SISTEM PEREKONOMIAN by IdrusHabsyi1

VIEWS: 3 PAGES: 14

									                                Sistem Perekonomian Dunia
         Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan
sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan
mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem
itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor
produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah.
Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut. Selain faktor
produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan
alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah
untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar
(market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui
penawaran dan permintaan.

Perekonomian terencana

          Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai
wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan
menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, lanjutnya, kepemilikan pemerintah atas faktor-faktor
produksi tersebut hanyalah sementara; Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang,
pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh. Uni Soviet dan
banyak negara Eropa Timur lainnya menggunakan sistem ekonomi ini hingga akhir abad ke-20. Namun
saat ini, hanya Kuba, Korea Utara, Vietnam, dan RRC yang menggunakan sistem ini. Negara-negara itu
pun tidak sepenuhnya mengatur faktor produksi. China misalnya, mulai melonggarkan peraturan dan
memperbolehkan perusahaan swasta mengontrol faktor produksinya sendiri.

Sistem ekonomi tradisional

         Pada kehidupan masyarakat tradisional berkembang suatu sistem ekonomi tradisional. Dengan
tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan bergantung pada sumber daya alam.
masyarakat juga memproduksi barang pemenuh kebutuhan yang di produksi hanya untuk kebutuhan
tiap-tiap rumah tangga. dengan demikian rumah tangga dapat bertindak sebagai konsumen, produsen,
dan keduannya.

Perekonomian pasar

        Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalism untuk menciptakan sebuah
lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan
(dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku
ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.
Perekonomian pasar campuran

Perekonomian pasar campuran atau mixed market economies adalah gabungan antara sistem
perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-
benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat.
Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan
yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk
anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula dengan negara-negara
perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negara Blok Timur yang telah melakukan privatisasi
pengubahan status perusahaaan pemerintah menjadi perusahaan swasta.

Referensi & Sumber:

Griffin R dan Ronald Elbert. 2006. Business. New Jersey: Pearson Education Wikipedia.
                              Sistem Perekonomian Negara Maju
Pengertian Sistem Ekonomi

        Apakah sistem ekonomi itu? Sistem ekonomi adalah strategi suatu Negara mengatur kehidupan
ekonominya dalam rangka mencapai kemakmuran. Sistem ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara
bertujuan untuk menjawab masalah-masalah pokok ekonomi yaitu:

a. barang dan jasa apa yang akan diproduksi,

b. bagaimana cara memproduksi, dan

c. untuk siapa barang dan jasa diproduksi.

        Sistem ekonomi yang dianut oleh suatu negara dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor
internal maupun faktor eksternal. Faktor internal yang memengaruhi sistem ekonomi suatu negara
adalah sebagai berikut ini.

a. Falsafah dan ideologi yang dianutnya.

b. Sistem pemerintahan.

c. Sistem politik suatu negara.

Adapun faktor-faktor eksternal yang memengaruhi sistem ekonomi antara lain sebagai berikut:

a. Pengaruh sistem ekonomi yang dianut negara lain.

b. Pengaruh politik dunia internasional.

c. Pengaruh sosial budaya luar negeri.

        Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia. Kegiatan ini timbul karena adanya persamaan
dalam usaha pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia. Namun, manusia memiliki cara-cara yang
berbeda dalam memenuhi kebutuhan, termasuk alat dan cara mendistribusikan kebutuhan. Perbedaan
tersebut menimbulkan berbagai bentuk dan sistem ekonomi yang berlaku di setiap negara. Sistem pada
dasarnya merupakan suatu organisasi besar yang menjalin berbagai subjek dan perangkat kelembagaan
dalam suatu tatanan kehidupan. Dengan demikian, sistem ekonomi dapat diartikan sebagai suatu sistem
yang mengatur dan menjalin hubungan ekonomi antarmanusia dengan seperangkat kelembagaan dalam
suatu tatanan kehidupan. Pelaksanaan suatu sistem ekonomi di suatu negara didasari oleh ideologi, cara
pandang (filosofi), agama, dan kepentingan politik yang berlaku di negara tersebut.

Sistem Ekonomi Kapitalis

        Sistem ekonomi kapitalisme atau liberal adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan
secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian, seperti memproduksi
barang, menjual barang, atau menyalurkan barang. Dalam sistem ini pemerintah dapat turut ambil
bagian untuk memastikan kelancaran dan keberlangsungan kegiatan perekonomian yang berjalan,
tetapi bisa juga pemerintah tidak turut campur tangan dalam perekonomian.

a. Perkembangan Sistem Ekonomi Kapitalis

Faham kapitalisme berasal dari Inggris pada abad ke-18. Kemudian, menyebar ke Eropa Bagian Barat
dan Amerika Bagian Utara. Sebagai akibat dari perlawanan terhadap ajaran gereja, tumbuh aliran
pemikiran liberalisme di negara-negara Eropa Bagian Barat. Aliran ini kemudian merambah ke berbagai
bidang termasuk bidang ekonomi. Dasar filosofis pemikiran ekonomi Kapitalis bersumber dari tulisan
Adam Smith dalam bukunya “An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations” yang
ditulis pada 1776. Isi buku tersebut syarat dengan pemikiran-pemikiran perilaku ekonomi masyarakat.
Berdasarkan filosofi tersebut dijadikan sebagai system ekonomi. Kemudian, mengakar menjadi ideologi
yang mencerminkan suatu gaya hidup (way of life). Smith berpendapat motif manusia melakukan
kegiatan ekonomi berdasarkan dorongan kepentingan pribadi yang bertindak sebagai tenaga pendorong
yang membimbing manusia mengerjakan apa saja asal masyarakat bersedia membayar. Motif
kepentingan individu yang didorong oleh adanya filsafat liberalism melahirkan sistem ekonomi pasar
bebas, pada akhirnya melahirkan ekonomi kapitalis. Dengan kata lain dalam sistem ekonomi kapitalis
berlaku “Free Fight Liberalism“(sistem persaingan bebas). Siapa yang memiliki dan mampu
menggunakan kekuatan modal (capital) secara efektif dan efisien akan dapat memenangkan
pertarungan dalam bisnis. Paham yang mengagungkan kekuatan modal sebagai syarat memenangkan
pertarungan ekonomi disebut sebagai capitalism.

 b. Ciri-Ciri, Kelebihan, dan Kelemahan Sistem Ekonomi Kapitalis Pelaksanaan sistem ekonomi dalam
sebuah Negara dapat terlihat dari bagaimana pemerintah dan masyarakat dan negara tersebut
menjalankan aktivitas ekonominya. Adapun dalam sistem ekonomi kapitalis, perekonomian didasarkan
atas ciri-ciri sebagai berikut.

1) Semua faktor produksi dimiliki masyarakat individu.

2) Individu diberi kebebasan dalam memiliki sumber-sumber produksi.

3) Pemerintah tidak turut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.

4) Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan pemilik sumber daya produksi dan
masyarakat pekerja (buruh).

5) Adanya persaingan dalam masyarakat terutama dalam mencari keuntungan.

6) Kegiatan ekonomi selalu mempertimbangkan keadaan pasar.

7) Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi.

8) Barang-barang produksi yang dihasilkan beragam.
        Sistem ekonomi kapitalis digunakan suatu Negara karena telah dirasakan sesuai dengan
karakteristik dan kondisi negara tersebut. Dengan kata lain, system ekonomi kapitalis memiliki beberapa
kelebihan di antaranya:

1) menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi;

2) setiap individu bebas memiliki sumber- sumber daya produksi yang akan mendorong partisipasi
masyarakat dalam perekonomian;

3) adanya persaingan menimbulkan semangat untuk maju dan berkembang lebih baik;

4) adanya persaingan dapat menghasilkan barangbarang berkualitas tinggi;

5) efesiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan motif mencari keuntungan.

Selain memiliki kelebihan, sistem ekonomi kapitalis juga memiliki berbagai kelemahan dalam
pelaksanaannya. Berikut beberapa kelemahan dari sistem ekonomi kapitalis, yaitu:

1) terjadinya persaingan yang tidak sehat;

2) terjadi kesenjangan yang jauh antara masyarakat yang kaya dan masyarakat miskin;

3) banyak terjadinya monopoli masyarakat;

4) banyak terjadinya gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya individu;

5) pemerataan pendapatan sulit dilakukan karena adanya persaingan bebas.

Sistem ekonomi kapitalis banyak diterapkan di negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, Jerman,
Perancis, Denmark, Jepang, Korea Selatan, dan Afrika Selatan.
                        Sistem Perekonomian Negara Berkembang


Makna dan arti pentingnya

Kebijakan moneter mengacu pada kebijaksanaan otoritas moneter suatu negara yang menyangkut
masalah-masalah moneter. Kebijaksaan tersebut dapat didefenisikan sebagai kebijaksanaan yang
berkenaan dengan:

a) Pengendalian lembaga keuangan

b) Penjualan dan pembelian secara aktif kertas-kertas berharga oleh otorita moneter sebagai ikhtiar
sengaja untuk mempengaruhi perubahan keadaan uang.

c) Pembelian dan penjualan secara pasif kertas berharga (paper assets) yang timbul dari usaha
mempertahankan struktur suku bunga tertentu, stabilitas harga saham, atau untuk memenuhi
kewajiban dan komitmen tertentu lainnya. Dinegara terbelakang kebijakan moneter memainkan
peranan penting didalam memacu pembangunan dengan mempengaruhi ongkos dan pengadaan kredit,
dengan pengendalian inflasi dan dengan mempertahankan keseimbangan neraca pembayaran.

Ciri utama kebijaksanaan moneter

Menurut Dr.J.D.Sethi, kebijaksanaan moneter dapat berfungsi untuk:

a. Mendapatkan dan juga untuk mengambil manfaat dari struktur tingkat suku bunga yang paling
sesuai.

b. Meraih perimbangan yang tepet antara permintaan dan penawaran uang.



c. Menyediakan fasilitas kredit yang tepat bagi perekonomian yang sedang berkembang dan
menghentikan perkembangan yang tidak semestinya; dan juga penyaluran kredit kepda para pengguna
sesuai dengan investasi yang direncanakan sebelumnya.

d. Pendirian, pelaksanaan dan perluasan lembaga keuangan.

e. Manajemen utang.

Kebijakan Fiskal Dalam Pembangunan Perekonomian

Ø Ciri

Kebijaksanaan fiskal berarti penggunaan pajak, pinjaman masyarakat, pengeluaran masyarakat oleh
pemerintan untuk tujuan “ stabilisasi atau pembangunan”. Analisa keynes mengenai kebijakan fiskal
dapat diterapkan di negara-negara maju. Peranan kebijakan fiskal dinegara-negara maju adalah untuk
menstabilkan laju pertumbuhan. Dalam konteks negara terbelakang , peranan kebijakan fiskal adalah
untuk memacu laju pembentukan modal. Ia dirancang sebagai piranti pembangunan ekonomi. Dalam
ungkapan Nurkse, kebijakan fiskal dinegara terbelakang “memikul arti penting baru di dalam
menghadapi problem pembentukan modal. Rasio tabungan marginal negara, yaitu kecenderungan
marginal tabungan, sebagai penentu penting pertumbuhan. Rasio tabungan marginal dapat di
tingkatkan dengan pengeluaran pemerintah dalam penciptaan overhead ekonomi dan sosial, lembaga n
perbankan dan didalam mendirikan industri-industri baru. Hal ini membantu menaikkan output,
lapanhan pekerjaan, dan pendapatan negeri itu. Oleh karene arus tabungan yang rendah di negara-
negara terbelakang maka untuk menjemba tabungan wajib, perpajakan merupakan instrumen paling
bermanfaat. Pajak secara efektif membatasi konsumsi mewah dan pengeluaran mewah orang kaya. Jadi
pajak merupakan instrumen fiskal yang penting dan berguna untuk mengurangi konsumsi swasta dam
mentrasnfer sumber-sumber terlantar untuk pembentukan modal oleh pemerintah.

Ø Tujuan kebijaksanaan fiskal

Kebijaksanaan fiskal sebagai sarana mengalakkan pembangunan ekonomi bermaksud mencapai tujuan
berikut:

a. Untuk meningkatkan laju investasi

b. Untuk mendorong investasi optimal secara sosial

c. Untuk meningkatkan kesempatan kerja

d. Untuk meningkatkan stabilitas ekonomi di tengah ketidakstabilan internasional

e. Untuk menaggulangi inflasi

f. Untuk meningkatkan dan meredistribusikan pendapatan nasional

Ø Pajak Sebagai Piranti Paling Penting Kebijakan Fiskal

Sebagaimana dinyatakan dalam” economic bulletin for asia and the far east”, pajak oleh karena itu tetap
merupakan satu-satunya instrumen keuangan untuk mengurangi konsumsi dan investasi perorangan,
dan mengalihkan sumber kepada pemerintah guna pembangunan ekonomi. Dalam rangka
meningkatkan pembangunan ekonomi, suatu negara pajak dapat dipergunakan untuk tujuan-tujuan:

a. Untuk membatasi konsumsi dengan demikian mentrasfer sumber dari konsumsi ke investasi

b. Untuk meningkatkan dorongan menabung dan menanam modal

c. Untuk mentransfer sumber dari tangan masyarakat ketangan pemerintah sehingga memungkinkan
adanya investasi pemerintah

d. Untuk memodifikasi pola investasi

e. Untuk mengurangi ketimpangan ekonomi, dan diatas semuanya
f. Untuk memobilisasi surplus ekonomi

g. Peranan Pinjaman Publik Dalam Pembangunan Ekonomomi

           Pinjaman dari masyarkat bergawai sebagai tindakan anti-inflasioner dengan cara memobilisasi
uang yang surplus di tangan masyarakat. Pinjaman dari masyrakat yang berjalan sukses dapat
merupakan sarana pembangunan ekonomi yang bermanfaat, dalam arti mengalihkan sumber-sumber
dari jalur-jalur yan tidak produktif. Akan tetapi, di negara terbelakang jangkauan pinjaman masyarakat
secara sukarela adalah terbatas sebagai akibat rendannya pendapatan, tabungan dan tinginya
kecenderungan konsumsi. Sementara itu, bebagai tindakan tertentu dapat diambil untuk memperbesar
jangkauan pinjaman publik dengan membuat pinjaman menjadi lebih menarik dan dengan menyedot
tabungan –tabungan kecil. Pertama, pemerintah harus menghalangi tabungan mengalir sektor yang
tidak produktif seperti emas, intan dan benda-benda mewah lainya. Masyarakat harus didorong untuk
bergairah menabung. Hal ini dapat dilakukan dengan pendidikan, penerangan dan ajakan. Kedua, harus
ada jaringan badan perantara untuk menarik tabungan dari masyarakat Ketiga, harus didirikan bursa
saham yang terorganisasi baik Terakhir, sukses program peminjaman dari masyarkat akan tergantung
pada seberapa kuat kepercayaan masyarakat terhadap stabilitas pemerintah dibidang politik dan
keungangan.

Mekanisme Pasar Di Negara Berkembang

Ø Mekanisme Pasar Dan Efisiensi Kegiatan Ekonomi Di negara Berkembang

          Diantara ahli ahli ekonomi yang berpendapat bahwa teori ekonomi konvensional, terutama
teori mikro ekonomi, tidak memberikan gambaran yang tepat, mengenai cirri cirri kegiatan ekonomi di
negara berkembang, Boeke adalah yang paling terkemuka, kritik kritiknya mengenai hal tersebut
terutama dikemukakan dalam bukunya, economics and economics policy of dual societies .fakta fakta
yang digunakan untuk menunjukkan ketidak sesuaian teori mikroekonomi dalam menggambarkan
keadaan kegiatan ekonomi di negara berkembang, diambil dari pengamatannya terhadap ekonomi
negara kita zaman penjajahan. Boeke dan beberapa ahli ekonomi lain yang sependapat dengannya pada
hakikatnya mengatakan bahwa karena rangka dasar social dan institusional, dan tingkat pembangunan
di negara berkembang sangat berbeda di negara maju, maka corak perilaku masyarakat dalam
menjalankan kegiatan ekonomi juga sangat berbeda. Menurut Boeke sifat sifat yang terdapat di
kalangan penduduk di negara berkembang, pertama penduduknya mempunyai permintaan yang
terbatas, kedua usaha dan kegiatan mereka lebih ditekankan untuk memenuhi keperluan social dan
bukan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, ketiga masyararakat di negara berkembang kurang
mempunyai disiplin dalam pekerjaan , kemampuannya untuk menciptakan organisasi yang baik masih
terbatas, sifat sifat ini berbeda sekalidengan analisis yang dimisalkan mikroekonomi, yang anatara lain
menganggap bahwa permintaan masyarakat tidak terbatas , kegiatan utama masyarakat terutama
ditunjukkan untuk memenuhi keperluan ekonomi, para pelaku dalam perekonomian mempunyai
kemampuan berorganisasi secara efisien dan pengetahuannya mengenai keadan pasar adalah tinggi dan
memungkinkan merekaa mengambil keputusan yang paling ekonomis. Adanya perbedaan – perbedaan
diatas menyebabkan pada masa lampau beberapa diantara orang orang yang mempersoalkan masalah
masalah negara berkembang berpendapat bahwa analisis ekonomi yang digunakan di negara barat-
dalam hal ini terutama dimaksudkan teori ekonomi, tidak sesuai untuk digunakan dai negara
berkembang, adanya imobilitas dalam factor factor produksi menyebabkan teori produktivitas marginal
tidak dapat digunakan untuk menjelaskan tntng alokasi sumber daya yang berlaku, menurut mereka
berbagai sifat dualism dalam perekonomian negara berkembang menyebabkan kebijakan ekonomi yang
konvensional tidak selalun dapat mencapai sasarannya. Pada masa ini kritik yang coraknya seperti yang
dikemukakan diatas yang oleh Myint disebut dengan istilah kritik terhadap realism teori ekonomi
konvensional tidak lagi mendapat dukungan luas dikalangan ahli ahli ekonomi pembangunan,
kebanyakan mereka sekarang berkeyakinan bahwa prinsip prinsip ekonomi yang dikemukakan dalam
teori mikroekonomi berlaku secara universal, yaitu dapat digunakan untukmenjelaskan tingkah laku
kegiatan ekonomi di negara maju maupun di negara berkembang, pendapat yang mengatakan bahwa
keingininan dan keprluan masyarakat di negara berkembang terbatas tidak responsive terhadap
perangsang- perangsang ekonomi yang terdapat , dan tidak berkeinginan untuk memperoleh
keuntungan atau pendapatan yang maksimal , tidak dapat diterima lagi oleh ahli ahli ekonomi. Banyak
bukti- bukti yang terdapat di negara berkembang yangt menunjukkan hal hal yang sebaliknya dari yang
dinyatakan diatas. Misalnya , Bauer menunjukkan bahwa pasang surutnya aliran perpindahan penduduk
dari india ke semenanjungt Malaysia pada masa penjajahan dulu ditentukan oleh pasang surutnya
permintaan tenaga kerja di perkebunan karet di semanjung Malaysia. Demikian juga, berbagai
penbelitian dalam masa masa sesudah perang dunia II, menunjukkan apabila, keuntungan yanga akan
diperoleh para petani cukup besar, resiko untuk melakukan usaha tersebut tidak terlalu besar, para
petani mengetahuio bagaimana mengerjakan cara baru tersebut, maka banyak diantara mereka akan
bersedia menaikkan produksi atau memproduksikan jenis tanaman yanga menguntungkan.berarti,
mereka cukup responsive terhadap keadaan didalam pasar.kenyataan ini merupakan suatu sangkalan
terhadap pendapan Boeke yang menyatakan bahwea apibila upah naik, penawaran barang yanga
dilakukan petani akan menurun jumlahnya. Keadaan yang demikian akan menyebabkan tindak – tanduk
para pelaku dalam perekonomian menjadi berbeda, dengan yang digambarkan dengan teori
mikroekonomi, tetapi alas an ini belum merupakan alsan yang cukup kuat untuk menyatakan bahwa
analisis mikroekonomi tidak sesuaia dengan analisis keadaan keadan ekopnomi di negara berkembang.
Ø Relevansi Teori Mikroekonomi Dan Sistem Pasar Bebas

          Kritik yang lebih baru, yang lebih penting, dan lebih serius implikasinya terhadap
perkembangan analisis mengenai pembangunan ekonomi dan dalam merumuskan kebijakan
pembangunan adalah kritik kritik yang dinamakan oleh Mynt sebagai : kritik terhapdap relevansi teori
mikroekonomi dan mekanisme pasar, untuk menganalisis persoalan pembangunan di negara
berkembang, para ahli ekonomi yang tergolong sebagai pengkritk terhadap relevansi terhadap teori
mikroekonomi tidak tertarik pada persoalan apakah analisis dasar dalam teori mikro ekonomi ini dan
teori konvensional pada umumnya seperti analisis permintaan dan penawaran, misalnya dapat
menjelaskan sifat sifat dari kegiatan ekonomi yangt berlaku di negara berkembang, berkaitan dengan hal
hal tersebut , beberapa kritik telah dikemukakan.
Mynt membedakan berbagai kritik mengenai relevansi mekanisme pasa di negara berkembang dalam
beberapa golongan:

1. Tingkat kesempurnanaa mekanisme pasar di negara maju dan negara berkembang berbeda. Menurut
mereka berfungsinya mekanisme pasar ialah lebih tidak sempurna di negara berkembang bila
dibandingkan dengan negara maju.faktor yang menimbulkan diantaranya :

(i) dinegara berkembang tingkat imobilitas faktor-faktor produksi lebih tinggi.

(ii)tingkat pengetahuan masyarakat relative rendah

(iii) sumberdaya tidak dapat dibagi –bagi .

2.Pandangan masalah dinegara berkembang ialah kelebihan teaga kerja dan kekurangan sumberdaya
lainnya. Terutama modal dan kekurangan kekayaan alam.

3.Pandanganbahwa negara berkembang terperangkap dalam suatukekayaan seimbang yang sangat
stabil dalam tingkat pendapatan yang rendah ( in aperistable low incam ekuilbrium ) ,kritik ini
berpendapat bahwa mereka hanya dapat melepaskan diri dalam keadaan tersebut dengan
melaksanakan program pembangunan ekonomi secara besar-besaran yaitu program pembangunan
seimbang ( balance growth ). Menurut pendapat pengkritik yang termasuk dalam golongan , mekanisme
pasar hanya dapat menciptakan penyesuaian yang sangat terbatas , sedangkan program pembanguna
yang efektitif memerlukan pembangunan yang structural dalam perekonomian .

4.Kritik yang terakhirdidasarkan kepada pandangan bahwa kekuataan-kekuatan dalam pasar bebas
mempunyai kecenderuangan untuk mengekalkan atau memperburuk keadaan ketidakseimbangan yang
sekarang terdapat dalam pasar.

          Kritik ini pada dasarnya ingin menunjukkan bahwa pembangunan yang seimbang dan
harmonis tidak akan terjadi antara berbangai negara , berbagai masyarakat dalam satu deerah , apabila
kegiatan ekonomi diatur sepenuhnya oleh mekanisme pasar. Dari kritik-kritik diatas secara umum dapat
disimpulkan bahwa dengan hanya mengunakan sistem mekanisme pasar , negara berkembang tidak
akan dapat mengatasi masalah –masalah ekonomi yang dihadapi dan tidak akan menciptakan
pembangunan ekonomi yang pesat. Oleh sebab itu, negara berkembang perlu menjalankan kebijakan
baru yang sifatnya sebagi pengganti dan pelengkap dari kebijakan yang berdasarkan kepada system
mekanisme pasar. Dalam usaha untuk menemukan teori-teori ekonomi yang lebih sesuai untuk
digunakan dalam menganalisis masalah-masalah pembangunan dan merumuskan kebjakan –kebijakan
pembangunan, sejak sesudah perang yang lalu berbagai teori mengenai pemmbangunan telah
dipergunakan.

DAFTAR PUSTAKA

Bauer,Peter T. 1979, Dissent Development: Studies and Debates in Development Economics, Oxford:
Harvard University Press. Chenery, Hollis B. & Tsunchiko Watanabe. 1958. International Comparisons of
The Structure of Production, Econometrica, Vol. 26(4), pp.487-521. Gunnar Myrdal, 1957, Economic
Theory and Underveloped Region, London: General Duckworth & Co. Jhingan,M,L., Ekonomi
Pembangunan dan Perencanaan, PT.RajaGrafindo Parsada, Jakarta, 2003. Sukirna, Sadono, Ekonomi
Pembangunan; proses, masalah, dan Dasar Kebijakan, Kencana, Jakarta, 2006. Todaro,M,P.,
Pembangunan Ekonomi Dunia Ketiga, Erlangga, Jakarta, 1998.
                       Sistem Perekonomian Yang Dianut Indonesia
Arti Sistem

Sistem Perekonomian adalah suatu sistem yang diterapkan oleh suatu negara untuk mengalokasikan
sumber daya yang dimilikinya, baik kepada individu maupun organisasi-organisasi di negara tersebut.

Perkembangan Sistem Perekonomian

a). Sistem Perekonomian Pasar (Liberalis/Kapitalis)

Dasar penerapannya sistem ini adalah karena adanya kegiatan “invisible hand” / tangan-tangan yang
tidak kelihatan, yang dicetuskan oleh bapak ahli ekonomi Adam Smith.

b). Sistem Perekonomian Perencanaan (Etatisme/Sosialis)

Pencetus ide gagasan tentang sistem ekonomi etatisme adalah Karl Max, yang diilhami dengan
penderitaan kaum buruh yang terjadi pada saat itu, sebagai ulah dari para kaum kapitalis.

c).Sistem Ekonomi Campuran

Definisi dari sistem perekonomian pasar campuran ini adalah merupakan sebuah kombinasi dari “logis”
dari ketidak sempurnaan kedua sistem ekonomi yang telah ada di atas (Liberalis dan Etatisme).

Perbedaan Berbagai Macam Sistem Ekonomi Yang Ada:

1. Sistem Ekonomi Kapitalis, perekonomian dibiarkan berjalan atas inisiatif dari masing-masing individu
dengan kebebasan yang sebesar-besarnya.

2. Sistem Ekonomi Sosialis, perekonomian dipaksakan sebagai usaha bersama berdasarkan atas
ketentuan-ketentuan yang berlaku (menurut rencana pemerintah).

3. Sistem Ekonomi Campuran, perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas-
asas kekeluargaan.

Sistem Perekonomian Indonesia

A. Sistem Ekonomi Sebelum Orde Baru

Sistem perekonomian yang dianut oleh masing-masing bangsa sudah pasti berbeda-beda. Seperti halnya
Bangsa Indonesia, pada awalnya sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia adalah sistem
ekonomi liberal, dimana seluruh kegiatan ekonomi d serahkan kepada masyarakat.

B. Sistem Demokrasi Ekonomi

Sistem perekonomian yang ada di Indonesia harus berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Sistem
perekonomian nasional yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disusun untuk mewujudkan
demokrasi ekonomi dan dijadikan dasar pelaksanaan ekonomi.
c. Sistem Ekonomi Komando

Sistem ekonomi komando merupakan salah satu sistem perekonomian yang sangat di tentang oleh
bangsa Indonesia. Karena sistem ekonomi komando merupakan sistem ekonomi yang menghendaki
pengaturan perekonomian dilakukan oleh pemerintah secara terpusat.

D. Sistem ekonomi Indonesia Setelah Orde Baru

Pada masa orde baru, sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia diubah kembali menjadi
sistem demokrasi ekonomi. Sistem ini bertahan hingga masa reformasi. Setelah masa reformasi,
pemerintah melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan ekonomi kerakyatan. Sistem ini lah yang
masih berlaku di bangsa Indonesia.

Para Pelaku Ekonomi

A. Tiga Pelaku Ekonomi

Dalam perekonomian Indonesia di kenal tiga pelaku ekonomi pokok, yakni :

Koperasi, Sek. Pemerintah, sek. Swasta. Ketiga pelaku ekonomi tersebut akan menjalankan kegiatan-
kegiatan ekonomi dalam sistem ekonomi kerakyatan. Sebuah sistem ekonomi akan berjalan dengan baik
jika pelaku-pelakunya dapat saling bekerja sama dengan baik pula dalam mencapai tujuannya.

Peranan BUMN Dalam Sistem Perekonomian Indonesia

Prioritas fungsi dari Pemerintah BUMN “kestabilan yang mendukung kegiatan ekonomi, pemerataan
hasil ekonomi, pertumbuhan kegiatan ekonomi”. Landasan Konstitusional, Latar Belakang Pendirian
BUMN & Maksud Tujuan Perjan, Perum serta Persero.

Pendirian BUMN di Indonesia bermacam-macam, tergantung dari periode dan kebijaksanaan
pemerintah. Beberapa BUMN merupakan kelanjutan dari perusahaan-perusahaan yang didirikan pada
zaman sebelum kemerdekaan.

Latar Belakang Pendirian BUMN :

1. Menjadi perintis kegiatan usaha yang belum dapat dilaksanakan oleh sek. Swasta dan koperasi.

2. Menyediakaan kemanfaatan umum ( penyediaan barang dan jasa yang berkualitas serta fasilitas yang
memadai).

3. Turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan.

Maksud dan tujuan (Perjan, Perum serta Persero)

1. Menyelenggarakan kegiatan usaha yang bertujuan untuk kemanfataan masyarakat.

2. Melestarikan dan meningkatkan sumber daya.
3. Untuk mendukung pembiayaan dalam menyelengarakaan kegiatan pelayanan.

Peranan Koperasi Dalam Perekonomian Indonesia

Prioritas fungsi dari koperasi adalah “Pemerataan hasil ekonomi, pertumbuhan kegiatan ekonomi,
kestabilan yang mendukung kegiatan ekonomi.

Sumber

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/perekonomian_indonesia/bab1_sistem_perekonomian_in
donesia.pdf

 http://yuyunchelsea.wordpress.com/2011/03/02/pengertian-dan-ekonomi-dan-perekonomian-
indonesia/

http://shakinadwi-mystory.blogspot.com/2012/03/tugas-softskill-perekonomian-indonesia_11.html




BY:

NAMA     : IDRUS UMAR AL HABSYI

KLS      : 2 KA 04

NPM      : 13111467

								
To top