Docstoc

pemeriksaan Diagnostik

Document Sample
pemeriksaan Diagnostik Powered By Docstoc
					                 . Ps sakit      kuratif , di cari penyebab sakit
                                    pengobatan.
                       Dx medis :
                       1. Pengumupulan data : anamnesa
                       2. Px Fisik
                                - Inspeksi
                                - Palpasi
rvice Provider                  - Perkusi
                                    - Auskutasi
                          3. Pemeriksaan Diagnostik/
                    Penunjang
• Merupakan pemerikasaan penunjang
• Berfungsi membantu penegakaan suatu
  diagonsa medis
• Bukan suatu bentuk therapi.
Macam pemeriksaan dignostik
   • Pemeriksaan RO
   • Pemeriksaan Laboratorium
A. RADIODIAGNOSTIK TANPA
 KONTRAS
   Pengertian : adlah pemerikasaan
   imejing radiodiagnostik dengan
   menggunakan teknik pemotretan
   Rontgen ( radiografi ) dengan
   menggunakan pesawat sinar X.
INDIKASI
    - Kelainan pada sistem tulang, sendi dan otot
     (Muskuloskeletal)
    - Kelainan pada sistempenafasan ( respirasi )
    - Kalainan pada sistem pencernaan ( Gastrointestinal
- Kelainan Pada sistem urogenital
- Pasca trauma
      Evaluasi pasca tindakan medis/pengobatan

    KONTRA INDIKASI
    - Absolut : tidak ada
    - Relatif : keadaan pasien yang buruk.
• Px imejing diagnostik dengan menggunakan
  pesawat sinar X ( pemOtretan RO ) menggunakan
  media kontras dengan radiografi

• Indikasi :
   Kelainan pada sistem GI
   Kelaina pada sistem Tractus uropetica.
   Kelainanpd organ ginekologis.
   Kelainan pada organ spinal
   Dugaan abses atau fistula
KONTRA INDIKASI

Absolut : KU pasien yang buruk.
Rela tif : Alergi terhadap media kontras.

Persiapan peralatan dan bahan :
    Jenis media kontras yang digunakan akan
   disesuaikan dengan jenis pemeriksaan yang
   dilakuykan antara lain :
      - Media kontras inert I tidak larut dalam air
      ) : barium Sulfat
    - Media kontras yang larut dalam air :
   urografin
PX SISTEM URINARI
1 . PEMERIKASAAN IVP( Intravena
 Pyelografi )
  pemerikasaan untuk memperoleh
     gambaran secara radiologis mengenai
     anatomi dan morfologi sistem traktus
     urinarius, ginjal,ureter dan vesica
     urinaria dengan mesukkan media
     kontras yang melalui pembuluh darah
 INDIKASI
   Neprolithiasis
   Pyolonefritis
   Hidronefrosis
   Tumor
   Kasus keganasan.

  Kontra Indikasi :
- Alergi terhadap obat.
   - Gangguan fungsi ginjal
    Pasien disarankan untuk tidak mengkonsumsi
       makan yang banyak mengandung serat 2 – 3
       hari sebelum pemerikasaan. ( makan bubur
       kecap ).
Pemerikasaan kadar ureum creatinin untuk
  menegtahui tinggi visualiassi ginjal.
Malam sebelum pemerikasaan pasien diminta untuk
  membersihkan sistema usus dari sisa fecal material.
  - Minum MgSo4 30 mg ( garam Inggris )
  - Lavement 2 jam sebelum pemerikasaan.
Pemerikasaan secara radiologis dari vesica
  urunaria aatau blaas dengan meakai media
  yang dimasukkan lewat kateter
Persiapan pasien : lavement
Pemerikasaan secara radiologis dengan
menggunakan media kontras untuk melihat
kalainan pada organ urethtra,
Indikasi :
        - Urethrolithiasis
        - Srtictrure urethra
        - BPH.
Persiapan : tak ada, tetapi jika dilanjutkan
sistografi, persaiapan : lavement
OMD ( Oesophagus Maag Duodenum )
   Pemerikasaan secara radiolohgis dengan menguunakan media kontras
   untukmelihat kelaiana pada sebagian oeshopagus, gastre, sebagian
   duodenum.
Persiapan Pasien :
            - 1 hari sebelum pemerikasaan makan makanan lunak ( bubur
               kecap )
            - Untuk orang dewasa 6-8 jam sebelum pemeriksaaan ps
               puasa.
            - Untuk anak-anak di bawah 10 tahun, 5 jam sebelum
                pemeriksaan puasa.
            - Pada saat akan dilakukan pemotretan, benda – benda yang
               dapat meninimbulkan artefak di lepas.
COLLON IN LOOP
~ Pemerikasaan secaRa radiologis menggunakan
  mendia kontras untuk mengevaluasi/mendeteksi
  adanya di sistem collon. ( Rectum, collon sigmoid,
  trasnversum, ascenden
Indikasi :
  - gangguan proses defeksi
  - melena
  - Masa intra abdominal
  - megacollon.
  - Nyeri abdomen dengan sebab tidak jelas.
KONTRA INDIKASI
 Perdarahan intensif masif intesinal.
 Perforasi.
 Diarhea perforasi
 Febris tinggi.

PERSIAPAN
Puasa sampai di laukan pemeriksaan ( 6-8 jam .)
Diet lunak bubur kecap 2-3 hari
Pengosongan collon : lavemennt, urus-urus (MgSO4)
  2 jam sebelum pemeriksaan
 OMD ( Oesophagus Maag Duodenum )
   Pemerikasaan secara radiolohgis dengan menguunakan
   media kontras untukmelihat kelaiana pada sebagian
   oeshopagus, gastre, sebagian duodenum.
Persiapan Pasien :
          • 1 hari sebelum pemerikasaan makan makanan lunak ( bubur
            kecap )
           • Untuk orang dewasa 6-8 jam sebelum pemeriksaaan ps
             puasa.
           • Untuk anak-anak di bawah 10 tahun, 5 jam sebelum
            pemeriksaan puasa.
           • Pada saat akan dilakukan pemotretan, benda – benda yang
            dapat meninimbulkan artefak di lepas.
Indikasi :
          •   Menentukan kehamilan
          •   Abortus imminent
          •   Post trauma pada kehamilan
          •   Menentukan letak pasenta/janin
          •   Observasi kelainan conginetal
          •   Menentukan jenis kelamin
          •   Tumor rongga panggul
          •   Perdarahan pervaginam
• PX organ pasien dengan memanfaatkan suara
  gelombang dengan frekuensi yang sangat tinggi
  (ultrasound) kemudian pantulan dari suara tersebut
  diolah menjadi suatu gambaran objekyang terlihat
  pada monitor dan dapat dicetak pada sebuah film
  polaroid.
Pemeriksaaan elektif/berencana.
                    - Abdomen atas (inversi hepar / kandung
                          empedu)
                - Puasa 4 – 6 jam sebelum pemeriksaan
                - Mamae dan tiroid tanpa persiapan
                - Kandungan : minum air sebanyak 600 – 800
                  cc 1 jam sebelum pemeriksaan agar kandung
                   kencing penuh.
                - Collon : urus-urus dan anti flatulen 12- 24
           jam.
Pemeriksaan Emergency/Cyto : tanpa persiapan misal : pd
  kasus trauma abdomen
• Menyediakan dan mengirinkan bahan-bahan
  pemeriksaan laboratorium sesuai dengan
  tindakan pemeriksaan yang akan dilakukan
  terhadap pasien yang bersangkutan
• Bahan pemeriksaan dapat segera dikirimkan
  ke Lab. Utk diperiksa shg hasilnya
  secepatnya dapat digunakan untuk
  menegakkan diagnosa , program pengobatan
  dan mengetahui penyakit pasien.
•   Urine
•   fecces
•   darah
•   dahak / sputum
•   Hapusan tengorok/hidung
•   Hapusan mata
• hapusan vagina/vulva
• cairan cerebrospinal
• cairan lambung
• cairan rongga pleura
• Cairan luka
• Jaringan hasil biopsi
• Cairan muntahan
Persiapan alat
    • botol atau tabung pemeriksaan bertutup, kaca
        objek,
      bengkok, spuit dll baik yang steril maupun tidak
      steril.
    • macam-macam reagens
    • kertas etiket
    • Formulir pemeriksaan
    • Peralatan untuk menganbil bahan
    • Tempat untuk menyim,oan bahan
        pemeriksaan ke
      LAB.
    • Buku ekspedisi
Persiapan pasien
Pasien di beri penjelasan tentang hal – hal yang
akan dilakukan

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:2
posted:4/27/2013
language:Unknown
pages:26
bayu ajie bayu ajie
About ingin download tapi tidak bisa? hubungi: zuperbayu at yahoo.com