Pengorganisasian kota layak anak

Document Sample
Pengorganisasian kota layak anak Powered By Docstoc
					MODUL 4. C.
Setelah proses belajar mengajar, peserta
    diharapkan dapat:
1. Menjelaskan tentang para pihak yang terlibat
    dalam pengembangan KLA
2. Mengidentifikasi peran dan tanggung jawab
    para pihak yang terlibat dalam pengembangan
    KLA sesuai dengan klasterisasi KHA.
3. Mengidentifikasi mekanisme keterlibatan
    /peran para pihak dalam pengembangan KLA
4. Menyusun mekanisme kerja dan rencana
    pengembangan KLA
Langkah-langkah
 Pengantar oleh fasilitator tentang mimpi tentang KLA
 Memahamkan tentang keterlibatan, peran dan
  tanggung jawab para pihak, struktur dan mekanisme
  kerja dengan metode diskusi kelompok
 Kesimpulan .
PENGANTAR
 Dipaparkan tentang MIMPI sebuah kabupaten/kota
 yang layak anak
Metode : Diskusi kelompok
Bagaimana peserta memahami para pihak yang terlibat
untuk pengembangan KLA
Bagaimana peserta memahami peran dan tanggung
jawab para pihak yang terlibat untuk pengembangan
KLA sesuai klustering KHA
Bagaimana peserta memahami mekanisme kerja KLA
Pegangan Fasilitator
 Keterlibatan Parapihak
 Peran dan tanggung jawab para pihak
 Mekanisme kerja, monev dan pelaporan.
Siapa Yang Terlibat ?
 1. Sekretaris Daerah ( Koordinator
      Penanggungjawab Gugus Tugas KLA)
 2.   Bappeda ( Ketua gugus Tugas KLA)
 3.   Kepala Badan Keuangan Daerah ( Wakil Ketua
      Gugus Tugas KLA)
 4.   Kepala Badan PP dan KB ( sekretaris gugus tugas
      KLA).
 5.   Kepala Dinas Kesehatan ( Pnjwb Pemenuhan
      hak kesehatan anak)
 6.   Kepala Dinas Pendidikan ( Pnjwb Pemenuhan
      Hak Pendidikan Anak).
Siapa Yang Terlibat ?
7. Kepala Dinas Sosial/Institusi Sosial ( Pnjwb
   Penanganan Masalah Sosial Anak).
8. Kepala Dinas Pekerjaan Umum/Bina Marga (
   Pnjwb Bidang Infrakstruktur Layak Anak)
9. Anggota ; Perhubungan, Lingkungan Hidup,
   tenaga Kerja, Komunikasi dan Informatika,
   Kementrian Agama, Kemenhum dan Ham, Biro
   Otda, BPS, Duk-Capil, Kepolisian, Kejaksaan,
   Pengadilan, Perguruan tinggi, Perpustakaan,
   LSM dan Ormas, Organisasi Profesi, Kadin,
   Lembaga Donor, Forum Anak, P2TP2A, PKK, dll
 Peran Para pihak
1. Lembaga Legilslatif: Memberikan dukungan dan
  persetujuan serta pengawasan terhadap kebijakan,
  program, kegiatan dan anggaran pelaksanaan KLA.

2. Institusi Penegak Hukum: Kepolisian daerah,
  Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Negeri, berperan
  sesuai tugas dan kewenanangannya untuk
  mendukung pelakasaan KLA
  Peran Para pihak
3. Organisasi Non Pemerintah dan Organisasi
Kemasyarakatan : Peran pentingnya adalah untuk
melakukan advokasi dan menggerakkan masyarakat
untuk mendukung pelaksanaan KLA
4. Dunia Usaha: Merupakan kelompok potensial dalam
masyarakat yang menerapkan prinsip prinsip KLA dan
menfasilitasi dukungan pendanaan antara lain yang
bersumber dari alokasi Corporate Social Responsibelity
(CSR) untuk mendukung pelaksanaan KLA.
5. Masyarakat dan Anak; Bertanggungjawab
Mengefektifkan dan turut serta dalam pelaksanaan,
pemantauan, dan evaluasi KLA dg memberikan masukan
berupa informasi yang obyektif.
Mekanisme kerja keterlibatan para pihak:

 temu koordinasi, penguatan kelembagaan,
 pengembangan jejaring ( dari tingkat kabupaten
 sampai dengan desa/kelurahan ).

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1
posted:4/25/2013
language:Indonesian
pages:11
bayu ajie bayu ajie
About ingin download tapi tidak bisa? hubungi: zuperbayu at yahoo.com