BENCHMARKING
W
Description
TOOLS OF QUALITY MANAGEMENT
Document Sample


*BENCHMARKING
Disusun Oleh :
* FEBRIA NALURITA - 122111076
* DEWI AMALIA - 122111055
* ANNISA DHANI PERMATASARI - 122111026
* ROSYIFA MURSYIDA - 122111162
* YOULA HEILAPASHA - 122111190
* ANGGI PRASETYA - 122111022
* ARIANTA MINGGUS BARUS - 122100001
* MELANI NOVELA - 122111121
* ATQKAN - 122111035
Dosen : Prof. Ir. SYAMSIR ABDUH, MM, Ph.D
PENGANTAR MANAJEMEN KUALITAS
PASCA SARJANA UNIVERSITAS TRISAKTI - INDONESIA
2013
*BENCHMARKING
Learning Goals :
Definisi dari Benchmarking
Filososofis Dasar Benchmarking
Pendorong Utama Ledakan Benchmarking
Perbedaan Benchmarking, Riset Pasar, Analisis Kompetitif
Tujuan Benchmarking
Manfaat Benchmarking
Jenis-jenis Benchmarking
Tipe Pembiayaan Benchmarking
Evolusi Konsep Benchmarking
Pengukuran Benchmarking
Cara Melakukan Benchmarking
Proses Benchmarking
Indikator Keberhasilan Benchmarking
Hambatan Benchmarking
*BENCHMARKING
DEFINISI
• pencarian secara berkesinambungan dan
penerapan secara nyata praktik-praktik yang
lebih baik yang mengarah pada kinerja
kompetitif unggul (Gregory H. Watson )
• proses pengukuran terus-menerus atas produk,
jasa dan tata cara kita terhadap pesaing kita
yang terkuat atau badan usaha lain yang dikenal
sebagai yang terbaik (David Kearns ,EO dari
Xerox)
• proses terus-menerus untuk menganalisis tata
cara terbaik di dunia dengan maksud
menciptakan dan mencapai sasaran dan tujuan
dengan prestasi dunia (IBM)
• proses pembanding dan pengukuran operasi atau
proses internal organisasi terhadap mereka yang
trbaik dalam kelasnya, baik dari dalam maupun
dari luar industri (Goetsch dan Davis )
*Filosofis Dasar Benchmarking
* Memahami operasi Anda (self evaluation)
* Memahami pemimpin pasar atau kompetitor
* Menggabung yang terbaik
* Memperoleh superioritas
*BENCHMARKING
PENDORONG
UTAMA LEDAKAN
BENCHMARKING
Persaingan
global
Tanda
Penghargaan
Mutu
Perbaikan
Terobosan
Item Benchmarking Riset Pasar Analisis
Kompetitif
Tujuan Generik Menganalisis apa, Menganalisis pasar, Menganalisis
mengapa dan bagaimana segmen pelanggan strategis
baiknya kompetisi atau atau akseptasi kompetitif
perusahaan pemimpin produk
melakukannya
Fokus Umum Praktik-praktik usaha Kebutuhan Strategi kompetitif
yang memuaskan pelanggan
kebutuhan pelanggan
Aplikasi Praktik-praktik usaha dan Produk dan jasa Pasar dan produk
produk
Biayanya Tidak terbatas, kompetitif Bagaimana Aktivitas pasar
terbatas pada fungsional, dan pelanggan dipenuhi
benchmarking internal
digunakan
Sumber Pemimpin di bidangnya, Pelanggan Analisis industri
informasi dan juga pesaing
* TUJUAN BENCHMARKING
Item
*MANFAAT BENCHMARIKING
Tanpa Benchmarking Dengan Benchmarking
Memenuhi persyaratan •Berdasarkan historis •Realita pasar
pelanggan •Persepsi •Penilaian objektif
•Rendah kecocokannya (low fit) •Performa yang tinggi
Menetapkan sasaran •Kekurangan fokus eksternal •Dapat dipercaya, tidak dapat
dan tujuan yang efektif •Reaktif diargumentasi
•Industri yang tertinggal belakang •Proaktif
•Industri yang memimpin
Mengembangkan tolok •Mengejar proyek yang disenangi •Memecahkan masalah yang riil
ukur produktivitas yang •Kekuatan dan kelemahan tidak •Memahami keluaran
benar dipahami •Berdasarkan praktik industri yang
•Rute resistensi yang paling kecil terbaik
Menjadi kompetitif •Berfokus secara internal •Pemahaman yang nyata/kongkrit
•Perubahan secara evolusioner dari kompetisi
•Komitmen yang rendah •Ide baru dari praktik dan
teknologi
•Komitmen yang tinggi
Praktik-praktik •Tidak ditemukan •Pencarian yang proaktif untuk
pendidikan yang terbaik •Sedikit solusi perubahan
•Rata-rata kemajuan PT •Banyak opsi
•Aktivitas pengerjaan yang •Terobosan praktik usaha
dadakan •Performa terbaik
* JENIS-JENIS BENCHMARKING
*TIPE PEMBIAYAAN BENCHMARKING
VISIT
COST
DATA
TIME
BASE
COST
COST
*EVOLUSI KONSEP BENCHMARKING
REVERSE
COMPETITIVE
PROCESS
STRATEGIC
GLOBAL
*PENGUKURAN BENCHMARKING
Quality
Benchmarking
Deployment
(QBD)
Data Envelope
Analysis (DEA)
Regression
analysis
PENGUKURAN
*CARA MELAKUKAN BENCHMARKING
RISET IN
HOUSE
KUNJUNGAN RISET PIHAK
LANGSUNG KETIGA
PERTUKARAN
LANGSUNG
*PROCESS BENCHMARKING
*PROCESS BENCHMARKING
* Tentukan apa yang akan dibenchmark
* Tentukan institusi pembanding Planning
* Tentukan metode pengumpulan data dan
kumpulkan data
* Temukan kesenjangan unjuk kerja (performance)
* Proyeksikan tingkat unjukkerja yang akan datang Analisis
* Komunikasikan temuan benchmark dan dapatkan
pengakuan
* Tetapkan tujuan fungsional Integrasi
* Buat Rencana Kerja
* Terapkan kegiatan spesifik dan monitor
perkembangan
Aksi
* Perbaiki benchmarks
* Kematangan
* INDIKATOR KEBERHASILAN BENCHMARKING
*Komitmen yang aktif untuk benchmarking dari
manajemen
*Pemahaman yang jelas dan komprehensif bagaimana
pekerjaan dilakukan sebagai dasar perbandingan
terhadap praktik yang terbaik
*Keinginan untuk berubah dan beradaptasi berdasarkan
temuan benchmarking
*Kesadaran bahwa kompetisi selalu berubah dan perlu
mendahuluinya
*Keinginan membagi informasi dengan mitra benchmark
*Konsentrasi pada perusahaan terkemuka dalam bidang
yang diakui oleh pemimpin
*Ketaatan pada proses benchmarking
*Usaha yang berkesinambungan
*Institusionalisasi benchmarking
*HAMBATAN BENCHMARKING
• Fokus Internal
• Tujuan BM terlalu luas
• Skedul yang tidak realistis
• Komposisi tim yang kurang
tepat
• Bersedia menerima “OK in
Class”
• Penekanan yang tidak tepat
• Kurang peka terhadap mitra
• Dukungan manajemen
puncak yang terbatas
Get documents about "