Perhitungan subnetting
Description
Tutorial jaringan komputer
Document Sample


Perhitungan subnetting
Perhitungan subnetting menggunakan
biner
Format penulisan ip address
• Ip address saja: 192.168.1.1
• Ip address dan subnetmask
– 192.168.1.1/24
– Ip 192.168.1.1 netmask 255.255.255.0
• 24 bisa ditulis juga dengan format 255.255.255.0
– 24 menunjukan jumlah angka 1 didalam 32 bit netmask
11111111.11111111.11111111.00000000
– Angka biner diatas jika diubah menjadi desimal akan
berbentuk 255.255.255.0
• Format penulisan ip address beserta subnetmask nya
dikenal dengan nama classless inter domain
routing(CIDR)
Contoh penulisan untuk beberapa
subnet mask
Perhitungan subnetting
Contoh untuk kelas C
• Subnetting 192.168.1.0/27
• Masuk ke dalam kategori kelas C
• /27 11111111.11111111.11111111.11100000
255.255.255.224
• Jumlah subnet 2^(27-24) = 8 subnet
• Jumlah host per subnet 2^(32-27) -2= 30 host
• Blok subnet 256-224=32
• Subnet yang mungkin dibuat
– 192.168.0.0/27
– 192.168.0.32/27
– 192.168.0.64/27
– 192.168.0.96/27
– Dst sampai 192.168.0.224/27
Kasus di dunia real
• Membagi suatu blok ip address untuk suatu instansi 192.168.0.0/24
• Tentukan jumlah group kerja
• Asumsi semua ingin dibagi rata?
• Mulai dari memperhitungkan jumlah komputer untuk tiap group kerja
• Cari nilai pangkat 2 terdekat(batas atas) dari jumlah komputer yang diinginkan,
anggap nilainya y
– Contoh: jumlah ip yang diperlukan: 30, pangkat 2 yang paling dekat: 16 dan 32, 32 diambil
karena batas atas, 32 merupakan 2^5, maka y adalah 5
• Cari nilai subnet: 32-y
– Contoh: 32-5 = 27
• 27 bisa kita konversi menjadi 255.255.255.224, 256-24=32
• Subnet mask yang bisa dibentuk:
– 192.168.1.0/27: 192.168.1.1-192.168.1.30, broadcast address 192.168.1.31
– 192.168.1.32/27: 192.168.1.33-192.168.1.62, broadcast address 192.168.1.63
– 192.168.1.64/27???
– Dst sampai 192.168.1.224/27