skripsi ekonomi RINGKASAN STRATEGI KEY SUCCESS FACTOR PEMASARAN SAYUR PADA PT RODEO FRESH VEGETABLE AND FRUITS LAWANG-MALANG

Document Sample
skripsi ekonomi RINGKASAN STRATEGI KEY SUCCESS FACTOR PEMASARAN SAYUR PADA PT RODEO FRESH VEGETABLE AND FRUITS LAWANG-MALANG Powered By Docstoc
					    STRATEGI KEY SUCCESS FACTOR PEMASARAN SAYUR
      PADA PT RODEO FRESH VEGETABLE AND FRUITS
                              LAWANG-MALANG
                            (Tinjauan Poin Produk )


                              Muhammad Unggul Sudrajat

                                      Salim Al Idrus

                  Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Malang



                                         ABSTRAK

 Fokus kajian dalam penelitian ini adalah key success factor dalam pemasaran sayur, dimana
 dalam suatu perusahaan yang bergelut dalam bisnis sayur seperti yang dilakukan PT
 Perusahaan Rodeo Fresh Vegetable And Fruits Lawang-Malang, mereka harus mampu
 bergerak cepat dan tepat, hal ini diperlukan karena sayur merupakan produk yang tidak
 tahan lama, maka dalam hal ini strategi merupakan unsur yang sangat penting dalam
 melakukan suatu pemasaran dengan memperhatikan faktor-faktor penentu kesuksesan
 suatu perusahaan. Pengaruh strategi yang tepat akan berdampak pada seberapa besar pasar
 yang akan dikuasai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Key Success
 Factor Pemasaran Sayur Pada PT Rodeo Fresh Vegetable And fruits Lawang-Malang serta
 kendala-kendala yang dihadapi dalam meningkatkan pangsa pasarnya. Analisis ini
 menggunakan SWOT (Strenght, Weakness, opportunities, Threats) dengan menggunakan
 variable EFAS (Eksternal Strategic Factor Analisys Summary) dan IFAS (Internal Strategic
 factor Analisys Summary) penelitian ini dilakukan untuk mengetahui posisi perusahaan dalam
 pasaran dan mengetahui strategi alternatif yang harus digunakan oleh suatu perusahaan
 dengan posisinya.




   1. PENDAHULUAN                                sayur merupakan suatu produk
                                                 yang tidak tahan lama, dengan
   Latar Belakang Penelitian
                                                 demikian perusahaan yang bergelut
Berbisnis    sayur    seperti    yang            dalam bisnis tersebut harus mampu
dilakukan oleh PT RODEO Fresh                    bergerak cepat dan mempunyai
Vegetable and Fruits      merupakan              strategi   yang      tepat   untuk
salah satu bisnis yang beresiko besar            memasarkan produknya, selain itu
karena seperti yang telah di ketahui,            yang     harus     dihadapi   oleh
perusahaan PT RODEO Fresh                Dari beberapa pengamatan peneliti
Vegetable and Fruits sama dengan         banyak sekali penelitian-penelitian
perusahaan lainnya, yaitu memiliki       terdahulu yang mengangkat tema
persaingan yang ketat, baik dalam        tentang Omset penjualan, dan
segi kualitas produk, pengadaan          berbagai macam metode analisis dan
bahan baku, maupun pemasaran.            indikator   variabel    bebas    yang
                                         digunakan.        Dari       penelitian
       Namun pada saat ini perusahaan
                                         terdahulu terdapat perbedaan dan
PT Rodeo mengalami penurunan
                                         persamaan dengan penelitian ini,
permintaan, kondisi obyektif inilah
yang    membuat       peneliti   ingin   adapun perbedaannya terletak pada
mengetahui     lebih   jauh    tentang   teknik       SWOT,          sedangkan
bagaimana perencanaan strategi key       persamaannya pada kata kunci
succes factor yang dilakukan oleh        strategi pemasaran dan teknik
perusahaan PT Rodeo sehingga bisa        analisys BCG ( Boston Consulting
dilakukan evaluasi kedepannya.           Group ) yang dikembangkan oleh
                                         Bruce     Hendersen,       Hendeersen
       Analisis yang akan digunakan
                                         menggolongkan        bisnis   menjadi
peneliti ialah analisis SWOT, yang
                                         empat tipe, tergantung bagaimana
kemudian analisis SWOT tersebut
                                         industrinya      berkembang        dan
dijadikan data dasar analisis Matrix
                                         seberapa besar pangsa pasar yang
BCG ( Boston Consulting Group )          dimilikinya ( Bryson,2001:40) obyek
       Dari      analisis    tersebut
                                         penelitian ini untuk mengetahui
diharapkan      pihak     manajemen
                                         posisi perusahaan dalam matrik
kedepannya dapat dengan mudah
                                         BCG.
melakukan penilaian dan upaya
koreksi dan melakukan perbaikan
secara lebih dini, dan kekeliruan           Kajian Teori
tidak berlangsung lama.
                                         2.2.1 Pengertian dan konsep dasar
   Tujuan Penelitian                     tentang Key Succes Factor

1.Untuk mengetahui strategi key                 Elemen paling penting dalam
succes faktor seperti apa yang           kerangka analisis SWOT suatu bisnis
diterapkan oleh perusahaan.              adalah menentukan secara akurat
2.Untuk    Mengetahui     Langkah-       faktor-faktor keberhasilan atau key
langkah apa saja yang harus diambil      succes Factor ( KSF ) perusahaan
oleh perusahaan PT Rodeo agar            dalam bersaing. penilaian yang salah
mampu survive dan berkembang,            terhadap key succes Factor dapat
serta dominan di dalam pasaran.          mendatangkan bencana bagi suatu
                                         organisasi karena hal tersebut akan
                                         mengarah pada penentuan strategi
   2. KAJIAN PUSTAKA
                                         organisasi yang tidak tepat.
   Kajian Empiris
       Menurut Bambang Hariadi (               Untuk       mengidentifikasikan
2003 : 152 ) mengatakan, faktor kunci   key      success       factors   yang
sukses merupakan variabel-variabel      mempengaruhi suatu perusahaan,
penting dalam lingkungan intern         harus diketahui faktor-faktor yang
maupun ekstern perusahaan yang          sangat mempengaruhi pencapaian
sangat mempengaruhi kesuksesan          tujuan perusahaan. Agar tujuan
suatu        perusahaan        dalam    perusahaan        tercapai,    manajer
melaksanakan       strategi    untuk    biasanya lebih banyak memutuskan
mencapai tujuan.                        berdasarkan pengalaman bertahun-
                                        tahun yang diperoleh selama
       Key Success Factors merupakan    mengelola perusahaan. Menentukan
informasi penting yang bersifat non-    key success factors pihak manajemen
finansial    yang    berada    dalam    harus         berhati-hati      dalam
lingkungan       perusahaan       dan   mengidentifikasikan, karena tidak
mempengaruhi               kesuksesan   semua faktor diidentifikasi sebagai
perusahaan       dalam      mencapai    key success factors.
tujuannya sehingga membutuhkan
tindakan yang cepat dan tepat dari            Pihak manajemen juga harus
manajer jika terjadi suatu perubahan    mempelajari, mengevaluasi, dan
yang penting. Lebih dari itu, faktor-   menganalisis semua kenyataan yang
faktor ini juga merupakan salah satu    ditemukan dalam perusahaan.
senjata bagi perusahaan untuk
bersaing, karena key success factors    2.2.3. Produk
dapat     memberikan      keuntungan          produk merupakan segala
jangka panjang bagi perusahaan          sesuatu   yang     diterima    oleh
dalam kondisi persaingan yang           konsumen atau pembeli/pemakai
ketat.                                  pada saat melakukan pembelian
2.2.2 Identifikasi Key Success          atau     penggunaan         produk
Factors                                 (simamora, 2007:400 )
       Mengidentifikasikan       key        Produk       adalah       pemahaman
success factors memegang peranan        subyektif dari produsen atas sesuatu
yang     sangat   penting    dalam      yang bisa ditawarkan sebagai usaha
menentukan      posisi   persaingan     untuk mencapai tujuan organisasi
perusahaan dalam suatu induatri.        melalui pemenuhan kebutuhan dan
Identifikasi ini menjadi peranan        keinginan konsumen, sesuai dengan
yang     sangat   penting    karena     kompetensi dan kapasitas organisasi
mengidentifikasikan    key   success    serta daya beli pasar. (Tjiptono, 1997: 95)
factors berfungsi untuk membuat         Produk merupakan segala sesuatu yang
pertimbangan faktor mana yang           dapat ditawarkan produsen untuk
penting dan faktor mana yang            diperhatikan, diminta, dicari, dibeli,
kurang penting bagi keberhasilan        digunakan, atau dikonsumsi pasar
pencapaian tujuan perusahaan.           sebagai pemenuhan kebutuhan atau
                                        keinginan pasar yang bersangkutan.
       konsep daur hidup produk          haramkan Allah adalah bangka ,
terdiri dari lima rangkaian tahap        darah, bab   dan hewan yang
yang berbeda diantaranya yaitu :         disembelih dengan nama selain
                                         Allah
a) tahap perkenalan
                                         2.2.5  Strategi pemasaran harus
b) tahap pertumbuhan                            memperhatikan Etika bisnis
c) tahap goncangan                              Strategi pemasaran Dalam
                                         berbisnis salah satu tujuan yang
d) tahap kedewasaan                      terpenting ialah meraih laba, yang
                                         merupakan cerminan harta. Laba ini
e) tahap penurunan                       muncul dari proses pemutaran
2.2.4   Key succes factor dalam          modal dan pengoperasiannya dalam
        perspektif Islam bila ditinjau   aksi-aksi dagang dan moneter. Islam
        dari Al-Qur’an, dan As-          sangat mendorong pendayagunaan
        Sunnah                           harta/modal       dan     melarang
                                         menyimpannya sehingga tidak habis
       Key success factors merupakan     dimakan zakat, sehingga harta itu
bagian     dari     strategi   untuk     dapat merealisasikan peranannya
memasarkan suatu produk agar bisa        dalam aktivitas ekonomi.
sampai di masyarakat dan mendapat
tanggapan     positif     dari  para     organisasi melakukan berbagai cara
pelanggan, definisi produk sendiri       untuk menjual produknya baik
menurut kotler ialah :                   dengan cara menyerang pesaingnya,
                                         mengumbar aurat atau melakukan
Produk menurut Kottler                   kebohongan publik. Apakah bisnis
                                         merupakan profesi etis? Atau
 "sesuatu yang dapat di tawarkan         sebaliknya ia menjadi profesi kotor?
ke    pasar    untuk mendapatkan         Kalau profesi kotor penuh tipu
perhatian, untuk di beli , di            menipu, mengapa begitu banyak
gunakan atau di konsumsi yang            orang yang menekuninya bahkan
dapat memenuhi suatu keinginan           bangga dengan itu? Lalu kalau ini
atau kebutuhan. Produk meliput           profesi kotor betapa mengerikan
obyek fisik, jasa, orang, tempat,        masyarakat    modern ini yang
organisasi dan gagasan".                 didominasi oleh kegiatan bisnis ini
      Produk    menurut    Islam         (Sony Keraf:2000).
adalah semua produk yang halal
yang memenuh syarat kehalalan                   Tetapi, dalam Islam ketika
sesua    dengan syariat Islam.           kita ingin meraih laba tinggi, kita
Semua    bahan   makanan     dan         diharuskan       mengerti       dan
minuman adalah halal, kecuali            menjalankan Etika bisnis. etika
yang d haramkan oleh Allah dan           sebagai praktis berarti : nilai nilai
Rasul-Nya.   Bahan    yang     di        dan norma-norma moral sejauh
dipraktikan     atau justru tidak           menjadi suatu strategi pertumbuhan
dipraktikan, walaupun seharusnya            ekonomi yang berkesinambungan,
dipraktikkan. Etika sebagai refleksi        khususnya dalam masalah ekonomi
adalah pemikiran moral. Dalam               yang berlandaskan persepsi islam
etika sebagai refleksi kita berfikir        yang telah lama eksis namun belum
tentang apa yang dilakukan dan              sepenuhnya        disadari     dan
khususnya tentang apa yang harus            diimplementasikan.
dilakukan     atau     tidak      boleh
dilakukan. Secara filosofi etika
                                               3. METODOLOGI PENELITIAN
memiliki arti yang luas sebagai
pengkajian moralitas. Terdapat tiga            Lokasi Penelitian
bidang      dengan      fungsi      dan
perwujudannya         yaitu        etika            Sesuai dengan judul yang
deskriptif (descriptive ethics), dalam      peneliti       kemukakan, peneliti
konteks ini normatif menjelaskan            mengambil lokasi penelitian di
pengalaman moral secara deskriptif          Perusahaan RODEO Fresh Vegetable
berusaha       untuk      mengetahui        and Fruits Lawang-Malang (Supplier
motivasi, kemauan dan tujuan                sayur dan buah segar). Alasan
sesuatu tindakan dalam tingkah laku         pemilihan         lokasi       tersebut
manusia.                                    dikarenakan Prusahaan ”RODEO
                                            Fresh Vegetable and Fruits” Lawang-
       Kedua,       etika       normatif    Malang merupakan supplier sayur
(normative ethics), yang berusaha           dan buah segar yang terlengkap
menjelaskan     mengapa         manusia     dikota malang yang melayani
bertindak seperti yang mereka               supermarket-supermaket di wilayah
lakukan, dan apakah prinsip-prinsip         malang dan sebagian daerah di
dari kehidupan manusia. Ketiga,             Indonesia, selain itu juga dilihat dari
metaetika     (metaethics),        yang     customernya dari beberapa pesaing
berusaha untuk memberikan arti              yang ada, di RODEO Fresh Vegetable
istilah dan bahasa yang dipakai             and Fruits inilah pesanan yang
dalam pembicaraan etika, serta cara         paling banyak. Dan banyaknya
berfikir  yang       dipakai      untuk     konsumen       yang      menggunakan
membenarkan                pernyataan-      produk dari perusahaan Rodeo
pernyataan       etika.       Metaetika     tersebut. Sedangkan obyek yang
mempertanyakan         makna        yang    diteliti yakni key succes faktor dalam
dikandung      oleh       istilah-istilah   pemasaran sayur.
kesusilaan yang dipakai untuk
membuat        tanggapan-tanggapan
                                               Metode Analisis Data
kesusilaan (Bambang Rudito dan
Melia Famiola: 2007)                        1. Analisis SWOT ( IE-Matrik)

                                                   Matrik internal-eksternal ini
       Dengan adanya etika bisnis           dikembangkan dari model general
tersebut maka dihrapkan dapat               Elektrik ( GE-Model) parameter
yang digunakan meliputi parameter          kode agar sumber datanya
kekuatan Internal dan pengaruh             tetap dapat ditelusuri
eksternalyang dihadapi. Tujuan          2. Mengumpulkan,          memilah-
penggunaan model ini adalah untuk          milah,     mengklasifikasikan,
memperoleh strategi bisnis ditingkat       membuat         ikhtisar    dan
korporat yang lebih detil ( rangkuti,      membuat indeksnya.
2005 : 42 )                             3. Berfikir       dengan      jalan
                                           membuat agar kategori data
       Analisis data merupakan             tersebut mempunyai makna,
   bagian dari proses pengujian            mencari dan menemukan
   data yang hasilnya digunakan            pola       dan        hubungan-
   sebagai bukti yang memadai              hubungan serta membuat
   untuk     menarik     kesimpulan        temuan-temuan umum.
   penelitian. (Indriantoro dan B.         Pada penelitian kali ini adalah
   Supomo, 2002: 11) Analisis data      dengan mengumpulkan semua
   dalam penelitian ini adalah          data yang ada, baik data primer
   analisis data kualitatif, dimana     (melalui metode wawancara dan
   analisis    datanya     dilakukan    observasi)      maupun         data
   dengan cara non statistik, yaitu     sekunder (melalui dokumentasi).
   penelitian     yang     dilakukan    Kemudian menganalisis dan
   dengan menggambarkan data            akhirnya mengambil kesimpulan
   yang diperoleh dengan kata-kata      atas analisisnya.
   atau kalimat yang dipisahkan
   dalam kategori-kategori untuk            Analisis data akan dilakukan
   memperoleh kesimpulan. Jadi,         setelah peneliti mengumpulkan
   analisis data kualitatif yaitu       data-data      yang    diperlukan.
   setelah data diperoleh data          Peneliti             menganalisis
   diproses,      dianalisis     dan    menggunakan metode analisis
   dibandingkan dengan teori-teori      SWOT yang meliputi analisis
   dan kemudian di evaluasi. Hasil      IFAS dan EFAS sebagai bagian
   evaluasi tersebut yang akan          dari analisis SWOT. Yang
   ditarik     kesimpulan      untuk    berdasarkan       pada     kondisi
   menjawab permasalahan yang           objektif    lingkungan    internal
   muncul.                              maupun lingkungan eksternal.
                                        Metode tersebut dipilih peneliti
      Di pihak lain, analisis data      karena kajian pada kali ini
   kualitatif (Seiddel, 1998) dalam     mengenai strategi pemasaran
   bukunya Moleong (2006: 248)          yang diterapkan oleh unit KPPS
   merupakan sebuah proses yang         (Koperasi Pemasaran Produk
   berjalan sebagai berikut:            Susu) Batu dalam meningkatkan
   1. Mencatat yang dihasilkan dari     pangsa pasarnya. Maka dirasa
      lapangan, kemudian diberi         perlu     untuk     menggunakan
                                        analisis        SWOT        untuk
   menganalisis lingkungan internal          Variabel yang bersifat positif
   dan lingkungan eksternal.                 (semua variabel yang masuk
                                             kategori kekuatan) diberi nilai
       Adapun        langkah-langkah         mulai dari +1 sampai dengan
   yang dapat dilakukan dalam                +4 (sangat baik) dengan
   proses perumusan matrik IFAS              membandingkan dengan rata-
   (Internal Strategic factors Analysis      rata industri atau dengan
   Summary) (Rangkuti, 2006 :24)             pesaing utama. Sedangkan
   a. Tentukan faktor-faktor yang            variabel yang bersifat negatif
      menjadi     kekuatan      serta        kebalikannya. Contohnya, jika
      kelemahan perusahaan dalam             kelemahan perusahaan besar
      kolom 1                                sekali nilainya adalah 1,
   b. Beri bobot masing-masing               sedangkan     jika   kekuatan
      faktor tersebut dengan skala           perusahaan sangat besar,
      mulai     dari   1,0    (paling        nilainya adalah 4. Jadi, Rating
      penting) sampai 0,0 (tidak             mengacu      pada       kondisi
      penting),         berdasarkan          perusahaan, sedangkan bobot
      pengaruh          faktor-faktor        mengacu      pada      industri
      tersebut    terhadap     posisi        dimana perusahaan berada.
      strategis perusahaan. (semua        d. Kalikan bobot pada kolom 2
      bobot tersebut jumlahnya               dengan rating pada kolom 3,
      tidak boleh melebihi skor total        untuk memperoleh faktor
      1,00)                                  pembobotan dalam kolom 4.
   c. Hitung rating (dari kolom 3)           Hasilnya       berupa       skor
      untuk masing-masing faktor             pembobotan untuk masing-
      dengan memberikan skala                masing faktor yang nilainya
      mulai dari 4 (outstanding)             bervariasi mulai dari 4,0
      sampai dengan 1 (poor),                (outstanding) sampai dengan
      berdasarkan pengaruh faktor            1,0 (poor).
      tersebut terhadap kondisi           e. Jumlahkan skor pembobotan
      perusahaan                yang         (pada kolom 4), untuk
      bersangkutan.                          memperoleh        total     skor
      Rating :                               pembobotan bagi perusahaan
                                             yang bersangkutan. Nilai total
1 = merupakan kelemahan utama                ini menunujukkan bagaimana
2 = merupakan kelemahan yang                 perusahaan tertentu bereaksi
    kecil                                    terhadap           faktor-faktor
                                             srategis internalnya. Skor nilai
3 = merupakan kekuatan yang kecil            ini dapat digunakan untuk
                                             membandingkan perusahaan
      4 = merupakan          kekuatan        ini     dengan      perusahaan
      utama                                  lainnya dalam kelompok
                                             industri yang sama.
      Sedangkan langkah-langkah                didasarkan      pada     kondisi
   yang dapat dilakukan dalam                  perusahaan.
   proses perumusan matrik EFAS             d. Kalikan bobot pada kolom 2
   (Eksternal Strategic factors Analysis       dengan rating pada kolom 3,
   Summary). (Rangkuti, 2006 :22)              untuk memperoleh faktor
   a. Susunlah dalam kolom 1                   pembobotan dalam kolom 4.
      faktor-faktor yang menjadi               Hasilnya        berupa       skor
      peluang dan ancaman bagi                 pembobotan untuk masing-
      perusahaan.                              masing faktor yang nilainya
   b. Beri bobot masing-masing                 bervariasi mulai dari 4,0
      faktor dalam kolom 2, mulai              (outstanding) sampai dengan
      dari 1,0 (paling penting)                1,0 (poor).
      sampai 0,0 (tidak penting).           e. Jumlahkan semua skor untuk
      Faktor-faktor          tersebut          mendapatkan skor total bagi
      kemungkinan               dapat          perusahaan yang dinilai. Skor
      memberikan             dampak            total     4,0 mengidentifikasi
      terhadap faktor strategis.               bahwa perusahaan merespon
   c. Hitung rating (dalam kolom               dengan cara yang luar biasa
      3)    untuk     masing-masing            terhadap       peluang-peluang
      faktor dengan memberikan                 yang ada dan menghindari
      skala     mulai      dari     4          ancaman-ancaman di pasar
      (outstanding) sampai dengan 1            industrinya. Sementara itu,
      (poor), berdasarkan pengaruh             skor     total    sebesar      1,0
      faktor    tersebut    terhadap           menunjukkan               bahwa
      kondisi perusahaan yang                  perusahaan                  tidak
      bersangkutan.                            memanfaatkan            peluang-
      Rating :                                 peluang yang ada atau tidak
                                               menghindari            ancaman-
1 = merupakan ancaman utama                    ancaman eksternal.
                                               Menurut Rangkuti (2006: 42)
2 = merupakan ancaman yang kecil           Matrik Internal Eksternal (IE)
3 = merupakan peluang yang kecil           dikembangkan         dari     model
                                           General     Electric    (GE-Model).
4 = merupakan peluang utama                Parameter       yang      digunakan
                                           meliputi parameter kekuatan
      Jika nilai ancamannya sangat         internal       perusahaan         dan
      besar, ratingnya adalah 1.           pengaruh         eksternal      yang
      Sebaliknya, jika peluangnya          dihadapi. Tujuan penggunaan
      sangat besar ratingnya 4.            model      ini     adalah      untuk
      Rating            ditentukan         memperoleh strategi bisnis di
      berdasarkan        efektivitas       tingkat korporat yang lebih detail.
      strategi perusahaan. Dengan
      demikian,            nilainya
2.    Analisys matrik BCG ( Boston        walaupun jumlahnya terbatas atau
     Consulting Group Matrix )            tidak lebih dari yang ada.

    Setelah analisa SWOT (Strength-       5.                        Question
Weakness-Opportunity-Threat)                   mark
dilakukan selanjutnya dalam teori
matrix yang dibuat oleh the Boston               Question mark adalah posisi
Consulting Group Matrix yang              pertumbuhan pasar tinggi dan
popular dengan istilah BCG didalam        bagian pasar rendah. Merupakan
bukunya Philip kottler dijelaskan         posisi teka-teki, karena perusahaan
bahwa        matrix     ini     dapat     sedang berada pada pertumbuhan
dipergunakan        sebagai     dasar     tinggi,sedang kondisi bagian pasar
identifikasi    posisi     persaingan     rendah. Dalam waktu dekat jika
industri.                                 perusahaan merebut bagian pasar
                                          maka bisa mencapai posisi bintang
        Matrix BCG terdiri dari empat     tetapi jka tidak berhasil bisa
bagian jika perusahaan ditinjau dari      terhempas pada posisi yang lebih
sisi tingkat pertumbuhan pasar da         rendah.    Sementara     perusahaan
sisi bagian pasar yang mampu              membutuhkan banyak dana untuk
dikuasai, berikut urutannya dari          merebut bagian pasar.
tingkatan tinggi menuju tingkatan
paling rendah.                            6.                        Dog
                                                 Dog adalah posisi pertumbuhan
3.                          Star
                                          rendah dan bagian pasar rendah.
       Star        adalah        posisi   Potensi laba potensial juga rendah.
pertumbuhan pasar tinggi dan              Perusahaan diibaratkan anjingyang
                                          terdengar gonggongannya tetapi tidak
bagian pasar tinggi, memiliki potensi
                                          menggigit.
laba besar dan membutuhkan
investasi besar untuk mencapai            4.   PAPARAN HASIL PENELITIAN
pertumbuhan        ini.    Diibaratkan
bintang, karena posisinya sudah           4.1 IFAS
sangat      tinggi      hmpir    tidak          Hasil analisis IFAS pada PT
tergoyahkan dan sulit dijangkau           Rodeo Fresh Vegetable and Fruits
oleh para pesaing.                        yang disajikan dalam tabel 4.1
4.                          Cash cow      menunjukan skor total perusahaan
                                          sebesar 2,25 jumlah tersebut berada
       Cash cow adalah posisi             dibawah rata-rata yang sebesar 2,5
pertumbuhan pasar rendah dan              bahwa kondisi saat ini dalam
bagian    pasar    tinggi.    Kondisi     keadaan sedikit lemah
perusahaan mapan dan sukses pada
bagian unit-unit bisnis, lancar           4.2 EFAS
menghasilkan dana. Ibarat sapi                 Hasil analisis EFAS pada PT
perah, bisa diperah rutin setiap pagi     Rodeo Fresh Vegetable and Fruits
yang disajikan dalam tabel 4.2
menunjukan skor total perusahaan
sebesar 2,95 jumlah tersebut berada       2. Berdasarkan      hasil     analisis,
dibawah rata-rata yang sebesar 2,5           penelitian Langkah-langkah apa
bahwa kondisi saat ini mampu                 saja yang harus diambil oleh
merespon dengan baik peluang-                perusahaan Rodeo agar mampu
peluang yang ada dan menghindari             survive dan berkembang, serta
ancaman-ancaman             dipasar          dominan di dalam pasaran
industrinya.                                 Perusahaan Rodeo Fresh Vegetable
                                             And     Fruits    Lawang-Malang
4.3 Analisys SWOT                            hendaknya melakukan langkah-
                                             langkah strategi diantaranya
Berdasarkan       anallisis      faktor      Market      penetration,    market
eksternal pad amatrk EFAS diperoeh           development, product development.
hasil 0,35 (1,65-1,30) untuk faktor
peluang, sedangkan untuk faktor
internal perusahaan pada IFAS
                                          5.2     Saran
diperoleh hasil 0,05 (1,10-1,15) untuk
faktor kekuatan                           a. pihak manajemen PT Rodeo Fresh
                                             Vegetable And Fruits hendaknya
   5. KESIMPULAN DAN SARAN
                                             merumuskan strategi Market
   Kesimpulan                                penetration yang bertjuan untuk
                                             memperbesar      pangsa   pasar
1.    Berdasarkan    hasil    analisis,      dengan usaha pemasaran yang
penelitian mengenai Key succes faktor        maksimal, mengingat peluang
seperti apa yang diterapkan oleh             dalam usaha ini masih sangat
perusahaan dalam tinjauan produk,            luas.
dengan melakukan tekhnik analisis
EFAS dan IFAS posisi perusahaan           b. agar   mampu      meningkatkan
PT Rodeo berada pada sel V yang              penjualn hendaknya PT Rodeo
berarti PT Rodeo memiliki alternatif         Fresh Vegetable And Fruits perlu
strategi    Hold    dan      maintance       untuk    menambah      kegiatan
(mempertahankan kemampuan dan                promosi dan memaksimalkan
pelihara) dan product development            agen-agen yang sudah banyak
merupakan strategi yang diterapkan           dalam memperkenalkan produk
oleh perusahaan pada posisi ini.             baru maupun yang sudah ada.
Market penetration bertjuan untuk
memperbesar pangsa pasar dengan
                                                DAFTAR PUSTAKA
usaha pemasaran yang maksimal
sedangkan      product     development    Al-qur’an dan tejemahan
bertujuan    untuk     meningkatkan       Amirullah       dan    Sri    Budi
penjualan         dengan          cara          Cantika.2001.      Manajemen
meningkatkan dan memodifikasi                   Strategik. Malang: penerbit
ragam produk yang sudah ada.                    Indo Cakti
Arikunto, Suharsami, 2002. Prosedur        Mursid, 2006. Manajemen Pemasaran,
       Penelitian suau Pendekatan          Penerbit Bumi Aksara. Jakarta.
       Praktek. Jakarta: Penerbit PT
       Rineka Cipta.                       Muslich, 2004. Etika Bisnis Islam,
Black, J.A, dan Champion, D.J. 1999.       Penerbit Ekonisia, Yogyakarta.
       Metode dan Masalah Penelitian       Rangkuti, Freddy.2004. Analisys
       Sosial. Jakarta : Penerbit                 SWOT tekhnik membedah kasus
       Erlangga                                   bisnis. Jakarta : Gramedia
Chandra, Gregorius, 2002. Strategi                Pustaka Utama.
     dan    Program     Pemasaran,         Siagian, P.Sondang, 1995. Manajemen
     Penerbit Andi, Yogyakarta.                   Strategik,  Penerbit   Bumi
                                                  Aksara, Jakarta
Boyd,walker dan Larreche.1997.
      Manajemen Pemasaran. Edisi           Soejono, 1999. Metode Penelitian,
      kedua. Jakarta : Penerbit            Penerbit PT. Rineka Cipta, Jakarta.
      Erlangga                             Swastha, Basu dan Sukotjo, ibnu,
Hasan, Iqbal, 2002. Metodologi                    1995. Pengantar Bisnis Modern,
      Penelitian Dan Aplikasinya,                 Edisi     Ketiga,      Liberty
      Penerbit Ghalia Indonesia,                  Yogyakarta
      Bogor selatan.                       Sunarto. 1994. Manajemen Strategi.
Hariadi, Bambang. 2003. Strategi                  Malang : Gramedia Pustaka
        Manajemen. Malang : Bayu                  Utama
        Media Publishing                   Tjiptono, fandy. 1997. Strategi
Kotler, Philip and Amstrong,               Pemasaran: Edisi II. Yogyakarta:
        Gary.1996.      Principle     of   Penerbit Andi.
        marketing. Penerbit Prentice       Yusanto, Ismail, Muhammad dan
        Hall inc.                                 Widjajakusuma,        Karebet,
------ 2005. Manajemen Pemasaran: jilid           Muhammad, 2003. Manajemen
        1.    Jakarta:   PT.     Indeks           Strategis Perspektif Syari’ah,
        Kelompok Gramedia.                        Penerbit Khoirul Bayaan,
Koentjaraningrat.1999.       Metodologi           Jakarta.
        Penelitian Masyarakat. Jakarta :   www.mediaindonsia.com
        Penerbit UI Press.
Mardalis, 1993. Metode Penelitian
        Suatu Pendekatan Proposal,
        Penerbit      Bumi      Aksara,
        Jakarta.

Meloeng.2000. Metodologi Penelitian
     Kualitatif. Bandung : PT
     Rosdakarya.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:37
posted:2/25/2013
language:Unknown
pages:11