Sistem Ekonomi Negara Maju by daniel.simamoraa

VIEWS: 4 PAGES: 5

									                    Sistem Ekonomi Negara Maju

Amerika Serikat (United States of America - USA atau United States - U.S.) adalah sebuah
republik federal yang terdiri dari 50 negara bagian dan sebuah distrik federal. Kecuali Alaska
(utara Kanada) & Hawaii (lautan Pasifik), 48 negara bagian lainnya serta distrik federalnya
terletak di Amerika Utara. Amerika Serikat berbatasan dengan Meksiko dan Teluk Meksiko
di sebelah selatan, dan dengan Kanada di sebelah utara dan barat laut (eksklave Alaska). Di
sebelah barat negara ini berbatasan dengan Samudra Pasifik dan di sebelah timur dengan
Samudra Atlantik. Selain itu, Amerika Serikat juga "memiliki" beberapa daerah di Karibia
dan Pasifik, walaupun wilayah tersebut bukanlah bagian dari Amerika Serikat.

Dengan luas wilayah 9,83 juta km2 dan penduduk sebesar 309 juta jiwa, Amerika Serikat
adalah negara terbesar ke-3 atau ke-4 berdasarkan total luas wilayahnya dan terbesar ke-3
berdasarkan jumlah penduduk. Negara ini merupakan negara multietnis dan multikultural,
yang disebabkan oleh masuknya para imigran dari seluruh dunia. Ekonomi Amerika Serikat
merupakan ekonomi yang terbesar di dunia, dengan produk domestik bruto (perkiraan 2008)
sebesar AS$14,4 triliun (seperempat dari PDB dunia berdasarkan nominal dan seperlima
berdasarkan paritas daya beli).

Sebelum kedatangan orang Eropa, Amerika telah dihuni oleh orang-orang Indian selama
beribu-ribu tahun. Namun populasi suku Indian menurun drastis akibat wabah penyakit dan
peperangan dengan pendatang Eropa. Amerika terbentuk dari 13 bekas koloni Britania Raya
yang memerdekakan diri pada tanggal 4 Juli 1776. Negara baru ini kemudian memenangkan
peperangan dengan Britania Raya dalam Perang Revolusi Amerika. Pada abad ke-19,
Amerika Serikat berekspansi secara besar-besaran, membeli daerah Louisiana dari Perancis,
Alaska dari Rusia, serta menganeksasi daerah-daerah milik Meksiko yaitu New Mexico,
Texas, dan California seusai Perang Meksiko-Amerika.

Pertentangan antara negara bagian utara dengan negara bagian selatan mengenai masalah
hak-hak negara bagian serta perbudakan mencetuskan Perang Saudara Amerika pada tahun
1860-an. Negara bagian utara kemudian berhasil memenangkan perang ini dan
mempertahankan persatuan negara. Ekonomi Amerika Serikat menjadi yang terbesar di dunia
semenjak tahun 1870-an. Kemenangan pada Perang Spanyol-Amerika dan Perang Dunia I
mengangkat Amerika Serikat sebagai salah satu kekuatan militer dunia. Pada Perang Dunia
II, Amerika Serikat menjadi negara pertama yang memiliki senjata nuklir. Berakhirnya
Perang Dingin dan runtuhnya Uni Soviet membuat Amerika Serikat menjadi satu-satunya
negara adidaya dunia dan menjadi yang terdepan dalam hal militer, ekonomi, budaya, dan
politik.

Etimologi
Pada tahun 1507, Kartografer Jerman, Martin Waldseemüller membuat peta dunia yang di
dalamnya terdapat kata "America" untuk merujuk pada benua bagian barat. Penamaan ini
dinamakan atas nama seorang penjelajah Italia, Amerigo Vespucci. Koloni-koloni Britania
yang memerdekakan diri pertama kali menggunakan nama "United States of America" dalam
proklamasi kemerdekaannya pada 4 Juli 1776. Nama ini kemudian ditetapkan pada 15
November 1777.
Sejarah
Sejarah Amerika Serikat
Amerika Serikat terbentuk dari 13 bekas koloni Inggris selepas Revolusi Amerika setelah
deklarasi kemerdekaan pada tanggal 4 Juli 1776. Pada asalnya, struktur politiknya ialah
sebuah konfederasi. Tetapi selepas debat yang lama dan terbentuknya Konstitusi Amerika,
koloni ini akhirnya sepakat untuk membentuk negara persekutuan.

Pada abad ke-19 kekuatan AS meluas di seluruh benua Amerika Utara. Melalui paksaan,
kekuatan militer, dan diplomasi, AS memperoleh banyak negara-negara bagian lain di dalam
dan di luar negara seperti Kuba dan Filipina. Walaupun begitu, negara ini mengalami
masalah sosial yang buruk. Dalam usaha untuk mengembangkan wilayah kekuasaan kaum
kulit putih, kaum pribumi Indian telah dijadikan korban. Melalui kekuatan militer,
pemusnahan, penyingkiran serta pembangunan daerah reservasi, kaum pribumi Indian telah
disingkirkan. Di sebelah selatan, masih ada sistem perbudakan dengan kaum kulit hitam
sebagai warga kelas kedua. Diskriminasi terhadap kaum berwarna merupakan salah satu
sebab terjadinya perang saudara antara negara bagian- negara bagian Utara dan Selatan.
Walaupun sistem perbudakan telah dihapuskan selepas kekalahan negara-negara bagian
Selatan, diskriminasi warna kulit terus merajalela sehingga ke pertengahan abad ke-20.

Sewaktu era tersebut, negara ini terus maju menjadi sebuah penguasa perindustrian dunia,
yang berterusan sehingga ke abad-20, dikenal sebagai Abad Kegemilangan Amerika atau the
American Century. Dalam abad ini pengaruh Amerika semakin meluas di arena internasional
dan menjadi pusat inovasi serta teknologi terunggul di dunia ketika itu. Beberapa sumbangan
teknologinya termasuk telepon, televisi, komputer, Internet, senjata nuklir, kapal terbang dan
perjalanan angkasa luar.
Negara ini telah mengalami beberapa pengalaman pahit seperti Perang Saudara Amerika
(1861-1865) dan kejatuhan ekonomi yang buruk sewaktu "Great Depression" (1929-1939)
yang bukan saja melanda Amerika malah hampir seluruh dunia. Pengalaman terbaru yang
paling menyedihkan ialah serangan 9/11 pada 11 September 2001 di World Trade Ce nter,
New York, di mana hampir tiga ribu orang terbunuh akibat serangan teroris.

Dari segi sejarah, negara ini telah terlibat dalam beberapa perang dunia yang besar, dari
Perang 1812 menentang Inggris, dan berpakta pula dengan Inggris sewaktu Perang Dunia I
dan Perang Dunia II. Pada era 1960-an Amerika terlibat di dalam Perang Dingin menentang
kekuatan besar yang lain yaitu Soviet serta pengaruh komunisme. Dalam usaha membendung
penularan komunisme di Asia, AS dalam Perang Korea, Vietnam dan terakhir di Afganistan.
Selepas kejatuhan dan perpecahan Soviet, AS bangkit menjadi sebuah kekuatan ekonomi dan
militer yang terkuat di dunia. Sewaktu tahun 1990-an, AS menobatkan dirinya sebagai polisi
dunia dan tentaranya beraksi di Kosovo, Haiti, Somalia dan Liberia, dan Perang Teluk
Pertama terhadap Irak yang menginvasi Kuwait. Selepas serangan teroris pada 11 September
2001 di World Trade Center dan Pentagon, AS melancarkan serangan balasan terhadap
Afganistan dan menjatuhkan negara Taliban di sana dan pada tahun 2003 melancarkan
Perang Teluk Kedua terhadap Irak untuk menyingkirkan rezim Saddam Hussein.

Politik
Politik di Amerika Serikat
Amerika Serikat merupakan negara demokrasi konstitusional dengan sistem three-tier dan
institusi kehakiman yang bebas. Terdapat tiga peringkat yaitu nasional, negara bagian dan
pemerintahan lokal yang mempunyai badan legislatif serta eksekutif dengan bidang kuasa
masing- masing. Negara ini menggunakan sistem persekutuan atau federalisme di mana di
negara pusat dan negara bagian berbagi kuasa. Negara pusat berkuasa terhadap beberapa
perkara seperti pencetakan mata uang Amerika serta kebijakan pertahanan. Namun, negara-
negara bagian berkuasa menentukan hak dan undang-undang masing- masing seperti hak
pengguguran bayi dan hukuman maksimal dalam hal undang-undang.

Satu elemen yang kentara di Amerika ialah doktrin pembagian kuasa. Pasal 1 hingga 3
Konstitusi Amerika, telah menggariskan secara terperinci mengenai kuasa-kuasa Negara yang
utama yaitu eksekutif, legislatif dan kehakiman. Checks and Balances atau pemeriksaan dan
keseimbangan merupakan satu ciri yang utama dalam negara Amerika dan hal ini begitu
komprehensif sehingga tidak ada satu cabang negara yang mempunyai kuasa mutlak untuk
mengawal cabang yang lain.

Di negara ini semua rakyat yang berusia 18 tahun ke atas berhak memilih. Pemilu untuk
pemilihan presiden diadakan setiap empat tahun sekali dan yang terakhir ialah pada bulan
November 2004.
Di samping Pemilu untuk pemilihan presiden, ada pula Pemilu paruh waktu, yang diadakan
pada pertengahan masa jabatan presiden. Dalam pemilu ini yang dipilih bukanlah presiden
melainkan seluruh anggota Dewan Perwakilan dan sepertiga dari semua senator dari tiap
negara bagian. Pemilu ini terakhir diadakan pada 7 November 2006.

Negara Bagian
Negara- negara bagian Amerika Serikat
Saat dinyatakannya kemerdekaan Amerika Serikat, tiga belas koloni berubah menjadi negara
bagian-negara bagian. Pada mulanya negara bagian-negara bagian ini bergabung sebagai
sebuah persekutuan tetapi kemudian membentuk sebuah negara yang bersatu. Pada tahun-
tahun berikutnya, jumlah negara bagian bertambah dengan masuknya negara bagian-negara
bagian di barat, pembelian tanah dan perpecahan negara bagian-negara bagian yang sudah
ada. Setiap negara bagian dibagi kepada counties (semacam kabupaten), cities (semacam
kotamadya atau kota otonom) dan townships (semacam kecamatan).

Amerika Serikat juga memiliki daerah federal, Washington, DC, dan tanah jajahan seperti
Puerto Riko, Samoa Amerika, Guam dan Kepulauan Virgin.

Selain negara bagian, ada satu daerah federal, dan beberapa daerah yang bisa disebut jajahan.

Negara Bagian
Alabama • Alaska • Arizona • Arkansas • California • Carolina Selatan • Carolina Utara •
Colorado • Connecticut • Dakota Selatan • Dakota Utara • Delaware • F lorida • Georgia •
Hawaii • Idaho • Illinois • Indiana • Iowa • Kansas • Kentucky • Louisiana • Maine •
Maryland • Massachusetts • Michigan • Minnesota • Mississippi • Missouri • Montana •
Nebraska • Nevada • New Hampshire • New Jersey • New Mexico • New York • Ohio •
Oklahoma • Oregon • Pennsylvania • Rhode Island • Tennessee • Texas • Utah •Vermont •
Virginia • Virginia Barat • Washington • Wisconsin • Wyoming

Distrik Federal
Washington, D.C. (Distrik Columbia)
Daerah Insuler
Samoa Amerika • Guam • Kepulauan Mariana Utara • Puerto Riko • Kepulauan Virgin AS
Pulau Terluar
Tepi Bajo Nuevo • Pulau Baker • Pulau Howland • Pulau Jarvis • Atol Johnston • Karang
Kingman • Atol Midway • Pulau Navassa • Atol Palmyra • Tepi Serranilla • Pulau Wake

Geografi
Geografi Amerika Serikat
Amerika Serikat ialah negara terbesar ke-3 di dunia. Keadaan geografisnya amat bermacam-
macam. Ada padang rumput di Pesisir Timur, Pegunungan Appalachian Great Plains di
tengah negeri ini, Sungai Mississippi-Missouri, Pegunungan Rocky di bagian barat Danau
Ontario di Utara. Danau Erie di Utara.
Danau Michigan di Utara.

Iklimnya bermacam-macam menurut keadaan geografisnya, dari tropis (panas dan kering di
musim panas, hangat di musim dingin) di Florida sampai tundra (dingin sepanjang tahun) di
Alaska. Sebagian besar negara ini memiliki musim panas yang hangat dan musim salju yang
dingin. Sejumlah bagian AS, seperti bagian California, memiliki iklim Mediterrania.

Ekonomi
Ekonomi Amerika Serikat
AS menjalankan sistem ekonomi kapitalis. Pertumbuhan ekonomi negara ini kokoh di
permukaannya, pengangguran dan inflasi rendah, dan defisit perdagangan yang rendah
(berarti AS membeli lebih banyak barang dari negara lain daripada menjual).
Ekonomi AS ialah salah satu yang terpenting di dunia. Banyak negara telah menjadikan dolar
AS sebagai tolok ukur mata uangnya, artinya berharga atau tidaknya mata uang mereka
ditentukan oleh dolar. Sejumlah negara menggunakan dolar sebagai mata uangnya. Bursa
saham AS dipandang sebagai indikator ekonomi dunia.

Negara ini memiliki banyak sumber daya mineral, seperti emas, minyak, batu bara dan
endapan uranium. Pertanian membuat negara ini berada di antara produsen utama, di antara
lainnya, jagung, gandum, gula dan tembakau. AS memproduksi mobil, pesawat terbang dan
benda elektronik. Sekitar 3/4 of penduduk AS bekerja di industri jasa.

Mitra dagang AS adalah:
Kanada
Meksiko
Negara Eropa
Negara industri Asia seperti Jepang, Taiwan, India, Korea Selatan dan RRC.

Jarak struktur sosial Amerika Serikat besar, berarti sejumlah orang Amerika cukup kaya.
Walaupun sebenarnya masih ada juga rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan. 51%
dari seluruh rumah tangga memiliki komputer dan 41% memiliki akses Internet pada 2000,
angka yang telah berkembang menjadi 75% pada 2004. Lebih lanjut, 67,9% penduduknya
memiliki rumah sendiri pada 2002. Pendapatan perkapita penduduk Amerika $37.000 setahun
pada 2002.

Pendidikan
Pendidikan publik Amerika dioperasikan oleh negara dan pemerintah daerah, yang diatur
oleh Amerika Serikat Departemen Pendidikan melalui pembatasan dana federal. Anak-anak
diwajibkan di kebanyakan negara untuk menghadiri sekolah dari usia enam atau tujuh
(umumnya, taman kanak-kanak atau kelas pertama) sampai mereka berumur delapan belas
(umumnya membawa mereka melalui kelas dua belas, akhir SMU); beberapa Negara bagian
memungkinkan siswa untuk meninggalkan sekolah pada usia enam belas atau tujuh belas.
Sekitar 12% dari anak-anak yang terdaftar di nonsectarian paroki atau sekolah swasta. Hanya
sekitar 2% dari anak-anak yang belajar di rumah. Amerika Serikat memiliki banyak lembaga-
lembaga swasta dan publik pendidikan tinggi yang kompetitif, serta masyarakat lokal masuk
perguruan tinggi dengan kebijakan terbuka. Dari jumlah penduduk Amerika yang berumur
diatas dua puluh lima tahun, sekitar 84,6% lulus dari sekolah menengah umum, 52,6% dari
mereka masuk ke beberapa perguruan tinggi, dan sekitar 27,2% memperoleh gelar sarjana,
dan 9,6% memperoleh gelar sarjana muda. Hampir seluruh rakyat amerika tidak ada yang
buta huruf mencapai sekitar 99% dari total keseluruhan. Perserikatan Bangsa-Bangsa
memberikan Amerika Serikat sebuah indeks Pendidikan 0,97, yang berada pada peringkat 12
di dunia.

Demografi
Demografi Amerika Serikat
Sebagian besar penduduk di AS ialah keturunan imigran Eropa. Banyak orang yang
diturunkan dari Jerman, Inggris, Skotlandia, Irlandia, dan Italia.

Pada tahun-tahun terkini, banyak orang Hispanik datang dari Meksiko dan bagian lain di
Amerika Latin, khususnya ke barat daya AS. Banyak dari mereka yang melintasi perbatasan
secara ilegal. Beberapa orang AS merasa gerah, dan juga karena banyaknya penggunaan
bahasa Spanyol di AS (lihat Bahasa-bahasa di Amerika Serikat).

Banyak juga orang Afrika-Amerika. Sebagian besar dari mereka diturunkan dari budak
Afrika yang dibawa ke Dunia Baru.
Sepertiga penduduk AS ialah orang Asia-Amerika. Sebagian besar mendiami pesisir barat.

Penduduk aslinya, disebut penduduk asli Amerika atau Indian dan Eskimo amat sedikit.

Agama
Kebebasan Beragama di Amerika Serikat.
Jumlah pemeluk Kristen di AS terus menurun. 86,2% menyebut dirinya Kristen pada 1990
dan 76,5% menyebut dirinya Kristen pada 2001 (ARIS 2001). Anggota keagamaan pada
2001 ialah Protestan 52%, Katolik 24,5%, tidak ada 13,2%, Yudaisme 1,3% dan 0,5-0,3%
Islam, Buddha, Agnostik, Ateis, Hindu dan Universalis Unitarian. Ada perbedaan besar di
antara mereka yang memeluk suatu agama dan mereka yang merupakan anggota tempat
ibadah agama itu. Angka Biro Sensus menunjukkan bahwa keanggotaan tempat ibadah pada
2004 ialah 33% Kristen Protestan, 19% Katolik Roma, 4% Yahudi dan 44% agama lainnya.

Budaya
Budaya Amerika Serikat
Tingkat kebudayaan Amerika Serikat tergolong maju. Hal ini terbukti dengan kemajuan
teknologinya. Amerika Serikat bersama negara sahabatnya yaitu Rusia merupakan negara
pionir dalam penyelidikan dan penjelajahan luar angkasa, di samping itu Amerika Serikat
juga ahli dalam bidang persenjataan mutakhir.
Dalam bidang sastra modern, Amerika Serikat memiliki Ernest Hemingway, yang pernah
meraih Hadiah Nobel taqhun 1954.



Sumber : http://administrasinegaraku.blogspot.com/2011/04/sistem-ekonomi-negara-maju.html

								
To top