Pancasila Sebagai Paradigma

Document Sample
Pancasila Sebagai Paradigma Powered By Docstoc
					Pancasila sebagai Paradigma
Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Dengan memasuki kawasan filsafat ilmu, ilmu pengetahuan yang diletakkan di atas Pancasila sebagai
paradigmanya perlu difahami dasar dan arah penerapannya,

yaitu pada aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologisnya.

Pada ontologisnya berarti hakikat ilmu pengetahuan merupakan aktivitas

manusia Indonesia yang tidak mengenal titik-henti dalam upayanya untuk mencari

dan menemukan kebenaran dan kenyataan yang utuh dalam dimensinya sebagai masyarakat,
sebagai proses, dan sebagai produk. Sebagai masyarakat berarti mewujud dalam academic
community; sebagai proses berarti mewujud dalam scientific activity; sebagai produk berarti
mewujud dalam scientific product beserta aplikasinya.

Pada epistemologisnya berarti Pancasila dengan nilai-nilai yang terkandungnya dijadikan metode
berpikir (dijadikan dasar dan arah berpikir) dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, yang
parameternya adalah nilai-nilai yang

terkandung dalam Pancasila itu sendiri.

Pada aksiologisnya berarti bahwa dengan menggunakan epistemologi tersebut, kemanfaatan dan
efek pengembangan ilmu pengetahuan secara negatif tidak bertentangan dengan ideal Pancasila
dan secara positif mendukung atau

mewujudkan nilai-nilai ideal Pancasila.

UU no 22 tahun 2001

Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari materi ini adalah bahwa Pancasila sebagai paradigma ilmu sangat
bermanfaat dalam membangun karakter bangsa karena dengan mempelajari pancasila dapat
menimbulkan kesadaran dalam diri manusia itu sendiri, karena sesungguhnya pembangunan
Indonesia harus mengarah kepada kesempurnaan manusia dan harus dapat memanusiakan manusia,
bukan membangun secara fisiknya saja tetapi juga harus berdampak pada kualitas dan kesejahteraan
manusia dan merubah peradaban menjadi lebih baik lagi.

Selain itu peraturan perundangan dan kebijakan pemerintah

juga harus dipertanyakan layak atau tidak sesuai dengan Pancasila seperti contoh UU

penanaman modal(yang memungkinkan kekuatan asing untuk menanamkan modalnya
nyaris tanpa hampatan apapun).UU Migas yang amat merugikan peran Pertamina sebagai

Badan Usaha Milik Negara(BUMN) yang notabenenya milik rakyat dalam pengelolaan

migas.Atau UU sumber daya air yang menjadikan air bukan lagi sebagai fungsi sosial

melainkan bertransformasi sebagai nilai komersil.Dan masih banyak lagi UU yang perlu

dipertanyakan dengan kesesuain nilai-nilai Pancasila.Lalu apakah keputusan pemerintah

pada saat kepemimpinan Megawati yang memutuskan menjual saham Indosat kepada pihak

asing bisa dikatakan sesuai dengan Pancasila.Dan lagi kebijakan pemerintah mengenai

penyerahan blok kaya akan minyak yaitu blok cepu kepada perusahaan Amerika Serikat

yaitu Exxon Mobile bukankah seharusnya diserahkan kepada PT.Pertamina yang merupakan

BUMN apakah hal ini bisa dikatakan berpihak pada rakyat atau sesuai dengan Pancasila.

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Stats:
views:14
posted:2/8/2013
language:
pages:2
Description: Dengan memasuki kawasan filsafat ilmu, ilmu pengetahuan yang diletakkan di atas Pancasila sebagai paradigmanya perlu difahami dasar dan arah penerapannya, yaitu pada aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologisnya.