isian instrumen akreditasi dari sekolah/
      madrasah.        Periode     untuk     pendaftaran     akreditasi   sekolah/madrasah     dan
      penjadwalan kegiatan visitasi akan ditetapkan kemudian oleh BAP-S/M, sesuai
      dengan jumlah sekolah/madrasah yang layak untuk diakreditasi. Visitasi di
      sekolah/madrasah           dilaksanakan       antara   tiga   sampai    lima   hari    kerja.
      Perpanjangan waktu visitasi dapat diberikan oleh BAP-S/M, apabila hal tersebut
      dipandang perlu. Hasil visitasi harus dilaporkan oleh tim asesor sesegera
      mungkin dan paling lambat satu minggu setelah penugasan visitasi berakhir.


5.     Petugas Visitasi (Tim Asesor)

      Untuk pelaksanaan visitasi, BAP-S/M mengangkat petugas visitasi (tim asesor)
      yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Jumlah anggota tim asesor
      disesuaikan dengan kebutuhan dengan jumlah minimal dua orang untuk setiap
      sekolah/madrasah. Asesor diangkat untuk periode tertentu sesuai surat tugas
      yang dikeluarkan oleh BAP-S/M dan dapat diangkat kembali jika:


                                                                                            hal. 47
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      1.       berdasarkan hasil evaluasi kinerjanya dianggap layak untuk melaksanakan
               tugas tersebut; dan

      2.       sertifikat yang dimiliki asesor masih berlaku.

          Asesor harus memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan tugasnya secara
          sungguh-sungguh dengan berpedoman kepada norma-norma pelaksanaan
          visitasi, sehingga hasil akreditasi yang diberikan kepada sekolah/madrasah
          benar-benar   mencerminkan       tingkat   kelayakan       sekolah/madrasah           yang
          sesungguhnya. Asesor juga harus memiliki tanggung jawab untuk menjaga
          kerahasiaan hasil visitasi dan melaporkannya secara objektif kepada BAP-S/M.
          Oleh karena itu, asesor memiliki wewenang untuk menggali data dan infomasi
          dari berbagai sumber di sekolah/madrasah melalui wawancara, penyebaran
          instrumen, mengcopi, dan menelaah dokumen yang diperlukan untuk proses
          akreditasi.
          Ketentuan BAN-S/M terkait dengan pelaksanaan tugas asesor adalah sebagai
          berikut.
          1.   Kegiatan pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah dilakukan oleh asesor
               bersertifikat BAN-S/M.
          2.   Pelatihan asesor yang dilaksanakan oleh BAP-S/M berada di bawah
               pengawasan BAN-S/M.
          3.   Asesor bekerja dengan obyektif dan bertanggung jawab, bebas dari
               tekanan, sehingga hasil akreditasi dapat dipertanggungjawabkan.
          4.   Asesor wajib menjunjung tinggi kerahasiaan hasil akreditasi sekolah/
               madrasah.
          5.   Asesor mempunyai kewenangan penilaian untuk satuan pendidikan di
               tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, dan SLB yang terdiri
               dari TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB baik di tingkat provinsi maupun
               kabupaten/kota.
          6.   Asesor melaksanakan tugas visitasi sesuai dengan surat tugas yang telah
               dikeluarkan oleh BAP-S/M.


6.    Tata Cara Pelaksanaan Visitasi

          Sebelum melaksanakan kegiatan visitasi, BAP-S/M menerbitkan surat tugas
          kepada asesor yang ditunjuk sesuai kebutuhan, mempersiapkan Instrumen
          Akreditasi dan Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung yang
          telah diisi oleh sekolah/madrasah serta dokumen lainnya sebagai kelengkapan
          kegiatan visitasi. Agar visitasi mencapai tujuannya, sehingga dapat mendukung
          hasil akreditasi yang komprehensif, valid, dan akurat, serta dapat memberikan


hal. 48
                                                     Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      manfaat maka kegiatan visitasi harus mengikuti tata cara pelaksanaan
      sebagaimana ditunjukkan pada diagram Gambar 1.2 berikut.




                                          Persiapan visitasi oleh asesor



                                       Klarifikasi, verifikasi, serta validasi
                                       data, dan informasi oleh asesor



                                         Klarifikasasi temuan oleh tim
                                        asesor dan sekolah/madrasah



                                        Penyusunan laporan tim asesor
                                       berdasarkan laporan individual



                                         Penyerahan laporan tim asesor
                                              kepada BAP-S/M




                            Gambar 1.2: Tata Cara Pelaksanaan Visitasi


      Tata cara pelaksanaan visitasi sebagaimana digambarkan di atas dapat
      dijelaskan sebagai berikut.


         a. Persiapan visitasi

             Untuk pelaksanaan visitasi, BAP-S/M menunjuk dan mengirimkan tim
             asesor. Asesor diangkat oleh BAP-S/M untuk melaksanakan tugasnya
             sesuai dengan mekanisme, prosedur, norma, dan waktu pelaksanaan yang
             telah ditetapkan. Pada tahap persiapan visitasi, asesor harus mempelajari
             dan mencermati hasil isian instrumen akreditasi yang telah dilakukan oleh
             sekolah/madrasah serta instrumen pengumpulan data dan informasi
             pendukung. Hal ini dilakukan dengan memberikan catatan pada setiap
             komponen dan butir pernyataan instrumen akreditasi, sehingga asesor
             memiliki pengetahuan awal tentang kondisi dan kinerja sekolah/madrasah.
             Sebelum melakukan tugas visitasi ke sekolah/madrasah setiap asesor
             wajib membuat Surat Pernyataan Asesor tentang Pelaksanaan Tugas
             Visitasi (Lampiran 6).



                                                                                 hal. 49
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
          b. Klarifikasi, verifikasi serta validasi data dan informasi

             Sesuai dengan surat tugas dari BAP-S/M, asesor akan melakukan visitasi
             ke sekolah/madrasah yang akan diakreditasi. Asesor akan datang ke lokasi
             menemui kepala sekolah/madrasah dan warga sekolah/madrasah dan
             menyampaikan tujuan dari visitasi, melakukan klarifikasi, verifikasi dan
             validasi atau cek-ulang terhadap data dan informasi kuantitatif maupun
             kualitatif yang terjaring melalui instrumen akreditasi. Kegiatan klarifikasi,
             verifikasi, dan validasi tersebut dilakukan dengan cara membandingkan
             data dan informasi yang diperoleh melalui hasil isian instrumen akreditasi
             maupun instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung dengan
             kondisi nyata sekolah/madrasah melalui pengamatan lapangan, observasi
             kelas, dan wawancara dengan warga sekolah/madrasah. Asesor juga
             dimungkinkan untuk melakukan pencarian data dan informasi tambahan
             yang esensial tentang sekolah/madrasah, termasuk pendalaman hal-hal
             khusus untuk memperkuat hasil klarifikasi, verifikasi dan validasi yang
             dilakukannya. Sebagai bukti bahwa asesor telah melaksanakan tugas
             visitasi ke sekolah/madrasah, maka kepala sekolah/madrasah membuat
             Surat Pernyataan tentang Pelaksanaan Visitasi (Lampiran 7).


          c. Klarifikasi temuan

             Setelah tim asesor melakukan verifikasi, validasi terhadap data dan
             informasi yang terjaring dalam intrumen akreditasi maupun instrumen
             pengumpulan     data   dan   informasi    pendukung,        mereka       melakukan
             pertemuan dengan warga sekolah/madrasah. Pertemuan ini dimaksudkan
             untuk mengklarifikasi berbagai temuan penting atau ketidaksesuaian yang
             sangat signifikan antara fakta di lapangan dengan data dan informasi yang
             terjaring dalam instrumen akreditasi. Pada tahap klarifikasi temuan,
             sekolah/madrasah memiliki hak jawab untuk mengklarifikasi berbagai
             temuan tersebut. Klarifikasi temuan ini dimaksudkan untuk menyampaikan
             secara umum gambaran yang diperoleh asesor untuk setiap komponen dan
             aspek guna dijadikan bahan perbaikan bagi sekolah/madrasah di masa
             mendatang. Klarifikasi ini bukan merupakan langkah kompromi antara tim
             asesor dengan sekolah/madrasah untuk memperoleh peringkat akreditasi
             secara tidak benar.




hal. 50
                                                  Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
         d. Penyusunan laporan

             Berdasarkan hasil klarifikasi, verifikasi, validasi, dan pendalaman terhadap
             data dan informasi berdasarkan instrumen akreditasi serta didukung oleh
             berbagai data dan informasi penting lainnya, masing-masing anggota tim
             asesor menyusun laporan individual. Laporan individual ini memuat nilai
             dan catatan untuk masing-masing komponen akreditasi yang dibuat
             berdasarkan deskripsi yang telah ditetapkan dalam sistem penilaian.
             Laporan individual tersebut selanjutnya dijadikan bahan untuk didiskusikan
             bersama-sama dengan anggota tim asesor lainnya untuk menyusun
             laporan tentang pelaksanaan hasil visitasi. Dalam diskusi tersebut dibahas
             seluruh butir-butir pada setiap komponen akreditasi sesuai dengan hasil
             verifikasi, validasi, dan pendalaman data untuk menetapkan laporan akhir
             dan perumusan rekomendasi. Format Laporan Penskoran dan Penilaian
             Visitasi baik secara individu dan tim maupun rekapitulasi nilai akhir
             akreditasi seperti ditunjukkan pada Lampiran 8 Form A, Form B, dan
             Form C. Selain itu, asesor juga harus membuat Laporan Pelaksanaan Hasil
             Visitasi seperti nampak pada Lampiran 9. Dengan demikian, hasil visitasi
             akan menjadi masukan yang akurat dan valid bagi BAP-S/M untuk
             menetapkan peringkat akreditasi sekolah/madrasah.


        e. Penyerahan laporan

             Laporan tim asesor mencakup hasil penilaian visitasi yang dilengkapi
             dengan pernyataan kepala sekolah/madrasah tentang pelaksanaan visitasi
             dan saran-saran pembinaan, pengembangan, dan peningkatan kinerja
             sekolah/madrasah akan disampaikan oleh tim asesor kepada BAP-S/M.
             Laporan tim asesor tersebut harus dilampiri dengan laporan individual
             masing-masing asesor. Penyerahan laporan tim asesor tersebut dilakukan
             sesegera mungkin paling lambat satu minggu setelah visitasi dilaksanakan,
             dengan      Berita     Acara     Serah   Terima   Laporan   Tim   asesor   tentang
             Pelaksanaan Visitasi sebagaimana diperlihatkan pada Lampiran 10.
             Laporan tim asesor merupakan dokumen penting yang akan dihimpun dan
             menjadi arsip BAP-S/M. Laporan ini dipergunakan oleh BAP-S/M sebagai
             bahan pertimbangan untuk menetapkan hasil dan peringkat akreditasi
             sekolah/madrasah termasuk perumusan rekomendasi untuk pembinaan,
             pengembangan, dan peningkatan mutu kelayakan sekolah/madrasah.




                                                                                         hal. 51
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
E.        Pembiayaan Kegiatan Akreditasi


          Seluruh biaya kegiatan akreditasi sekolah/madrasah menjadi tanggung jawab
          pemerintah dan pemerintah daerah melalui Anggaran Pendapatan Belanja
          Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Dukungan
          dana APBD dalam pembiayaan akreditasi sekolah/madrasah sangat diperlukan
          sebagaimana Surat Mendiknas kepada Gubernur dan Bupati/Walikota Nomor
          114/MPN/DM/2008 tertanggal 14 Juli 2008.


          Dalam pelaksanaan akreditasi, sekolah/madrasah dilarang mengeluarkan biaya
          apa pun. Tatacara pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan kegiatan
          akreditasi sekolah/madrasah berpedoman pada prinsip obyektif, komprehensif,
          adil, transparan, dan akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan
          yang berlaku.


          Dalam hal pelaksanaan akreditasi yang dibiayai dari anggaran pemerintah
          (Balitbang Depdiknas) di samping harus sesuai dengan aturan perundang-
          undangan yang berlaku juga harus mengikuti aturan khusus yang telah
          disepakati bersama dalam perjanjian kerja sama (MoU) antara Balitbang
          Depdiknas dengan BAP-S/M.




hal. 52
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
A. Norma-norma Pelaksanaan Akreditasi Sekolah/Madrasah

Pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah harus berpedoman kepada norma-norma
yang sesuai dengan tujuan dan fungsi akreditasi. Norma-norma ini harus menjadi
pegangan dan komitmen bagi semua pihak yang terlibat di dalam proses akreditasi.
Norma dalam pelaksanaan akreditasi adalah sebagai berikut.


1.    Kejujuran

      Dalam menyampaikan data dan informasi dalam pengisian instrumen akreditasi
      dan instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung, pihak sekolah/
      madrasah harus secara jujur menyampaikan semua data dan informasi yang
      dibutuhkan. Sekolah/Madrasah harus memberikan kemudahan administratif
      dengan menyediakan data yang diperlukan, mengijinkan tim asesor untuk
      melakukan pengamatan, wawancara dengan warga sekolah/madrasah, dan
      pengkajian ulang data pendukung. Proses verifikasi dan validasi data serta
      penjaringan informasi lainnya oleh tim asesor harus dilaksanakan dengan jujur
      dan benar, sehingga semua data dan informasi yang diperoleh bermanfaat dan
      obyektif.      Dengan        demikian         dapat   dihindari   kemungkinan   terjadinya
      pengambilan keputusan yang menyesatkan atau merugikan pihak manapun.


2.    Independensi

      Sekolah/Madrasah dalam melaksanakan pengisian instrumen akreditasi dan
      instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung, harus mandiri dan tidak
      terpengaruh oleh intervensi siapapun dan dari pihak mana pun serta bebas dari
      pertentangan kepentingan (conflict of interest). Demikian pula halnya dengan
      tim asesor dalam melakukan visitasi, juga harus mandiri dan tidak terpengaruh
      oleh intervensi siapa pun dan dari pihak mana pun. Asesor tidak diperbolehkan
      untuk menerima layanan dan pemberian dalam bentuk apapun sebelum,
      selama, dan sesudah proses visitasi yang mungkin akan berpengaruh terhadap
      hasil visitasi. Keputusan tim asesor harus bebas dari pertentangan kepentingan,
      baik dari pihak sekolah maupun tim asesor itu sendiri.



                                                                                         hal. 53
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
3.        Profesionalisme

          Untuk dapat melaksanakan visitasi dan pengisian instrumen akreditasi dan
          instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung, sekolah/madrasah
          harus benar-benar memahami ketentuan-ketentuan dan prosedur yang berlaku.
          Konsultasi   dapat    diajukan   oleh     sekolah/madrasah       kepada      BAP-S/M       jika
          diperlukan. Asesor harus benar-benar memahami ketentuan-ketentuan dan
          prosedur yang berlaku dalam pelaksanaan akreditasi. Asesor harus memiliki
          kecakapan yang memadai di dalam menggunakan perangkat akreditasi sekolah/
          madrasah dan dapat memberikan penilaian berdasarkan profesionalismenya.
          Asesor juga harus mampu memberikan saran-saran atau masukan yang
          membangun dalam rangka perbaikan, pengembangan, dan peningkatan kinerja
          sekolah/madrasah. Tim asesor harus bersedia menerima pernyataan puas dan/
          atau tidak puas dari pihak sekolah/madrasah yang divisitasi.


4.        Keadilan

          Dalam pelaksanaan visitasi dan pengisian instrumen akreditasi dan instrumen
          pengumpulan data dan informasi pendukung, semua sekolah/madrasah harus
          diperlakukan sama dengan tidak memandang apakah status sekolah/madrasah
          negeri atau swasta. Sekolah/Madrasah harus dilayani sesuai dengan norma,
          kriteria, standar, serta mekanisme dan prosedur kerja secara adil dan/atau
          tidak diskriminatif. Tim asesor tidak boleh dipengaruhi oleh prakonsepsi maupun
          stigma terhadap sekolah/madrasah tertentu sehingga terbebas dari bias-bias
          yang mempengaruhi penilaian.


5.    Kesejajaran

          Semua responden harus dipandang sejajar dalam rangka pemberian data dan
          informasi. Hal ini dimaksudkan bahwa data dan informasi yang diberikan oleh
          setiap responden sangat penting dalam proses akreditasi sekolah/madrasah.
          Dalam pelaksanaan visitasi, kedudukan antara asesor dengan warga sekolah/
          madrasah     adalah   sejajar.   Asesor    dilarang    melakukan       penekanan        dalam
          melaksanakan tugas dan fungsinya.


6.    Keterbukaan

          Sekolah/Madrasah harus secara terbuka menyampaikan data dan informasi
          tentang sekolahnya sesuai dengan kondisi nyata sekolah/madrasah. Untuk itu,
          BAP-S/M dan/atau tim asesor juga harus transparan di dalam menyampaikan
          penjelasan norma, kriteria, standar, prosedur atau mekanisme kerja, jadwal dan



hal. 54
                                                        Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      sistem penilaian akreditasi. Asesor harus menjaga kerahasiaan dokumen dan
      informasi yang disampaikan oleh setiap warga sekolah/madrasah.


7.    Akuntabilitas

      Hasil isian instrumen akreditasi dan instrumen pengumpulan data dan informasi
      pendukung menjadi sumber data dan informasi mengenai profil nyata sekolah/
      madrasah. Bersama dengan hasil visitasi, data dan informasi dalam instrumen
      akreditasi digunakan sebagai bahan dalam penetapan hasil dan peringkat
      akreditasi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. BAP-S/M,
      sekolah/madrasah, dan asesor harus bersama-sama menjaga akuntabilitas dari
      proses dan hasil akreditasi. Jika terjadi kesalahan dan penyimpangan dalam
      proses visitasi atau pelanggaran terhadap norma-norma visitasi, sekolah/
      madrasah dapat melaporkan hal tersebut kepada BAP-S/M.


8.    Bertanggung jawab

      Dalam      pelaksanaan        akreditasi,     asesor   harus   berpedoman   pada   aturan,
      prosedur, dan prinsip akreditasi yang sudah ditetapkan oleh BAP-S/M. BAP-S/M,
      sekolah/madrasah, dan asesor harus dapat mempertanggungjawabkan semua
      penilaian dan keputusannya sesuai dengan aturan, prosedur, norma, dan prinsip
      akreditasi yang telah ditetapkan.


9.    Bebas intimidasi

      BAP-S/M, sekolah/madrasah, responden, maupun asesor dalam melakukan
      tugas dan fungsinya dalam rangka pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah
      harus bebas dari intimidasi oleh pihak mana pun. BAP-S/M dan asesor dalam
      melaksanakan akreditasi tidak diperkenankan melakukan intimidasi kepada
      pihak      sekolah/madrasah          yang     dapat    mempengaruhi    objektivitas     hasil
      akreditasi.


10.   Menjaga kerahasiaan

      BAP-S/M dan asesor harus menjaga kerahasiaan data dan informasi yang
      terjaring dalam proses akreditasi. Data dan informasi hasil akreditasi hanya
      dapat digunakan untuk kepentingan pelaksanaan akreditasi atau kepentingan
      lain yang sesuai dengan tujuan akreditasi.




                                                                                            hal. 55
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
11.   Keunggulan mutu

          Proses akreditasi harus mendorong sekolah/madrasah berorientasi pada usaha-
          usaha peningkatan mutu peserta didik dan bukan sekedar untuk memperoleh
          peringkat akreditasi. Hasil akreditasi harus dijadikan dasar untuk melakukan
          usaha-usaha pemberdayaan, pengembangan, dan peningkatan kinerja sekolah/
          madrasah dalam rangka mencapai keunggulan mutu.


Di samping itu, asesor perlu memerhatikan hal-hal berikut.

1.        Asesor secara individual maupun tim dilarang keras melakukan intimidasi secara
      terang-terangan maupun tersirat kepada sekolah/madrasah. Hal ini penting
      untuk mencegah sekolah/madrasah dari keinginan untuk memberikan sesuatu
      dalam bentuk apa pun yang diduga akan berpengaruh kepada objektivitas hasil
      visitasi.

2.        Asesor secara individual maupun tim dilarang keras melakukan perjanjian
      dan/atau kesepakatan sepihak atau bersama-sama dengan sekolah/madrasah
      yang divisitasi yang dapat mengakibatkan tidak objektifnya hasil visitasi.

3.        Asesor secara individual maupun tim dilarang keras menerima apa pun dari
      sekolah/madrasah yang akan memengaruhi hasil akreditasi.

4.        Asesor secara individual maupun tim dilarang keras membuka kerahasiaan data
      dan informasi yang diperoleh, serta hasil pelaksanaan visitasi dengan berbagai
      alasan apa pun.

5.        Sekolah/Madrasah dilarang keras melakukan berbagai kegiatan yang dapat
      menghambat proses visitasi dengan berbagai alasan apa pun.

6.        Sekolah/Madrasah dilarang keras memanipulasi data dan informasi serta
      memberikan keterangan yang tidak sesuai atau bertentangan dengan kondisi
      nyata sekolah/madrasah yang menyebabkan tidak objektifnya hasil akreditasi.

7.        Sekolah/Madrasah dilarang keras memberikan sesuatu dalam bentuk apa pun
      kepada asesor maupun anggota BAP-S/M secara individual atau tim yang akan
      berdampak pada objektivitas hasil akreditasi.



B. Tata Krama Pelaksanaan Visitasi

Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian asesor berkaitan dengan kiat-kiat dan
tata krama dalam pelaksanaan visitasi, meliputi:

1.        melakukan wawancara dengan suasana yang kondusif;

2.        menghindari kesepakatan atau bargaining dalam arti negatif;



hal. 56
                                                  Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
3.    tidak mendebat argumentasi yang disampaikan oleh responden;

4.    tidak menggurui responden;

5.    tidak merasa berkedudukan lebih tinggi;

6.    bersahabat dan membantu secara profesional;

7.    menghindari suasana menekan;

8.    tidak mengada-ada;

9.    tidak meminta sesuatu di luar keperluan akreditasi;

10.   menyesuaikan diri dengan budaya setempat; dan

11.   menunjukkan adanya kekompakan tim.



C. Tata Tertib Pelaksanaan Visitasi

Beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian asesor terkait dengan tata tertib
dalam melaksanakan visitasi di antaranya adalah:

1.    datang tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan;

2.    menunjukkan surat tugas meskipun tidak diminta;

3.    menyampaikan secara jelas mengenai tujuan, mekanisme, dan jadwal visitasi;

4.    tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun (uang atau barang); dan

5.    berpakaian rapi dan sopan.




                                                                           hal. 57
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Dalam melaksanakan akreditasi sekolah/madrasah, BAN-S/M perlu merumuskan
kriteria   dan   perangkat   akreditasi   sekolah/madrasah      untuk     diusulkan      kepada
Mendiknas. Hal ini sesuai dengan Permendiknas Nomor 29 Tahun 2005, pasal 7 ayat
(2), huruf b. Selanjutnya Mendiknas menetapkan kriteria dan perangkat akreditasi,
sebagaimana dimaksud pada pasal 7 ayat (2) huruf b, setelah memerhatikan
pertimbangan dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).


A.   Tujuan Perangkat Akreditasi Sekolah/Madrasah

Perangkat akreditasi sekolah/madrasah yang dikembangkan BAN-S/M dimaksudkan
untuk menilai kelayakan suatu sekolah/madrasah berdasarkan kriteria minimal yang
mengacu pada Standar Nasional Pendidikan yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk
pengakuan peringkat kelayakan.


B.   Dasar Pengembangan Perangkat Akreditasi Sekolah/Madrasah


Perumusan instrumen dan kriteria akreditasi sekolah/madrasah dikembangkan
berdasarkan standar yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Hal ini sesuai
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 pasal 86 ayat (3) bahwa
akreditasi sebagai bentuk akuntabilitas publik dilakukan secara obyektif, adil,
transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang
mengacu kepada standar nasional pendidikan. Di dalam pada pasal 1 ayat (1)
dinyatakan bahwa Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang
sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Dengan menggunakan Standar Nasional Pendidikan sebagai acuan, setiap sekolah/
madrasah diharapkan dapat mengembangkan pendidikannya secara optimal sesuai
dengan karakteristik dan kekhasan programnya. Standar Nasional Pendidikan harus
dijadikan acuan guna memetakan secara utuh profil kualitas sekolah/madrasah. Oleh
karena itu, komponen instrumen akreditasi yang disusun didasarkan pada delapan
Standar Nasional Pendidikan. Delapan komponen akreditasi sekolah/madrasah
tersebut adalah:



hal. 58
                                                 Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
1.    Standar Isi
      Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang
      dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan
      kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus
      dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.

2.    Standar Proses
      Standar proses adalah Standar Nasional Pendidikan yang berkaitan dengan
      pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai
      standar kompetensi lulusan.

3.    Standar Kompetensi Lulusan
      Standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang
      mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

4.    Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
      Standar      pendidik      dan     tenaga      kependidikan      adalah   kriteria   pendidikan
      prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental, serta pendidikan dalam
      jabatan.

5.    Standar Sarana dan Prasarana
      Standar sarana dan prasarana adalah Standar Nasional Pendidikan yang
      berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat berolahraga,
      tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain,
      tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber belajar lain, yang diperlukan
      untuk     menunjang        proses     pembelajaran,      termasuk     penggunaan teknologi
      informasi dan komunikasi.

6.    Standar Pengelolaan
      Standar pengelolaan adalah Standar Nasional Pendidikan yang berkaitan
      dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada
      tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agar
      tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan.

7.    Standar Pembiayaan
      Standar pembiayaan adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya
      biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun.

8.    Standar Penilaian Pendidikan
      Standar      penilaian     pendidikan         adalah   Standar   Nasional   Pendidikan    yang
      berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar
      peserta didik.



                                                                                               hal. 59
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Penyusunan instrumen akreditasi sekolah/madrasah melalui beberapa langkah yang
meliputi:
1.        memantapkan konsep;
2.        mengembangkan kisi-kisi;
3.        menulis butir-butir instrumen;
4.        menguji validitas isi;
5.        menguji coba instrumen;
6.        menganalisis butir instrumen;
7.        menguji validitas empiris;
8.        menguji reliabilitas, dan
9.        merevisi instrumen berdasarkan hasil ujicoba.


Penyusunan instrumen akreditasi sekolah/madrasah mengacu pada Standar Nasional
Pendidikan yang telah ditetapkan Mendiknas dan dikembangkan oleh BSNP yaitu:
1.        Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.
2.        Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses.
3.        Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan.
4.        Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/
          Madrasah.
5.        Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan
          Kompetensi Guru.
6.        Permendiknas Nomor 24 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Administrasi
          Sekolah/Madrasah
7.        Permendiknas Nomor 25 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Perpustakaan
8.        Permendiknas Nomor 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Laboratorium
9.        Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana.
10.       Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan.
11.       Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan.
Penjabaran dari Standar Nasional Pendidikan sesuai Permendiknas tersebut di atas
dijadikan sebagai sebagai kisi-kisi Instrumen Akreditasi.


Selanjutnya kisi-kisi instrumen akreditasi dijabarkan menjadi komponen (mengacu
pada delapan Standar Nasional Pendidikan), aspek, dan indikator. Idealnya setiap
indikator dijabarkan menjadi satu butir pernyataan, namun kalau cara ini dilakukan,
instrumen akan sangat tebal, terkesan rumit, dan membosankan sekolah/madrasah
sebab seluruh jumlah butir instrumen akan mencapai lebih dari 700 butir pernyataan.
Oleh karena itu, acuan butirnya adalah aspek artinya setiap aspek dijabarkan
menjadi satu butir pernyataan, sehingga diperoleh jumlah butir untuk instrumen


hal. 60
                                                  Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
akreditasi yang tidak terlalu banyak, antara 157 sampai 185 butir pernyataan.
Kriteria butir pernyataan instrumen akreditasi adalah sebagai berikut.

1.    Dapat diukur (measurable).
2.    Tidak menimbulkan banyak penafsiran (non multi- interpretation).
3.    Merujuk aspek (standar) yang jelas (standard reffered).
4.    Tidak mengintegrasikan banyak aspek (double aspects).
5.    Butir instrumen yang satu tidak “meniadakan” butir yang lain.


Instrumen akreditasi sekolah/madrasah menggunakan instrumen akreditasi tipe
peringkat. Seluruh butir pernyataan instrumen akreditasi merupakan pernyataan
tertutup dengan lima opsi jawaban A, B, C, D, dan E di mana jumlah butir
pernyataan instrumen akreditasi SD/MI sebanyak 157 butir; SMP/MTs sebanyak 169
butir, SMA/MA sebanyak 165 butir; dan SMK/MAK sebanyak 185 butir.



C.   Uji Coba Perangkat Akreditasi Sekolah/Madrasah


Tujuan dilakukannya uji coba perangkat akreditasi sekolah/madrasah adalah sebagai
berikut.
1.    Memperoleh saran dan masukan dari BAP-S/M, kepala sekolah/madrasah, dan
      asesor.
2.    Menguji validitas dan reliabilitas intrumen Akreditasi sekolah/madrasah baik
      validitas isi, validitas konstruksi, maupun validitas empiris.


Perangkat akreditasi SMA/MA diuji cobakan pada bulan Februari sampai Maret 2008
di empat provinsi yaitu: DKI Jakarta, Banten, Lampung, dan Sulawesi Tenggara;
dengan sebaran sasaran pada tiga SMAN (kategori tinggi, sedang, dan rendah); tiga
SMA Swasta (kategori tinggi, sedang, dan rendah); satu MAN; dan satu MA Swasta.


Perangkat akreditasi SD/MI, SMP/MTs, dan SMK/MAK telah diuji cobakan pada bulan
November sampai Desember 2008 di 11 provinsi dengan rincian sebaran sebagai
berikut.

1.    Perangkat Akreditasi SD/MI
      Daerah uji coba meliputi provinsi Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sumatera
      selatan, dan Maluku; dengan sebaran sasaran pada 12 SDN, 12 SD Swasta,
      empat MI Negeri, dan empat MI Swasta.




                                                                            hal. 61
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
2.        Perangkat Akreditasi SMP/MTs
      Daerah uji coba meliputi provinsi Yogyakarta, Jambi, Kalimantan Barat, dan
      Nusa Tenggara Barat; dengan sebaran sasaran pada 12 SMPN, 12 SMP Swasta,
      empat MTs Negeri, dan empat MTs Swasta.

3.        Perangkat Akreditasi SMK/MAK
          Daerah uji coba meliputi provinsi Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara,
          dan Sulawesi Selatan; dengan sebaran sasaran pada 48 SMK dari beberapa
          Program Keahlian meliputi 12 Program Keahlian Teknologi Rekayasa, delapan
          Program Keahlian     Teknologi Informasi dan       Komunikasi,       empat     Program
          Keahlian Kesehatan, delapan Program Keahlian Seni, Kerajinan dan Pariwisata,
          serta delapan Program Keahlian Agrobisnis dan Agroindustri, serta delapan
          Program Keahlian Bisnis Manajemen.


D.    Masukan dan Kerjasama Direktorat dan Pemangku Kepentingan dalam
      Penyusunan Perangkat Akreditasi Sekolah/Madrasah


Masukan dari stakeholders (pemangku kepentingan) dengan mengundang berbagai
unsur terkait, seperti:

1.        Sekretaris Ditjen Mandikdasmen.
2.        Pusat Kurikulum.
3.        Pusat Penilaian Pendidikan.
4.        Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan.
5.        Direktorat Profesi Pendidik.
6.        Direktorat Tenaga Kependidikan.
7.        Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan.
8.        Direktorat Pembinaan SMA.
9.        Direktorat Pembinaan SMK.
10.       Direktorat Pembinaan SMP.
11.       Direktorat Pembinaan TK/SD.
12.       Direktorat Jenderal PMPTK.
13.       Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
14.       Kepala LPMP DKI Jakarta.
15.       Ketua BAP-S/M DKI Jakarta.
16.       Kepala Dinas Dikdas DKI Jakarta.
17.       Kepala Dinas Dikmenti DKI Jakarta.
18.       Pengawas SMA, SMK, SMP, dan SD (DKI Jakarta).
19.       Pengawas MA, MTs, dan MI Pendis Kanwil Depag DKI Jakarta.


hal. 62
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
20.    Beberapa Kepala Sekolah SMA/MA, SMK/MAK, SMP/MTs, SD/MI (DKI Jakarta).

Kerjasama dengan direktorat dan pemangku kepentingan terkait dilakukan di
lingkungan Mandikdasmen untuk menjamin sinergi antara penerapan Standar
Nasional Pendidikan dan kebijakan yang berkembang di lingkungan direktorat.
Khusus keterlibatan Direktorat Pembinaan SMK dalam proses penyusunan perangkat
akreditasi SMK/MAK dilakukan lebih intensif sejak dari proses pengembangan
instrumen maupun uji coba instrumen agar program keahlian dan spektrum yang
dikembangkan oleh Direktorat Pembinaan SMK dapat terakomodasi dengan tepat.


Masukan dan pertimbangan BSNP dilakukan melalui beberapa kali pertemuan Rapat
Pleno BAN-S/M dan BSNP dengan nara sumber beberapa anggota BSNP, dalam
bentuk Tim Kecil BSNP. Berdasarkan keputusan rapat pleno BAN-S/M dengan BSNP
akhirnya dinyatakan bahwa Draf Perangkat Akreditasi SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA,
dan SMK/MAK telah sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan dan layak untuk
diusulkan kepada Mendiknas guna ditetapkan menjadi Peraturan Menteri.



E.    Penetapan Perangkat Akreditasi Sekolah/Madrasah oleh Mendiknas


Dalam Permendiknas Nomor 29 Tahun 2005, pasal 7 ayat (3), dinyatakan bahwa
Menteri       menetapkan      kriteria    dan       perangkat   akreditasi   setelah   memerhatikan
pertimbangan dari BSNP. Akhirnya setelah memerhatikan pertimbangan dari BSNP,
Draf Kriteria dan Perangkat Akreditasi Sekolah/Madrasah yang disusun oleh BAN-S/M
ditetapkan melalui Permendiknas.

1.     Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMA/MA ditetapkan dengan Permendiknas
       Nomor 52 tahun 2008.
2.     Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMK/MAK ditetapkan dengan Permendiknas
       Nomor 13 tahun 2009.
3.     Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMP/MTs ditetapkan dengan Permendiknas
       Nomor 12 tahun 2009.
4.     Kriteria dan Perangkat Akreditasi SD/MI ditetapkan dengan Permendiknas
       Nomor 11 tahun 2009.


Perangkat Akreditasi Sekolah/Madrasah terdiri dari:

1.     Instrumen Akreditasi
       Alat    ukur    yang     digunakan       untuk     menilai   kelayakan     sekolah/madrasah
       berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dan hasilnya akan diolah dalam
       penentuan peringkat akreditasi.


                                                                                             hal. 63
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
2.        Petunjuk Teknis Pengisian Instrumen Akreditasi
      Penjelasan tentang pengisian instrumen akreditasi dan pembuktian jawaban
      atas instrumen tersebut, baik berupa dokumen, bukti fisik ataupun fakta yang
      harus diperlihatkan oleh pihak sekolah/madrasah kepada tim asesor pada saat
      visitasi.

3.        Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi
      Daftar      pertanyaan       dalam   bentuk   isian   yang      menggambarkan            profil
      sekolah/madrasah yang berfungsi sebagai cross check (pemeriksaan silang)
      terhadap jawaban sekolah/madrasah.

4.        Teknik Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi
          Petunjuk bagaimana mengolah skor hasil akreditasi dengan formula dan kriteria
          yang telah ditetapkan.



Contoh:
Instrumen Akreditasi, Petunjuk Teknis, serta Instrumen Pengumpulan Data dan
Informasi Pendukung Akreditasi (SMP/MTs)


VI. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Instrumen Akreditasi

      50.     Guru memiliki kualifikasi akademik minimum diploma empat (D-IV) atau
              sarjana (S1).
                   A.    Sebanyak 76% ⎯ 100% guru berpendidikan D-IV atau S1
                   B.    Sebanyak 51% ⎯ 75% guru berpendidikan D-IV atau S1
                   C.    Sebanyak 26% ⎯ 50% guru berpendidikan D-IV atau S1
                   D.    Sebanyak 1% ⎯ 25% guru berpendidikan D-IV atau S1
                    E.   Tidak ada guru berpendidikan D-IV atau S1



Petunjuk Teknis

      50.     Jawaban dibuktikan dengan memperlihatkan ijazah dan atau sertifikat
              keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang
              berlaku. Perhitungan dilakukan dengan cara membandingkan jumlah
              guru berkualifikasi D-IV dan S1 dengan jumlah seluruh guru.




hal. 64
                                                    Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi

     50. Jumlah guru yang dimiliki sekolah/madrasah dan kualifikasinya.
          Jumlah guru: .......... orang.
          Kualifikasi:

                                                  Jumlah dan status guru
        No     Tingkat pendidikan              GT* /PNS      GTT** /Guru bantu        Jumlah
                                              L        P         L        P
         1     S3/S2
         2     S1
         3     D4
         4     D3/Sarjana muda
         5     D2
         6     D1
         7     ≤ SMA sederajat
                              Jumlah

       Keterangan:       * GT = Guru tetap (bagi sekolah/madrasah swasta)
                        ** GTT = Guru tidak tetap (baik sekolah/madrasah negeri atau
                                 swasta)

Perangkat akreditasi yang telah ditetapkan dengan Permendiknas diterbitkan dalam
bentuk buku, masing-masing dengan judul sebagai berikut.
1.    Perangkat Akreditasi SMA/MA;
2.    Perangkat Akreditasi SMK/MAK;
3.    Perangkat Akreditasi SMP/MTs; dan
4.    Perangkat Akreditasi SD/MI;



F.   Teknik Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi


Setiap komponen pada instrumen akreditasi memiliki bobot masing-masing, ada
yang sama dan ada yang tidak sama. Butir pernyataan pada Instrumen Akreditasi
SMA/MA setiap komponen mempunyai bobot butir yang sama. Sedangkan butir
pernyataan pada Instrumen Akreditasi SMK/MAK, SMP/MTs, dan SD/MI memiliki
bobot butir yang berbeda-beda tergantung dukungannya terhadap pembelajaran
bermutu.      Penentuan       bobot     komponen    dan   bobot   butir   instrumen   akreditasi
SMK/MAK, SMP/MTs, dan SD/MI ini dilakukan dengan cara mengumpulkan pendapat
para pakar di bidang kurikulum, psikometri, evaluasi pendidikan, manajemen
pendidikan, dan akademisi maupun praktisi di bidang pendidikan. Berikut penjelasan
rinci tentang teknik penskoran dan pemeringkatan hasil akreditasi SMA/MA,
SMK/MAK, SMP/MTs, dan SD/MI.


                                                                                         hal. 65
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
     TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI SMA/MA


I.       Teknik Penskoran Akreditasi SMA/MA

A.         Bobot Komponen dan Bobot Butir Instrumen Akreditasi SMA/MA

Instrumen        Akreditasi      SMA/MA   disusun    berdasarkan             delapan   komponen        yang
mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari 165
butir pernyataan tertutup yang terdiri dari lima opsi jawaban. Bobot Komponen dan
Bobot Butir Instrumen Akreditasi SMA/MA diperlihatkan pada Tabel 3.1 berikut.


           Tabel 3.1: Bobot Komponen dan Bobot Butir Instrumen Akreditasi SMA/MA

                                                Nomor               Jumlah         Bobot            Bobot
     No          Komponen Akreditasi
                                                 Butir               Butir       Komponen          Butir (*)
     (1)                   (2)                        (3)              (4)             (5)             (6)

     1       Standar Isi                            1 - 15             15              15            1,00
     2       Standar Proses                     16 - 25                10              10            1,00
     3       Standar Kompetensi Lulusan         26 - 50                25              10            0,40
     4       Standar Pendidik dan Tendik        51 - 70                20              15            0,75
     5       Standar Sarana dan Prasarana      71 - 100                30              15            0,50
     6       Standar Pengelolaan               101 - 120               20              10            0,50
     7       Standar Pembiayaan                121 - 145               25              15            0,60
     8       Standar Penilaian Pendidikan      146 - 165               20              10            0,50

Keterangan:
      (*) Bobot Butir = Bobot Komponen : Jumlah Butir


B.         Penentuan Skor Butir dan Skor Tertimbang Maksimum


Seluruh butir pernyataan Instrumen Akreditasi SMA/MA merupakan pernyataan
tertutup yang terdiri dari lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, atau E.                               Setiap
pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4, B memperoleh skor = 3, C
memperoleh skor = 2, D memperoleh skor = 1, dan E memperoleh skor = 0. Jika
perolehan skor maksimum setiap butir sama dengan 4, maka Skor Tertimbang
Maksimum dapat dihitung dengan rumus:

     Skor Tertimbang Maksimum = Jumlah Butir x Skor Butir Maksimum x Bobot Butir

Skor Tertimbang Maksimum pada setiap komponen akreditasi seperti nampak pada
Tabel 3.2, Kolom 5 berikut ini. Dari tabel tersebut terlihat bahwa Jumlah Skor
Tertimbang Maksimum sama dengan 400.




hal. 66
                                                            Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                   Tabel 3.2: Skor Tertimbang Maksimum Akreditasi SMA/MA

                                                    Jumlah   Skor Butir   Bobot   Skor Tertimbang
     No           Komponen Akreditasi
                                                     Butir     Maks       Butir      Maks (*)
     (1)                      (2)                     (3)        (4)       (5)          (6)

     1       Standar Isi                             15          4        1,00          60
     2       Standar Proses                          10          4        1,00          40
     3       Standar Kompetensi Lulusan              25          4        0,40          40
     4       Standar Pendidik dan Tendik             20          4        0,75          60
     5       Standar Sarana dan Prasarana            30          4        0,50          60
     6       Standar Pengelolaan                     20          4        0,50          40
     7       Standar Pembiayaan                      25          4        0,60          60
     8       Standar Penilaian Pendidikan            20          4        0,50          40
                           Jumlah Skor Tertimbang Maksimum                             400


Keterangan:
(*) Skor Tertimbang Maksimum =Jumlah Butir x Skor Butir Maksimum x Bobot Butir


C.         Penentuan Nilai Akhir Akreditasi

Langkah-langkah penentuan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai berikut.
1.         Menghitung Jumlah Skor Butir yang dijawab A, B, C, D, atau E pada komponen
           1 (Standar Isi). Sebagai contoh, jawaban butir pernyataan instrumen pada
           standar isi seperti Tabel 3.3 berikut.




                                                                                              hal. 67
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                  Tabel 3.3: Contoh Jawaban Butir Pernyataan Instrumen pada
                             Komponen 1 (Standar Isi)

                                  No.                               Skor
                                             Jawaban
                                 Butir                              Butir
                                  1             A                     4
                                  2             B                     3
                                  3             B                     3
                                  4             A                     4
                                  5             B                     3
                                  6             D                     1
                                  7             C                     2
                                  8             B                     3
                                  9             A                     4
                                  10            E                     0
                                  11            A                     4
                                  12            C                     2
                                  13            B                     3
                                  14            A                     4
                                  15            A                     4
                                         Jumlah Skor Butir           44


          Nampak bahwa Jumlah Skor Butir pada komponen 1 (Standar Isi) adalah 44.
          Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Butir ini ke dalam Tabel 3.4, Kolom 3,
          Nomor 1.

2.        Mengulang langkah C.1 di atas untuk komponen 2 (Standar Proses) sampai
          dengan komponen 8 (Standar Penilaian Pendidikan). Sebagai contoh hasilnya
          seperti pada Tabel 3.4, Kolom 3, dari Nomor 2 sampai 8.

3.        Menghitung Skor Tertimbang untuk setiap komponen dengan rumus:

               Skor Tertimbang setiap Komponen = Jumlah Skor Butir x Bobot Butir.

          Sebagai contoh:

               Skor Tertimbang untuk Standar Isi = 44 x 1,00 = 44,00.

          Selanjutnya masukkan Skor Tertimbang untuk Standar Isi tersebut ke dalam
          Tabel 3.4, Kolom 5, Nomor 1.

4.        Mengulang langkah C.3 di atas untuk komponen 2 (Standar Proses) sampai
          dengan komponen 8 (Standar Penilaian Pendidikan). Sebagai contoh hasilnya
          seperti pada Tabel 3.4, Kolom 5, dari Nomor 2 sampai 8.

5.        Menjumlahkan Skor Tertimbang untuk setiap komponen mulai dari komponen 1
          sampai komponen 8. Sebagai contoh: Jumlah Skor Tertimbang dari seluruh
          komponen akreditasi sama dengan 336,15 (lihat Tabel 3.4, Kolom 5, Nomor 9).



hal. 68
                                                    Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
6.       Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dalam skala ratusan (0—100) dengan rumus:

                                                     Jumlah Skor Tertimbang
              Nilai Akhir Akreditasi =                                             x 100
                                                 Jumlah Skor Tertimbang Maksimum

                                                 Jumlah Skor Tertimbang
                                             =                            x 100
                                                            400
              selanjutnya, Jumlah Skor Tertimbang sebesar 336,15 dimasukkan ke
              dalam rumus di atas, diperoleh Nilai Akhir sebagai berikut.

                                                 336,15
              Nilai Akhir Akreditasi =                    x100 = 84,04
                                                  400
         Selanjutnya memasukkan Nilai Akhir Akreditasi tersebut ke dalam Tabel 3.4,
         Kolom 5, Nomor 10.

                       Tabel 3.4: Perhitungan Nilai Akhir Akreditasi SMA/MA


                                                           Jumlah        Bobot    Skor Tertimbang
     No          Komponen Akreditasi
                                                          Skor Butir     Butir          (*)
     (1)                       (2)                            (3)         (4)              (5)

     1      Standar Isi                                      44          1,00         44,00
     2      Standar Proses                                   30          1,00         30,00
     3      Standar Kompetensi Lulusan                       87          0,40         34,80
     4      Standar Pendidik dan Tendik                      71          0,75         53,25
     5      Standar Sarana dan Prasarana                     106         0,50         53,00
     6      Standar Pengelolaan                              67          0,50         33,50
     7      Standar Pembiayaan                               81          0,60         48,60
     8      Standar Penilaian Pendidikan                     78          0,50         39,00
     9      Jumlah Skor Tertimbang                                                   336,15

                                           Jumlah Skor Tertimbang
            Nilai Akhir =                                                 x 100
                                Jumlah skor tertimbang maksimum
     10                                                                               84,04
                                336,15
                           =                x100 = 84,04
                                     400


      Keterangan:
           (*) Skor Tertimbang = Jumlah Skor Butir x Bobot Butir




                                                                                                 hal. 69
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
D.    Penentuan Nilai Akreditasi Komponen

Nilai Akreditasi Komponen merupakan nilai persentase capaian untuk setiap
komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akreditasi Komponen
adalah sebagai berikut.

1.        Menghitung Nilai Akreditasi Komponen dalam skala ratusan (0—100), dengan
          rumus:
                                                  Skor Tertimbang
                Nilai Akreditasi Komponen =                                  x 100
                                               (Skor Tertimbang Maks)
                sebagai contoh,
                                                                  44
                Nilai Akreditasi Komponen untuk Standar Isi =          x 100 = 73,33
                                                                  60
      Selanjutnya masukkan Nilai Akreditasi Komponen untuk Standar Isi tersebut ke
      dalam Tabel 3.5, Kolom 5, Nomor 1.
2.        Mengulang langkah D.1 di atas untuk komponen 2 (Standar Proses) sampai
      dengan komponen 8 (Standar Penilaian Pendidikan). Sebagai contoh hasilnya
      seperti pada Tabel 3.5, Kolom 5, dari Nomor 2 sampai 8.


                        Tabel 3.5: Perhitungan Nilai Akreditasi Komponen SMA/MA


                                                    Skor                             Nilai Akreditasi
                                                                   Skor
      No           KOMPONEN AKREDITASI           Tertimbang                            Komponen
                                                                Tertimbang
                                                 Maksimum                               (0—100)*
          (1)                  (2)                   (3)               (4)                 (5)

          1     Standar Isi                          60            44,00                 73,33
          2     Standar Proses                       40            30,00                 75,00
          3     Standar Kompetensi Lulusan           40            34,80                 87,00
          4     Standar Pendidik dan Tendik          60            53,25                 88,75
          5     Standar Sarana dan Prasarana         60            53,00                 88,33
          6     Standar Pengelolaan                  40            33,50                 83,75
          7     Standar Pembiayaan                   60            48,60                 81,00
          8     Standar Penilaian Pendidikan         40            39,00                 97,50


     Keterangan:
                                                    Skor Tertimbang
     * Nilai Akreditasi Komponen (0-100) =                                     x 100
                                                 (Skor Tertimbang Maks)

          Nilai Akreditasi Komponen dalam skala ratusan, sebagaimana tercantum pada
          Tabel 3.5, Kolom 5



hal. 70
                                                    Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
II.   Kriteria Status dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi

A.    Kriteria Status Akreditasi



  Sekolah/Madrasah dinyatakan terakreditasi jika Nilai Akhir kumulatif untuk
  seluruh komponen akreditasi sekurang-kurangnya 56, dengan ketentuan tidak
  lebih dari 2 (dua) standar yang memperoleh nilai akreditasi komponen (skala
  ratusan) kurang dari 56, tetapi tidak boleh kurang dari 40.




  Sekolah/Madrasah           dinyatakan       Tidak   Terakreditasi   (TT)   jika   ketentuan
  terakreditasi tidak terpenuhi, berapapun Nilai Akhir kumulatif diperoleh.




B.    Kriteria Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Sekolah/Madrasah memperoleh:
1.    Peringkat akreditasi A (Amat baik), jika memperoleh Nilai Akhir (NA) lebih besar
      dari 85 sampai dengan 100 (85 < NA < 100), dengan ketentuan kriteria status
      terakreditasi terpenuhi.
2.    Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir lebih besar dari 70
      sampai dengan 85 (70 < NA < 85), dengan ketentuan kriteria status
      terakreditasi terpenuhi.
3.    Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir lebih besar
      dari atau sama dengan 56 sampai dengan 70 (56 < NA < 70), dengan
      ketentuan kriteria status terakreditasi terpenuhi.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 84,04 (Tabel
3.4, Kolom 5, Nomor 10) dan Nilai dari delapan komponen akreditasi masing-masing
lebih besar dari 56 (Tabel 3.5 Kolom 5), maka sekolah/madrasah tersebut
dinyatakan TERAKREDITASI dengan peringkat B (Baik).


Hasil perhitungan nilai komponen, nilai akhir dan peringkat akreditasi dapat dilihat
pada Tabel 3.6 berikut.




                                                                                         hal. 71
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
          Tabel 3.6: Hasil Perhitungan Nilai Komponen, Nilai Akhir,
                     dan Peringkat Akreditasi SMA/MA



          No       KOMPONEN AKREDITASI              NILAI KOMPONEN
          (1)                  (2)                            (3)

          1     Standar Isi                                 73,33
          2     Standar Proses                              75,00
          3     Standar Kompetensi Lulusan                  87,00
          4     Standar Pendidik dan Tendik                 88,75
          5     Standar Sarana dan Prasarana                88,33
          6     Standar Pengelolaan                         83,75
          7     Standar Pembiayaan                          81,00
          8     Standar Penilaian Pendidikan                97,50

                Nilai Akhir Akreditasi                      84,04
                Peringkat Akreditasi                           B




hal. 72
                                         Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
 TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI SMK/MAK


I.   Teknik Penskoran Akreditasi SMK/MAK

A.   Bobot Komponen Instrumen Akreditasi

Instrumen Akreditasi SMK/MAK disusun berdasarkan delapan komponen yang
mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari 185
butir pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah Butir
dan Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMK/MAK untuk masing-masing standar
seperti ditunjukkan pada Tabel 3.7 berikut.


                     Tabel 3.7: Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMK/MAK

                                                                      Jumlah     Bobot
     No.         Komponen Akreditasi                Nomor Butir
                                                                       Butir   Komponen
     (1)                       (2)                       (3)            (4)          (5)

     1     Standar Isi                                1 ⎯ 18           18            12
     2     Standar Proses                            19 ⎯ 31           13            15
     3     Standar Kompetensi Lulusan                32 ⎯ 62           31            13
     4     Standar Pendidik dan Tendik               63 ⎯ 87           25            15
     5     Standar Sarana dan Prasarana              88 ⎯ 112          25            13
     6     Standar Pengelolaan                      113 ⎯ 138          26            10
     7     Standar Pembiayaan                       139 ⎯ 164          26            11
     8     Standar Penilaian Pendidikan             165 ⎯ 185          21            11
                                     Jumlah                            185           100



B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi

Instrumen Akreditasi SMK/MAK memuat 185 butir pernyataan, masing-masing
memiliki     bobot     butir     yang     berbeda-beda   tergantung    dukungannya    terhadap
pembelajaran bermutu. Bobot butir pernyataan terendah diberikan bobot 1, dan
tertinggi diberikan bobot 4.

Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
     Bobot 1 adalah bobot minimal untuk mendukung fungsi komponen dalam proses
     pembelajaran agar dapat berlangsung.
     Bobot 2 adalah bobot yang mendukung fungsi komponen tersebut dalam proses
     pembelajaran yang layak.
     Bobot 3 adalah bobot yang mendukung fungsi komponen tersebut dalam proses
     pembelajaran yang baik.



                                                                                           hal. 73
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
     Bobot 4 adalah bobot maksimal yang mendukung fungsi komponen tersebut
     dalam proses pembelajaran yang sangat baik.

Masing-masing bobot butir untuk setiap butir pernyataan dari delapan komponen
akreditasi SMK/MAK seperti tercantum berikut.

1. Standar Isi                2. Standar Proses                  3. Standar Kompetensi
                                                                    Lulusan

 No Butir   Bobot Butir      No Butir   Bobot Butir               No Butir      Bobot Butir
      1          4              19              3                     32               4
      2          4              20              3                     33               3
      3          3              21              4                     34               3
      4          3              22              3                     35               3
      5          2              23              3                     36               3
      6          2              24              3                     37               4
      7          3              25              3                     38               2
      8          4              26              4                     39               2
      9          3              27              3                     40               3
     10          3              28              4                     41               3
     11          2              29              3                     42               3
     12          3              30              3                     43               3
     13          2              31              4                     44               3
     14          4             Jumlah       43                        45               3
     15          3                                                    46               3
     16          3                                                    47               3
     17          3                                                    48               3
     18          3                                                    49               3
  Jumlah         54                                                   50               3
                                                                      51               3
                                                                      52               3
                                                                      53               3
                                                                      54               3
                                                                      55               3
                                                                      56               4
                                                                      57               4
                                                                      58               3
                                                                      59               3
                                                                      60               3
                                                                      61               4
                                                                      62               3
                                                                    Jumlah            96



hal. 74
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan                 5. Standar Sarana dan      6. Standar Pengelolaan
   Tenaga Kependidikan                     Prasarana


 No Butir      Bobot Butir                No Butir   Bobot Butir   No Butir   Bobot Butir
     63               4                      88          3           113           4
     64               4                      89          3           114           4
     65               4                      90          3           115           3
     66               4                      91          3           116           3
     67               3                      92          3           117           3
     68               4                      93          4           118           3
     69               4                      94          4           119           3
     70               4                      95          4           120           2
     71               4                      96          4           121           3
     72               3                      97          3           122           3
     73               3                      98          4           123           4
     74               3                      99          3           124           3
     75               2                     100          4           125           4
     76               3                     101          3           126           3
     77               3                     102          4           127           4
     78               3                     103          3           128           3
     79               3                     104          2           129           3
     80               2                     105          3           130           3
     81               3                     106          3           131           2
     82               3                     107          3           132           3
     83               4                     108          3           133           2
     84               4                     109          3           134           3
     85               3                     110          3           135           3
     86               1                     111          3           136           3
     87               3                     112          3           137           3
   Jumlah            81                    Jumlah        81          138           3
                                                                    Jumlah        80




                                                                                   hal. 75
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
7. Standar Pembiayaan             8. Standar Penilaian Pendidikan

     No Butir      Bobot Butir         No Butir         Bobot Butir
          139          4                  165                 4
          140          4                  166                 3
          141          3                  167                 3
          142          3                  168                 3
          143          3                  169                 4
          144          3                  170                 3
          145          3                  171                 3
          146          4                  172                 2
          147          4                  173                 3
          148          4                  174                 3
          149          2                  175                 3
          150          2                  176                 3
          151          4                  177                 3
          152          3                  178                 3
          153          3                  179                 3
          154          3                  180                 2
          155          3                  181                 4
          156          4                  182                 3
          157          1                  183                 4
          158          3                  184                 2
          159          1                  185                 4
          160          3                 Jumlah              65
          161          4
          162          4
          163          4
          164          4
          Jumlah       83




C.   Skor Butir Instrumen Akreditasi

Seluruh butir pernyataan Instrumen Akreditasi SMK/MAK merupakan pernyataan
tertutup masing-masng dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, atau E, dengan
ketentuan skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.
Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.
Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.
Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.
Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.


hal. 76
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.
Skor 4 disebut dengan Skor Butir Maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:


     Jumlah Skor Tertimbang Maksimun = Skor Butir Maksimun x Jumlah Bobot Butir


Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
SMK/MAK, terlihat pada Tabel 3.8 berikut.


        Tabel 3.8: Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-masing Komponen


                                                                 Jumlah   Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
      No.          Komponen Akreditasi                            Bobot    Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                  Butir   Maksimum (*)
      (1)                      (2)                      (3)        (4)         (5)

      1     Standar Isi                                 4         54          216
      2     Standar Proses                              4         43          172
      3     Standar Kompetensi Lulusan                  4         96          384
      4     Standar Pendidik dan Tendik                 4         81          324
      5     Standar Sarana dan Prasarana                4         81          324
      6     Standar Pengelolaan                         4         80          320
      7     Standar Pembiayaan                          4         83          332
      8     Standar Penilaian Pendidikan                4         65          260

Keterangan:
( )
 * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir


E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi

Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

1.      Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E kedalam skor butir di
        mana butir. Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir
        4 (A=4), B=3, C=2, D=1, dan E=0.

        Contoh jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butirnya untuk
        standar isi seperti nampak pada Tabel 3.9, Kolom 2 dan 3.




                                                                                     hal. 77
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
2.        Masukkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3.9, kolom 4.

3.        Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
      rumus:


                 Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


      Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang diperoleh
      kedalam Tabel 3.9, Kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan 18.


                   Tabel 3.9: Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi


                                       Skor Butir                     Skor Tertimbang
           No. Butir       Jawaban                  Bobot Butir
                                       Perolehan                        Perolehan (*)
               (1)            (2)          (3)           (4)                    (5)

               1               B           3              4                     12
               2               A           4              4                     16
               3              D            1              3                       3
               4               A           4              3                     12
               5              D            1              2                       2
               6               C           2              2                       4
               7               C           2              3                       6
               8               B           3              4                     12
               9               A           4              3                     12
              10               A           4              3                     12
              11               A           4              2                       8
              12               A           4              3                     12
              13               A           4              2                       8
              14               A           4              4                     16
              15              D            1              3                       3
              16               B           3              3                       9
              17               B           3              3                       9
              18               A           4              3                     12
                             Jumlah                      45                    168

          Keterangan:
                 ( )
                     * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir x Bobot Butir




hal. 78
                                                     Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4.     Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
       skor tertimbang masing-masing butir, seperti ditunjukkan pada Tabel 3.9,
       Kolom 5 baris terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi =
       168. Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam
       Tabel 3.10, Kolom 5 pada standar isi.

5.     Mengulang langkah E1, E2, E3, dan E4 di atas untuk komponen 2 (standar
       proses)     sampai      dengan       komponen       8    (standar       penilaian    pendidikan).
       Selanjutnya, masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ke dalam Tabel
       3.10,    Kolom     5   pada     standar proses          sampai   dengan      standar    penilaian
       pendidikan.

6.     Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                           Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
     Nilai Komponen Akreditasi =                                                   x Bobot Komponen
                                          Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



       Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk standar isi diperoleh:
                                                               168
                         Nilai Komponen Akreditasi =                 x 12
                                                               216
                                                           = 9,3333

       Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit dibelakang koma,
       sehingga:
                         Nilai Komponen Akreditasi = 9,33                   (dibulatkan)

       Selanjutnya masukkan Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke dalam
       Tabel 3.10, Kolom 6 pada standar isi.

7.     Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
       dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
       Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh kedalam Tabel 3.10, Kolom 6, pada
       standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

8.     Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh Nilai
       Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai dengan komponen 8
       (standar penilaian pendidikan).


                                                    k =8
                      Nilai Akhir Akreditasi =      ∑ Nilai Komponen
                                                    k =1
                                                                               Akreditasi




                                                                                                  hal. 79
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                         Nilai Akhir Akreditasi =     9,33 + 9,59 + 12,66 + 10,56 +
                                                    10,11 + 7,00 + 8,12 + 8,84
                                               = 76,21

9.        Nilai Akhir Akreditasi harus dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa koma.
          Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai berikut:
          a.    jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
          b.    jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
          c.    jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
         Dengan demikian Nilai Akhir Akreditasi 76,21 dibulatkan menjadi 76 seperti
         nampak pada Tabel 3.10, Kolom 6 baris terakhir.

                         Tabel 3.10: Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMK/MAK


                                                              Jumlah Skor     Jumlah Skor           Nilai
                                               Bobot
 No.            Komponen Akreditasi                            Tertimbang      Tertimbang        Komponen
                                             Komponen
                                                               Maksimum         Perolehan       Akreditasi (*)
  (1)                      (2)                      (3)            (4)              (5)               (6)

     1     Standar Isi                              12            216              168               9,33
     2     Standar Proses                           15            172              110               9,59
     3     Standar Kompetensi Lulusan               13            384              374              12,66
     4     Standar Pendidik dan Tendik              15            324              228              10,56
     5     Standar Sarana dan Prasarana             13            324              252              10,11
     6     Standar Pengelolaan                      10            320              224               7,00
     7     Standar Pembiayaan                       11            332              245               8,12
     8     Standar Penilaian Pendidikan             11            260              209               8,84
                                                    Nilai Akhir Akreditasi                          76,21
                                                    Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)              76

 Keterangan:
          ( )                               Jml Skor Tertimbang Perolehan
          * Nilai Komponen Akreditasi =                                            x Bobot Komponen
                                           Jml Skor Tertimbang Maksimum



F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.




hal. 80
                                                           Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
1.     Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                             Nilai Komponen Akreditasi
           Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                     x 100
                                                                 Bobot Komponen


       Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
       tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai Komponen Akreditasi sama seperti
       pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
       Skala Ratusan pada standar isi diperoleh:
                                                                   9,33
                Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                  x 100
                                                                    12
                                                                 = 77,78

                                                                 = 78 (dibulatkan)

       Selanjutnya masukkan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh
       ini kedalam Tabel 3.11, Kolom 5 pada standar isi.

2.     Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
       dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya masukkan
       Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh kedalam Tabel 3.11,
       Kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.


                Tabel 3.11: Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

                                                                    Nilai          Nilai Komponen
                                                      Bobot
     No           Komponen Akreditasi                             Komponen            Akreditasi
                                                    Komponen
                                                                  Akreditasi       Skala Ratusan*
     (1)                      (2)                      (3)               (4)             (5)

     1       Standar Isi                               12            9,33               78
     2       Standar Proses                            15            9,59               64
     3       Standar Kompetensi Lulusan                13           12,66               97
     4       Standar Pendidik dan Tendik               15           10,56               70
     5       Standar Sarana dan Prasarana              13           10,11               78
     6       Standar Pengelolaan                       10            7,00               70
     7       Standar Pembiayaan                        11            8,12               74
     8       Standar Penilaian Pendidikan              11            8,84               80

 Keterangan:

                                                             Nilai Komponen Akreditasi
       * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                        x 100
                                                                 Bobot Komponen




                                                                                               hal. 81
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
II.   Kriteria Status Akreditasi dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi

A.      Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah dinyatakan terakreditasi jika memenuhi seluruh krteria berikut.
1.        Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
2.        Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
3.        Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.

Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi, jika tidak memenuhi kriteria di
atas.



B.      Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status
akreditasi (lihat poin II.A). Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi
sebagai berikut:
1.        Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
          (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.
2.        Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar 71
          sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
3.        Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
          sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 76 (Tabel
3.10, kolom 6, baris terakhir) dan seluruh Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan
pada masing-masing komponen lebih besar dari 56 (Tabel 3.11, kolom 5), maka
sekolah/madrasah tersebut dinyatakan Terakreditasi dengan Peringkat Akreditasi B
(Baik).


Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, Nilai Akhir Akreditasi dan
Peringkat Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 3.12 berikut.




hal. 82
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
            Tabel 3.12: Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
                       Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi SMK/MAK


                                                           Nilai Komponen
               No              Komponen Akreditasi            Akreditasi
                                                           Skala Ratusan
                (1)                         (2)                   (3)

                1     Standar Isi                                78
                2     Standar Proses                             64
                3     Standar Kompetensi Lulusan                 97
                4     Standar Pendidik dan Tendik                70
                5     Standar Sarana dan Prasarana               78
                6     Standar Pengelolaan                        70
                7     Standar Pembiayaan                         74
                8     Standar Penilaian Pendidikan               80


                      Nilai Akhir Akreditasi                     76
                      Peringkat Akreditasi                        B




                                                                                  hal. 83
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
  TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI SMP/MTs


I.    Teknik Penskoran Akreditasi SMP/MTs

A.    Bobot Komponen Instrumen Akreditasi

Instrumen Akreditasi SMP/MTs disusun berdasarkan delapan komponen yang
mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari 169
butir pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah Butir
dan         Bobot    Komponen          Instrumen   Akreditasi     SMP/MTs    untuk      masing-masing
komponen ditunjukkan pada Tabel 3.13 berikut.


                    Tabel 3.13: Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMP/MTs

                                                                            Jumlah        Bobot
     No.              Komponen Akreditasi               Nomor Butir
                                                                             Butir      Komponen
      (1)                        (2)                            (3)           (4)             (5)

      1       Standar Isi                                  1 ⎯ 17             17              13
      2       Standar Proses                             18 ⎯ 29              12              15
      3       Standar Kompetensi Lulusan                 30 ⎯ 49              20              13
      4       Standar Pendidik dan Tendik                50 ⎯ 75              26              15
      5       Standar Sarana dan Prasarana               76 ⎯ 103             28              12
      6       Standar Pengelolaan                       104 ⎯ 123             20              11
      7       Standar Pembiayaan                        124 ⎯ 148             25              10
      8       Standar Penilaian Pendidikan              149 ⎯ 169             21              11
                                       Jumlah                                169             100



B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi

Instrumen Akreditasi SMP/MTs memuat 169 butir pernyataan, masing-masing
memiliki        bobot    butir    yang     berbeda-beda    tergantung       dukungannya         terhadap
pembelajaran bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot butir
pernyataan tertinggi adalah 4.
Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
          Bobot 1 adalah bobot minimal untuk mendukung fungsi butir dalam proses
          pembelajaran agar dapat berlangsung.
          Bobot 2 adalah bobot yang mendukung fungsi butir tersebut dalam proses
          pembelajaran yang layak.
          Bobot 3 adalah bobot yang mendukung fungsi butir tersebut dalam proses
          pembelajaran yang baik.




hal. 84
                                                          Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Bobot 4 adalah bobot maksimal yang mendukung fungsi butir tersebut dalam
      proses pembelajaran yang sangat baik.

Masing-masing bobot butir untuk setiap butir pernyataan dari delapan komponen
akreditasi SMP/MTs seperti tercantum berikut.

1. Standar Isi                          2. Standar Proses          3. Standar Kompetensi
                                                                      Lulusan

 No Butir      Bobot Butir                No Butir   Bobot Butir     No Butir   Bobot Butir
     1               3                        18            3           30          3
     2               3                        19            3           31          3
     3               3                        20            3           32          3
     4               3                        21            3           33          3
     5               3                        22            3           34          3
     6               2                        23            3           35          3
     7               2                        24            3           36          3
     8               2                        25            3           37          3
     9               3                        26            3           38          3
     10              3                        27            2           39          3
     11              3                        28            2           40          3
     12              2                        29            3           41          3
     13              2                     Jumlah        34             42          3
     14              3                                                  43          3
     15              3                                                  44          3
     16              3                                                  45          3
     17              2                                                  46          3
  Jumlah             45                                                 47          3
                                                                        48          3
                                                                        49          3
                                                                     Jumlah         60




                                                                                   hal. 85
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan   5. Standar Sarana dan              6. Standar
   Tenaga Kependidikan       Prasarana                          Pengelolaan

 No Butir   Bobot Butir     No Butir   Bobot Butir              No Butir      Bobot Butir
     50         4             76           3                       104              3
     51         3             77           3                       105              3
     52         3             78           3                       106              3
     53         4             79           3                       107              3
     54         3             80           3                       108              3
     55         3             81           3                       109              3
     56         4             82           3                       110              3
     57         3             83           3                       111              3
     58         3             84           3                       112              4
     59         3             85           2                       113              3
     60         3             86           3                       114              3
     61         3             87           3                       115              3
     62         3             88           3                       116              4
     63         2             89           3                       117              3
     64         2             90           4                       118              2
     65         2             91           4                       119              3
     66         2             92           3                       120              3
     67         3             93           2                       121              3
     68         2             94           3                       122              3
     69         3             95           2                       123              3
     70         3             96           3                     Jumlah            61
     71         2             97           2
     72         3             98           2
     73         2             99           2
     74         2             100          3
     75         2             101          1
  Jumlah        72            102          2
                              103          3
                            Jumlah         77




hal. 86
                                         Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
               7. Standar Pembiayaan                8. Standar Penilaian
                                                       Pendidikan

                 No Butir      Bobot Butir            No Butir   Bobot Butir
                    124              4                   149         3
                    125              3                   150         3
                    126              3                   151         3
                    127              3                   152         3
                    128              4                   153         3
                    129              3                   154         3
                    130              4                   155         4
                    131              3                   156         3
                    132              3                   157         2
                    133              3                   158         2
                    134              3                   159         3
                    135              2                   160         2
                    136              1                   161         2
                    137              3                   162         3
                    138              3                   163         2
                    139              2                   164         3
                    140              3                   165         3
                    141              3                   166         3
                    142              3                   167         3
                    143              2                   168         4
                    144              3                   169         4
                    145              4                 Jumlah        61
                    146              3
                    147              3
                    148              3
                  Jumlah            74



C. Skor Butir Instrumen Akreditasi

Seluruh butir pernyataan Instrumen Akreditasi SMP/MTs merupakan pernyataan
tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, dan E. Ketentuan
skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.
Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.
Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.
Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.



                                                                               hal. 87
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.
Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.
Skor 4 disebut dengan Skor Butir Maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum


Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:



              Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi,
terlihat pada Tabel 3.14 berikut.

      Tabel 3.14: Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-masing Komponen


                                                                   Jumlah       Jumlah Skor
                                                  Skor Butir
     No.          Komponen Akreditasi                               Bobot        Tertimbang
                                                  Maksimum
                                                                    Butir       Maksimum (*)
     (1)                      (2)                      (3)             (4)              (5)

      1      Standar Isi                               4              45               180
      2      Standar Proses                            4              34               136
      3      Standar Kompetensi Lulusan                4              60               240
      4      Standar Pendidik dan Tendik               4              72               288
      5      Standar Sarana dan Prasarana              4              77               308
      6      Standar Pengelolaan                       4              61               244
      7      Standar Pembiayaan                        4              74               296
      8      Standar Penilaian Pendidikan              4              61               244

 Keterangan:
     ( )
     * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot
       Butir


E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi

Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.
1.        Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor butir.
       Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir 4 (A=4),
       B=3, C=2, D=1, dan E=0.

       Contoh jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk standar isi
       ditunjukkan pada Tabel 3.15, kolom 2 dan 3.



hal. 88
                                                     Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
2.    Masukkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3.15, kolom 4.

3.    Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
      rumus:


               Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


      Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang diperoleh ke
      dalam Tabel 3.15, kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan 17.

              Tabel 3.15: Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi


      I. Standar Isi


                                         Skor Butir                 Skor Tertimbang
        No. Butir        Jawaban                      Bobot Butir
                                         Perolehan                    Perolehan (*)
             (1)             (2)              (3)         (4)             (5)

             1               A                4           3               12
             2               A                4           3               12
             3               A                4           3               12
             4               C                2           3                 6
             5               B                3           3                 9
             6               A                4           2                 8
             7               B                3           2                 6
             8               B                3           2                 6
             9               B                3           3                 9
             10              C                2           3                 6
             11              A                4           3               12
             12              D                1           2                 2
             13              B                3           2                 6
             14              C                2           3                 6
             15              A                4           3               12
             16              E                0           3                 0
             17              C                2           2                 4
                           Jumlah                        45               128

      Keterangan:
               ( )
                   * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir

4.    Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
      skor tertimbang masing-masing butir, ditunjukkan pada Tabel 3.15, Kolom 5
      baris terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi = 128.


                                                                                      hal. 89
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
          Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam Tabel
          3.16, kolom 5 pada standar isi.

5.        Mengulang langkah E1, E2, E3, dan E4 di atas untuk komponen 2 (standar
          proses)     sampai   dengan   komponen         8    (standar      penilaian     pendidikan).
          Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ke dalam Tabel 3.16,
          kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

6.        Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                        Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
          Nilai Komponen Akreditasi =                                              x Bobot Komponen
                                        Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



          Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk standar isi diperoleh:
                                                             128
                          Nilai Komponen Akreditasi =              x 13
                                                             180
                                                         = 9,2444

          Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang koma,
          sehingga:
                          Nilai Komponen Akreditasi = 9,24                (setelah dibulatkan)

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke
      dalam Tabel 3.16, kolom 6 pada standar isi.

7.        Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
          dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
          Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ke dalam Tabel 3.16, kolom 6, pada
          standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

8.        Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh Nilai
      Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai dengan komponen 8
      (standar penilaian pendidikan).



                                                  k =8
                       Nilai Akhir Akreditasi =   ∑ Nilai
                                                  k =1
                                                             Komponen Akreditasi




hal. 90
                                                         Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                    Nilai Akhir Akreditasi =         9,24 + 13,79 + 11,27 + 12,71 +
                                                    11,53 + 8,93 + 7,09 + 9,24
                                               = 83,80

9.        Nilai Akhir Akreditasi dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa koma.
          Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai berikut:
          d.    jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
          e.    jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
          f.    jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
          Dengan demikian Nilai Akhir Akreditasi 83,80 dibulatkan menjadi 84 seperti
          nampak pada Tabel 3.16, kolom 6 baris terakhir.


                         Tabel 3.16: Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMP/MTs


                                                              Jumlah Skor     Jumlah Skor       Nilai
                                                 Bobot
 No.            Komponen Akreditasi                            Tertimbang      Tertimbang    Komponen
                                               Komponen
                                                               Maksimum         Perolehan   Akreditasi (*)
  (1)                     (2)                       (3)             (4)            (5)           (6)

     1     Standar Isi                              13             180            128            9,24
     2     Standar Proses                           15             136            125          13,79
     3     Standar Kompetensi Lulusan               13             240            208          11,27
     4     Standar Pendidik dan Tendik              15             288            244          12,71
     5     Standar Sarana dan Prasarana             12             308            296          11,53
     6     Standar Pengelolaan                      11             244            198            8,93
     7     Standar Pembiayaan                       10             296            210            7,09
     8     Standar Penilaian Pendidikan             11             244            205            9,24
                                                    Nilai Akhir Akreditasi                     83,80
                                                    Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)          84

 Keterangan:
     ( )                                  Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
         * Nilai Komponen Akreditasi =                                            x Bobot Komponen
                                          Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.




                                                                                              hal. 91
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
1.        Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                         Nilai Komponen Akreditasi
            Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                        x 100
                                                              Bobot Komponen


       Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
       tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai Komponen Akreditasi sama seperti
       pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
       Skala Ratusan pada standar isi diperoleh:

                                                              9,24
                Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =             x 100
                                                                13
                                                           = 71,08

                                                           = 71                     (dibulatkan)

       Selanjutnya,    masukkan    Nilai    Komponen     Akreditasi         Skala    Ratusan      yang
       diperoleh ke dalam Tabel 3.17, kolom 5 pada standar isi.

2.        Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
          dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
          Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh ke dalam Tabel 3.17,
          Kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

                 Tabel 3.17: Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

                                                                 Nilai               Nilai Komponen
                                                 Bobot
     No.          Komponen Akreditasi                          Komponen                 Akreditasi
                                               Komponen
                                                               Akreditasi            Skala Ratusan*
     (1)                   (2)                     (3)                (4)                   (5)

     1       Standar Isi                          13                 9,24                   71
     2       Standar Proses                       15              13,79                     92
     3       Standar Kompetensi Lulusan           13              11,27                     87
     4       Standar Pendidik dan Tendik          15              12,71                     85
     5       Standar Sarana dan Prasarana         12              11,53                     96
     6       Standar Pengelolaan                  11                 8,93                   81
     7       Standar Pembiayaan                   10                 7,09                   71
     8       Standar Penilaian Pendidikan         11                 9,24                   84

 Keterangan:
                                                         Nilai Komponen Akreditasi
          * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                        x 100
                                                              Bobot Komponen




hal. 92
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
II.   Kriteria Status Akreditasi dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi

A.    Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah          dinyatakan      Terakreditasi   jika   memenuhi   seluruh   kriteria
berikut.
1.    Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
2.    Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
3.    Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.
Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi kriteria
di atas.


B.    Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status
akreditasi (lihat poin II.A). Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi
sebagai berikut.
1.    Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
      (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.
2.    Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar 71
      sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
3.    Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
      sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 84 (Tabel
3.16, kolom 6, baris terakhir) dan seluruh Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan
pada masing-masing komponen lebih besar dari 56 (Tabel 3.17, kolom 5), maka
sekolah/madrasah tersebut dinyatakan Terakreditasi dengan Peringkat Akreditasi B
(Baik).


Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, Nilai Akhir Akreditasi dan
Peringkat Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 3.18 berikut.




                                                                                         hal. 93
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
          Tabel 3.18: Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
                      Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi SMP/MTs


                                                           Nilai Akreditasi
            No.         Komponen Akreditasi
                                                       Komponen Skala Ratusan
             (1)                  (2)                                 (3)

             1     Standar Isi                                        71
             2     Standar Proses                                     92
             3     Standar Kompetensi Lulusan                         87
             4     Standar Pendidik dan Tendik                        85
             5     Standar Sarana dan Prasarana                       96
             6     Standar Pengelolaan                                81
             7     Standar Pembiayaan                                 71
             8     Standar Penilaian Pendidikan                       84

                   Nilai Akhir Akreditasi                             84
                   Peringkat Akreditasi                                B




hal. 94
                                                  Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
     TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI SD/MI


I.   Teknik Penskoran Akreditasi SD/MI

A.   Bobot Komponen Instrumen Akreditasi

Instrumen Akreditasi SD/MI disusun berdasarkan delapan komponen yang mengacu
pada Standar Nasional Pendidikan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari 157 butir
pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah Butir dan
Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SD/MI untuk masing-masing komponen
seperti ditunjukkan pada Tabel 3.19 berikut.


                   Tabel 3.19: Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SD/MI

                                                                  Jumlah     Bobot
     No.           Komponen Akreditasi              Nomor Butir
                                                                   Butir   Komponen
     (1)                       (2)                      (3)         (4)       (5)

     1     Standar Isi                               1 — 18        18         15
     2     Standar Proses                            19 — 29       11         15
     3     Standar Kompetensi Lulusan                30 — 46       17         13
     4     Standar Pendidik dan Tendik               47 — 65       19         15
     5     Standar Sarana dan Prasarana              66 — 90       25         11
     6     Standar Pengelolaan                      91 — 110       20         10
     7     Standar Pembiayaan                       111 — 135      25         10
     8     Standar Penilaian Pendidikan             136 — 157      22         11
                                 Jumlah                            157       100


B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi

Instrumen Akreditasi SD/MI memuat 157 butir pernyataan, masing-masing memiliki
bobot butir yang berbeda-beda tergantung dukungannya terhadap pembelajaran
bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot butir pernyataan
tertinggi adalah 4.


Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
o    Bobot 1 adalah bobot minimal untuk mendukung fungsi butir dalam proses
     pembelajaran agar dapat berlangsung.
o    Bobot 2 adalah bobot yang mendukung fungsi butir tersebut dalam proses
     pembelajaran yang layak.
o    Bobot 3 adalah bobot yang mendukung fungsi butir tersebut dalam proses
     pembelajaran yang baik.



                                                                                    hal. 95
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
o    Bobot 4 adalah bobot maksimal yang mendukung fungsi butir tersebut dalam
     proses pembelajaran yang sangat baik.


Masing-masing bobot untuk setiap butir pernyataan dari delapan komponen
akreditasi SD/MI adalah sebagai berikut.


1. Standar Isi                2. Standar Proses                    3. Standar Kompetensi
                                                                      Lulusan

     No.    Bobot                No.       Bobot                         No.          Bobot
    Butir   Butir               Butir      Butir                         Butir        Butir
     1           4               19          4                            30             4
     2           3               20          3                            31             3
     3           3               21          3                            32             3
     4           3               22          3                            33             3
     5           3               23          3                            34             3
     6           3               24          3                            35             3
     7           2               25          3                            36             3
     8           2               26          3                            37             2
     9           4               27          2                            38             3
     10          3               28          2                            39             3
     11          2               29          3                            40             4
     12          4             Jumlah        32                           41             3
     13          2                                                        42             3
     14          4                                                        43             3
     15          4                                                        44             3
     16          3                                                        45             4
     17          3                                                        46             4
     18          3                                                     Jumlah           54
 Jumlah       55




hal. 96
                                                  Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan                5. Standar Sarana dan   6. Standar
   Tenaga Kependidikan                    Prasarana               Pengelolaan

   No.          Bobot                       No.     Bobot         No.       Bobot
   Butir        Butir                       Butir   Butir         Butir     Butir
     47            4                          66      3            91           4
     48            3                          67      3            92           4
     49            4                          68      3            93           4
     50            4                          69      3            94           3
     51            3                          70      3            95           3
     52            3                          71      4            96           3
     53            3                          72      4            97           3
     54            4                          73      3            98           3
     55            3                          74      3            99           4
     56            3                          75      3            100          4
     57            4                          76      3            101          3
     58            2                          77      4            102          3
     59            3                          78      4            103          4
     60            4                          79      3            104          3
     61            2                          80      4            105          3
     62            2                          81      4            106          3
     63            2                          82      3            107          3
     64            2                          83      3            108          3
     65           1                           84      3            109          4
  Jumlah          56                          85      3            110          3
                                              86      2          Jumlah         67
                                              87      3
                                              88      1
                                              89      2
                                              90     3
                                           Jumlah    77




                                                                                hal. 97
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
           7. Standar Pembiayaan              8. Standar Penilaian Pendidikan

                 No.      Bobot                        No.         Bobot
                Butir     Butir                        Butir       Butir
                 111        4                          136            3
                 112        4                          137            3
                 113        4                          138            4
                 114        4                          139            4
                 115        4                          140            3
                 116        4                          141            3
                 117        3                          142            4
                 118        3                          143            3
                 119        3                          144            2
                 120        3                          145            2
                 121        2                          146            3
                 122        2                          147            3
                 123        3                          148            2
                 124        3                          149            2
                 125        3                          150            3
                 126        4                          151            2
                 127        2                          152            3
                 128        1                          153            2
                 129        3                          154            3
                 130        2                          155            3
                 131        3                          156            3
                 132        4                          157            1
                 133        3                        Jumlah          61
                 134        3
                 135        4
               Jumlah       78



C.   Skor Butir Instrumen Akreditasi


Seluruh butir pernyataan Instrumen Akreditasi SD/MI merupakan pernyataan
tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, dan E.
Ketentukan skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.


Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.
Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.



hal. 98
                                             Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.
Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.
Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.
Skor 4 disebut skor butir maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:



Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir



Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi,
terlihat pada Tabel 3.20 berikut.


            Tabel 3.20: Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-Masing Komponen


                                                                 Jumlah   Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
      No.          Komponen Akreditasi                            Bobot    Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                  Butir   Maksimum (*)
      (1)                      (2)                      (3)        (4)         (5)

      1       Standar Isi                               4         55          220
      2       Standar Proses                            4         32          128
      3       Standar Kompetensi Lulusan                4         54          216
      4       Standar Pendidik dan Tendik               4         56          224
      5       Standar Sarana dan Prasarana              4         77          308
      6       Standar Pengelolaan                       4         67          268
      7       Standar Pembiayaan                        4         78          312
      8       Standar Penilaian Pendidikan              4         61          244

 Keterangan:
( )
 * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir


E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi

Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

1.      Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor butir.
        Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir 4 (A=4),
        B=3, C=2, D=1, dan E=0.




                                                                                     hal. 99
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Contoh, jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk standar
      isi seperti ditunjukkan pada Tabel 3.21, kolom 2 dan 3.

2.    Pindahkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3.21, kolom 4.
3.    Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
      rumus:


            Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


      Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang diperoleh ke
      dalam Tabel 3.21, kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan 18.


                     Tabel 3.21: Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi


                                      Skor Butir                         Skor Tertimbang
           No. Butir      Jawaban                  Bobot Butir
                                      Perolehan                            Perolehan (*)
              (1)            (2)          (3)           (4)                       (5)

              1               A           4              4                       16
              2               A           4              3                       12
              3               A           4              3                       12
              4               C           2              3                         6
              5               B           3              3                         9
              6               A           4              3                       12
              7               B           3              2                         6
              8               B           3              2                         6
              9               B           3              4                       12
             10               C           2              3                         6
             11               A           4              2                         8
             12              D            1              4                         4
             13               B           3              2                         6
             14               C           2              4                         8
             15               A           4              4                       16
             16               E           0              3                         0
             17               C           2              3                         6
             18               B           3              3                         9
                            Jumlah                      55                     154

      Keterangan:
                ( )
                    * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir




hal. 100
                                                    Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4.    Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
      skor tertimbang masing-masing butir, seperti ditunjukkan pada Tabel 3.21,
      Kolom 5 baris terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi =
      154. Selanjutnya, masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam
      Tabel 3.22, kolom 5 pada standar isi.

5.    Mengulang langkah E1, E2, dan E3 di atas untuk komponen 2 (standar proses)
      sampai komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkanl
      Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ke dalam Tabel 3.22, kolom 5 pada standar
      proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.
6.    Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                           Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
     Nilai Komponen Akreditasi =                                              x Bobot Komponen
                                           Jumlah Skor Tertimbang Maksimum




      Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk standar isi diperoleh:
                                                             154
                         Nilai Komponen Akreditasi =               x 15
                                                             220
                                                           = 10,500

      Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang koma,
      sehingga:
                          Nilai Komponen Akreditasi = 10,50

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke
      dalam Tabel 3.22, kolom 6 pada standar isi.

7.    Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
      dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
      Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ke dalam Tabel 3.22, kolom 6, pada
      standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.
8.    Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh Nilai
      Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai komponen 8
      (standar penilaian pendidikan).


                                                    k =8
                      Nilai Akhir Akreditasi =      ∑ Nilai Komponen Akreditasi
                                                    k =1




                                                                                        hal. 101
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                       Nilai Akhir Akreditasi = 10,50 + 14,06 + 12,04 + 13,26 +
                                                     9,93 + 7,46 + 9,62 + 9,92
                                               = 86,79

9.        Nilai Akhir Akreditasi harus dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa koma.
          Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah:
          g.       jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
          h.       jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
          i.       jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
          Dengan demikian, Nilai Akhir Akreditasi 86,79 dibulatkan menjadi 87 seperti
          nampak pada Tabel 3.22, Kolom 6 baris terakhir.


                             Tabel 3.22: Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SD/MI


                                                               Jumlah Skor       Jumlah Skor           Nilai
                                                  Bobot
 No.               Komponen Akreditasi                          Tertimbang        Tertimbang        Komponen
                                                Komponen
                                                                Maksimum           Perolehan       Akreditasi (*)
  (1)                         (2)                      (3)           (4)               (5)               (6)

     1     Standar Isi                                15            220               154              10.50
     2     Standar Proses                             15            128               120              14,06
     3     Standar Kompetensi Lulusan                 13            216               200              12.04
     4     Standar Pendidik dan Tendik                15            224               198              13.26
     5     Standar Sarana dan Prasarana               11            308               278              9.93
     6     Standar Pengelolaan                        10            268               200              7.46
     7     Standar Pembiayaan                         10            312               300              9.62
     8     Standar Penilaian                          11            244               220              9.92
               Nilai Akhir Akreditasi                                                                 86.79
               Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)                                                      87

 Keterangan:
     ( )                                     Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
         * Nilai Komponen Akreditasi =                                                 x Bobot Komponen
                                            Jumlah Skor Tertimbang Maksimum




F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.




hal. 102
                                                             Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
1.     Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                                Nilai Komponen Akreditasi
           Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                        x 100
                                                                     Bobot Komponen


       Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
       tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai komponen Akredtiasi sama seperti
       pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
       Skala Ratusan pada standar isi diperoleh:
                                                                     10,50
                Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                     x 100
                                                                       15
                                                                   = 70,00

                                                                   = 70 (dibulatkan)

       Selanjutnya,      masukkan        Nilai      Komponen    Akreditasi    Skala   Ratusan     yang
       diperoleh ke dalam Tabel 3.23, kolom 5 pada standar isi.

2.     Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
       komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan Nilai
       Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh ke dalam Tabel 3.23, kolom
       5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.


                  Tabel 3.23: Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

                                                                        Nilai          Nilai Komponen
                                                         Bobot
     No          Komponen Akreditasi                                  Komponen            Akreditasi
                                                       Komponen
                                                                      Akreditasi       Skala Ratusan*
     (1)                      (2)                         (3)                (4)                (5)

     1      Standar Isi                                   15             10.50               70
     2      Standar Proses                                15             14,06               94
     3      Standar Kompetensi Lulusan                    13             12.04               93
     4      Standar Pendidik dan Tendik                   15             13.26               88
     5      Standar Sarana dan Prasarana                  11             9.93                90
     6      Standar Pengelolaan                           10             7.46                75
     7      Standar Pembiayaan                            10             9.62                96
     8      Standar Penilaian pendidikan                  11             9.92                90

 Keterangan:
                                                                 Nilai Komponen Akreditasi
       * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                              x 100
                                                                     Bobot Komponen




                                                                                                hal. 103
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
II.   Kriteria Status Akreditasi dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi


A.    Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah dinyatakan terakreditasi jika memenuhi seluruh kriteria berikut.
1.    Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
2.    Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
3.    Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.

Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi kreteria
di atas.


B.    Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan hasil akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria
status akreditasi (lihat poin II.A).


Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi sebagai berikut.
1.    Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
      (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.
2.    Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi (NA)
      sebesar 71 sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
3.    Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
      (NA) sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi (NA) sama dengan 87
(Tabel 3.22, Kolom 6, baris terakhir) dan seluruh Nilai Komponen Akreditasi Skala
Ratusan pada masing-masing komponen lebih besar dari 56 (Tabel 3.23, Kolom 5),
maka       sekolah/madrasah   tersebut   dinyatakan   Terakreditasi      dengan      Peringkat
Akreditasi A (Sangat Baik). Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 3.24 berikut.




hal. 104
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
           Tabel 3.24: Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
                       Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi SD/MI

                                                    Nilai Komponen Akreditasi
          No            Komponen Akreditasi
                                                           Skala Ratusan
           (1)                      (2)                        (3)

           1     Standar Isi                                   70
           2     Standar Proses                                94
           3     Standar Kompetensi Lulusan                    93
           4     Standar Pendidik dan Tendik                   88
           5     Standar Sarana dan Prasarana                  90
           6     Standar Pengelolaan                           75
           7     Standar Pembiayaan                            96
           8     Standar Penilaian Pendidikan                  90


                 Nilai Akhir Akreditasi                        87
                 Peringkat Akreditasi                          A




                                                                                hal. 105
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI TK/RA

I.   PENSKORAN AKREDITASI

A.   Bobot Komponen Instrumen Akreditasi

Instrumen     Akreditasi    TK/RA     disusun   berdasarkan       delapan      Standar         yang
dikelompokkan ke dalam empat komponen yakni: (1) Standar Tingkat Pencapaian
Perkembangan, (2) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, (3) Standar Isi,
Proses, dan Penilaian, dan (4) Standar Sarana dan Prasarana, Pengelolaan, dan
Pembiayaan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari 105 butir pernyataan tertutup
masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah Butir dan Bobot Komponen
Instrumen Akreditasi TK/RA untuk masing-masing komponen seperti ditunjukkan
pada Tabel 1 berikut.


                 Tabel 1. Bobot Komponen Instrumen Akreditasi TK/RA

                                                                    Jumlah            Bobot
     No.        Komponen Akreditasi             Nomor Butir
                                                                     Butir          Komponen
     (1)                   (2)                      (3)               (4)                (5)
     1     Standar Tingkat Pencapaian            1 — 11                11
                                                                                         10
           Perkembangan
     2     Standar Pendidik dan Tenaga           12— 57                46
                                                                                         30
           Kependidikan
     3     Standar Isi, Proses, Penilaian        58 — 88               31                30
     4     Standar Sarana dan Prasarana,        89 — 105               17
                                                                                         30
           pengelolaan, dan Pembiayaan
                             Jumlah                                   105               100

B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi

Instrumen Akreditasi TK/RA memuat 105 butir pernyataan, masing-masing memiliki
bobot butir yang berbeda-beda tergantung dukungannya terhadap pembelajaran
bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot butir pernyataan
tertinggi adalah 4.


Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
o    Bobot 1 adalah bobot minimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam
     proses pembelajaran agar dapat berlangsung.
o    Bobot 2 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
     pembelajaran yang layak.
o    Bobot 3 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
     pembelajaran yang baik.



hal. 106
                                                  Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
o    Bobot 4 adalah bobot maksimal untuk mendukung fungsi pernyataan butir dalam
     proses pembelajaran yang sangat baik.


Masing-masing bobot untuk setiap butir pernyataan dari empat komponen akreditasi
TK/RA adalah sebagai berikut.


1. Standar Tingkat Penca-                  2. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
   paian Perkembangan

    Umur 4-5 tahun
    No. Butir         Bobot                    No. Butir   Bobot Butir    No.     Bobot
                      Butir                                               Butir   Butir
        1                4                          12         4           37        4
        2                3                          13         2           38        3
        3                3                          14         3           39        4
        4                4                          15         4           40        2
        5                4                          16         3           41        2
        6                3                          17         3           42        3
        7                3                          18         3           43        3
        8                3                          19         2           44        2
        9                3                          20         4           45        4
       10                2                          21         3           46        3
       11          3                                22         2           47        4
     Jumlah       35                                23         4           48        4
     Umur 5-6 tahun                                 24         4           49        2
        1                4                          25         2           50        4
        2                3                          26         4           51        3
        3                3                          27         2           52        4
        4                4                          28         2           53        3
        5                4                          29         3           54        3
        6                3                          30         3           55        2
        7                3                          31         2           56        2
        8                3                          32         3           57        1
        9                3                          33         3         Jumlah    134
       10                2                          34         3
       11                3                          35         2
     Jumlah             35                          36         2
    Rata-rata           35




                                                                                  hal. 107
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
3. Standar Isi, Proses, dan Penilaian   4. Standar Sarana dan prasarana,
                                           pengelolaan, dan pembiayaan

    No.      Bobot                             No.         Bobot Butir
   Butir     Butir                             Butir
     58        4                                89               4
     59        3                                90               3
     60        3                                91               4
     61        2                                92               4
     62        2                                93               3
     63        2                                94               1
     64        3                                95               4
     65        2                                96               3
     66        4                                97               2
     67        2                                98               4
     68        3                                99               3
     69        3                                100              3
     70        3                                101              3
     71        2                                102              3
     72        3                                103              1
     73        3                                104              4
     74        4                                105              3
     75        2                             Jumlah             52
     76        2
     77        3
     78        3
     79        2
     80        4
     81        3
     82        2
     83        3
     84        2
     85        3
     86        2
     87        2
     88        2
 Jumlah       80




hal. 108
                                        Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
C. Skor Butir Instrumen Akreditasi


Seluruh butir pernyataan Instrumen Akreditasi TK/RA merupakan pernyataan
tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, dan E.
Ketentukan skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.


Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.
Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3
Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2
Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1
Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.
Skor 4 disebut skor butir maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:



 Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir



Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi,
terlihat pada Tabel 2 berikut.
            Tabel 2. Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-Masing Komponen


                                                                 Jumlah   Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
      No.          Komponen Akreditasi                            Bobot    Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                  Butir   Maksimum (*)
      (1)                     (2)                      (3)        (4)         (5)
      1      Standar Tingkat Pencapaian                 4         35          140
             Perkembangan
      2      Standar Pendidik dan Tenaga                4         134         536
             Kependidikan
      3      Standar Isi, Proses, dan                   4         80          320
             Penilaian
      4      Standar Sarana dan Prasarana,              4         52          208
             Pengelolaan, dan Pembiayaan

 Keterangan:
( )
 * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir



                                                                               hal. 109
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi

Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

1. Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor butir.
    Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir 4 (A=4), B=3,
    C=2, D=1, dan E=0.

    Contoh, jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk Standar
    Pencapaian Perkembangan seperti ditunjukkan pada Tabel 3, kolom 2 dan 3.

2. Pindahkan bobot butir Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan ke dalam Tabel
    3, kolom 4.
3. Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
    rumus:


           Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir




hal. 110
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Tabel 3. Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Tingkat Pencapaian
                                   Perkembangan


              No.                        Skor Butir                 Skor Tertimbang
                        Jawaban                       Bobot Butir
           Butir                         Perolehan                    Perolehan (*)
            (1)             (2)              (3)          (4)             (5)
             1               A                4           4               16
             2               A                4           3               12
             3               A                4           3               12
             4               C                2           4                8
             5               B                3           4               12
             6               B                3           3                9
             7               A                4           3               12
             8               A                4           3               12
             9               D                1           3                3
             10              C                2           2                4
             11              C                2           3                6
         Jumlah (Usia 4-5)                                35            106

             1               A                4           4               16
             2               A                4           3               12
             3               A                4           3               12
             4               B                3           4               12
             5               B                3           4               12
             6               C                2           3                6
             7               A                4           3               12
             8               A                4           3               12
             9               C                2           3                6
             10              D                1           2                2
             11              C                2           3                6
         Jumlah (Usia 5-6)                                35             108

                         Rata-rata                        35            107**

      Keterangan:
               ( )
                 * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir
               (**) 107 diperoleh dari (106 + 108)/2


    4. Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
         skor tertimbang masing-masing butir, seperti ditunjukkan pada Tabel 3 Kolom
         5 baris terakhir. Khusus Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan, Jumlah
         Skor Tertimbang Perolehan dibagi 2 (dua), sehingga Jumlah Skor Tertimbang


                                                                                hal. 111
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
           Perolehan   untuk   Standar   Tingkat   Pencapaian       Perkembangan         =    107.
           Selanjutnya, masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam Tabel
           4, kolom 5 pada Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan.

    5. Mengulang langkah E1, E2, dan E3 di atas untuk komponen 2 (Standar
           Pendidik dan Tenaga Kependidikan) sampai komponen 4 (Standar Sarana dan
           Prasarana, Pengelolaan, dan Pembiayaan). Seluruh penghitungan komponen
           kedua hingga komponen keempat, tidak ada yang dibagi 2 (dua) sebagaimana
           komponen    pertama.   Selanjutnya,     masukkan      Jumlah      Skor     Tertimbang
           Perolehan ke dalam Tabel 4, kolom 5 pada Standar Pendidik dan Tenaga
           Kependidikan sampai Standar Sarana dan Prasarana, Pengelolaan, dan
           Pembiayaan. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                    Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
   Nilai Komponen Akreditasi =                                             x Bobot Komponen
                                   Jumlah Skor Tertimbang Maksimum




      Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk Standar Tingkat Pencapaian
      Perkembangan diperoleh:
                                                      107
                       Nilai Komponen Akreditasi =          x 10
                                                      140
                                                    = 7,642

      Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang koma,
      sehingga:
                    Nilai Komponen Akreditasi = 7,64

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke
      dalam Tabel 4, kolom 6 pada Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan.

    6. Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (Standar Pendidik dan
           Tenaga Kependidikan) sampai dengan komponen 4 (Standar Sarana dan
           Prasarana, Pengelolaan, dan Pembiayaan). Selanjutnya, masukkan Nilai
           Komponen Akreditasi yang diperoleh ke dalam Tabel 4, kolom 6, pada Standar
           Pendidik dan Tenaga Kependidikan sampai Standar Sarana dan Prasarana,
           Pengelolaan, dan Pembiayaan.


    7. Menentukan Nilai Akhir Akreditasi (lihat tabel 4) dengan cara menjumlahkan
           seluruh Nilai Komponen Akreditasi dari komponen 1 (Standar Tingkat




hal. 112
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
             Pencapaian Perkembangan) sampai dengan komponen 4 (Standar Sarana dan
             Prasarana, Pengelolaan, dan Pembiayaan).

                                                    k =8
                       Nilai Akhir Akreditasi =     ∑ Nilai Komponen Akreditasi
                                                    k =1




                    Nilai Akhir Akreditasi = 7,64 + 27,99 + 28,12 + 28,85
                                              = 92,60

      8. Nilai Akhir Akreditasi harus dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa
             koma. Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah:
        j.      jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
        k.      jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
        l.      jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
        Dengan demikian, Nilai Akhir Akreditasi 92,60 dibulatkan menjadi 93 seperti
        nampak pada Tabel 4, Kolom 6 baris terakhir.
                         Tabel 4. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi TK/RA

                                                             Jumlah        Jumlah         Nilai
                                                 Bobot
 No                                                           Skor          Skor        Komponen
                Komponen Akreditasi             Kompone
  .                                                        Tertimbang    Tertimbang     Akreditasi
                                                   n                                       ( )
                                                           Maksimum       Perolehan         *
 (1)                     (2)                        (3)        (4)             (5)          (6)
  1      Standar Tingkat Pencapaian
                                                    10         140            107          7,64
         Perkembangan
  2      Standar Pendidik dan
                                                    30         536            500         27,99
         Tenaga Kependidikan
  3      Standar Isi, Proses, dan
                                                    30         320            300         28,12
         Penilaian
  4      Standar Sarana dan
         Prasarana, Pengelolaan, dan                30         208            200         28,85
         Pembiayaan
             Nilai Akhir Akreditasi                                                       92,60
             Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)                                            93


 Keterangan:
  ( )                                      Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
   * Nilai Komponen Akreditasi =                                              x Bobot Komponen
                                          Jumlah Skor Tertimbang Maksimum




                                                                                        hal. 113
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.


3.    Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                       Nilai Komponen Akreditasi
           Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                  x 100
                                                           Bobot Komponen


      Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
      tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai komponen Akredtiasi sama seperti
      pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
      Skala Ratusan pada Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan diperoleh:
                                                           7,64
               Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =           x 100
                                                             10
                                                              = 76,42

                                                              = 76 (dibulatkan)

      Selanjutnya,    masukkan   Nilai   Komponen   Akreditasi     Skala     Ratusan      yang
      diperoleh ke dalam Tabel 5, kolom 5 pada Standar Tingkat Pencapaian
      Perkembangan.

4.    Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (Standar Pendidik dan Tenaga
      Kependidikan) sampai dengan komponen 4 (Standar Sarana dan Prasarana,
      Pengelolaan, dan Pembiayaan).         Selanjutnya, masukkan Nilai Komponen
      Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh ke dalam Tabel 5, kolom 5 pada
      Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan sampai dengan Standar Sarana dan
      Prasarana, Pengelolaan, dan Pembiayaan.




hal. 114
                                               Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                Tabel 5. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

                                                                                  Nilai
                                                                  Nilai         Komponen
                                                      Bobot
      No           Komponen Akreditasi                          Komponen        Akreditasi
                                                    Komponen
                                                                Akreditasi        Skala
                                                                                Ratusan*
      (1)                     (2)                     (3)           (4)               (5)
      1      Standar Tingkat Pencapaian
                                                       10          7,64               76
             Perkembangan
      2      Standar Pendidik dan Tenaga
                                                       30          27,99              93
             Kependidikan
      3      Standar Isi, Proses, dan
                                                       30          28,12              94
             Penilaian
             Standar Sarana dan Prasarana,
                                                       30          28,85              96
             Pengelolaan, dan Pembiayaan

 Keterangan:
                                                        Nilai Komponen Akreditasi
       * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                  x 100
                                                            Bobot Komponen


II.    KRITERIA STATUS AKREDITASI DAN PEMERINGKATAN HASIL
       AKREDITASI

A.     Kriteria Status Akreditasi

TK/RA dinyatakan terakreditasi jika memenuhi seluruh kriteria berikut.
  1. Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
  2. Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
  3. Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.
  4. TK/RA dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi kreteria di
        atas.


B.     Pemeringkatan Hasil Akreditasi


Pemeringkatan hasil akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria
status akreditasi (lihat poin II.A).


TK/RA memperoleh peringkat akreditasi sebagai berikut.
      1. Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
            (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.
      2. Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi (NA)
            sebesar 71 sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.


                                                                                      hal. 115
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    3. Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
           (NA) sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi (NA) sama dengan 93
(Tabel 4, Kolom 6, baris terakhir) dan seluruh Nilai Komponen Akreditasi Skala
Ratusan pada masing-masing komponen lebih besar dari 56 (Tabel 5 Kolom 5), maka
TK/RA tersebut dinyatakan Terakreditasi dengan Peringkat Akreditasi A (Sangat
Baik). Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, Nilai Akhir Akreditasi,
dan Peringkat Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 6 berikut.

              Tabel 6. Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
                  Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi TK/RA
                                                           Nilai Komponen Akreditasi
               No         Komponen Akreditasi
                                                                  Skala Ratusan
               (1)                  (2)                                   (3)
                     Standar Tingkat Pencapaian
                1                                                         76
                     Perkembangan
                     Standar Pendidik dan Tenaga
                2                                                         93
                     Kependidikan
                     Standar Isi, Proses, dan
                3                                                         94
                     Penilaian
                     Standar Sarana dan Prasarana,
                4                                                         96
                     Pengelolaan, dan Pembiayaan


                     Nilai Akhir Akreditasi                               93
                     Peringkat Akreditasi                                  A




hal. 116
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI SMALB A, B,
D, DAN E


I.   PENSKORAN AKREDITASI

A.   Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMALB-A,B,D,E

Instrumen Akreditasi SMALB - A (tunanetra), B (tunarungu), D (tunadaksa ringan),
dan E (tunalaras) disusun berdasarkan delapan komponen yang mengacu pada
Standar Nasional Pendidikan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari 168 butir
pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah Butir dan
Bobot      Komponen       Instrumen       Akreditasi   SMALB-A,B,D,E    untuk   masing-masing
komponen ditunjukkan pada Tabel 1 berikut.

              Tabel 1. Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMALB-A,B,D,E

                                                                       Jumlah       Bobot
     No.           Komponen Akreditasi                 Nomor Butir
                                                                        Butir     Komponen
     (1)                       (2)                         (3)          (4)           (5)
     1      Standar Isi                                  1 ⎯ 15         15            15
     2      Standar Proses                              16 ⎯ 26         11            15
     3      Standar Kompetensi Lulusan                  27 ⎯ 51         25            10
     4      Standar Pendidik dan Tendik                 52 ⎯ 71         20            15
     5      Standar Sarana dan Prasarana                72 ⎯ 103        32            15
     6      Standar Pengelolaan                        104⎯ 123         20            10
     7      Standar Pembiayaan                         124 ⎯ 148        25            10
     8      Standar Penilaian Pendidikan               149 ⎯ 168        20            10
                                  Jumlah                               168           100

B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi SMALB-A,B,D,E

Instrumen Akreditasi SMALB-A,B,D,E memuat 168 butir pernyataan, masing-masing
memiliki     bobot     butir    yang     berbeda-beda     tergantung   dukungannya   terhadap
pembelajaran bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot butir
pernyataan tertinggi adalah 4.
Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
      Bobot 1 adalah bobot minimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran agar dapat berlangsung.
      Bobot 2 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang layak.
      Bobot 3 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang baik.



                                                                                       hal. 117
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Bobot 4 adalah bobot maksimal untuk menunjukkan pernyataan butir dalam
      proses pembelajaran yang sangat baik.

Masing-masing bobot butir untuk setiap butir pernyataan dari delapan komponen
akreditasi SMALB-A,B,D,E seperti tercantum berikut.

1. Standar Isi               2. Standar Proses                  3. Standar Kompetensi
                                                                   Lulusan

 No Butir        Bobot          No Butir      Bobot                  No Butir      Bobot Butir
                 Butir                        Butir
     1            4               16             4                       27              3
     2            4               17             4                       28              3
     3            4               18             4                       29              3
     4            4               19             4                       30              4
     5            4               20             4                       31              4
     6            3               21             4                       32              4
     7            3               22             4                       33              3
     8            4               23             3                       34              4
     9            4               24             3                       35              3
     10           4               25             3                       36              4
     11           3               26             3                       37              3
     12           3             Jumlah         40                        38              3
     13           3                                                      39              4
     14           4                                                      40              4
     15           3                                                      41              4
  Jumlah          54                                                     42              4
                                                                         43              4
                                                                         44              4
                                                                         45              4
                                                                         46              4
                                                                         47              3
                                                                         48              3
                                                                         49              3
                                                                         50              4
                                                                         51              4
                                                                      Jumlah            90




hal. 118
                                              Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan                5. Standar Sarana      6. Standar

   Tenaga Kependidikan                    dan Prasarana         Pengelolaan

 No Butir         Bobot                   No Butir   Bobot        No Butir    Bobot Butir
                  Butir                              Butir
     52              4                        72          3         104           4
     53              4                        73          4         105           4
     54              4                        74          4         106           4
     55              4                        75          4         107           4
     56              4                        76          3         108           3
     57              4                        77          3         109           3
     58              4                        78          3         110           4
     59              4                        79          3         111           3
     60              4                        80          4         112           4
     61              4                        81          3         113           4
     62              4                        82          3         114           4
     63              3                        83          3         115           4
     64              4                        84          3         116           4
     65              3                        85          4         117           3
     66              3                        86          3         118           3
     67              3                        87          4         119           3
     68              3                        88          3         120           4
     69              3                        89          3         121           3
     70              3                        90          4         122           3
     71              3                        91          3         123           3
  Jumlah            72                        92          4       Jumlah          71
                                              93          3
                                              94          3
                                              95          3
                                              96          3
                                              97          3
                                              98          3
                                              99          3
                                             100          3
                                             101          1
                                             102          2
                                             103          3
                                           Jumlah     103




                                                                                hal. 119
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
             7. Standar Pembiayaan                   8. Standar Penilaian
                                                        Pendidikan

              No Butir   Bobot Butir                    No Butir     Bobot Butir
                   124           3                        149              4
                   125           4                        150              4
                   126           4                        151              4
                   127           3                        152              4
                   128           3                        153              4
                   129           3                        154              4
                   130           4                        155              4
                   131           3                        156              4
                   132           4                        157              4
                   133           3                        158              4
                   134           3                        159              4
                   135           3                        160              4
                   136           3                        161              4
                   137           3                        162              4
                   138           3                        163              4
                   139           3                        164              3
                   140           3                        165              4
                   141           3                        166              4
                   142           3                        167              4
                   143           2                        168              3
                   144           3                      Jumlah            78
                   145           4
                   146           4
                   147           4
                   148           4
               Jumlah        82




C. Skor Butir Instrumen Akreditasi SMALB-A,B,D,E

Seluruh    butir    pernyataan       Instrumen   Akreditasi    SMALB-A,B,D,E          merupakan
pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, dan
E. Ketentuan skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.




hal. 120
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.

Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.

Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.

Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.

Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.

Skor 4 disebut dengan Skor Butir Maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum SMALB-A,B,D,E


Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:


            Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi,
terlihat pada Tabel 2 berikut.

          Tabel 2. Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-masing Komponen


                                                                   Jumlah       Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
    No.            Komponen Akreditasi                              Bobot        Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                    Butir       Maksimum (*)
    (1)                       (2)                      (3)           (4)             (5)
     1     Standar Isi                                  4            54              216
     2     Standar Proses                               4            40              160
     3     Standar Kompetensi Lulusan                   4            90              360
     4     Standar Pendidik dan Tendik                  4            72              288
     5     Standar Sarana dan Prasarana                 4            101             404
     6     Standar Pengelolaan                          4            71              284
     7     Standar Pembiayaan                           4            82              328
     8     Standar Penilaian Pendidikan                 4            78              312

 Keterangan:
    ( )
    * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot
Butir




                                                                                         hal. 121
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMALB-A,B,D,E


Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

    1. Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor butir.
           Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir 4 (A=4),
           B=3, C=2, D=1, dan E=0.

      Contoh jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk standar isi
      ditunjukkan pada Tabel 3, kolom 2 dan 3.

    2. Masukkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3, kolom 4.

    3. Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
           rumus:


               Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


      Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang diperoleh ke
      dalam Tabel 3, kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan 15.




hal. 122
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                 Tabel 3. Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi

        I. Standar Isi


                                           Skor Butir                     Skor Tertimbang
           No. Butir       Jawaban                      Bobot Butir
                                           Perolehan                        Perolehan (*)
              (1)             (2)               (3)          (4)                   (5)
                1              A                    4        4                     16
                2              A                    4        4                     16
                3              A                    4        4                     16
                4              C                    2        4                     8
                5              B                    3        4                     12
                6              A                    4        3                     12
                7              B                    3        3                     9
                8              B                    3        4                     12
                9              B                    3        4                     12
               10              C                    2        4                     8
               11              A                    4        3                     12
               12              D                    1        3                     3
               13              B                    3        3                     9
               14              C                    2        4                     8
               15              A                    4        3                     12
                             Jumlah                          54                    165

      Keterangan:
               ( )
               * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


    1. Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
         skor tertimbang masing-masing butir, ditunjukkan pada Tabel 3 Kolom 5 baris
         terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi = 165.
         Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam Tabel
         4, kolom 5 pada standar isi.

    2. Mengulang langkah E1, E2, E3, dan E4 di atas untuk komponen 2 (standar
         proses)     sampai      dengan      komponen   8   (standar   penilaian    pendidikan).
         Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ke dalam Tabel 4,
         kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.




                                                                                         hal. 123
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    3. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                      Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
    Nilai Komponen Akreditasi =                                                  x Bobot Komponen
                                      Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



      Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk standar isi diperoleh:
                                                          165
                        Nilai Komponen Akreditasi =             x 15
                                                          216
                                                       = 11,4583

      Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang koma,
      sehingga:
                    Nilai Komponen Akreditasi = 11,46              (setelah dibulatkan)

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke
      dalam Tabel 4, kolom 6 pada standar isi.

    4. Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
           dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
           Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ke dalam Tabel 4, kolom 6, pada
           standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    5. Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh Nilai
           Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai dengan komponen
           8 (standar penilaian pendidikan).

                                                k =8
                     Nilai Akhir Akreditasi =   ∑ Nilai
                                                k =1
                                                           Komponen Akreditasi



                 Nilai Akhir Akreditasi = 11,46 + 9,84 + 8,03 + 13,33 +
                                          11,88 + 7,64 + 8,48 + 8,49
                                       = 79,15

    6. Nilai Akhir Akreditasi dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa koma.
           Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai berikut:
              a. jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
              b. jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
              c. jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
      Dengan demikian Nilai Akhir Akreditasi 79,15 dibulatkan menjadi 79 seperti
      nampak pada Tabel 4, kolom 6 baris terakhir.


hal. 124
                                                       Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                  Tabel 4. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMALB-A,B,D,E


                                                            Jumlah         Jumlah         Nilai
                                                Bobot
 No                                                          Skor           Skor        Komponen
            Komponen Akreditasi                Kompone
  .                                                       Tertimbang     Tertimbang     Akreditasi
                                                  n                                        ( )
                                                          Maksimum        Perolehan         *
 (1)                    (2)                         (3)      (4)              (5)          (6)
  1     Standar Isi                                 15       216              165         11,46
  2     Standar Proses                              15       160              105         9,84
  3     Standar Kompetensi
                                                    10                                    8,03
        Lulusan                                              360              289
  4     Standar Pendidik dan
                                                    15       288              256         13,33
        Tendik
  5     Standar Sarana dan
                                                    15                                    11,88
        Prasarana                                            404              320
  6     Standar Pengelolaan                         10       284              217         7,64
  7     Standar Pembiayaan                          10       328              278         8,48
  8     Standar Penilaian
                                                    10                                    8,49
        Pendidikan                                           312              265
                          Nilai Akhir Akreditasi                                          79,15
                          Nilai Akhir Akreditasi          (pembulatan)                      79

 Keterangan:
( )                                        Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
 * Nilai Komponen Akreditasi =                                                x Bobot Komponen
                                           Jumlah Skor Tertimbang Maksimum

F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.


      1. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                            Nilai Komponen Akreditasi
          Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                     x 100
                                                                   Bobot Komponen


       Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
       tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai Komponen Akreditasi sama seperti
       pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
       Skala Ratusan pada standar isi diperoleh:




                                                                                         hal. 125
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                                                             11,46
               Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =              x 100
                                                                15
                                                          = 76,39

                                                          = 76 (dibulatkan)

      Selanjutnya,     masukkan    Nilai    Komponen    Akreditasi    Skala     Ratusan      yang
      diperoleh ke dalam Tabel 5, kolom 5 pada standar isi.

    2. Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
           dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
           Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh ke dalam Tabel 5,
           Kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.


                Tabel 5. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan


                                                                  Nilai           Nilai Komponen
                                                  Bobot
    No.           Komponen Akreditasi                           Komponen             Akreditasi
                                                Komponen
                                                                Akreditasi        Skala Ratusan*
    (1)                    (2)                     (3)                (4)                 (5)
     1       Standar Isi                           15                11,46                76
     2       Standar Proses                        15                9,84                 66
     3       Standar Kompetensi Lulusan            10                8,03                 80
     4       Standar Pendidik dan Tendik           15                13,33                89
     5       Standar Sarana dan Prasarana          15                11,88                79
     6       Standar Pengelolaan                   10                7,64                 76
     7       Standar Pembiayaan                    10                8,48                 85
     8       Standar Penilaian Pendidikan          10                8,49                 85

 Keterangan:
                                                        Nilai Komponen Akreditasi
      * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                        x 100
                                                             Bobot Komponen




hal. 126
                                                  Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
II.    KRITERIA STATUS AKREDITASI DAN PEMERINGKATAN HASIL
       AKREDITASI


A.     Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah          dinyatakan      Terakreditasi   jika   memenuhi   seluruh   kriteria
berikut.
  1. Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
  2. Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
  3. Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.
Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi kriteria
di atas.



B.     Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status
akreditasi (lihat poin II.A). Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi
sebagai berikut.
      1. Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
         (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.
      2. Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar
         71 sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
      3. Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
         sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 79 (Tabel 4,
kolom 6, baris terakhir) dan seluruh Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan pada
masing-masing komponen lebih besar dari 56 (Tabel 5, kolom 5), maka SMALB-
A,B,D,E tersebut dinyatakan Terakreditasi dengan Peringkat Akreditasi B (Baik).
Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, Nilai Akhir Akreditasi dan
Peringkat Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 6 berikut.




                                                                                         hal. 127
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
           Tabel 6. Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
           Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi SMALB-A,B,D,E


                                                         Nilai Akreditasi
           No.        Komponen Akreditasi
                                                     Komponen Skala Ratusan
           (1)                  (2)                                (3)
            1    Standar Isi                                        76
            2    Standar Proses                                     66
            3    Standar Kompetensi Lulusan                         80
            4    Standar Pendidik dan Tendik                        89
            5    Standar Sarana dan Prasarana                       79
            6    Standar Pengelolaan                                76
            7    Standar Pembiayaan                                 85
            8    Standar Penilaian Pendidikan                       85


                 Nilai Akhir Akreditasi                             79
                 Peringkat Akreditasi                                B




hal. 128
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI
SMALB – C, C1, D1, G


I.   PENSKORAN AKREDITASI

A.   Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMALB-C,C1,D1,G

Instrumen Akreditasi SMALB – C dan C1 (tunagrahita ringan dan sedang), D1
(tunadaksa sedang), dan G (tunaganda) disusun berdasarkan delapan komponen
yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari
168 butir pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah
Butir dan Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMALB-C,C1,D1,G untuk masing-
masing komponen ditunjukkan pada Tabel 1 berikut.


            Tabel 1. Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMALB-C,C1,D1,G

                                                                  Jumlah     Bobot
     No.           Komponen Akreditasi              Nomor Butir
                                                                   Butir   Komponen
     (1)                      (2)                       (3)        (4)       (5)
     1     Standar Isi                                1 ⎯ 15       15         15
     2     Standar Proses                            16 ⎯ 26       11         15
     3     Standar Kompetensi Lulusan                27 ⎯ 51       25         10
     4     Standar Pendidik dan Tendik               52 ⎯ 71       20         15
     5     Standar Sarana dan Prasarana              72 ⎯ 103      32         15
     6     Standar Pengelolaan                      104⎯ 123       20         10
     7     Standar Pembiayaan                       124 ⎯ 148      25         10
     8     Standar Penilaian Pendidikan             149 ⎯ 168      20         10
                                  Jumlah                           168      100



B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi SMALB-C,C1,D1,G

Instrumen Akreditasi SMALB-C,C1,D1,G memuat 168 butir pernyataan, masing-
masing memiliki bobot butir yang berbeda-beda tergantung dukungannya terhadap
pembelajaran bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot butir
pernyataan tertinggi adalah 4.
Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
      Bobot 1 adalah bobot minimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran agar dapat berlangsung.
      Bobot 2 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang layak.




                                                                              hal. 129
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Bobot 3 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang baik.
      Bobot 4 adalah bobot maksimal untuk menunjukkan pernyataan butir dalam
      proses pembelajaran yang sangat baik.

Masing-masing bobot butir untuk setiap butir pernyataan dari delapan komponen
akreditasi SMALB-C,C1,D1,G seperti tercantum berikut.

1. Standar Isi                  2. Standar Proses                 3. Standar Kompetensi
                                                                     Lulusan

 No Butir        Bobot            No Butir     Bobot                   No Butir      Bobot Butir
                 Butir                         Butir
     1            4                  16             4                      27              3
     2            4                  17             4                      28              3
     3            4                  18             4                      29              3
     4            3                  19             4                      30              3
     5            4                  20             4                      31              3
     6            3                  21             4                      32              3
     7            3                  22             4                      33              4
     8            4                  23             4                      34              3
     9            4                  24             4                      35              3
     10           4                  25             3                      36              3
     11           3                  26             4                      37              3
     12           3                Jumlah        43                        38              3
     13           3                                                        39              3
     14           4                                                        40              3
     15           3                                                        41              3
  Jumlah          53                                                       42              3
                                                                           43              3
                                                                           44              3
                                                                           45              3
                                                                           46              3
                                                                           47              3
                                                                           48              3
                                                                           49              3
                                                                           50              3
                                                                           51              4
                                                                        Jumlah            77




hal. 130
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan                5. Standar Sarana     6. Standar
   Tenaga Kependidikan                   dan Prasarana          Pengelolaan

 No Butir         Bobot                   No Butir   Bobot       No Butir     Bobot Butir
                  Butir                              Butir
     52              4                        72       3           104            4
     53              4                        73       4           105            4
     54              4                        74       4           106            4
     55              4                        75       4           107            4
     56              4                        76       3           108            4
     57              4                        77       4           109            4
     58              4                        78       4           110            4
     59              4                        79       4           111            4
     60              4                        80       4           112            4
     61              4                        81       3           113            4
     62              4                        82       3           114            4
     63              3                        83       3           115            4
     64              4                        84       4           116            4
     65              3                        85       4           117            4
     66              3                        86       3           118            3
     67              3                        87       4           119            3
     68              4                        88       3           120            4
     69              4                        89       3           121            3
     70              3                        90       4           122            3
     71              3                        91       3           123            3
  Jumlah            74                        92       3         Jumlah           75
                                              93       3
                                              94       3
                                              95       3
                                              96       3
                                              97       3
                                              98       4
                                              99       3
                                             100       3
                                             101       1
                                             102       2
                                             103       3
                                           Jumlah     105




                                                                                hal. 131
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
             7. Standar Pembiayaan                 8. Standar Penilaian
                                                      Pendidikan

               No Butir   Bobot Butir                 No Butir     Bobot Butir
                   124          4                         149            4
                   125          3                         150            4
                   126          4                         151            4
                   127          4                         152            4
                   128          4                         153            4
                   129          3                         154            4
                   130          4                         155            4
                   131          4                         156            4
                   132          4                         157            4
                   133          3                         158            4
                   134          3                         159            3
                   135          3                         160            4
                   136          3                         161            4
                   137          3                         162            3
                   138          3                         163            4
                   139          4                         164            3
                   140          4                         165            4
                   141          3                         166            4
                   142          4                         167            3
                   143          2                         168            3
                   144          4                     Jumlah            75
                   145          4
                   146          4
                   147          4
                   148          4
               Jumlah           89




C. Skor Butir Instrumen Akreditasi SMALB-C,C1,D1,G

Seluruh    butir   pernyataan    Instrumen   Akreditasi   SMALB-C,C1,D1,G           merupakan
pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, dan
E. Ketentuan skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.

Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.

Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.


hal. 132
                                                 Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.

Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.

Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.

Skor 4 disebut dengan Skor Butir Maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum SMALB-C,C1,D1,G


Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:


            Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi,
terlihat pada Tabel 2 berikut.

          Tabel 2. Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-masing Komponen


                                                                   Jumlah       Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
    No.            Komponen Akreditasi                              Bobot        Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                    Butir       Maksimum (*)
    (1)                       (2)                      (3)           (4)             (5)
     1     Standar Isi                                  4            53              212
     2     Standar Proses                               4            43              172
     3     Standar Kompetensi Lulusan                   4            77              308
     4     Standar Pendidik dan Tendik                  4            74              296
     5     Standar Sarana dan Prasarana                 4            105             420
     6     Standar Pengelolaan                          4            75              300
     7     Standar Pembiayaan                           4            89              356
     8     Standar Penilaian Pendidikan                 4            75              300

 Keterangan:
    ( )
    * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot
Butir

E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMALB-C,C1,D1,G


Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

    1. Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor butir.
          Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir 4 (A=4),
          B=3, C=2, D=1, dan E=0.


                                                                                         hal. 133
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Contoh jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk standar isi
      ditunjukkan pada Tabel 3, kolom 2 dan 3.

    2. Masukkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3, kolom 4.

    3. Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
           rumus:


               Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


      Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang diperoleh ke
      dalam Tabel 3, kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan 15.

                 Tabel 3. Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi

       I. Standar Isi


                                    Skor Butir                          Skor Tertimbang
            No. Butir   Jawaban                    Bobot Butir
                                    Perolehan                             Perolehan (*)
               (1)         (2)         (3)              (4)                      (5)
                1          A            4                4                       16
                2          A            4                4                       16
                3          A            4                4                       16
                4          C            2                3                        6
                5          B            3                4                       12
                6          A            4                3                       12
                7          B            3                3                        9
                8          B            3                4                       12
                9          B            3                4                       12
               10          C            2                4                        8
               11          A            4                3                       12
               12          D            1                3                        3
               13          B            3                3                        9
               14          C            2                4                        8
               15          A            4                3                       12
                          Jumlah                        53                      163

      Keterangan:
               ( )
                * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


    1. Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
           skor tertimbang masing-masing butir, ditunjukkan pada Tabel 3 Kolom 5 baris


hal. 134
                                                 Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
         terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi = 163.
         Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam Tabel
         4, kolom 5 pada standar isi.

    2. Mengulang langkah E1, E2, E3, dan E4 di atas untuk komponen 2 (standar
         proses)     sampai      dengan      komponen        8    (standar    penilaian   pendidikan).
         Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ke dalam Tabel 4,
         kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    3. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                           Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
    Nilai Komponen Akreditasi =                                                    x Bobot Komponen
                                           Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



      Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk standar isi diperoleh:
                                                                 163
                         Nilai Komponen Akreditasi =                   x 15
                                                                 212
                                                             = 11,5330

      Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang koma,
      sehingga:
                     Nilai Komponen Akreditasi = 11,53                  (setelah dibulatkan)

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke
      dalam Tabel 4, kolom 6 pada standar isi.

    4. Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
         dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
         Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ke dalam Tabel 4, kolom 6, pada
         standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    5. Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh Nilai
         Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai dengan komponen
         8 (standar penilaian pendidikan).

                                                      k =8
                      Nilai Akhir Akreditasi =        ∑ Nilai
                                                      k =1
                                                                 Komponen Akreditasi



                 Nilai Akhir Akreditasi = 11,53 + 13,34 + 8,34 + 12,36 +
                                                    11,21 + 8,73 + 8,48 + 8,09
                                             = 82,49


                                                                                               hal. 135
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Nilai Akhir Akreditasi dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa koma. Ketentuan
pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai berikut:

               a. jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
               b. jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
               c. jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
         Dengan demikian Nilai Akhir Akreditasi 82,49 dibulatkan menjadi 82 seperti
         nampak pada Tabel 4, kolom 6 baris terakhir.


                 Tabel 4. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMALB-C,C1,D1,G


                                                            Jumlah            Jumlah             Nilai
                                            Bobot
 No                                                          Skor              Skor            Komponen
              Komponen Akreditasi          Kompone
  .                                                       Tertimbang        Tertimbang         Akreditasi
                                              n                                                   ( )
                                                          Maksimum           Perolehan             *
 (1)                     (2)                   (3)             (4)               (5)                (6)
     1     Standar Isi                         15              212               163              11,53
     2     Standar Proses                      15              172               153              13,34
     3     Standar Kompetensi
                                               10                                                  8,34
           Lulusan                                             308               257
     4     Standar Pendidik dan
                                               15              296               244              12,36
           Tendik
     5     Standar Sarana dan
                                               15                                                 11,21
           Prasarana                                           420               314
     6     Standar Pengelolaan                 10              300               262               8,73
     7     Standar Pembiayaan                  10              356               288               8,09
     8     Standar Penilaian
                                               10                                                  8,87
           Pendidikan                                          300               266
                               Nilai Akhir Akreditasi                                             82,49
                               Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)                                  82

 Keterangan:
( )                                     Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
 * Nilai Komponen Akreditasi =                                                    x Bobot Komponen
                                        Jumlah Skor Tertimbang Maksimum




F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.


5.       Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


hal. 136
                                                        Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                                                                 Nilai Komponen Akreditasi
           Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                           x 100
                                                                     Bobot Komponen


      Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
      tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai Komponen Akreditasi sama seperti
      pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
      Skala Ratusan pada standar isi diperoleh:

                                                                     11,53
               Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                      x 100
                                                                      15
                                                                  = 76,8868

                                                                  = 77                (dibulatkan)

      Selanjutnya,       masukkan        Nilai      Komponen    Akreditasi    Skala    Ratusan     yang
      diperoleh ke dalam Tabel 5, kolom 5 pada standar isi.

6.    Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
      dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
      Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh ke dalam Tabel 5,
      Kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.


               Tabel 5. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan


                                                                         Nilai           Nilai Komponen
                                                          Bobot
     No.           Komponen Akreditasi                                 Komponen             Akreditasi
                                                        Komponen
                                                                       Akreditasi        Skala Ratusan*
     (1)                      (2)                          (3)                (4)              (5)
     1      Standar Isi                                    15                11,53             77
     2      Standar Proses                                 15                13,34             89
     3      Standar Kompetensi Lulusan                     10                8,34              83
     4      Standar Pendidik dan Tendik                    15                12,36             82
     5      Standar Sarana dan Prasarana                   15                11,21             75
     6      Standar Pengelolaan                            10                8,73              87
     7      Standar Pembiayaan                             10                8,09              81
     8      Standar Penilaian Pendidikan                   10                8,87              89

 Keterangan:
                                                                Nilai Komponen Akreditasi
      * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                             x 100
                                                                    Bobot Komponen




                                                                                                 hal. 137
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
II.    KRITERIA STATUS AKREDITASI DAN PEMERINGKATAN HASIL
       AKREDITASI


A.     Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah       dinyatakan   Terakreditasi    jika    memenuhi        seluruh     kriteria
berikut.
  1. Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
  2. Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
  3. Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.
Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi kriteria
di atas.



B.     Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status
akreditasi (lihat poin II.A). Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi
sebagai berikut.
      1. Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
           (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.
      2. Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar
           71 sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
      3. Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
           sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 82 (Tabel 4,
kolom 6, baris terakhir) dan seluruh Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan pada
masing-masing komponen lebih besar dari 56 (Tabel 5, kolom 5), maka SMALB-
C,C1,D1,G tersebut dinyatakan Terakreditasi dengan Peringkat Akreditasi B (Baik).
Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, Nilai Akhir Akreditasi dan
Peringkat Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 6 berikut.




hal. 138
                                                    Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
              Tabel 6. Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
             Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi SMALB-C,C1,D1,G


                                                         Nilai Akreditasi
               No.          Komponen Akreditasi
                                                     Komponen Skala Ratusan
               (1)                      (2)                     (3)
                1     Standar Isi                               77
                2     Standar Proses                            89
                3     Standar Kompetensi Lulusan                83
                4     Standar Pendidik dan Tendik               82
                5     Standar Sarana dan Prasarana              75
                6     Standar Pengelolaan                       87
                7     Standar Pembiayaan                        81
                8     Standar Penilaian Pendidikan              89


                      Nilai Akhir Akreditasi                    82
                      Status Akreditasi                          B




                                                                                hal. 139
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI
SMPLB – A (TUNANETRA), D (TUNADAKSA RINGAN), E (TUNALARAS)



I.   PENSKORAN AKREDITASI

A.   Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMPLB-A,D,E

Instrumen Akreditasi SMPLB - A (tunanetra), D (tunadaksa ringan), dan E (tunalaras)
disusun berdasarkan delapan komponen yang mengacu pada Standar Nasional
Pendidikan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari 168 butir pernyataan tertutup
masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah Butir dan Bobot Komponen
Instrumen Akreditasi SMPLB-A,D,E untuk masing-masing komponen ditunjukkan
pada Tabel 1 berikut.


              Tabel 1. Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMPLB-A,D,E

                                                                     Jumlah            Bobot
     No.        Komponen Akreditasi           Nomor Butir
                                                                      Butir          Komponen
     (1)                    (2)                      (3)               (4)                (5)
     1     Standar Isi                             1 ⎯ 16               16                15
     2     Standar Proses                          17 ⎯ 27              11                15
     3     Standar Kompetensi Lulusan              28 ⎯ 48              21                10
     4     Standar Pendidik dan Tendik             49 ⎯ 68              20                15
     5     Standar Sarana dan Prasarana        69 ⎯ 101                 33                15
     6     Standar Pengelolaan                 102 ⎯ 121                20                10
     7     Standar Pembiayaan                  122 ⎯ 146                25                10
     8     Standar Penilaian Pendidikan        147 ⎯ 168                22                10
                              Jumlah                                  168               100



B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi SMPLB-A,D,E

Instrumen Akreditasi SMPLB-A,D,E memuat 168 butir pernyataan, masing-masing
memiliki    bobot   butir    yang   berbeda-beda    tergantung       dukungannya         terhadap
pembelajaran bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot butir
pernyataan tertinggi adalah 4.
Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
      Bobot 1 adalah bobot minimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran agar dapat berlangsung.
      Bobot 2 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang layak.



hal. 140
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Bobot 3 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang baik.
      Bobot 4 adalah bobot maksimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran yang sangat baik.

Masing-masing bobot butir untuk setiap butir pernyataan dari delapan komponen
akreditasi SMPLB-A,D,E seperti tercantum berikut.

1. Standar Isi                        2. Standar Proses       3. Standar Kompetensi
                                                                 Lulusan

 No Butir         Bobot                   No Butir   Bobot       No Butir   Bobot Butir
                  Butir                              Butir
     1               4                        17          4         28          4
     2               4                        18          4         29          4
     3               4                        19          4         30          3
     4               4                        20          4         31          3
     5               4                        21          4         32          4
     6               3                        22          4         33          4
     7               4                        23          4         34          4
     8               3                        24          4         35          4
     9               3                        25          4         36          4
     10              4                        26          3         37          4
     11              4                        27          4         38          4
     12              4                     Jumlah     43            39          4
     13              3                                              40          4
     14              3                                              41          3
     15              4                                              42          3
     16              4                                              43          3
  Jumlah            59                                              44          3
                                                                    45          3
                                                                    46          3
                                                                    47          3
                                                                    48          4
                                                                  Jumlah        75




                                                                              hal. 141
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan   5. Standar Sarana               6. Standar
   Tenaga Kependidikan      dan Prasarana                    Pengelolaan

 No Butir    Bobot          No Butir    Bobot                   No Butir      Bobot Butir
             Butir                      Butir
     49        4              69          3                        102              4
     50        3              70          4                        103              4
     51        4              71          3                        104              4
     52        4              72          3                        105              4
     53        4              73          3                        106              3
     54        4              74          4                        107              3
     55        4              75          3                        108              4
     56        4              76          4                        109              4
     57        4              77          3                        110              4
     58        3              78          3                        111              3
     59        4              79          3                        112              4
     60        3              80          4                        113              4
     61        4              81          4                        114              3
     62        3              82          3                        115              3
     63        3              83          3                        116              3
     64        3              84          3                        117              3
     65        3              85          3                        118              4
     66        3              86          3                        119              4
     67        3              87          3                        120              3
     68        3              88          3                        121              3
  Jumlah       70             89          4                      Jumlah            71
                              90          3
                              91          3
                              92          3
                              93          3
                              94          3
                              95          2
                              96          3
                              97          3
                              98          4
                              99          1
                              100         3
                              101         3
                            Jumlah       103




hal. 142
                                         Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
               7. Standar Pembiayaan                8. Standar Penilaian
                                                       Pendidikan

                 No Butir      Bobot Butir            No Butir   Bobot Butir
                    122              4                   147         3
                    123              4                   148         4
                    124              3                   149         3
                    125              4                   150         4
                    126              4                   151         4
                    127              3                   152         4
                    128              4                   153         4
                    129              4                   154         4
                    130              4                   155         3
                    131              4                   156         3
                    132              4                   157         4
                    133              3                   158         4
                    134              4                   159         4
                    135              4                   160         4
                    136              3                   161         4
                    137              3                   162         4
                    138              4                   163         3
                    139              2                   164         4
                    140              3                   165         4
                    141              3                   166         4
                    142              3                   167         4
                    143              4                   168         4
                    144              4                 Jumlah        83
                    145              4
                    146              4
                  Jumlah            90




C. Skor Butir Instrumen Akreditasi SMPLB-A,D,E

Seluruh butir pernyataan Instrumen Akreditasi SMPLB-A,D,E merupakan pernyataan
tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, dan E. Ketentuan
skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.

Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.

Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.


                                                                               hal. 143
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.

Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.

Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.

Skor 4 disebut dengan Skor Butir Maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum SMPLB-A,D,E


Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:


              Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi,
terlihat pada Tabel 2 berikut.

            Tabel 2. Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-masing Komponen


                                                                        Jumlah         Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
      No.          Komponen Akreditasi                                   Bobot          Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                         Butir         Maksimum (*)
      (1)                    (2)                        (3)               (4)                 (5)
      1      Standar Isi                                 4                 59                236
      2      Standar Proses                              4                 43                172
      3      Standar Kompetensi Lulusan                  4                 75                300
      4      Standar Pendidik dan Tendik                 4                 70                280
      5      Standar Sarana dan Prasarana                4                103                412
      6      Standar Pengelolaan                         4                 71                284
      7      Standar Pembiayaan                          4                 90                360
      8      Standar Penilaian Pendidikan                4                 83                332

 Keterangan:
( )
 * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir



E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMPLB-A,D,E


Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

      1. Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor butir.
            Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir 4 (A=4),
            B=3, C=2, D=1, dan E=0.


hal. 144
                                                      Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Contoh jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk standar isi
      ditunjukkan pada Tabel 3, kolom 2 dan 3.

    2. Masukkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3, kolom 4.

    3. Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
         rumus:


               Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


      Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang diperoleh ke
      dalam Tabel 3, kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan 16.

                 Tabel 3. Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi

        I. Standar Isi


                                           Skor Butir                 Skor Tertimbang
           No. Butir       Jawaban                      Bobot Butir
                                           Perolehan                    Perolehan (*)
              (1)             (2)               (3)         (4)             (5)
                1              A                    4       4               16
                2              A                    4       4               16
                3              A                    4       4               16
                4              C                    2       4               8
                5              B                    3       4               12
                6              A                    4       3               12
                7              B                    3       4               12
                8              B                    3       3               9
                9              B                    3       3               9
               10              C                    2       4               8
               11              A                    4       4               16
               12              D                    1       4               4
               13              B                    3       3               9
               14              C                    2       3               6
               15              A                    4       4               16
               16              E                    0       4               0
                             Jumlah                        59              169

      Keterangan:
               ( )
               * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir




                                                                                  hal. 145
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    4. Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
           skor tertimbang masing-masing butir, ditunjukkan pada Tabel 3 Kolom 5 baris
           terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi = 169.
           Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam Tabel
           4, kolom 5 pada standar isi.

    5. Mengulang langkah E1, E2, E3, dan E4 di atas untuk komponen 2 (standar
           proses)   sampai   dengan      komponen      8    (standar     penilaian     pendidikan).
           Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ke dalam Tabel 4,
           kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    6. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                       Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
    Nilai Komponen Akreditasi =                                                  x Bobot Komponen
                                       Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



      Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk standar isi diperoleh:
                                                            169
                        Nilai Komponen Akreditasi =               x 15
                                                            236
                                                       = 10,7415

      Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang koma,
      sehingga:
                     Nilai Komponen Akreditasi = 10,74             (setelah dibulatkan)

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke
      dalam Tabel 4, kolom 6 pada standar isi.

    7. Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
           dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
           Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ke dalam Tabel 4, kolom 6, pada
           standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    8. Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh Nilai
           Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai dengan komponen
           8 (standar penilaian pendidikan).

                                                k =8
                     Nilai Akhir Akreditasi =   ∑ Nilai
                                                k =1
                                                            Komponen Akreditasi




hal. 146
                                                       Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                 Nilai Akhir Akreditasi = 10,74 + 13,69 + 6,93 + 13,07 +
                                                11,10 + 6,97 + 5,83 + 6,17
                                             = 74,50

      9. Nilai Akhir Akreditasi dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa koma.
         Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai berikut:
             a. jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
             b. jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
             c. jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
       Dengan demikian Nilai Akhir Akreditasi 74,50 dibulatkan menjadi 75 seperti
       nampak pada Tabel 4, kolom 6 baris terakhir.


                    Tabel 4. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMPLB-A,D,E


                                                            Jumlah       Jumlah          Nilai
                                                Bobot
 No                                                          Skor         Skor         Komponen
            Komponen Akreditasi                Kompone
  .                                                       Tertimbang   Tertimbang      Akreditasi
                                                  n                                       ( )
                                                          Maksimum      Perolehan          *
 (1)                    (2)                         (3)       (4)             (5)         (6)
  1     Standar Isi                                 15       236              169        10,74
  2     Standar Proses                              15       172              157        13,69
  3     Standar Kompetensi
                                                    10       300              208         6,93
        Lulusan
  4     Standar Pendidik dan
                                                    15       280              244        13,07
        Tendik
  5     Standar Sarana dan
                                                    15       412              305        11,10
        Prasarana
  6     Standar Pengelolaan                         10       284              198         6,97
  7     Standar Pembiayaan                          10       360              210         5,83
  8     Standar Penilaian
                                                    10       332              205         6,17
        Pendidikan
                              Nilai Akhir Akreditasi                                     74,50
                              Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)                          75

 Keterangan:
( )                                        Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
 * Nilai Komponen Akreditasi =                                                x Bobot Komponen
                                           Jumlah Skor Tertimbang Maksimum




                                                                                        hal. 147
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.


    1. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                        Nilai Komponen Akreditasi
           Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                     x 100
                                                             Bobot Komponen


      Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
      tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai Komponen Akreditasi sama seperti
      pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
      Skala Ratusan pada standar isi diperoleh:

                                                             10,74
               Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =              x 100
                                                                15
                                                          = 71,60

                                                          = 72                (dibulatkan)

      Selanjutnya,     masukkan   Nilai   Komponen     Akreditasi     Skala     Ratusan      yang
      diperoleh ke dalam Tabel 5, kolom 5 pada standar isi.

    2. Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
           dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
           Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh ke dalam Tabel 5,
           Kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.




hal. 148
                                                  Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
               Tabel 5. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan


                                                                        Nilai        Nilai Komponen
                                                       Bobot
     No.           Komponen Akreditasi                                Komponen          Akreditasi
                                                     Komponen
                                                                      Akreditasi     Skala Ratusan*
     (1)                      (2)                         (3)             (4)               (5)
     1      Standar Isi                                   15            10,74               72
     2      Standar Proses                                15            13,69               91
     3      Standar Kompetensi Lulusan                    10             6,93               69
     4      Standar Pendidik dan Tendik                   15            13,07               87
     5      Standar Sarana dan Prasarana                  15            11,10               74
     6      Standar Pengelolaan                           10             6,97               70
     7      Standar Pembiayaan                            10             5,83               58
     8      Standar Penilaian Pendidikan                  10             6,17               62

 Keterangan:
                                                               Nilai Komponen Akreditasi
      * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                          x 100
                                                                   Bobot Komponen


II. KRITERIA STATUS AKREDITASI DAN PEMERINGKATAN HASIL
AKREDITASI
A.    Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah          dinyatakan      Terakreditasi   jika   memenuhi       seluruh   kriteria
berikut.
  1. Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
  2. Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
  3. Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.
Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi kriteria
di atas.



B.    Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status
akreditasi (lihat poin II.A). Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi
sebagai berikut.
     1. Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
           (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.




                                                                                             hal. 149
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    2. Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar
           71 sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
    3. Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
           sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 75 (Tabel 4,
kolom 6, baris terakhir) dan seluruh Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan pada
masing-masing komponen lebih besar dari 56 (Tabel 5, kolom 5), maka SMPLB-A,D,E
tersebut dinyatakan Terakreditasi dengan Peringkat Akreditasi B (Baik). Rekapitulasi
Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, Nilai Akhir Akreditasi dan Peringkat
Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 6 berikut.




              Tabel 6. Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
               Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi SMPLB-A,D,E


                                                             Nilai Akreditasi
               No.        Komponen Akreditasi
                                                         Komponen Skala Ratusan
               (1)                  (2)                                (3)
                1    Standar Isi                                        72
                2    Standar Proses                                     91
                3    Standar Kompetensi Lulusan                         69
                4    Standar Pendidik dan Tendik                        87
                5    Standar Sarana dan Prasarana                       74
                6    Standar Pengelolaan                                70
                7    Standar Pembiayaan                                 58
                8    Standar Penilaian Pendidikan                       62


                     Nilai Akhir Akreditasi                             75
                     Peringkat Akreditasi                               B




hal. 150
                                                    Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI
SMPLB – B (TUNARUNGU)


I.   PENSKORAN AKREDITASI

A.   Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMPLB-B

Instrumen Akreditasi SMPLB - B (tunarungu) disusun berdasarkan delapan komponen
yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari
169 butir pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah
Butir dan Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMPLB-B untuk masing-masing
komponen ditunjukkan pada Tabel 1 berikut.


                  Tabel 1. Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMPLB-B

                                                                      Jumlah      Bobot
     No.           Komponen Akreditasi              Nomor Butir
                                                                       Butir    Komponen
     (1)                       (2)                        (3)          (4)          (5)
     1     Standar Isi                                  1 ⎯ 16         16           15
     2     Standar Proses                               17 ⎯ 27        11           15
     3     Standar Kompetensi Lulusan                   28 ⎯ 48        21           10
     4     Standar Pendidik dan Tendik                  49 ⎯ 68        20           15
     5     Standar Sarana dan Prasarana              69 ⎯ 102          34           15
     6     Standar Pengelolaan                      103 ⎯ 122          20           10
     7     Standar Pembiayaan                       123 ⎯ 147          25           10
     8     Standar Penilaian Pendidikan             148 ⎯ 169          22           10
                                  Jumlah                               169          100




B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi SMPLB-B

Instrumen Akreditasi SMPLB-B memuat 169 butir pernyataan, masing-masing
memiliki     bobot     butir    yang     berbeda-beda    tergantung   dukungannya   terhadap
pembelajaran bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot butir
pernyataan tertinggi adalah 4.
Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
      Bobot 1 adalah bobot minimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran agar dapat berlangsung.
      Bobot 2 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang layak.




                                                                                     hal. 151
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Bobot 3 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang baik.
      Bobot 4 adalah bobot maksimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran yang sangat baik.

Masing-masing bobot butir untuk setiap butir pernyataan dari delapan komponen
akreditasi SMPLB-B seperti tercantum berikut.

1. Standar Isi                  2. Standar Proses                 3. Standar Kompetensi
                                                                     Lulusan

 No Butir        Bobot            No Butir      Bobot                  No Butir      Bobot Butir
                 Butir                          Butir
     1            4                  17             4                      28              4
     2            4                  18             4                      29              4
     3            4                  19             4                      30              3
     4            4                  20             4                      31              3
     5            4                  21             4                      32              4
     6            3                  22             4                      33              4
     7            4                  23             4                      34              4
     8            3                  24             4                      35              4
     9            3                  25             4                      36              4
     10           4                  26             3                      37              4
     11           4                  27             4                      38              4
     12           4                Jumlah        43                        39              4
     13           3                                                        40              4
     14           3                                                        41              3
     15           4                                                        42              3
     16           4                                                        43              3
  Jumlah          59                                                       44              3
                                                                           45              3
                                                                           46              3
                                                                           47              3
                                                                           48              4
                                                                        Jumlah            75




hal. 152
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan                5. Standar Sarana     6. Standar
   Tenaga Kependidikan                   dan Prasarana          Pengelolaan

 No Butir         Bobot                   No Butir   Bobot       No Butir     Bobot Butir
                  Butir                              Butir
     49              4                        69       3           103            4
     50              3                        70       4           104            4
     51              4                        71       3           105            4
     52              4                        72       3           106            4
     53              4                        73       3           107            3
     54              4                        74       4           108            3
     55              4                        75       3           109            4
     56              4                        76       4           110            4
     57              4                        77       3           111            4
     58              3                        78       3           112            3
     59              4                        79       3           113            4
     60              3                        80       4           114            4
     61              4                        81       4           115            3
     62              3                        82       3           116            3
     63              3                        83       3           117            3
     64              3                        84       3           118            3
     65              3                        85       3           119            4
     66              3                        86       3           120            4
     67              3                        87       3           121            3
     68              3                        88       3           122            3
  Jumlah            70                        89       4         Jumlah           71
                                              90       4
                                              91       3
                                              92       3
                                              93       3
                                              94       3
                                              95       3
                                              96       2
                                              97       3
                                              98       3
                                              99       4
                                             100       1
                                             101       3
                                             102       3
                                           Jumlah     107




                                                                                hal. 153
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
            7. Standar Pembiayaan            8. Standar Penilaian
                                                Pendidikan

             No Butir   Bobot Butir              No Butir     Bobot Butir
               123          4                      148              3
               124          4                      149              4
               125          3                      150              3
               126          4                      151              4
               127          4                      152              4
               128          3                      153              4
               129          4                      154              4
               130          4                      155              4
               131          4                      156              3
               132          4                      157              3
               133          4                      158              4
               134          3                      159              4
               135          4                      160              4
               136          4                      161              4
               137          3                      162              4
               138          3                      163              4
               139          4                      164              3
               140          2                      165              4
               141          3                      166              4
               142          3                      167              4
               143          3                      168              4
               144          4                      169              4
               145          4                    Jumlah            83
               146          4
               147          4
              Jumlah        90




C. Skor Butir Instrumen Akreditasi SMPLB-B

Seluruh butir pernyataan Instrumen Akreditasi SMPLB-B merupakan pernyataan
tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, dan E. Ketentuan
skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.

Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.

Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.


hal. 154
                                            Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.

Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.

Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.

Skor 4 disebut dengan Skor Butir Maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum SMPLB-B


Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:


              Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi,
terlihat pada Tabel 2 berikut.

            Tabel 2. Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-masing Komponen


                                                                     Jumlah       Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
      No.          Komponen Akreditasi                                Bobot        Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                      Butir       Maksimum (*)
      (1)                     (2)                       (3)            (4)             (5)
      1      Standar Isi                                 4             59              236
      2      Standar Proses                              4             43              172
      3      Standar Kompetensi Lulusan                  4             75              300
      4      Standar Pendidik dan Tendik                 4             70              280
      5      Standar Sarana dan Prasarana                4             107             428
      6      Standar Pengelolaan                         4             71              284
      7      Standar Pembiayaan                          4             90              360
      8      Standar Penilaian Pendidikan                4             83              332

 Keterangan:
( )
 * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir



E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMPLB-B


Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

      1. Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor butir.
            Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir 4 (A=4),
            B=3, C=2, D=1, dan E=0.


                                                                                           hal. 155
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Contoh jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk standar isi
      ditunjukkan pada Tabel 3, kolom 2 dan 3.

    2. Masukkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3, kolom 4.

    3. Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
           rumus:


               Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


      Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang diperoleh ke
      dalam Tabel 3, kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan 16.

                 Tabel 3. Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi

       I. Standar Isi


                                    Skor Butir                          Skor Tertimbang
            No. Butir   Jawaban                    Bobot Butir
                                    Perolehan                             Perolehan (*)
              (1)         (2)          (3)              (4)                      (5)
               1           A            4                4                       16
               2           A            4                4                       16
               3           A            4                4                       16
               4           C            2                4                        8
               5           B            3                4                       12
               6           A            4                3                       12
               7           B            3                4                       12
               8           A            4                3                       12
               9           B            3                3                        9
               10          C            2                4                        8
               11          A            4                4                       16
               12          D            1                4                        4
               13          B            3                3                        9
               14          A            4                3                       12
               15          A            4                4                       16
               16          E            0                4                        0
                          Jumlah                       59                       178

      Keterangan:
               ( )
               * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir




hal. 156
                                                 Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    4. Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
         skor tertimbang masing-masing butir, ditunjukkan pada Tabel 3 Kolom 5 baris
         terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi = 178.
         Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam Tabel
         4, kolom 5 pada standar isi.

    5. Mengulang langkah E1, E2, E3, dan E4 di atas untuk komponen 2 (standar
         proses)     sampai      dengan      komponen      8    (standar    penilaian   pendidikan).
         Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ke dalam Tabel 4,
         kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    6. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                           Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
    Nilai Komponen Akreditasi =                                                  x Bobot Komponen
                                           Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



      Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk standar isi diperoleh:
                                                               178
                         Nilai Komponen Akreditasi =                 x 15
                                                               236
                                                           = 11,3136

      Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang koma,
      sehingga:
                     Nilai Komponen Akreditasi = 11,31                (setelah dibulatkan)

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke
      dalam Tabel 4, kolom 6 pada standar isi.

    7. Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
         dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
         Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ke dalam Tabel 4, kolom 6, pada
         standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    8. Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh Nilai
         Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai dengan komponen
         8 (standar penilaian pendidikan).

                                                    k =8
                      Nilai Akhir Akreditasi =      ∑ Nilai
                                                    k =1
                                                               Komponen Akreditasi




                                                                                             hal. 157
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                  Nilai Akhir Akreditasi = 11,31 + 13,69 + 8,67 + 13,07 +
                                            14,02 + 8,06 + 8,61 + 8,31
                                          = 85,74

      9. Nilai Akhir Akreditasi dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa koma.
           Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai berikut:
               a. jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
               b. jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
               c. jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
       Dengan demikian Nilai Akhir Akreditasi 85,74 dibulatkan menjadi 86 seperti
       nampak pada Tabel 4, kolom 6 baris terakhir.


                         Tabel 4. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMPLB-B


                                                          Jumlah            Jumlah             Nilai
                                             Bobot
 No                                                        Skor              Skor            Komponen
              Komponen Akreditasi           Kompone
  .                                                     Tertimbang        Tertimbang         Akreditasi
                                               n                                                ( )
                                                        Maksimum           Perolehan             *
 (1)                      (2)                  (3)           (4)               (5)                (6)
  1        Standar Isi                         15            236               178              11,31
  2        Standar Proses                      15            172               157              13,69
  3        Standar Kompetensi
                                               10            300               260               8,67
           Lulusan
  4        Standar Pendidik dan
                                               15            280               244              13,07
           Tendik
  5        Standar Sarana dan
                                               15            428               400              14,02
           Prasarana
  6        Standar Pengelolaan                 10            284               229               8,06
  7        Standar Pembiayaan                  10            360               310               8,61
  8        Standar Penilaian
                                               10            332               276               8,31
           Pendidikan
                                   Nilai Akhir Akreditasi                                      85,74
                                   Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)                            86

 Keterangan:
( )                                      Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
 * Nilai Komponen Akreditasi =                                                  x Bobot Komponen
                                        Jumlah Skor Tertimbang Maksimum




hal. 158
                                                      Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.


    1. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                               Nilai Komponen Akreditasi
          Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                          x 100
                                                                    Bobot Komponen


      Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
      tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai Komponen Akreditasi sama seperti
      pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
      Skala Ratusan pada standar isi diperoleh:

                                                                   11,31
               Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                    x 100
                                                                     15
                                                                 = 75,40

                                                                 = 75               (dibulatkan)

      Selanjutnya,       masukkan        Nilai      Komponen   Akreditasi   Skala    Ratusan     yang
      diperoleh ke dalam Tabel 5, kolom 5 pada standar isi.

    2. Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
         dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
         Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh ke dalam Tabel 5,
         Kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.




                                                                                               hal. 159
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                Tabel 5. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan


                                                                        Nilai           Nilai Komponen
                                                     Bobot
      No.          Komponen Akreditasi                                Komponen             Akreditasi
                                                   Komponen
                                                                      Akreditasi        Skala Ratusan*
      (1)                     (2)                        (3)               (4)                  (5)
      1      Standar Isi                                 15               11,31                 75
      2      Standar Proses                              15               13,69                 91
      3      Standar Kompetensi Lulusan                  10               8,67                  87
      4      Standar Pendidik dan Tendik                 15               13,07                 87
      5      Standar Sarana dan Prasarana                15               14,02                 93
      6      Standar Pengelolaan                         10               8,06                  81
      7      Standar Pembiayaan                          10               8,61                  86
      8      Standar Penilaian Pendidikan                10               8,31                  83

 Keterangan:
                                                              Nilai Komponen Akreditasi
       * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                             x 100
                                                                   Bobot Komponen


II.    KRITERIA STATUS AKREDITASI DAN PEMERINGKATAN HASIL
       AKREDITASI


A.     Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah           dinyatakan   Terakreditasi    jika    memenuhi        seluruh     kriteria
berikut.
  1. Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
  2. Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
  3. Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.
Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi kriteria
di atas.



B.     Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status
akreditasi (lihat poin II.A). Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi
sebagai berikut.
      1. Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
            (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.




hal. 160
                                                        Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    2. Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar
         71 sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
    3. Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
         sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 86 (Tabel 4,
kolom 6, baris terakhir) dan seluruh Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan pada
masing-masing komponen lebih besar dari 56 (Tabel 5, kolom 5), maka SMPLB-B
tersebut dinyatakan Terakreditasi dengan Peringkat Akreditasi A (Sangat Baik).
Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, Nilai Akhir Akreditasi dan
Peringkat Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 6 berikut.



              Tabel 6. Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
                 Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi SMPLB-B


                                                         Nilai Akreditasi
               No.          Komponen Akreditasi
                                                     Komponen Skala Ratusan
               (1)                      (2)                     (3)
                1     Standar Isi                               75
                2     Standar Proses                            91
                3     Standar Kompetensi Lulusan                87
                4     Standar Pendidik dan Tendik               87
                5     Standar Sarana dan Prasarana              93
                6     Standar Pengelolaan                       81
                7     Standar Pembiayaan                        86
                8     Standar Penilaian Pendidikan              83


                      Nilai Akhir Akreditasi                    86
                      Peringkat Akreditasi                       A




                                                                               hal. 161
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI
SMPLB – C dan C1 (TUNAGRAHITA RINGAN dan SEDANG),
D1 (TUNADAKSA SEDANG), G (TUNAGANDA)



I.   PENSKORAN AKREDITASI

A.   Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMPLB-C,C1,D1,G

Instrumen Akreditasi SMPLB – C dan C1 (tunagrahita ringan dan sedang), D1
(tunadaksa sedang), dan G (tunaganda) disusun berdasarkan delapan komponen
yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari
162 butir pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah
Butir dan Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMPLB-C,C1,D1,G untuk masing-
masing komponen ditunjukkan pada Tabel 1 berikut.


           Tabel 1. Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SMPLB-C,C1,D1,G

                                                                 Jumlah            Bobot
     No.        Komponen Akreditasi          Nomor Butir
                                                                  Butir          Komponen
     (1)                 (2)                      (3)              (4)                (5)
     1     Standar Isi                         1 ⎯ 16               16                15
     2     Standar Proses                      17 ⎯ 27              11                15
     3     Standar Kompetensi Lulusan          28 ⎯ 48              21                10
     4     Standar Pendidik dan Tendik         49 ⎯ 68              20                15
     5     Standar Sarana dan Prasarana       69 ⎯ 100              32                15
     6     Standar Pengelolaan                101 ⎯ 120             20                10
     7     Standar Pembiayaan                 121 ⎯ 145             25                10
     8     Standar Penilaian Pendidikan       146 ⎯ 162             17                10
                            Jumlah                                 162              100



B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi SMPLB-C,C1,D1,G

Instrumen Akreditasi SMPLB-C,C1,D1,G memuat 162 butir pernyataan, masing-
masing memiliki bobot butir yang berbeda-beda tergantung dukungannya terhadap
pembelajaran bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot butir
pernyataan tertinggi adalah 4.
Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
      Bobot 1 adalah bobot minimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran agar dapat berlangsung.




hal. 162
                                               Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Bobot 2 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang layak.
      Bobot 3 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang baik.
      Bobot 4 adalah bobot maksimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran yang sangat baik.

Masing-masing bobot butir untuk setiap butir pernyataan dari delapan komponen
akreditasi SMPLB-C,C1,D1,G seperti tercantum berikut.

1. Standar Isi                        2. Standar Proses       3. Standar Kompetensi
                                                                 Lulusan

 No Butir         Bobot                   No Butir   Bobot       No Butir   Bobot Butir
                  Butir                              Butir
     1               4                        17          4         28          3
     2               3                        18          4         29          3
     3               4                        19          4         30          3
     4               3                        20          3         31          3
     5               4                        21          4         32          3
     6               3                        22          4         33          4
     7               4                        23          4         34          3
     8               3                        24          4         35          3
     9               3                        25          4         36          3
     10              4                        26          3         37          4
     11              4                        27          4         38          4
     12              4                     Jumlah     42            39          3
     13              3                                              40          4
     14              4                                              41          3
     15              4                                              42          3
     16              4                                              43          3
  Jumlah            58                                              44          3
                                                                    45          3
                                                                    46          3
                                                                    47          3
                                                                    48          4
                                                                  Jumlah        68




                                                                              hal. 163
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan   5. Standar Sarana               6. Standar
   Tenaga Kependidikan      dan Prasarana                    Pengelolaan

 No Butir    Bobot          No Butir    Bobot                   No Butir      Bobot Butir
             Butir                      Butir
     49        4              69          3                        101              4
     50        3              70          4                        102              4
     51        4              71          4                        103              4
     52        4              72          3                        104              4
     53        4              73          3                        105              3
     54        4              74          4                        106              4
     55        4              75          4                        107              4
     56        4              76          4                        108              4
     57        4              77          3                        109              4
     58        3              78          3                        110              4
     59        4              79          3                        111              4
     60        3              80          4                        112              4
     61        4              81          4                        113              3
     62        3              82          4                        114              3
     63        3              83          3                        115              3
     64        3              84          3                        116              3
     65        3              85          3                        117              4
     66        3              86          2                        118              3
     67        3              87          3                        119              4
     68        3              88          4                        120              3
  Jumlah       70             89          3                      Jumlah            73
                              90          3
                              91          3
                              92          3
                              93          3
                              94          3
                              95          4
                              96          2
                              97          4
                              98          1
                              99          3
                              100         3
                            Jumlah       103




hal. 164
                                         Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
               7. Standar Pembiayaan                     8. Standar Penilaian
                                                            Pendidikan

                 No Butir      Bobot Butir                  No Butir   Bobot Butir
                    121              3                           146       3
                    122              4                           147       4
                    123              3                           148       4
                    124              4                           149       4
                    125              4                           150       4
                    126              3                           151       3
                    127              4                           152       4
                    128              4                           153       4
                    129              4                           154       4
                    130              4                           155       4
                    131              3                           156       3
                    132              3                           157       4
                    133              4                           158       3
                    134              4                           159       4
                    135              3                           160       4
                    136              4                           161       4
                    137              3                           162       4
                    138              3                       Jumlah        64
                    139              3
                    140              3
                    141              3
                    142              4
                    143              4
                    144              4
                    145              4
                  Jumlah            89




C. Skor Butir Instrumen Akreditasi SMPLB-C,C1,D1,G

Seluruh     butir    pernyataan       Instrumen     Akreditasi   SMPLB-C,C1,D1,G     merupakan
pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, dan
E. Ketentuan skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.

Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.

Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.

Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.


                                                                                        hal. 165
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.

Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.

Skor 4 disebut dengan Skor Butir Maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum SMPLB-C,C1,D1,G


Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:


              Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi,
terlihat pada Tabel 2 berikut.

            Tabel 2. Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-masing Komponen


                                                                        Jumlah         Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
      No.          Komponen Akreditasi                                   Bobot          Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                         Butir         Maksimum (*)
      (1)                    (2)                        (3)               (4)                 (5)
      1      Standar Isi                                 4                 58                232
      2      Standar Proses                              4                 42                168
      3      Standar Kompetensi Lulusan                  4                 68                272
      4      Standar Pendidik dan Tendik                 4                 70                280
      5      Standar Sarana dan Prasarana                4                103                412
      6      Standar Pengelolaan                         4                 73                292
      7      Standar Pembiayaan                          4                 89                356
      8      Standar Penilaian Pendidikan                4                 64                256

 Keterangan:
( )
 * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir



E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMPLB-C,C1,D1,G


Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

      1. Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor butir.
            Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir 4 (A=4),
            B=3, C=2, D=1, dan E=0.




hal. 166
                                                      Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Contoh jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk standar isi
      ditunjukkan pada Tabel 3, kolom 2 dan 3.

    2. Masukkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3, kolom 4.

    3. Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
         rumus:


               Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


      Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang diperoleh ke
      dalam Tabel 3, kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan 16.

                 Tabel 3. Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi

        I. Standar Isi


                                           Skor Butir                 Skor Tertimbang
           No. Butir       Jawaban                      Bobot Butir
                                           Perolehan                    Perolehan (*)
              (1)             (2)               (3)         (4)             (5)
                1              A                    4       4               16
                2              D                    1       4               4
                3              A                    4       4               16
                4              C                    2       4               8
                5              B                    3       4               12
                6              E                    0       3               0
                7              B                    3       4               12
                8              B                    3       3               9
                9              B                    3       3               9
               10              C                    2       4               8
               11              A                    4       4               16
               12              D                    1       4               4
               13              B                    3       3               9
               14              C                    2       3               6
               15              A                    4       4               16
               16              E                    0       4               0
                             Jumlah                        59              145

      Keterangan:
               ( )
               * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir




                                                                                  hal. 167
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    4. Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
           skor tertimbang masing-masing butir, ditunjukkan pada Tabel 3 Kolom 5 baris
           terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi = 145.
           Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam Tabel
           4, kolom 5 pada standar isi.

    5. Mengulang langkah E1, E2, E3, dan E4 di atas untuk komponen 2 (standar
           proses)   sampai   dengan      komponen      8    (standar     penilaian     pendidikan).
           Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ke dalam Tabel 4,
           kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    6. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                       Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
    Nilai Komponen Akreditasi =                                                  x Bobot Komponen
                                       Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



      Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk standar isi diperoleh:
                                                            145
                        Nilai Komponen Akreditasi =               x 15
                                                            232
                                                       = 9,375

      Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang koma,
      sehingga:
                     Nilai Komponen Akreditasi = 9,38             (setelah dibulatkan)

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke
      dalam Tabel 4, kolom 6 pada standar isi.

    7. Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
           dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
           Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ke dalam Tabel 4, kolom 6, pada
           standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    8. Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh Nilai
           Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai dengan komponen
           8 (standar penilaian pendidikan).

                                                k =8
                     Nilai Akhir Akreditasi =   ∑ Nilai
                                                k =1
                                                            Komponen Akreditasi




hal. 168
                                                       Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                 Nilai Akhir Akreditasi = 9,38 + 8,75 + 7,79 + 11,14 +
                                                5,72 + 6,78 + 5,90 + 7,62
                                             = 63,08

      9. Nilai Akhir Akreditasi dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa koma.
         Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai berikut:
             a. jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
             b. jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
             c. jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
       Dengan demikian Nilai Akhir Akreditasi 63,08 dibulatkan menjadi 63 seperti
       nampak pada Tabel 4, kolom 6 baris terakhir.


                Tabel 4. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SMPLB-C,C1,D1,G


                                                            Jumlah       Jumlah           Nilai
                                                Bobot
 No                                                          Skor         Skor          Komponen
            Komponen Akreditasi                Kompone
  .                                                       Tertimbang   Tertimbang       Akreditasi
                                                  n                                        ( )
                                                          Maksimum      Perolehan           *
 (1)                    (2)                         (3)       (4)             (5)          (6)
  1     Standar Isi                                 15        232             145          9,38
  2     Standar Proses                              15        168              98          8,75
  3     Standar Kompetensi
                                                    10        272             212          7,79
        Lulusan
  4     Standar Pendidik dan
                                                    15        280             208         11,14
        Tendik
  5     Standar Sarana dan
                                                    15        412             157          5,72
        Prasarana
  6     Standar Pengelolaan                         10        292             198          6,78
  7     Standar Pembiayaan                          10        356             210          5,90
  8     Standar Penilaian
                                                    10        256             195          7,62
        Pendidikan
                                         Nilai Akhir Akreditasi                           63,08
                                         Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)                63

 Keterangan:
( )                                        Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
 * Nilai Komponen Akreditasi =                                                 x Bobot Komponen
                                           Jumlah Skor Tertimbang Maksimum




                                                                                         hal. 169
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.


1.    Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                        Nilai Komponen Akreditasi
           Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                     x 100
                                                             Bobot Komponen


      Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
      tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai Komponen Akreditasi sama seperti
      pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
      Skala Ratusan pada standar isi diperoleh:

                                                             9,38
              Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =              x 100
                                                               15
                                                          = 62,53

                                                          = 63                (dibulatkan)

      Selanjutnya,    masukkan   Nilai   Komponen      Akreditasi     Skala     Ratusan      yang
      diperoleh ke dalam Tabel 5, kolom 5 pada standar isi.

2.    Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
      dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
      Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh ke dalam Tabel 5,
      Kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.




hal. 170
                                                  Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                Tabel 5. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan


                                                                        Nilai        Nilai Komponen
                                                       Bobot
      No.          Komponen Akreditasi                                Komponen          Akreditasi
                                                     Komponen
                                                                      Akreditasi     Skala Ratusan*
      (1)                     (2)                         (3)             (4)               (5)
      1      Standar Isi                                  15             9,38               63
      2      Standar Proses                               15             8,75               58
      3      Standar Kompetensi Lulusan                   10             7,79               78
      4      Standar Pendidik dan Tendik                  15            11,14               74
      5      Standar Sarana dan Prasarana                 15             5,72               38
      6      Standar Pengelolaan                          10             6,78               68
      7      Standar Pembiayaan                           10             5,90               59
      8      Standar Penilaian Pendidikan                 10             7,62               76

 Keterangan:
                                                               Nilai Komponen Akreditasi
       * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                         x 100
                                                                   Bobot Komponen


II.    KRITERIA STATUS AKREDITASI DAN PEMERINGKATAN HASIL
       AKREDITASI


A.     Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah           dinyatakan     Terakreditasi   jika   memenuhi       seluruh   kriteria
berikut.
  1. Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
  2. Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
  3. Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.
Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi kriteria
di atas.



B.     Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status
akreditasi (lihat poin II.A). Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi
sebagai berikut.
      1. Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
            (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.




                                                                                             hal. 171
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    2. Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar
           71 sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
    3. Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
           sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 63 (Tabel 4,
kolom 6, baris terakhir) tetapi karena Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan pada
Standar Sarana dan Prasarana adalah 38 atau kurang dari 40 (Tabel 5, kolom 5),
maka        SMPLB-C,C1,D1,G    tersebut   dinyatakan    Tidak       Terakreditasi         (TT).
Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, Nilai Akhir Akreditasi dan
Status Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 6 berikut.




hal. 172
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
              Tabel 6. Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
             Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi SMPLB-C,C1,D1,G


                                                         Nilai Akreditasi
               No.          Komponen Akreditasi
                                                     Komponen Skala Ratusan
               (1)                      (2)                     (3)
                1     Standar Isi                               63
                2     Standar Proses                            58
                3     Standar Kompetensi Lulusan                78
                4     Standar Pendidik dan Tendik               74
                5     Standar Sarana dan Prasarana              38
                6     Standar Pengelolaan                       68
                7     Standar Pembiayaan                        59
                8     Standar Penilaian Pendidikan              76


                      Nilai Akhir Akreditasi                    63
                      Status Akreditasi                         TT




                                                                                hal. 173
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI
SDLB–A (TUNANETRA), D (TUNADAKSA RINGAN), E (TUNALARAS)



I.   PENSKORAN AKREDITASI

A.   Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SDLB-A,D,E

Instrumen Akreditasi SDLB-A (tunanetra), D (tunadaksa ringan), dan E (tunalaras)
disusun berdasarkan delapan komponen yang mengacu pada Standar Nasional
Pendidikan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari 160 butir pernyataan tertutup
masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah Butir dan Bobot Komponen
Instrumen Akreditasi SDLB-A,D,E untuk masing-masing komponen ditunjukkan pada
Tabel 1 berikut.


              Tabel 1. Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SDLB-A,D,E

                                                                     Jumlah            Bobot
     No.        Komponen Akreditasi           Nomor Butir
                                                                      Butir          Komponen
     (1)                    (2)                      (3)               (4)                (5)
     1     Standar Isi                             1 ⎯ 15               15                15
     2     Standar Proses                          16 ⎯ 26              11                15
     3     Standar Kompetensi Lulusan              27 ⎯ 44              18                10
     4     Standar Pendidik dan Tendik             45 ⎯ 62              18                15
     5     Standar Sarana dan Prasarana            63 ⎯ 93              31                15
     6     Standar Pengelolaan                 94 ⎯ 113                 20                10
     7     Standar Pembiayaan                  114 ⎯ 138                25                10
     8     Standar Penilaian Pendidikan        139 ⎯ 160                22                10
                              Jumlah                                  160               100




B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi SDLB-A,D,E

Instrumen Akreditasi SDLB-A,D,E memuat 168 butir pernyataan, masing-masing
memiliki    bobot   butir    yang   berbeda-beda    tergantung       dukungannya         terhadap
pembelajaran bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot butir
pernyataan tertinggi adalah 4.
Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
      Bobot 1 adalah bobot minimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran agar dapat berlangsung.
      Bobot 2 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang layak.


hal. 174
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Bobot 3 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang baik.
      Bobot 4 adalah bobot maksimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran yang sangat baik.

Masing-masing bobot butir untuk setiap butir pernyataan dari delapan komponen
akreditasi SDLB-A,D,E seperti tercantum berikut.

1. Standar Isi                        2. Standar Proses       3. Standar Kompetensi
                                                                 Lulusan

 No Butir         Bobot                   No Butir   Bobot       No Butir   Bobot Butir
                  Butir                              Butir
     1               4                        16          4         27          3
     2               3                        17          4         28          4
     3               4                        18          4         29          3
     4               4                        19          4         30          4
     5               4                        20          4         31          3
     6               4                        21          4         32          4
     7               4                        22          4         33          4
     8               3                        23          4         34          4
     9               3                        24          4         35          4
     10              4                        25          3         36          4
     11              4                        26          4         37          4
     12              3                     Jumlah     43            38          4
     13              3                                              39          3
     14              4                                              40          4
     15              4                                              41          3
  Jumlah            55                                              42          3
                                                                    43          4
                                                                    44          4
                                                                  Jumlah        66




                                                                              hal. 175
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan   5. Standar Sarana               6. Standar
   Tenaga Kependidikan      dan Prasarana                    Pengelolaan

 No Butir    Bobot          No Butir    Bobot                   No Butir      Bobot Butir
             Butir                      Butir
     45        4              63          3                         94              4
     46        3              64          4                         95              4
     47        4              65          4                         96              4
     48        4              66          3                         97              4
     49        4              67          3                         98              3
     50        4              68          4                         99              4
     51        4              69          3                        100              4
     52        4              70          4                        101              4
     53        4              71          4                        102              4
     54        3              72          3                        103              4
     55        3              73          3                        104              4
     56        3              74          4                        105              4
     57        4              75          3                        106              4
     58        3              76          4                        107              3
     59        3              77          3                        108              3
     60        3              78          3                        109              4
     61        3              79          3                        110              4
     62        3              80          3                        111              4
  Jumlah       63             81          3                        112              4
                              82          3                        113              3
                              83          4                      Jumlah            76
                              84          3
                              85          3
                              86          3
                              87          3
                              88          3
                              89          3
                              90          4
                              91          3
                              92          3
                              93          3
                            Jumlah       102




hal. 176
                                         Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
               7. Standar Pembiayaan                8. Standar Penilaian
                                                       Pendidikan

                 No Butir      Bobot Butir            No Butir   Bobot Butir
                    114              4                   139         3
                    115              4                   140         4
                    116              3                   141         3
                    117              4                   142         4
                    118              4                   143         4
                    119              3                   144         4
                    120              4                   145         4
                    121              4                   146         4
                    122              4                   147         3
                    123              4                   148         3
                    124              3                   149         3
                    125              3                   150         3
                    126              4                   151         4
                    127              4                   152         4
                    128              3                   153         3
                    129              4                   154         4
                    130              4                   155         3
                    131              3                   156         4
                    132              3                   157         4
                    133              3                   158         4
                    134              3                   159         4
                    135              4                   160         3
                    136              4                 Jumlah        79
                    137              4
                    138              4
                  Jumlah            91




C. Skor Butir Instrumen Akreditasi SDLB-A,D,E

Seluruh butir pernyataan Instrumen Akreditasi SDLB-A,D,E merupakan pernyataan
tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, dan E. Ketentuan
skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.

Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.

Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.

Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.


                                                                               hal. 177
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.

Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.

Skor 4 disebut dengan Skor Butir Maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum SDLB-A,D,E


Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:


              Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi,
terlihat pada Tabel 2 berikut.

            Tabel 2. Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-masing Komponen


                                                                        Jumlah         Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
      No.          Komponen Akreditasi                                   Bobot          Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                         Butir         Maksimum (*)
      (1)                    (2)                        (3)               (4)                 (5)
      1      Standar Isi                                 4                 55                220
      2      Standar Proses                              4                 43                172
      3      Standar Kompetensi Lulusan                  4                 66                264
      4      Standar Pendidik dan Tendik                 4                 63                252
      5      Standar Sarana dan Prasarana                4                102                408
      6      Standar Pengelolaan                         4                 76                304
      7      Standar Pembiayaan                          4                 91                364
      8      Standar Penilaian Pendidikan                4                 79                316

 Keterangan:
( )
 * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir



E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SDLB-A,D,E


Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

      1. Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor butir.
            Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir 4 (A=4),
            B=3, C=2, D=1, dan E=0.




hal. 178
                                                      Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Contoh jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk standar isi
      ditunjukkan pada Tabel 3, kolom 2 dan 3.

    2. Masukkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3, kolom 4.

    3. Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
         rumus:


               Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


      Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang diperoleh ke
      dalam Tabel 3, kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan 15.

                 Tabel 3. Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi

        I. Standar Isi


                                           Skor Butir                 Skor Tertimbang
           No. Butir       Jawaban                      Bobot Butir
                                           Perolehan                    Perolehan (*)
              (1)             (2)               (3)         (4)             (5)
                1              4                    A       4               16
                2              2                    C       3               6
                3              4                    A       4               16
                4              4                    A       4               16
                5              4                    A       4               16
                6              3                    B       4               12
                7              4                    A       4               16
                8              3                    B       3               9
                9              3                    B       3               9
               10              3                    B       4               12
               11              4                    A       4               16
               12              4                    A       3               12
               13              1                    D       3               3
               14              4                    A       4               16
               15              4                    A       4               16
                             Jumlah                         51             191

      Keterangan:
               ( )
               * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


    4. Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
         skor tertimbang masing-masing butir, ditunjukkan pada Tabel 3 Kolom 5 baris


                                                                                  hal. 179
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
           terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi = 191.
           Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam Tabel
           4, kolom 5 pada standar isi.

    5. Mengulang langkah E1, E2, E3, dan E4 di atas untuk komponen 2 (standar
           proses)   sampai    dengan     komponen        8    (standar    penilaian    pendidikan).
           Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ke dalam Tabel 4,
           kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    6. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                        Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
    Nilai Komponen Akreditasi =                                                  x Bobot Komponen
                                        Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



      Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk standar isi diperoleh:
                                                              191
                         Nilai Komponen Akreditasi =                x 15
                                                              220
                                                       = 13,02273

      Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang koma,
      sehingga:
                     Nilai Komponen Akreditasi = 13,02               (setelah dibulatkan)

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke
      dalam Tabel 4, kolom 6 pada standar isi.

    7. Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
           dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
           Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ke dalam Tabel 4, kolom 6, pada
           standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    8. Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh Nilai
           Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai dengan komponen
           8 (standar penilaian pendidikan).

                                                k =8
                     Nilai Akhir Akreditasi =   ∑ Nilai
                                                k =1
                                                          Komponen Akreditasi



                 Nilai Akhir Akreditasi = 13,02 + 10,55 + 8,02 + 7,62 +
                                           13,97 + 8,29 + 9,73 + 9,37
                                          = 80,58


hal. 180
                                                       Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      9. Nilai Akhir Akreditasi dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa koma.
         Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai berikut:
             a. jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
             b. jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
             c. jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
       Dengan demikian Nilai Akhir Akreditasi 80,58 dibulatkan menjadi 81 seperti
       nampak pada Tabel 4, kolom 6 baris terakhir.


                    Tabel 4. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SDLB-A,D,E


                                                            Jumlah       Jumlah          Nilai
                                                Bobot
 No                                                          Skor         Skor         Komponen
            Komponen Akreditasi                Kompone
  .                                                       Tertimbang   Tertimbang      Akreditasi
                                                  n                                       ( )
                                                          Maksimum      Perolehan          *
 (1)                    (2)                         (3)       (4)             (5)         (6)
  1     Standar Isi                                 15        220             191        13,02
  2     Standar Proses                              15        172             121        10,55
  3     Standar Kompetensi
        Lulusan                                     10        264             212         8,03
  4     Standar Pendidik dan
                                                    15        252             128         7,62
        Tendik
  5     Standar Sarana dan
        Prasarana                                   15        408             380        13,97
  6     Standar Pengelolaan                         10        304             252         8,29
  7     Standar Pembiayaan                          10        364             354         9,73
  8     Standar Penilaian
        Pendidikan                                  10        316             296         9,37
                                     Nilai Akhir Akreditasi                              80,58
                                     Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)                   81

 Keterangan:
( )                                        Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
 * Nilai Komponen Akreditasi =                                                x Bobot Komponen
                                           Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.




                                                                                        hal. 181
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    1. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                         Nilai Komponen Akreditasi
           Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                     x 100
                                                             Bobot Komponen


      Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
      tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai Komponen Akreditasi sama seperti
      pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
      Skala Ratusan pada standar isi diperoleh:

                                                             13,02
               Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =              x 100
                                                                15
                                                          = 86,82

                                                          = 87                (dibulatkan)

      Selanjutnya,     masukkan    Nilai    Komponen    Akreditasi    Skala     Ratusan      yang
      diperoleh ke dalam Tabel 5, kolom 5 pada standar isi.

    2. Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
           dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
           Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh ke dalam Tabel 5,
           Kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.


                Tabel 5. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan


                                                                   Nilai          Nilai Komponen
                                                  Bobot
    No.           Komponen Akreditasi                            Komponen            Akreditasi
                                                Komponen
                                                                 Akreditasi       Skala Ratusan*
    (1)                    (2)                     (3)                (4)                 (5)
     1       Standar Isi                           15                13,02                87
     2       Standar Proses                        15                10,55                70
     3       Standar Kompetensi Lulusan            10                8,03                 80
     4       Standar Pendidik dan Tendik           15                7,62                 51
     5       Standar Sarana dan Prasarana          15                13,97                93
     6       Standar Pengelolaan                   10                8,29                 83
     7       Standar Pembiayaan                    10                9,73                 97
     8       Standar Penilaian Pendidikan          10                9,37                 94

 Keterangan:
                                                        Nilai Komponen Akreditasi
      * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                        x 100
                                                             Bobot Komponen


hal. 182
                                                  Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
II.    KRITERIA STATUS AKREDITASI DAN PEMERINGKATAN HASIL
       AKREDITASI


A.     Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah          dinyatakan      Terakreditasi   jika   memenuhi   seluruh   kriteria
berikut.
  1. Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
  2. Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
  3. Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.
Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi kriteria
di atas.



B.     Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status
akreditasi (lihat poin II.A). Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi
sebagai berikut.
      1. Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
         (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.
      2. Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar
         71 sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
      3. Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
         sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 81 (Tabel 4,
kolom 6, baris terakhir) dan ada satu Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan pada
masing-masing komponen lebih kecil dari 56 (Tabel 5, kolom 5), maka SDLB-A,D,E
tersebut dinyatakan Terakreditasi dengan Peringkat Akreditasi B (Baik). Rekapitulasi
Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, Nilai Akhir Akreditasi dan Peringkat
Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 6 berikut.




                                                                                         hal. 183
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
           Tabel 6. Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
             Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi SDLB-A,D,E


                                                         Nilai Akreditasi
           No.        Komponen Akreditasi
                                                     Komponen Skala Ratusan
           (1)                  (2)                                (3)
            1    Standar Isi                                        87
            2    Standar Proses                                     70
            3    Standar Kompetensi Lulusan                         80
            4    Standar Pendidik dan Tendik                        51
            5    Standar Sarana dan Prasarana                       93
            6    Standar Pengelolaan                                83
            7    Standar Pembiayaan                                 97
            8    Standar Penilaian Pendidikan                       94


                 Nilai Akhir Akreditasi                             81
                 Peringkat Akreditasi                                B




hal. 184
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI
SDLB–B (TUNARUNGU)



I.   PENSKORAN AKREDITASI

A.    Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SDLB-B

Instrumen Akreditasi SDLB-B (tunarungu) disusun berdasarkan delapan
komponen yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Instrumen
Akreditasi ini terdiri dari 161 butir pernyataan tertutup masing-masing
dengan lima opsi jawaban. Jumlah Butir dan Bobot Komponen Instrumen
Akreditasi SDLB-B untuk masing-masing komponen ditunjukkan pada Tabel 1
berikut.


               Tabel 1. Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SDLB-B

                                                                  Jumlah     Bobot
     No.          Komponen Akreditasi               Nomor Butir
                                                                   Butir   Komponen
     (1)                       (2)                      (3)         (4)       (5)

     1     Standar Isi                                1 ⎯ 15       15         15
     2     Standar Proses                            16 ⎯ 26       11         15
     3     Standar Kompetensi Lulusan                27 ⎯ 44       18         10
     4     Standar Pendidik dan Tendik               45 ⎯ 62       18         15
     5     Standar Sarana dan Prasarana              63 ⎯ 94       32         10
     6     Standar Pengelolaan                       95 ⎯ 114      20         15
     7     Standar Pembiayaan                       115 ⎯ 139      25         10
     8     Standar Penilaian Pendidikan             140 ⎯ 161      22         10
                                     Jumlah                        161       100



B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi SDLB-B

Instrumen Akreditasi SDLB-B memuat 161 butir pernyataan, masing-masing
memiliki bobot butir yang berbeda-beda tergantung dukungannya terhadap
pembelajaran bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot
butir pernyataan tertinggi adalah 4.
Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
       Bobot 1 adalah bobot minimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan
       butir dalam proses pembelajaran agar dapat berlangsung.



                                                                               hal. 185
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Bobot 2 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam
      proses pembelajaran yang layak.
      Bobot 3 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam
      proses pembelajaran yang baik.
      Bobot 4 adalah bobot maksimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan
      butir dalam proses pembelajaran yang sangat baik.

Masing-masing bobot butir untuk setiap butir pernyataan dari delapan
komponen akreditasi SDLB-B seperti tercantum berikut.

1. Standar Isi              2. Standar Proses                   3. Standar
Kompetensi
                                                                    Lulusan

    No       Bobot              No       Bobot                      No            Bobot
   Butir     Butir             Butir     Butir                     Butir          Butir
     1           4              16         4                         27              3
     2           3              17         4                         28              4
     3           4              18         4                         29              3
     4           4              19         4                         30              4
     5           4              20         4                         31              3
     6           4              21         4                         32              4
     7           4              22         4                         33              4
     8           3              23         4                         34              4
     9           3              24         4                         35              4
    10           4              25         3                         36              4
    11           4              26         4                         37              4
    12           3            Jumlah       43                        38              4
    13           3                                                   39              3
    14           4                                                   40              4
    15           4                                                   41              3
 Jumlah          55                                                  42              3
                                                                     43              4
                                                                     44             4
                                                                  Jumlah            66




hal. 186
                                          Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan                  5. Standar Sarana   6. Standar
   Tenaga Kependidikan                     dan Prasarana        Pengelolaan

    No            Bobot                      No      Bobot      No        Bobot
   Butir          Butir                     Butir    Butir     Butir      Butir
     45              4                        63       3        95            4
     46              3                        64       4        96            4
     47              4                        65       4        97            4
     48              4                        66       3        98            4
     49              4                        67       3        99            3
     50              4                        68       4        100           4
     51              4                        69       3        101           4
     52              4                        70       4        102           4
     53              4                        71       4        103           4
     54              3                        72       3        104           4
     55              3                        73       3        105           4
     56              3                        74       4        106           4
     57              4                        75       3        107           4
     58              3                        76       4        108           3
     59              3                        77       3        109           3
     60              3                        78       3        110           4
     61              3                        79       3        111           4
     62              3                        80       3        112           4
 Jumlah             63                        81       3        113           4
                                              82       3        114           3
                                              83       4      Jumlah          76
                                              84       4
                                              85       3
                                              86       3
                                              87       3
                                              88       3
                                              89       3
                                              90       3
                                              91       4
                                              92       3
                                              93       3
                                              94       3
                                           Jumlah     106




                                                                          hal. 187
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
            7. Standar Pembiayaan                8. Standar Penilaian
                                                    Pendidikan

               No        Bobot                       No           Bobot
              Butir      Butir                      Butir         Butir
               115         4                        140              3
               116         4                        141              4
               117         3                        142              3
               118         4                        143              4
               119         4                        144              4
               120         3                        145              4
               121         4                        146              4
               122         4                        147              4
               123         4                        148              3
               124         4                        149              3
               125         3                        150              3
               126         3                        151              3
               127         4                        152              4
               128         4                        153              4
               129         3                        154              3
               130         4                        155              4
               131         4                        156              3
               132         3                        157              4
               133         3                        158              4
               134         3                        159              4
               135         3                        160              4
               136         4                        161              3
               137         4                      Jumlah            79
               138         4
               139         4
             Jumlah       91




C. Skor Butir Instrumen Akreditasi SDLB-B

Seluruh    butir   pernyataan    Instrumen     Akreditasi       SDLB-B        merupakan
pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C,
D, dan E. Ketentuan skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.


hal. 188
                                             Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.

Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.

Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.

Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.

Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.

Skor 4 disebut dengan Skor Butir Maksimum.


D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum SDLB-B

Jumlah      Skor      Tertimbang         Maksimum    untuk    masing-masing      komponen
akreditasi diperoleh dengan rumus:


             Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir

Jumlah      Skor      Tertimbang         Maksimum    untuk    masing-masing      komponen
akreditasi, terlihat pada Tabel 2 berikut.

      Tabel 2. Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-masing Komponen


                                                                   Jumlah       Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
      No.         Komponen Akreditasi                               Bobot        Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                    Butir       Maksimum (*)
      (1)                      (2)                      (3)           (4)             (5)

      1     Standar Isi                                 4            55              220
      2     Standar Proses                              4            43              172
      3     Standar Kompetensi Lulusan                  4            66              264
      4     Standar Pendidik dan Tendik                 4            63              252
      5     Standar Sarana dan Prasarana                4            106             424
      6     Standar Pengelolaan                         4            76              304
      7     Standar Pembiayaan                          4            91              364
      8     Standar Penilaian Pendidikan                4            79              316

 Keterangan:
( )
 * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir




                                                                                      hal. 189
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SDLB-B

Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

    1. Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor
           butir. Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor
           butir 4 (A=4), B=3, C=2, D=1, dan E=0.

           Contoh jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk
           standar isi ditunjukkan pada Tabel 3, kolom 2 dan 3.

    2. Masukkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3, kolom 4.

    3. Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir
           dengan rumus:


                Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


      Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang
      diperoleh ke dalam Tabel 3, kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan
      15.




hal. 190
                                              Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
             Tabel 3. Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi

        I. Standar Isi


                                             Skor Butir                       Skor Tertimbang
          No. Butir       Jawaban                            Bobot Butir
                                             Perolehan                          Perolehan (*)
              (1)              (2)              (3)              (4)                (5)
                1              2                    C            4                   8
                2              2                    C            3                   6
                3              4                    A            4                  16
                4              2                    C            4                   8
                5              4                    A            4                  16
                6              1                    D            4                   4
                7              4                    A            4                  16
                8              4                    A            3                  12
                9              3                    B            3                   9
               10              3                    B            4                  12
               11              4                    A            4                  16
               12              3                    B            3                   9
               13              1                    D            3                   3
               14              4                    A            4                  16
               15              4                    A            4                  16
                             Jumlah                             55                  167

      Keterangan:
               ( )
               * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


    4. Menghitung            Jumlah          Skor       Tertimbang     Perolehan   dengan     cara
         menjumlahkan skor tertimbang masing-masing butir, ditunjukkan pada
         Tabel 3 Kolom 5 baris terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
         untuk       standar       isi   =    167.      Selanjutnya    masukkan    Jumlah     Skor
         Tertimbang Perolehan ini ke dalam Tabel 4, kolom 5 pada standar isi.

    5. Mengulang langkah E1, E2, E3, dan E4 di atas untuk komponen 2
         (standar proses) sampai dengan komponen 8 (standar penilaian
         pendidikan). Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
         ke dalam Tabel 4, kolom 5 pada standar proses sampai dengan
         standar penilaian pendidikan.



                                                                                            hal. 191
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    6. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:



                                     Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
       Nilai Komponen Akreditasi =                                              x Bobot Komponen
                                     Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



      Dengan        demikian,    Nilai   Komponen          Akreditasi       untuk      standar       isi
      diperoleh:
                                                           167
                      Nilai Komponen Akreditasi =                x 15
                                                           220
                                                       = 11,38636

      Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang
      koma, sehingga:
                      Nilai Komponen Akreditasi = 11,39                   (setelah dibulatkan)

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini
      ke dalam Tabel 4, kolom 6 pada standar isi.

    7. Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses)
           sampai     dengan    komponen          8    (standar       penilaian        pendidikan).
           Selanjutnya, masukkan Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ke
           dalam Tabel 4, kolom 6, pada standar proses sampai dengan standar
           penilaian pendidikan.

    8. Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh
           Nilai Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai
           dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan).

                                                k =8
                     Nilai Akhir Akreditasi =   ∑ Nilai
                                                k =1
                                                           Komponen Akreditasi




                    Nilai Akhir Akreditasi = 11,39 + 7,94 + 5,49 + 10,54 +
                                                7,55 + 12,29 + 7,42 + 6,77
                                           = 69,37




hal. 192
                                                       Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      9. Nilai Akhir Akreditasi dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa
         koma. Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai
         berikut:
             a. jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
             b. jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
             c. jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
        Dengan demikian Nilai Akhir Akreditasi 69,37 dibulatkan menjadi 69
        seperti nampak pada Tabel 4, kolom 6 baris terakhir.


                    Tabel 4. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SDLB-B

                                                          Jumlah Skor   Jumlah Skor       Nilai
                                                 Bobot
 No.          Komponen Akreditasi                          Tertimbang    Tertimbang    Komponen
                                               Komponen
                                                           Maksimum       Perolehan   Akreditasi (*)
  (1)                    (2)                        (3)       (4)             (5)          (6)

  1     Standar Isi                                 15       220             167         11,39
  2     Standar Proses                              15       172              91         7,94
  3     Standar Kompetensi Lulusan                  10       264             145         5,49
  4     Standar Pendidik dan Tendik                 15       252             177         10,54
  5     Standar Sarana dan Prasarana                10       424             320         7,55
  6     Standar Pengelolaan                         15       304             249         12,29
  7     Standar Pembiayaan                          10       364             270         7,42
  8     Standar Penilaian Pendidikan                10       316             214         6,77
                                           Nilai Akhir Akreditasi                        69,37
                                           Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)             69

 Keterangan:
  ( )                                     Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
   * Nilai Komponen Akreditasi =                                             x Bobot Komponen
                                         Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai
persentase capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah
untuk menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai
berikut.




                                                                                        hal. 193
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    1. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                       Nilai Komponen Akreditasi
           Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                   x 100
                                                           Bobot Komponen



      Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk
      bilangan bulat tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai Komponen
      Akreditasi sama seperti pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan
      demikian, Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan pada standar isi
      diperoleh:

                                                                  11,39
                Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                  x 100
                                                                     15
                                                              = 75,91

                                                               = 76 (dibulatkan)

      Selanjutnya, masukkan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang
      diperoleh ke dalam Tabel 5, kolom 5 pada standar isi.

    2. Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses)
           sampai   dengan    komponen      8   (standar       penilaian        pendidikan).
           Selanjutnya, masukkan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang
           diperoleh ke dalam Tabel 5, Kolom 5 pada standar proses sampai
           dengan standar penilaian pendidikan.




hal. 194
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
            Tabel 5. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan


                                                                     Nilai      Nilai Komponen
                                                      Bobot
      No.          Komponen Akreditasi                             Komponen        Akreditasi
                                                    Komponen
                                                                   Akreditasi   Skala Ratusan*
      (1)                      (2)                     (3)             (4)               (5)

      1     Standar Isi                                15            11,39               76
      2     Standar Proses                             15             7,94               53
      3     Standar Kompetensi Lulusan                 10            5,49                55
      4     Standar Pendidik dan Tendik                15            10,54               70
      5     Standar Sarana dan Prasarana               10             7,55               75
      6     Standar Pengelolaan                        15            12,29               82
      7     Standar Pembiayaan                         10             7,42               74
      8     Standar Penilaian Pendidikan               10             6,77               68

 Keterangan:
                                                             Nilai Komponen Akreditasi
        * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                      x 100
                                                                 Bobot Komponen



II.     KRITERIA STATUS AKREDITASI DAN PEMERINGKATAN HASIL
        AKREDITASI


A.      Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah dinyatakan Terakreditasi jika memenuhi seluruh kriteria
berikut.
  1. Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
  2. Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang
        dari 56.
  3. Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.
Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi
kriteria di atas.

B.      Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria
status akreditasi (lihat poin II.A). Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat
akreditasi sebagai berikut.



                                                                                         hal. 195
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    1. Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir
           Akreditasi (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.
    2. Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
           sebesar 71 sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
    3. Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir
           Akreditasi sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 69
(Tabel 4, kolom 6, baris terakhir) dan ada dua Nilai Komponen Akreditasi
Skala Ratusan pada masing-masing komponen lebih kecil dari 56 (Tabel 5,
kolom 5), maka SDLB-B tersebut dinyatakan Terakreditasi dengan Peringkat
Akreditasi C. Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, Nilai
Akhir Akreditasi dan Peringkat Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 6 berikut.


           Tabel 6. Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
               Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi SDLB-B


                                                             Nilai Akreditasi
              No.         Komponen Akreditasi
                                                         Komponen Skala Ratusan
               (1)                  (2)                                 (3)

               1     Standar Isi                                        76
               2     Standar Proses                                     53
               3     Standar Kompetensi Lulusan                         55
               4     Standar Pendidik dan Tendik                        70
               5     Standar Sarana dan Prasarana                       75
               6     Standar Pengelolaan                                82
               7     Standar Pembiayaan                                 74
               8     Standar Penilaian Pendidikan                       68

                     Nilai Akhir Akreditasi                             69
                     Peringkat Akreditasi                               C




hal. 196
                                                    Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI
SDLB–C dan C1 (TUNAGRAHITA RINGAN dan SEDANG),
D1 (TUNADAKSA SEDANG), G (TUNAGANDA)



I.   PENSKORAN AKREDITASI

A.   Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SDLB-C,C1,D1,G

Instrumen Akreditasi SDLB–C dan C1 (tunagrahita ringan dan sedang), D1
(tunadaksa sedang), dan G (tunaganda) disusun berdasarkan delapan komponen
yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Instrumen Akreditasi ini terdiri dari
162 butir pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah
Butir dan Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SDLB-C,C1,D1,G untuk masing-
masing komponen ditunjukkan pada Tabel 1 berikut.


             Tabel 1. Bobot Komponen Instrumen Akreditasi SDLB-C,C1,D1,G

                                                                      Jumlah      Bobot
     No.           Komponen Akreditasi              Nomor Butir
                                                                       Butir    Komponen
     (1)                       (2)                        (3)          (4)          (5)
     1     Standar Isi                                  1 ⎯ 15         15            15
     2     Standar Proses                               16 ⎯ 26        11            15
     3     Standar Kompetensi Lulusan                   27 ⎯ 44        18            10
     4     Standar Pendidik dan Tendik                  45 ⎯ 62        18            15
     5     Standar Sarana dan Prasarana                 63 ⎯ 92        30            15
     6     Standar Pengelolaan                       93 ⎯ 112          20            10
     7     Standar Pembiayaan                       113 ⎯ 137          25            10
     8     Standar Penilaian Pendidikan             138 ⎯ 155          18            10
                                  Jumlah                               155          100



B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi SDLB-C,C1,D1,G

Instrumen Akreditasi SDLB-C,C1,D1,G memuat 155 butir pernyataan, masing-masing
memiliki     bobot     butir    yang     berbeda-beda    tergantung   dukungannya   terhadap
pembelajaran bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot butir
pernyataan tertinggi adalah 4.
Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
      Bobot 1 adalah bobot minimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran agar dapat berlangsung.




                                                                                      hal. 197
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Bobot 2 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang layak.
      Bobot 3 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang baik.
      Bobot 4 adalah bobot maksimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran yang sangat baik.

Masing-masing bobot butir untuk setiap butir pernyataan dari delapan komponen
akreditasi SDLB-C,C1,D1,G seperti tercantum berikut.

1. Standar Isi                  2. Standar Proses                 3. Standar Kompetensi
                                                                     Lulusan

 No Butir        Bobot            No Butir     Bobot                   No Butir      Bobot Butir
                 Butir                         Butir
     1            4                  16             4                      27              4
     2            3                  17             4                      28              3
     3            4                  18             4                      29              3
     4            3                  19             4                      30              3
     5            3                  20             4                      31              3
     6            3                  21             4                      32              4
     7            4                  22             4                      33              3
     8            4                  23             4                      34              4
     9            3                  24             4                      35              4
     10           4                  25             3                      36              4
     11           4                  26             4                      37              4
     12           3                Jumlah        43                        38              4
     13           3                                                        39              3
     14           4                                                        40              3
     15           4                                                        41              3
  Jumlah          53                                                       42              3
                                                                           43              3
                                                                           44             4
                                                                        Jumlah            62




hal. 198
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan                5. Standar Sarana     6. Standar
   Tenaga Kependidikan                   dan Prasarana          Pengelolaan

 No Butir         Bobot                   No Butir   Bobot       No Butir     Bobot Butir
                  Butir                              Butir

     45              4                        63       3            93            4
     46              3                        64       4            94            4
     47              4                        65       4            95            4
     48              4                        66       3            96            3
     49              4                        67       3            97            3
     50              4                        68       4            98            4
     51              4                        69       4            99            3
     52              4                        70       4           100            4
     53              4                        71       4           101            4
     54              3                        72       3           102            4
     55              4                        73       3           103            4
     56              3                        74       4           104            4
     57              4                        75       4           105            3
     58              3                        76       3           106            3
     59              3                        77       4           107            3
     60              3                        78       4           108            3
     61              3                        79       3           109            4
     62             3                         80       3           110            3
  Jumlah            64                        81       3           111            3
                                              82       4           112            3
                                              83       3         Jumlah           70
                                              84       3
                                              85       3
                                              86       3
                                              87       3
                                              88       3
                                              89       4
                                              90       2
                                              91       3
                                              92       3
                                           Jumlah     101




                                                                                hal. 199
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
             7. Standar Pembiayaan                  8. Standar Penilaian
                                                       Pendidikan

              No Butir   Bobot Butir                    No Butir     Bobot Butir
                   113          3                            138           3
                   114          4                            139           4
                   115          4                            140           4
                   116          4                            141           4
                   117          4                            142           4
                   118          3                            143           3
                   119          4                            144           4
                   120          4                            145           4
                   121          4                            146           4
                   122          4                            147           4
                   123          3                            148           3
                   124          3                            149           3
                   125          4                            150           4
                   126          4                            151           3
                   127          3                            152           4
                   128          4                            153           4
                   129          4                            154           4
                   130          3                            155          3
                   131          3                       Jumlah            66
                   132          3
                   133          3
                   134          4
                   135          3
                   136          4
                   137          4
               Jumlah           90




C. Skor Butir Instrumen Akreditasi SDLB-C,C1,D1,G

Seluruh    butir   pernyataan       Instrumen   Akreditasi    SDLB-C,C1,D1,G          merupakan
pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, dan
E. Ketentuan skor setiap opsi jawaban sebagai berikut.



Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.

Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.


hal. 200
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.

Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.

Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.

Skor 4 disebut dengan Skor Butir Maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum SDLB-C,C1,D1,G


Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:


              Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi,
terlihat pada Tabel 2 berikut.

            Tabel 2. Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-masing Komponen


                                                                     Jumlah       Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
      No.          Komponen Akreditasi                                Bobot        Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                      Butir       Maksimum (*)
      (1)                     (2)                       (3)            (4)             (5)
      1      Standar Isi                                 4             53              212
      2      Standar Proses                              4             43              172
      3      Standar Kompetensi Lulusan                  4             62              248
      4      Standar Pendidik dan Tendik                 4             64              256
      5      Standar Sarana dan Prasarana                4             101             404
      6      Standar Pengelolaan                         4             70              280
      7      Standar Pembiayaan                          4             90              360
      8      Standar Penilaian Pendidikan                4             66              264

 Keterangan:
( )
 * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir



E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SDLB-C,C1,D1,G


Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

      1. Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor butir.
            Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir 4 (A=4),
            B=3, C=2, D=1, dan E=0.


                                                                                           hal. 201
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
           Contoh jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk standar
           isi ditunjukkan pada Tabel 3, kolom 2 dan 3.

    2. Masukkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3, kolom 4.

    3. Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
           rumus:


               Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


      Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang diperoleh ke
      dalam Tabel 3, kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan 15.

                 Tabel 3. Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi

       I. Standar Isi


                                     Skor Butir                          Skor Tertimbang
            No. Butir   Jawaban                     Bobot Butir
                                     Perolehan                             Perolehan (*)
               (1)         (2)          (3)               (4)                     (5)
                1           2            c                4                        8
                2           4            a                3                       12
                3           3            b                4                       12
                4           3            b                3                        9
                5           4            a                3                       12
                6           3            b                3                        9
                7           4            a                4                       16
                8           3            b                4                       12
                9           3            b                3                        9
               10           2            c                4                        8
               11           4            a                4                       16
               12           4            a                3                       12
               13           1            d                3                        3
               14           4            a                4                       16
               15           4            a                4                       16
                          Jumlah                          53                     170

      Keterangan:
               ( )
                * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


    4. Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
           skor tertimbang masing-masing butir, ditunjukkan pada Tabel 3 Kolom 5 baris


hal. 202
                                                  Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
         terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi = 170.
         Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam Tabel
         4, kolom 5 pada standar isi.

    5. Mengulang langkah E1, E2, E3, dan E4 di atas untuk komponen 2 (standar
         proses)     sampai      dengan      komponen      8    (standar    penilaian   pendidikan).
         Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ke dalam Tabel 4,
         kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    6. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                           Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
    Nilai Komponen Akreditasi =                                                  x Bobot Komponen
                                           Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



      Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk standar isi diperoleh:
                                                               170
                         Nilai Komponen Akreditasi =                 x 15
                                                               212
                                                           = 12,0283

      Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang koma,
      sehingga:
                     Nilai Komponen Akreditasi = 12,03                (setelah dibulatkan)

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke
      dalam Tabel 4, kolom 6 pada standar isi.

    7. Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
         dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
         Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ke dalam Tabel 4, kolom 6, pada
         standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    8. Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh Nilai
         Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai dengan komponen
         8 (standar penilaian pendidikan).

                                                    k =8
                      Nilai Akhir Akreditasi =      ∑ Nilai
                                                    k =1
                                                               Komponen Akreditasi



                 Nilai Akhir Akreditasi = 12,03 + 9,59 + 5,32 + 8,67 +
                                                11,36 + 8,89 + 7,75 + 7,12
                                             = 70,74


                                                                                             hal. 203
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      9. Nilai Akhir Akreditasi dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa koma.
           Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai berikut:
               a. jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
               b. jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
               c. jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
       Dengan demikian Nilai Akhir Akreditasi 70,74 dibulatkan menjadi 71 seperti
       nampak pada Tabel 4, kolom 6 baris terakhir.


                  Tabel 4. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi SDLB-C,C1,D1,G


                                                       Jumlah            Jumlah             Nilai
                                          Bobot
 No                                                     Skor              Skor            Komponen
              Komponen Akreditasi        Kompone
  .                                                  Tertimbang        Tertimbang         Akreditasi
                                            n                                                ( )
                                                     Maksimum           Perolehan             *
 (1)                     (2)                (3)           (4)               (5)                (6)
  1        Standar Isi                      15            212               170              12,03
  2        Standar Proses                   15            172               110               9,59
  3        Standar Kompetensi
           Lulusan                          10            248               132               5,32
  4        Standar Pendidik dan
                                            15            256               148               8,67
           Tendik
  5        Standar Sarana dan
           Prasarana                        15            404               306              11,36
  6        Standar Pengelolaan              10            280               249               8,89
  7        Standar Pembiayaan               10            360               279               7,75
  8        Standar Penilaian
           Pendidikan                       10            264               188               7,12
                                           Nilai Akhir Akreditasi                            70,74
                                           Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)                 71

 Keterangan:
( )                                   Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
 * Nilai Komponen Akreditasi =                                               x Bobot Komponen
                                     Jumlah Skor Tertimbang Maksimum

F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.




hal. 204
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    1. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                                 Nilai Komponen Akreditasi
          Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                            x 100
                                                                     Bobot Komponen


      Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
      tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai Komponen Akreditasi sama seperti
      pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
      Skala Ratusan pada standar isi diperoleh:

                                                                     12,08
               Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                      x 100
                                                                      15
                                                                  = 80,19

                                                                  = 80                (dibulatkan)

      Selanjutnya,       masukkan        Nilai      Komponen    Akreditasi    Skala    Ratusan     yang
      diperoleh ke dalam Tabel 5, kolom 5 pada standar isi.

    2. Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
          dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
          Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh ke dalam Tabel 5,
          Kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.


               Tabel 5. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan


                                                                           Nilai         Nilai Komponen
                                                          Bobot
    No.            Komponen Akreditasi                                   Komponen           Akreditasi
                                                        Komponen
                                                                         Akreditasi      Skala Ratusan*
    (1)                       (2)                          (3)                (4)              (5)
     1      Standar Isi                                    15                12,03             80
     2      Standar Proses                                 15                9,59              64
     3      Standar Kompetensi Lulusan                     10                5,32              53
     4      Standar Pendidik dan Tendik                    15                8,67              58
     5      Standar Sarana dan Prasarana                   15                11,36             76
     6      Standar Pengelolaan                            10                8,89              89
     7      Standar Pembiayaan                             10                7,75              78
     8      Standar Penilaian Pendidikan                   10                7,12              71

 Keterangan:
                                                                Nilai Komponen Akreditasi
      * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                             x 100
                                                                    Bobot Komponen


                                                                                                 hal. 205
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
II.    KRITERIA STATUS AKREDITASI DAN PEMERINGKATAN HASIL
       AKREDITASI


A.     Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah       dinyatakan   Terakreditasi    jika    memenuhi        seluruh     kriteria
berikut.
  1. Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
  2. Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
  3. Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.
Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi kriteria
di atas.



B.     Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status
akreditasi (lihat poin II.A). Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi
sebagai berikut.
      1. Peringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
           (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.
      2. Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar
           71 sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
      3. Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
           sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 71 (Tabel 4,
kolom 6, baris terakhir) dan ada satu Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan pada
masing-masing komponen lebih kecil dari 56 (Tabel 5, kolom 5), maka SDLB-
C,C1,D1,G tersebut dinyatakan Terakreditasi B. Rekapitulasi Nilai Komponen
Akreditasi Skala Ratusan, Nilai Akhir Akreditasi dan Status Akreditasi dapat dilihat
pada Tabel 6 berikut.




hal. 206
                                                    Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
              Tabel 6. Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
              Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi SDLB-C,C1,D1,G


                                                         Nilai Akreditasi
               No.          Komponen Akreditasi
                                                     Komponen Skala Ratusan
               (1)                      (2)                     (3)
                1     Standar Isi                                80
                2     Standar Proses                             64
                3     Standar Kompetensi Lulusan                 53
                4     Standar Pendidik dan Tendik                58
                5     Standar Sarana dan Prasarana               76
                6     Standar Pengelolaan                        89
                7     Standar Pembiayaan                         78
                8     Standar Penilaian Pendidikan               71


                      Nilai Akhir Akreditasi                     71
                      Status Akreditasi                          B




                                                                                hal. 207
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
TEKNIK PENSKORAN DAN PEMERINGKATAN HASIL AKREDITASI
TAMAN KANAK-KANAK LUAR BIASA (TKLB)


I.   PENSKORAN AKREDITASI

A.   Bobot Komponen Instrumen Akreditasi TKLB

Instrumen Akreditasi TKLB terdiri dari 8 komponen akreditasi             dengan     138 butir
pernyataan tertutup masing-masing dengan lima opsi jawaban. Jumlah Butir dan
Bobot Komponen Instrumen Akreditasi untuk masing-masing komponen ditunjukkan
pada Tabel 1 berikut.


                  Tabel 1. Bobot Komponen Instrumen Akreditasi TKLB

                                                                 Jumlah            Bobot
     No.        Komponen Akreditasi          Nomor Butir
                                                                  Butir          Komponen
     (1)                 (2)                      (3)              (4)                (5)
     1     Standar Isi                         1 ⎯ 13               13                15
     2     Standar Proses                      14 ⎯ 24              10                15
     3     Standar Kompetensi Lulusan          25 ⎯ 30               6                10
     4     Standar Pendidik dan Tendik         31 ⎯ 50              20                15
     5     Standar Sarana dan Prasarana        51 ⎯ 79              29                15
     6     Standar Pengelolaan                 80 ⎯ 99              20                10
     7     Standar Pembiayaan                 100 ⎯ 124             25                10
     8     Standar Penilaian Pendidikan       125 ⎯ 138             14                10
                            Jumlah                               138                100



B. Bobot Butir Instrumen Akreditasi TKLB

Instrumen Akreditasi TKLB memuat 138 butir pernyataan, masing-masing memiliki
bobot butir yang berbeda-beda tergantung dukungannya terhadap pembelajaran
bermutu. Bobot butir pernyataan terendah adalah 1, dan bobot butir pernyataan
tertinggi adalah 4.
Definisi operasional bobot butir adalah sebagai berikut.
      Bobot 1 adalah bobot minimal untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir
      dalam proses pembelajaran agar dapat berlangsung.
      Bobot 2 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang layak.
      Bobot 3 adalah bobot untuk menunjukkan fungsi pernyataan butir dalam proses
      pembelajaran yang baik.



hal. 208
                                               Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      Bobot 4 adalah bobot maksimal untuk menunjukkan pernyataan butir dalam
      proses pembelajaran yang sangat baik.

Masing-masing bobot butir untuk setiap butir pernyataan dari delapan komponen
akreditasi TKLB seperti tercantum berikut.

1. Standar Isi                        2. Standar Proses        3. Standar Kompetensi
                                                                  Lulusan

  No Butir         Bobot                       No     Bobot        No Butir   Bobot Butir
                   Butir                      Butir   Butir
      1               4                        14         4          25           4
      2               4                        15         4          26           4
      3               4                        16         4          27           4
      4               4                        17         4          28           4
      5               4                        18         4          29           4
      6               4                        19         4          30           4
      7               4                        20         4       Jumlah          24
      8               4                        21         4
      9               4                        22         4
      10              3                        23         3
      11              3                        24         3
      12              3                     Jumlah        42
      13              3
 Jumlah              48




                                                                                hal. 209
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
4. Standar Pendidik dan   5. Standar Sarana               6. Standar
   Tenaga Kependidikan      dan Prasarana                    Pengelolaan

 No Butir    Bobot          No Butir    Bobot                   No Butir      Bobot Butir
             Butir                      Butir
     31        4              51           4                        80              3
     32        4              52           4                        81              3
     33        4              53           4                        82              3
     34        4              54           4                        83              4
     35        3              55           4                        84              4
     36        3              56           4                        85              4
     37        4              57           4                        86              4
     38        4              58           4                        87              4
     39        4              59           4                        88              4
     40        4              60           4                        89              4
     41        3              61           4                        90              4
     42        3              62           4                        91              4
     43        4              63           4                        92              4
     44        3              64           4                        93              4
     45        3              65           4                        94              4
     46        3              66           4                        95              4
     47        3              67           3                        96              4
     48        2              68           3                        97              4
     49        4              69           4                        98              4
     50        4              70           3                        99              3
 Jumlah        70             71           3                    Jumlah             76
                              72           4
                              73           4
                              74           3
                              75           4
                              76           3
                              77           1
                              78           3
                              79           4
                            Jumlah       106




hal. 210
                                         Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
               7. Standar Pembiayaan                8. Standar Penilaian
                                                       Pendidikan

                 No Butir          Bobot               No Butir    Bobot
                                   Butir                           Butir
                    100               3                  125         4
                    101               4                  126         4
                    102               3                  127         4
                    103               3                  128         4
                    104               3                  129         4
                    105               3                  130         4
                    106               4                  131         4
                    107               4                  132         4
                    108               4                  133         4
                    109               4                  134         4
                    110               4                  135         4
                    111               4                  136         4
                    112               4                  137         4
                    113               4                  138         3
                    114               4                Jumlah        55
                    115               4
                    116               4
                    117               4
                    118               4
                    119               4
                    120               4
                    121               4
                    122               4
                    123               4
                    124               4
                  Jumlah             95




                                                                           hal. 211
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
C. Skor Butir Instrumen Akreditasi TKLB

Seluruh butir pernyataan Instrumen Akreditasi TKLB merupakan pernyataan tertutup
masing-masing dengan lima opsi jawaban yaitu A, B, C, D, dan E. Ketentuan skor
setiap opsi jawaban sebagai berikut.



Butir pernyataan yang dijawab A memperoleh skor = 4.

Butir pernyataan yang dijawab B memperoleh skor = 3.

Butir pernyataan yang dijawab C memperoleh skor = 2.

Butir pernyataan yang dijawab D memperoleh skor = 1.

Butir pernyataan yang dijawab E memperoleh skor = 0.

Skor 4 disebut dengan Skor Butir Maksimum.



D. Perhitungan Jumlah Skor Tertimbang Maksimum TKLB


Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi
diperoleh dengan rumus:


           Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir

Jumlah Skor Tertimbang Maksimum untuk masing-masing komponen akreditasi,
terlihat pada Tabel 2 berikut.




hal. 212
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
            Tabel 2. Jumlah Skor Tertimbang Maksimum Masing-masing Komponen


                                                                 Jumlah   Jumlah Skor
                                                    Skor Butir
      No.            Komponen Akreditasi                          Bobot    Tertimbang
                                                    Maksimum
                                                                  Butir   Maksimum (*)
      (1)                     (2)                      (3)        (4)            (5)
      1       Standar Isi                               4         48             192
      2       Standar Proses                            4         42             168
      3       Standar Kompetensi Lulusan                4         24             96
      4       Standar Pendidik dan Tendik               4         70             280
      5       Standar Sarana dan Prasarana              4         106            424
      6       Standar Pengelolaan                       4         76             304
      7       Standar Pembiayaan                        4         95             380
      8       Standar Penilaian Pendidikan              4         55             220

 Keterangan:
( )
 * Jumlah Skor Tertimbang Maksimum = Skor Butir Maksimum x Jumlah Bobot Butir



E. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi TKLB


Berikut ini langkah-langkah untuk menentukan Nilai Akhir Akreditasi.

      1. Mengkonversikan setiap opsi jawaban A, B, C, D, atau E ke dalam skor butir.
            Butir pernyataan instrumen yang dijawab A memperoleh skor butir 4 (A=4),
            B=3, C=2, D=1, dan E=0.

            Contoh jawaban butir pernyataan instrumen beserta skor butir untuk standar
            isi ditunjukkan pada Tabel 3, kolom 2 dan 3.

      2. Masukkan bobot butir standar isi ke dalam Tabel 3, kolom 4.

      3. Menghitung Skor Tertimbang Perolehan untuk masing-masing butir dengan
            rumus:


                Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


       Masukkan hasil Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi yang diperoleh ke
       dalam Tabel 3, kolom 5, dari nomor butir 1 sampai dengan 16.




                                                                                 hal. 213
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                 Tabel 3. Skor Tertimbang Perolehan Komponen Standar Isi

       I. Standar Isi


                                         Skor Butir                          Skor Tertimbang
            No. Butir    Jawaban                        Bobot Butir
                                         Perolehan                             Perolehan (*)
               (1)            (2)           (3)              (4)                      (5)
                1             A              4                4                       16
                2             A              4                4                       16
                3             A              4                4                       16
                4             C              2                4                        8
                5             B              3                4                       12
                6             A              4                4                       16
                7             B              3                4                       12
                8             B              3                4                       12
                9             B              3                4                       12
               10             C              2                3                        6
               11             A              4                3                       12
               12             D              1                3                        3
               13             B              3                3                        9

                                    Jumlah                                           150

      Keterangan:
               ( )
                * Skor Tertimbang Perolehan = Skor Butir Perolehan x Bobot Butir


    4. Menghitung Jumlah Skor Tertimbang Perolehan dengan cara menjumlahkan
           skor tertimbang masing-masing butir, ditunjukkan pada Tabel 3 Kolom 5 baris
           terakhir. Jumlah Skor Tertimbang Perolehan untuk standar isi = 150.
           Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ini ke dalam Tabel
           4, kolom 5 pada standar isi.

    5. Mengulang langkah E1, E2, E3, dan E4 di atas untuk komponen 2 (standar
           proses)   sampai     dengan    komponen     8   (standar      penilaian     pendidikan).
           Selanjutnya masukkan Jumlah Skor Tertimbang Perolehan ke dalam Tabel 4,
           kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.




hal. 214
                                                      Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    6. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi dengan rumus:


                                           Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
    Nilai Komponen Akreditasi =                                                  x Bobot Komponen
                                           Jumlah Skor Tertimbang Maksimum



      Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi untuk standar isi diperoleh:
                                                                150
                         Nilai Komponen Akreditasi =                  x 15
                                                                192
                                                             = 11,7188

      Pembulatan Nilai Komponen Akreditasi dituliskan 2 digit di belakang koma,
      sehingga:
                     Nilai Komponen Akreditasi = 11,72                 (setelah dibulatkan)

      Selanjutnya masukkanlah Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ini ke
      dalam Tabel 4, kolom 6 pada standar isi.

    7. Mengulang langkah E6 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
         dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
         Nilai Komponen Akreditasi yang diperoleh ke dalam Tabel 4, kolom 6, pada
         standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.

    8. Menentukan Nilai Akhir Akreditasi dengan cara menjumlahkan seluruh Nilai
         Komponen Akreditasi dari komponen 1 (standar isi) sampai dengan komponen
         8 (standar penilaian pendidikan).

                                                      k =8
                      Nilai Akhir Akreditasi =        ∑ Nilai
                                                      k =1
                                                                Komponen Akreditasi



                 Nilai Akhir Akreditasi = 11,72 + 13,04 + 9,17 + 13,29 +
                                                    11,64 + 8,29 + 8,84 + 8,91
                                             = 84,89

    9. Nilai Akhir Akreditasi dituliskan dalam bentuk bilangan bulat tanpa koma.
         Ketentuan pembulatan Nilai Akhir Akreditasi adalah sebagai berikut:
             a. jika lebih dari 0,50 dibulatkan menjadi 1;
             b. jika sama dengan 0,50 dibulatkan menjadi 1; dan
             c. jika kurang dari 0,50 dibulatkan menjadi 0.
      Dengan demikian Nilai Akhir Akreditasi 84,89 dibulatkan menjadi 85 seperti
      nampak pada Tabel 4, kolom 6 baris terakhir.


                                                                                              hal. 215
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                         Tabel 4. Penentuan Nilai Akhir Akreditasi TKLB


                                                            Jumlah         Jumlah             Nilai
                                           Bobot
 No                                                          Skor           Skor            Komponen
              Komponen Akreditasi         Kompone
  .                                                       Tertimbang     Tertimbang         Akreditasi
                                             n                                                 ( )
                                                          Maksimum        Perolehan             *
 (1)                     (2)                  (3)            (4)              (5)                (6)
  1        Standar Isi                        15             192              150              11,72
  2        Standar Proses                     15             168              146              13,04
  3        Standar Kompetensi
                                              10             96                88               9,17
           Lulusan
  4        Standar Pendidik dan
                                              15             280              248              13,29
           Tendik
  5        Standar Sarana dan
                                              15             424              329              11,64
           Prasarana
  6        Standar Pengelolaan                10             304              252               8,29
  7        Standar Pembiayaan                 10             380              336               8,84
  8        Standar Penilaian
                                              10             220              196               8,91
           Pendidikan
                                 Nilai Akhir Akreditasi                                       84,89
                                 Nilai Akhir Akreditasi (pembulatan)                             85

 Keterangan:
( )                                    Jumlah Skor Tertimbang Perolehan
 * Nilai Komponen Akreditasi =                                                 x Bobot Komponen
                                       Jumlah Skor Tertimbang Maksimum




F. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan

Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan (0 ⎯ 100) merupakan nilai persentase
capaian untuk setiap komponen akreditasi. Langkah-langkah untuk menentukan Nilai
Komponen Akreditasi Skala Ratusan adalah sebagai berikut.


      1. Menentukan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, dengan rumus:


                                                            Nilai Komponen Akreditasi
            Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                       x 100
                                                                   Bobot Komponen


       Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan dituliskan dalam bentuk bilangan bulat
       tanpa koma. Ketentuan pembulatan Nilai Komponen Akreditasi sama seperti




hal. 216
                                                     Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      pembulatan Nilai Akhir Akreditasi. Dengan demikian, Nilai Komponen Akreditasi
      Skala Ratusan pada standar isi diperoleh:

                                                                    11,72
               Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                      x 100
                                                                      15
                                                                  = 78,13

                                                                  = 78               (dibulatkan)

      Selanjutnya,       masukkan        Nilai      Komponen    Akreditasi    Skala    Ratusan      yang
      diperoleh ke dalam Tabel 5, kolom 5 pada standar isi.

    2. Mengulang langkah F1 di atas untuk komponen 2 (standar proses) sampai
          dengan komponen 8 (standar penilaian pendidikan). Selanjutnya, masukkan
          Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan yang diperoleh ke dalam Tabel 5,
          Kolom 5 pada standar proses sampai dengan standar penilaian pendidikan.


               Tabel 5. Penentuan Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan


                                                                         Nilai          Nilai Komponen
                                                          Bobot
    No.            Komponen Akreditasi                                 Komponen            Akreditasi
                                                        Komponen
                                                                       Akreditasi       Skala Ratusan*
    (1)                       (2)                          (3)                (4)             (5)
     1      Standar Isi                                    15                11,72             78
     2      Standar Proses                                 15                13,04             87
     3      Standar Kompetensi Lulusan                     10                9,17              92
     4      Standar Pendidik dan Tendik                    15                13,29             89
     5      Standar Sarana dan Prasarana                   15                11,64             78
     6      Standar Pengelolaan                            10                8,29              83
     7      Standar Pembiayaan                             10                8,84              88
     8      Standar Penilaian Pendidikan                   10                8,91              89

 Keterangan:
                                                                Nilai Komponen Akreditasi
      * Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan =                                             x 100
                                                                    Bobot Komponen




                                                                                                 hal. 217
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
II.    KRITERIA STATUS AKREDITASI DAN PEMERINGKATAN HASIL
       AKREDITASI


A.     Kriteria Status Akreditasi

Sekolah/Madrasah       dinyatakan   Terakreditasi    jika    memenuhi        seluruh     kriteria
berikut.
  1. Memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sekurang-kurangnya 56.
  2. Tidak lebih dari dua Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 56.
  3. Tidak ada Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan kurang dari 40.
Sekolah/Madrasah dinyatakan Tidak Terakreditasi (TT), jika tidak memenuhi kriteria
di atas.



B.     Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status
akreditasi (lihat poin II.A). Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi
sebagai berikut.
      1. eringkat akreditasi A (Sangat Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
           (NA) sebesar 86 sampai dengan 100, atau 86 < NA < 100.
      2. Peringkat akreditasi B (Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi sebesar
           71 sampai dengan 85, atau 71 < NA < 85.
      3. Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika memperoleh Nilai Akhir Akreditasi
           sebesar 56 sampai dengan 70, atau 56 < NA < 70.


Dari contoh di atas, diperoleh bahwa Nilai Akhir Akreditasi sama dengan 85 (Tabel 4,
kolom 6, baris terakhir) dan seluruh Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan pada
masing-masing komponen lebih besar dari 56 (Tabel 5, kolom 5), maka TKLB
tersebut dinyatakan Terakreditasi dengan Peringkat Akreditasi B (Baik). Rekapitulasi
Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan, Nilai Akhir Akreditasi dan Peringkat
Akreditasi dapat dilihat pada Tabel 6 berikut.




hal. 218
                                                    Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
              Tabel 6. Rekapitulasi Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan,
                   Nilai Akhir Akreditasi, dan Peringkat Akreditasi TKLB


                                                         Nilai Akreditasi
               No.          Komponen Akreditasi
                                                     Komponen Skala Ratusan
               (1)                      (2)                     (3)
                1     Standar Isi                               78
                2     Standar Proses                            87
                3     Standar Kompetensi Lulusan                92
                4     Standar Pendidik dan Tendik               89
                5     Standar Sarana dan Prasarana              78
                6     Standar Pengelolaan                       83
                7     Standar Pembiayaan                        88
                8     Standar Penilaian Pendidikan              89


                      Nilai Akhir Akreditasi                    85
                      Peringkat Akreditasi                       B




                                                                               hal. 219
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Untuk menjamin pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah sesuai yang diharapkan
dan untuk mengetahui hasil yang dicapai pada setiap tahap pelaksanaan akreditasi
diperlukan monitoring dan evaluasi. Monitoring dilakukan untuk mengetahui apakah
proses pelaksanaan akreditasi dilakukan sesuai prosedur. Evaluasi pada saat
monitoring bertujuan untuk melihat hasil sementara, sedangkan evaluasi akhir
dimaksudkan untuk mengetahui hasil pelaksanaan akreditasi secara menyeluruh.


Untuk mencapai tujuan tersebut, BAN-S/M melakukan monitoring dan evaluasi
kegiatan    akreditasi   sekolah/madrasah     di   lingkungan     BAP-S/M       seusai     dengan
kewenangannya [Permendiknas Nomor 29 Tahun 2005, Pasal 7 ayat 2.d].



A.   Tujuan Monitoring dan Evaluasi


Tujuan     monitoring    dan   evaluasi   pelaksanaan    akreditasi     sekolah/madrasah          di
lingkungan BAP-S/M adalah sebagai berikut.
1.    Memperoleh        gambaran    pelaksanaan     akreditasi     sekolah/madrasah           yang
      dilakukan BAP-S/M.
2.    Memperoleh informasi tentang berbagai kendala yang dihadapi BAP-S/M dalam
      pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah beserta solusi yang ditempuh.
3.    Memperoleh informasi penggunaan dana bantuan sosial untuk operasional BAP-
      S/M dan pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah, termasuk dana APBD yang
      digunakan BAP-S/M untuk pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah, dan
4.    Memberi masukan dan rekomendasi bagi pihak-pihak terkait dalam program
      akreditasi sekolah/madrasah.



B.   Sasaran Monitoring dan Evaluasi


Sasaran monitoring dan evaluasi adalah sebagai berikut.
1.    BAP-S/M yang telah ditetapkan dengan Keputusan Gubernur;




hal. 220
                                                   Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
2.    Sekolah/Madrasah negeri maupun swasta yang telah diakreditasi untuk tingkat
      TK/RA, SD/MI,          SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, dan SLB (TKLB, SDLB, SMPLB,
      dan SMALB) yang berada di masing-masing provinsi.
C.   Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi


Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dari tahap persiapan sampai tahap pelaporan
hasil (pemberian umpan balik) dimulai tiga bulan setelah dana bantuan sosial
diterima hingga November tahun berjalan.


D.   Aspek dan Indikator


Aspek dan indikator yang diperhatikan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi dapat
dilihat pada Tabel 4.1 berikut.


         Tabel 4.1: Aspek dan Indikator Monitoring dan Evaluasi untuk BAP-S/M

                     Aspek                                     Indikator
          Persiapan akreditasi              Profil lembaga
                                            Sekretariat
                                            Sarana dan prasarana
                                            Ketenagaan
          Program BAP-S/M                   Program kerja
                                            Sosialisasi
                                            Pelatihan asesor
                                            Pelatihan SIA-S/M
                                            Rapat kerja BAP-S/M
                                            Visitasi
          Produk BAP-S/M                    Asesor
                                            Pencapaian hasil akreditasi
          Hubungan kerja                    Pelaporan kegiatan
                                            Koordinasi dan konsultasi dengan BAN-S/M
                                            Hubungan BAP-S/M dengan pihak lain
          Pendanaan                         Sumber dana
                                            Jumlah anggaran
                                            Jumlah dana dari Kab/Kota
                                            Dana untuk sekolah/madrasah
                                            Dana untuk asesor
                                            Dana untuk kesekretariatan
          Permasalahan/kendala              Rekrutmen asesor
                                            Kinerja
                                            Hubungan kerja


                                                                                       hal. 221
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                   Aspek                             Indikator
                                    Pendanaan
                                    Pelaksanaan akreditasi
           Saran                    Saran dari BAP-S/M

E.   Jenis dan Sumber Data

Jenis data dalam monitoring dan evaluasi berupa data primer dan data sekunder.
Data primer diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh responden dan hasil wawancara
dengan informan (sumber data). Data sekunder berasal dari dokumen dan arsip yang
dimiliki oleh BAP-S/M maupun sekolah/madrasah. Sumber data primer bersumber
dari Ketua, Sekretaris, Anggota BAP-S/M, dan pihak sekolah/madrasah antara lain
Kepala Sekolah/Madrasah, Guru, Komite Sekolah/Madrasah, Tata Usaha (TU), dan
siswa, khususnya sekolah/madrasah yang telah ditetapkan peringkat akreditasinya.


F.   Teknik Pengumpulan Data

Proses pengumpulan data dilaksanakan          melalui kuesioner.         Selain    itu,   untuk
menambah akurasi data dilakukan pengamatan langsung, wawancara, focused group
discussion dan studi dokumentasi.


G.   Analisis Data

Analisis data dilakukan dengan menggunakan dua pendekatan analisis, yakni
kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif dianalisis dengan analisis deskriptif
persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis sesuai dengan tema-tema yang
disampaikan.


H.   Petugas

Petugas monitoring terdiri dari: (1). anggota BAN-S/M; (2). tim teknis BAN-S/M; dan
(3). pegawai sekretariat BAN-S/M.


I.   Pembiayaan

Biaya pelaksanaan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan akreditasi sekolah/
madrasah dibebankan kepada anggaran yang tercantum dalam DIPA Balitbang
Depdiknas.


J.   Pelaporan

Laporan pelaksanaan monitoring dan evaluasi selambat–lambatnya satu minggu
setelah kegiatan selesai dilaksanakan. Laporan pelaksanaan monitoring dan evaluasi



hal. 222
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
disampaikan kepada Ketua BAP-S/M dan Pejabat Pembuat Komitmen Penyelenggara
Kegiatan Akreditasi Sekolah/Madrasah.




                                                                     hal. 223
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
A.    Pelaporan


Laporan pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah disusun oleh BAP-S/M sebagai
bentuk pertanggungjawaban BAP-S/M kepada BAN-S/M dan pemangku kepentingan.
Laporan pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah meliputi tiga jenis laporan,yaitu:


1.    Laporan Setiap Kegiatan

      Penyusunan laporan setiap kegiatan disusun berdasarkan kegiatan yang telah
      disetujui dalam proposal dana bantuan sosial pelaksanaan akreditasi sekolah/
      madrasah dan dana bantuan operasional BAP-S/M. Laporan tersebut disusun
      paling lambat 7 hari setelah kegiatan dilaksanakan dan dikirimkan ke BAN-S/M.


2.     Laporan Akhir Kegiatan Akreditasi

      Laporan akhir kegiatan akreditasi sekolah/madrasah disusun berdasarkan
      kelompok atau jenis kegiatan yang sudah disepakati dalam proposal dana
      bantuan sosial pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah dan dana bantuan
      operasional BAP-S/M. Penyusunan laporan akhir sesuai jenis kegiatan akan
      memudahkan pemeriksaan oleh pihak yang berkepentingan. Bentuk format
      Laporan Akhir Kegiatan Akreditasi merujuk pada Surat Kepala Balitbang Nomor
      0885/G/KU/2009 Tanggal 25 Maret 2009 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan
      Subsidi/Bantuan Sosial Pelaksanaan Akreditasi Sekolah/Madrasah. Laporan
      akhir ini disampaikan BAP-S/M kepada pihak-pihak terkait sebagai berikut.

      a.   Kepala Balitbang, Depdiknas, Up. Penanggung Jawab Kegiatan Akreditasi
           Sekolah/Madrasah     Jakarta     (BAN-S/M)      dengan       alamat       Komplek
           Perkantoran Depdiknas, Gedung E, Lantai 2, Jl. Jenderal Sudirman
           Senayan, Jakarta.

      b.   Ketua    BAN-S/M    dengan     alamat   Kompleks      Ditjen     Mandikdasmen,
           Depdiknas, Gedung F, Lantai 2, Jl. RS. Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan
           12001.

      c.   Gubernur provinsi yang bersangkutan.


hal. 224
                                               Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      d.     Pemangku kepentingan sesuai lingkup tugas instansi yang bersangkutan
             disertai dengan rekomendasi.


3.     Laporan Keuangan

      Laporan keuangan adalah laporan pertanggungjawaban penggunaan dana
      subsidi/bantuan         sosial    yang        berisi   rekapitulasi   alokasi   dana,   realisasi
      penggunaan dana, sisa dana, dan pajak yang dipungut dan disetor ke kas
      negara disertai bukti-bukti pengeluaran yang berkaitan dengan pelaksanaan
      kegiatan, dengan susunan sebagai berikut.

      a.     Rekapitulasi Penggunaan Dana Bantuan Sosial.

      b.     Formulir SPTB berisi daftar penerima uang dan jumlah uang yang
             digunakan untuk pembayaran kegiatan yang dilampiri bukti fisik kwitansi
             penggunaan uang yang sudah disahkan/ditandatangani oleh Ketua BAP-
             S/M dan Bendahara BAP-S/M, serta sudah tertera tanggal lunas bayar.

      c.     Daftar Penerimaan dan Penyetoran Pajak dilampiri bukti setor pajak (SSP).

      d.     Bukti Setor Jasa Giro/Bunga Bank.

      e.     Bukti Setor Sisa dana ke Kas Negara apabila terdapat sisa dana yang tidak
             digunakan.

      f.     Fotocopy Buku Kas Umum, Buku Pajak, dan Buku Bank.


      Laporan keuangan minimal dibuat dua rangkap.

      a.     Lembar asli dikirimkan ke Kepala Balitbang, Depdiknas, Up. Penanggung
             Jawab Kegiatan Akreditasi Sekolah/Madrasah Jakarta (BAN-S/M) dengan
             alamat Komplek Perkantoran Depdiknas, Gedung E Lantai 2, Jl. Jenderal
             Sudirman Senayan, Jakarta.

      b.     Lembar kedua dikirimkan ke Ketua BAN-S/M dengan alamat Komplek
             Mandikdasmen Gedung F Lantai 2, Jl. RS. Fatmawati, Cipete, Jakarta
             Selatan.


B.    Rekomendasi Tindak Lanjut


Rekomendasi tindak lanjut berisi saran-saran perbaikan untuk setiap komponen
akreditasi yang belum memenuhi kriteria standar yang ditentukan. Rekomendasi ini
disusun oleh BAP-S/M berdasarkan hasil akreditasi sekolah/madrasah. Rekomendasi
disampaikan kepada pemangku kepentingan antara lain:
1.    Sekolah/Madrasah yang diakreditasi;



                                                                                               hal. 225
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
2.    Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Kandepag, disertai laporan rekapitulasi
      hasil akreditasi;
3.    Dinas Pendidikan Provinsi dan Kanwil Depag, disertai laporan rekapitulasi hasil
      akreditasi; dan
4.    LPMP yang disertai juga dengan laporan rekapitulasi hasil akreditasi.


Usulan rekomendasi BAP-S/M digunakan oleh BAN-S/M sebagai bahan rekomendasi
yang akan disampaikan kepada Direktorat terkait seperti:
1.    Direktorat Pembinaan TK/SD, Ditjen Mandikdasmen.
2.    Direktorat Pembinaan SMP, Ditjen Mandikdasmen.
3.    Direktorat Pembinaan SMA, Ditjen Mandikdasmen.
4.    Direktorat Pembinaan SMK, Ditjen Mandikdasmen.
5.    Direktorat Pembinaan SLB, Ditjen Mandikdasmen.
6.    Direktorat Bindiklat, Ditjen PMPTK.
7.    Direktorat Profesi Guru, Ditjen PMPTK.
8.    Direktorat Tenaga Kependidikan, Ditjen Direktorat PMPTK.
9.    Direktorat Pendidikan Madrasah, Ditjen Pendis.


Rekomendasi yang disusun oleh BAP-S/M bermanfaat baik bagi sekolah/madrasah
maupun pemangku kepentingan.

1.    Bagi sekolah/madrasah, bermanfaat untuk melihat kekuatan dan kelemahan
      sehingga berdasarkan informasi tersebut sekolah/madrasah mampu melakukan
      perbaikan kualitas layanan maupun kinerjanya.

2.    Bagi   pemangku     kepentingan,   bermanfaat    untuk     memetakan         mutu     dan
      kelayakan guna mempermudah usaha-usaha pembinaan dan pemberdayaan
      serta sebagai sumber informasi yang dapat digunakan sebagai dasar dalam
      penentuan kebijakan pembangunan pendidikan.


C.    Pengumuman Hasil Akreditasi Sekolah/Madrasah


Pengumuman hasil akreditasi sekolah/madrasah dilakukan baik oleh BAP-S/M
maupun BAN-S/M.

1.    Pengumuman Hasil Akreditasi oleh BAP-S/M

      Setelah melaksanakan seluruh proses akreditasi sekolah/madrasah, BAP-S/M
      wajib mengumumkan hasil akreditasi paling lambat 30 hari setelah rapat pleno




hal. 226
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
      penetapan hasil dan peringkat akreditasi sekolah/madrasah yang dihadiri oleh
      anggota BAN-S/M.


2.    Pengumuman Hasil Akreditasi oleh BAN-S/M

      Sesuai Permendiknas Nomor 29 Tahun 2005 Pasal 7 ayat (2) huruf (f) BAN-S/M
      mempunyai fungsi mengumumkan hasil akreditasi sekolah/madrasah secara
      nasional. Pengumuman hasil akreditasi sekolah/madrasah ini dipublikasikan
      melalui website dengan alamat situs http://www.ban-sm.or.id yang dapat
      diakses oleh masyarakat luas termasuk sekolah/madrasah. Pengumuman
      melalui website ditujukan dalam rangka melaksanakan layanan publik dalam
      bidang informasi akreditasi sekolah/madrasah.


      Pengumuman hasil akreditasi sekolah/madrasah meliputi profil nama sekolah/
      madrasah, alamat sekolah/madrasah, nilai komponen, nilai akhir akreditasi,
      dan peringkat akreditasi, termasuk berbagai data tambahan esensial lainnya.
      Berdasarkan profil sekolah/madrasah tersebut, selanjutnya akan dapat dikaji
      profil pendidikan daerah tertentu maupun profil pendidikan secara nasional.
      Berikut ditunjukkan tampilan website seperti nampak pada Gambar 5.1 tentang
      tampilan halaman depan website ban-sm.or.id; Gambar 5.2 tentang tampilan
      halaman hasil akreditasi pada tingkat provinsi; dan Gambar 5.3 tentang
      tampilan detail hasil akreditasi suatu sekolah/madrasah.




                                                                            hal. 227
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
           Gambar 5.1: Tampilan halaman depan website ban-sm.or.id




hal. 228
                                          Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
            Gambar 5.2: Tampilan halaman hasil akreditasi pada tingkat provinsi




                                                                              hal. 229
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
           Gambar 5.3: Tampilan detail hasil akreditasi suatu sekolah/madrasah




hal. 230
                                              Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
Proses penyusunan rekomendasi dapat dilakukan melalui dua cara yaitu teknik
problem solving (pemecahan masalah), dan gap analysis (analisis kesenjangan).
Terkait rekomendasi ini BAP-S/M dapat memilih salah satu dari kedua teknik
tersebut.


A. Teknik Pemecahan Masalah

1.     Langkah-langkah Penyusunan Rekomendasi

Tahapan penyusunan rekomendasi menggunakan langkah-langkah sebagai berikut.

(a)   Buatlah rekapitulasi tabel distribusi frekuensi berdasarkan pilihan   jawaban
      dari butir-butir item instrumen akreditasi.

(b)   Mengacu pada tabel frekuensi di atas, lakukanlah identifikasi setiap opsi
      jawaban dari setiap butir instrumen sesuai masing-masing komponen standar
      yang mengandung masalah, kemudian gunakan Instrumen Akreditasi dengan
      Petunjuk Teknisnya untuk merumuskan masalah yang telah diidentifikasi dari
      tabel frekuensi di atas.

(c)   Berikanlah analisis terhadap masalah-masalah yang telah dirumuskan tersebut.

(d)   Atas dasar analisis tersebut, susunlah rekomendasi sebagai solusi untuk tindak
      lanjut yang dapat dijadikan masukan berharga bagi pemangku kepentingan
      dalam menyusun kebijakan untuk memperbaiki kualitas pendidikan pada satuan
      pendidikan yang telah diakreditasi.


2.     Contoh-contoh Cara Penyusunan Rekomendasi

      Untuk lebih memahami bagaimana cara menyusun rekomendasi, berikut
      diberikan beberapa contoh rekomendasi dari tiga provinsi, yaitu: Banten, NTB,
      dan Riau.

      Contoh (1):

      Nama Provinsi                          : Banten
      Satuan Pendidikan                      : SMA
      Komponen                               : Standard Isi
      Pelaksanaan Akreditasi                 : Tahun 2008



                                                                             hal. 231
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    Langkah 1: Penyusunan tabel rekapitulasi distribusi frekuensi

                Tabel 6.1: Rekapitulasi Distribusi Frekuensi Standard Isi

                                         Persentase opsi jawaban
                    No
                   Butir        A         B           C          D            E
                    1         35,71%    45,24%    9,52%       9,52%        0,00%
                    2         50,00%    19,05%   16,67%       7,14%        7,14%
                    3         30,95%    30,95%   28,57%       4,76%        4,76%
                    4         30,95%    26,19%   35,71%       2,38%        4,76%
                    5         9,52%     26,19%   33,33%       23,81%       7,14%
                    6         64,29%    16,67%    9,52%       7,14%        2,38%
                    7         73,81%    16,67%    7,14%       2,38%        0,00%
                    8         69,05%    21,43%    7,14%       2,38%        0,00%
                    9         28,57%    38,10%   23,81%       9,52%        0,00%
                    10        26,19%    40,48%   21,43%       11,90%       0,00%
                    11        54,76%    7,14%    16,67%       2,38%       19,05%
                    12        35,71%    30,95%   11,90%       9,52%       11,90%
                    13        73,81%    16,67%    7,14%       2,38%        0,00%
                    14        61,90%    16,67%    9,52%       7,14%        4,76%
                    15        95,24%    2,38%     2,38%       0,00%        0,00%




    Langkah 2: Identifikasi dan rumusan masalah pokok

    Berdasarkan tabel frekuensi butir-butir instrumen untuk setiap komponen,
    masalah-masalah pokok yang dapat didentifikasi tercantum dalam butir-butir
    nomor: 2, 5, 11, dan 12.

    Merujuk pada Instrumen Akreditasi dan Petunjuk Teknis, masalah-masalah yang
    terjadi dapat dirumuskan sebagai berikut.

    (a)    Belum seluruh       SMA di Banten mengembangkan kurikulum bersama-sama
           pihak    terkait    dan    masih   cukup   besar    jumlah     sekolah     yang     belum
           mengikutsertakan seluruh guru mata pelajaran, guru bimbingan konseling,
           dan komite sekolah/madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan.
    (b)    Dalam proses penyusunan kurikulum muatan lokal, seluruh unsur penting
           seperti: guru, komite sekolah/madrasah atau penyelenggara lembaga
           pendidikan, dinas pendidikan, dan instansi terkait di daerah tidak dilibatkan
           bahkan sebagian besar sekolah hanya melibatkan guru saja.



hal. 232
                                                      Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    (c)    Masih cukup banyak sekolah memiliki dokumen KTSP yang tidak disahkan
           oleh dinas pendidikan.
    (d)    Masih cukup besar persentase sekolah yang dalam proses penyusunan
           silabus mata pelajaran tidak dikembangkan oleh guru secara mandiri.


    Langkah 3: Analisis masalah

    Berdasarkan identifikasi dan rumusan masalah-masalah pokok di atas ternyata,
    SMA     di   Banten      menghadapi        berbagai   masalah   dalam   kaitannya   dengan
    penyusunan KTSP, mulai pelibatan berbagai pihak dalam proses penyusunan
    KTSP, pelibatan berbagai pihak dalam penyusunan kurikulum muatan lokal,
    pengesahan dokumen KTSP, hingga langkah-langkah penyusunan silabus mata
    pelajaran. Keseluruhan aspek-aspek penting di atas belum dilaksanakan dengan
    optimal, karena masih cukup besar jumlah sekolah yang                   belum sepenuhnya
    berpegang teguh kepada standar penyusunan KTSP                  seperti yang dicantumkan
    dalam Panduan Penyusunan KTSP.


    Langkah 4: Rekomendasi

    Pemantauan, pembinaan, review, dan evaluasi yang terus menerus terhadap
    seluruh sekolah/madrasah di Banten perlu dilakukan sebagai upaya pengendalian
    untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan kurikulum pada tingkat
    satuan pendidikan           tidak hanya         untuk menghasilkan dokumen     KTSP yang
    berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan, tetapi juga berkualitas dan dapat
    dipertanggungjawabkan dalam proses implementasinya.




    Contoh (2):

    Nama Provinsi                   : NTB
    Satuan Pendidikan               : SMA
    Komponen                        : Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
    Akreditasi dilaksanakan : Tahun 2008




                                                                                        hal. 233
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    Langkah 1: Penyusunan tabel rekapitulasi distribusi frekuensi

             Tabel 6.2: Rekapitulasi Distribusi Frekuensi Standar Pendidik
                        dan Tenaga Kependidikan

                                    Persentase opsi jawaban
                 No
                Butir      A         B         C           D            E
                 51     93,75%     0,00%     0,00%      0,00%        6,25%
                 52     62,50%    31,25%     0,00%      0,00%        6,25%
                 53     87,50%     6,25%     0,00%      0,00%        6,25%
                 54     37,50%    56,25%     0,00%      0,00%        6,25%
                 55     93,75%     0,00%     0,00%      0,00%        6,25%
                 56     43,75%    43,75%     6,25%      0,00%        6,25%
                 57      0,00%    56,25%    31,25%      6,25%        6,25%
                 58     75,00%    18,75%     0,00%      0,00%        6,25%
                 59     81,25%     6,25%     6,25%      0,00%        6,25%
                 60     93,75%     0,00%     0,00%      0,00%        6,25%
                 61     18,75%    37,50%    18,75%     18,75%        6,25%
                 62      6,25%    25,00%    18,75%     18,75%       31,25%
                 63      6,25%    31,25%    18,75%     25,00%       18,75%
                 64     87,50%     0,00%     6,25%      0,00%        6,25%
                 65     12,50%    18,75%    18,75%     31,25%       18,75%
                 66     18,75%     0,00%    12,50%     25,00%       43,75%
                 67     12,50%     6,25%     6,25%     25,00%       50,00%
                 68      6,25%     6,25%    18,75%      0,00%       68,75%
                 69      0,00%     0,00%    18,75%     12,50%       68,75%
                 70     12,50%    25,00%    18,75%     37,50%        6,25%




    Langkah 2: Identifikasi dan rumusan masalah

    Dengan merujuk kepada tabel distribusi frekuensi, ternyata terdapat sejumlah
    butir yang memunculkan berbagai masalah penting yaitu butir nomor: 62, 63, 65,
    66, 67, 68, dan 69. Secara rinci masalah-masalah tersebut dapat diuraikan
    sebagai berikut.
    (a)    Terdapat sejumlah kepala sekolah SMA di NTB yang belum memiliki
           kemampuan kewirausahaan.
    (b)    Terdapat sejumlah kepala sekolah SMA di NTB yang               belum melakukan
           supervisi dan monitoring secara terencana dalam RKAS.


hal. 234
                                                Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    (c)    Sebagian besar SMA di NTB, tidak memiliki tenaga administrasi yang sesuai
           dengan latar belakang pendidikan.
    (d)    Hanya sebagian kecil SMA di NTB yang memiliki, tenaga perpustakaan yang
           memenuhi persyaratan minimum dan memiliki kualifikasi yang sesuai
           dengan tugasnya
    (e)    Hanya sebagian kecil SMA di NTB yang memiliki, tenaga laboran yang
           memenuhi persyaratan minimum dan memiliki kualifikasi yang sesuai
           dengan tugasnya


    Langkah 3: Analisis masalah

    Berdasarkan identifikasi dan rumusan masalah tersebut, ternyata pada SMA di
    NTB,     masih      banyak       kepala     sekolah   yang   tidak   memiliki   kemampuan
    kewirausahaan. Masalah lain yang dihadapi kepala sekolah adalah kesulitan
    dalam merancang dan melaksanakan superivisi dan monitoring secara terencana,
    sistematik, dan teratur terhadap para guru dalam upaya meningkatkan kualitas
    pembelajaran di sekolah             masing-masing. Begitu juga, masih banyak sekolah
    yang kesulitan mendapatkan tenaga administrasi, perpustakaan, dan laboran
    yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan.


    Langkah 4: Rekomendasi

    (a)    Melaksanakan program pengembangan kemampuan kewirausahaan kepala
           sekolah, sehingga setiap kepala sekolah memiliki naluri kewirausahaan
           dalam mengelola kegiatan produksi/jasa sebagai sumber belajar siswa.
    (b)    Melaksanakan program pengembangan kemampuan kepala sekolah yang
           mencakup kemampuan supervisi dan monitoring sehingga mempunyai
           kemampuan dalam merancang dan melaksanakan superivisi dan monitoring
           secara terencana dan sistematik.
    (c)    Memberikan kesempatan kepada staf administrasi, tenaga pustakawan dan
           laboran untuk studi lanjut guna memenuhi persyaratan kualifikasi minimal
           dan memenuhi kesesuaian antara kualifikasi pendidikan dan tugas yang
           diberikan sehingga mismatch dikalangan staf non-guru dapat diatasi.


    Contoh (3):
    Nama Provinsi                             : Riau
    Satuan Pendidikan                         : SMA
    Komponen                                  : Sarana dan Prasarana
    Akreditasi dilaksanakan                   : Tahun 2008


                                                                                        hal. 235
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    Langkah 1: Penyusunan tabel rekapitulasi distribusi frekuensi

           Tabel 6.3: Rekapitulasi Distribusi Frekuensi Sarana dan Prasarana

                                     Persentase opsi jawaban
                  No
                 Butir      A         B         C           D            E
                  71     61,54%    28,21%    7,69%       2,56%        0,00%
                  72     69,23%    23,08%    5,13%       0,00%        2,56%
                  73     64,10%    30,77%    0,00%       5,13%        0,00%
                  74     84,62%     2,56%    5,13%       0,00%        7,69%
                  75     61,54%    25,64%    10,26%      0,00%        2,56%
                  76     25,64%    66,67%    7,69%       0,00%        0,00%
                  77     46,15%    33,33%    12,82%      5,13%        2,56%
                  78     89,74%     0,00%    5,13%       5,13%        0,00%
                  79     51,28%    15,38%    7,69%       2,56%       23,08%
                  80     51,28%    20,51%    2,56%       7,69%       17,95%
                  81     58,97%    12,82%    20,51%      7,69%        0,00%
                  82     12,82%    33,33%    30,77%     20,51%        2,56%
                  83     28,21%    17,95%    20,51%     25,64%        7,69%
                  84     30,77%    10,26%    23,08%     15,38%       20,51%
                  85      7,69%    17,95%    17,95%     12,82%       43,59%
                  86     10,26%    10,26%    17,95%     12,82%       48,72%
                  87     12,82%     5,13%    10,26%     12,82%       58,97%
                  88     20,51%     7,69%    15,38%     20,51%       35,90%
                  89     12,82%    12,82%    0,00%      10,26%       64,10%
                  90     58,97%    12,82%    5,13%      15,38%        7,69%
                  91     38,46%    15,38%    23,08%     20,51%        2,56%
                  92     30,77%    12,82%    28,21%     15,38%       12,82%
                  93     25,64%    10,26%    0,00%      20,51%       43,59%
                  94     17,95%    12,82%    5,13%      23,08%       41,03%
                  95     15,38%     2,56%    17,95%     25,64%       38,46%
                  96     20,51%    10,26%    10,26%     30,77%       28,21%
                  97     43,59%    23,08%    12,82%     20,51%        0,00%
                  98     10,26%    17,95%    12,82%     25,64%       33,33%
                  99     41,03%    10,26%    10,26%      5,13%       33,33%
                  100    48,72%    15,38%    20,51%     12,82%        2,56%




hal. 236
                                               Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
    Langkah 2: Identifikasi dan Rumusan Masalah

    Berdasarkan tabel frekuensi yang telah disusun ditemukan sejumlah butir yang
    memunculkan berbagai permasalahan pokok yang perlu dicari solusinya yaitu
    butir nomor: 79, 84, 85, 86.87, 88, 89, 93, 94, 95, dan 96.                  Permasalahan
    tersebut secara rinci dapat dijelaskan sebagai berikut.
    (a)    Masih banyak sekolah yang tidak memiliki instalasi listrik dengan daya
           minimum 1300 watt.
    (b)    Masih banyak sekolah yang memiliki perpustakaan tapi belum secara
           lengkap memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.
    (c)    Masih banyak sekolah yang memiliki laboratorium (biologi, fisika, kimia,
           bahasa dan komputer) tetapi belum secara penuh memenuhi ketentuan.
    (d)    Masih banyak sekolah yang tidak memiliki laboratorium fisika, kimia, dan
           bahasa.
    (e)    Masih banyak sekolah yang memiliki ruang tata usaha tidak sesuai
           ketentuan
    (f)    Masih banyak sekolah yang memiliki tempat ibadah, ruang konseling,
           kesehatan       sekolah,      organisasi    kesiswaan,     yang   belum   memenuhi
           persyaratan sesuai ketentuan.


    Langkah 3: Analisis masalah

    Merujuk kepada fakta yang diungkap dalam permasalahan di atas, ternyata di
    Riau, masih banyak SMA yang belum memiliki instalasi listrik dengan daya
    minimum 1300. Masih banyak SMA yang belum memiliki sarana dan prasarana
    yang sesuai ketentuan untuk menunjang proses pembelajaran yang berkualitas.
    Sarana tersebut seperti perpustakaan, laboratorium, ruang tata usaha, tempat
    ibadah, ruang konseling, dan UKS. Sulit dibayangkan sebuah SMA yang tidak
    memiliki sama sekali laboratorium Fisika, laboratorium Kimia dan laboratorium
    Bahasa, bagiamana proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik tanpa
    dukungan sarana yang begitu penting itu.


    Langkah 4: Rekomendasi

    (a)    Mengalokasikan         dana     yang     memadai   untuk    membangun     dan   atau
           melengkapi sarana prasarana utama untuk mendukung proses pembelajaran
           yang baik dan berkualitas seperti instalasi listrik, perpustakaan, dan
           berbagai jenis laboratorium tempat praktikum siswa.




                                                                                       hal. 237
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
     (b)    Membangun/menyediakan/melengkapi ruang tata usaha, sehingga motivasi
            tata usaha untuk bekerja dengan baik tetap terjaga.
     (c)    Membangun/memperbaiki/melengkapi sarana pendukung lainnya seperti
            tempat    ibadah,   ruang   kesehatan,    ruang     konseling,     ruang     organisasi
            kesiswaan tempat siswa mengatur dan merencanakan, untuk berkreasi, dan
            mengembangkan minat.



B.   Teknik Analisis Kesenjangan


Penyusunan rekomendasi dengan teknik analisis kesenjangan merupakan cara untuk
memecahkan masalah dengan membandingkan keadaan saat ini dengan keadaan
yang diinginkan atau diidealkan. Teknik ini dapat digunakan untuk proses perbaikan
suatu kondisi melalui pemahaman keadaan yang terjadi saat ini. Sebagai contoh,
implementasi proses perbaikan mutu sekolah.


Dalam metode ini, terlebih dahulu diperlukan langkah identifikasi kondisi saat ini.
Beberapa perangkat atau alat ukur untuk identifikasi kondisi saat ini dapat digunakan
instrumen akreditasi. Tahap berikutnya, menentukan kondisi yang diinginkan.
Kesenjangan yang terjadi antara kondisi saat ini dengan kondisi yang semestinya
merupakan kesenjangan. Kesenjangan ini merupakan titik awal untuk menyatakan
permasalahan (problem statement) dan mengidentifikasi akar permasalahan (root
cause analysis). Tahap selanjutnya, melakukan rencana perbaikan (improvement
plan), misalnya rencana pengembangan sekolah.


1.     Langkah-langkah Penyusunan Rekomendasi

      (a)    Identifikasi kondisi saat ini
             Langkah-langkah yang dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi saat ini
             adalah:
             (1)     menggunakan instrumen akreditasi;
             (2)     membuat tabel frekuensi untuk setiap butir pernyataan untuk
                     masing-masing komponen atau standar;
             (3)     menentukan masalah yang muncul; dan
             (4)     menginventarisir masalah yang ditemukan.

      (b)    Identifikasi kondisi yang diinginkan
             Proses mengidentifikasi kondisi yang diinginkan dapat dilakukan dengan
             menggunakan standar mutu yang telah ditentukan




hal. 238
                                                     Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
       (c)   Identifikasi kesenjangan
             Proses     mengidentifikasi        kesenjangan        dapat    dilakukan     dengan:    (1)
             membandingkan kondisi saat ini dengan kondisi yang diinginkan dengan
             menggunakan butir pernyataan yang ada dalam instrumen akreditasi, (2)
             membandingkan dengan jawaban pernyataan yang paling baik.

       (d)   Rencana Tindakan atau Rencana Perbaikan
             Sesuai butir masalah yang ditemukan, susunlah solusi perbaikan. Solusi
             perbaikan dapat berupa perbaikan dari seluruh standar, atau berupa
             kegiatan investasi sarana dan prasarana, pelatihan, dan lain-lain.


2.     Contoh Cara Penyusunan Rekomendasi

Rekomendasi merupakan pernyataan solusi yang tertuang dalam Rencana Tindakan
yang dapat dirumuskan dalam pernyataan yang bersifat umum, dan dapat digunakan
sebagai tema program kegiatan seperti nampak pada Tabel 6.4.


Contoh:

      Nama Provinsi                 : Sulawesi Tenggara
      Satuan Pendidikan             : SMA
      Komponen                      : Standar Isi s.d. Standar Penilaian Pendidikan
      Akreditasi dilaksanakan : Tahun 2008




                       Tabel 6.4: Rekomendasi Tindak Lanjut Hasil Akreditasi


                            Keadaan saat             Keadaan                                  Rencana
 No.     Komponen                                                          Kesenjangan
                                ini                 diinginkan                                Tindakan
  1     Standar Isi       Hanya 35% guru        Semua guru             Masih terdapat      1. Pelatihan
                          dilibatkan dalam      dilibatkan dalam       sekitar 65% guru       penyusunan
                          penyusunan            penyusunan             yang harus             kurikulum bagi
                          kurikulum             kurikulum dalam        dilibatkan dalam       guru
                                                kurun waktu yang       penyusunan          2. Penyusunan
                                                yang tidak lama        kurikulum              panduan
                                                                                              penyusunan
                                                                                              kurikulum SMA
                                                                                           3. Pelatihan
                                                                                              pengembangan
                                                                                              kurikulum SMA



                                                                                                 hal. 239
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                           Keadaan saat              Keadaan                                    Rencana
 No.       Komponen                                                     Kesenjangan
                               ini                  diinginkan                                  Tindakan
  2        Standar        Hanya 6% SMA          Semua SMA               Masih ada 93%       1. Pelatihan
           Proses         yang menyusun         menyusun silabus,       SMA tidak              penyusunan
                          silabus,              melaksanakan proses     menyusun               silabus mata
                          persyaratan           pembelajaran sesuai     silabus,               pelajaran bagi
                          pelaksanaan           dengan langkah-         persyaratan            guru-guru
                          proses                langkah                 pelaksanaan         2. Pelatihan
                          pembelajaran,         pembelajaran,           proses                 strategi
                          melaksanakan          melakukan supervisi,    pembelajaran,          pelaksanaan
                          proses                proses evaluasi, dan    melaksanakan           proses
                          pembelajaran          menindaklanjuti hasil   proses                 pembelajaran
                          sesuai dengan         pengawasan              pembelajaran           di SMA
                          langkah-langkah                               sesuai dengan       3. Pelatihan
                          pembelajaran,                                 langkah-langkah        pemantauan,
                          melakukan                                     pembelajaran,          supervisi, dan
                          pemantauan,                                   melakukan              evaluasi
                          supervisi, proses                             pemantauan,            pelaksanaan
                          evaluasi, dan                                 supervisi, proses      proses
                          menindaklanjuti                               evaluasi, dan,
                                                                                               pembelajaran
                          hasil pengawasan                              menindaklanjuti
                                                                        hasil               4. Pelatihan
                                                                        pengawasan             tindak lanjut

  3        Standar        Tak satu pun SMA      Semua SMA               Semua SMA           1. Pelatihan teknik
           Kompetensi     menyediakan           menyediakan             belum                  katalog dan
           Lulusan        kumpulan karya        kumpulan karya tulis    menyediakan            penataan karya
                          tulis siswa baik      siswa baik dari         kumpulan karya         tulis
                          dari penugasan        penugasan maupun        tulis siswa baik    2. Pelatihan
                          maupun lomba,         lomba, laporan hasil    dari penugasan         teknik
                          laporan hasil         kunjungan karya         maupun lomba,          pembuatan
                          kunjungan karya       wisata/studi            laporan hasil          majalah
                          wisata/studi          lapangan, majalah       kunjungan karya        dinding
                          lapangan, majalah     dinding, dan buletin    wisata/studi        3. Pelatihan
                          dinding, dan          siswa internal          lapangan,              pembuatan
                          buletin siswa         sekolah                 majalah dinding,
                                                                                               buletin siswa
                          internal sekolah                              dan buletin siswa
  4        Standar        1. Sebanyak 40%       1. Semua SMA harus      1. Masih ada        1. Pengalokasian
           Pendidik dan      SMA memiliki          memiliki tenaga         sekitar 60%         formasi PNS
           Tendik            tenaga                perpustakaan dan        SMA belum           tenaga
                             laboratorium          laboratorium            memiliki            pustakawan dan
                                                                           tenaga lab          teknisi lab untuk
                                                                           dan 65% SMA         SMA secara
                                                                           belum               bertahap hingga
                                                                           memiliki            terpenuhi semua
                                                                           tenaga              kebutuhan
                                                                           perpustakan
                          2. Hanya sekitar      2. Seluruh SMA          2. Masih sekitar    2. Penyediaan
                             24% SMA               memiliki tenaga         76% SMA             tenaga
                             memiliki tenaga       perpustakaan            belum               perpustakaan
                             perpustakaan                                  memiliki            melalui formasi
                                                                           tenaga              PNS
                                                                           perpustakaan
                          3. Hanya sekitar      3. Semua kepala         3. Masih            3. Pelatihan
                             24% kepala            sekolah mampu           terdapat            strategi
                             sekolah yang          mengelola siswa         sekitar 76%         optimalisasi
                             mampu                 dengan 76%-             kepala sekolah      lulusan bagi
                             mengelola siswa       100% lulus              yang mampu          kepala sekolah
                             dengan 76%-           diterima di             mengelola
                             100% lulus            perguruan tinggi        siswa dengan
                             diterima di           terakreditasi pada      76%-100%
                             perguruan tinggi      dua tahun terakhir      lulus diterima
                             terakreditasi                                 di perguruan
                             pada dua tahun                                tinggi
                             terakhir                                      terakreditasi
                                                                           pada dua
                                                                           tahun terakhir




hal. 240
                                                          Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                            Keadaan saat                 Keadaan                                   Rencana
 No.     Komponen                                                           Kesenjangan
                                ini                     diinginkan                                 Tindakan
  5     Standar           1. Sekitar 30%            1. Semua SMA harus      1. Masih            1. Pengadaan
        Sarana dan           SMA tidak                 memiliki                terdapat            Laboratorium
        Prasarana            memiliki                  laboratorium            sekitar 70%         komputer untuk
                             laboratorium              komputer                SMA belum           SMA
                             komputer                                          memiliki
                                                                               laboratorium
                                                                               komputer
                          2. Sebanyak 24%           2. Semua SMA harus      2. Masih            2. Pengadaan
                             SMA memiliki              memiliki                terdapat 76%        laboratorium
                             laboratorium              laboratorium            SMA belum           bahasa untuk
                             bahasa                    bahasa                  memiliki            SMA
                                                                               laboratorium
                                                                               bahasa
                          3. Hampir 47%             3. Semua SMA            3. Masih            3. Pengadaan
                             SMA telah                 memiliki                terdapat            Perpustakaan
                             memiliki                  perpustakaan            sekitar 53%         untuk SMA
                             perpustakaan              sesuai ketentuan        SMA memiliki        sesuai ketentuan
                             sesuai                                            perpustakaan
                             ketentuan                                         tetapi tidak
                                                                               sesuai
                                                                               ketentuan
  6     Standar           Terdapat sekitar          Semua SMA sudah         Masih ada           Pembangunan
        Pengelolaan       24% SMA yang              memiliki sistem         sekitar 76% SMA     sistem informasi
                          memiliki sistem           informasi               belum memiliki      bagi SMA yang
                          informasi                                         sistem informasi    belum memiliki
                                                                                                sistem informasi
  7     Standar           1. Hampir 47%             1. Semua SMA            1. Masih            1. Pemerintah
        Pembiayaan           SMA melakukan             melakukan subsidi       terdapat            menyediakan
                             subsidi silang            silang untuk            sekitar 53%         program
                             untuk                     membantu siswa          SMA yang            menggratiskan
                             membantu                  kurang mampu            belum               SPP bagi siswa
                             siswa kurang                                      melakukan           tak mampu
                             mampu                                             subsidi silang
                                                                               untuk
                                                                               membantu
                                                                               siswa kurang
                                                                               mampu
                          2. Terdapat sekitar       2. Semua SMA            2. Masih            2. SMA
                             35% SMA                   membelanjakan           terdapat            menyiapkan
                             membelanjakan             biaya sebanyak          sekitar 65%         program anak
                             biaya sebanyak            1%-25% dari             SMA belum           duafa dari
                             1%-25% dari               anggaran                membelanjak         zakat
                             anggaran                  pengembangan            an biaya            pendapatan
                             pengembangan              pendidikan dan          sebanyak            para guru dan
                             pendidikan dan            tenaga                  1%-25% dari         pendapatan
                             tenaga                    kependidikan            anggaran            sekolah
                             kependidikan              dalam RKAS              pengembangan
                             dalam RKAS                                        pendidikan
                                                                               dalam RKAS
  8      Standar          1. Hanya sekitar          1. Semua SMA            1. Masih sekitar    1. Program
         Penilaian           18% SMA yang              melaksanakan            82% SMA             Peningkatan
                             menyelenggara             ujian sekolah dan       belum               mutu guru dan
         Pendidikan
                             kan ujian                 menentukan              melakukan           kepala sekolah
                             sekolah dan               kelulusan siswa         ujian sekolah       berstrata dan
                             menentukan                lebih tinggi dari       dan                 non strata
                             kelulusan siswa           1,1 atau lebih di       menentukan
                             lebih tinggi dari         atas kriteria yang      kelulusan
                             1,1 atau lebih            berlaku                 siswa lebih
                             di atas kriteria                                  tinggi dari
                             yang berlaku                                      1,1 atau
                                                                               lebih di atas
                                                                               kriteria yang
                                                                               berlaku




                                                                                                      hal. 241
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
                        Keadaan saat             Keadaan                                    Rencana
 No.       Komponen                                                 Kesenjangan
                            ini                 diinginkan                                  Tindakan
                      2. Terdapat           2. Semua SMA            2. Masih sekitar    2. Program
                         sekitar 12%           melaporkan              88% SMA             Peningkatan
                         SMA yang              pencapaian hasil        belum               kualitas lulusan
                         melaporkan            belajar tingkat         melaporkan          SMP
                         pencapaian            satuan                  pencapaian
                         hasil belajar         pendidikan              hasil belajar
                         tingkat satuan        kepada Diknas           kepada
                         pendidikan            Kab/Kota lebih          Diknas
                         kepada Diknas         dari satu               Kab/Kota
                         Kab/Kota lebih        semester                lebih dari
                         dari satu                                     satu
                         semester                                      semester
                      3. Terdapat sekitar   3. Semua guru           3. Masih ada        3. Penyiapan
                         12% guru yang         memanfaatkan            sekitar 88%         aturan yang
                         memanfaatkan          hasil penilaian         guru yang           mengingat untuk
                         hasil penilaian       untuk perbaikan         belum               penyampaian
                         untuk perbaikan       pembelajaran           memanfaatkan         laporan
                         pembelajaran                                 hasil penilaian      pencapaian hasil
                                                                      untuk                belajar
                                                                      perbaikan
                                                                      pembelajaran



Rekomendasi:
1.     Degree dan non-degree training bagi guru-guru secara bertahap.
2.     Pelatihan manajemen sekolah untuk para kepala sekolah.
3.     Pengadaan sarana perpustakaan yang dilengkapi dengan sistem teknologi,
       informasi, dan komunikasi (TIK).
4.     Penyediaan formasi PNS tenaga pustakawan.
5.     Penyediaan formasi PNS tenaga teknisi TIK.
6.     Pengadaan laboratorium bahasa beserta peralatannya.
7.     Penyediaan formasi PNS tenaga pengelola laboratorium bahasa.
8.     Pengadaan laboratorium IPA beserta peralatannya.
9.     Penyediaan formasi PNS teknisi laboratorium.
10.    Pelatihan peningkatan mutu pembelajaran bagi guru-guru SMA.
11.    Pelatihan penelitian tindakan kelas (PTK) bagi guru-guru.
12.    Magang guru-guru ke sekolah yang sudah mapan.




hal. 242
                                                      Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah
A.   Klarifikasi

Sekolah/Madrasah dapat meminta penjelasan tentang hasil akreditasi yang diperoleh
kepada BAP-S/M. BAP-S/M berkewajiban melakukan klarifikasi atas permintaan
sekolah/madrasah yang merasa berkeberatan terhadap proses dan hasil akreditasi.


B.    Pengaduan


Apabila sekolah/madrasah tidak puas terhadap klarifikasi yang diberikan oleh BAP-
S/M atas proses dan hasil akreditasi, maka sekolah/madrasah dapat menyampaikan
keberatan melalui mekanisme pengaduan sebagai berikut.

a.    Permasalahan yang diadukan disertai dengan bukti-bukti yang lengkap.

b.    Pengaduan disampaikan secara tertulis kepada BAP-S/M.

c.    Waktu pengajuan keberatan terhadap proses dan/atau hasil akreditasi sekolah/
      madrasah selambat-lambatnya 14 hari kerja setelah pengumuman hasil
      akreditasi diterima oleh sekolah/madrasah yang bersangkutan.

BAP-S/M melakukan tindak lanjut terhadap pengaduan yang disampaikan oleh
sekolah/madrasah          atas    proses     dan    hasil   akreditasi,   dengan   langkah-langkah
penyelesaian sebagai berikut.

a.    BAP-S/M mempelajari dan meneliti permasalahan yang diadukan oleh sekolah/
      madrasah.

b.    Apabila permasalahan tersebut hanya terkait kesalahan ketik atau kesalahan
      kecil lain yang terjadi tanpa ada unsur kesengajaan, maka dapat dilakukan
      pembetulan. Namun, apabila permasalahan tersebut dinilai perlu tindak lanjut,
      maka BAP-S/M dapat mengirimkan dua orang asesor, selain asesor yang
      ditugaskan pada visitasi pertama. Kedua asesor tersebut melakukan visitasi
      ulang. Hasil visitasi ulang diputuskan melalui rapat pleno BAP-S/M.

c.    Waktu penanganan kasus aduan oleh BAP-S/M dilakukan selambat-lambatnya
      28 hari kerja sejak pengaduan.


Apabila terdapat pengaduan yang bersifat perdata atau pidana dapat diselesaikan
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.



                                                                                           hal. 243
Kebijakan dan Pedoman Akreditasi Sekolah/Madrasah

								
To top