Your Federal Quarterly Tax Payments are due April 15th Get Help Now >>

4 pilar kebangsaan - Pemuda Panca Marga by sudarnohardjosaparto

VIEWS: 205 PAGES: 25

4 Pilar Kebangsaan, materi diklat kepemimpinan tingkat pratama Pemuda Panca Marga Jakarta Pusat, 23 - 25 Nopember 2012, disampaikan oleh : Ir. Arief P. Moekiyat MT

More Info
									 PENGUATAN 4 PILAR KEBANGSAAN
                  OLEH :
             ARIEF P. MOEKIYAT
(Mantan Sekjen Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga)
     DISAMPAIKAN DALAM ACARA PC.PPM JAK-PUS

              JAKARTA, 24 NOVEMBER 2012
                                                                2

           SUMPAH PRASETYA PEMUDA PANCAMARGA


KAMI PEMUDA PANCAMARGA LEGIUN VETERAN REPUBLIK
INDONESIA ADALAH:
1. Pengawal dan Penerus cita-cita Proklamasi Kemerdekaan
   Republik Indonesia;
2. Senantiasa menjunjung tinggi dan menghayati PANCAMARGA
   sebagai Kode Kehormatan Veteran Republik Indonesia, serta
   ikut bertanggung jawab dalam setiap upaya pertahanan dan
   keamanan negara;
3. Tetap menanamkan semangat Patriotisme dalam jiwa serta
   senantiasa menjadi kehormatan dan citra Veteran Republik
   Indonesia;
4. Merupakan bagian yang mutlak dari Generasi Muda Indonesia
   yang dinamis dan kreatif, berwatak ksatria, serta bertekad
   memajukan perikehidupan bangsa disegala bidang;
5. Pengabdi yang berpegang teguh pada Pancasila dan UUD
   1945, yang merupakan dasar dan falsafah hidup bangsa.
                                                                                      3
                               NILAI-NILAI HAKIKI
                     PROSES KEBERADAAN BANGSA & NEGARA




            FENOMENA RUANG :
            – GEOGRAFI KEPULAUAN
            – REALITAS WIL. NEGARA
                                      – JADIKAN 2 PHENOMENA   – WUJUDKAN BGS YG MENEGARA
                                        SBG SUATU ”ENTITY”    – PROKLAMASI 17 – 8 – 1945



   NILAI                                      NILAI                     NILAI
KESADARAN                                  SEMANGAT                    TEKAD
 BERSAMA                                    BERSAMA                   BERSAMA


                                       – PROSES SEJARAH       – KLIMAKS PERJUANGAN BGS
                                         ”SUMPAH PEMUDA”      – REALISASI KESADARAN,
            PENOMENA ISI :                                      SEMANGAT & TEKAD BERSAMA
            – MAJEMUK & HETEROGEN
              (SUKU, AGAMA, BUDAYA)
            – REALITAS MASYARAKAT
                                                                                           4
                                  NILAI-NILAI HAKIKI
                        PROSES KEBERADAAN BANGSA & NEGARA

   HAL2 ESENSIAL
       BANGSA INDONESIA DLM KEANEKARAGAMANNYA DGN IDENTITAS YG “SATU”
       “MENEGARA” DLM NKRI
       MENYEPAKATI PANCASILA YG TERTUANG DLM PEMBUKAAN UUD–1945 SBG DASAR NEGARA & FALSAFAH
        HIDUP BANGSA

   LANDASAN & ORIENTASI KEBERADAAN BANGSA & NEGARA
       KESADARAN UTK MENERIMA REALITAS KEANEKARAGAMAN, KEMAJEMUKAN & HETEROGENITAS, SBG
        RAHMAT TUHAN YME YG HRS DISYUKURI

       PERSATUAN & KESATUAN SBG SEMANGAT DLM MENGEKSPRESIKAN KEBERADAAN BANGSA & NEGARA
        SERTA INTERAKSINYA DGN LINGKUNGAN

       KEBERADAAN KITA SBG BANGSA YG MENEGARA, TERBANGUN ATAS “4 KONSENSUS DASAR / 4 PILAR
        KEBANGSAAN” YG DISEPAKATI BERSAMA, SBG PILAR-PILAR UTAMANYA
            PANCASILA
            UUD 1945
            NKRI
            BHINNEKA TUNGGAL IKA
                                                       5
              NILAI-NILAI HAKIKI
    PROSES KEBERADAAN BANGSA & NEGARA




    4 (EMPAT) PILAR KEBANGSAAN DLM KEHIDUPAN
              BERBANGSA & BERNEGARA


P           U                                  B   T
A           U                N
                                               H   U
N           D                                  I   N
C                            K
                                               N   G
A           1                                  E   G
S           9                R
                                               K   A
I           4                                  A   L
L           5                I
A                                              IKA
                                                          6
                           CITA-CITA DAN TUJUAN
                                 NASIONAL

                          CITA-CITA NASIONAL
                Negara Indonesia yang Merdeka, Bersatu,
                      Berdaulat, Adil dan Makmur




                       TUJUAN/TUGAS NASIONAL
                 Melindungi Segenap Bangsa Indonesia
                  dan Seluruh Tumpah Darah Indonesia
                 Memajukan Kesejahteraan Umum
                 Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
                 Ikut Serta Melaksanakan Ketertiban
                  Dunia
                 Berintikan Kesejahteraan & Keamanan
Tercantum Dalam Pembukaan UUD 1945
                                                                7

NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
                                          PASAL 18 UUD NRI
    DIBAGI ATAS DAERAH-DAERAH:
                                          TAHUN 1945



               PROVINSI


DAERAH PROVINSI DIBAGI ATAS:              MASING-MASING
                                          MEMPUNYAI
                                          PEMERINTAHAN
             KABUPATEN DAN                DAERAH.     PASAL 2
                 KOTA                     AYAT (1)  UU
                                          32/2004


         Hub. Pusat & Daerah
  UU 32/2004 {Psl 2 (4), (5), (6), (7)}
 Kewenangan
 Keuangan
 Pelayanan Umum
 Pemanfaatan SDA & SD lainnya
 Administrasi & Kewilayahan
                                                                                                        8




N   PROV
       33      KAB


K      7
    (26,9%)
               398      KOTA
                         93         KEC


R               164
               (70%)

                           34
                                    6.519       KEL
                                                8.068         DESA
    PROV                                                      68.442

I    26       KAB
              234
                         (57,6%)



                       KOTA
                                      1.039
                                     (18,9%)
                                                                           DENGAN KEPULAUAN BESAR DAN
                                                                           KECIL SERTA PENDUDUK DENGAN
                                                     2.133                 KEANEKARAGAMAN BUDAYA DAN
                                                     (35%)                ADAT ISTIADAT, SERTA AGAMA SERTA
                        59         KEC                                     SUMBER DAYA ALAM YANG KAYA
                                                                 8.608
                                   5.480       KEL              (14,4%)

                                               5.935         DESA
                                                             59.834
                                                                                                             9

                                  REALITAS YG BERKEMBANG


 PANCASILA SBG DASAR NEGARA & FALSAFAH HIDUP BGS, TIDAK MEMPEROLEH RUANG YG SEMESTINYA DLM TATA KEHIDUPAN
  BERMASYARAKAT, BERBANGSA & BERNEGARA
 KURANGNYA PEMAHAMAN MENGENAI EMPAT PILAR KEBANGSAAN YANG MENJADI PILAR DALAM MENDIRIKAN NEGARA
  INDONESIA (PANCASILA, UUD 1945, NKRI, DAN BHINNEKA TUNGGAL IKA)
 BERKEMBANG NILAI2 YG TDK MEREFLEKSIKAN KESEPAKATAN BERSAMA
   MELEMAHNYA TOLERANSI & HARMONI SOSIAL
   BENTURAN ANTAR KEPENTINGAN (SEMPIT/POK)
   PRIMORDIALISME/EGOSENTRIS (KEDAERAHAN/KESUKUAN)
 MUNCULNYA EUPHORIA KEBEBASAN A/N HAM & DEMOKRASI
 TERBANGUNNYA KETIDAKPUASAN & KETIDAKPERCAYAAN MASY. THD PEM. & AP. GAKKUM
 DERASNYA PENGARUH GLOBAL DGN ISSUE2
   DEMOKRATISASI, HAM & LINGKUNGAN HIDUP
   LIBERALISASI EKONOMI
   RADIKALISME & TERORISME




                                    PERMASALAHAN YG POTENSIAL DPT
                                     MENJADI ANCAMAN TERJADINYA
                                        KONFLIK & DISINTEGRASI
                                                                        10
                           IDENTIFIKASI POTENSI KONFLIK
                             & ANCAMAN DISINTEGRASI




   MUNCULNYA IDE PEMISAHAN DIRI DARI NKRI (OPM)
   KEBERADAAN POK SEPARATIS  KONFLIK VERTIKAL
   TINDAKAN ANARKHIS & PEMAKSAAN KEHENDAK POK TERTENTU SERTA
    KETIDAKPATUHAN THD HUKUM  KONFLIK HORISONTAL/KOMUNAL
   KONDISI TINGKAT KEMISKINAN, KETIDAKADILAN, KESENJANGAN SOSIAL 
    KONFLIK SOSIAL
 RADIKALISME, TERORISME
   PERMASALAHAN PILKADA  KONFLIK HORIZONTAL (ANTAR PENDUKUNG CALON)
   PERMASALAHAN PRIMORDIALISME/EGOSENTRIS
       PENONJOLAN KEDAERAHAN SBG EKSES OTONOMI DAERAH
       PERDA2 YG BERNUANSA SEKTARIAN
                                                11

                 4 PILAR KEBANGSAAN


               PANCASILA
 Nilai-nilai luhur bangsa yang tercantum dlm
  Paragraf 4 Pembukaan UUD NRI Tahun 1945
 Sebagai Dasar Negara
 Sebagai Pandangan & Falsafah Hidup Bangsa
 Pemersatu Bangsa Indonesia
 Sumber Hukum Tertinggi
                                                           12

                   SILA PERTAMA PANCASILA


        KETUHANAN YANG MAHA ESA
 Percaya dan Takwa kepada Tuhan sesuai agama dan
  kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan
  yang adil dan beradab
 Agama & kepercayaan thd Tuhan YME adalah masalah yg
  menyangkut hubungan pribadi dgn Tuhan YME
 Hormat menghormati & bekerjasama antar pemeluk agama
  & penganut-penganut kepercayaan yg berbeda-beda shg
  terbina kerukunan hidup
 Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai
  dengan agama dan kepercayaannya
 Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada
  orang lain
                                                        13

                    SILA KEDUA PANCASILA


   KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
 Mengakui persamaan derajat persamaan hak dan
  persamaan kewajiban antara sesama manusia
 Saling mencintai sesama manusia
 Mengembangkan sikap tenggang rasa
 Tidak semena-mena terhadap orang lain
 Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
 Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
 Berani membela kebenaran & keadilan
 Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari
  seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap
  hormat-menghormati & bekerjasama dgn bangsa lain
                                                      14

                  SILA KETIGA PANCASILA


           PERSATUAN INDONESIA
 Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan,
  dan keselamatan bangsa dan negara di atas
  kepentingan pribadi atau golongan
 Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan
  negara
 Cinta Tanah Air dan Bangsa
 Bangga sebagai Bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air
  Indonesia
 Memajukan pergaulan demi persatuan dan
  kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika
                                                              15

                    SILA KEEMPAT PANCASILA

 KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN
        DALAM PERMUSYAWARATAN/PERWAKILAN
 Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat
 Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain
 Utamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk
  kepentingan bersama
 Musyawarah untuk mufakat dalam semangat kekeluargaan
 Iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan
  melaksanakan hasil musyawarah
 Musyawarah dengan akal sehat dan sesuai dengan hati
  nurani yang luhur
 Keputusan harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral
  kepada Tuhan, menjunjung tinggi harkat dan martabat
  manusia serta nilai kebenaran dan keadilan
                                                                16

                      SILA KELIMA PANCASILA


     KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT
                  INDONESIA
   Perbuatan yang cerminkan sikap kekeluargaan/gotong-royong
   Bersikap adil
   Keseimbangan antara hak dan kewajiban
   Menghormati hak-hak orang lain
   Suka memberi pertolongan kepada orang lain
   Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain
   Tidak boros dan bergaya hidup mewah
   Tidak merugikan kepentingan umum
   Suka bekerja keras
   Menghargai hasil karya orang lain
   Mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
                                                                    17

                          4 PILAR KEBANGSAAN


            UUD NRI TAHUN 1945
 Terdiri dari : Pembukaan & Batang Tubuh (disahkan tgl 18 Agt 1945)
 Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 memuat dasar filosofis & normatif
  yg mendasari pasal-pasal dlm Batang Tubuh
 Konstitusi negara yg mempunyai peran mengatur, mengelola &
  mempertahankan eksistensi NKRI (landasan konstitusional)
 Sebagai hukum dasar tertulis yang memuat pengaturan kedaulatan
  hukum, rakyat & negara
 Mengalami perubahan 4 kali (1999 s.d. 2002)
 Sebelum diubah UUD 1945 terdiri atas 16 Bab, 37 Pasal, 49 Ayat, & 4
  Pasal Aturan Peralihan serta 2 Ayat Aturan Tambahan; setelah diubah
  UUD NRI Tahun 1945 terdiri atas 21 Bab, 73 Pasal, dan 170 Ayat, 3
  Pasal Aturan Peralihan serta 2 Ayat Aturan Tambahan
                                                                   18

                       4 PILAR KEBANGSAAN

                           NKRI
 Bentuk negara yang final dan ditegaskan dalam Pasal 1 ayat (1)
  dan Pasal 37 ayat (5) UUD NRI Tahun 1945
 Dibagi atas Daerah-Daerah Provinsi; dan Daerah Provinsi
  dibagi atas Kabupaten dan Kota
 Terdiri lebih dari 17. 000 pulau dan terbentang dari Sabang
  sampai Merauke; serta dari P. Mianggas sampai P. Rote
 Rumah besar bagi seluruh elemen bangsa utk melaksanakan
  hak dan kewajibannya sebagai warga negara yang diatur oleh
  undang-undang beserta peraturan pelaksanaannya
 Pilihan terbaik dan harga mati yang harus dibela dan
  dipertahankan oleh seluruh komponen bangsa
                                                                 19

                       4 PILAR KEBANGSAAN



        BHINNEKA TUNGGAL IKA
 Mempunyai arti harfiah, yaitu berbeda-beda namun tetap satu
 Semboyan yg mencerminkan keberagaman suku bangsa, agama,
  dan budaya namun tetap SATU bangsa
 Semangat bersatu yang didalamnya ada keanekaragaman untuk
  mewujudkan tujuan dan cita-cita nasional
 Bangsa Indonesia dapat bersatu didalam kedamaian, & selalu
  bersama didalam perbedaan utk membangun kemakmuran &
  kesejahteraan bersama (Bendera Negara adalah Sang Merah
  Putih, Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia, Lambang Negara
  adalah Garuda Pancasila dgn semboyan Bhinneka Tunggal Ika,
  serta Lagu Kebangsaan adalah Indonesia Raya)
                                                                                  20

                             PENGUATAN 4 PILAR KEBANGSAAN



                                              Komitmen                Penguatan
       Kebijakan
                                               Seluruh                  4 Pilar
       Nasional
                                              Komponen               Kebangsaan


   Disosialisasi & diimplementasikan dlm kehidupan bermasyarakat,
    berbangsa dan bernegara (Sesuai Pasal 22 UU 32/2004, Daerah
    melindungi masyarakat utk menjaga persatuan dan kesatuan,
    kerukunan Nasional, serta Keutuhan NKRI)
   Dilakukan dalam pendidikan (sekolah, keluarga & lingkungan/
    organisasi) agar bangsa memiliki fondasi kebangsaan yang kuat




Anggota PPM dapat menjadi Kader yang memiliki integritas dan
kapabilitas yang tinggi untuk membawa Bangsa Indonesia menjadi
bangsa yang besar, jaya dan terhormat pada masa mendatang
                                                               21

                        4 PILAR KEBANGSAAN



      INDIKATOR KEBERHASILAN
Salah satu ukuran keberhasilan penguatan 4 Pilar Kebangsaan
adalah semakin mantapnya ketahanan nasional, yaitu suatu kondisi
dinamis suatu bangsa yang terintegrasi berisi ketangguhan &
keuletan yg mengandung kemampuan utk mengembangkan
kekuatan nasional dlm menghadapi segala macam bentuk Ancaman,
Tantangan, Hambatan, dan Gangguan baik yg datang dari dalam
maupun luar, secara langsung maupun tdk langsung yg mengancam
& membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa
& negara, serta perjuangan dlm mewujudkan tujuan nasional
                                                              22

          INDIKATOR KEBERHASILAN 4 PILAR KEBANGSAAN

                KETAHANAN NASIONAL
Ketahanan Nasional mencakup Tri Gatra Alamiah (Geografi,
Demografi, dan Sumber Daya Alam) dan Panca Gatra yang meliputi
Kehidupan Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, serta
Pertahanan dan Keamanan (IPOLEKSOSBUDHANKAM) dlm rangka
pencapaian tujuan nasional, yaitu :
• IDEOLOGI : meyakini kebenaran Ideologi Pancasila
• POLITIK : kehidupan politik bangsa yg demokratis &
             menerapkan politik luar negeri yg bebas dan aktif
• EKONOMI : menciptakan kemandirian ekonomi dengan daya
             saing yang tinggi, mewujudkan kemakmuran yg adil &
             merata
                                                              23

          INDIKATOR KEBERHASILAN 4 PILAR KEBANGSAAN



         KETAHANAN NASIONAL
• SOSIAL BUDAYA : menciptakan manusia yang beriman, bertaqwa
  kepada Tuhan YME, rukun bersatu, cinta tanah air dalam
  kehidupan yang harmoni serta menangkal penetrasi budaya asing
  yang tidak sesuai dengan budaya nasional & kearifan lokal

• PERTAHANAN DAN KEAMANAN : daya tangkal bangsa yang
  dilandasi kesadaran bela negara yang mampu memelihara
  stabilitas, pertahanan keamanan negara yang dinamis serta
  mempertahankan kedaulatan negara dan keutuhan NKRI
                                                              24

                 PENGUATAN 4 PILAR KEBANGSAAN



                      PENUTUP
• Menanamkan kembali dan memantapkan implementasi 4 pilar
  kebangsaan sebagai ideologi kebangsaan dan kekuatan
  pemersatu (integrating force) dan common platform bagi bangsa
  Indonesia

• Para Anggota Pemuda Panca Marga wajib mengimplementasikan
  4 pilar kebangsaan dan memberi keteladanan disetiap strata
  (Parpol, dunia usaha, LSM, ormas) dalam kehidupan
  bermasyarakat, berbangsa & bernegara

								
To top