model pembelajaran

Document Sample
model pembelajaran Powered By Docstoc
					MUQODDIMAH
 Pada prinsipnya, tidak ada satupun metode
  mengajar yang dapat dipandang sempurna dan
  paling cocok dengan semua pokok bahasan
  dalam bidang studi dan karakter siswa dalam
  semua jenjang. Mengapa ?
 Karena setiap metode mengajar pasti memiliki
  kelebihan dan kekurangan yang khas.
 Namun kenyataan ini bisa dijadikan
  argumentasi mengapa seorang guru gagal
  dalam menjalankan tugasnya sebagai pengajar
  atau pembimbing siswa.
BAGAIMANA SEHARUSNYA?
 Guru yang kreatif dan professional justru hanya
  akan memilih metode mengajar yang lebih tepat
  dan efektif setelah menetapkan topik pokok
  bahasan materi dan tujuan pembelajaran serta
  jenis kegiatan pembelajaran yang diperlukan
  oleh siswa.
 Banyaknya ragam dan jumlah metode mengajar
  dari yang paling sederhana (baca tradisional)
  hingga yang paling modern (baca kontemporer)
  sesungguhnya banyak dan hampir tak dapat
  dihitung dengan jemari tangan.
Sejarah metode pembelajaran
   Pada zaman dahulu kebanyakan upaya pendidikan
    dilakukan ditempat-tempat informal, seperti di masjid,
    gereja, di rumah, dan lain-lain.
   Metode mengajar yang digunakan di tempat informal ini
    pada umumnya hanya berkisar ceramah dan menghafal
    (memorisasi).
   Pada pendidikan yang berpikiran maju, guru menggunakan
    metode yang lain seperti Tanya jawab, diskusi, drill
    (latihan-latihan) dan lain-lain.
   Namun di tempat-tempat formal seperti sekolah dan
    madrasah sudah sejak dulu guru-gurunya menggunakan
    metode resitasi (membaca hafalan) dan Tanya jawab
    (chatetical method) di samping metode ceramah dan
    memorisasi.
BEBERAPA METODE YANG LAKUKAN
RASULULLAH SAW.
 Beberapa metode mengajar yang pernah
  digunakan oleh Rasulullah untuk meningkat
  kecerdasan anak didik:
 Membawakan kisah yang mengandung
  pelajaran,
 Memberi bimbingan dan uraian langsung,
 Berkomonikasi sesuai kemampuan rasio
  anak,
 Metode pengalaman praktik langsung.
Membawakan kisah yang mengandung
pelajaran,
 Kisah-kisah para ulama, orang soleh juga
  merupakan sarana yang sangat baik untuk
  menanamkan berbagai keutamaan dalam jiwa
  anak dan mendorong untuk siap mengemban
  berbagai kesulitan dalam rangka meraih
  tujuan yang luhur dan tujuan mulia.
 Disamping itu juga akan membangkitkan
  untuk mengambil teladan orang-orang yang
  penuh pengorbanan sehingga ia terus naik
  menuju derajat yang tinggi dan lebih
  terhormat.
firman Allah dalam surat Hud: 120
yang artinya

    “ Semua kisah tentang rasul-rasul itu, Kami
    ceritakan kepadamu untuk meneguhkan
    hatimu dengannya. Dan dalam surah ini telah
    datang kepadamu kebenaran dan pengajaran
    serta peringatan bagi orang-orang yang
    beriman”.
Menurut Imam Abu Hanifah;
  “ Kisah-kisah itu lebih aku sukai dari pada
  fiqh, sebab dalam kisah-kisah itu
  merupakan adab mereka”.
 Firman Allah dalam surah Al-An’aam: 90
  “ mereka itulah orang-orang yang diberi
  petunujk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk
  mereka”.
 Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka
  itu terdapat pelajaran bagi orang-orang
  yang mempunyai akal (QS Yusuf: 111).
Dampaknya ?
 Sebuah cerita memiliki dampak yang
  sangat berarti dalam dunia pendidikan,
  sosiologi, dan keilmuan secara mendalam
  pada diri (jiwa) seseorang (baca
  pendengar dan penonton).
 Pengaruh ini berkorelasi dengan berbagai
  elemen maupun sumber secara terpadu
  dan terpisah dalam tiga sumber dasar yang
  signifikan yaitu; sumber psikologi, sumber
  imajinasi, dan sumber rasio kedewasaan
  (kematangan).
METODE CERAMAH
   Metode ini dapat dikatakan sebagai satu-satunya
    metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan
    informasi.
   Metode ini juga dipandang paling efektif untuk
    mengatasi kelangkaan literatur atau. rujukan yang
    sesuai dengan jangkauan daya beli dan daya paham
    anak.
   Bagi guru bidang studi tertentu, misalnya bidang studi
    agama, keberhasilan penggunaan metode ceramah itu
    sangat bergantung pada kepiawaian guru.
   Bahkan, alat peraga dan alat bantu pengajaran yang
    modern pun terkadang tak diperlukan, misalnya dalam
    menerangkan pokok bahasan mengenai keimanan.
MEMBERI BIMBINGAN DAN URAIAN LANGSUNG
(CERAMAH)
 Tirmidzi meriwayatkan Hadits dari Ibnu Abbas r.a;
  bahwa ia berkata, “pada suatu hari aku pernah
  berada di belakang Rasulullah lalu beliau
  bersabda, “ Nak, akan kuajarkan kepadamu
  beberapa kalimat.”
 Hal ini menunjukkan bahwa beliau berbicara
  secara langsung dan terus terang mengenai
  pokok pembicaraan yang diinginkan oleh beliau
  secara singkat dan tegas penuh dengan makna.
 Hal ini sejalan dengan pemikiran anak-anak yang
  memerlukan kata-kata pendek, singkat dan padat
  dan mudah dimengerti oleh anak.
 Demikianlah  Rasulullah memberikan
 bimbingan kepada anak dengan. kata-
 kata beliau yang terang dan jelas agar
 bisa terbebas dari noda-noda penyakit
 hati seperti dengki, benci, dendam,
 intrik, dan seterusnya, melalui rantai
 pemikiran secara bertahap.
Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Anas r.a.
bahwa ia berkata, "Nabi pernah berkata
kepadaku,
   "Wahai anakku sayang, jika engkau mampu di
    waktu pagi dan petang hari sementara di
    dalam. hatimu tidak terdapat kecurangan
    (khianat) kepada seorang pun, lakukanlah.
    Sebab, yang demikian itu adalah bagian dari
    sunnahku. Siapa yang menghidupkan
    sunnahku berarti menghidupkanku, dan siapa
    yang menghidupkan sunnahku kelak ia akan
    bersamaku di dalam surga."
Berkomunikasi Sesuai Kemampuan
Rasionya

 Sebagai dalilnya adalah bahwa sebelum
  berkecamuknya perang Badar, para sahabat
  menahan seorang anak yang sedang
  menggembala binatang milik orang Quraisy.
 Mereka menanyainya tentang jumlah tentara
  mereka. Ternyata ia tidak pandai menjawabnya
  dengan baik lalu. mereka pun memukulnya
  sampai akhirnya datanglah Rasulullah untuk
  menghadapi anak ini. Beliau adalah seorang
  yang paham betul tentang ilmu kejiwaan, dan
  tentunya hal ini tidak diragukan lagi.
 Beliau bertanya kepada anak itu, "Berapa ekor
  unta yang disembelih untuk keperluan makan
  mereka?" Anak itu menjawab, "Antara sembilan
  dan sepuluh." Beliau kernudian menyimpulkan,
  "Berarti jumlah musuh itu berkisar antara
  sembilan ratus hingga seribu pasukan." Beliau
  mengerti bahwa anak ini belum mengenal
  bilangan ribuan, namun sudah tahu bilangan
  puluhan.
 Puluhan apa? Puluhan unta yang tentunya
  mudah bagi anak untuk menghitungnya karena
  ukurannya yang begitu besar.
Dialog (Hiwar) Qurani dan Nabawi
 Dialog (Hiwar) adalah percakapan silih berganti
  antara dua pihak atau lebih mengenai suatu
  topik, dan dengan sengaja diarahkan kepada
  satu tujuan yang dikehendaki (oleh guru).
 Menurut Al-Nahlawi, AI-Quran dan Sunnah
  Nabi Saw. memiliki berbagai jenis dialog,
  seperti Hiwar Khitabi atau ta’abbudi, Hiwar
  washfi, hiwar qishashi (percakapan tentang
  sesuatu melalui kisah), hiwar jadali, dan hiwar
  nabawi.
Metode Pengalaman Praktik Langsung
(Metode Demonstrasi)
   Melatih indra anak akan menghasilkan
    pengetahuan dan ilmu. Ketika ia mulai tumbuh
    dan bisa memfungsikan kedua tangannya
    untuk melakukan suatu pekerjaan, maka
    ketika itu pula akalnya mulai berfungsi
    sebagaimana mestinya.
   Setelah itu, ia akan melihat bagaimana ia akan
    melatih indranya serta menyiapkan diri untuk
    melakukan sesuatu.
   Demikianlah ia menekuni suatu pekerjaan dan
    akan melakukannya secara baik setahap demi
    setahap..
 Rasulullah pernah melihat seorang anak yang
  sedang menguliti kambing namun salah dalam
  mengerjakannya.
 Lalu Rasulullah kemudian menyingsingkan
  lengan bajunya dan mulai menguliti kambing itu
  di hadapannya.
 la pun memerhatikan bagaimana Rasulullah
  menguliti kambing. la memfungsikan akal dan
  memusatkan perhatiannya pada pengajaran
  yang diberikan Rasulullah
   Para sahabat juga menempuh cara yang sama, mengikuti apa yang dilakukan
    Nabi. Mereka menggunakan metode demonstrasi dalam mengajar anak-
    anaknya sendiri.
   Diceritakan, Ali bin Abi Thalib r.a. memanggil Husain dan mengajarkan
    kepadanya tata cara berwudhu. Abu Dawud meriwayatkan hadis dati Husain
    bin Ali bin Abi Thalib, bahwa ia berkata, "Ayah memanggilku agar aku
    berwudhu, lalu aku pun mendekat kepadanya. Ayah mengawali dengan
    mencuci kedua telapak tangan tiga kah sebelum memasukkan keduanya dalam
    wudhu.
   Selanjutnya, beliau berkumur tiga kali dan menghirup air ke dalam tiga kali,
    dilanjutkan dengan mencuci muka tiga kali, lalu mencuci tangan kanan hingga
    ke siku tiga kali dilanjutkan dengan mencuci tangan kiri tiga kali. Sesudah itu
    beliau membasuh kepala sekali dan mencuci kanan hingga mata kaki tiga kali,
    dilanjutkan dengan kaki sebanyak tiga kali pula.
   Sesudah itu ayah berdiri dan berkata, "Berikan bejana itu kepadaku!" Lalu aku
    pun memberikannya yang berisi sisa wudhunya, kemudian ia minum air sisa
    wudhu itu dengan berdiri. Aku pun heran, dan ketika ayah melihatku, ayah
    berkata, "Janganlah engkau heran, karena sesungguhnya aku telah melihat
    kakekmu, Nabi Muhammad, telah melakukan hal yang engkau lihat sekarang
    ini aku lakukan. Ayah mengomentari soal wudhu dan minum. Beliau dari sisa air
    wudhu. dengan berdiri."
Keutamaannya?
 Praktik langsung akan untuk mengembangan
  kreativitas anak juga bergantung pada
  kemampuan orangtua untuk bersikap terbuka
  terhadap pengalaman.
 Tugas orangtua adalah menanamkan agar
  pengalaman tersebut menarik baginya dan
  dapat membuatnya berpikir, misalnya, ketika
  seorang anak diajak untuk berkunjung ke kebun
  binatang tersebut contohnya cerita tentang
  macan, rusa, atau tanaman yang ada di dalam
  kebun binatang.
TERIMA KSIH

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:6
posted:2/6/2013
language:Unknown
pages:21
ahmada cemutani ahmada cemutani SmartSolution http://www.iptekbahari.blogspot.com
About Alamat email saya niningsulistiani@gmail.com dan alamat blog saya http://www.iptekbahari.blogspot.com. saya terinspirasi untuk membuat Blog yang bertema pendidikan, Ilmu Pengetahuan, Sastra Bahasa Indonesia dan Komputer. penyajian dalam artikel saya berbeda dengan artikel lainnya, saya mencoba memberikan yang uptodate singkat padat dan jelas dipahami oleh semua pembaca. saya sekarang sudah berkeluarga dengan satu anak laki-laki yang mungil dan lucu,anak adalah inspirasi saya untuk tetap semangat bekerja,,,, tetap semangat............................!!!!!!