Tata Ibadah Minggu dan Menyambut Hari Ibu 18 - GPIB

Document Sample
Tata Ibadah Minggu dan Menyambut Hari Ibu 18 - GPIB Powered By Docstoc
					GEREJA PROTESTAN di INDONESIA bagian BARAT
                        (G P I B)




         Ibunda sebuah bangsa yang KUAT dan TERHORMAT
      adalah wanita-wanita YANG DICINTAI dan DIMULIAKAN


        Minggu, 18 Desember 2011

                        TATA IBADAH HARI MINGGU

  Doa para presbiter di konsistori
  Latihan lagu & Penjelasan Ibadah

Ungkapan Situasi
               Memasuki minggu Advent ke-4, dengan penuh rasa syukur,
    kita juga akan memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember.
                 Tuhan menghadirkan Ibu di tengah-tengah rumah tangga
            sebagai sosok untuk membina iman, memberikan keteladanan
   bagi anak-anak dalam seluruh kehidupan menyongsong kehadiran
   Sang Mesias.

Prosesi Penyalaan Lilin
               (lilin Advent pertama, kedua dan ketiga sudah menyala menandakan bahwa
                                                         Minggu Advent I-III sudah dilalui)
U                     Satu Lilin Kita Nyalakan (Gita Bakti)

               do = f       2 ketuk       MM + 88

               1        2       3         3         2           1      2    3         1 '       3          4
               Em - pat         li    -   lin       ki -        ta     nya-la -       kan,      ba -       gai


               5        5       4         5     6       5       .' 5        5         6         6          4
               bin - tang - bin - tang ce - rah.                     Si -   ap - lah            hai        se -


               3    4       5    3 '      1     2           3         3     2     1         2       1      .
                                                            ra
               ge - nap a - lam, dan ber - nya - nyi "Ma - ra - na - tha!"


                   MENGHADAP ALLAH
P2       Umat Tuhan, mari kita berdiri, mempersiapkan hati untuk berjumpa
         Tuhan dan memasyurkan nama-Nya.
Nyanyian Umat:  Kusongsong Bagaimana (KJ 85)
                   Kusongsong bagaimana, ya Yesus, datang-Mu?
                   Engkau Terang buana, Kau Surya hidupku!
                   Kiranya Kau sendiri Penyuluh jalanku,
                   supaya kuyakini tujuan janji-Mu.
Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011                                                                    hal 2
                            ...Prosesi Alkitab dibawa masuk...
                   Hai insan yang berduka, tabahkan hatimu,
                   dan pandanglah ke muka hai kamu yang lesu:
                   telah di ambang pintu Penolong mulia;
                   dengan harapan itu jiwamu pun lega.
Votum
PF    Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN,
      yang menjadikan langit dan bumi. (Mzm. 124:8)
U              Amin (KJ 476a)
Nas Pembimbing                                                   Roma 8: 22 – 24a
Salam
PF    Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan
      Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai engkau. (I Tim. 1: 2)
 U            dan menyertaimu juga.
Nyanyian Umat:  Kusongsong Bagaimana (KJ 85)
           Tak usah cari jalan, tak usah berlelah,
           Berusaha siang-malam mengatur datang-Nya.
           Sengaja Ia datang melipur laramu,
           menaruh kasih sayang, membuka belenggu.
           Yang datang menghakimi seisi dunia,
           rahmani dan rahimi membela umat-Nya.
           Ya datang, Matahari, sinari umat-Mu;
           pada-Mu kami cari bahagia penuh.
                                                                           duduk 
Pengakuan Dosa
P2     Di hadapan Allah Mahakasih, mari saudara-saudara, kita mengaku
       kesalahan dan dosa kita...
       Ya Allah, kami mengaku bahwa kami kurang menghayati
       dan memberlakukan hidup dalam kasih dan kebenaran.
U              Tuhan, Kasihani Kami KJ 43
              Tuhan, kasihani kami! Kristus, kasihani kami!
              Tuhan, kasihani kami!
Seorang Ibu   Ya Tuhan,
              sebagai ibu, kami gagal untuk menjadi teladan iman
              serta pembimbing bagi anak-anak kami
              agar mereka berjalan pada jalan-Mu..
Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011                                         hal 3
U      Kami mengaku, perilaku hidup kami
       kadang menjadi batu sandungan
       dan hambatan bagi orang lain
       untuk mendekat kepada Kristus.
Seorang Ayah Ya Tuhan,
              sebagai ayah, kami mengaku
              bahwa kami terlalu sibuk dengan pekerjaan,
              sehingga peran utama kami, bersama istri,
              dalam mempersiapkan anak-anak
              sebagai generasi masa depan
              tidak dapat kami lakukan dengan baik..
U              Tuhan, Kasihani Kami KJ 43
              Tuhan, kasihani kami! Kristus, kasihani kami!
              Tuhan, kasihani kami!
Seorang anak Ya Tuhan,
              sebagai anak-anak, sungguh kami menyesal
              akan sikap dan perilaku kami
              yang tidak menghargai orangtua
              bahkan mengabaikan nasihat mereka.
U      Kami mohon baharuilah kami
       sehingga kehidupan keluarga kami
       dapat mencerminkan kasih dan kebenaran Kristus.
Berita Anugerah
PF      Kepada setiap orang yang telah mengaku dosa dan bertobat,
        disampaikan berita anugerah pengampunan seperti tertulis
        dalam Yesaya 31:5-6
        Berdasarkan Firman Tuhan itu, sebagai Pelayan Yesus Kristus,
        kami memberitakan bahwa pengampunan dosa telah berlaku
        dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.
U             Syukur kepada Tuhan. Amin.
               Yang Mahakasih (KJ 381)
Kantoria      Yang Mahakasih yaitu Allah; Allah Pengasih pun bagiku.
                   Refrein:
                   Aku selamatlah oleh kasih-Nya,
                   oleh kasih-Nya kepadaku.
U                  Allah mengutus Yesus, Tuhanku;
                   Allah mengutus Sang Penebus. Refrein
Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011                          hal 4
Perempuan           Sabda kasih-Nya penawar haus;
Laki-laki           sabda kasih-Nya air hidupku.
Semua               Refrein
U                   Engkau kupuji, Kasih abadi; Engkau kupuji selamanya.
                    Refrein

Petunjuk Hidup Baru
PF     Setelah kesalahan kita diampuni-Nya, mari kita berdiri,
       untuk mendengarkan Petunjuk Hidup Baru
       seperti yang tertulis dalam II Yoh. 1: 4-6: ...
       Roh Kudus menolong kita mewujudkan kemuliaan Allah
       dalam seluruh hidup dan kesaksian kita di dunia.
U               GLORIA (Gita Bakti)

   la = cis         3 ketuk           MM + 120

       3    6 5       6 1         6     . 5 3'         3       6 5         6 1     6   .   5   3'

       3    6 5       6 1         6     . 5 3'         3       6 5         6 1     6   .   5   3'
      Glo -           -           -        ri - a,     glo -               -       -       ri - a,
       3    2         3           3    2       1'      3       2           3       3   2       1'

       3    2         3           3    2       3'      3       2           3       3   2       3'
      Glo       -     -       -        ri - a,         glo -               -       -   ri -    a,

      6 5 6 1 6 ' 6 5 6 1 6 6 '3                           3       5 3         5   6. . 6 . 0

      6 5 6 1 6 ' 6 5 6 1 6 6 '3                           3       1   .       1   1. . 1 . 0
      glo- ri - a,        glo- ri - a                in ex - cel - sis De - o.
      3     2       3 ' 3         2    3 3 '1              1       3   .       3   3. . 3 . 0

      3     2       3 ' 3         2    3 3 '1              1       1   .       1   6. . 6 . 0
                                                                                               duduk 
 Paduan Suara




Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011                                                            hal 5
                          PELAYANAN FIRMAN
                                       …saat teduh…
Doa Epiklese

Pembacaan Alkitab
PF   Marilah kita berdiri untuk mendengar Firman Tuhan. Maranatha!
U           MARANATHA (Gita Bakti)
        la = b    4 ketuk MM + 76

    S   3 3      5 6      6. 3 3        6 5     5. 1   1   6 5 3 5 . 6 .

    A   1 1      1        1. 1 1        1       1. 3   3   1   . 1 . 1 .
        Ma-ra-na - tha, Ma-ra-na - tha, Ma- ra - na              -    tha.
    T   5 5      3        3. 5 5        3       3. 5   5   3   5 3 . 3 .

    B   1 1      1 6      6. 1 1        6 1     1. 1   1   6 1 . 1 . 6 .


P3       Di hari Minggu Advent IV ini,
         mari kita membaca Matius 24 : 29 - 36yang menceritakan: .......
PF       Hendaklah sabda Kristus diam dengan segala kekayaan-Nya di
         antara kamu dan ucaplah syukur kepada Allah
U                     Kepada-Mu Puji-pujian (KJ 474)
                     Kepada-Mu puji-pujian, madah syukur
                     dan segala kemuliaan,
                     ya Bapa, Putra, Roh Kudus, sampai kekal abadi!
                                                                      duduk 
Khotbah
                                       …saat teduh…


                              JAWABAN UMAT
Umat yang menjawab
U                     Kiranya Langit Terbelah (KJ 80)
Kantoria             Kiranya langit terbelah; ya Jurus’lamat datanglah,
                     bukalah sorga segera, buanglah palang pintunya.
                     O, turun seperti embun, sirami ladang bumi-Mu;
Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011                                      hal 6
                     curahkanlah anugerah, Raja yang adil, datanglah!
Perempuan            Hai bumi, kau terbukalah! Gunung, lembah, menghijaulah,
                     agar darimu bersemi Bunga Selamat abadi.
Semua                Engkau dinanti dunia. Kedatangan-Mu kapankah?
                     Dari takhta-Mu turunlah; hiburkan kami yang resah.
Laki-laki            Ya Surya Pagi yang cerah, biar fajar-Mu merekah;
                     mari, terbitlah cemerlang, halaulah kabut yang kelam.
Semua                Dirundung duka kemelut, kami menghadap pintu maut.
                     Umat-Mu, Tuhan, tuntunlah ke negeri sejahtera.
                     Di sana kami bersyukur memuliakan nama-Mu,
                     ya Penebus manusia sampai selama-lamanya!

Pengakuan Iman                                                                                                     berdiri 
                                                                                                                   duduk 
Doa Syafaat (Doa diakhiri dengan doa Bapa Kami dan doksologi dinyanyikan)
                     Kar’na Engkaulah (Gita Bakti)
    do = bes        4 ketuk                  MM + 80

    1      1       . 7       6           6       .       6    7       1       7           2        1       7       6
    Kar'na          Eng-kaulah                       yang em- pu - nya                    Ke- ra - ja - an

    5      . 5      3        1           0 5         5 6      7       1       2       2       . 1          7       6
    dan        ku - a - sa                   dan ke -         mu- li - a - an                  sampai se-

    5          5         3           .       2       1       . ' 6        1       2       1    .       .       .   0
    la -       ma - la           -           ma- nya.             A           -               min.
 Paduan Suara

Pengucapan Syukur
P4    Umat Tuhan, marilah kita mengucap syukur kepada Tuhan
      dengan memberi persembahan kepada-Nya.
      2 Korintus 8 : 12 mengatakan:
      ”Sebab jika kamu rela untuk memberi,
      maka pemberianmu akan diterima,
      kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu,
      bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu”.


Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011                                                                                hal 7
                    KJ 91 Putri Sion, Nyanyilah
Kantoria           Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem!
                   Mari sambut Rajamu. Raja damai t’rimalah!
                   Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem!
U                  Hosiana, Putra Daud, umat-Mu berkatilah!
                   Dirikanlah takhta-Mu mahatinggi, mulia.
                   Hosiana, Putra Daud, umat-Mu berkatilah!
                                 …persembahan diberikan,
                   setelah selesai, jemaat tetap duduk dan bernyanyi…
                   Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia.
                   Raja Damai abadi, Putra Allah yang kekal.
                   Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia.

Doa Persembahan
P4    Allah Sumber berkat dan karunia yang hidup,
      karena kasih karunia-Mu, kami selamat.
U            Kami mengaku bahwa kelanjutan hidup
             dan segala kelimpahan sukacita dalam keluarga dan
             jemaat,
             ada karena berkat dan pemeliharaan Tuhan.
             Tidak satupun ada, sebab kekuatan kami.
      Terima kasih untuk kesadaran yang Tuhan beri,
      sehingga kami tahu mengucap syukur
      dan sanggup memberikan persembahan ini.
Semua              Terimalah syukur ini,
                   serta pakailah hidup kami sesuai kehendak-Mu,
                   yang mengingkan kami hidup dalam kebaikan-Mu
                   dan menjadi berkat demi kemuliaan nama-Mu, ya
                   Yesus Juruselamat. Amin.
                                                                        duduk 


                            PENGUTUSAN
Warta Jemaat
Pesan Hari Ibu Ke-83



Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011                                     hal 8
Amanat Pengutusan                                                                                                        berdiri 

PF         …
            Adventus Mengingatkan (Gita Bakti)
Kantoria
     do = g         3 ketuk             MM + 72

     1          5         5             6       5       3        .               2           1        6          5         5
     Ad - ven - tus                     mengi - ngat                         -               kan      ke -       pa -     da

     5     3        5          .        3       2       1                .               3       2    1          6         5
     se - mes-ta,                       Me -            si           -               as          a - kan         da - tang

     5     6        1              .    5       1       2        3                   .           3    2      1       .     3
     ber    -       si     -            ap se - ge - ra:                                         Bu   -      ka           pin-
                                                    3

     2     1        6              5        5       6        1           1               .       5    3      2       1     .
     tu    ha - ti -               mu       su - pa - ya ma -                                    suk Ra - ja - Mu!

                         Yang jauh dari Tuhan, yang bengkok hatinya,
                         yang lidahnya berdusta dan fasik lakunya,
                         yang hidup dalam dosa mari bertobatlah seg’ra.
U                        Yang buta dan tertawan, yang miskin hidupnya,
                         tersisih dan tertindas, yang s’lalu tertekan,
                         Penolongmu ‘kan datang, mari bersukacitalah!
                         Berjaga dn berdoa, siapkan dirimu,
                         ‘kan datang dari sorga sang Hakim mulia,
                         yang akan menghakimi seisi dunia milik-Nya.
Berkat
PF     Arahkan hati dan pikiranmu kepada Tuhan
       serta terimalah berkat-Nya…..
       “Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
       Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau
       kasih karunia;
       Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau
       damai sejahtera.” Bilangan 6: 24-26
Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011                                                                                       hal 9
U                        Amin (Gita Bakti)
          do = c        4 ketuk        MM + 72

          3     .       5   5   .' 6    1 6      5   .' 1     6 1     2      .       1   1 ..0
          A         -       min,   a     -      min,    a      -       -         -       min.

                                       …jemaat tetap berdiri hingga Alkitab dibawa keluar

                                                                           MS-DT-IMG-GPIB




Arti Logo Hari Ibu

Setangkai Bunga Melati
      Kuntum menggambarkan :
       1. Kasih sayang kodrati antara ibu dan anak
       2. Kekuatan,kesucian antara ibu dan pengorbanan anak
       3. Kesadaran perempuan/wanita untuk menggalang
            kesatuan,persatuan,ke-ikhlasan bakti dalam pembangunaan
            bangsa dan negara

        Angka 83
         Delapan puluh tiga tahun sudah para perempuan Indonesia yang
         tergabung dalam berbagai organisasi dan lembaga swadaya
         masyarakat, baik secara kelompok maupun individu, turut
         berpartisipasi aktif membangun bangsa di berbagai lini sector.

        Warna hijau pada angka 83
         Melambangkan penyelamatan lingkungan hidup

        Merah putih berkibar
         Melambangkan bahwa bendera telah dikibarkan oleh para perempuan
         Indonesia, berarti perjuangan perempuan pantang menyerah
         mempertahankan dan mengisi kemerdekaan untuk kemajuan dan
         kesejahteraan bangsa


Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011                                                 hal 10
            PESAN DEWAN PERSEKUTUAN KAUM PEREMPUAN GPIB

SALAM SEJAHTERA,
Puji dan Syukur senantiasa kita panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus, karena tidak terasa
kita sudah sampai di penghunjung tahun 2011 , dan pada kesempatan peringatan Hari Ibu
ke-83 ini harus digunakan sebagai momentum yang paling strategis untuk melihat kembali
perjuangan pergerakan kaum perempuan Indonesia yang diwujudkan dalam kongres
perempuan Indonesia yang pertama tanggal 22-25 Des.1928, yang kini setiap tgl. 22
Desember kita selalu peringati sebagai Hari Ibu.
Ibu-Ibu dalam Kasih Kristus , tema Nasional Hari Ibu, yaitu :
  “ Peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan ekonomi menuju kesejahteraan
                                         bangsa ”.
Tema tahun 2011 ini akan memfokus pada aspek ekonomi , sehingga kaum perempuan
Indonesia dari berbagai latar belakang budaya, agama dan status sosial dapat melakukan
introspeksi kembali terhadap upaya dan perjuangan yang telah dilakukan kaum perempuan
di bidang ekonomi dalam rangka perbaikan kualitas hidup perempuan dan anak, keluarga,
masyarakat dan bangsa Indonesia.
Peran Ibu pada masa sekarang tampaknya makin meningkat. Bersamaan dengan itu, makin
berat pula tantangan yang kita hadapi. Namun sebagai anak-anak Tuhan , maka kita
tentunya sepakat untuk pantang menyerah, pantang mundur dan pantang mengeluh.
Semua tantangan hidup sehari-hari seakan makanan lezat yang harus dihadapi dengan penuh
kesabaran dan penuh kesadaran.         Di tengah-tengah semakin berkembangnya tekhnologi
yang semakin canggih, ibu-ibu juga bisa merasakan, betapa hebat dampak dari
perkembangan teknologi tersebut di keluarga kita ini.
Tanggung jawab seorang ibu dihadapkan kepada berbagai masalah, berbagai ragam
tantangan, berbagai bentuk persoalan, Kaum Ibu hendaknya juga menyadari bahwa dengan
tugas berat sekarang ini harus tetap waspada terhadap tanggung jawab hidup.
Tanggung jawab ibu sekarang tidak hanya terbatas pada tanggung jawab dapur dan anak.
Lebih dari itu sudah tiba saatnya kaum Ibu bersama Bapak dan Anak berperan meningkatkan
keutuhan dan kesejahteraan keluarga dan masyarakat melalui peningkatan kualitas peran
sertanya , baik peran pribadi , mandiri , maupun organisasinya dalam berbagai aktivitas.
Dari Alkitab kita belajar bahwa menjadi seorang ibu yang baik dan bijaksana itu tidak
mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa atau mustahil. Asalkan ada hati dan tekad untuk
belajar, didalam kita menjalankan kegiatan dan tugas sehari-hari , Tuhan Yesus Kristus
senantiasa bersama kita.
Masih banyak yang harus kita lakukan. Selamat berjuang, selamat menjalankan tugas ,
hingga tercapai keluarga yang bahagia, keluarga sejahtera. Selamat Hari Ibu dan Selamat
menyongsong Natal 2011 dan Tahun Baru 2012. Tuhan Yesus Memberkati kita semua.

                           DEWAN PELKAT-PKP GPIB 2010-2015
                           Norry Mangindaan        Ciska Sutopo
                     Maria Albertina (Tieneke) Marentek         Schelly Tuelah
                  Lily Kasengkang       Sarah Eleonora (Ellen) Ngantung
            Luane Maudie (Lany) Tauran       Augustina Elsabeth (Els) Pandeiirot




Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011                                                 hal 11
                             SEJARAH SINGKAT HARI IBU

Gema Sumpah Pemuda dan alunan lagu Indonesia Raya yang pada tanggal 28
Oktober 1928 digelorakan dalam Kongres Pemuda Indonesia. Menggugah
semangat    para pemimpin perkumpulan        kaum    perempuan untuk
mempersatukan diri dalam satu kesatuan wadah yang mandiri.

Atas prakarsa para perempuan pejuang pergerakan kemerdekaan pada
tanggal 22 – 25 Desember 1928, diselenggarakan Kongres Perempuan
Indonesia yang pertama kali di Jogyakarta.

Salah satu keputusannya adalah bentuknya satu Organisasi Federasi yang
mandiri dengan nama Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia (PPPI).
Pada tahun 1929 terbentuk Perikatan Perkumpulan Isteri Indonesia (PPII).

Pada tahun 1935 diadakan Kongres Perempuan Indonesia II di Jakarta,
Kongres tersebut berhasil membentuk Badan Kongres Perempuan Indonesia,
juga menetapkan fungsi utama Perempuan Indonesia sebagai IBU BANGSA,
yang berkewajiban menumbuhkan dan mendidik generasi baru yang lebih
menyadari dan lebih tebal rasa kebangsaaannya.

Pada tahun 1938 Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung menyatakan
bahwa tanggal 22 Desember sebagai hari Ibu. Selanjutnya dikukuhkan oleh
Pemerintah dengan Keputusan Presiden Nomor 316 tahun 1959 tentang
Hari – hari Nasional yang bukan hari libur,          tertanggal 16 Desember
1959 yang menetapkan bahwa Hari Ibu tanggal 22 Desember sampai saat
ini terus berkiprah sesuai aspirasi dan tuntutan zaman.

Semangat perjuangan kaum perempuan Indonesia tersebut sebagaimana
tercermin dalam lambang Hari Ibu berupa setangkai bunga melati
dengan kuntumnya yang menggambarkan:

1. Kasih sayang kodrati antara ibu dan anak.
2. Kesucian, kekuatan dan pengorbanan.
3. Kesadaran perempuan serta keikhlasan            berdarma   bakti    dalam
   pembangunan bangsa dan negara Indonesia.




Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011                                  hal 12
Tata Ibadah Minggu, 18 Desember 2011   hal 13

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:0
posted:4/16/2013
language:Indonesian
pages:13