Docstoc

A M A N A T JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA

Document Sample
A M A N A T JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA PADA Powered By Docstoc
					                      AMANAT
           JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA
PADA PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL


                MINGGU, 9 DESEMBER 2012



BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM,
ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH,
SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA,
-   SEGENAP KORPS ADHYAKSA YANG SAYA CINTAI DAN
    SAYA BANGGAKAN DI MANAPUN BERADA,
-   PARA PESERTA UPACARA YANG BERBAHAGIA,

    PERTAMA-TAMA MARILAH KITA PANJATKAN PUJI SYUKUR
KEHADIRAT TUHAN YANG MAHA KUASA, KARENA HANYA ATAS
PERKENAN DAN RIDHO-NYA, PADA PAGI HARI INI KITA DIBERIKAN
KESEHATAN DAN KESEMPATAN UNTUK MENGIKUTI UPACARA
PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL, SEBAGAI
KOMITMEN    BERSAMA   ATAS    HADIRNYA    KONVENSI   ANTI
 KORUPSI (UNITED              NATIONS          CONVENTION                AGAINST
 CORRUPTION)          YANG     DITANDATANGANI          DI    MEKSIKO       PADA
 TANGGAL 9 DESEMBER 2003 DAN TELAH DIRATIFIKASI MELALUI
 UNDANG-UNDANG           NOMOR       7    TAHUN      2006.    KONVENSI       INI
 DIMAKSUDKAN UNTUK MEMERANGI TINDAK PIDANA KORUPSI
 YANG DIRASAKAN SUDAH MERAJALELA DI BERBAGAI BELAHAN
 DUNIA.

         UNTUK ITU, SAYA MENYAMPAIKAN UCAPAN TERIMA KASIH
 DAN PENGHARGAAN KEPADA SEGENAP WARGA ADHYAKSA DI
 MANAPUN SAUDARA BERTUGAS DAN BERADA, ATAS DEDIKASI
 YANG      TELAH      DITUNJUKKAN         DALAM       MENGEMBAN           TUGAS,
 TERUTAMA DALAM PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN TINDAK
 PIDANA KORUPSI. KIRANYA MOMENTUM PERINGATAN HARI ANTI
 KORUPSI INTERNASIONAL TAHUN INI, DAPAT MENINGKATKAN
 SEMANGAT KERJA, PENGABDIAN, SERTA DARMA BAKTI KITA
 KEPADA KORPS ADHYAKSA DAN TERHADAP NEGARA TERCINTA,
 REPUBLIK INDONESIA.

 SEGENAP WARGA ADHYAKSA YANG SAYA CINTAI DAN
 BANGGAKAN,
     “BERANI JUJUR HEBAT, KITA BERANTAS KORUPSI SECARA
 PROFESIONAL, PROPORSIONAL DAN BERHATI NURANI” MENJADI
 TEMA PADA PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL
 TAHUN INI SAYA NILAI TEPAT DAN RELEVAN.


Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,       2
Tahun 2012
      TEPAT, KARENA DI TENGAH PERADABAN YANG SERBA MATERI
 INI, KEBERANIAN UNTUK MENGUNGKAP SESUATU KEBENARAN
 MERUPAKAN SUATU BARANG LANGKA. KORUPSI KIAN MASIF
 TERJADI DISEBABKAN KARENA MASIH SEDIKIT YANG BERANI
 MELAWAN.
      RELEVAN, KARENA PEMBERANTASAN KORUPSI MERUPAKAN
 SALAH SATU PRIORITAS UTAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH
 SERTA MENYADARI DAMPAK KORUPSI TIDAK HANYA MERUGIKAN
 KEUANGAN NEGARA, AKAN TETAPI JUGA MELANGGAR HAK-HAK
 SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT SECARA MELUAS.
      SEJALAN DENGAN TEMA ITU, MAKA PENCEGAHAN KORUPSI
 HARUS DILAKUKAN LEBIH INTENSIF, EFEKTIF DAN MENDASAR.
 KEBIJAKAN PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI DI
 INDONESIA TELAH MEMASUKI BABAK BARU DENGAN KEHADIRAN
 STRATEGI NASIONAL PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN
 KORUPSI, YANG MENGAKOMODASI TIGA PILAR ANTI KORUPSI,
 YAITU PEMERINTAHAN DALAM ARTI LUAS, MASYARAKAT MADANI
 DAN DUNIA USAHA.
     TUJUAN JANGKA PANJANG STRATEGI NASIONAL TERSEBUT
 ADALAH TERWUJUDNYA KEHIDUPAN BANGSA YANG BERSIH DARI
 KORUPSI    MELALUI  DUKUNGAN    NILAI   BUDAYA    YANG
 BERINTEGRITAS. SEMENTARA DALAM JANGKA MENENGAH
 DIHARAPKAN STRATEGI NASIONAL BISA MEWUJUDKAN TATA
 PEMERINTAHAN YANG BERSIH DARI KORUPSI DENGAN DIDUKUNG
 KAPASITAS PENCEGAHAN DAN PENINDAKAN SERTA NILAI BUDAYA
 YANG BERINTEGRITAS.

Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,   3
Tahun 2012
 PESERTA UPACARA YANG BERBAHAGIA,

     SUDAH BUKAN RAHASIA LAGI, KORUPSI DINILAI SEBAGAI
 MUSUH BERSAMA MASYARAKAT DUNIA “THE COMMON
 ENEMY”. SEBAGAI PENYAKIT YANG DINILAI TELAH MENJANGKITI
 HAMPIR SEMUA NEGARA ATAU MENDUNIA. KEGIATAN KORUPSI INI
 SUDAH BERLANGSUNG SEJAK JAMAN KEKAISARAN ROMAWI
 HINGGA NEGARA ADIDAYA SAAT INI, DAN INDONESIA TERMASUK
 SALAH SATU NEGARA YANG TERKENA WABAH TERSEBUT.
     TIDAKLAH MENGHERANKAN KARENANYA BILA LEMBAGA
 SEPERTI TRANSPARENCY INTERNATIONAL SECARA KONSISTEN
 MENEMPATKAN INDONESIA SEBAGAI SALAH SATU NEGARA
 PERINGKAT RENDAH MELALUI PENERBITAN INDEX TAHUNAN
 CORRUPTION PERCEPTION INDEX (CPI). PADA TAHUN 2011
 INDONESIA MENEMPATI SKOR CPI SEBESAR 3,0 NAIK 0,2
 DIBANDING TAHUN SEBELUMNYA SEBESAR 2,8. DALAM INDEKS
 TERSEBUT INDONESIA BERADA DIPERINGKAT KE-100 BERSAMA 11
 NEGARA LAINNYA.
       MELIHAT PRAKTEK-PRAKTEK KORUPSI TERUS BERKEMBANG
 SEJALAN DENGAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI, DAN MODUS YANG
 DIGUNAKAN JUGA SEMAKIN CANGGIH DAN KOMPLEKS HINGGA
 BERSIFAT LINTAS NEGARA, MAKA STRATEGI NASIONAL DAN
 RENCANA         AKSI       PEMBERANTASAN            KORUPSI         2010-2025
 DISESUAIKAN DENGAN BERBAGAI KEBUTUHAN SEHINGGA AKAN
 MEMPERMUDAH DALAM PELAKSANAANNYA.



Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,    4
Tahun 2012
         STRATEGI NASIONAL PEMBERANTASAN KORUPSI 2010-2025
 INI MEMILIKI VISI ATAU TUJUAN YAITU TERBANGUNNYA TATA
 PEMERINTAHAN YANG BEBAS DARI PRAKTIK-PRAKTIK KORUPSI
 DENGAN        DAYA      DUKUNG        KAPASITAS        PENCEGAHAN         DAN
 PENINDAKAN SERTA SISTEM INTEGRITAS YANG TERKONSOLIDASI
 SECARA       NASIONAL,       MELALUI       STRATEGI        :   PENCEGAHAN,
 PENEGAKAN HUKUM, HARMONISASI PERATURAN PERUNDANG-
 UNDANGAN, KERJASAMA INTERNASIONAL DAN PENYELAMATAN
 ASET HASIL KORUPSI, PENDIDIKAN DAN BUDAYA ANTI KORUPSI,
 SERTA MEKANISME PELAPORAN.

 PESERTA UPACARA YANG SAYA HORMATI,

       PADA BERBAGAI KESEMPATAN, BAIK NASIONAL MAUPUN
 FORUM GLOBAL, TERMASUK DALAM FORUM G-20, FORUM APEC,
 FORUM ASEAN PLUS, PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
 SENANTIASA MENYAMPAIKAN PEMAHAMAN BAHWA PERSOALAN
 KORUPSI, MERUPAKAN PERSOALAN BERSAMA PADA TINGKAT
 DUNIA. INDONESIA TIDAK INGIN ADA NEGARA LAIN YANG
 MENJADI SAFE         HAVEN,       TEMPAT       BERSARANGNYA,            TEMPAT
 BERLARINYA KORUPTOR-KORUPTOR YANG MENGAMBIL ASET DARI
 NEGARA KITA, ATAU SEBAGAI PENADAH HASIL KEJAHATAN YANG
 TELAH DILAKUKAN DI INDONESIA.
     UPAYA BERSAMA MELAWAN KORUPSI, DALAM PERJALANNYA
 PASTI MENEMUI BERBAGAI KENDALA. KINI TERBANGUN PERSEPSI
 BAHWA MESKIPUN KITA SUDAH BEKERJA SETENGAH MATI, TAPI

Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,      5
Tahun 2012
 KORUPSI DI INDONESIA MAKIN MERAJALELA. PERTANYAAN KITA,
 MENGAPA DEMIKIAN ?

       DALAM      PENGAMATAN         SAYA     KHUSUSNYA        TAHUN-TAHUN
 TERAKHIR INI, PENINDAKAN TERHADAP KEJAHATAN KORUPSI
 MENINGKAT TAJAM. IBARATNYA, TIDAK ADA SEORANGPUN YANG
 BISA LEPAS DARI JERAT HUKUM. MESKIPUN DEMIKIAN, MASIH ADA
 JUGA YANG BERSEMBUNYI, BERKELIT, BURON, WALAU BANYAK
 YANG KITA TINDAK. KITA SEMUA MENYADARI BAHWA HAL INI
 BELUMLAH CUKUP, WE HAVE TO DO MORE. HAL INI SEBAGAI
 JAWABAN         DARI     PANDANGAN          PESIMIS       DENGAN         UPAYA
 PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI.

       PERMASALAHAN LAIN YANG MEMPENGARUHI PENCEGAHAN
 DAN PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA BELUM BERJALAN
 MAKSIMAL,       KARENA TIDAK SEIMBANGNYA ANTARA PENEGAKAN
 HUKUM DENGAN UPAYA MENGEMBALIKAN ASET NEGARA YANG
 HILANG. SEHINGGA PERLU ADA SINKRONISASI ANTARA UPAYA
 PENEGAKAN HUKUM DAN PENGEMBALIAN ASET NEGARA YANG
 HILANG.

         BESARNYA HARAPAN MASYARAKAT YANG TIDAK DIIMBANGI
 DENGAN OPTIMALISASI KINERJA APARAT PENEGAK HUKUM YANG
 PROFESIONAL,         PROPORSIONAL           SERTA       BERHATI         NURANI,
 BERAKIBAT        KEPERCAYAAN         TERHADAP        PENEGAKAN           HUKUM
 MENGALAMI PENURUNAN.



Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,       6
Tahun 2012
       OLEH KARENA ITU, DIPERLUKAN UPAYA MENGATASI
 BERBAGAI    PERMASALAHAN    DALAM   PENCEGAHAN      DAN
 PEMBERANTASAN KORUPSI TERSEBUT, ANTARA LAIN : PERBAIKAN
 DAN    PEMBENAHAN    INSTITUSIONAL;  KOORDINASI     DAN
 SINKRONISASI ANTAR INSTITUSI PENEGAK HUKUM SERTA
 INSTITUSI TERKAIT LAINNYA AGAR LEBIH BERSINERGI, SERTA
 HARMONISASI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN.

 SEGENAP WARGA ADHYAKSA YANG BERBAHAGIA,

         SEBAGAI INSTITUSI NEGARA YANG DIBERI KEWENANGAN
 OLEH UNDANG-UNDANG UNTUK MELAKUKAN UPAYA PENEGAKAN
 HUKUM, KEJAKSAAN TELAH MELAKUKAN BERBAGAI UPAYA
 KONKRET UNTUK MELAKUKAN PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN
 KORUPSI DI NEGARA INI, BAIK MELALUI CARA-CARA ATAU
 PENDEKATAN YANG BERSIFAT PREVENTIF, REPRESIF MAUPUN
 EDUKATIF.

         KEJAKSAAN         SEBAGAI        GARDA        TERDEPAN          DALAM
 PELAKSANAAN          PENEGAKAN          HUKUM,       KHUSUSNYA          DALAM
 PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI, HARUS SECEPAT
 MUNGKIN BERBENAH DAN MEMBERSIHKAN DIRI, DARI SEGALA
 PRAKTIK-PRAKTIK PENEGAKAN HUKUM YANG TERCELA, SEHINGGA
 DAPAT MENJADI CONTOH SURI TAULADAN OLEH APARAT PENEGAK
 HUKUM LAINNYA.




Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,     7
Tahun 2012
         UNTUK ITU, KEJAKSAAN TERUS MENGEFEKTIFKAN PERAN
 PENGAWASAN KOMPREHENSIF, YAITU LEBIH FOKUS PADA SISI
 PENCEGAHAN. NAMUN DEMIKIAN ASPEK PENINDAKAN TERUS
 BERJALAN. TERBUKTI BEBERAPA WAKTU LALU KEJAKSAAN AGUNG
 MENANGKAP 2 (DUA) ORANG JAKSA DAN SEORANG PEGAWAI TATA
 USAHA,      YANG     MELAKUKAN         PEMERASAN        KEPADA          SEORANG
 PENGUSAHA. LANGKAH INI MERUPAKAN WUJUD KESERIUSAN
 KEJAKSAAN DALAM MELAKUKAN PERBAIKAN DAN PEMBENAHAN
 INSTITUSIONAL UNTUK MEMINIMALISIR RUANG GERAK OKNUM-
 OKNUM NAKAL MELALUI BIDANG PENGAWASAN.

         BERDASARKAN INPRES NOMOR 17 TAHUN 2011 TENTANG
 AKSI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI TAHUN 2012,
 TELAH DITETAPKAN PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA
 KORUPSI UNTUK KEJAKSAAN R.I. SELURUHNYA BERJUMLAH 1.380
 PERKARA. SEMENTARA BERDASARKAN DATA YANG ADA SAMPAI
 BULAN      AKHIR NOVEMBER TAHUN                2012     INI KEBERHASILAN
 KEJAKSAAN       DALAM       MENANGANI        PERKARA       TINDAK        PIDANA
 KORUPSI       UNTUK      PENYELIDIKAN         SEBANYAK       693    PERKARA,
 PENYIDIKAN SEBANYAK 1.242 DAN UNTUK PENUNTUTANNYA
 SEBANYAK 1.272 PERKARA, SERTA PENYELAMATAN KEUANGAN
 NEGARA YANG BISA DILAKUKAN SEBESAR Rp. 292.930.351.734,-
 (DUA RATUS SEMBILAN PULUH DUA MILYAR SEMBILAN RATUS
 TIGA PULUH JUTA TIGA RATUS LIMA PULUH SATU RIBU TUJUH
 RATUS TIGA PULUH EMPAT RUPIAH) DAN US $ 500.000,00 (LIMA
 RATUS RIBU DOLAR AMERIKA SERIKAT).

Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,       8
Tahun 2012
         SELAIN ITU, MELALUI MEKANISME PERDATA DAN TATA
 USAHA NEGARA, DALAM TAHUN 2012 KEJAKSAAN BERHASIL
 MENYELAMATKAN            KEUANGAN         NEGARA       DAN      MEMULIHKAN
 (PERKARA PPH) KEUANGAN NEGARA DENGAN TOTAL SEBESAR Rp.
 2.459.267.500.792,83 (DUA TRILYUN EMPAT RATUS LIMA PULUH
 SEMBILAN MILYAR DUA RATUS ENAM PULUH TUJUH JUTA LIMA
 RATUS RIBU TUJUH RATUS SEMBILAN PULUH DUA RUPIAH
 DELAPAN PULUH TIGA SEN), US$ 46.249.463,32 (EMPAT PULUH
 ENAM JUTA DUA RATUS EMPAT PULUH SEMBILAN RIBU EMPAT
 RATUS ENAM PULUH TIGA, TIGA PULUH DUA DOLAR AMERIKA
 SERIKAT) SERTA TANAH SELUAS 120.554 M2 .

         SELANJUTNYA, DALAM PENYELAMATAN KEUANGAN NEGARA
 DITUNJUKKAN OLEH SATUAN TUGAS KHUSUS PENYELESAIAN
 BARANG RAMPASAN DAN BARANG SITA EKSEKUSI, DIMANA PADA
 TAHUN 2011 BERHASIL MENYELAMATKAN KEUANGAN NEGARA
 SEBESAR Rp. RP.151.112.479.533,- (SERATUS LIMA PULUH SATU
 MILYAR SERATUS DUA BELAS JUTA EMPAT RATUS TUJUH PULUH
 SEMBILAN RIBU LIMA RATUS TIGA PULUH TIGA RUPIAH),
 SEMENTARA UNTUK TAHUN 2012, KEUANGAN NEGARA YANG
 BERHASIL DISELAMATKAN SEBESAR RP.1.267.417.327.010 (SATU
 TRILYUN DUA RATUS ENAM PULUH TUJUH MILYAR EMPAT RATUS
 TUJUH BELAS JUTA SEPULUH RUPIAH).DARI DATA INI TERLIHAT
 ADANYA       PENINGKATAN         JUMLAH      KEUANGAN        NEGARA     YANG
 BERHASIL DISELAMATKAN KEJAKSAAN YANG SANGAT SIGNIFIKAN.

Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,    9
Tahun 2012
       MELALUI       FASILITAS      MONITORING         CENTER       KEJAKSAAN
 AGUNG SEJAK MEI 2011 S/D DESEMBER 2012, TELAH BERHASIL
 MELAKUKAN PENANGKAPAN BURONAN KEJAKSAAN BAIK TERHADAP
 TERSANGKA, TERDAKWA DAN TERPIDANA SEBANYAK 49 (EMPAT
 PULUH SEMBILAN) ORANG.

       MELIHAT       KEBERHASILAN          SAUDARA-SAUDARA           TERSEBUT
 SAYA PATUT BERBANGGA, NAMUN                      SAYA TETAP        BERHARAP
 SAUDARA-SAUDARA            DAPAT      MEMANFAATKAN            WAKTU       YANG
 TERSISA INI UNTUK TERUS BERKARYA DAN MENUNJUKKAN
 KESERIUSAN        DALAM      PENEGAKAN         HUKUM       TINDAK        PIDANA
 KORUPSI, SEHINGGA KITA DAPAT MEMUPUK KEMBALI RASA
 PERCAYA DAN SIMPATI MASYARAKAT PADA LEMBAGA KEJAKSAAN.

 WARGA ADHYAKSA YANG SAYA BANGGAKAN,

       HADIRNYA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR :
 73/PUU-IX/2011        TANGGAL        26    SEPTEMBER        2012        TENTANG
 PENGUJIAN PASAL 36 AYAT (1), AYAT (2), AYAT (3), AYAT (4), DAN
 AYAT (5) UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2004 TENTANG
 PEMERINTAHAN DAERAH, DIPUTUSKAN                     BAHWA PEMERIKSAAN
 HINGGA       PENYIDIKAN        KEPALA      DAERAH       TAK     PERLU      LAGI
 MENUNGGU IZIN TERTULIS DARI PRESIDEN PERLU KITA SAMBUT
 DENGAN BAIK.




Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,      10
Tahun 2012
       SEHUBUNGAN         DENGAN       HAL    TERSEBUT,       KEMBALI SAYA
 MENGINGATKAN KEPADA SELURUH PESERTA UPACARA, AGAR
 DALAM PENANGANAN PERKARA HENDAKNYA DILAKUKAN SECARA
 PROFESIONAL DAN PROPORSIONAL, JANGAN TERBURU-BURU KITA
 MENETAPKAN          SESEORANG          SEBAGAI       TERSANGKA,         TANPA
 DIDUKUNG DATA DAN FAKTA YANG LENGKAP, APALAGI HANYA
 SEKEDAR KARENA “MOTIF TERTENTU” (SEPERTI PESAN SPONSOR,
 KEBENCIAN/DENDAM TERLEBIH LAGI DENGAN MAKSUD UNTUK
 MENDZALIMI ORANG) SEHINGGA MENGABAIKAN ASPEK HUKUM
 YANG PROPORSIONAL SERTA MENGABAIKAN HATI NURANI.

 PESERTA UPACARA YANG SAYA BANGGAKAN,

          KITAPUN MENYADARI HINGGA SAAT INI MASIH TERDAPAT
 KEKURANGAN DAN KELEMAHAN DALAM PENEGAKAN HUKUM
 KHUSUSNYA PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI, KARENA
 ITU MOMEN PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI INTERNASIONAL
 TAHUN 2012 INI, DAPAT KITA GUNAKAN UNTUK MELAKUKAN
 REFLEKSI, KOREKSI, DAN PENINGKATAN UPAYA BERSAMA UNTUK
 MENCEGAH DAN MEMBERANTAS KORUPSI, SERTA MASYARAKAT
 DIHARAPKAN        MEMILIKI      KESAMAAN        CARA     PANDANG        BAHWA
 KORUPSI ITU JAHAT, SEHINGGA PADA AKHIRNYA PARA INDIVIDU
 AKAN BERPERILAKU AKTIF MENDORONG TERWUJUDNYA TATA
 PEMERINTAHAN YANG BAIK, MELALUI SIKAP JUJUR MULAI DARI
 DIRI SENDIRI, ”BERANI JUJUR HEBAT”.


Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,     11
Tahun 2012
         MENGAKHIRI AMANAT SAYA INI, MARILAH KITA MEMOHON
 KEHADIRAT        ALLAH     SUBHANAHU         WATA’ALA,       SEMOGA     KITA
 SENANTIASA MENDAPATKAN BIMBINGAN SERTA PERLINDUNGAN-
 NYA DALAM UPAYA KITA BERSAMA MEMBANGUN MASA DEPAN
 BANGSA DAN NEGARA YANG SEMAKIN AMAN, ADIL, DEMOKRATIS
 DAN SEJAHTERA.
 SEKIAN DAN TERIMA KASIH.
 WASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH.


                                     JAKARTA, 9 DESEMBER 2012
                             JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA




                                           BASRIEF ARIEF




Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,   12
Tahun 2012
Amanat Jaksa Agung RI pada Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional,   13
Tahun 2012

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:0
posted:4/1/2013
language:Unknown
pages:13