Docstoc

1. Strategi Pembelajaran-PPL STAINU

Document Sample
1. Strategi Pembelajaran-PPL STAINU Powered By Docstoc
					MODEL DAN STRATEGI PEMBELAJARAN


  Disampaikan pada Pembekalan PPL Mahasiswa STAINU Kebumen
                    Minggu, 18 September 2011




                          Oleh :
                        Martiyono
            (Kepala SMP Negeri 2 Buluspesantren)




      PEMERINTAH KABUPATEN KEBUMEN
   DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
        SMP NEGERI 2 BULUSPESANTREN
                     2011


                                                             1
                          MODEL DAN STRATEGI PEMBELAJARAN


                                             Oleh:
                                    Martiyono, S.Pd., M.Pd.
                             (Kepala SMP Negeri 2 Buluspesantren)


A. Pendahuluan
       Setiap guru menginginkan pembelajaran yang dikembangkan menjadi efektif, yaitu
  pembelajaran yang membuat guru dan siswa merasa senang untuk belajar serta menguasai
  secara optimal apa yang dipelajari. Pembelajaran sebagai suatu sistem sehingga akan efektif
  jika seluruh komponen pembentuk sistem berfungsi secara optimal.




             Di Dalam                     Terencana
                Diri                   Pengorganisasian
                                                                       Instrumen
              Fisik                    Materi
                                                                        Pnilaian
              IQ                      Strategi/Metode
              EQ                      Media/Alat
              SQ                      Sumber Belajar
             


           Masukan                        Proses                       Keluaran
                                       Pembelajaran



           Di Luar Diri                Tidak Terencana                 Kompetensi
            Sosial                    Gaya dan
            Fisik                      penampilan guru
                                       Suasana fisik dan
            Fasilitas                  sosial kelas




                           Gambar 1. Pendidikan sebagai Suatu Sistem

       Dalam kerangka sistem itulah, sekolah harus memenuhi standar 8 (delapan) standar,
  sebagaimana ditentukan dalam PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
  (SNP).




                                                                                           2
                                           1.                    2.
                      8.
                                          S. Isi                SKL
                S. Pembiayaan


                 7.                                                       3.
             S. Tendik                       8                        S. Proses
                                            SNP

                    6.                                             4.
                S. Sarpras                                    S. Penilaian
                                            5.
                                      S. Pengelolaan


                         Gambar 2. Delapan Standar Nasional Pendidikan

B. Sekilas tentang Belajar

        Ada dua aliran psikologi yang mempengaruhi teori dan praktek pembelajaran (belajar),
   yaitu behaviorisme dan konstruktvisme.
   1. Behaviorisme merupakan teori psikologi belajar yang mendudukan siswa sebagai
      individu yang pasif.     Siswa dianggap gelas kosong yangg siap diisi. Perilaku akan
      semakin kuat/ tampak jika diberi reinforcement, stimulus, dan respon.
   2. Konstruktivisme merupakan teori psikologi belajar yang menekankan bahwa perubahan
      kognitif hanya terjadi jika konsepsi-konsepsi yang dipahami sebelumnya diolah melalui
      suatu proses dalam upaya memahami/memaknai informasi-informasi baru.




             Behavioralisme : Mengisi gelas            Konstruktivisme : memupuk
                         kosong                                 tanaman

                Gambar 3. Perbandingan Behavioralisme dan Konstruktivisme


C. Standar Proses Pembelajaran
        Berdasarkan Permendiknas RI No. 41 Tahun 2007 tentang                     Standar Proses,
   pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang,
   memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, kreatif, dan mandiri. Pembelajaran



                                                                                               3
   dengan memanfaatkan berbagai metode yang meliputi proses eksplorasi, elaborasi, dan
   konfirmasi.
   1. Eksplorasi
      a. Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas tentang topik/tema materi yang
          akan dipelajari dengan mengeksplorasi berbagai sumber belajar.
      b. Memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan
          guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya.
   2. Elaborasi
      a. Memfasilitasi peserta didik untuk mengkaji lebih lanjut informasi yang ditemukan
          pada tahap eksplorasi.
      b. Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan
          bertindak tanpa rasa takut.
      c. Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan, baik lisan
          maupun tertulis, secara individual maupun kelompok, dan menyajikan hasilnya.
   3. Konfirmasi
      a. Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan,
          isyarat, maupun hadiah terhadap apa yang dihasilkan siswa melalui berbagai sumber.
      b. Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar
          yang telah dilakukan.
      c. Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi
          aktif.
        Dalam kegiatan proses pembelajaran itulah strategi pembelajaran yang telah didesain
   dilaksanakan. Untuk itu, pemeilihan strategi pembelajaran harus dilakukan secara tepat.

D. Pengertian Model, Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik, dan Taktik Pembelajaran

        Salah satu faktor penting dalam proses pembelajaran adalah penerapan strategi
   pembelajaran. Penerapan strategi pembelajaran menyangkut tiga hal pokok, yaitu 1) strategi
   pengorganisaian (penataan materi pembelajaran), 2) strategi penyampaian (cara penyampaian
   materi pembelajaran), dan 3) strategi pengelolaan (penataan interaksi siswa dan variabel
   lainnya).
        Masalah strategi berkaitan erat dengan model, pendekatan, metode, teknik, dan taktik
   pembelajaran, yang secara teoritis dapat dibedakan, namun dalam pelaksanaannya merupakan
   keterpaduan. Model pembelajaran adalah cara yang sederhana untuk melukiskan hubungan-
   hubungan beberapa variabel. Model disebut juga kumpulan dari beberapa teori
   (dimewujudkan dalam bentuk). Pendekatan (approach) pembelajaran adalah pola berpikir
   dalam menyelesaikan sesuatu masalah. Strategi pembelajaran adalah pola rencana dan
   pelaksanaa suatu pengajaran dengan maksud agar tujuan pengajaran dapat tercapai secara
   efektif dan efisien. Metode adalah cara yang berisi prosedur baku untuk melaksanakan
   kegiatan penyajian pelajaran kepada siswa sehingga memudahkan siswa dalam memahami
   materi pelajaran dan mencapai tujuan pembelajaran. Teknik pembelajaran adalah cara-cara



                                                                                               4
   atau langkah untuk melaksanakan pembelajaran. Taktik pembelajaran adalah penerapan
   teknik (seni mengajar seorang guru).



    Model          Pendekatan          Strategi       Metode        Teknik        Taktik


    Gambar 4. Hubungan antara Model, Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik, dan Taktik
                                            Pembelajaran


E. Pengembangan Strategi Pembelajaran
          Pengembangan strategi pembelajaran perlu memperhatikan beberapa hal, yaitu 1)
   karakteristik tujuan atau kompetensi yang akan dicapai, 2) ketersediaan sumber belajar, 3)
   karakteristik siswa, dan 4) teknik penilaian yang akan digunakan. Proses pengembangan
   strategi pembelajaran dapat digambarkan dalam bentuk bagan sebagai berikut.

                          Analisis Sumber               Strategi
                              Belajar               Pengorganisasian
                                                        Materi
   Analisis
 Tujuan dan            Penetapan Tujuan/                Strategi              Penilaian
 Karakteristik           Kompetensi/Isi            Penyampaian Materi        Hasil Belajar
     Isi
                                                   Strategi Pengelolaan
                            Analisis                 Jadwal/Motivasi
                       Karakteristik Siswa


                   Gambar 5. Proses Pengembangan Strategi Pembelajaran

F. Macam-macam Strategi Pembelajaran
          Beberapa model, pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran yang dapat
   dikembangkan adalah sebagai berikut.
    No.          Hal                                       Jenis
    1.     Model              a. Pembelajaran ekspositori
           Pembelajaran       b. Pembelajaran kontekstual
                              c. Pembelajaran mencari dan bermakna
                              d. Pembelajaran berbasis pengalaman
                              e. Pembelajaran terpadu
                              f. Pembelajaran kooperatif
                              g. Pembelajaran latihan inkuiri
    2.     Pendekatan         a. Rumpun model sosial
           Pembelajaran          1) Model bermain peran
                                 2) Model klarifikasi nilai
                              b. Rumpun pemrosesan informasi
                                 1) Model berpikir induktif
                                 2) Model pemerolehan konsep
                                 3) Model latihan inkuiri
                                 4) Model sinektik (pengembangan kreativitas)
                              c. Rumpun pembelajaran pribadi
                                 1) Model nondirektif (siswa mencurahkan perasaan dan
                                    dibantu pemecahan masalahnya)
                                 2) Rumpun pembelajaran behavioral
                                                                                             5
                              3) Model pembelajaran langsung
                              4) Model pengelolaan kontingensi (reaksi penguatan)
                              5) Model pembelajaran pengendalian diri
    3.    Metode           a. Pembelajaran Teori
          Pembelajaran        1) Pembelajaran ekspositori (ceramah, tanya jawab,
                                 demonstrasi)
                              2) Pembelajaran kegiatan kelompok (diskusi, kelompok
                                 kerja, simulasi, bermain peran, seminar)
                              3) Pembelajaran berbuat (eksperimen, pengamatan,
                                 penelitian sederhana, pemecahan masalah)
                           d. Pembelajaran Praktik
                              1) Pembelajaran praktik
                              2) Pembelajaran magang di lingungan kerja

G. Model Pembelajaran Aktif, Iovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM)
             Model
    No.                                            Langkah
          Pembelajaran
    I. Model Kooperatif
    1. Students         1. Menyajikan pelajaran (presentasi).
         Teams          2. Belajar dalam tim:
         Achievement       a. Bagi siswa dalam kelompok (terbagi habis).
         Divisions         b. Tugaskan untuk menguasai materi yang telah
         (STAD)               dipresentasikan.
                           c. Bagikan LKS atau materi lain.
                           d. Anjurkan pada tiap tim bekerja dalam duaan atau tigaan
                              (anjurkan saling mengecek).
                           e. Beri penekanan, mereka tidak boleh mengakhiri sebelum
                              yakin seluruh anggota paham/menjawab benar 100%.
                           f. Pastikan siswa memahami bahwa LKS itu untuk belajar,
                              bukan hanya untuk diisi dan dikumpulkan.
                           g. Berikan lembar kunci jawaban LKS.
                           h. Berikan kesempatan saling menjelaskan jawaban, tidak
                              hanya mencocokkan.
                           i. Bila ada pertanyaan, mintalah dulu kepada teman, baru
                              ke guru.
                           j. Pada saat siswa bekerja dalam tim, berikan penguatan.
                        3. Berikan kuis:
                           a. Beri waktu cukup.
                           b. Jangan biarkan bekerjasama.
                           c. Kumpulkan hasil atau mintalah bertukar jawaban
                              (memeriksa hasil).
                        4. Buatlah skor individu dan skor tim.
                        5. Pengakuan kepada prestasi tim.
    2. Skrip            1. Siswa belajar/bekerja berpasangan.
         Cooperatif     2. Bergantian peran sebagai pembicara atau pendengar:
                           a. Undilah siapa yang pertama kali berperan sebagai
                              “pembicara” dan berperan sebagai “pendengar”.
                           b. Pada akhir sub bab utama (500 s.d. 600 kata) berhenti
                              membaca.
                           c. Pembicara mengucapkan keras-keras ringkaan yang
                              dibaca, selengkap mungkin, tanpa melihat bacaan
                              (pembicara harus mencoba memasukkan seluruh ide dan
                              fakta penting diringkasannya).
                           d. Pendengar melakukan:
                              1) Koreksi ringkasan pembicara.
                              2) Diskusikan       informasi    penting   yang    tidak
                                  disampaikan.
                              3) Tunjukkan setiap ide atau fakta yang kurang benar.
                              4) Membantu diri sendiri dan mitra kalian mengingat
                                  materi.

                                                                                         6
         Model
No.                                               Langkah
      Pembelajaran
                               5) Menghubungkan dengan materi sebelumnya, materi
                                   lain yang diketahui (bisa juga gambar).
                           e. Pembicara dapat membantu pendengar mengoreksi dan
                               mengingat ringkasan.
                           f. Bertukar peran.
3.    Konstruktivis   1.   Apersepsi (5-10%)
      me                   a. Mulai dari yang diketahui.
                           b. Motivasi dengan bahan ajar yang menarik dan berguna
                           c. Dorong agar tertarik untuk mengetahui hal yang baru.
                      2.   Eksplorasi (25-30%)
                           a. Perkenalkan materi/ketrampilan baru.
                           b. Kaitkan dengan pengetahuan yang sudah ada pada siswa.
                           c. Cari metodologi.
                      3.   Konsolidasi pembelajaran (35-40%)
                           a. Libatkan siswa dalam menafsirkan dan memahami
                               materi.
                           b. Libatkan siswa dalam problem solving.
                           c. Tekankan kaitan struktural (materi dengan berbagai
                               aspek kehidupan).
                      4.   Pembentukan sikap perilaku (10%)
                           a. Penerapan konsep/pengertian.
                           b. Bangun sikap/perilaku baru.
                           c. Cari metodologi.
                      5.   Penilaian formatif (10%)
                           a. Kembangkan cara penilaian.
                           b. Gunakan hasilnya.
                           c. Cari metodologi.
                      6.   Pembelajaran terpusat pada siswa.
                      7.   Bantu siswa menemukan fakta, konsep, prinsip bagi diri
                           mereka sendiri.
4.    Starter         1.   Menginformasikan topik yang akan dipelajari disertai sedikit
      Experimen            penjelasan (klasikal).
      Approach        2.   Meminta siswa mengadaan pengamatan di lingkungan
      (SEA)                sekitar tentang peristiwa yang berhubungan dengan topik
                           (individual).
                      3.   Menugaskan siswa untuk mengklasifikasikan data hasil
                           pengamatan, sekaligus merumuskan hipotesis (individual).
                      4.   Mengajukan permasalahan dalam bentuk pertanyaan
                           sehubungan dengan hasil pengamatan (klasikal).
                      5.   Meminta siswa mengkaji hasil pengamatannya (kelompok).
                      6.   Memberi bimbingan bagi yang menghadapi masalah dan
                           pembenaran, serta penguatan bagi yang berhasil
                           memecahkan permasalahannya (kelompok).
                      7.   Meminta siswa untuk mencocokkan hipotesis yang telah
                           dirumuskan dengan hasil pengkajian kelompok (individual).
                      8.   Melaporkan secara tertulis/lisan (individual/kelompok).
5.    Bertukar        1.   Setiap siswa berpasangan.
      Pasangan        2.   Setiap pasangan diberi tugas dan mengerjakannya.
                      3.   Setelah selesai, setiap pasangan bertukar dengan pasangan
                           lainnya.
                      4.   Pasangan baru berdiskusi saling menanyakan dan
                           mengukuhkan jawabannya.
                      5.   Temuan baru yang didapat dari pertukaran pasangan
                           disampaikan kepada pasangan semula.
                      6.   Kesimpulan – penutup.

6.    Berpikir    1. Guru menyampaikan isi materi dan tujuan.
      Berpasangan 2. Siswa berpikir materi dari guru tersebut.
      (Think Pair 3. Siswa diminta berpasangan, masing-masing mengutarakan

                                                                                          7
         Model
No.                                                Langkah
      Pembelajaran
      and Share)           jawabannya.
                      4.   Tiap kelompok/pasangan mengemukakan hasil diskusinya.
                      5.   Materi bisa dikembangkan dari wawasan siswa.
                      6.   Kesimpulan-penutup.
7.    Group           1.   Siswa dikelompokkan secara heterogen.
      Investigation   2.   Guru menjelaskan tugas kelompok.
                      3.   Guru memanggil ketua kelompok untuk menerima
                           materi/tugas yang berbeda.
                      4.   Masing-masing kelompok membahas tugas secara
                           kooperatif.
                      5.   Selesai berdiskusi, ketua menyampaikan hasil kelompok.
                      6.   Guru memberikan kesimpulan.
                      7.   Penilaian.
8.    Kepala          1.   Siswa dibagi kelompok.
      Bernomor        2.   Setiap siswa mendapat nomor.
      (Numbered       3.   Setiap siswa mendapat tugas.
      Heads           4.   Kelompok mendiskusikan jawaban.
      Together)       5.   Guru memanggil salah satu nomor untuk melaporkan hasil
                           kerjasama kelompok.
                   6.      Kesimpulan – penutup.
9.    Examples Non 1.      Guru menyiapkan gambar atau dua konsep yang benar dan
      Exxamples            salah sesuai dengan tujuan.
                   2.      Siswa diminta mengamati gambar atau konsep.
                   3.      Siswa dikelompokkan dan menganalisa gambar atau konsep
                           untuk membedakan yang benar dan salah.
                      4.   Setiap kelompok membacakan hasil diskusinya.
                      5.   Dimulai dari hasil diskusi siswa, guru menjelaskan materi
                           sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
                 6.        Kesimpulan.
10. Mencari      1.        Guru menyiapkan beberapa kartu berisi konsep yang cocok
    Pasangan               dan jawaban.
    (Make-Match) 2.        Setiap siswa mendapat satu kartu.
                 3.        Setiap siswa memikirkan jawabannya.
                 4.        Setiap siswa mencari jawaban yang cocok (soal dan
                           jawaban).
                      5.   Siswa yang cepat mencari pasangan mendapat point.
                      6.   Setiap pasangan mendapat tugas.
                      7.   Kesimpulan-laporan.
11. Jigsaw            1.   Siswa dikelompokkan (4 orang).
    (Model Tim        2.   Setiap siswa diberi materi yang berbeda.
    Ahli)             3.   Setiap siswa membaca tugas bagiannya.
                      4.   Siswa yang memiliki nomor sama berkumpul dalam satu
                           kelompok (tim ahli).
                      5.   Siswa kembali ke kelompok semula.
                      6. Secara bergantian mempresentasikan hasil jawaban tim ahli
                           kepada teman lainnya, semua anggota kelompok mencatat hasil.
                      7. Kesimpulan – penguatan dari guru.
12. Ropes Tell        1. Review (Apersepsi
    Show Do              Meminta siswa untuk menceritakan, menunjukkan dan
                         melakukan  apa yang telah diketahui sekarang 
                         pengalaman belajar permulaan.
                      2. Oververview (uraian garis besar materi)
                         a. Menceritakan dan menunjukkan image kepada isi (G-S).
                         b. memadukan image terhadap konten.
                         c. Mengidentifikasi bagaimana isi atau konten baru yang
                            mungkin bermanfaat bagi mereka.
                      3. Presentation (penyajian materi secara rinci).
                         a. Menceritakan dan menunjukkan tahap-tahap yang
                            dipelajari (G).

                                                                                          8
         Model
No.                                              Langkah
      Pembelajaran
                        b. Melakukan tahap-tahap pembelajaran.
                     4. Exercise (latihan-latihan).
                        a. Memberi kesempatan siswa untuk mendeskripsikan,
                           meragakan, melatih, mengulangi dan menguaai isi baru
                           ketrampilan baru.
                        b. Melakukan skill atau langkah-langkah.
                        c. Menunjukkan skill yang dipelajari.
                        d. Menceritakan satu sama lain tentang skill yang ia pelajari.
                     5. Summary (rangkuman).
                        a. Menceritakan apa yang telah dipelajari.
                        b. Menunjukkan apa yang telah dipelajari.
                        c. Merencanakan atau menggunakan apa yang telah dipelajari.

13. Picture and      1.  Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai.
    Picture          2.  Menyajikan materi sebagai pengantar.
                     3.  Guru menunjukkan gambar-gambar.
                     4.  Siswa mengurutkan gambar sesuai dengan urutan yang logis.
                     5.  Guru menanyakan alasan pemikiran urutan gambar tersebut.
                     6.  Dari urutan tersebut guru menanamkan konsep.
                     7.  Kesimpulan-rangkuman.
14. Klarifikasi      1.  Cari/buat stimulus berupa contoh keadaan yang memuat
    Contoh               nilai-nilai kontras sesuai dengan topik/tema/target pelajaran
                         (rakit dalam bentuk cerita yang mampu menyeret perasaan
                         dan menyentuh hati nurainya).
                     2. Pembacaan cerita.
                     3. Memberikan kesempatan bheerapa saat kepada siswa untuk
                         memahami cerita (dialog antar siswa).
                     4. Diskusi/dialog melalui pertanyaan guru (terskenario) secara
                         individual/ kelompok/klasikal. Isi pertanyaan:
                         a. Mencari masalah/kasus yang tidak layak.
                         b. Fokus masalah pembahasan
                         c. Kesan emosi
                         d. Pelaku dan kesalahannya
                         e. Apa yang dilanggar
                         f. Objektifitas berpikir (aspek baik, buruk)
                         g. Analogi/personifikasi (menetralisir suasana sentimen).
                     5. Menentukan argumentasi dan klarifikasi pendirian
                         (pertanyaan guru).
                     6. Membahas/emmbuktikan                 argumen            (target
                         nilai/materi/konsep).
                     7. Menyimpulkan ke dalam konsep materi pelajaran.
15. Bermain          1. Informasi tujuan.
    Peran            2. Mengajukan topik.
                     3. Menjelaskan cara bermain.
                     4. Menafsirkan cerita.
                     5. Menganalisis peran-peran.
                     6. Memilih pemain.
                     7. Menata jalannya permainan.
                     8. Menentukan tugas pengamat.
                     9. Memulai permainan.
                     10. Memelihara jalannya permainan.
                     11. Menghentikan permainan.
                     12. Diskusi dan evaluasi:
                         a. Memimpin kembali peran.
                         b. Membicarakan kembali pusat perhatian para pelaku.
                     13. Memainkan kembali.
                     14. Diskusi dan evaluasi.
                     15. Mengemukakan pengalaman:
                         a. Menghubungkan          situasi   permasalahan      dengan
                             pengalaman sendiri yang nyata dan masa kini.

                                                                                          9
         Model
No.                                            Langkah
      Pembelajaran
                        b. Menjajagi asas-asas perilaku yang umum.
16. Sosiodrama       1. Persiapan
                        a. Rumuskan tujuan.
                        b. Tentukan topik.
                        c. Susun naskah.
                        d. Tentukan langkah pelaksanaan sosiodrama.
                        e. rencanakan peran.
                        f. Rencanakan penataan setting dan pemantapan
                            penguasaan masing-masing peran.
                     2. Pelaksanaan
                        a. Melaksanakan sosiodrama
                            1) Pengalaman belajar
                            2) Macam-macam perbuatan
                            3) Akibat perbuatan
                        b. Pemahaman kejadian
                            1) Mengajukan pertanyaan (guru)
                            2) Menjawab pertanyaan (siswa)
                        c. Generalisasi
                            - Merumuskan kaidah penting untuk diterapkan
                        d. Penerapan dalam kehidupan nyata
                            1) Siswa memberi contoh nyata
                            2) Membandingkan yang sudah dilakukan
                            3) Perilaku yang seharusnya dilakukan
17. Simulasi         1. Apa
                        Mempelajari peristiwa (pelajaran) dengan jalan menirukan:
                        a. Mencobakan – berbuat
                        b. Memperagakan
                        c. memeransertakan
                     2. Mengapa
                        Mengembangkan daya cipta, sikap, imajinasi sesuatu
                        kejadian. Mengandung tuntutan sikap dan perilaku:
                        a. Sedang terjadi
                        b. Mungkin terjadi
                        c. Akan terjadi
                     3. Bagaimana
                        a. Rumuskan tujuan
                        b. Tetapkan topik
                        c. Tetapkan materi simulasi (tugas polisi, cara rapat, cara
                            menjalankan kerukunan hidup)
                        d. Peragaan
                        e. Pengamatan peragaan
                        f. Tanya jawab hasil peragaan
                        g. Penyempurnaan peragaan
                        h. Penjelasan materi
18. Debat            1. Guru membagi 2 kelompok peserta debat yang satu pro dan
                        yg lainnya kontra
                     2. Guru memberikan tugas untuk membaca materiyang akan
                        didebatkan oleh kedua kelompok diatas
                     3. Setelah selesai membaca materi. Guru menunjuk salah satu
                        anggotanya kelompok pro untuk berbicara saat itu ditanggapi
                        atau dibalas oleh kelompok kontra demikian seterusnya
                        sampai sebagian besar siswa bisa mengemukakan
                        pendapatnya.
                     4. Sementara siswa menyampaikan gagasannya guru menulis
                        guru menulis inti/ide-ide dari setiap pembicaraan di papan
                        tulis. Sampai sejumlah ide yang diharapkan guru terpenuhi
                     5. Guru menambahkan konsep/ide yang belum terungkap
                     6. Dari data-data di papan tersebut, guru mengajak siswa
                        membuat kesimpulan/rangkuman yang mengacu pada topik

                                                                                      10
         Model
No.                                            Langkah
      Pembelajaran
                         yang ingin dicapai
19. Talking Stick     1. Guru menyiapkan sebuah tongkat
                      2. Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari,
                         kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk
                         untuk     membaca      dan   mempelajari    materi   pada
                         pegangannya/paketnya
                      3. Setelah selesai membaca buku dan mempelajarinya
                         mempersilahkan siswa untuk menutup bukunya
                      4. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa,
                         setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang
                         memegang tongkat tersebut harus menjawabnya, demikian
                         seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian
                         untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru
                      5. Guru memberikan kesimpulan
                      6. Evaluasi
                      7. Penutup
20. Kooperatif        1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang yang secara
      Terpadu            heterogen
      Membaca dan 2. Guru memberikan wacana/kliping sesuai dengan topik
      Menulis            pembelajaran
                      3. Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide
                         pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/kliping dan
                         ditulis pada lembar kertas
                      4. Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok
                      5. Guru membuat kesimpulan bersama
                      6. Penutup
21. Dua Tinggal       1. Siswa bekerja sama dalam kelompok berempat seperti biasa
      Dua Tamu        2. Setelah selesai, dua orang dari masing-masing bertamu ke
                         kelompok yang lain
                      3. Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas
                         membagikan hasil kerja dan informasi mereka ke tamu
                         mereka
                      4. Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri
                         dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain
                      5. Kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka
II. Accelerated Learning (AL)
1. SAVI               1. Somatis
                      2. Audio
                      3. Visual
                      4. Kinestetik
2. Quantum            1. Tumbuhkan manfaat
      (TANDUR)        2. Alami
                      3. Namai
                      4. Demonstrasikan
                      5. Ulangi
                      6. Rayakan
III Penguasaan Konsep
.
1. Penguasaan         1. Apersepsi: tanya jawab pelaksanaan tugas mengumpulkan
      Konsep,            definisi negara, mengumpulkan hasil tugas dilanjutkan
      Jigsaw, dan        pembahasan hasil tugas.
      LKS             2. Penjajagan kesiapan belajar (pre tes): menanyakan tentang
                         unsur negara.
                      3. Informasi tujuan belajar.
                      4. Menayangkan peta materi pelajaran tentang negara sekaligus
                         penjelasan singkat.
                      5. Menayangkan gambar situasi rumah dan orang-orangnya
                         bekerja di halaman, berada di atas pulau – gambar situasi
                         rumah yang dikelilingi pagar – gambar gapura – gambar

                                                                                      11
         Model
No.                                            Langkah
      Pembelajaran
                         presiden beserta menterinya dengan latar belakang wilayah
                         negara – gambar orang Mesir mengacungkan jempol ke
                         orang Indonesia yang membawa bambu runcing
                         dilatarbelakangi peta Indonesia – gambar orang Inggris
                         mengacungkan jempol ke peta wilayah Abysinia, sekaligus
                         meminta siswa mengamati.
                     6. Meminta siswa untuk mengidentifikasi ciri-ciri dalam
                         gambar.
                     7. Meminta siswa membuat hipotesa tentang rakyat, wilayah,
                         pemerintah dan pengakuan oleh negara lain.
                     8. Meminta siswa membuat definisi rakyat, wilayah,
                         pemerintah, dan pengakuan berdasarkan ciri-ciri utama.
                     9. Menayangkan gambar orang Belanda dilatarbelakangi pulau
                         Kalimantan, gambar walikota di atas peta kotanya, gambar
                         beberapa rumah dikelilingi pagar, gambar orang melompat
                         pagar, sekaligus meminta siswa mengamati.
                     10. Menunjuk gambar secara bergantian dan siswa diminta untuk
                         menjawab ciri gambar, sekaligus menyatakan kembali
                         definisinya.
                     11. Meminta siswa mengungkapkan pemikirannya tentang unsur
                         negara.
                     12. Pembenaran-peluran pemikiran siswa.
                     13. Menjelaskan cara belajar bekerjasama.
                     14. Membagi siswa menjadi 6 kelompok, setiap kelompok 6
                         siswa.
                     15. Membagi wacana pada setiap siswa di tiap kelompok, yaitu
                         siswa:
                         a. Sifat hakekat negara.
                         b. Terjadinya negara secara primer.
                         c. Terjadinya negara secara sekunder.
                         d. Teori pertumbuhan negara.
                         e. Teori tujuan negara.
                         f. Fungsi negara.
                     16. Meminta siswa yang mempunyai waana yang sama untuk
                         membuat kelompok dengan tugas mempelajari wacana dan
                         merumuskan cara memberikan informasi berkaitan wacana
                         tersebut.
                     17. Meminta siswa kembali ke kelompok asal untuk saling
                         memberikan informasi.
                     18. Meminta setiap kelompok untuk menginformasikan hasil
                         tugasnya dilanjutkan tanggapan.
                     19. Pembenaran – pelurusan hasil pemberian informasi.
                     20. Menjelaskan cara belajar menggunakan LKS.
                     21. Membagi siswa menjadi enam kelompok.
                     22.Membagikan LKS dengan topik ”I am Sorry”.
                     23. Membagikan LKS secara individu kemudian kelompok.
                     24. Melaporkan hasil mengerjakan LKS dan faktor kesulitan dan
                         keuntungan mengerjakan LKS.
                     25. Menginformasikan hasil pengamatan terhadap siswa pada
                         saat mengerjakan LKS sekaligus pembenaran-pelurusan
                         jawaban LKS.
                     26. Bersama siswa menyimpulkan isi materi pelajaran.
                     27. Penjajagan hasil belajar (sesuai soal pre test).
                     28. Tindak lanjut: Mengumpulkan gambar idola pembela negara
                         dan menuliskan alasannya mengapa menjadi idolanya serta
                         apa cita-cita siswa berkaitan dengan bela negara.

2.    Pembelajaran
      Pencapaian           Kegiatan             Langkah            Kegiatan
      Konsep
                                                                                     12
         Model
No.                                             Langkah
      Pembelajaran
                           Pembelajar              Pokok               Pebelajar
                         Sajikan contoh      Penyajian data         Bandingkan
                          berlabel                                    contoh positif
                         Minta dugaan                                dan negatif
                         Minta definisi                             Ajukan dugaan
                                                                     Berikan definisi
                         Minta contoh lain   Pengetesan             Cari contoh lain
                         Minta nama          pencapaian             Beri nama
                          konsep              konsep                  konsep
                         Minta contoh                               Cari contoh
                          lainnya                                     lainnya
                         Tanya mengapa,      Analisis strategi      Ungkapan
                          bagaimana           berpikir                pikiran
                         Bimbing diskusi                            Diskusi aneka
                                                                      pikiran
3.    Penguasaan    1. Apersepsi:
      Konsep,           a. Apa yang pernah anda alami/lihat selama ini berkaitan
      Jigsaw, dan           dengan keteraturan sosial?
      Analisa Nilai     b. Apa yang pernah anda alami/lihat terjadinya suatu
                            konflik?
                    2. Penjajagan kesiapan belajar (pre test) dengan menanyakan:
                        a. Apa definisi/ciri-ciri sosialisasi?
                        b. Bagaimana peranan media sosialisasi selama ini?
                    3. Informasi tujuan belajar dengan menayangkan peta materi
                        pelajaran disertai penjelasan singkat.
                    4. Menayangkan gambar secara bergiliran disertai penjelasan
                        singkat sekaligus meminta siswa untuk mengamati:
                        a. Gambar seorang ibu sedang membantu belajar anaknya.
                        b. Gambar anak-anak sedang bermain.
                        c. Gambar situasi pembelajaran di kelas.
                        d. Gambar situasi rapat di kantor.
                        e. Gambar orang sedang membaca koran.
                        f. Gambar anak-anak sedang melihat VCD.
                        g. Gambar anak-anak sedang melihat televisi.
                    5. Meminta siswa untuk mengidentifikasi isi gambar (satu
                        persatu dari gambar).
                    6. Meminta siswa untuk menuliskan ciri-ciri yang sama dari
                        gambar (semua gambar).
                    7. Meminta siswa menuliskan kalimat berdasarkan ciri-ciri
                        yang sama tersebut sekaligus menginformasikan hasil
                        rumusannya.
                    8. Pembenaran/pelurusan hasil rumusan konsep sosialisasi dari
                        siswa.
                    9. Menginformasikan tema/topik “PERANAN MEDIA
                        SOSIAL” disertai penjelasan singkat.
                    10. Menginformasikan cara belajar;
                        a. Ada enam topik yang akan dipelajari (wacana)
                            1) Peranan keluarga
                            2) Peranan teman sepermainan
                            3) Peranan lingkungan sekolah
                            4) Peranan lingkungan kerja
                            5) Peranan media massa
                            6) Peranan media elektronik
                            Sekaligus diberitahu dimana topik-topik tersebut bisa
                            dibaca/dipelajari.
                        b. Menginformasikan bahwa kelas akan dibagi menjadi
                            enam kelompok disertai dengan penjelasan cara
                            mengerjakan tugas pada saat:
                            1) Kelompok kooperatif.
                                                                                         13
         Model
No.                                              Langkah
      Pembelajaran
                            2) Tim ahli informasi.
                            3) Enam serangkai ahli informasi.
                     11. Membagi siswa menjadi 6 kelompok (kooperatif) masing-
                         masing kelompok 6 orang.
                     12. Membagi topik (tiap kelompok enam topik yang sama).
                     13. Meminta siswa membuat kelompok berdasarkan topik yang
                         sama untuk:
                         a. belajar bersama
                         b. merencanakan cara membeirkan informasi
                         c. menjadi ahli informasi
                     14. Meminta siswa untuk kembali ke kelompok asal (koopratif) atau
                         enam srangkai untuk berbagi informasi sesuai tugas masing-
                         masing individu.
                     15. Meminta kelompok (secara acak) tentang apa yang telah
                         dipelajari.
                    16. Pembenaran/pelurusan hasil belajar bekerjasama.
                    17.Menginformasikan topik peranan media sosialisasi.
                    18. Menginformasikan langkah-langkah analisis:
                        a. Contoh kasus
                        b. Mengkaji nilai yang terkait
                        c. Menguji komitmen
                    19. Mengemukakan contoh kasus
                        a. Kemerosotan moral
                        b. Budaya konsumtif
                        c. Perkelahian pelajar
                        d. Pemerkosaan
                        e. Dan lain-lain.
                    20. Mendiskusikan nilai-norma terkait dengan kasus (kelompok)
                        a. Mengapa ……………… benarkah demikian …………
                        b. Sejauhmana ………………….. mengapa demikian
                            ………
                        c. Bagaimana ……………………….
                        d. Apa akibatnya jika ………………
                        e. Dapatkah …………………………
                    21. Melaporkan hasil diskusi kelompok
                        a. Kategori nilai-norma …………………
                        b. Esensi nilai …………………………..
                        c. Inti pernyataan ………………………
                        d. Penalaran/jawaban ……………………
                    22. Mengadakan silang pendapat
                    23. Menguji komitmen
                        a. Nilai-norma mana yang paling bisa diterima umum?
                        b. Mengapa demikian?
                    24. Bersama siswa menyimpulkan isi materi pelajaran.
                    25. Penjajagan hasil belajar (post test) sesuai soal pre test.
                    26. Tindak lanuut: menugaskan siswa secara kelompok untuk
                        membuat kliping berupa gambar-gambar di media massa
                        disertai analisis dari tiap gambar.
IV. Problem Based Learning (PBL)
1.   Langkah        1. Penjelasan tujuan pembelajaran, logistik yang dibutuhkan,
     Umum               dan memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan
                        masalah yang dipilih.
                    2. Siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar
                        yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan
                        topik, tugas, jadwal, dll.).
                    3. Siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai,
                        eksperimen, (pengumpulan data, hipotesis, pemecahan
                        masalah).
                    4. Siswa menyiapkan karya yang sesuai, seperti laporan dan
                        membantu mereka berbagi tugas dengan temannya.
                                                                                         14
         Model
No.                                               Langkah
      Pembelajaran
                       5. Siswa melakukan refleksi atau evaluasi terhadap
                          penyelidikan dan proses-proses yang digunakan.
2.    Inkuiri/Analis   1. Menginformasikan topik: “Demonstrasi”.
      a Sosial         2. Menginformasikan langkah-langkah kegiatan:
                          a. Mencari contoh kasus/masalah.
                          b. Merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan.
                          c. Mengumpulkan dan menganalisis data.
                          d. Membuat kesimpulan.
                       3. Meminta siswa mengemukakan contoh kasus yang
                          bertentangan.
                          - Ada demonstran merusak pagar, pot tanaman.
                          - Ada demonstran melempari petugas dengan batu.
                          - Ada petugas memukuli demonstran.
                          - ……………………………………………………..........
                       4. Meminta siswa mempertentangkan contoh-contoh tindakan
                          yang nyata dengan tindakan yang seharusnya.
                          “Demonstran merusak pagar – setiap orang wajib
                          memelihara ………………….”
                          “Demonstran melempari petugas dengan batu untuk
                          memaksa masuk – setiap orang wajib mentaati
                          ………………………”
                       5. Secara kelompok, meminta siswa untuk membuat pertanyaan
                          berdasarkan kesenangan dan keharusan.
                          a. Pantaskah seorang demonstran untuk menyatakan
                              pendapatnya dengan merusak pagar? Apa kira-kira yang
                              menjadi faktor penyebabnya? Bagaimana sikap
                              demonstran tersebut menurut pendapatmu?
                          b. …………………………………………………………....
                       6. Secara kelompok menugaskan siswa untuk mengumpulkan
                          dan menganalisis data berdasarkan pertanyaan di atas.
                                Jenis Kasus     Faktor Penyebab         Akibat
                            - Ada              - Nakal, bandel     - Gerak
                               demonstan       - Merasa              geriknya
                               yang merusak       pendapatnya        dicurigai
                               pagar untuk        paling benar     - Menjadi buah
                               mencoba         - Merasa              bibir
                               masuk              pekerjaan orang    masyarakat
                                                  lain
                                Jenis Kasus
                             Tindakan yang      Faktor Penyebab         Akibat
                                    Ada
                              - ……………           - ………………            - ……………


                       7. Secara kelompok menugaskan siswa untuk merumuskan
                          kesimpulan
                          - Setiap orang mempunyak hak untuk mengeluarkan
                              pendapatnya namun mempunyai kewajiban yang harus
                              dilaksanakan dengan mengikuti tata cara mengeluarkan
                              pendapat,                                           yaitu
                              …………………………………………………………..
                              karena itu setiap orang yang melanggar tata cara tersebut
                              harus ……………..
                       8. Pembenaran/pelurusan berkaitan dengan hak dan kewajiban
                          warga negara.

3.    Model Solso      1. Identifikasi masalah
                       2. Penyajian masalah
                       3. Perencanaan pemecahan

                                                                                          15
         Model
No.                                               Langkah
      Pembelajaran
                      4. Penerapan rencana
                      5. Evaluasi rcana
                      6. Evaluasi hasil pemecahan

4.    Model         1.     Motivasi bahwa saya bisa
      Wankat dan 2.        Mendefinisikan
      Oreovocz      3.     Mengeksplorasi
                    4.     Merencanakan
                    5.     Mengerjakan
                    6.     Mengoreksi kembali
                    7.     Generalisasi
5.    Model         1.     Memahamu masalah
      Sistematis    2.     Membuat rencana
                    3.     Melaksanakan rencana
                    4.     Memriksa dan mengecek hasil
6.    Inkuiri Dasar 1.     Pengalaman awal
                           - Kegiatan eksplorasi.
                      2.   Pertanyaan
                           - Mengajukan           pertanyaan      dan   pembelajaran
                               dikembangkan seputar pertanyaan.
                      3.   Alternatif
                           - Mengusulkan sejumlah alternatif yang masuk akal untuk
                               menjawab pertanyaan (alternatif jawaban yang lain juga
                               mungkin muncul
                               pada tahap pengumpulan data selanjutnya.
                      4.   Data
                           - Mengumpulkan data setiap alternatif jawaban yang
                               diajukan.
                      5.   Sintesis
                           - Menarik kesimpulan dengan memilih alternatif jawaban
                               terbaik atas pertanyaan yang dikaji.
                      6.   Menilai kesimpulan
                           - Menilai/mengukur apakah kesimpulan itu bisa menjawab
                               pertanyaan dengan pas.
                      7.   Mengemukakan kesimpulan
                           - Menyusun laporan dan presentasi kesimpulan
                      8.   Evaluasi
                           - Mengevaluasi kecocokan kesimpulan dan laporannya
                               atas dasar pertanyaan yang dikaji.
7.    Yurisprudensi1.      Orientasi kasus
                   2.      Identifikasi kasus
                   3.      Menentukan pendapat
                   4.      Menyelidiki/pola argumentasi
                   5.      Memperbaiki
                   6.      Menguji asumsi/pendapat
V. Pembelajaran Sikap
1. Langkah         1.      Memperoleh kecenderungan untuk menerima atau menolak
     umum                  suatu objek perilaku.
                   2.      Bersikap kompleks – komponen kognisi, afeksi, dan konasi.
                   3.      Berperan mengambil tindakan – tersedia alternatif:
                           a. Berikan demonstrasi tentang tingkah laku yang tepat.
                           b. Tonjolkan perbuatan tertentu.
                           c. Jelaskan efek dari perbuatan itu.
                           d. Jelaskan mengapa perilaku dibuat seperti itu.
                           e. Beri informasi tambahan (kelaziman perilaku).
                           f. Rumuskan inti sikap.
                           g. Tanya mengapa tindakan itu dibuat seperti itu.
                           h. Tanya kapan harus bersikap seperti itu.
                           i. Beri petunjuk cara dan saatnya.

                                                                                        16
         Model
No.                                               Langkah
      Pembelajaran
                         j. Observasi tindakan secara berulang kali.
                         k. Beri komentar tentang kewajaran sikap yang tercermin
                             dalam perilaku.
2.    Dilema Moral    1. Tanya jawab sikap perilaku yang bertentangan dalam
                         kehidupan sehari-hari (dilema moral)
                         a. Mau menyumbang bila dilihat orang.
                         b. Melanggar rambu lalu lintas bila tidak ada polisi.
                         c. Mengingkari janji.
                      2. Meminta pendapat siswa tiap dilema.
                      3. Menjelaskan kaitan dilema aturan.
                         -. Aturan           yang          baik        itu          bila
                             ………………………………….
                      4. Tanya jawab
                         a. Bagaimana perilaku/aturan yang baik berdasarkan dilema
                             tersebut.
                         b. Siapa       yang      ………………………..                  (senang)
                             ………………………. (tidak senang).
                         c. Mengapa …………………………
                      5. Membagi siswa dalam kelompok
                         a. Cerita moral
                         b. Esensi cerita
                         c. Terserah siswa
                         d. Hindari in konsisten
                      6. Memulai dan memelihara jalannya diskusi
                         a. Membaca cerita
                         b. Memberi pendapat
                         c. Mencatat (pendapat yang saling bertentangan).
                      7. Melaporkan hasil diskusi
                      8. Penjelasan hasil diskusi dalam kaitannya dengan tahapan
                         moral.
3.    Konsiderasi     1. Menghadapkan siswa pada suatu masalah yang mengandung
                         konflik, yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
                      2. Menyuruh siswa untuk menganalisis situasi masalah dengan
                         melihat bukan hanya yang tampak, melainkan juga yang
                         tersirat dalam permasalahan tersebut.
                      3. Menyuruh siswa untuk menuliskan tanggapannya terhadap
                         permasalahan yang dihadapi.
                      4. Mengajak siswa menganalisis respons orang lain serta
                         membuat kategori terhadap setiap respons.
                      5. Mendorong siswa untuk merumuskan akibat atau
                         konsekuensi dari setiap tindakan yang diusulkan.
                      6. Mengajak siswa untuk memandang permasalahan dari
                         berbagai sudut pandang (interdisipliner) untuk menambah
                         wawasan siswa sebagai dasar pertimbangan sikap tertentu.
                      7. Mendorong siswa merumuskan sendiri tindakan yang harus
                         dilakukan sesuai pilihannya berdasarkan pertimbangannya
                         sendiri.
                      Catatan: Di-PTK-kan sebagai Finalis Lomba Inovasi
                                Pembelajaran Tingkat Jateng Tahun 2009.
4.    Analisa Nilai   1. Menginformasikan topik.
                      2. Menginformasikan langkah kegiatan.
                         Memberi contoh masalah/kasus yang bertentangan dengan
                         topik  mengkaji nilai yang terkait dengan esensi contoh
                         kasus  Menguji komitmen siswa terhadap suatu nilai
                         tertentu  memberikan penguatan terhadap komitmen siswa
                      3. Meminta siswa mengemukakan contoh-contoh perbuatan
                         yang mencerminkan sikap sesuai topik dari media massa,
                         ilustrasi, pengalaman.
                      4. Menugaskan siswa menganalisis kasus dengan menunjukkan

                                                                                           17
         Model
No.                                              Langkah
      Pembelajaran
                        berbagai nilai yang terkait.
                     5. Menugaskan agar siswa mendiskusikan nilai yang terkait
                        dengan suatu kasus:
                        a. Mengapa …………………? Benarkah demikian?
                        b. Sejauhmana         ………………………..?           Mengapa
                           demikian?
                        c. Bagaimana ……………………………..?
                        d. Apakah akibatnya jika ……………………………..?
                        e. Dapatkah ……………………………?
                        f. Dan sebagainya.
                     6. Menugaskan agar merumuskan dan melaporkan hasil diskusi
                        dengan menggunakan format:
                                                             Penalaran
                          Kelompok         Kategori Nilai
                                                             kelompok

                                       (esensi nilai dari inti (ditarikkan    dari
                                       pernyataan       yang hasil         diskusi
                                       didiskusikan)           kelompok     dalam
                                                               menjawab     setiap
                                                               pertanyaan?
                     7. Silang pendapat secara klasikal.
                     8. Ajukan pertanyaan secara klasikal:
                        a. Dari ……………..………… kategori nilai tadi, posisi
                            nilai mana yang paling dapat diterima secara umum?
                        b. Mengapa demikian?
                     9. Secara klasikal menugaskan agar peserta didik
                        mengemukakan contoh-contoh akibat tindakan seseorang
                        yang bertentangan dengan nilai esensial
5.    Evokasi        1. Memberi          kesempatan          untuk     mengemukakan
                        (mengekspresikan) tanggapan, perasaan, penilaian, dan
                        pandangan terhadap stimulus oleh guru berupa: cerita
                        rekayasa, cerita sebenarnya, peristiwa aktual, peristiwa nyata
                        dari berbagai media massa.
                     2. Tanggapan boleh emosional, negatif, positif
                        a. Tentukan topik.
                        b. Berikan stimulus.
                        c. Berikan pertanyaan terarah (didesain sebelumnya)
                        d. Berikan kesempatan kepada siswa untuk memberikan
                            pandangan, pendapat, penilaian, ekspresi sesuai hati
                            nuraninya
                        e. Pandangan, penilaian siswa ditelaah melalui: analisis
                            sosial, analisis akurasi, analisis cerita.
6.    Pencapaian     1. Tahap Pencapaian Konsep
      Konsep dan        a. Perlihatkan contoh (bagan, gambar) sesuai dengan topik dan
      Klarifikasi          sedikit komentar.
      Nilai             b. Mintalah siswa untuk mengamati dan membandingkan.
                        c. Ajukan permasalahan dalam bentuk pertanyaan secara
                           klasikal.
                        d. Mintalah siswa untuk mengkaji permasalahan melalui diskusi
                           kelompok.
                        e. Berikan bimbingan terutama bagi kelompok yang mengalami
                           kesulitan.
                        f. Berikan pembenaran atas keberhasilan kelompok dalam
                           merumuskan konsep sebagai hasil diskusi.
                     2. Tahap Klarifikasi Nilai
                        a. Mintalah pendapat kelas tentang nilai yang tersimpul pada
                           konsep sebagai hasil diskusi.
                        b. Jika dipandang perlu, kemukakan nilai/moral yang dimaksud.
                        c. Ajaklah siswa untuk mengkaji, kemudian memutuskan;
                           mengapa nilai/moral yang demikian itu perlu dihayati dan

                                                                                         18
         Model
No.                                               Langkah
      Pembelajaran
                             disikapi.
                        d.   Tunjukkan kebanggaan, tindakan yang secara hakiki/intrinsik
                             mencerminkan jiwa dari nilai-nilai/moral yang menjadi
                             pilihan/putusan karena dianggap baik, melalui proses
                             pengkajian tadi.
7.                 1. Persiapan
      Analisis Nilai
      Melaui Cerita   a. Merumuskan tujuan belajar.
                      b. Menentukan topik dan sub topik.
                      c. Menyusun cerita yang bersifat dilematis/konflik nilai.
                      d. merumuskan pokok-pokok pertanyaan.
                   2. Pelaksanaan
                      a. Menyajikan stimulus
                          1) Membacakan cerita
                          2) Mengidentifikasi fakta
                      b. Menentukan pilihan
                          1) Menguji posisi siswa
                          2) Mengkaji akibat-akibat dalam cerita
                      c. Menguji alasan
                          1) meminta argumentasi siswa
                          2) Mempertentangkan argumentasi demi argumentasi
                          3) Menyepakati alasan
                      d. Penyimpulan dan pengarahan
                          1) Mengubah cerita
                          2) Mengklarifikasi nilai dari cerita
                      e. Tindak lanjut
8.    Model Human Model pembelajaran untuk membina sikap, perilaku, dan moral
      Modeling     dengan memberi contoh yang baik, dengan harapan siswa dapat
                   mencontohnya dengan cara menghadirkan model langsung atau
                   media.
9.    Moral        1. Modeling: menunjukkan contoh cara             mewujudkan
      Kepedulian      kepedulikan, yaitu: menciptakan hubungan yang akrap
      (Moral Care)    dengan yang kita pedulikan.
                   2. Dialog: yaitu pembicaraan dan percakapan yang bersifat
                      terbuka untuk memutuskan sesuatu, dan memberi peluang
                      siswa untuk bertanya, dan ikut mengambil keputusan.
                   3. Praktek: sepertiga komponen pembelajaran pendidikan
                      moral praktek, karena kita tidak ingin para siswa belajar
                      sikap kepedulian tanpa praktek kepedulian.
                   4. Konfirmasi: adalah suatu tindakan penuh kasih untuk
                      menemukan suatu hubungan yang lebih akrap/dalam dengan
                      cara membuka dialog, saling menyelami, memahami, untuk
                      memungkinkan melakukan tindakan riil.
                   5. Moral kepedulian ini sangat baik diadapsi dalam
                      pembelajaran PKn terutama pada komponen praktek, sebab
                      ”inti dari pendidikan moral adalah praktek”, selama ini
                      pembelajarannya terlalu bersifat akademis, dan teoristis,
                      yang berdampak pada hati nurani pebelajar kehilangan
                      kepedulian.

10. VCT (Value 1. Memilih nilai-nilai dengan bebas sesuai dengan isi hatinya.
    Clarification 2. Mengemukakan alternatif atau alasan atas pilihanya.
    Technique)    3. Menetapkan pilihannya dengan benar, dan konskuensi-
                     konskuensi/resiko yang harus ditanggung atas pilihannya.
                  Catatan: Di-PTK-kan sebagai Juara Harapan III Lomba
                          Anugerah Guru Konstitusi Tingkat Nasional Tahun
                          2009.

IV. Pembelajaran Psikomotorik
 1. Pelatihan       1. Persiapan
     Industri       2. Peragaan
                                                                                           19
         Model
No.                                             Langkah
      Pembelajaran
      (Training      3.   Peniruan
      Within         4.   Praktik
      Industry)      5.   Evaluasi
2.    Praktik        1.   Perencanaan
      Berbasis       2.   Persiapan sumber
      Proyek         3.   Penjelasan tugas
                     4.   Pengelompokan siswa sesuai tugas
                     5.   Mengerjakan proyek
3.  Pelatihan        1.   Pembentukan kelompok
    (Kelas,          2.   Penyajian materi
    Lapangan,        3.   Latihan/praktik
    atau             4.   Praktik sesungguhnya pada masalah nyata
    Laboratorium)
4. Kreatif        1. Orientasi
    Produktif     2. Eksplorasi
                  3. Interpretasi
                  4. rekreasi
                  5. Evaluasi
V. Model Khusus
1. Tematik        1. Mengajar siswa menyanyikan lagu tentang kasih sayang
                     anggota keluarga, misalnya “Satu-Satu …” (SB – IPA).
                  2. Menunjuk beberapa siswa untuk menyebutkan siapa saja
                     yang disayangi dalam keluarganya sambil menghitung
                     dengan jari tangannya (PKn – Mat).
                  3. Membilang dan menghitung jumlah anggota keluarga (Mat).
                  4. Bertanya jawab tentang identitas anak (nama diri, nama
                     panggilan, nama lengkap, sekolahnya di mana, rumahnya di
                     mana, menghadap ke mana).
                  5. Menugaskan semua siswa untuk belajar menulis nama
                     panggilannya di buku sambil mengamati contoh huruf yang
                     ditunjuk guru (BI, PKn, IPS).
                  6. Menayangkan gambar anggota badan:
                     - Menjelaskan “Aku”.
                     - Bertanya jawab tentang nama anggota badan dilanjutkan
                         menghitung anggota badan.
                     - Meminta siswa untuk memegang anggota badannya
                         sendiri – menyebut nama dan menghitung (BI, PKn,
                         IPS).
                  7. Meminta siswa secara individu untuk mengerjakan tugas
                        (menghubungkan titik angka dan mencocokkan dengan gambar)
                        dilanjutkan dengan diskusi 2 orang untuk mencocokkan hasil
                        pekerjaannya (kartu ) (Mat – IPA).
                     8. Bertanya jawab tentang kartu yang didiskusikan.
                     9. Bertanya jawab kegunaan anggota badan (Mat – PA).
                     10. Mengajak siswa untuk bertepuk tangan (dalam hitungan)
                         sambil membedakan keras danlemahnya tepukan, keras dan
                         lemahnya suara sehingga membentuk sebuah musik,
                         misalnya:
                        - Tepuk Pramuka dengan 3 model tepukan (penuh, 2/3, 1/3).
                        - Berjalan di tempat dengan tangan menepuk paha.
VI. Belajar Bebas (Independent Learning)
1. MASTER-           1. Tumbuhkan Motivasi
     plan            2. Kumpulkan Infromasi
                     3. Temukan Makna
                     4. Kuncilah Fakta dalam Memori
                     5. Tunjukkan pada orang lain
                     6. Refleksi
2. SQ3R              1. Survei
                     2. Question
                     3. Read
                                                                                     20
         Model
No.                                             Langkah
      Pembelajaran
                     4.   Recite
                     5.   Review
3.    Artikulasi     1.   Menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai
                     2.   Guru menyajikan materi sebagaimana biasa
                     3.   Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok
                          berpasangan dua orang
                     4.   Suruhlan seorang dari pasangan itu menceritakan materi
                          yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar
                          sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti
                          peran. Begitu juga kelompok lainnya
                     5.   Suruh siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil
                          wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian
                          siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya
                     6.   Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang
                          sekiranya belum dipahami siswa
                     7.   Kesimpulan/penutup
4.    Mind           1.   Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
      Mapping        2.   Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan
                          ditanggapi oleh siswa/sebaiknya permasalahan yang
                          mempunyai alternatif jawaban
                     3.   Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang.
                     4.   Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif
                          jawaban hasil diskusi
                     5.   Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca
                          hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan
                          mengelompokkan sesuai kebutuhan guru
                     6.   Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan
                          atau guru memberi bandingan sesuai konsep yang disediakan
                          guru.
5.    Pembelajaran   1.   Penyiapan modul:
      Berbasis            a. Tujuan
      Modul               b. Topik pendahuluan
                          c. Topik inti yang harus dipelajari
                          d. Alat dan sumber belajar
                          e. Kegiatan pembelajaran
                          f. Lembar kerja
                          g. Evaluasi
                     2.   Penyampaian modul
                     3.   Pemantauan
                     4.   Evaluasi akhir

6.    Pembelajaran   1. Penyiapan perangkat pembelajaran berbasis elektronik:
      Berbasis          a. Computer base learning (CBL)
      Elektronik        b. Web base learning (WBL)
      (EL)              c. Pembelajaran jarak jauh (Online learning)
                     2. Pemanfaatan
                     3. Pemantauan
                     4. Evaluasi akhir

VII. Model Pebelajaran : Implementasi Pengalaman Pribadi
1. Pembelajaran 1. Penyiapan kartu
     berbasis kartu 2. Penyampaian aturan main
     : Kartu        3. Permainan
     Pertanyaan-    4. Pembahasan dan kesimpulan
     Jawaban

2.    Pembelajaran   1. Penyiapan alat permainan
      bebasis        2. Penyampaian aturan main
      lembaran       3. Permainan:

                                                                                      21
             Model
    No.                                             Langkah
          Pembelajaran
          kertas :            a. Siswa membuat pertanyaan yang relevan dengan materi
          Merpati                pembelajaran pada selembar kertas.
          Pertanyaan          b. Siswa melipat kertas menjadi bentuk burung merpati dan
                                 diterbangkan secara bersama-sama.
                              c. Siswa menangkap burung , membuka lipatan, dan
                                 menjawab pertanyaan.
                         4.   Pembahasan dan kesimpulan
     3.   Pembelajaran   1.   Penyiapan sumber pustaka dan LCR
          mandiri        2.   Mengkaji pustaka
          berbasis       3.   Meringkas sesuai LCR
          pustaka dan    4.   Pembahasan dan kesimpulan
          Lembar
          Catat
          Ringkas
          (LCR)
     4.   Pembelajaran   1. Pembuatan film atau pengadaan film
          dengan Film    2. Penyiapan LCR
                         3. Pemutaran film
                         4. Pembahasan dan penyimpulan
                         Catatan: Film berjudul Aku Anak Indonesia, Taat terhadap
                                 Norma di PTK-kan sebagai Juara I Lomba Kreasi dan
                                 Inovasi Media Pembelajaran PKn Tingkat Nasional
                                 Tahun 2009.
     5.   Pembelajaran   1. Penyampaian konsep
          berbasis       2. Diksusi menemukan masalah dan pemecahan
          proyek         3. Penulisan dan pengiriman surat aspirasi
          Membuat        4. Evaluasi
          Surat          Catatan: Di-PTK-kan sebagai Juara II Lomba Guru Kreatif
          Aspirasi               Tingkat Jateng-DIY Tahun 2004.
     6.   Pembelajaran   1. Penyampaian konsep
          berbasis       2. Diksusi dan kerja kelompok membuat mading
          proyek         3. Pemasangan mading
          Membuat        4. Penilaian sesama
          Mading         5. Pembahasan dan penyimpulan
                         Catatan: Di-PTK-kan sebagai Juara II Lomba Guru Berprestasi
                                 Tingkat Kabupaten Kebumen Tahun 2007.

Kata Akhir
       Perkembangan model dan strategi pembelajaran seiring dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Kreasi dan inovasi terus berkembang dalam dunia pembelajaran.
Untuk itu, setiap guru dituntut memahami dan mengaplikasikannya dalam proses pembelajaran di
kelasnya karena kelas adalah wilayah pengabdian dan perjuangan seorang guru. Dari kelas
menggapai dunia!




                                   DAFTAR PUSTAKA


                                                                                          22
Depdiknas. 2006. Pembelajaran Efektif (Pembelajaran Konstekstual dan Berpikir Kritis).
    Jakarta: Depdiknas.

Haris Mudjiman. 2008. Belajar Mandiri. Surakarta: LPP dan UNS Press.

Haryono. 2010. Model Pembelajaran. Malang: P4TK PKn/IPS.

H.M. Mukiyat. 2010. Strategi Pembelajaran. Malang: P4TK PKn/IPS.

Made Wena. 2009. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer : Suatu Tinjauan Konseptual
    Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.

Martiyono. 2010. Tesis: Pengaruh Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique)
     terhadap Kepribadian Siswa SMP Kelas VII di Kabupaten Kebumen Ditinjau dari
     Kecerdasan Emosional dan Spiritual. Universitas Sebelas Maret.

Sri Sumaryati. 2008. Tesis: Pengaruh Model Quantum Learning terhadap Prestasi Belajar Mata
     Kuliah Dasar-Dasar Akuntansi dengan Memperhatikan Motivasi Berprestasi dan
     Kecerdasan Emosi (Studi Eksperimen pada Mahasiswa Semester 2 Prodi P. Ekonomi FKIP
     UNS. Universitas Sebelas Maret.

Wina Sanjaya. 2008. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta:
    Kencana Prenada Media Group.




                           BIODATA PENULIS


                                                                                       23
Identitas Pribadi
Nama                    :   Martiyono, S.Pd., M.Pd.
Tempat Tanggal Lahir    :   Kebumen, 20 April 1973
Alamat                  :   RT 03 RW 03 Desa Sidomoro Buluspesantren Kebumen
Nama Isteri             :   Kun Farikhah, S.Pd.
Nama Anak               :   1. Ulfah Rauziana Rahma (MI Kelas 1)
                        :   2. Annisa Rachriana Rahmah (PAUD)
No. HP                  :   085726596325
Riwayat Pendidikan
                        :   1.   SD Negeri 2 Patukgawemulyo (1985)
                        :   2.   SMP Negeri Mirit (1988)
                        :   3.   SPG Negeri Kebumen (1991)
                        :   4.   S1 Jurusan PMP-KN FPIPS IKIP Yogyakarta (1996)
                        :   5.   S2 PPs UNS Program Studi Teknologi Pendidikan (2010)
                                  dengan predikat cumlaude.
Riwayat Pekerjaan
                        : 1. Editor di PT Tiga Serangkai Surakarta (1996 s.d.1998)
                        : 2. Guru PKn di SMP Negeri 4 Kebumen (1998 s.d. 2011)
                        : 3. Guru PKn dengan tugas tambahan sebagai Kepala SMP
                             Negeri 2 Buluspesantren (2011 s.d. sekarang)
Prestasi sebagai Guru
                        : 1. Juara II Lomba Guru Kreatif Tingkat DIY-Jawa Tengah
                             Tahun 2004
                        : 2. Juara II Guru Berprestasi Kabupaten Kebumen Tahun
                             2007
                        : 3. Juara I Lomba Karya Tulis Guru Tingkat Kabupaten
                             Kebumen Tahun 2008
                        : 4. Juara I Lomba Kreasi dan Inovasi Media Pembelajaran
                             PKn Tingkat Nasional dari Depdiknas Tahun 2009
                        : 5. Juara Harapan III Anugerah Guru PKn Tingkat Nasional
                             dari Makhkamah Konstitusi Tahun 2009
                        : 6. Juara II Anugerah Guru Universitas Negeri Yogyakarta
                             (UNY) Tingkat DIY-Jawa Tengah Tahun 2010.
Karya Tulis
                        : 1. Judul KNPI sebagai Wadah Berhimpun : Antara
                             Tantangan, Kemandirian, dan Harapan KNPI sebagai
                             Wadah Berhimpun : Antara Tantangan, Kemandirian, dan
                             Harapan, Juara I LKTI Pemuda Tingkat Nasional DPP
                             KNPI-PP Fatayat NU Tahun 1996
                        : 2. Judul Membangun Keluarga Sadar AIDS, Juara III LKT
                             Ketahanan Keluarga Menghadapi HIV/AIDS Meneg
                             Kependudukan/BKKBN Tahun 1997
                        : 3. Judul Pengembangan Laboratorium PPKn untuk
                             Meningkatkan Kualitas Proses Belajar-Mengajar Mata
                             Pelajaran PPKn, Proyek Depdiknas Tahun 1998/1999
                        : 4. Judul Penggunaan Surat Aspirasi sebagai Model
                             Pembelajaran Alternatif untuk Meningkatkan Kepedulian
                             Siswa terhadap Lingkungan, Juara II Lomba Guru
                             Kreatif Jateng – DIY UNIKA – MARIMAS PEDULI
                             Tahun 2004
                        : 5. Judul Penggunaan Metode Pemberian Tugas Kelompok
                             Membuat Majalah Dinding sebagai Upaya untuk
                             Meningkatkan Keberanian Siswa dalam Mengemukakan
                             Pendapat, Juara II Lomba Guru Berprestasi Kabupaten
                             Kebumen Tahun 2007
                        : 6. Judul Menjadi Guru yang Membebaskan Siswa dari
                                                                                        24
                        Penyalagunaan Narkoba, Juara I Lomba Opini Guru
                        Hari Antinarkoba Internasional Tingkat       Kabupaten
                        Kebumen Tahun 2008
                :   7. Judul Pemanfaatan Media Audio Visual dalam
                        Pembelajaran PKn untuk Meningkatkan Penguasaan
                        Konsep tentang Norma dan Motivasi Belajar Siswa Kelas
                        VII A SMP Negeri 4 Kebumen Tahun Pelajaran
                        2009/2010, Juara 1 Lomba Kreasi dan Inovasi Media
                        Pembelajaran Depdiknas Tingkat Nasional Tahun 2009
                :   8. Judul Penerapan Model Pembelajaran VCT (Value
                        Clarification Technique) dalam Mata Pelajaran PKn
                        untuk Meningkatkan Kesadaran Berkonstitusi Siswa Kelas
                        VIII G SMP Negeri 4 Kebumen Tahun Pelajaran
                        2009/2010, Juara Harapan III Anugerah Kontitusi bagi
                        Guru PKn Tingkat Nasional-Makhkamah Konstitusi RI
                        Tahun 2009
                :   9. Judul Peduli Sampah Menghasilkan Kompos Peduli
                        Sampah Menghasilkan Kompos, Buku Diterbitkan PT
                        Tiga Serangkai Pustaka Mandiri Surakarta Tahun 1997
                        (Nama Samaran Ekayana) Masuk Proyek Depdiknas
                        Tahun 1998/1999
                :   10. Judul Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas VII,
                        Kelas VIII, dan Kelas IX, Buku Pelajaran Diterbitkan
                        Quadra-Yudistira Bogor Tahun 2007
                :   11. Judul Civic Education 1 for Junior High School Year VII,
                        Year VIII, and Year IX, Buku Pelajaran Billingual
                        Diterbitkan Yudistira Bogor Tahun 2010
                :   12. Judul Pendidikan Kewarganegaraan dan Pembentukan
                        Kepribadian Implementasi Model Pembelajaran VCT dan
                        Konsiderasi, EQ, dan SQ, Buku Pelajaran Billingual
                        Diterbitkan Aswaja Pressindo Yogyakarta Tahun 2011
Pengalaman
Organisasi
                : 1. Ketua PMII Cabang Sleman DIY tahun 1995 s.d. 1997
                : 2. Devisi Advokasi dan Penyuluhan Hukum LBH NU DIY
                     tahun 1995 s.d. 1997
                : 3. Ketua MGMP PKn SMP/MTs Kabupaten Kebumen tahun
                     2006 s.d. sekarang
                : 4. Ketua Asosiasi Guru Penulis Seluruh Indonesia
                     (AGUPENA) Cabang Kebumen tahun 2009 s.d. sekarang.
                : 5. Pendiri dan Ketua Yayasan Insan Mulia (YIM) Kebumen
                : 6. Fasilitator Tenaga Pelatih Masyarakat (TPM) PNPM-MP
                     Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen tahun
                     2010 s.d. sekarang.
                : 7. Bidang Tekpram Gerakan Pramuka Kwaran Kebumen
                     tahun 2010 s.d. sekarang
Prinsip Hidup   : Menjalani profesi sepenuh hati sebagai wujud pengabdian
                  pada Illahi




                                                                                   25

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:5
posted:4/3/2013
language:Unknown
pages:25