Interferensi bahasa Indonesia dalam pemakaian bahasa Inggris wacana tulis siswa SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Diyah Atiek Mustikawati Diyah Atiek Mustikawati, S 1103001. Interferensi Bahasa Indonesia Dalam Pemakaian Bahasa Inggris Wacana Tulis Siswa SMA Muhammadiyah I Ponorogo. Tesis: Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk interferensi bahasa Indonesia dalam pemakaian bahasa Inggris wacana tulis siswa SMA Muhammadiyah I Ponorogo, (2) untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang melatarbelakangi interferensi, (3) untuk mendeskripsikan pengaruh interferensi terhadap kemampuan siswa dalam menulis wacana, (4) serta mendeskripasikan upaya-upaya untuk menanggulangi interferensi bahasa Indonesia ke dalam pemakaian bahasa Inggris wacana tulis siswa. Penelitian ini mengacu pada sejumlah teori yang berkaitan dengan sosiolinguistik yaitu sosiolinguistik, kontak bahasa, masyarakat tutur, interferensi, campur kode dan alih kode, dan wacana. Penelitian ini bersifat kualitatif dan berlokasi di SMA Muhammadiyah I Ponorogo. Sumber data adalah wacana tulis siswa dan responden. Teknik sampling yang digunakan adalah criterion-based selection dan purposive sampling. Teknik penyediaan data dilakukan melalui pemberian assignment kepada siswa, observasi wawancara mendalam, teknik rekam, teknik catat, dan pemberian kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) untuk menganalisis setiap tuturan dalam wacana. Teknik analisis data menggunakan metode padan referensial dan analisis komponen tutur Dell Hymes. Dalam penelitian ini ditemukan bentuk-bentuk interferensi bahasa Indonesia ke dalam pemakaian bahasa Inggris wacana tulis yaitu penggunaan frasa nomina terdiri dari nomina diikuti nomina, nomina diikuti adjektiva, penggunaan kata ganti milik, penggunaan adjektiva, penggunaan numeralia, penggunaan kata keterangan waktu, penggunaan kata penunjuk tempat, penggunaan adverbia, penggunaan konjungsi yang menyatakan hubungan makna cara, penggunaan kata keterangan yang menunjukkan kualitas, dan penggunaan kalimat. Faktor-faktor yang melatarbelakangi interferensi bahasa Indonesia dalam pemakaian bahasa Inggris wacana tulis siswa dapat dibagi menjadi faktor kebahasaan dan nonkebahasaan. Faktor kebahasaan meliputi pemahaman terhadap bahasa kedua, pemahaman tentang struktur, penyusunan verba, penguasaan kosakata, dan kesalahan pemilihan kata. Faktor nonkebahasaan meliputi siswa, guru, sikap bahasa, motivasi psikologis, lingkungan sekolah, dan sarana-prasarana. Interferensi bahasa Indonesia dalam pemakaian bahasa Inggris wacana tulis siswa menyebabkan pengaruh negatif kepada siswa khususnya dalam menulis wacana. Dengan adanya peristiwa interferensi tersebut baik guru maupun siswa mengemukakan persepsinya tentang interferensi yaitu yang pertama adalah interferensi dipandang sebagai suatu hal yang wajar dalam proses pembelajaran bahasa kedua. Interferensi sebagai suatu masalah yang harus segera ditindaklanjuti. Interferensi dilihat sebagai suatu hal yang bersifat negatif dan merugikan proses pembelajaran bahasa Inggris. Untuk itulah, perlu upaya-upaya yang dilakukan baik secara intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Penelitian lanjutan mengenai interferensi disarankan untuk dilakukan tidak hanya dalam wacana tulis tetapi juga wacana lisan
1/1